Anda di halaman 1dari 11

NAMA : Yohana Yosinta Putri Simamora

NIM : 06091281722032

BAB 8 KEMUNGKINAN
1 Jika saudara melakukan tos dengan uang logam Rp 500,-
a. Berapaka kemungkinannya untuk mendapat bagian kepala 8 kali berturut – turut ?
b. Apakah kemungkinan itu sama dengan untuk mendapatkan 8 bagian kepala, apabila
dilakukan tos dengan 8 uang logam sekaligus ?
Jawab :
Dik : K(kepala)= ½
Dit : a Kemungkinan untuk mendapat bagian kepala 8 kali berturut – turut
1 1 1 1 1 1 1 1 1
¿ × × × × × × × = kemungkinan
2 2 2 2 2 2 2 2 256
b Kemungkinan itu sama dengan untuk mendapatkan 8 bagian kepala, apabila
dilakukan tos dengan 8 uang logam sekaligus.
1 1 1 1 1 1 1 1 1
¿ × × × × × × × = kemungkinan
2 2 2 2 2 2 2 2 256

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pertanyaan (a) dan (b) dapat disimpulkan
1
bahwa, kemungkinan antara pertanyaan (a) dan (b) sama yaitu kemungkinan.
256
2 Berapa kemungkinannya bahwa satu keluarga beranak 2, kedua anaknya laki – laki ?
Jawab :
Dik : K(♀)= ½ Hukum segitiga Pascal = K (2 laki – laki) = 1 a2
K(♂) = ½
Dit : semuanya laki – laki ?
Maka K (2 laki – laki) = a2 = ¿ kemungkinan
3 Suami istri sudah memiliki 2 orang anak putri dan menantikan kelairan anaknya yang
ketiga. Tentunya mereka sangat mengharapkan sekali akan mendapatkan anak laki – laki.
Berapakah kemungkinannya bahwa keinginan mereka akan terkabul ?
Jawab :
Dik : K(♀)= ½
K(♂) = ½
Dit : anak ketiga laki – laki ?
Urutan anak : Putri, putri, laki – laki
1
½ x ½ x ½ = kemungkinan
8
4 Berhubungan ada anjuran untuk melaksanakan program Keluarga Berencana (KB), maka
mempelai baru merencanakan untuk mempunyai 3 orang anak saja.
a. Berapakah kemungkinannya mereka akan mendapatkan anak sulung laki – laki dan
anak bungsu perempuan ?
b. Apakah kemungkinan ini akan sama jika keadaan terbalik dari yang a ?
c. Bagaimanakah kemungkinan jika ketiga anaknya laki – laki ?
Jawab :
Dik : K(♀)= ½
K(♂) = ½
Dit : a Urutan anak : laki – laki, laki – laki atau perempuan dan perempuan
1
= ½ x ½ x ½ = kemungkinan
8
b Urutan anak : perempuan, laki – laki atau perempuan dan laki – laki
1
= ½ x ½ x ½ = kemungkinan
8
c ketiga anaknya laki – laki K (3 laki – laki) = a3 = ¿ kemungkinan
5 Mempelai abud yang tidak setuju dengan program KB, mereka berencana mempunyai 4
orang anak, yaitu 3 orang laki – laki dan 1 orang perempuan. Suaminya menginginkan
anak yang perempuan itu lahirnya terakhir. Tetapi istrinya berpendapat tidak ada bedanya
nomor berapa saja anak perempuan itu lahirnya. Menurut pendapat anda.
Jawab :
Dik : K(♀)= ½ K(♂) = ½
Dit :
Kemungkinan
1 1 1 1 1
Laki - laki, laki - laki, laki - laki, perempuan ¿ × × × =
2 2 2 2 16
1 1 1 1 1
Laki - laki, laki - laki, perempuan, laki - laki, ¿ × × × =
2 2 2 2 16
1 1 1 1 1
Laki - laki, perempuan Laki - laki, laki - laki, ¿ × × × =
2 2 2 2 16
1 1 1 1 1
Perempuan, laki - laki, laki - laki, laki - laki, ¿ × × × =
2 2 2 2 16
Maka, pendapat istrinya mengenai tidak ada bedanya kemungkinan anak perempuan
1
itu lahir pada nomor 1, 2, 3 maupuan 4 itu benar. Tetap saja kemungkinanya adalah .
