Anda di halaman 1dari 22

PRPOPOSAL

BUSINESS PLAN
“KUDAPAN PUTU”

Pembuatan proposal ini adalah sebagai tugas dari Mata Kuliah Pendidikan Kewirausahan

Di Susun Oleh:
Trisnawati
19723251010

PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2019

i
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan anugrah
dari-Nya penulis dapat menyelesaikan propsal tentang “Business Plan Kudapan Putu” ini.
Sholawat serta Salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, Nabi Muhammad
SAW yang telah menunjukkan kepada kita semua jalan yang lurus berupa ajaran agama Islam
yang sempurna dan menjadi anugrah terbesar bagi seluruh alam semesta.
Penulis sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan proposal yang menjadi tugas
dari mata kuliah Pendidikan Kewirausahaan. Disamping itu, penulis mengucapkan banyak
Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis selama pembuatan proposal
ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik.
Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi
para pembaca. Penulis mengharapkan kritik dan saran terhadap proposal ini agar kedepannya
lebih baik lagi. Karena penulis sadar, proposal ini masih banyak terdapat kekurangannya.

Yogyakarta, Desember 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI
COVER …………………………………………………………………………….. i
KATA PENGANTAR………………………………………………………………. ii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………….. iii
BAB I. PENDAHULUAN ………………………………………………………… 1
A. Latar Belakang ……………………………………………………………... 1
BAB II. BUSINESS PLAN ………………………………………………………… 2
A. Ringkasan Eksekutif ………………………………………………………... 2
B. Visi dan Misi ……………………………………………………………….. 3
C. Identifikasi Usaha ………………………………………………………… 3
D. Ruang Lingkup Usaha ……………………………………………………… 3
E. Tujuan ………………………………………………………………………. 4
BAB. III ANALISA USAHA ……………………………………………………… 5
A. Rencana Produk ……………………………………………………………. 5
B. Produk/Jasa yang dihasilkan ……………………………………………….. 5
BAB. IV. RENCANA PRODUKSI ………………………………………………... 6
A. Bahan Baku dan Proses Produksi ………………………………………….. 6
1. Bahan Baku Putu ……………………………………………………….. 6
2. Bahan Baku tambahan rasa ……………………………………………... 6
3. Proses Produksi …………………………………………………………. 7
BAB. V. RENCANA PEMASARAN ……………………………………………… 9
A. Analisis Persaingan Usaha …………………………………………………. 9
B. Strategi Pemasaran 10
…………………………………………………………..
C. Target Dan Segmentasi Pasar ………………………………………………. 12
BAB.VI. RENCANA PERMODALAN …………………………………………… 14
A. Biaya Variable ……………………………………………………………… 14
B. Biaya Tetap ………………………………………………………………… 15
C. Modal Awal ………………………………………………………………… 15
D. Harga Per Unit ……………………………………………………………… 15
E. Analisa Keuntungan ………………………………………………………... 16
F. Pengembalian Modal ……………………………………………………….. 16
BAB. VII. RENCANA ORGANISASI, RESIKO, PENUTUP ……………………. 17
A. Rencana Organisasi ………………………………………………………… 17
B. Resiko ………………………………………………………………………. 17
C. Penutup ……………………………………………………………………... 17
LAMPIRAN ………………………………………………………………………... 18

