Anda di halaman 1dari 7

1 April 2019

Proses Cetak Offset dan Mesin


Offset
by A D M I N 292 0

Pengertian cetak o set

Menurut Wikipedia, cetak o set adalah teknik cetak yang banyak digunakan, dimana


citra (image) bertinta di-transfer (atau di- “o set”) terlebih dahulu dari plat ke
lembaran karet, lalu ke permukaan yang akan dicetak.

Ketika dikombinasikan dengan proses litogra , yang berdasarkan pada sifat air dan
minyak yang tidak bercampur.
Maka teknik o set menggunakan sebuah pemuat citra yang rata (planographic)
dimana citra yang akan dicetak mengambil tinta dari penggulung tinta (ink rollers).

Sementara area yang yang tidak dicetak menarik air, dan menyebabkan area tersebut
terbebas dari tinta.

O set printing (cetak o set) merupakan sebuah teknik cetak yang prosesnya dimulai
dari sebuah gambar bertinta yang menempel pada master/plat dan ditransfer ke
lembaran karet (blanket) lalu kembali ditransfer ke permukaan bahan yang dicetak.
Bahan cetak tersebut umumnya berupa kertas atau plastik.

Proses pra-cetak dalam o set printing

Seiring perkembangan teknologi, proses cetak semakin berkembang dan maju.

Dulu, proses sebelum cetak merupakan pekerjaan yang mempunyai tahapan panjang
dan dibutuhkan ketelitian dalam menjalankannya.

Kini, semua bisa dikerjakan lebih singkat waktunya karena perkembangan teknologi
membuat semuanya lebih praktis.

Namun tidak berarti harus mengabaikan ketelitian. Karena dalam percetakan,


ketelitian sejak tahap awal merupakan hal wajib yang harus selalu dilakukan.

Dan ini yang dilakukan ketika ingin memulai cetak o set :

Desain

Desain merupakan satu proses awal sebelum cetak o set. Ada banyak software yang
digunakan dalam membuat desain gra s, diantaranya yang umum digunakan adalah
CorelDraw dan Adobe Ilustrator untuk mengolah le vector dan Adobe Photoshop
untuk mengolah le image.

Proses desain dimulai dengan menentukan ukuran produk yang akan dicetak.
Kemudian dilanjut dengan pembuatan desain sesuai dengan spesi kasi yang
diinginkan customer apakah berupa undangan, kalender, kemasan, brosur, dsb.

Pada proses desain perlu diperhatikan pada le- le dipersiapkan yaitu apakah gambar
sudah optimal sehingga tidak pecah ketika dicetak. Perlu dilakukan pengecekan pada
kelengkapan le yang akan dicetak sehingga tidak ada image yang tertinggal.
Pengecekan terhadap teks pada desain harus dilakukan agar tidak terjadi kesalahan
penulisan. Perlu ditambahkan atribut-atribut cetak untuk membantu pada saat proses
cetak, atribut cetak tersebut antara lain :

Colorbar
Deretan warna yang digunakan untuk mengetahui kerataan warna tinta pada saat
proses cetak, dibuat sesuai dengan warna desain yang digunakan baik warna separasi
dan warna khusus.

Register Mark
Untuk mengecek penumpukan warna pada saat proses cetak dan biasa disebut
pengecekan register cetak. Cara melihatnya adalah dengan menggunakan lup untuk
memperjelas apakah register dari tiap warna bergeser atau tidak.

Recording
Batasan area atau ukuran yang akan dicetak, pegangan dari mesin dan untuk
memudahkan proses punching

Unleg
Untuk mengetahui kerataan cetakan, dengan melihat pinggiran dari tumpukan kertas
yang telah tercetak

Nama le desain
Sebagai informasi yang digunakan untuk mempermudah pengerjaan cetak

Pembuatan Plat Cetak

Plat cetak pada proses cetak o set digunakan sebagai acuan cetak yang
memindahkan image ke media cetak.

Proses pembuatan plat cetak dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode
yaitu dengan pembuatan plat secara manual dan dengan menggunakan CtP/CtCP.