16
6 Seorang kidal disebabkan oleh gen resesif r yang homoigotik. Alelnya R menyebabkan
orang normal. Suami istri masing – masing normal tetapi heteroigotik untuk kidal
mempunyai 5 orang anak. Berapakah kemungkinannya bahwa :
a. Semua anak itu kidal
b. Semua anak itu normal
c. Anak – anaknya normal, kecuali anak nomor dua yang kidal
Jawab :
Dik : R : normal r : kidal
P=♂ Rr ( normal ) ×♀ Rr (normal )
3
F = RR, Rr, Rr : normal ( ¿
4
1
rr : kidal ( )
4
1 1
()
Dit : a Semua anak kidal = b 5 = =
4 1024
kemungkinan
b Semua anak itu normal a 5=¿ kemungkinan
c Normal, kidal, normal, normal, normal
3 1 3 3 3 81
()()()()()
¿
4
×
4
×
4
×
4
× =
4 1024
kemungkinan
7 Suami istri masing – masing normal, tetapi pembawa gen resesif yang serupa untuk bisu-
tuli keturunan. Apabila mereka memiliki 4 orang anak,berapakah kemungkinanya bahwa :
a. Semua anak itu akan normal
b. Seorang saja diantara anak itu bisu-tuli ?
c. Anak yang terakhir saja yang bisu – tuli ?
d. Semua anak akan bisu – tuli
Jawab :
Dik : NN : normal nn : bisu - tuli
P = ♂ Nn ( normal ) ×♀ Nn(normal)
3
F = NN, Nn, Nn : normal ( ¿
4
1
nn : bisu – tuli ( )
4
Dit : a Semua anak normal : a 4 = ¿
b Seorang saja diantara anak itu bisu-tuli :
3
4 a b=4 ¿
c Anak yang terakhir saja yang bisu – tuli
Urutan : normal, normal, normal, bisu – tuli
3 3 3 1 27
()()()()
4
x
4
x
4
x =
4 256
kemungkin an

d Semua anak akan bisu – tuli : b 4 = ¿


8 Pada tanaman jagung dikenal jenis berbatang pendek (cebol) yang disebabkan oleh gen
resesif. Seorang petani menanam 8 biji jagung yang berasal dari tanaman normal
heteroigot. Apabila dianggap bahwa semua biji akan tumbuh dengan baik, berapakah
kemungkinannya ia mendapatkan :
a. 4 tanaman normal dan 4 tanaman pendek
b. 6 tanaman normal dan 2 tanaman berbatang pendek
c. Semua tanaman berbatang pendek
d. Semua tanaman berbatang normal
Jawab :
Dik : PP : normal pp : cebol
P = ♂ Pp ( normal ) × ♀ Pp( normal)
3
F = PP, Pp, Pp : normal ( ¿
4
1
pp : bisu – tuli ( )
4
Dit : a 4 tanaman normal dan 4 tanaman pendek :
70 a 4 b 4 =70¿
b 6 tanaman normal dan 2 tanaman berbatang pendek :
28 a6 b2 =28 ¿
c Semua tanaman berbatang pendek : b 8=¿
d Semua tanaman berbatang normal : a 8=¿

9 Dentigenesis imperect merupakan kelainan pada gigi manusia yang jarang dijumpai. Gigi
berwarna kecoklatan dan mahkota gigi agak masuk kedalam gusi. Kelainan ini
disebabkan oleh gen dominan D, sedangkan alelnya resesif d menentukan gigi normal.
Seorang laki – laki penderita kelainan ini tetapi heteroigotik mempunyai istri normal.