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Semakin maraknya bisnis makanan sekarang ini, dikarenakan tuntuan masyarakat
akan inovasi rasa, bentuk, dan jenis dari suatu makanan berubah-ubah setiap waktu.
Banyak bermunculan bisnis makanan dengan persaingan yang ketat. Pesatnya persaingan
antara pebisnis membuat kami mencari ide baru dan akhirnya menemukan sebuah ide
yaitu “Kudapan Putu”. Ini merupakan ide bisnis makanan dengan aneka rasa baru yang
masih jarang ditemui.
Kue putu adalah jenis makan tradisional nusantara yang berupa kue dengan isian gula
merah, dibalut dengan parutan kelapa. Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam
tabung bambu yang sedikit dipadatkan. Kue ini dijual pada saat matahari terbenam sampai
larut malam. Suara khas uap yang keluar dari alat suitan ini sekaligus menjadi alat promosi
bagi pedagang yang berjualan. Kebanyakan warna dari kue putu ini adalah putih dan hijau.
Di Sulawesi sendiri, khususnya di Kota Palu, Kue Putu ada 2 Macam, yaitu Putu
Manis dan Putu Beras. Sama seperti diatas, putu manis di Sulawesi Tengahpun cara
membuatnya sama seperti yang sering kita temui. Sedangkan Putu Beras, adalah Kue putu
yang terbuat dari beras Ketan putih dan Beras Ketan hitam, yang dicetak pada cetakan
khusus dan dibalut dengan kelapa parut yang sudah diberi garam . Setelah siap Putu Beras
biasanya disajikan dengan sambal duwo. Putu Beras bercita rasa Gurih dan tambahan rasa
pedas dari sambalnya.
Semakin banyaknya Jenis-Jenis kudapan atau makanan ringan yang bermuculan
menyebabkan menjamurnya bisnis makanan disetiap tempat. Dengan banyaknya jenis
makanan yang ditawarkan oleh para penjual memnyebabkan pelanggaan kadang bingung
ingin makan apa. Disini saya ingin menawarkan makanan tradisional yang sudah di
inovasi dengan beberapa rasa modern. Tidak hanya rasa manis yang kami tawarkan, tetapi
rasa gurih dan pedas ada di dalam variant rasa “Kudapan Putu” ini.

1
BAB II
BUSINESS PLAN

A. Ringkasan Eksekutif
Bisnis makanan memang tidak ada habisnya bahkan dapat dijadikan sebagai peluang
bisnis yang menjanjikan. Berbagai macam jenis makanan bermunculan dengan ragam
kreatifitas yang menarik dan unik. Makanan biasa dikreasikan menjadi makanan yang
memiliki cita rasa dan nilai jual tinggi. Salah satunya adalah makanan tradisional “Putu”
yaitu salah satu jenis makanan tradisional yang merupakan hasil olahan dari tepung beras
dan dari beras ketan.
Rasanya yang enak dan bentuknya yang simpel mampu menarik minat para
konsumen. Produk ini berbahan dasar dari tepung beras dan beras ketan berkualitas yang
mudah di dapatkan. Keunggulan dari produk ini adalah kami menyediakan beberapa rasa
baru yang belum pernah ada pada kue putu sebelumnya. Biasanya Kue Putu hanya
menyediakaan 1 rasa manis yaitu kue putu yang diisi dengan gula merah. Pada Produk
kue putu ini, Kami menyediakan 2 jenis Kue Putu yaitu putu manis yang terbuat dari
tepung beras yang diisi dengan gula merah, coklat, kacang, dan keju dan putu beras yang
terbuat dari beras ketan dan disajikan dengan sambal yang pedas yakni sambal duwo
dan sambal dabu-dabu. Jika aneka rasa tersebut dapat dijalankan dan dapat menarik minat
dari konsumen maka kami akan mulai melakukan inovasi dalam usaha ini sehingga
konsumen tidak akan merasa bosan. Adapun tempat penjualan yang dicari yaitu lokasi
yang ramai misalnya dekat sekolah, perumahan ataupun dekat dengan jalan raya.
Oleh karena itu saya tertarik untuk membuka usaha yaitu “Kudapan Putu” untuk
dijual karena tidak hanya dijadikan sebagai camilan ringan yang rasanya cukup lezat,
namun juga mengeyangkan. Juga seperti kita ketahui Kue Putu mulai jarang dijumpai.
Maka dari itu, saya ingin membuka tempat khusus yang berjualan kue putu ini, yang tetap
dan tidak berpindah-pindah serta strategis. Jadi ketika Konsumen tiba-tiba ingin makan
kue tradisional ini, mereka sudah tau akan kemana.
Kebutuhan dana modal awal sebesar Rp.10.251.000 yang digunakan untuk investasi
awal pembelian Alat dan bahan, dan biaya lainnya dalam pembuatan usaha ini. Jika usaha

2
berjalan dengan lancar, Titik balik modal tercapai pada bulan ke 2, yaitu total laba sebesar
Rp. 27.096.000.

