Anda di halaman 1dari 12

MODUL PREPARASI MAHKOTA PORCELAIN FUSED TO METAL (PFM)

Dibuat oleh:

Artia Valiscia S. 160112170059

Nita Septiani 160112170027

UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
BANDUNG
2019
Instrument
1. Round tipped rotary diamonds (regular grit untuk bulk reduction, fine grit untuk
finishing) atau carbides

2. Flat-ended, tapered diamond (untuk shoulder preparation)

3. Finishing stone
4. Explorer dan probe periodontal
5. Off-angle hatches
Tahap-tahap Preparasi
Preparasi dibagi 5 tahapan utama: guiding groove, incisal atau occlusal reduction, labial atau
buccal reduction, axial reduction untuk proksimal dan permukaan lingual, dan finishing akhir
seluruh permukaan.
1. GUIDING GROOVES
a. Menempatkan tiga groove, satu pada bagian tengah permukaan facial, dan yang lainnya
dibagian mesiofacial dan distofacial line angles. Menggunakan tapered, round tipped
diamond. Lakukan pengurangan fasial sekitar 1,3 mm. Bidang cervical menentukan jalur
penempatan restorasi selesai. Bidang insisal atau oklusal menyediakan ruang yang
diperlukan untuk veneer porselen.

Gambar 1. Bur tapered, round ended diamond

Gambar 2. Guiding groove


b. Menempatkan groove dengan kedalaman 1,8 mm untuk gigi anterior dan 2 mm untuk
gigi posterior. Mengecek kedalaman groove dengan probe periodontal. Pada gigi
posterior bagian oklusal yang akan digantikan oleh porcelain, agian oklusal harus
dihilangkan 2 mm. Jika bagian oklusal diganti dengan metal maka dihilangkan struktur
gigi secaa minimal. Pada cusp lingual gigi posterior dibentuk functional cusp bevel.
Gambar 3. Guiding groove bagian oklusal

2. INCISAL ATAU OCCLUSAL REDUCTION

Gambar 4. Tapered, round ended diamond


a. Reduksi pada bagian insisal/oklusal 2 mm untuk memberikan ketebalan yang adekuat
untuk bahan restorasi. Reduksi oklusal yang berlebihan, dinding axial menjadi lebih
pendek dan menyebabkan retensi serta resistensi menjadi tidak adekuat.
b. Remove the island pada struktur gigi yang terisisa.
Gambar 5. Removing the island

3. LABIAL ATAU BUCCAL REDUCTION

Gambar 6. Tapered, flat- ended diamond


a. Ketika reduksi insisal/oklusal telah selesai, maka dilakuka reduksi pada permukaan
labial/bukal/ reduksi permukaan fasial harus memberikan ruangan yang cukup untuk
bahan restorasi. Minimal reduksinya 1,2 mm-1,5 mm.

b. Menciptakan shoulder di margin cervical. Jika restorasi dengan logam subgingival,


letakkan shoulder kira-kira 0,5 mm apikal ke puncak free gingiva saat ini, kemudian
menghasilkan margin yaitu 0,75 hingga 1 mm subgingival dan meluas sampai ke bagian
proximal.
Gambar 7. Labial reduction

4. REDUKSI AKSIAL PERMUKAAN PROKSIMAL DAN LINGUAL

Gambar 8. Tapered, round ended diamond Gambar 9. Football shaped diamond


a. Struktur gigi yang cukup harus dihilangkan untuk membentuk chamfer yang halus
dengan lebar 0,5 mm.
b. Mengurangi permukaan proximoaxial dan linguoaxial dengan diamond secara paralel
untuk menempatan restorasi. Kemiringan 6 derajat konvergen ke oklusal
direkomendasikan untuk pengurangan dinding axial.
c. Ketika chamfer lingual telah terbentuk, perluas ke bukal dan ke proksimal
d. Menggunakan tapered round-ended diamond untuk mengurangi permukaan lingual.
e. Gunakan bur football-shaped untuk mengurangi permukaan lingual di anterior.