Mereka telah memilki 3 orang anak. Berapakah kemungkinannya bahwa :
a. Semua anak itu menderita kelainan tersebut.
b. Semua anak itu bergigi normal
c. Anak pertama menderita kelainan
d. Salah seorang diantara anak – anak itu menderita kelainan ini
Jawab :
Dik : DD : kelainan dd : normal
P = ♂ Dd ( kelainan ) × ♀ dd( normal)
1
F = Dd : kelainan ( ¿
2
1
dd : normal ( )
2
Dit : a Semua anak itu menderita kelainan tersebut : b 3=¿
b Semua anak itu bergigi normal : a 3=¿
c Anak pertama menderita kelainan : Kelainan, normal, normal
1 1 1 1
2 ()
= ( ¿ x( ¿ x
2 2 8
= kemungkinan
d Salah seorang diantara anak – anak itu menderita kelainan ini :
3 a2 b=3 ¿ kemungkinan
10 Suatu kelainan pada orang disebabkan oleh sebuah gen resesif. Andaikan indiidu Y
merupakan pembawa (carrier), apakah kemungkinan lahirnya seorang anak yang
menderita kelainan dari perkawinan X dan Y pada gambar I dan II sama ataukah beda ?
Jawab :
Dik : RR : normal rr : kelainan
Dit :
Gambar I
P = ♂ rr ( kelainan ) ×♀ Rr (normal )
1 1
F = Rr : normal ( ¿dd : kelainan ( )
2 2
Gambar II
P = ♂ rr ( kelainan ) ×♀ Rr (normal )
1 1
F = Rr : normal ( ¿dd : kelainan ( )
2 2
Jadi, antara gambar I dan II sama yaitu kemungkinan lahirnya anak yang menderita
1
kelainan () 2
kemungkinan
11 Dua tanaman dikawinkan dan menghasilkan tanaman F1 dengan perbandingan fenotipe
110 : 90. Carila mana yang lebih sesuai, apakah keturunan itu merupakan hasil test cross
pada suatu monoibrid ataukah karana ada epistasi resesif rangkap.
Jawab :
Dik : Perbandingan fenotipe F1 110 : 90
Dit : Test cross atau epistasi resesif rangkap
Test cross
P = ♂ Bb ( hitam ) ×♀ bb( putih)
F = Bb: hitam Perbandingan fenotipe 1 : 1
bb : putih
Perbandingan fenotipe 1 : 1. Maka dari jumlah 200 diperoleh perbandingan 100 : 100
Epistasi resesif rangkap
P = ♂ CcPp ( ungu ) ×♀CcPp (ungu)
F = 9 C-P- : ungu
3 C-pp : putih
3 ccP- : putih
1 ccpp : putih
Perbandingan fenotipe 9 : 7
Diketahui perbandingan pada soal adalah 110 : 90, hal ini sama seperti epistasi resesif
rangkap karena epistasi resesif rangkap menghasilkan keturunan dengan perbandingan
fenotipe 9 : 7 sedangkan Test cross perbandingan fenotipe 1 : 1, sehingga yang lebih
sesuai adalah test cross.
12 Perkawinan dua tanaman dihibrid menghasilkan keturunan dengan perbandingan fenotif
12:3:1. Akan tetapi pada waktu tanaman dihibrid tadi di test cross, dihasilkan keturunan
yang memisah menjadi 41 tanaman berbunga putih, 22 berbunga merah jambu, 17
kuning. Coba lakukan test ❑2dan tetapkanlah apakah hasil test cross itu sesuai dengan
perbandingan yang sebenarnya diharapkan ?
Jawab :
Dik : Diperoleh (o) : Putih = 41. Merah jambu = 22. Kuning = 17
A : putih B : merah a atau b : kuning
Dit : Apakah hasil test cross itu sesuai dengan perbandingan yang sebenarnya diharapkan
P = ♂ Aa Bb ( puti h ) × ♀ aa bb(kuning )
F = AaBb ( puti h ¿, Aabb ( puti h ¿, aaBb (merah), aabb (kuning ¿
Perbandingan fenotipe 2 : 1 : 1.