B. Visi dan Misi


 Visi
1. Menjadikan “Kudapan Putu” sebagai usaha yang berhasil dengan rasa yang
bervariasi untuk memuaskan para konsumen.
2. Terwujudnya hidup yang mandiri
3. Mewujudkan wirausaha yang unggul, kreatif, dan inovatif
 Misi
1. Mengutamakan kualitas dalam pelayanan
2. Berorientasi kepada kepuasan konsumen
3. Mengembangkan inovasi – inovasi baik dalam produk maupun pelayanan
4. Mengembangkan usaha di beberapa tempat strategis lainnya untuk memperluas
usaha.

C. Identifikasi Usaha
Usaha yang dijalankan ini diusulkan oleh:
Nama : Trisnawati
Nama Usaha : Kudapan Putu
Alamat : Jln. Pulau Komodo No. 18a.
No. telp. Usaha : 085240108047
Email Usaha : watikadir15@gmail.com

D. Ruang Lingkup Usaha


Usaha ini termasuk usaha kecil yang akan berjualan di kota Luwuk, Kabupaten
Banggai tepatnya di RTH Teluk Lalong namun seiring berjalannya waktu bisa menjadi
usaha besar karena kalangan manapun bisa menikmati produk ini terutama bagi yang suka
makanan dan kue-kue tradisional.

3
E. Tujuan
1. Mendapatkan keuntungan dari produk ini.
2. Membuat produk makanan yang mempunyai inovasi baru dan disukai seluruh
kalangan masyarakat.
3. Memanfaatkan dan meningkatkan hasil olahan dari tepung beras dan beras ketan
menjadi produk makanan yang bervariasi yang dapat diterima oleh masyarakat luas
sebagai salah satu makanan alternatif pengganti cemilan yang mengandung
karbohidrat yang enak.
4. Memperkenalkan rasa baru dari makanan olahan tradisional yang di modernkan, agar
masyarakat mengetahui bahwa “Kudapan Putu” ini mempunyai nilai cita rasa yang
tinggi.

4
BAB III
ANALISIS USAHA

A. Rencana Produk
Kudapan Putu adalah kue kecil berbentuk bulat panjang sesuai dengan bentuk
cetakan yaitu bambu berukuran kecil. Kudapan Putu dapat dijadikan sebagai camilan
ringan yang rasanya cukup lezat. Adapun bahan utama yang digunakan oleh Kudapan
Putu adalah Tepung Beras dan Beras ketan. Kami menawarkan 2 Jenis Putu yaitu Putu
Manis dan Putu Beras.

B. Produk/jasa yang dihasilkan


Keistimewaan dari Kudapan Putu ini diantaranya:
1. Hidangan lezat dan bergizi
2. Harga relatif terjangkau oleh semua lapisan masyarakat dalam berbagai umur baik
anak-anak, remaja maupun orang tua.
3. Disajikan dengan beberapa rasa baru.

5
BAB IV
RENCANA PRODUKSI

A. Bahan Baku dan Proses Produksi


1. Bahan Baku Putu

Putu Manis Putu Beras


 1 kg tepung beras  2 cup beras ketan putih/ ketan
 Gula Secukupnya hitam
 8 lembar daun pandan  Garam secukupnya
 Parutan kelapa yang telah dikukus  Air secukupnya
dan diberi garam secukupnya  Parutan kelapa yang telah
(kepala mengkal) dikukus dan diberi garam
secukupnya. (kelapa mengkal)

2. Bahan Baku tambahan untuk Rasa

Putu Manis Putu Beras


 Rasa Original : Gula Merah Sambal Duwo:
 1 genggam Ikan Duwo
 Rasa Coklat : Meses Ceres
 1 buah tomat merah
 Rasa Keju : Keju Chedar  1 buah cabe merah
 3 buah cabe rawit
 Rasa Kacang : Kacang Tanah
 Minyak goreng secukupnya
 2 butir kemiri
 2 siung bawang merah
 1 siung bawang putih

Sambal Dabu-Dabu:
 10 buah Cabe Merah
 7 buah Cabe Rawit
 5 buah Bawang Merah
 1 buah Tomat
 1 buah Jeruk Nipis
 1 sdt Garam (sesuai selera)
 6 sdm Minyak Goreng

6
3. Proses Produksi
Adapun cara pembuatan dari Kudapan Putu sebagai berikut:

