Anda di halaman 1dari 9

CRITICAL JOURNAL REVIEW

“Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Dengan Metode Grafik Dan
Craft Untuk Minimasi Ongkos Material Handling”

Dosen pengampu :Aprinawati,SE.,MM

Oleh:
Halima Tussakdiyah Nst 7183210051

Josefina AyuSinaga 7183510024

May Sarah Siregar 7183510040

Masria Sinaga 7181210014

Siska Meliana Sitorus 7181210011

Junedi Setiawan 7182210003

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan
berkat-NYA, sehingga saya dapat menyelesaikan critical journal review (CJR) pada mata kuliah
manajemen operasional

Dalam penulisan critical journal review ini tidak terlepas dari petunjuk dan bimbingan
serta masukan dari semua pihak. Untuk itu saya berterimakasih kepada ibu Aprinawati,SE.,MM
selaku dosen mata kuliah manajemen operasional yang telah membantu dan memberi
pengarahan kepada kami sehingga tugas ini dapat selesai tepat waktu.

Tak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan penulisan critical journal review ini
masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat
diharapkan dari pembaca sekalian. Akhir kata semoga critical journal review ini bermanfaat bagi
kita untuk menambah wawasan pembaca sekalian.

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tata letak pabrik atau tata letak fasilitas dapat didefenisikan sebagai tata cara pengaturan
fasilitas-fasilitas pabrik guna menunjang kelancaran proses produksi. Pengaturan tersebut
akan berguna untuk luas area penempatan mesin atau fasilitas produksi lain nya, kelancaran
gerakan perpindahan material, penyimpanan material baik yang bersifat temporer maupun
permanen, personel pekerja dan sebagai nya. Pada umum nya tata letak fasilitas yang
terencana dengan baik akan ikut menentukan efisiensi dan dalam beberapa hal akan juga
menjaga kelangsungan hidup ataupun kesuksesan kerja suatu industri.

Secara garis besar, tujuan utama dari perancangan tata letak pabrik adalah untuk
mengatur area kerja beserta seluruh fasilitas produksi di dalam nya untuk membentuk proses
produksi yang paling ekonomis, aman, nyaman, efektif dan efesien. Selain itu, perancangan
tata letak fasilitas juga bertujuan untuk mengembangkan material handling yang
baik,penggunaan lahan yang efisien, mempermudah perawatan, dan meningkatkan
kemudahan dan kenyamanan lingkungan kerja.

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan perancangan tata letak fasilitas produksi ?
2. Manakah diantara metode grafik atau craft yang dapat meminimasi ongkos material
handling dalam perancangan ulang tata letak fasilitas produksi?

C. Tujuan
Untuk mengetahui metode grafik atau metode craft kah yang dapat meminimasi ongkos
material handling dalam perancangan ulang tata letak fasilitas produksi

3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Latar Belakang Penulisan Jurnal Oleh Penulis

Hal- Hal Yang Menjadikan Alasan Penulis Membuat Jurnal “Perancangan Ulang Tata Letak
Fasilitas Produksi Dengan Metode Grafik Dan Craft Untuk Minimasi Ongkos Material
Handling” Antara Lain Sebagai Berikut:
 PT Selatan Jadi Jaya memiliki masalah dalam tata letak fasilitas produksinya, yaitu
terdapat beberapa aliran material yang backward dan terdapatnya jarak antar stasiun kerja
yang kurang sesuai. Aliran backward dan jarak yang kurang sesuai terletak pada stasiun
casting, pole, cutting dan enveloping. Aliran backward dapat mempengaruhi tinggi
rendahnya ongkos material handling. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk
menghitung ongkos material handling (OMH) layout eksisting dan mendapatkan layout
perbaikan untuk minimasi ongkos material handling.

4
BAB III
ISI RINGKAS JURNAL

Judul Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas


Produksi Dengan Metode Grafik Dan Craft
Untuk Minimasi Ongkos Material Handling
Jurnal Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya
ISSN 2303-2859
Volume Vol. 3 No. 3
Tahun 2018
Penulis Agnes Novita Ningtyas, Mochamad Choiri &
Wifqi Azlia
Tujuan Penelitian Untuk mengetahui apakah dengan
perancangan ulang tata letak fasilitas
produksi dengan metode grafik dan craft
dapat meminimasi ongkos material handling
PT Selatan Jadi Jaya.

Subjek Penelitian PT Selatan Jadi Jaya


Metode Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian
kuantitatif. Menurut Sugiyono (2011),
Penelitian kuantitatif adalah suatu metode
penelitian yang bersifat induktif, objektif dan
ilmiah dimana data yang diperoleh berupa
angka-angka atau pernyataan-pernyataan
yang di nilai dan dianalisis..
Hasil penelitian 1. Setelah dilakukan pengolahan dengan
metode grafik terlihat bahwa alternatif layout
metode grafik memberikan perbaikan dengan
perubahan letak pada 4 stasiun kerja, yaitu
stasiun casting, stasiun pole, stasiun cutting,
dan stasiun enveloping. Sedangkan untuk
metode CRAFT pengolahan yang dilakukan
menggunakan bantuan software Winqsb 2.0.
menunjukkan perbaikan layout dengan
perubahan letak pada 3 stasiun kerja, yaitu
stasiun casting, pole, dan pasting.
2. Setelah dilakukan perbandingan OMH
untuk tiap layout, dapat disimpulkan bahwa
alternatif layout terpilih adalah alternatif
layout metode grafik, karena alternatif
metode grafik adalah alternatif layout yang

5
memberikan OMH paling minimum, yaitu
sebesar Rp 48.581,49 per hari dan Rp
14.574.448,44 per tahun.