2
Putih x 80=40
4
1
Merah x 80=20
4
1
Kuning x 80=20
4
Putih Merah Kuning Jumlah
o 41 22 17 80
e 40 20 20 80
d 1 2 -3
2
d /e 0,025 0,2 0,45
❑ 2
0,025 0,2 0,45 0,675
2 2
X hitung = 0,675 X tabel = 0,99
Maka, X2 hitung < X2tabel, berarti test cross sesuai dengan perbandigan yang
sebenarnya.
13 Suatu tanaman berbunga merah muda menyerbuk sendiri dan setelah biji-bijinya
dikumpulkan dan ditanam didapatkan keturunan yang terdiri dari 36 tanaman berbunga
merah, 56 tanaman berbunga merah muda dan 28 tanaman berbunga putih. Apakah data
tersebut sesuai dengan hipotesis yang menyatakan bahwa tanaman berbunga merah muda
itu heterozigotik untuk sepasang gen dan warna intermediet?
Jawab :
Dik : P = merah muda heterozigot dan warna intermediet
o : Merah = 36 Merah Muda = 56 Putih = 28
P = ♂ Mm ( merah muda ) × ♀ Mm(merah muda)
F = MM (mera h ¿, Mm (merah muda), Mm(merah muda), mm (Putih)
Perbandingan fenotipe 1 : 2 : 1
1
Merah x 120=30
4
2
Merah muda x 120=60
4
1
Putih x 120=30
4
Merah Merah Muda Putih Jumlah
o 36 56 28 120
e 30 60 30 80
d 6 -4 -2
2
d /e 1,2 0,26 0,13
❑ 2
1,2 0,26 0,13 1,59
X2 hitung = 1,59 X2tabel = 0,98
Maka, X2 hitung lebih besar X2tabel, berarti tidak sesuai dengan hipotesis.
14 Para mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya mengadakan
penyelidikan pada keluarga beranak enam yang tinggal di kota Indralaya, Ogan Ilir.
Mereka mendapatkan 320 keluarga beranak enam dengan berbagai variasi seperti
tercantum pada daftar dibawah ini.
Jumlah Keluarga 66 33 71 99 69 37 5
5 anak perempuan 6 5 4 3 2 1 0
Anak laki-laki 0 1 2 3 4 5 6
Apakah distribusi diatas sudah dapat dianggap baik?
Jawab :
1 1
Dik : Perempuan = Laki – laki =
2 2
Dit : Apakah distribusi diatas sudah dapat dianggap baik?
(a+ b)6= a 6 + 6a 5b + 15a 4 b2 + 20a 3 b 3 + 15a 2 b 4 + 6a b 5 + b 6
=¿+6¿(1/2)+15¿+20¿+15¿+6(1/2)¿+¿
= 1/64 + 6/64 + 15/64 +20/64 + 15/64 + 6/64 + 1/64
Pengamatan Harapan Deviasi
Jenis kelamin (O-E)2/ E
(Observasi = O) (Expected) (O-E)
1 laki-laki, 33 0.3
30 3
5perempuan
6 perempuan 6 5 1 0.2
3 laki-laki, 99 0.01
100 1
3perempuan
4 perempuan, 71 0.21
75 4
2 laki-laki
5 laki-laki, 37 1.63
30 7
1 perempuan
4 Laki-laki, 69 0.48
75 6
2 perempuan
6 laki-laki 5 5 0 0
Total 320 320 2.83 = X2
DB 6
X2 tabel (0,05 ; 6) 12.59
Maka K = antara 0,30 dan 0,50. Karena nilai kemungkinan lebih besar dari 0,05 maka
distribusi diatas dapat dianggap baik.
BAB 9 PENENTUAN JENIS KELAMIN
1 Apakah jenis kelamin lalat buah Drosophilla yang mempunyai formula kromosom:
a. AAXXX b. 3AAAAXX c. 3AAXO
d. 3AAAXX e. 3AAXXY
Jawab :
a. AAXXX : 3/2 = 1,5 (Betina Super).
b. 3AAAAXX : 2/4 = 0,5 (Jantan).
c. 3AAXO : 1/2 = 0,5 (Jantan).
d. 3AAAXX : 2/3 = 0,67 (Interseks).
e. 3AAXXY : 2/2 = 1 (Betina).