1. Rebus pandan untuk memperoleh air pandan, dan


Putu Manis
tambahkan garam secukupnya. Jika telah mendidih matikan
dan biarkan sampai air pandan menjadi hangat.
2. Masukkan tepung kedalam wadah, lalu masukkan air
pandan sedikit demi sedikit sembari diaduk dengan tangan
sehingga merata.
3. Bila adonan telah tercampur dan membentuk gumpalan-
gumpalan kasar, ayak adonan sedikit demi sedikit
menggunakan saringan kasar sehingga adonan menjadi halus.
4. Siapkan cetakan bambu lalu lapisi dengan daun pandan,
olesi dengan sedikit air.
5. Masukkan adonan putu yang telah halus lalu padatkan.
Setelah itu beri lubang dan masukkan gula merah yang telah
disisir, coklat, kacang, atau keju sesuai dengan selera
pelanggan.
6. Lalu tutup kembali lubang dengan adonan tepung, isi
sampai penuh lalu ratakan.
7. Siapkan dandang pengukus, lalu letakkan putu dalam posisi
berdiri dan usahakan posisinya tepat diatas lubang kukusan.
8. Kukus selama kurang lebih 10 menit, angkat lalu keluarkan
dari cetakan dengan cara mendorongnya dari bagian bawah.
9. Taburi kue putu dengan parutan kelapa yang sebelumnya
telah dikukus tadi. Taburan kelapa juga bisa mau di
tambahkan atau tidak untuk rasa coklat, keju dan kacang
sesuai dengan selera pelanggan).

7
Putu Beras 1. Tapis beras hingga bersih, cuci bersih lalu rendam 1-2 jam
2. Buang air rendaman, lalu tanak beras ketan dengan air
secukupnya.
3. Takaran 1/2 dari biasa masak nasi. Diukur 1x mendidih
langsung seet habis airnya. Jika kebanyakan air bisa jadi
bubur.
4. Diaduk rata, lalu dikukus sekitar 40menit.
5. Angkat dan biarkan agak hangat bisa dipegang. basahi
cetakan, cetak ketan pada cetakan
6. Gulingkan pada kelapa parut yg sdh campur dg garam
secukupnya

Sambal ikan Duwo a. Cuci ikan duo diair mengalir menggunakan saringan
hingga bersih.
b. Uleg bawang merah dan cabe rawit.
c. Iris2 tomat atau diuleg sesuai selera.
d. Panaskan minyak goreng.
e. goreng ikan duo hingga matang
f. Masukkan bumbu yg diuleg dan tomat.
g. Masak hingga tomat layu.
h. Tambahan gula pasir sedikit, disesuaikan dengan rasa
yang diinginkan.
i. Garam bole ditambahkan atau tidak, soalnya ikan
Duwo sudah memiliki rasa yang asin.

Sambal Dabu-dabu  Iris tipis Tomat, Bawang Merah, Cabe Kriting, Cabe
Rawit.
 Tambahkan garam dan jeruk nipis secukupnya.
 Panaskan minyak goring lalu tuang di irisan tomat,
bawang merah dan cabe tadi.
 Aduk sambil ditekan-tekan. Tambahkan air sedikit

8
aduk hingga tercampur rata.

BAB V
RENCANA PEMASARAN

A. Analisis Persaingan Usaha


Setiap kegiatan untuk memulai usaha harus mengukur kemampuan terhadap
lingkungan atau pesaing yaitu melalui analisis SWOT.
1. Strength (kekuatan)
Kekuatan  produk Kudapan Putu ini adalah:
Potensi lain yang dimiliki oleh usaha Kudapan Putu ini yaitu inovasi rasa yang baru
dari kue tradisional. Selain menyediakan rasa original pada putu manis yang sudah
sering ditemui yaitu isian gula merah/gula aren, kami menawarkan rasa yang
dimodernisasikan yaitu rasa coklat, keju, dan kacang. Pelanggan juga bisa memix
isian sesuai dengan selera yang diinginkan. Selain menyediakan rasa manis, kamipun
menawakan rasa pedas dan gurih dari putu beras. Pada variant putu beras akan
didampingi dengan sambal yang bisa dipilih oleh pelanggan. Disini kami
menyediakan sambal duwo dan sambal dabu. Penjualan kue tradisional putu dengan
rasa yang kami tawarkan, kiranya masih jarang sehingga masih memungkinan usaha
ini untuk menjadi usaha yang cukup menjanjikan. Bahan produk yang terjamin sehat
dan higienis, mempunyai ciri khas tampilan dan rasa yang berbeda dengan usaha kue
tradisional yang lainnya yaitu  rasa yang bervariasi serta harga yang cukup
terjangkau.