Proses cetak o set printing

Proses cetak berfungsi untuk menggandakan sekumpulan gambar atau teks sesuai
dengan acuan cetak/plate yang dibuat di bagian prepress sebelumnya. Dalam proses
penggandaan ini, parameter-parameter yang harus diperhatikan meliputi ketepatan
register, ketepatan warna, kebersihan hasil cetakan, kestabilan jalannya kertas, dsb.
Proses cetak o set merupakan cetak tidak langsung, artinya peralihan tinta dari acuan
cetak tidak langsung mengenai bahan cetak, tetapi melalui media perantara yaitu
silinder karet (blanket silinder).

Posisi gambar pada acuan cetak terbaca, kemudian pada silinder blanket tidak terbaca
dan sampai pada bahan cetakan terbaca kembali.

Proses nishing pada o set printing

Finishing cetak o set adalah sebuah proses pasca cetak dimana pada bagian ini hasil
cetakan akan diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan.

Ada beberapa jenis nishing yang umum dilakukan dalam percetakan, diantaranya :

Potong kertas/sisir kertas

Adalah sebuah proses merapihkan pinggiran kertas atau memotong kertas sesuai
ukuran yang dibutuhkan.

Laminating

Sebuah proses setelah cetak dengan cara melapisi kertas dengan bahan plastik agar
cetakan terlihat lebih menarik dan bisa menjadi tahan lama (awet)

Ada 2 jenis laminating yang sering orang cetakan lakukan, yaitu laminating do
(permukaan kertas jadi tidak mengkilap) dan laminating glossy (permukaan kertas
menjadi mengkilap)

UV

Teknik ini digunakan untuk menimbulkan efek yang sama dengan laminating, akan
tetapi bahan yang digunakan berbeda. Jika laminating menggunakan bahan plastik
maka UV menggunakan bahan dari cairan khusus.

Poly (hot stamp)

Metode ini digunakan untuk membuat bagian tertentu dari hasil cetakan tampak
mengkilap dengan dua warna paling umum yaitu gold dan silver.

Ada banyak warna pilihan lainnya yang sering digunakan.


Emboss/deboss

Yaitu suatu cara untuk mempercantik hasil cetak bagian tertentu saja dengan efek
timbul atau tenggelam sehingga menghasilkan teks atau gambar terlihat menjadi
berbeda dari hasil cetak biasa.

Pond

Cara ini digunakan untuk memotong suatu cetakan dengan bentuk khusus seperti
yang diinginkan. Ada juga istilah rel dalam teknik pond, dimana fungsinya membuat
garis agar desain mudah dilipat.

Teknik ini biasa digunakan untuk kotak makanan, kotak obat, kotak mainan, amplop,
undangan dengan bentuk khusus atau banyak lagi yang lainnya.

Lem panas (binding)

Lem panas digunakan ketika merekatkan sebuah cover buku dengan isinya yang tebal
sehingga menjadikan teknik binding inilah yang dipilih.

Prosesnya dimana lem tersebut harus dipanaskan dulu sebelumnya dengan suhu
tertentu. Selain menggunakan mesin otomatis, lem panas ini juga menjadi cepat
kering (sekitar kurang lebih 20 detik) sehingga prosesnya akan lebih cepat dibanding
menggunakan lem biasa.

Cacah (perforasi)

Ini adalah sebuah teknik membuat lubang kecil-kecil yang membentuk garis pada hasil
cetakan dengan tujuan untuk memudahkan penyobekan.

Mesin o set printing

Mesin o set adalah sebuah mesin yang digunakan dalam sebuah proses cetak. Mesin
cetak o set ini sanggup menghasilkan cetakan dengan kualitas terbaik dibanding jenis
cetak lainnya. Namun, tentu saja karena kualitasnya paling baik maka setimpal dengan
harga mesinnya yang cukup mahal.

SHARE THIS POST

Sh T
Share Tweet

Hubungi kami untuk inkuiri


sesuai kebutuhan Anda.

HUBUNGI KAMI

PERUSAHAAN

Tentang Kami

Artikel

PRODUK

Buku

Marketing Kit

Kalender
IKUTI KAMI

Copyright © 2019. All Rights Reserved