2 Apakah jenis kelamin orang yang mempunyai formula kromosom:
a. 22AAXXY b. 22AAXO c. 22AAXXX
d. 22AAXXXY e. 22AAXYY
Jawab :
a. 22AAXXY : Sindrom Klinefelter (Pria XXY).
b. 22AAXO : Sindrom Turner (Wanita).
c. 22AAXXX : Wanita Super.
d. 22AAXXXY : Laki-laki.
e. 22AAXYY : Laki-laki normal nondisjunction.
3 Berapa banyak kromatn kelamin mereka miliki masing-masing?
Jawab :
Dik : Kromatin kelamin = Jumlah kromosom X-1
22AAXXY: Kromatin Kelamin = 2-1= 1 (satu kromatin kelamin)
22AAXO : Kromatin Kelamin = 1-1= 0 (tidak ada kromatin kelamin)
22AAXXX : Kromatin Kelamin = 3-1= 2 (Kromatin Kelamin)
22AAXXXY: Kromatin Kelamin = 3-1= 2 (Kromatin Kelamin)
22AAXYY: Kromatin Kelamin = 1-1= 0 (tidak ada kromatin kelamin)
4 Apa perbedaan fungsi kromosom Y pada lalat buah Drosophilla dengan pada manusia?
Berikan bukti-bukti yang dapat menerangkan jawaban itu.
Jawab :
Pada lalat buah Drosophilla, kromosom Y tidak menjadi penentu jenis kelamin,
sedangkan pada manusia, kromosom Y merupakan faktor penentu jenis kelamin yaitu
jantan. Penyelidikan C.B. Bridges pada lalat buah Drosophilla menyatakan bahwa faktor
penentu betina terdapat dalam kromosom-x, sedangkan faktor penentu jantan terdapat
dalam autosom. Ia membuktikan bahwa lebih dari sebuah gen dalam kromosom X
mempengaruhi sifat betina, sedangkan gen-gen yang mempengaruhi sifat jantan tersebar
luas dalam autosom dan tidak ditemukan dalam kromosom Y.
Sedangkan pada manusia, kromosom Y memiliki gen untuk sifat laki-laki. Oleh
karena itu, berapapun banyaknya kromosom X yang dimiliki seseorang, asal ada
kromosom Y satu saja, maka orang tersebut adalah laki-laki. Autosom pada manusia
tidak berpengaruh pada jenis kelamin, sedangkan pada lalat Drosophilla, autosom turut
mempengaruhi jenis kelamin.
5 Kromosom diploid pada lebah madu adalah 16.
a. Berapa jumlah kromosom akan ditemukan pada sel tubuh dari lebah jantan?
b. Berapa jumlah kromosom yang ditemukan pada sel tubuh lebah ratu ?
c. Berapa jumlah kromosom dalam gamet lebah jantan ?
d. Berapa jumlah kromosom dalam sel telur ?
Jawab :
Dik : Kromosom diploid lebah madu = 16
Dit : a jumlah kromosom yaitu 8 karena jantan haploid
b jumlah kromosom yaitu 16 karena diploid
c jumlah kromosom yaitu 8 karena haploid
d jumlah kromosom yaitu 8 karena telur haploid
6 Apakah yang dimaksud dengan hipotesi Lyon ? berikan contoh yang menyebabkan
hipotesis itu masih diragukan kebenarannya ?
Jawab :
Mary F.Lyon (1962) berpendapat bahwa kromatin kelamin itu sesungguhnya adalah
salah satu dari sepasang kromosom X yang mengalami piknosa (mengembun) setelah
pembelahan mitosis. Kromosom X yang mengalami piknosa ini bisa berasal dari ibu atau
ayah, dan kehilangan aktivitas genetiknya. Pendapat inilah yang dikenal dengan hipotesis
Lyon. Berdsarkan hipotesis itu, maka : banyaknya kromatin kelamin pada suatu
individu sama dengan banyaknya kromoson-X yang dimiliki individu tersebut
dikurangi 1.
