Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP/MTs


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/semester : VII/Satu
Materi Pokok : Bilangan Pecahan
Jumlah Pertemuan :4
Alokasi Waktu : 10 JP (10 x40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. KOMPETENSI DASAR
3.2 Menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan
berbagai sifat operasi
4.2Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan

C. INDIKATOR PEMBELAJARAN
1. Menentukan bilangan pecahan dan pecahan senilai
2. Membandingkan bilangan pecahan
3. Menyelesaikan operasi penjumlahan bilangan pecahan
4. Menyelesaikan operasi pengurangan bilangan pecahan
5. Menyelesaikan operasi perkalian bilangan pecahan
6. Menyelesaikan operasi pembagian bilangan pecahan
7. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa mampu menentukan bilangan pecahan dan pecahan senilai
2. Siswa mampu membandingkan bilangan pecahan
3. Siswa mampu menyelesaikan operasi penjumlahan bilangan pecahan
4. Siswa mampu menyelesaikan operasi pengurangan bilangan pecahan
5. Siswa mampu menyelesaikan operasi perkalian bilangan pecahan
6. Siswa mampu menyelesaikan operasi pembagian bilangan pecahan
7. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan

E. MATERI PEMBELAJARAN
Pecahan dan Pecahan Senilai
a
 Pecahan adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk “ ”,dengan a dan b
b
adalah bilangan bulat, b ≠0, dan b bukan faktor dari a. Bilangan a disebut pembilang, b
disebut penyebut.
 Bilangan pecahan dapat dikelompokkan menjadi:
1. Bilangan Pecahan Biasa
Bilangan pecahan biasa dapat berupa pecahan murni dan pecahan tidak murni.
Pecahan murni adalah pecahan dengan kondisi pembilang < penyebut. Contoh:
1 2
dan
2 3
Pecahan tidak murni adalah pecahan dengan kondisi pembilang > penyebut. Contoh:
5 12
dan .
3 9
Bilangan pecahan yang penyebutnya adalah 100 disebut dengan persen.
15
Contoh: =15 %.
100
Bilangan pecahan yang penyebutnya adalah 1000 disebut dengan permil.
20
Contoh: =20 ‰.
1000
2. Bilangan Pecahan Campuran
Bilangan pecahan campuran adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan
pecahan biasa.
2 5
Contoh: 1 dan 3 .
3 4
3. Bilangan Desimal
Sistem Bilangan Desimal terdiri dari angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.
Dari daftar bilangan di atas, yang merupakan contoh bilangan desimal adalah 0,5 dan
1,25.
Pada bilangan 1,25:
Angka 1 bernilai 1 ×1=1
1 2
Angka 2 bernilai 2 × =
10 10
1 5
Angka 5 bernilai 5 × = .
100 100
 Pecahan senilai adalah pecahan-pecahan yang bernilai sama.atau pecahan yang nilainya
tidak akan berubah walaupun pembilang dan penyebutnya dikalikan atau dibagi dengan
bilangan yang sama yang tidak nol.

Membandingkan Bilangan Pecahan


Untuk membandingkan dua bilangan pecahan, kita dapat menggunakan cara menyamakan
penyebut kedua bilangan pecahan tersebut.
Contoh :

(Kemendikbud. 2017 : 43)


Penjumlahan Bilangan Pecahan
Contoh :
(Kemendikbud. 2016 : 55-56)

Pengurangan Bilangan Pecahan


Contoh :

(Kemendikbud. 2017 : 57)


Perkalian Bilangan Pecahan
1
Untuk meracik suatu ramuan obat, seorang apoteker menuang
2
liter cairan X setiap satu jam selama 5 jam. Berapa liter kandungan
cairan X dalam ramuan obat tersebut?

Penyelesaian :

Pembagian Bilangan Pecahan


F. METODE PEMBELAJARAN
Metode : RME berbasis Etnomatematika

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
1. Kegiatan Awal 15 menit
a. Guru membuka pelajaran.

b. Guru menyampaikan kompetensi dasar yang akan dipelajari


dan tujuan pembelajaran.

c. Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa akan


dilaksanakan pembelajaran matematika menggunakan LKPD
dengan metode RME berbasis etnomatematika.

d. Melalui tanya jawab, siswa diingatkan kembali materi


prasyarat bilangan pecahan yang telah dipelajari ketika
Sekolah Dasar dan materi sebelumnya yaitu bilangan bulat.

e. Guru memotivasi siswa dengan menyampaikan manfaat atau


pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari. Misalnya : “Berapa besar bagian yang kita
peroleh dari memotong suatu kue/buah?“

f. Guru memberi apersepsi, yaitu tentang konsep pecahan dan


pecahan senilai.

