Anda di halaman 1dari 14

RENCANA STRATEGIS

(RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH)


TAHUN 2019 – 2023

LSP SMK PERSATUAN 2 TULANGAN

Jalan Raya Kepadangan no.36 Tulangan


Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur
Telpon : 0318856088
Email : lsp.smkpersatuan2@gmail.com
LEMBAR PENGESAHAN

Rencana Strategis (Rencana Kerja Jangka Menengah) Tahun

2019 – 2023 LSP SMK Persatuan 2 Tulangan telah diperiksa,

disetujui dan disahkan :

Di : Sidoarjo
Pada tanggal : 25 November 2019

Oleh :
KETUA DEWAN PENGARAH
LSP SMK persatuan 2 Tulangan

.
. MOKH. SAMSUL BAKHRI, S. Pd
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Sesuai Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi 202 klausul 7.1.3
dinyatakan bahwa setiap pendirian LSP harus membuat Visi, Misi, Tujuan,
Program kerja, termasuk Anggaran Belanja dan sasaran organisasi sehingga
untuk mencapai tujuan itu harus dibuatkan Rensana Strategis.
Rencana strategis atau Rencana Kerja Jangka Menengah merupakan
perencanaan taktis strategis LSP SMK persatuan 2 Tulangan Kab. sidoarjo
untuk 3 ( tiga ) tahun ke depan, yang merupakan pelaksanaan dari arah
kebijakan dan strategi kebijakan, sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan
rencana kegiatan-kegiatan LSP. Manajemen strategis adalah proses untuk
membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin dicapai sekolah,
dan bagaimana seharusnya mencapai hasil yang bernilai. Rencana Strategis
adalah proses mengembangkan dan mempertahankan kecocokan strategis
antara tujuan dan kemampuan organisasi dengan memperhatikan SWOT
analisis.
Berdasarkan analisis SWOT pendirian LSP SMK persatuan 2 Tulangan Kab.
Sidoarjo maka kita dapat membuat Rencana Strategis dan Kebijakan LSP SMK
Persatuan 2 Tulangan Kab. Sidoarjo

B. LANDASAN HUKUM
Landasan, Acuan dan Mandat adalah suatu ketentuan-ketentuan atau aturan-
aturan formal yang harus diikuti dan dipatuhi olehs suatu organisasi dan aturan
internal dalam organisasi LSP SMK persatuan 2 Tulangan Kab. adalah :
1) Peraturan BNSP Nomor : 1 / BNSP / III / 2014 Tentang Pedoman Penilaian
Kesesuaian – Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi
2) Peraturan BNSP Nomor : 2 / BNSP / III / 2014 Tentang Pedoman
Pembentukan LSP
3) Peraturan BNSP Nomor : 3 / BNSP / III / 2014 Tentang Pedoman Ketentuan
Umum Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi
4) Peraturan BNSP Nomor : 4 / BNSP / VII / 2014 Tentang Pedoman
Pengembangan dan Pemeliharaan skema
5) Peraturan BNSP Nomoor : 5/ BNSP/ VII/ 2014 Tentang Persyaratan umum
TUK
6) Surat Keputusan Kepala SMK Persatuan 2 Tulangan Nomor : 176 /SMK-
P2/XI/2019 tanggal 25 November 2019 tentang Pembentukan Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP) SMK Persatuan 2 Tulangan Kab. Sidoarjo

C. IDENTIFIKASI PELANGGAN DAN STAKE HOLDER


Pelanggan dan stakeholders adalah orang, kelompok, atau organisasi yang
dapat menuntut perhatian organisasi, sumber daya atau output atau segala
sesuatu yang dipengaruhi oleh output organisasi yang bersangkutan.
Stake holder utama SMK Persatuan 2 Tulangan Kab. Sidoarjo, antara lain :
A. Pelanggan :
1. Siswa SMK Persatuan 2 Tulangan Kab. Sidoarjo

B. Stakeholder/Pihak-pihakTerkait:
1) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota dan Kabupaten Sidoarjo
2) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,
3) DIT-PSMK Kemendiknas
4) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo
5) Disnakertran,
6) DU/DI serta rekan sekolah dan masyarakat sekitar
BAB II
PROFIL LSP SMK PERSATUAN 2 TULANGAN

1. Sejarah Singkat
LSP SMK Persatuan 2 Tulangan dibentuk berdasar pada Surat Keputusan
Kepala Sekolah dengan Surat Keputusan Kepala SMK Persatuan 2 Tulangan
Nomor : 176 /SMK-P2/XI/2019 tanggal 25 November 2019 tentang
Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK Persatuan 2 Tulangan