2. Weakness (kelemahan)
Tidak dapat tahan lama, produknya mudah ditiru, tidak cocok bagi konsumen yang
tidak suka beras ketan.

3. Oppurtinity (peluang)

9
Ciri khas rasa menu dan tampilan Kudapan putu yang unik dan dibuat sesuai selera
menjadikan usaha ini sangat menjanjikan, budaya masyarakat yang konsumtif, di
Kota Luwuk, Kab. Banggai yang belum banyak menjual kue putu dengan rasa yang
berbeda seperti ini, sehingga membuka peluang besar untuk mendapatan pasar baru
dan keuntungan yang besar.
4. Threath (ancaman)
Banyak saingan yang namanya sudah lebih melambung dan dikenal konsumen
terutama di Kota Luwuk, harga bahan baku yang sewaktu-waktu bisa naik dapat
menyebabkan kenaikan harga pada Kudapan Putu yang mungkin dapat mengurangi
pembeli.

B. Strategi Pemasaran
Pemasaran adalah suatu fungi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan,
mengkomunikasikan, dan memberi nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola
hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku
kepentingan.
1. Product
Brand: Kudapan Putu
Menu:
Putu Manis Putu Beras
 Putu Manis Rasa Original  Putu Beras Sambal ikan
 Putu Manis Rasa Coklat Duwo
 Putu Manis Rasa Keju  Putu Beras Sambal Dabu-
 Putu Manis Rasa Kacang Dabu

 Putu Manis Rasa Mix


(Mix sesuai selera pelanggan)
Kekuatan Produk Dibandingkan dengan Persaing Berdasarkan:
1. Kualitas
Kudapan Putu memiliki kualitas yang baik dan tanpa bahan pengawet. Kudapan
putu dengan cermat menjaga kulitas dari semua aspek sehingga dengan demikian
kudapan putu memliki kualitas yang baik.

10
2. Rasa
Kudapan Putu memiliki rasa yang unik dari biasanya. Kue putu pada umumnya
hanya menyediakan rasa original. Pada Kudapan putu, kami menawarkan
beberapa rasa yang sudah dimodernisasikan yaitu coklat, keju dan kacang.
Kudapan Putu juga menawakan Putu Beras dengan variant sambal baru, sehingga
konsumen mempunyai banyak pilihan untuk di coba.
3. Desain Kemasan dan Merk (Brand)
Selain rasa yang dimodernisasikan, kami juga membuat kemasan dari kudapan
putu ini lebih rapih dan lebih modern. Untuk kue putunya, menggunakan paper
box makanan ukuran M dan didalamnya akan dilapisi dengan daun pisang. Untuk
sambalnya, menggunakan cup plastik ukuran 60 ml.

Gambar. Desain kemasan dan merek Kudapan Putu

2. Price
Untuk harga awal, Kudapan Putu dijual langsung kepada konsumen dengan harga
Rp.15.000 mendapatkan 8 potong untuk Putu Manis dan 6 potong untuk Putu Beras.

3. Promotion

11
 Personal Selling: Pemasaran awal produk kami melalui mulut ke mulut, dimana
melalui mulut ke mulut kemudian terus berkembang.
 Media Online: memasarkan produk melalui jaringan internet melalui sosial
media seperti facebook, instagram, whatssup, dan twitter.
 Di lakukan masa promosi selama 1 bulan dengan sistem kupon. Jadi setiap
pembelian akan mendapatkan 1 kupon. Pelanggan yang mengumpulkan 5 kupon
akan mendapat 1 box putu sebagai bonus, dan rasanya bisa dipilih sesuai dengan
permintaan pelanggan.
4. Place
Tempat yang dipilih yaitu di Teluk Lalong. Tepatnya di pinggir jalan raya dan dekat
dengan RTH (Ruang Terbuka Hijau) dari kota Luwuk. Letaknya cukup strategis dan
mudah dijangkau masyarakat (konsumen) karena berada di tengah kota Luwuk.