Contohnya : Pada penderita sindrom Klinefelter, bila individu XXY berarti salah satu
kromosom X akan menjadi kromatin kelamin, maka sisanya adalah XY sehinga dapat
disebut laki-laki normal, tetapi pada faktanya individu XXY mengidap sindrom
Klinefelter.
7 (a) Apakah yang dimaksud dengan pria XYY? (b) Tuliskan sifat-sifat dari orang ini? (c)
Jelaskan melalui skema bagaimana terjadinya orang ini?
Jawab :
a) Pria XYY adalah seorang laki-laki normal yang mengalami nondisjunction pada
meiosis II menghasilkan spermatozoa YY. Apabila spermatozoa YY ini membuahi sel
telur x maka akan dihasilkan zigot XYY yang akan tumbuh menjadi pria XYY.
b) Pria XYY lebuh agresif dibandingkan pria normal sehingga orang yang demikian itu
suka berbuat jahat dan melanggar hokum. Adapula yang berpendapat bahwa pria itu
sejak kanak-kanak sudah Nampak lebih tinggi tubuhna dari pada anak normal dan
mental tidak baik. Sifat ini ysng mendorong pria tersebut agresif, akan tetapi pria
XYY yang ditemukan tidak selalu Nampak lebih tinggi tubuhnya. Inteleh=gensi dan
kepribadiannya tidak selalu menyimpang dari orang normal, oleh karena itu watak
dan kepribadian pria XYY masih menjadi bahan penyelidikan.
c) Laki-laki XYY memiliki 47 kromosom ( 22AAXYY ) seorang laki-laki normal yang
mengalami nondisjunction pada meiosis II menghasilkan spermatozoa YY. Apabila
spermatozoa YY ini membuahi sel telur X maka akan dihasilkan zigot XYY yang
akan tumbuh menjadi pria XYY.
Diagram yang menunjukkan asalnya pria XYY nondisjunction terjadi selama
meiosis II pada pria, sehingga dihasilkan spermatozoa YY.
8 (a) Apakah jenis kelamin dari individu XO pada Tikus, Drosophila, dan manusia? (b)
Apakah jenis kelamin individu XYY pada makhluk-makhluk tersebut di atas?
Jawab :
a) Individu XO pada tikus = betina subur
Individu XO pada Dorsophila = lalat jantan steril
Individu XO pada manusia = perempuan sindrom turner (wanita XO)
b) Individu XYY pada tikus = jantan
Individu XYY pada Drosophila = jantan
Individu XYY pada Manusia = laki-laki (pria XYY)
9 Hewan apakah mempunyai kakek tetapi tidak mempunyai ayah?
Jawab :
Lebah jantan, karena lebah jantan lahir dari telur yang tidak dibuahi oleh lebah jantan
(parental jantan). Sehingga lebah jantan ini disebut sebagai hewan yang mempunyai
kakek tapi tidak mempunyai ayah.
10 Bagaimanakah caranya tanaman jagung (zae mays) yang biasanya berumah satu dapat
berubah menjadi berumah dua?
Jawab :
Jagung (zea mays) merupakan tanaman berumah satu ( bunga jantan dan bunga betina
terdapat pada satu tanaman). Jika gen (ba) homozigotik, maka tongkol yang biasanya
bunga betina akan berubah membentuk struktur seperti benang sari. Sebaliknya bila gen
(ts) homozigotik, maka malai yang biasanya merupakan bunga jantan berubah
membentuk struktur putik dan tidak menghasilkan serbuk sari. Tanaman dengan genotif
(ba ba ts ts) adalah betina. Tanaman dengan genotif (b aba Ts Ts) adalah jantan. Peristiwa
ini menunjukkan tanaman berumah satu dapat berubah menjadi tanaman berumah dua
atau kebalikannya, sebagai akibat adanya mutasi dari dua buah gen, dalam hal ini
(Ba) menjadi (ba) dan (Ts) menjadi (ts) .
11 (a) Apakah cacing laut dari genus Bonellia yang baru saja menetas dipisahkan dari
cacing-cacing lainnya, jenis kelamin apakah akan didapatkan pada cacing-cacing tersebut
setelah dewasa? (b) Jika cacing-cacing yang baru saja menetas tadi dipelihara didekat
cacing-cacing betina dewasa, bagaimanakah jenis kelamin dari cacing-cacing itu setelah
dewasa?
