Anda di halaman 1dari 6

RENCANA KEPERAWATAN DISTRES SPIRITUAL

Nama Klien : Tuan A


Ruang : Stela Maris

Perencanaan Rasional
Diagnosis
No. Intervensi
Keperawatan Tujuan Kriteria Evaluasi

1 2 3 4 5

Distres spritual TUM : 1. Ekspresi wajah 2. Bina hubungan saling


bersahabat, percaya dengan
Klien mampu menunjukkan rasa menggunakan prinsip dan
menyatakan mencapai senang ada kontak teknik komunikasi
kenyamanan dari mata, mau berjabat terapeutik :
pelaksanaan praktik tangan, mau
spiritual sebelumnnya menyebutkan nama, a. Sapa klien dengan
dan merasa mau menjawab salam, ramah baik verbal
kehidupannya mau duduk maupun non verbal
berarti/bermakna berdampingan dengan b. Perkenalkan diri
perawat, mau dengan sopan
TUK I : mengutarakan masalah c. Tanyakan nama
Setelah dua kali yang dihadapi. lengkap klien dan nama
pertemuan Klien dapat panggilan yang disukai
membina hubungan klien
saling percaya. d. Jelaskan tujuan
pertemuan
e. Jujur dan menepati janji
f. Tunjukkan sikap empati

8
1 2 3 4 5

dan menerima klien apa


adanya
g. Beri perhatian kepada
klien dan perhatikan
kebutuhan dasar klien

TUK 2 : 2.1 Klien mampu 2.1.1 Gunakan komunikasi terapeutik


a. Mengungkapkan untuk membina hubungan
Setelah satu kali harapan masa depan saling percaya dan
pertemuan klien dapat yang positif. menunjukkan empati.
mengatakan kepada b. Mengungkapkan arti2.1.2 Menggunakan alat
perawat atau pemimpin hidup untukmemonitor dan
spiritual tentang kondlik c. Mengungkapkan mengevaluasi spiritual well-
spiritual dan optimis being sebagai pendekatan
kegelisahannya. d. Mengungkapkan 2.1.3 Mendorong individu untuk
keyakinan dalam diri melihat kembali masa lalu dan
e. Mengungkapkan memfokuskan pada kejadian
keyakinan kepada dan hubungan yang
orang lain memberikan kekuatan dan
f. Menentukan tujuan dukungan spiritual
hidup 2.1.4 Rawat klien dengan
bermartabat dan hormat dengan
cara menghargai pendapat dan
keyakinan klien.
2.1.5 Dorong partisipasi dalam
hubungan dengan anggota
keluarga, teman dan orang lain.

9
1 2 3 4 5

2.1.6 Jaga privacy dan ketenangan


untuk kegiatan spiritual
2.1.7 Dorong partisipasi dalam
kelompok spiritual sesuai
dengan keyakinan yang dianut.

TUK 3 : 1. Klien mampu 1. Berbagai


keyakinan tentang arti dan
Setelah atau kali a. Mencintai diri sendiri tujuan dengan perawat
pertemuan kali dapat dan orang lain dengan 2. Diskusik
mendiskusikan dengan mengungkapkan an manfaat spiritual
perawat hal penting yang penerimaan terhadap 3. Beri
memberikan makna dirinya sendiri kesempatan untuk
dalam kehidupannya maupunorang lain mendiskusikan berbagai
dimasa yang lalu. b. Berdoa menurut hambatan yang dirasakan
keyakinannya masing- dalam menjalankan
masing keyakinan
c. Melakukan ibadah 4. Bersikap
d. Berpartisipasi dalam terbuka dan menjadi
upcara keagamaan pendengar yang baik
e. Berpartisipasi dalam terhadap apa yang dikatakan
pengobatan individu
f. Berinteraksi dengan 5. Dorong
tokoh agama klien berdoa secara individu
g. Berhubungan
dengan diri sendiri
orang lain yang
h. Berhubungan

10
1 2 3 4 5

dengan orang lain


i. Berinteraksi
dengan orang lain
untuk berbagi perasaan
dan keyakinan

TUK 4 : 1. Klien 1. Mendorong klien untuk


mampu menulis dalam daftar
Setelag tiga kali kegiatan hariannya setiap
pertemuan klien dapat a. Melakukan ADL hari untuk
mempertahankan b. Melaksanakan mengekpresikan
pemikiran dan keyakinannya sesuai pemikiran dan saran
perasaannya tentang dengan perannya refleksi.
spiritual c. Mengungkapkan 2. Menyediakan musik,
perasaannya terkait literatur, radio atau
dengan keyakinannya program TV spritual
d. Mengontrol aktifitas secara individu
spiritualnya 3. Terbuka terhadap
e. Memilih pelayanan pernyataan individu
spiritual yang terhadap kesepian dan
diperlukan kekuatannya
4. Dorong
menggunakan sumber-
sumber spiritual seperti
tokoh-tokoh agama,
literatur-literatur atau
buku yang sesuai dengan

11
1 2 3 4 5

keyakinan, tersedianya
tempat-tempat beribadah
dan alat-alat dalam
menjalankan ritual
keyakinannya.
5. Menyera
hkan ke tokoh agama
yang pilih
6. Gunakan
teknik klarifikasi untuk
membantu individu
mengklarifikasi
keyakinan dan nilai
7. Mendengarkan perasaan
individu
8. Menunjukkan empati
9. Fasilitas individu untuk
meditasi, berdoa, tradisi
religius lainnya dan ritual
10. Dengarkan dengan hati-
hati komunikasi individu
dan mengembangkan
waktu untuk berdoa atau
ritual keagamaan
11. Yakinka
n individu bahwa
perawat akan

12
1 2 3 4 5

mendukung individu
pada saat
menderita/masa kulit
12. Terbuka
kepada individu tentang
sakit dan kematian
13. Bantu
individu untuk
mengungkapkan dan
mengurangi kemaharan.

13