Anda di halaman 1dari 4

STATISTIC

Name : IMA RAHMAWATI

Reg.Number : A1M2 16 095

Class :A

ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT


FACULTY OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION
HALU OLEO UNIVERSITY
2019
Dalam penelitian kualitatif pembelajaran statistik sangat di butuhkan karena digunakan
untuk mengukur variabel tertentu. terdapat jenis-jenis pengukuran untuk mengukur variabel
tersebut yaitu skala nominal,skala ordinal,skala interval dan skala rasio.

1. PAIR SAMPLE T-TEST

Pair sample T-test digunakan untuk menguji dua sampel berbeda. Data yang
dibandingkan harus berada dalam sumber yang sama, yaitu sampel A dan B merupakan orang
yang sama.

Contohnya yaitu :

Uji coba teknik pengajaran (TPR)

 H0 = Tidak terdapat perbedaan yang signifkan antara skor PreTest dan PostTest.

Langkah pertama yaitu membuat dua variabel yang akan kita beri nama variabel SkorPre untuk
hasil pre-test dan variabel SkorPost untuk hasil posttest.

Kemudian menguji data, apakah data tersebut normal atau tidak dengan menggunakan uji
Kolmogorov-Smirnov/Shapiro-Wilk. Cara uji T berpasangan dilakukan untuk mengetahui
perbedaan signifikan antara variabel A dan B.

Cara uji normalitas yaitu: pada aplikasi SPSS klik analisis deskriptif  dependent list 
explore plots  normality continue  ok

Jika data sama dengan 0,05 data di anggap normal,bedanya pada ilmu sains seperti kedokteran
tingkat kesalahan atau tingkat alpha yang di setujui 0,01. Setelah uji normalitas kita akan
melakukan uji T. untuk melakukan uji T kita harus memenuhi asumsi pada saat data normal
harus ada kolmogrof dan saphiro wilk. Nilai kolmogrof dan saphiro wilk tidak boleh lebih dari
nilai alpha 0,05 karena 0,05 adalah standar eror yang bisa di tolerir.

Jika nilai kolmogrof dan saphiro wilk < 0,05 berarti data tidak normal

Jika nilai kolmogrof dan saphiro wilk > 0,05 berarti data normal.
2. INDEPENDENT SAMPLE T-TEST.

Independent sample T-test, digunakan untuk mengetahui apakah ada perbedaan mean skor
antara 2 kelompok yang di analisis dimana grup experimental ini di berikan perlakuan sesuai
dengan yang berkaitan dengan penelitian. Nah, untuk menguji independent sample T-test terlebih
dahulu kita harus menentukan nilai Ngain.

Cara menentukan nilai Ngain yaitu pilih transform untuk membuat gain kemudian klik
compare variabel,setelah itu pada kotak target variabel tulis gain,lalu klik variabel per test
kemudian klik tanda (-) untuk berpindah lalu klik pre test.

Cara mencari Ngain dengan menggunakan rumus yaitu:

Gain Score
Skor maximum- Skor Pretest

Kemudian cara menganalisis independent sample T-test yaitu:

1. pada spss klik compare means,kemudian klik independent sample T test,lalu masukan
nilai Ngain, klik test variable terdapat grup.

2. kemudian klik group variable,devine grup: grup 1:1, grup2:2,

3. kemudian klik continue lalu klik ok.

Lalu akan muncul tabel pada SPSS kita akan melihata apabila nilai sig. (2 tailed)
lebih kecil dari 0,05 maka H0 di tolak, tetapi apabila nilai sig. (2 tailed) lebih besar dari
0,05 maka H0 di terima.

3. ANALISIS REGRESI

Untuk melakukan analisis regresi sederhana, langkah pertama yang kita lakukan adalah
membuat variabel seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kali ini kita buat variabel Kosakata
(variabel bebas) dan Pemahaman (variabel terikat). Setelah itu, klik Analyse > Regression >
Linear, Selanjutnya klik Pemahaman (variabel terikat), lalu klik disamping kotak Dependent:
maka variable Pemahaman akan berpindah ke kotak Dependent.

Langkah berikutnya yaitu klik Kosakata (variable bebas) lalu klik di samping kotak
Independent(s): maka variable Kosakata akan berpindah ke kotak Independent(s). Selanjutnya
klik Statistics..... Beri centang atau ceklis pada kotak Estimates, Model fit, dan Descriptives.
Selanjutnya klik tombol Continue dan OK maka akan muncul sejumlah output berupa tabel pada
SPSS.
Setelah itu terdapat tabel descriptive yang menjelaskan tentang rata rata setiap variabel.

 Tabel korelasi menjelaskan tentang korelasi positif tinggi,misalnya semakin tinggi Kosa
kata yang dimiliki seorang siswa maka semakin tinggi pula reading comprehensionya.

 Tabel model summary mejelaskan tentang nilai R (koefisien korelasi) kita juga dapat
melihat nilai R square Pada tabel Model Summary, nilai koefisien determinasi (R Square)
adalah 0.920. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas (yakni Kosakata) memberikan
kontribusi pengaruh sebanyak 92% terhadap variabel terikat (Pemahaman). Dengan kata
lain, 92% dari pemahaman bacaan dipengaruhi oleh kosakata dan 8% lainnya dipengaruhi
oleh faktor-faktor lain selain kosakata.

 Tabel berikutnya adalah tabel ANOVA yang menampilkan seberapa baik model
(prediktor) yang digunakan.

 Tabel berikutnya, Coefficients, memberikan nilai konstanta (ß) dan regresi koefisien dari
model persamaan regresi Y = a + bX.Tabel Coefficients juga menampilkan nilai t test (uji
t) untuk mengatuhi apakah kita menerima atau menolak Ho.