BAB IV

6
KELEBIHAN & KELEMAHAN JURNAL

1.1 KELEMAHAN JURNAL:


1. Bagian pembahasan:
 Pada bagian pembahasan jurnal ini peneliti tidak menyertakan
defenisi mengenai apa itu perancangan tata letak pabrik atau seberapa
pentingkah perancangan tata letak pabrik itu sehingga membuat latar
belakang mengapa penelitian tersebut dilakukan tidak terlihat.
 Banyak kata-kata ilmiah yang sebenarnya cukup asing digunakan di
dalam pembahasan jurnal tersebut akan tetapi peneliti sama sekali
tidak menjelaskan arti dari kata kata tersebut contoh nya apa itu
material handling, backward, layout eksisting dan sebagainya. Ini tentu akan
menyulitkan pembaca dalam memahami isi jurnal tersebut terutama untuk
para pembaca awam.
 Peneliti tidak menjelaskan alasan mengapa dalam jurnal ini mengambil
metode grafik dan metode craft sebagai perbandingan untuk memecahkan
masalah dalam jurnal tersebut, ini tentu akan menimbulkan pertanyaan di
benak pembaca. Mengapa hanya dua metode ini yang digunakan atau apakah
ada metode lain selain dua metode ini.
 Pada bagian perhitungan dengan menggunakan rumus sebenar nya peneliti
sudah menjelaskan nya cukup detail hanya saja di bagian ini penulis tidak
menjelaskan rumus apa yang digunakan sehingga hal ini akan membuat
pembaca kesulitan dalam memahami hasil yang di dapat dari proses
perhitungan tersebut

2. Bagian kesimpulan:

Kesimpulan pada jurnal tersebut peneliti memaparkan hasil penelitian dengan


penjelasan yang cukup rumit sehingga membuat pembaca kesulitan dalam
memahami kesimpulan dari penelitian tersebut.

1.2 KELEBIHAN JURNAL

7
1. Dari segi penulisan:
 bahasa yang digunakan oleh penulis mudah dimengerti oleh pembaca
 Jurnal ini Sudah ber ISSN sehingga jurnal ini sudah diakui keberadaannya
2. Dari segi latar belakang:
 Latar belakang yang dipaparkan pada jurnal ini menurut kami sudah cukup
baik karena menyertakan alasan yang kuat dalam melakukan penelitian
ini dimana PT Selatan Jadi Jaya memiliki masalah dalam tata letak
fasilitas produksinya, Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk
menghitung ongkos material handling (OMH) layout eksisting dan
mendapatkan layout perbaikan untuk minimasi ongkos material handling
perusahaan tersebut. Tentu hal ini akan lebih memudahkan pembaca
dalam mengetahui masalah yang diangkat dalam jurnal tersebut
3. Dari segi Metodologi penelitian:
 Metode penelitian pada jurnal dijelaskan secara rinci metode apa yang
digunakkan serta jumlah dan jenis sampel yang digunakan.
4. Dari segi kajian pustaka:
 Kajian pustaka pada jurnal ini dijelaskan secara rinci referensi apa saja
yang digunakan sebagai acuan dalam menulis jurnal tersebut

8
BAB V

PENUTUP

5.1 KESIMPULAN

Setelah kami mereview jurnal ini kami dapat memberikan kesimpulan bahwa jurnal ini
membahas tentang PT Selatan Jadi Jaya memiliki masalah dalam tata letak fasilitas produksinya,
dan setelah dilakukan penelitian ternyata Perbandingan dari kedua layout dapat disimpulkan
bahwa layout terpilih adalah alternatif layout metode grafik. Hal tersebut disebabkan karena dari
tiga parameter perbandingan yaitu nilai backward, momen perpindahan, dan ongkos material
handling, alternatif layout metode grafik memberikan hasil yang paling minimum.

5.2 SARAN

Setelah kami mereview jurnal ini kami dapat memberikan beberapa saran yaitu:

1. Pada bagian pembahasan penulis hendaknya memaparkan materi dari perancangan tata
letak fasilitas. Begitu juga dengan kata kata ilmiah yang juga harus dijelaskan pengertian
nya.
2. Pada bagian perhitungan hendak nya penulis menjelaskan secara rinci rumus yang
digunakan dalam perhitungan tersebut.
3. Pada penulisan kesimpulan hendaknya penulis menuliskan rangkuman atau inti dari hasil
keseluruhan dari penelitan pada jurnal ini dengan penjelasan yang lebih sederhana
sehingga kesimpulan dalam penelitian ini dapat di mengerti dengan mudah oleh seluruh
pembaca.