Anda di halaman 1dari 6

TUGAS INDIVIDU KEPERAWATAN KELUARGA

KONSEP DASAR KELUARGA

INTAN AGUSTIN

1710048

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

HANG TUAH SURABAYA

2019-202
KONSEP DASAR KELUARGA

1. Pengertian
Keluarga adalah satu atau lebih individu yang tinggal bersama, sehingga
mempunyai ikatan emosional dan mengembangkan dalam interelasi social, peran
dan tugas.
Keluarga merupakan sistem sosial karena terdiri dari kumpulan dua orang
atau lebih yang mempunyai peran sosial yang berbeda dengan ciri saling
berhubungan dan tergantung antarindividu.
2. Tipe-tipe keluarga
2.1. Menurut Friedman
a. Keluarga inti (konjugal) adalah keluarga yang menikah, sebagai orang
tua atau pemberian nafkah. Keluarga inti terdiri dari suami, istri dan
anak mereka (anak kandung, anak adopsi atau keduanya).
b. Keluarga orientasi (keluarga asal) adalah unit keluarga yang di
dalamnya seseorang dilahirkan.
c. Keluarga besar adalah keluarga inti dan orang-orang yang
berhubungan (oleh darah), yang paling lazim menjadi anggota
keluarga orientasi yaitu salah satu teman keluarga inti.
2.2. Menurut Wahid Iqbal
a. Tradisional nuclear adalah keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu dan
anak yang tinggal dalam satu rumah
b. Extended family adalah keluarga inti ditambah misalnya nenek, kakek,
keponakan, saudara sepupu, paman, bibi
c. Reconstituted nuclear adalah pembentukan baru dari keluarga inti
melalui perkawinan suami / istri, tinggal dalam pembentukan satu
rumah dengan anak-anaknya, baik itu bawaan dari perkawinan lama
maupun hasil dari perkawinan baru. Satu atau keduanya dapat bekerja
di luar rumah.
d. Niddle age / aging couple adalah suami sebagai pencari uang, istri
dirumah / kedua-duanya bekerja di rumah, anak-anak sudah
meninggalkan rumah karena sekolah / perkawinan / meniti karier.
e. Dyadic nuclear adalah suami istri yang sudah berumur dan tidak
mempunyai anak, keduanya / salah satu bekerja diluar rumah.
f. Single parent adalah satu orang tua sebagai akibat perceraian /
kematian pasangannya dan anak- anaknya dapat tinggal di rumah / di
luar rumah.
g. Dual carrier adalah suami istri / keduanya orang karier dan tanpa anak.
h. Commuter married adalah suami istri / keduanya orang karier dan
tinggal terpisah pada jarak tertentu, keduanya saling mencari pada
waktu-waktu tertentu.
i. Single adult adalah wanita / pria dewasa yang tinggal sendiri dengan
tidak adanya keinginan untuk kawin.
j. Three generation adalah tiga generasi atau lebih tinggal dalam satu
rumah.
k. Institusional adalah anak-anak / orang dewasa yang tinggal dalam
suatu panti.
l. Comunal adalah satu rumah terdiri dari dua / lebih pasangan yang
monogami dengan anak- anaknyadan bersama-sama dalam penyediaan
fasilitas.
m. Group marriag adalah satu perumahan terdiri dari orang tua dan
keturunananya di dalam satu kesatuan keluarga dan tiap individu
adalah kawin dengan yang lain dan semua adalah orang tua dari anak-
anak.
n. Unmarried parent and child adalah ibu dan anak dimana perkawinan
tidak dikehendaki, anaknya diadopsi.
o. Cohibing couple adalah dua orang atau satu pasangan yang tinggal
bersama tanpa kawin.
3. Tahap perkembangan keluarga
a. Tahap pertama : tahap pemula
Perkawinan menandai bermulanya sebuah keluarga baru, dan perpindahan
dari keluarga asal atau status lajang ke hubungan baru yang intim.
b. Tahap kedua : tahap keluarga mengasuh anak
Dimulai dengan kelahiran anak pertama hingga bayi berumur 30 bulan.
Biasanya orang tua bergetar hatinya dengan kelahiran anak pertama
mereka
c. Tahap ketiga : tahap keluarga dengan usia anak prasekolah
Dimulai ketika anak pertama berusia 2,5 tahun dan berakhir ketika anak
berusia 5 tahun. Dan adanya pertambahan jumlah anggota
d. Tahap keempat : tahap keluarga dengan usia anak sekolah
Dimulai ketika anak pertama telah berusia 6 tahun dan mulai masuk
sekolah dasar dan berakhir pada usia 13 tahun, awal dari masa remaja.
e. Tahap kelima : tahap keluarga dengan usia anak remaja
Ketika anak pertama melewati umur 13 tahun dan tahap ini dapat lebih
singkat
f. Tahap keenam : tahap keluarga yang melepaskan anak usia dewasa muda
Permulaan dari fase kehidupan keluarga ini ditandai oleh anak pertama
meninggalkan rumah orang tua dan berakhir dengan rumah kosong, ketika
anak terakhir meninggalkan rumah.
g. Tahap ketujuh : tahap orang tua pertengahan
Dimulai ketika anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir pada saat
pensiun atau kematian salah satu pasangan. Tahap ini biasanya dimulai
ketika orangtua memasuki usia 45-55 tahun.
h. Tahap kedelapan : tahap keluarga dalam masa pensiun dan lansia
Tahap terakhir siklus kehidupan keluarga dimulai dengan salah satu atau
kedua pasangan memasuki masa pensiun, terus berlangsung hingga salah
satu pasangan meninggal, dan berakhir dengan pasangan lain meninggal.
4. Struktur keluarga
a. Patrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah
dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur ayah.
b. Matrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara dalam
beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu.
c. Matrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama sedarah ibu.
d. Pariolokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama sedarah
suami.
e. Keluarga kawinan adalah hubungan suami istri sebagai dasar bagi
pembinaan keluarga dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian dari
keluarga karena adanya hubungan suami istri.
5. Peran perawat dalam pemberi asuhan keperawatan kesehatan keluarga
a. Pengenalan tentang betapa pentingnya kesehatan dan perawat membantu
tentang adanya penyimpangan tentang keadaan normal dari kesehatannya.
b. Pemberi pelayanan kesehatan terhadap anggota keluarga yang sakit.
c. Memberikan pelayanan kesehatan dan keperawatan keluarga terhadap
anggota keluarga yang sakit.
d. Memberikan fasilitas kesehatan dengan mudah yang dapat dijangkau oleh
keluarga dan membantu mencari solusi untuk memecahkan.
e. Pendidikan kesehatn dapat merubah perilaku keluarga yang ddari tidak
sehat utnuk menjadi sehat pada nantinya.
f. Memberikan penyuluhan bahkan dapat memberikan petunjuk tentan asuhan
keperawtan keluarga.
DAFTAR PUSTAKA

Suprajitno. 2003. Asuhan Keperawatan Keluarga : Aplikasi Dalam Praktik. Jakarta: EGC

Fahrudin , adi. 2012. keberfungsian keluarga: konsep danindikator pengukuran dalam


penelitian volume 7 (hlmn 77). Jakarta