Jawab :
a) F. Baltzer dalam penyelidikannya menemukan bahwa setiap cacing yang didapatkan
dari sel telur yang terisolisir akan menjadi cacing betina.
b) Jika cacing yang baru menetas dilepaskan kedalam air yang mengandung cacing-
cacing betina dewasa, maka beberapa cacing muda tadi tertarik oleh cacing dewasa
betina. Cacing muda ini akan berubah menjadi cacing jantan.
12 Seekor ayam betina membalik jenis kelaminnya menjadi ayam jantan. Jika ayam
dikawinkan dengan ayam betina normal, bagaimanakah keturunan yang dapat
diharapkan?
Jawab :
Perkawinan antara ayam betina yang membalik jenis kelaminnya dengan ayam betina
normal tetap ZO maka diharapkan menghasilkan keturunan dengan perbandingannya :
1 ZZ (ayam jantan) : 2 ZO ( ayam betina) : 1 OO (mati)
13 Berapa jumlah kromosom yang dimilki oleh pendereita :
a. Sindrom Klinifelter
b. Sindrom Down
c. Sindrom Turner
d. Sindrom Down-Turner
Jawab :
a. Sindrom Klinifelter : biasa singkat laki-laki XXY berjumlah 47 Kromosom
dengan susunan kromosom 22XXXY
b. Sindrom Down : Berjumlah 47 Kromosom yang menunjukan kelainan pada
autosom no. 21, sehingga mempunyai 3 buah autosom No. 21
c. Sindrom Turner : biasa singkat Wanita XO Berjumlah 45 Kromosom dengan
rumus 22AAXO
d. Sindrom Down-Turner : berjumlah 46 Kromosom
14 Seorang ibu (M) telah bertahun-tahun tidak mempunyai anak. Hasil pemeriksaan dokter
menyatakan bahwa kesalahan terletak pada suaminya, Karena besarnya keinginan
mempunyai anak, maka ia dengan persetujuan suaminya bersedia menjalani perkawinan
suntuk( artificial insemination) dengan cara menerima spermatozoa dari laki-laki subur?
Oleh karena ibu M, ingin sekali mendapatkan anak laki-laki, maka sebelum melakukan
inseminasi, dokter telah memisahkan spermatozoa yang akan diberikan itu menjadi
ginospermium ( membawa kromosom-X) dan androspermium (membawa kromosom-Y).
dokter memahami keinginan ibu M, akan tetapi agar tidak menyalahi kodrat,dokter tidak
membuang seluruh ginospermium, melainkan membuang 4/5 bagian dari jumlah
ginospermium. Sisa dari ginospermium lalu dicampur lagi dengan andospermium dan
baru kemudian campuran ini diberikan kepada ibu M.
Andaikan dengan inseminasi ini ibu M berhasil hamil, berapakah kemungkinan bahwa
anaknya akan lahir itu laki-laki ?
Jawab :
Ginospermium + Andospermium
1/5 + 5/5 = 6/5
Maka, kemungkinan anak laki-laki yang lahir :
= 6/5 : 2
= 6/5 x ½
= 6/10
Maka kemungkinan bahwa anak laki-laki yang lahir adalah 6/10 atau 3/5
15 Beberapa surat kabar ibukota memberitakan bahwa sampai 2 hari sebelum ppesta
olahraga dibuka resmi, beberapa atlit putri masih belum lolos dari tes kelamin.
a. Apakah tes kelamin tsb dilakukan kepada semua atlit putri?
b. Bagaimana tes kelamin itu dijalankan?
c. Apakah tujuan diadakannya tes kelamin itu ?
Jawab :
a. Tidak, hanya kepada beberapa yang belum lolos.
b. Dengan cara melihat kadar testosterone.
c. Untuk mengeliminasi, apabila ada wanita yang memilki kadar testosterone melebihi
jumlah yang sewajarnya maka tidak boleh mengikuti pesta olahraga tersebut.

Anda mungkin juga menyukai