2. Profil Singkat Sekolah


a. Lembaga
- Nama Lembaga : LSP SMK Persatuan 2 Tulangan
- Alamat : Jln. Raya Kepadangan No.36 Tulangan-Sidoarjo
- Telepon/Fax : (031)8856088
- Website :
- E-mail : lsp.smkpersatuan2@gmail.com
b. Bidang Manajemen
Manajemen LSP SMK Persatuan 2 Tulangan mengacu pada regulasi dan
prosedur yang berlaku di BNSP.Dengan memperhatikan pedoman dan
peraturan BNSP, juga tetap memperhatikan kebutuhan dari
stakeholder/pelanggan.
c. Bidang Sarana Prasarana dan TUK
Sarana dan prasarana dalam melaksanakan Uji Kompetensi
menggunakan sarana dan prasarana dari SMK Persatuan 2 Tulangan
setelah mendapat ijin dari Kepala SMK Persatuan 2 Tulangan
d. Skema Sertifikasi
Skema Sertifikasi berupa kualifikasi/ okupasi/klaster dengan mengacu
pada skema yang telah dibuat kementerian teknis bersama DU/DI dan
Para Pemangku kepentingan yang lain serta mendapatkan pengesahan
dari BNSP.
e. Ruang Lingkup yang diajukan :
1. Skema Sertifikasi Kualifikasi KKNI Level II Kompetensi Keahlian
Teknik Kendaraan Ringan
1. Skema Sertifikasi Klaster Pemeliharaan Kendaraan Ringan SIstem
Konvensional
2. Skema Sertifikasi Klaster Pemeliharaan Kendaraan Ringan Sistem
Injeksi
2. Skema Sertifikasi Kualifikasi KKNI Level II Kompetensi Keahlian
Teknik Instalasi Tenaga Listrik
1. Skema Sertifikasi Klaster Instalasi Penerangan Satu Fasa
2. Skema Sertifikasi Klaster Instalasi Penerangan Tiga Fasa
3. Skema Sertifikasi Kualifikasi KKNI Level II Kompetensi Keahlian
Teknik Pemesinan
1. Skema Sertifikasi Klaster Pengoperasian Mesin Bubut
2. Skema Sertifikasi Klaster Pengoperasian Mesin Frais
BAB III
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

A . VISI

Terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, dan profesional


dibidangnya sehingga mampu menghasilkan tenaga kerja yang berdaya saing
global, unggul, terpercaya, berakhlak mulia, serta berwawasan lingkungan
hidup.

B. MISI
1. Menyelenggarakan dan menyediakan pelatihan penguji (asesor)
kompetensi yang bekerja sama dengan Master Asesor BNSP secara
Profesional.
2. Memberikan pelayanan dan pengujian bagi peserta (asesi) secara
profesional
3. Meningkatkan kualitas, dan persyaratan unit-unit kompetensi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Meningkatkan kualitas, kuantitas dan legalitas penguji (asesor) kompetensi
yang lebih handal dan Kompeten
5. Memelihara dan mengembangkan skema-skema sertifikasi bidang Teknik
Kendaraan Ringan (TKR), Teknik instalasi Tenaga Listrik, Teknik
Pemesinan yang sudah dilesensi oleh BNSP
6. Menambah Ruang lingkup baru yang belum terlisensi di SMK Persatuan 2
Tulangan dengan skema dari BNSP

C. TUJUAN :

1. Melaksanakan sistem manajemen mutu dalam pengelolaan LSP


2. Agar tamatan SMK SMK Persatuan 2 Tulangan yang kompeten
mendapatkan sertifikat kompetensi dari LSP
3. Dapat meningkatkan mutu layanan Uji Sertifikasi Kompetensi
4. Agar pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi profesional dan bermutu
5. Agar tamatan SMK yang tersertifikasi dapat terserap di dunia kerja atau
dunia industri
D. SASARAN:
1. Memelihara sertifikat lisensi dari BNSP
2. Menerbitkan sertifikat kompetensi 90% dari jumlah siswa
3. Menyerahkan sertifikat paling lambat 2 bulan setelah pelaksanaan uji
sertifikasi
4. 60% dapat bekerja di DU/DI
5. Menambah asesor kompetensi 2 orang per tahun
BAB IV
STRATEGIS DAN KEBIJAKAN

