Anda di halaman 1dari 2

VERA PRIYANTI

C10170295
Kelas E

Tugas E-learning 2
1. Apakah yang akan dilakukan oleh Anda terhadap pemeriksaan audit tersebut, dengan
melihat resiko yang diketahui oleh Anda sebagai auditor?
Jawab : Seperti yang kita ketahui bahwa Risiko-risiko audit diklasifkasikan menjadi 4
jenis sebagai berikut:
 Risiko Bawaan (Inherent Risk)

Risiko bawaan adalah kerentanan suatu saldo akun atau golongan transaksi terhadap
suatu salah saji material dengan asumsi bahwa tidak terdapat pengendalian yang terkait.
Risiko salah saji demikian adalah lebih besar pada saldo akun atau golongan transaksi
tertentu dibandingkan dengann yang lain.
 Risiko Pengendalian (Control Risk)

Risiko pengendalian adalah risiko bahwa suatu salah saji material yang dapat terjadi
dalam suatu asersi tidak dapat dicegah atau dideteksi secara tepat waktu oleh
pengendalian intern entitas. Risiko pengendalian menggambarkan :
1. Sebuah penilian mengenal efektivitas pengendalian intern klien dalam mencegah atau
mendeteksi salah saji.
2. Maksud auditor untuk membuat penilaian tersebut berada pada level dibawah
maksimum (100%) sebagai bagian dari neraca audit.

Misalnya, asumsikan bahwa auditor menyimpulkan pengendalian intern klien sangat


tidak efektif untuk mencegah dan mendeteksi salah saji, sehingga auditor akan
memberikan faktor risiko pengendalian yang tinggi.
 Risiko Deteksi (Detection Risk)

Risiko deteksi adalah risiko bahwa auditor tidak dapat mendeteksi salah saji material
yang terdapat dalam suatu asersi. Risiko deteksi merupakan fungsi efektivitas prosedur
audit dan penerapannya oleh auditor.
 Risiko Audit yang dapat Diterima (Acceptable Audit Risk)

Risiko audit yang dapat diterima mengukur seberapa besar kesediaan auditor untuk
menerima kemungkinan terjadinya salah saji dalam laporan keuangan setelah audit
selesai dilaksanakan dan opini wajar tanpa pengecualian telah dikeluarkan.
Jadi dari kasus tersebut itu menurut saya auditor harus mempertimbangkan beberapa
factor utama yaitu Sifat usaha klien, lalu hasil audit terdahulu , Penugasan awal lanjutan ,
Pihak yang memiliki hubungan istimewa, dan transaksi tidak rutin. Dan pastinya harus
ada pemeriksaan terkait persediaan tersebut dari 50% bahan , 75% dari seluruh bahan yang
masuk diolah di pabrik. Serta pendapatan 85% dari penjualan donat tersebut.

2. Bagaimana Anda merencanakan audit terhadap persediaan pada Sweet Donat tersebut?
Jawab : Dari kasus diatas itu kita perlu membuat dan menyusun daftar temuan terlebih dahulu
yaitu :
a. Kondisi ,kekurangan atau kelemahan apa yang sebenarnya terjadi
b. Kriteria ,yaitu apa yang seharusnya terjadi
c. Sebab ,yaitu mengapa terjadi perbedaan antara kondisi dan kriteria
d. Akibat ,yaitu apa akibat dan dampak yang ditimbulkan dari adanya perbedaan antara kondisi
dan kriteria
e. Rekomendasi ,yaitu apa yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya
Serta melakukan pengujian terhadap persediaan dengan observasi ke tempat
penyimpanan persediaan yaitu gudang persediaan untuk memberikan bukti nyata
apakah sisa bahan baku persediian yang 50% secara fisik benar-benar ada dan apakah
benar ada bukti kwitansinya.