5. FINISHING
Keseluruhan margin harus halus dan line angles harus membulat
a. Finishing margin dengan bur, instrument tangan seperti off-angle hatchets atau karbida.
Seluruh internal line angles membulat untuk membantu pecetakakan. Bahan porselen
membutuhkan sudut cavosurface 900. Biasanya digunakan bur flat ended dengan low
speed. Ketika menggunakan design metal-collar maka shoulder 900 tidak terlalu
diperlukan. Bila ingin membuat sloping shoulder (1200) maka dapat diperoleh dengan flat
ended diamond dengan alignment yang dirubah
b. Setelah semua margin fasial dibentuk, bulatkan line angles yang tajam menggunakan fine
grit diamond pada low speed.
Gambar 10. Preparasi mahkota metal-ceramic
Desain Akhiran Preparasi

1. Shoulder Finish Line


Indikasi:
- Mahkota all ceramic
- Mahkota PFM
- Injectable porcelain
Kelebihan:
- Kontur mahkota baik
- Peningkatan estetik
- Distorsi mahkota kurang
- Memberikan ruang yang cukup untuk mahkota
Kekurangan:
- Minimal konservatif
- Adaptasi marginal mahkota yang buruk
2. Bevel Shoulder Finish Line
Indikasi:
- Mahkota metal ceramic
- Oklusal shoulder onlay
- Proximal box inlay dan onlay

Kelebihan:
- Adaptasi marginal baik
- Tidak terjadi distorsi
Kekurangan:
- Membutuhkan ekstensi subgingiva
3. Chamfer Finish Line
Indikasi:
- Restorasi logam cor
- Mahkota full metal
- Aspek labial dari metal ceramic
Kelebihan:
- Konservatif
- Adaptasi marginal mahkota yang baik
Kekurangan:
- Improper fabrication may resist in an unsupported tip to the margin

Akhiran Preparasi Gigi Penyangga

1. Porcelain Fused to Metal (PFM)


Restorasi yang menggunakan bahan porselen,seperti mahkota porcelain fused to
metal (PFM), membutuhkan ketebalan bahan yang cukup agar bagian tepi bukalnya tidak
mudah retak atau patah. Untuk maksud tersebut, desain akhiran servikal yang dianjurkan
adalah shoulder bevel shoulder dan deep chamfer. Pemilihan restorasi tersebut dilakukan
sebab dibutuhkan factor estetika yang optimal untuk restorasi gigi anterior dan sifat
biokompatibel bahan porselen agar tidak memberi reaksi alergi terhadap mukosa,
sedangkan pada aspek lingual,preparasi tepi servikalnya berbentuk chamfer karena
terbuat dari bahan logam.
Gambar 11. Deasain preparasi pada mahkota PFM
2. Full Metal
Untuk membentuk desain full castcrown dilakukan preparasi finishing line
chamfer. Pengurangan mahkota dilakukan sampai sebatas outline form yang telah dibuat.
Pemotongan dinding mesial dan distal sejajar atau konvergen ke arahoklusal sebesar ± 5°
menggunakan round endtapared bur (bur chamfer), bur masuk sampai kedalaman gigi 1,4
mm kemudian setiap jarak 2-3mm disebelah gigi yang telah dipreparasi bur kembali
sehingga gigi dipreparasi berbentuk garis-garis tegak lurus oklusal mengelilingi dinding
aksial. Hasil preparasi dihaluskan. Tahap selanjutnya adalah menghaluskan semua
dinding yang telah preparasi menggunakan sand paper disk.

Gambar 12. Desain preparasi pada mahkota full metal


DAFTAR PUSTAKA
Rosenstiel SF, Land MF, Fujimoto J. 2006. Contemporary Fixed Prosthodontics, 4th Ed.
New York: Mosby Elsevier.
Karim Abd, Moh.Dharmautama, Edy Machmud. 2013. Bentuk Preparasi Akhiran
Servikal Mahkota Porcelain Fused to Metal Mempengaruhi Insidensi Gingivitis pada
Gigi Insisivus Sentral Rahang Atas. Dentofacial. Vol 12(3). p.183-188.
Susianawati YK, Murti I, Haryo MD. 2016. Pengaruh Desain Preparasi Finishing Line
dan Semen Resin terhadap Kebocoran Mikro Coping Logam Gigi Tiruan Cekat.
Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Vol.7(2). p.191-198.

Beri Nilai