Anda di halaman 1dari 2

Nama : HASNUN LANASAHA

Stambuk : A1D1 07152

Dalam uraian ini akan dibahas tentang watak tokoh yang ada dalam naskah drama
“Sepasang Mata Indah”.

Adapun tokoh-tokoh yang ada dalam ditampilkan dalam drama adalah terdiri dari 3
tokoh, yakni:
1) Tokoh pemuda.
2) Tokoh gadis.
3) Tokoh ayah.
4) Tokoh pengamen.

Dimulai dari tokoh pemuda, dalam naskah ini tokoh pemuda tidak diberi nama. Ini
mungkin karena penulis ingin drama ini bisa masuk ke semua golongan masyarakat
pembaca. Dalam naskah ini tokoh pemuda memiliki sifat yang agak pemalu, namun dia
merupakan anak yang jujur dan baik hati. Hal ini terbukti dari tindakannya yang rela
menolong si gadis yang baru dikenalnya dari ayah gadis itu. Ketika itu sang pemuda ini
sedang asyik belajar, tiba-tiba dating seorang gadis yang langsung masuk ke dalam kamar
dan meengunci pintu. Dari situlah si pemuda mengenal si gadis. Dan mulai dari situ si
pemuda mulai jatuh cinta pada si gadis, walaupun pada awalnya terjadi sedikit
perdebatan antara si pemuda yang kaget pada si gadis yang tiba-tiba masuk ke kamarnya
dan si pemuda juga takut jika ketahuan oleh warga kampong. Dari hal-hal yang telah
disebutkan di atas, maka kita juga dapat menyimpulkan bahwa si pemuda ini juga
memiliki sifat berani.
Berikutnya tokoh gadis, dalam drama ini gadis juga tidak diberi nama seperti yang
ada pada pemuda. Dalam drama ini tokoh gadis sengaja dihadapkan dengan masalah-
masalah yang mungkin sangat rumit baginya, yaitu dihadapkan pada perjodohan yang
sangat tidak diinginkannya. Sehingga dari masalah ini maka diketahui bahwa sifat si
gadis ini yang menonjol adalah tidak suka dengan tekanan atau paksaan terhadap dirinya.
Dalam cerita drama ini, si gadis dipaksa oleh ayahnya untuk menikah dengan pria yang
tidak disukainya yang akhirnya membuatnya lari dari rumahnya dan bersembunyi di
kamar kos si pemuda. Selain itu, gadis ini juga memiliki sikap yang keras kepala dan tak
mau mengalah. Dalam drama ini sifat ini ditunjukkan ketika si gadis lari dari rumah
karena tidak mau untuk dijodohkan, selain itu sikap ini juga muncul ketika si gadis tidak
mau mendengarkan kata-kata si pemuda untuk keluar dari kamar si pemuda karena si
pemuda takut ketahuan oleh warga bahwa di kamarnya ada seorang wanita.
Kemudian tokoh ayah yang ada dalam drama ini memiliki sikap yang kasar sehingga
tampaknya kejam karena selain suaranya keras, anggapan kejam itu juga didukung oleh
pekerjaannya yang adalah seorang jagal kerbau sehingga si pemuda yang mendengar
tentang ayah si gadis itu jadi gemetar dan ketakutan ketika menghadapi ayah sang gadis
yang pada akhirnya tahu keberadaan si gadis yang bersembunyi di kamar si pemuda.
Namun di balik sikap kasar tersebut terdapat sikap yang baik dan pengertian yang
dimiliki oleh sang ayah yang akhirnya memberikan restu kepada anak gadisnya untuk
berpacaran dengan si pemuda karena dia melihat bahwa si pemuda memiliki sikap yang
bertanggung jawab dan dapat melindungi anak gadisnya
Kemudian tokoh yang terakhir adalah sekumpulan pengamen yang merupakan tokoh
tambahan. Watak yang mereka miliki tidak begitu ditunjukkan dalam drama ini, karena
tampilan mereka hanya sebagai pelengkap dari drama ini. Namun dari sekilas tentang
tokoh pengamen ini, kita dapat mengetahui tentang watak tokoh yang memiliki sikap
lugu seperti halnya orang-orang kecil lainnya yang selalu mengikuti perintah dari orang-
orang yang tingkatannya berada di atas mereka. Hal ini tampak dalam sikap pengamen
yang mau-mau saja disuruh dan diusir oleh sang pemuda dengan cara yang agak sedikit
kasar pada saat mereka sedang mengamen.

Berikutnya akan dipaparkan tentang tokoh/pemeran utama yang ada dalam drama ini:

Setelah membaca dan mengamati seluruh isi dari drama, kita dapat menentukan
tokoh/pemeran utama yang ada dalam drama ini. Dilihat dari permasalahan yang ada
dalam drama ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa tokoh utama yang ada dalam
drama ini adalah si gadis. Hal ini disebabkan karena permasalahan yang ada dalam drama
ini adalah permasalahan si gadis. Namun jika dilihat dari latar atau tempat terjadinya
peristiwa atau adegan, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa yang menjadi tokoh
utama adalah si pemuda karena peristiwa dalam drama terjadi di tempat tinggalnya.
Namun di sini saya lebih berat menempatkan tokoh utama kepada si gadis karena semua
peristiwa atau adegan yang terjadi dalam cerita adalah berasal dari si gadis. Mulai dari
larinya dia dari rumah dan bersembunyi di kamar si pemuda, kemudian adegan
dilindunginya dia oleh sang pemuda dari ayahnya.

Beri Nilai