Dalam pencapaian sasaran mutu LSP SMK SMK Persatuan 2 Tulangan harus
membuat setrategi dan kebijakan yang tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan
tata kelola LSP yang lebih berkualitas dan meningkatkan kinerja LSP SMK
Persatuan 2 Tulangan Sesuai peraturan BNSP Nomor: 201 Klausul 10 tentang
Sistem Manajemen Mutu LSP, maka LSP harus meningkatkan pelayanan kepada
peserta uji dan Stake Holder lainnya sehingga diperlukan manajemen yang handal
dan perencanaan setrategis yang efektif.
LSP SMK Persatuan 2 Tulangan sebagai lembaga sertifikasi yang melayani
sertifikasi peserta uji khususnya siswa SMK Persatuan 2 Tulangan benar-benar
harus profesional dan terstandar.
A. Analisis SWOT
1. Analisis Kekuatan ( STRENGTHS)
 Jumlah calon peserta uji cukup banyak 239 Siswa
 Peserta uji sudah mendapatkan pembelajaran yang berbasis kompetensi
 Jumlah guru produktif ( Kejuruan ) mencukupi dan siap menjadi Asesor
 Sudah mempunyai assessor 2 orang
 Dukungan dari Kepala Sekolah untuk mendirikan LSP dengan surat
keputusan Nomor : 159/SMK/P-2/II/2016 tanggal 17 Pebruari 2016
 Sudah terbentuk Struktur organisasi pelaksana dan dewan pengarah.
2. Analisis Kelemahan (WEAKNESSES)
 Banyaknya siswa yang kurang memahami pentingnya sertifikat
kompetensi dan tentang skema yang akan diujikan dalam uji sertifikasi
kompetensi
 Asesor dan guru pemahaman tentang skema sertifikasi masih kurang
 Kompetensi asesor dan guru kompetensi membaca SKKNI masih kurang
 Asesor dalam penguasaan metode Asesmen masih kurang
 Ketidakberpihakan masih lemah masih ada rasa kasihan
 LSP masih kurang indipenden
 Pelatihan asesor lebih ditekankan pada pengisian Form
 Pemahaman Personil /pengurus dan pengarah masih rendah
 Ada yang belum membuat MUK dan belum menguji coba perangkat
asessmen ( MMA,MPA dan MAK )
 Ada TUK yang belum terverifikasi dan belum sesuai dengan skema.
 Kurang konsisten dalam melaksanakan sistem manajemen mutu
3. Analisis Peluang( OPPORTUNITIES )
 Kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dari DU/DI baik nasional maupun
internasional cukup banyak
 Kesempatan mendirikan LSP pihak pertama besar karena dibiayai
Direktorat PSMK
 Dukungan dari Dinas Pendidikan Propinsi
 Besarnya minat DU/DI untuk menggunakan tenaga kerja tamatan SMK.
4. Analisis Ancaman ( THREATS )
 Persaingan para pencari kerja
 Pemberlakuan MEA dan bersaing dengan tenaga kerja asing
 Apabila LSP P1 tidak profesional , ada komplin dari pengguna tenaga
kerja dan melanggar aturan BNSP maka lisensinya akan dicabut.

B. Faktor Penentuan Keberhasilan


Keberhasilan dalam mencapai visi ,misi dan tujuan ditentukan oleh komitmen
personil pelaksana dan dewan pengarah dalam pelaksanaan progam dan
strategi kebijakan LSP SMK Persatuan 2 Tulangan yang berorientasi kepada
kompetensi peserta uji dan kebutuhan

C. Strategi Dan Kebijakan


Strategi adalah suatu pertimbangan dan pemikiran yang logis, analisis serta
konseptual hal-hal penting atau prioritas, baik dalam jangka panjang, pendek
maupun mendesak, yang dijadikan acuan untukmenetapkan langkah-langkah,
tindakan dan cara-cara ataupun kiat yang harus dilakukan secara terpadu untuk
terlaksananya kegiatan operasional dan penunjang dalam menghadapi
tantangan dan masalah-masalah yang harus ditangani dengan sebaik-baiknya
sesua idengan tujuan ataupun sasaran-sasaran dan hasil (output) yang harus
dicapai serta kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Adapun strategi
yang kami buat berdasarkan analisis SWOT yang ada dan memuat Misi,
Sasaran, Strategi dan Kebijakan, Program kerja. Strategi diuraikan menjadi :
 Rencana Strategis (Rencana Kerja Jangka Menengah) 5 tahunan ( 2019 –
2023 )
 Rencana Kerja tahun 2019

C1. RENCANA KERJA 2019 - 2023

Tahun
No Misi Sasaran Srategi Kebijakan
2019 2020 2021 2022 2023
LSP Terlaksanany  Meningkatkan  Perencanaan V V V V
Persatuan 2 a sistem SDM personil pelatihan
Tulangan manajemen LSP yang SDM , Dewan
menjamin yang berkwalitas pengarah dan
menerapkan terstandar  Meningkatkan asesor
PBNSP dan kepatuhan  Peningkatan V V V V
tahun 2014 konsisten peserta uji, kwalitas
asesor, pelayanan
personil dan sesuai SOP
dewan  Pengembang V V V V
1
pengarah an sasaran
dalam mutu
menjalankan
SMM LSP
Persatuan 2
Tulangan
Improvemen
sasaran mutu
LSP