2. Kegiatan Inti 90 menit


Kegiatan Guru Kegiatan Siswa

a. Guru memberikan masalah 1. Memahami Masalah


konstektual (lingkungan Konstektual
budaya) yang berhubungan Mengamati
dengan pecahan dan pecahan
senilai. a. Siswa memahami masalah
b. Guru memberikan petunjuk tersebut secara individu.
seperlunya terhadap masalah Menanya
yang diberikan kepada siswa. b. Siswa bertanya jika
c. Guru mengamati dan mengalami kesulitan dalam
memotivasi siswa dalam memahami masalah.
memperoleh 2. Menyelesaikan masalah
penyelesaiannya. kontekstual
d. Guru membagikan LKPD Mengumpulkan informasi
dan meminta siswa secara
berpasangan dengan teman c. Siswa secara individu
sebangkunya untuk mencari informasi dari buku
bekerjasama dalam atau pengetahuan sebelumnya
menyelsaikan masalah yang untuk menyelesaikan masalah
telah mereka kerjakan secara – masalah konstektual dengan
individu. caranya sendiri.
e. Guru menunjuk wakil – Menalar
wakil kelompok untuk d. Siswa secara individu
menuliskan masing – masing menyelesaikan masalah –
ide penyelesaian dan alasan masalah konstektual dengan
jawabannya. caranya sendiri.
f. Guru sebagai fasilitator dan 3. Siswa berdiskusi dengan
moderator untuk teman sebangku
mengarahkan siswa dalam e. Siswa melakukan diskusi,
berdiskusi. membandingkan, dan saling
g. Guru membimbing siswa memberikan ide dalam
dalam menyimpulkan materi menyelesaikan masalah
yang telah dipelajari, yaitu dengan teman sebangkunya.
pecahan dan pecahan senilai. f. Siswa meneylesaikan LKPD
dengan bekerjasama dalam
kelompok.
4. Diskusi Kelas
Mengkomunikasikan

g. Siswa mewakili kelompoknya


untuk menuliskan masing –
masing ide penyelesaian dan
alasan jawabannya.
h. Siswa menyampaikan ide dan
pendapatnya dalam
menyelesaikan masalah.
5. Menyimpulkan
i. Siswa dibimbing guru
membuat kesimpulan atas
materi yang telah dipelajari
yaitu pecahan dan pecahan
senilai.
3. Kegiatan Akhir 15 menit
a. Guru memberikan latihan soal pada siswa.

b. Guru memberi umpan balik siswa dalam proses dan hasil


pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.

c. Guru menginformasikan materi yang akan dibahas pada


pertemuan selanjutnya yaitu membandingkan bilangan
pecahan.

d. Guru menutup pelajaran.

Pertemuan 2 ( 2 jam pelajaran)


Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
1. Kegiatan Awal 10 menit
a. Guru membuka pelajaran.

b. Guru menyampaikan kompetensi dasar yang akan dipelajari


dan tujuan pembelajaran.

c. Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa akan


dilaksanakan pembelajaran matematika menggunakan LKPD
dengan metode RME berbasis ethnomatematika.

d. Melalui tanya jawab, siswa diingatkan kembali materi


sebelumnya yaitu pecahan dan pecahan senilai.

e. Guru memotivasi siswa dengan menyampaikan manfaat atau


pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari. Misalnya : “Pada saat memotong kue/buah,
apakah bagian yang kita peroleh lebih besar atau lebih kecil
dari yang lain?”.

f. Guru memberi apersepsi, yaitu tentang membandingkan


bilangan pecahan.

2. Kegiatan Inti 60 menit


Kegiatan Guru Kegiatan Siswa

a. Guru memberikan masalah 1. Memahamai Masalah


konstektual (lingkungan Konstektual
budaya) yang berhubungan Mengamati
dengan membandingkan
bilangan pecahan. a. Siswa memahami masalah
b. Guru memberikan petunjuk tersebut secara individu.
seperlunya terhadap masalah Menanya
yang diberikan kepada siswa.
c. Guru mengamati dan b. Siswa bertanya jika
memotivasi siswa dalam mengalami kesulitan
memperoleh dalam memahami
penyelesaiannya. masalah.
d. Guru membagikan LKPD
dan meminta siswa secara
berpasangan dengan teman 2. Menyelesaikan masalah
sebangkunya untuk kontekstual
bekerjasama dalam Mengumpulkan informasi
menyelsaikan masalah yang
telah mereka kerjakan secara c. Siswa secara individu
individu. mencari informasi dari
e. Guru menunjuk wakil – buku atau pengetahuan
wakil kelompok untuk sebelumnya untuk
menuliskan masing – masing menyelesaikan masalah –
ide penyelesaian dan alasan masalah konstektual
jawabannya. dengan caranya sendiri.
f. Guru sebagai fasilitator dan
Menalar
moderator untuk
mengarahkan siswa dalam d. Siswa secara individu
berdiskusi. menyelesaikan masalah –
g. Guru membiming siswa masalah konstektual dengan
dalam menyimpulkan materi caranya sendiri.
yang telah dipelajari, yaitu
membandingkan bilangan
pecahan. 3. Siswa berdiskusi dengan
teman sebangkunya
e. Siswa melakukan diskusi,
membandingkan, dan saling
memberikan ide dalam
menyelesaikan masalah
dengan teman
kelompoknya.
f. Siswa menyelesaikan LKS
dengan bekerjasama dalam
kelompok.

