Anda di halaman 1dari 3

Nama :Novita Olvi A

NIM :B0217334
Kelas :Ke.B 2017

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN


GAGAL JANTUNG KRONI

Buatkan resume terkait jenis - jenis penelitian tersebut


Penelitian jenis  non-eksperimen cenderung rendah dalam validitas internal (kemampuan
mejelaskan hubungan sebab akibat) tetapi lebih tinggi pada validitas eksternal (kemampuan untuk
menggeneralisasikan hasil penelitian).
penelitian kuantitatif non-eksperimental didasari oleh filsafat positivisme yang
menekankan pada fenomena-fenomena objektif dan dikaji secara kuantitatif. Desain penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan angka-angka, pengolahan statistik, struktur dan percobaan
terkontrol. Ada beberapa metode penelitian kuantitatif yang bersifat non-eksperimental, yaitu:
a. Deskriptif
Penelitan deskriptif adalah suatu metode penelitian yang menggambarkan fenomena-
fenomena yang ada, yang berlangsung saat ini atau masa lampau. Penelitian ini tidak
mengadakan manipulasi atau pengubahan pada variabel-variabel bebas, tetapi
menggambarkan kondisi apa adanya (Nana Saodih, 2005). 
 Penelitian longitudinal Penelitian longitudinal adalah penelitian yang meneliti
perkembangan sesuatu aspek atau suatu hal dalam seluruh periode waktu, atau
tahapan perkembangan yang cukup panjang.
 Penelitian sectional dalam suatu tahapan atau suatu periode waktu, hanya meneliti
perkembangan dalam tahapan –tahapan tertentu saja ( potongan waktu)
a. Survei
Yaitu kegiatan penelitian yang mengumpulkan data pada saat tertentu dengan 3 tujuan
penting yaitu
1. Mendeskripsikan keadaan alami yang hidup saat itu
2. Mengidentifikasi secara terukur keadaan sekarang sekaramg untuk dibandingkan
3. Menentukan hubungan sesuatu yang hidup diantara kejadian spesifik
b. Perbandingan Kausal (Ex Post Facto)
Yaitu penelitian dimana variable-variabel bebas telah terjadi secara alami ketika peneliti
mulai dengan pengamatan variabel terikat dalam suatu penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan sebab akibat atau kemungkinan sebab akibat
dengan cara mengamati akibat yang ada dan mencari kembali factor-faktor yang mungkin
terjadi penyebab dari akibat itu

c. Komparatif
Penelitian komparatif diarahkan untuk mengetahui perbedaan antara 2 kelompok atau lebih
dalam variable yang diteliti. Dalam penelitian ini tidak ada pengontrolan variable maupun
manipulasi. Penelitian ini dilakukan secara alamia peneliti mengumpulkan data dengan
menggunakan instrument yang bersifat mengukur.
Desaing penelitian kausal komparatif dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
 Desaing penelitian kohort yaitu penelitian yang dilakukan berupa pengamatan seputar
peristiwa yang belum dan yang akan terjadi
 Desaing penelitian kasus control ( case control) yaitu penelitian berupa pengamatan
terhadap peristiwa-peristiwa yang telah terjadi bertujuan untuk mencari factor yang
berhubungan

d. Korelasional
Yaitu penelitian yang menghubungkan variabel yang satu dengan yang lainnya selanjutnya
mengujinya secara statistic (hipotesis) atau dikenal dengan uji kolerasi yang menghasilakn
koefesien korelasi. Keuntungan dari penelitian korelasi adalah relative mudah cepat dan
dalam memperoleh dan memproses data yang digunakan untuk menginfestigasi hubungan
hubungan variabel yang diteliti
e. Tindakan
Yaitu penelitian yang diarahkan untuk memecahkan masalah atau perbaikan. Misalnya cara
suatu kelompok atau seseotang dalam mengorganisasi suatu kondisi sehingga mereka dapat
mempelajari pengalaman mereka dan membuat pengalaman mereka dapat diakses orang lain

Identifikasi jenis penelitiannya (Khususnya penelitian nonEksperimen).


Penelitian merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental (deskriptif analitik) dengan
desain potong lintang. Adapun Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor total
MLHF pada dimensi fisik adalah 16,72±8,68 dan pada dimensi emosional adalah 5,36±3,26.
Perempuan dengan CHF memiliki tingkat emosional lebih baik dibandingkan laki-laki
(p<0,05). Berdasarkan hasil analisis, hanya fraksi ejeksi yang memiliki perbedaan bermakna
terhadap kualitas hidup (p<0,05). Pasien dengan EF<40% memiliki risiko mengalami
kualitas hidup yang buruk dibandingkan pasien CHF dengan EF≥40%. Pengaruh komorbid
seperti hipertensi dan diabetes, penggunaan digoksin atau obat golongan angiotensin
reseptor blocker hanya berpengaruh pada dimensi fisik pasien CHF (p<0,05).

Tentukan jenis penelitian untuk rancangan proposalnya serta jelaskan alasan mengapa
menggunakan jenis penelitian tersebut.
Jenis penelitian untuk rancangan proposal yang gunakan adalah Jenis penelitian Kuantitatif non
eksperimen korelasional, dan alasan mengambil judul tersebut karena saya akan meneliti tentang
“Hubungan asi eksklusif dan imunisasi dengan kejadian stuntung pada balita Di puskesmas sendana I”
dengan tujuan umum Untuk mengetahui hubungan asi eksklusif dan imunisasi dengan kejadian
stunting pada balita di Puskesmas sendana I.