LSP Melaksanaka  Membuat  Workshop V


Persatuan 2 n uji SOP dan penyusunan
Tulangan sertifikasi Instruksi kerja SOP dan
siap kompetensi sesuai yang Instruksi kerja
melaksanak sesuai SOP dipersyaratka  Workhop V
an sertifikasi LSP n PBNSP 201 membuatan
2.
kompetensi Persatuan 2  Membuat Formulir yang
secara Tulangan Formulir yang dibutuhkan
profesional dibutuhkan dan uji coba
dan mampu sesuai SOP dokumen
berdaya masing
saing masing
3. Memberikan Pelayanan  Menetapkan  Pelatihan SDM V
pelayanan Uji Sertifikasi alur proses unruk
Uji Sertifikasi Kompetensi sertifikasi menyusun
Kompetensi sesuai SOP Persatuan 2 dokumen
yang Tulangan MUTU, Skema,
bermutu  Menyiapkan dokumen
demi MUK dan pendukung
kepuasan perangkat lainnya
pelanggan Asesmen  Penyiapan
 Menyiapkan SKKNI dan V
TUK sesuai dokumen
Skema PBNSP
 Menyiapkan  Workshop V
asesor pembuatan
kompetensi MUK dan
 Melaksanakan perangkat
Uji Sertifikasi asesmen
Profesi  Uji Coba SOP V
 Pelaporan ke dan formulir-
BNSP formulirnya
 Uji coba V
perangkat
asesmen
 Validasi V
dokumen Mutu
LSP
 Verifikasi TUK V V V V V
sesuai Skema
 Pelatihan V V V V V
asesor
kompetensi
 Pelaksanaan V V V V V
Audit internal
dan kaji ulang
Manajemen V V V V V
 Pengembangan V V V V V
ICT LSP
 Pelaporan V V V V V
4 Menjadi LSP LSP yang  Menetapkan  Pengembangan V V V V
yang independen, SOP ketidak SOP ketidak
menjamin profesional berpihakan berpihakan
ketidakberpi dalam  Membuat surat  Memberikan V
hakan, sertifikasi pernyataan surat
kejujuran, didukung ketidak pernyataan
kedisiplinan lingkungan berpihakan ketidak
dan yang nyaman  Membuat berpihakan
berwawasan dan ramah analisa resiko kepada dewan
lingkungan lingkungan independensi pengarah
LSP dan personil LSP
persyaratan dan asesor
personil LSP  Pengembangan V
 Meningkatkan analisa resiko
kepatuhan indipendensi
terhadap LSP dan
PBNSP No. 01 persyaratan
tahun 2017 personil
tentang  Sosialisasi dan V
pelaksanaan uji pelaksanaan
sertifikasi SMK PBNSP no. 01
tahun 2017
5 Menghasilka Tamatan  Sertifikasi  Pengembangan V V V V V
n tenaga SMK yang sesuai skema skema dan
kerja yang bersertifikat yang validasi skema
bersertifikat dan dibutuhkan 1 tahun sekali
kompetensi berakhlaq DU/DI sesuai
dan mulia  Meningkatkan kebutuhan
berakhlak pelayanan DU/DI
mulia pemberian  Peningkatan V V V V V
sertifikat tepat pemberian
waktu sertifikat atau
 Meningkatkan Skill Pasport
sikap tepat waktu
profesional  Pengembangan V V V V
dan patuh etika profesi
pada etika
profesi yang
tercantum di
skema
sertifikasi

RENCANA KERJA (Terlampir)

BAB V
PENUTUP
Rencana Strategis LSP Persatuan 2 Tulangan merupakan panduan bagi LSP untuk
melaksanakan pelayanan sertifikasi kepada peserta uji dengan memperhatikan ha-
hal sebagai berikut :
a. Renstra LSP Persatuan 2 Tulangan ditujukan untuk menjabarkan visi, misi dan
setrategi LSP Persatuan 2 Tulangan yang pelaksanaannya disusun program
dan kegiatanannya sehingga menjadi LSP yang menghasilkan tenaga kerja
yang kompeten dan berahlaq mulia.
b. LSP Persatuan 2 Tulangan membuat Renstra selama 5 tahun (2019 – 2023)
yang merupakan persyaratan yang harus dipenuhi dalam mendirikan LSP.
c. LSP Persatuan 2 Tulangan sebagai tempat sertifikasi akan lebih efektif dan
akan memberikan kepuasan kepada siswa dan orang tua apabila dapat
memberikan manfaat untuk mencari pekerjaan.

Penyusun,
Ketua LSP,

M. Samsul Huda, ST