4. Diskusi kelas
Mengkomunikasikan

g. Siswa mewakili
kelompoknya untuk
menuliskan masing –
masing ide penyelesaian
dan alasan jawabannya.
h. Siswa menyampaikan ide
dan pendapatnya dalam
menyelesaikan masalah.
5. Menyimpulkan
i. Siswa dibimbing guru
membuat kesimpulan atas
materi yang telah dipelajari
yaitu membandingkan
bilangan pecahan.
3. Kegiatan Akhir 10 menit
a. Guru memberikan latihan soal pada siswa.

b. Guru memberi umpan balik siswa dalam proses dan hasil


pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.

c. Guru menginformasikan materi yang akan dibahas pada


pertemuan selanjutnya yaitu operasi penjumlahan dan
pengurangan pecahan.

d. Guru menutup pelajaran.

Pertemuan 3 (3 jam pelajaran)


Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
1. Kegiatan Awal 15 menit
a. Guru membuka pelajaran.

b. Guru menyampaikan kompetensi dasar yang akan dipelajari


dan tujuan pembelajaran.

c. Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa akan


dilaksanakan pembelajaran matematika menggunakan LKPD
dengan metode RME berbasis ethnomatematika.

d. Melalui tanya jawab, siswa diingatkan kembali materi


sebelumnya yaitu membandingkan bilangan pecahan.

e. Guru memotivasi siswa dengan menyampaikan manfaat atau


pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.

f. Guru memberi apersepsi, yaitu tentang operasi penjumlahan


dan pengurangan pecahan.

2. Kegiatan Inti 90 menit


Kegiatan Guru Kegiatan Siswa

a. Guru memberikan masalah 1. Memeahami masalah


konstektual (lingkungan konstektual
budaya) yang berhubungan
dengan operasi penjumlahan Mengamati
dan pengurangan pecahan.
b. Guru memberikan petunjuk a. Siswa memahami masalah
seperlunya terhadap masalah tersebut secara individu.
yang diberikan kepada siswa. Menanya
c. Guru mengamati dan b. Siswa bertanya jika
memotivasi siswa dalam mengalami kesulitan dalam
memperoleh memahami masalah.
penyelesaiannya. 2. Menyelesaikan masalah
d. Guru membagikan LKPD konstektual
dan meminta siswa secara Mengumpulkan informasi
berpasangan dengan teman
sebangkunya untuk c. Siswa secara individu
bekerjasama dalam mencari informasi dari buku
menyelesaikan masalah yang atau pengetahuan sebelumnya
telah mereka kerjakan secara untuk menyelesaikan masalah
individu. – masalah konstektual dengan
e. Guru menunjuk wakil – caranya sendiri.
wakil kelompok untuk Menalar
menuliskan masing – masing
d. Siswa secara individu
ide penyelesaian dan alasan
menyelesaikan masalah –
jawabannya.
masalah konstektual dengan
f. Guru sebagai fasilitator dan
caranya sendiri.
moderator untuk
3. Siswa berdiskusi dengan
mengarahkan siswa dalam
teman sebangkunya
berdiskusi.
e. Siswa melakukan diskusi,
g. Guru membiming siswa
membandingkan, dan saling
dalam menyimpulkan materi
memberikan ide dalam
yang telah dipelajari, yaitu
menyelesaikan masalah
operasi penjumlahan dan
dengan teman kelompoknya.
pengurangan pecahan..
f. Siswa meneylesaikan LKS
dengan bekerjasama dalam
kelompok.
4. Diskusi kelas
Mengkomunikasikan

g. Siswa mewakili kelompoknya


untuk menuliskan masing –
masing ide penyelesaian dan
alas an jawabannya.
h. Siswa menyampaikan ide dan
pendapatnya dalam
menyelesaikan masalah.
5. Menyimpulkan
i. Siswa dibimbing guru
membuat kesimpulan atas
materi yang telah dipelajari
operasi penjumlahan dan
pengurangan pecahan..
3. Kegiatan Akhir 15 menit
a. Guru memberikan latihan soal pada siswa.

b. Guru memberi umpan balik siswa dalam proses dan hasil


pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.

c. Guru menginformasikan materi yang akan dibahas pada


pertemuan selanjutnya yaitu operasi perkalian dan pembagian
pecahan.

d. Guru menutup pelajaran.