C. Target Dan Segmentasi Pasar


1. Geografi
Wilayah yang kita jadikan target yaitu wilayah Kota Luwuk, Kab. Banggai, tepatnya
di Teluk Lalong seputaran RTH. Alasan memilih wilayah ini karena bahan-bahan
untuk membuat produk ini mudah ditemukan di daerah ini dan juga belum ada yang
menjual Kudapan Putu di wilayah ini. Tempatnya yang cukup strategis karena berada
di tengah kota akan menjadi mudah di jangkau oleh konsumen. Disanapun ada tempat
untuk nongkrong dan beramain untuk anak-anak, sehingga ketika mereka ingin makan
cemilan, Kudapan Putu bisa menjadi pilihan, karena tempatnya yang dekat dari
tempat nongkrong dan bermain. Berikut adalah penampakan disekiran Teluk Lalong:

12
2. Demografi
Berdasarkan demografi, secara pasar kami bertuju pada semua kalangan yaitu anak-
anak, pelajar, mahasiswa, masyarakat umum. Kami akan membuka gerai dipinggian
jalan untu mempermudah akses pelanggan dan kamipun memperoleh informasi pasar.
3. Tampilan Fisik
Kami menggunakan konsep Stay shop dengan penampilan gerai seperti ini:

4. Perijinan
Untuk perizinan, Kudapan Putu memerlukan SIUP sebelum melakukan usaha.
Kudapan Putu juga akan mengurus perizinan kepada Ketua RT setempat, pengurus
RTH, serta warga yang tinggal disekitaran lokasi usaha.

13
14
BAB VI
RENCANA PEMODALAN
Kudapan Putu membutuhkan modal sebesar Rp.10.251.000,00 untuk memenuhi
kebutuhan investasi dan modal. Berikut adalah rincian kebutuhan biaya untuk investasi
Kudapan Putu:
A. Biaya Variable

Estimasi
No Barang Banyak Harga waktu Jumlah Keterangan
Belanja
1 Tepung beras 1 kg 10.000 30 300.000 perhari
2 Gula merah 1 Biji 10.000 30 300.000 perhari
3 Coklat Meses 500 g 25.000 4 100.000 perminggu
4 Keju Chedar 1 kg 40.000 4 160.000 perminngu
5 Kacang Tanah 1 kg 15.000 4 60.000 perminggu
6 Beras Ketan 1 kg 15.000 30 450.000 perhari
7 Ikan Duwo 500 g 30.000 4 120.000 perminggu
8 Tomat Merah 1 kg 10.000 30 300.000 perhari
9 Cabe Merah 1 kg 20.000 10 200.000 pertiga hari
10 Cabe Rawit 1 kg 20.000 10 200.000 pertiga hari
11 Bawang merah 1 kg 25.000 10 250.000 pertiga hari
12 Bawang Putih 1 kg 20.000 10 200.000 pertiga hari
13 Jeruk Nipis 1 kg 10.000 4 40.000 perminggu
14 Kemiri 250 g 7.500 4 30.000 perminggu
15 Minyak Goreng 1 liter 16.000 4 64.000 perminggu
16  Air 1 galon 5.000 30 150.000 perhari
17  Daun pisang 1 gulung 5.000 30 150.000 perhari
18  Garam 1 bungkus 2.000 4 8.000 perminggu
19  Daun pandan 1 ikat 3.000 30 90.000 perhari
20  Parutan kelapa 1 biji 10.000 30 300.000 perhari
21  Gas LPG 1x isi 18.000 30 540.000 perhari
22 Kemasan Paper Box 100 pcs 80.000 4 320.000 perminggu
23 Cup Kecil 60 ml 100 pcs 40.000 4 160.000 perminngu
4.492.00
  Total        
0

