Anda di halaman 1dari 44

MODUL II

EJAAN YANG DISEMPURNAKAN (EYD)


LANJUTAN

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan kaidah
bahasa Indonesia yang berlaku. Kaidah bahasa Indonesia di antaranya meliputi ejaan, kaidah
penggunaan dan penulisan huruf, penggunaan tanda baca, penulisan kata, penulisan unsur
serapan, serta pelafalan huruf. Ejaan yang berlaku di Indonesia sekarang dinamakan Ejaan Yang
Disempurnakan (EYD), yang selama ini penggunaannya sering tidak sesuai dengan kaidah yang
berlaku. Pemahaman tentang ejaan sangat penting karena dibuatnya kaidah dalam berbahasa
Indonesia tentunya untuk memberi batasan penggunaan bahasa. Maksud dan tujuan mareri ini
adalah untuk mengetahui cara-cara penulisan unsur serapan maupun pemakaian tanda baca
sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan serta mahasiswa dapat menerapkan dalam
pembuatan laporan-laporan, makalah, karya tulis, dan skripsi yang sesuai dengan Ejaan Yang
Disempurnakan.

B. Ruang Lingkup

1. Pemakaian tanda baca (tanda titik, tanda koma, tanda titik koma, tanda titik
dua, tanda hubung, tanda pisah, tanda Tanya, tanda seru, tanda ellipsis, tanda
petik, tanda petik tunggal, tanda kurung, tanda kurung siku, tanda garis miring,
dan tanda penyingkat atau apostrof).
2. Penulisan unsur serapan.

C. Sasaran Pembelajaran

1. Mahasiswa mampu menjelaskan dan mengembangkan Ejaan Yang


Disempurnakan (EYD) dalam karya ilmiah.
2. Mahasiswa mampu membuat, membaca dan menentukan tulisan sesuai EYD
II. KULIAH
1. Pemakaian tanda baca
a. Tanda titik (.)
a) Tanda titik dipakai pada akhir kalimat pernyataan.
Misalnya :
Mereka duduk disana
Dia akan dating pada pertemuan itu.
b) Tanda titik dipakai dibelakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar atau
daftar.
Misalnya :
a. I. Kondisi Kebahasaan di Indonesia
a. Bahasa Indonesia
1. Kedudukan
2. Fungsi
b. Bahasa Daerah
1. Kedudukan
2. Fungsi
c. Bahasa Asing
1. Kedudukan
2. Fungsi
b. 1. Patokan Umum
1.1 Isi Karangan
1.2 Ilustrasi
1.2.1 Gambar Tangan
1.2.2 Tabel
1.2.3 Grafik
2. Patokan Khusus