Pertemuan 4 ( 2 jam pelajaran)


Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
1. Kegiatan Awal 10 menit
a. Guru membuka pelajaran.

b. Guru menyampaikan kompetensi dasar yang akan dipelajari


dan tujuan pembelajaran.

c. Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa akan


dilaksanakan pembelajaran matematika menggunakan LKPD
dengan metode RME berbasis ethnomatematika.

d. Melalui tanya jawab, siswa diingatkan kembali materi


sebelumnya yaitu operasi penjumlahan dan pengurangan
pecahan.

e. Guru memotivasi siswa dengan menyampaikan manfaat atau


pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.

e. Guru memberi apersepsi, yaitu operasi perkalian dan


pembagian pecahan.

2. Kegiatan Inti 60 menit


Kegiatan Guru Kegiatan Siswa

a. Guru memberikan masalah 1. Memahami masalah


konstektual (lingkungan konstektual
budaya) yang berhubungan Mengamati
dengan operasi perkalian dan a. Siswa memahami masalah
pembagian pecahan. tersebut secara individu.
b. Guru memberikan petunjuk
seperlunya terhadap masalah Menanya
yang diberikan kepada siswa. b. Siswa bertanya jika
c. Guru mengamati dan mengalami kesulitan dalam
memotivasi siswa dalam memahami masalah.
memperoleh
penyelesaiannya. 2. Menyelesaikan masalah
d. Guru membagikan LKPD konstektual
dan meminta siswa secara Mengumpulkan informasi
berpasangan dengan teman
c. Siswa secara individu
sebangkunya untuk
mencari informasi dari buku
bekerjasama dalam
atau pengetahuan
menyelsaikan masalah yang
sebelumnya untuk
telah mereka kerjakan secara
menyelesaikan masalah –
individu.
masalah konstektual dengan
e. Guru menunjuk wakil –
caranya sendiri.
wakil kelompok untuk
menuliskan masing – masing Menalar
ide penyelesaian dan alas an
jawabannya. d. Siswa secara individu
f. Guru sebagai fasilitator dan menyelesaikan masalah –
moderator untuk masalah konstektual dengan
mengarahkan siswa dalam caranya sendiri.
berdiskusi. 3. Siswa berdiskusi dengan
g. Guru membimbing siswa teman sebangkunya
dalam menyimpulkan materi e. Siswa melakukan diskusi,
yang telah dipelajari, yaitu membandingkan, dan saling
operasi perkalian dan memberikan ide dalam
pembagian pecahan. menyelesaikan masalah
dengan teman
kelompoknya.
f. Siswa meneylesaikan LKPD
dengan bekerjasama dalam
kelompok.

4. Diskusi kelas
Mengkomunikasikan

g. Siswa mewakili
kelompoknya untuk
menuliskan masing –
masing ide penyelesaian
dan alas an jawabannya.
h. Siswa menyampaikan ide
dan pendapatnya dalam
menyelesaikan masalah.
5. Menyimpulkan
i. Siswa dibimbing guru
membuat kesimpulan atas
materi yang telah dipelajari
yaitu operasi perkalian dan
pembagian pecahan.
3. Kegiatan Akhir 10 menit
a. Guru memberikan latihan soal pada siswa.

b. Guru memberi umpan balik siswa dalam proses dan hasil


pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.

c. Guru menginformasikan tes hasil belajar pada pertemuan


selanjutnya.

d. Guru menutup pelajaran.

I. MEDIA, ALAT, SUMBER PEMBELAJARAN


1.Media : Gambar objek, power point, LKPD Pecahan
2. Alat/bahan : LCD, laptop/notebook
3. Sumber Belajar : Buku Siswa Matematika Kelas VII Semester 1, Kemdikbud,
2017.

H. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN


1. Tehnik Penilaian
a. Pengetahuan
Menggunakan Tes
b. Keterampilan
Penilaian Projek
c. Sikap
Menggunakan jurnal penilaian sikap
2. Bentuk Instrumen
a. Pengetahuan
Lembar Tes Tertulis (essay)
b. Keterampilan
Tugas Projek
c. Sikap
Jurnal penilaian sikap
3. Instrumen (Terlampir)
4. Pembelajaran remedial
Bentuk pembelajaran remedial : Pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar
kelompok, pemanfaatan tutor sebaya ( sesuai hasil analisis hasil penilaian harian).
5. Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi
kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan dan/atau pendalaman
materi(kompetensi) antara lain dalam bentuk tugasmengerjakan soal-soal dengan tingkat
kesulitan lebih tinggi atau meringkas buku-buku referensi.

Bengkulu, Maret 2020


Mengetahui
Kepala SMP…………. Guru Mata Pelajaran

…………………………………… …………………………………