B. Biaya Tetap

15
No Keterangan Harga
1 Gerobak 1.300.000
2 Kompor 500.000
3 Tabung Elpiji 150.000
4 Dandang (untuk mengkus Putu Beras) 100.000
5 Ctetakan Besi (untuk Putu Beras) 15.000
1 paket dandang beserta cetakan bambu
6 480.000
(untuk putu Manis)
7 Wadah 30.000
8 Serbet 25.000
9 Piring 100.000
10 Sendok 40.000
11 Garpu 40.000
12 Pisau 45.000
13 Talenan 30.000
14 Baskom 15.000
15 Nampan 30.000
16 Resuker 239.000
17 Meja dan Kursi 1.400.000
18 Peralatan tambahan 60.000
19 Banner, stiker, dan daftar harga 200.000
20 biaya Penyusutan 160.000
21 Gaji karyawan 800.000
Total 5.759.000
 

C. Modal Awal
Total Modal Awal = Biaya Variable + Biaya Tetap
Total Modal Awal = Rp. 4.492.000 + Rp. 5.759.000
Total Modal Awal = Rp. 10.251.000
D. Harga Per Unit
Harga jual Kudapan Putu untuk 1 kue Putu Manis Rp. 1.875 dan Rp. 2.500 untuk Putu
Beras. Target penjualan Kudapan Putu perhari adalah 15 box. Dalam 1 box berisi 8 pcs
untuk Putu Manis dan 6 pcs untuk Putu Beras dengan total harga per box Rp.15.000.

E. Analisa Keuntungan

16
Waktu berjualan adalah setiap hari yaitu dari hari senin sampai dengan hari minggu.
Kecuali hari lebaran Idul fitri, Idul adha, Natal dan jika dalam keadaan sakit yang tidak
memungkinkan untuk membuka gerai.
 Pendapatan Harian = Rp. 2.500 x 6 pcs x 15 box = Rp. 225.000
 Pendapatan Bulanan = Rp. 225.000 x 30 hari = Rp. 6.750.000
Jika diamsumsikan penjualan 1 tahun konstan, maka:
 Pendapatan yan akan dicapai = Rp. 6.750.000 x 12 bulan = Rp. 81.000.000
 Dengan Biaya Variable = Rp. 4.492.000 x 12 bulan = Rp. 53.904.000
Maka laba kotor yang akan dicapai dalam 1 tahun adalah:
 Rp. 81.000.000 – Rp. 53.904.000 = Rp. 27.096.000

F. Pengembalian Modal
Total Modal Awal : Keuntungan Perbulan
 Rp. 10.251.000 : Rp. 6.750.000 = 1,6 bulan (36 hari)

17
BAB VII
RENCANA ORGANISASI, RESIKO, DAN
PENUTUP

A. Rencana Organisasi
Rencana Organisasi Kudapan Putu terdiri dari pemilik dan satu pegawai. Pegawai
akan membantu pemilik dalam berbelanja, menjaga gerai dan melayani konsumen.

B. Resiko
Resiko yang mungkin terjadi dalam usaha yaitu mutu dari bahan yang diperoleh bisa
saja memiliki kualitas rendah atau rusak karena tidak tahan lama sehingga berdampak
juga pada kualitas produk yang dihasilkan. Disamping itu harga bahan baku yang bisa
naik sewaktu waktu dapat mengakibatkan naiknya pula harga produk sehingga
mengakibatkan berkurangnya pembeli produk Kudapan Putu.

C. Penutup
Usaha Kudapan Putu ini termasuk usaha yang cukup menjanjikan karena memiliki
peluang memperoleh keuntungan yang tinggi karena wilayah yang menjadi sasaran
penjualan belum ada yang menjual kue putu. Namun wirausaha harus memiliki SWOT
yang kuat dalam menjalankan usahanya dan harus bisa menganalisa SWOT demi
mengembangkan usahanya. Selain mumpuni dalam mengalisa SWOT seorang wirausaha
harus memiliki tekad yang kuad dan tidak mudah menyerah. Sebagai wirausaha yang
baik, kami tidak akan membiarkan usaha ini berjalan secara mendatar. Kami akan terus
mencoba memperbaiki kualitas pekerjaan kami, agar para peminat atau konsumen puas
atas pelayanan dan citarasa Kudapan Putu yang kami buat.

18
LAMPIRAN

Contoh Putu Manis Rasa Original Contoh Putu Beras ketan dan Sambal
Duwo

Alat cetak Putu Manis beserta


Alat cetak Putu Beras Ketan
dandangnya

Sambal Dabu-Dabu
19