Catatan

a. Tanda titik tidak dipakai pada angka atau huruf yang sudah bertanda
kurung dalam suatu perincian.
Misalnya :
Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai
1) Bahasa nasional yang berfungsi, antara lain,
a) Lambing kenegaraan nasional,
b) Identitas nasional, dan
c) Alat pemersatu bangsa
2) Bahasa negara
b. Tanda titik tidak dipakai pada akhir penomoran digital yang lebih dari
satu angka. (seperti pada misalnya 2b).
c. Tanda titik tidak dipakai di belakang angka atau angka terakhir dalam
penomoran deret digital yang lebih dari satu angka dalam judul table,
bagan, grafik, atau gambar.
Misalnya :
Table 1 Kondisi Kebahassaan di Indonesia
Table 1.1 Kondisi Bahasa Daerah di Indonesia
Bagan 2 Struktur Organisasi
Bagian 2.1 Bagian Umum
Grafik 4 Sikap Masyarakat Perkotaan Terhadap Bahasa Indonesia
Grafik 4.1 sikap Masyarakat Berdasarkan Usia
Gambar 1 Gedung Cakrawala
Gambar 1.1 Ruang Rapat
c) Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit dan detik yang
menunjukkan waktu atau jangka waktu.
Misalnya :
Pukul 01.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik atau pukul 1,35 menit, 20 detik)
01.35.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
00.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
00.00.30 jam (30 detik)
d) Tanda titik dipakai dalam daftar pustaka diantara nama penulis, tahun, judul
tulisan.
(yang tidak berakhir dengan tanda Tanya atau tanda seru), dan tempat terbit
Misalnya :
Pusat Bahasa, departemen pendidikan nasional. 2008. Peta Bahasa di Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta.
Maeliono, Anton M. 1989. Kembara Bahasa. Jakarta: Gramedia.
e) Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilagan ribuan atau kelipatannya yang
menunjukkan jumlah.
Misalnya
Indonesia memiliki lebih dari 13.000 pulau. Penduduk kota itu lebih dari
7.000.000 orang. Anggaran lembaga itu mencapai Rp. 225.000.000.000,00.
Catatan :
a. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau
kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
b. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan,
ilustrasi atau tabel.
c. Tanda titik tidak dipakai di belakang (a) alamat penerima dan pengirim surat
serta (b) tanggal surat.
2. Tanda koma (,)
a) Tanda koma dipakai diantara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau
pembilangan.
Telepon seluler, computer, atau internet bukan barang asing lagi. Buku, majalah
dan jurnal termasuk sumber kepustakaan.
Satu, dua …, tiga
b) Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk
kalimatnya.
Misalnya :
Kalua diundang, saya akan dating
Karena baik hati, dia mempunyai banyak teman
Agar memiliki wawasan yang luas, kita harus banyak membaca buku.
c) Tanda koma dipakai sebelum tanda penghubung, seperti tetapi, melainkan dan
sedangkan, dalam kalimat majemuk (setara).
Misalnya :
Saya ingin membeli kamera, tetapi uang saya belum cukup.
Ini bukan milik saya, melainkan milik ayah saya.
d) Tanda koma dipakai dibelakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat,
seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, sehubungan dengan itu, meskipun
demikian.
Misalnya :
Mahasiswa itu rajin dan pandai. Oleh karena itu, dia memperoleh beasiswa
belajar di luar negari.
e) Tanda koma dipakai sebelum dan/atau sesudah kata seru, seperti o,yaw ah, aduh,
atau hai, dan kata yang dipakai sebagai sapaan, seperti Bu, Dik, atau Nak.
Misalnya :
O, begitu ?
Wah, bukan main!
Hati-hati, ya, jalannya licin!
f) Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam
kalimat.
Misalnya :
Kata nenek saya, “ kita harus berbagi dalam hidup ini”.
“kita harus berbagi dalam hidup ini,” kata nenek saya,
“karena manusia adalah makhluk sosial.”
g) Tanda koma dipakai diantara (a) nama dan alamat, (b) bagian-bagian alamat, (c)
tempat dan tanggal, (d) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis
berurutan.
Misalnya :
Sdr. Abdullah, Jalan Kayumanis III/18, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan.
Matram, Jakarta 13130
h) Tanda koma dipakai untuk memisahkan bagian nama yang dibalik susunannya
dalam daftar pustaka.
Misalnya :
Gunawan, Ilham. 1984. Kamus Politik International. Jakarta: Restu Agung
i) Tanda koma dipakai diantara bagian-bagian dalam catatan kaki atau catatan
akhir.
Misalnya :
Hadikusuma Hilman, Ensiklopedia hokum adat dan adat budaya Indonesia
(Bandung: Alumni, 1977), hlm. 12.
j) Tanda koma dipakai diantara nama orang dan singkatan gelar akademis yang
mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga atau
marga.
Misalnya :
B. Ratulangi, S.E.
Ny. Khadijah, M.A.
k) Tanda koma dipakai sebelum angka desimal atau diantara rupiah dan sen yang
dinyatakan dengan angka.
Misalnya :
12,5 → jarak dari pasar kerumah sekitar 12,5 m.
27,3 kg → ihsan menangkap ikan seberat 27,3 kg.
l) Tanda koma dipakai untuk mengapit keerangan tambahan atau keterangan
aposisi.
Misalnya :
Di daerah kami, misalnya, masih banyak bahan tambang yang belum diolah
Semua siswa, baik laki-laki maupun perempuan, harus mengikuti latihan paduan
suara.
m) Tanda koma dapat dipakai dibelakang keterangan yang terdapat pada awal
kalimat untuk menghindari salah baca/salah pengertian.
Misalnya :
Dalam pengembangan bahasa, kita dapat memanfaatkan Bahasa daerah. Atas
perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
3. Tanda titik koma (;)
a) Tanda titik koma dapat dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk
memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lain didalam
kalimat majemuk.
Misalnya :
Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
Ayah menyelesaikan pekerjaan; ibu menulis makalah; adik membaca cerita
pendek.
b) Tanda titik koma dipakai pada akhir perincian yang berupa klausa.
Misalnya :
Syarat penerimaan pegawai di lembaga ini adalah
a. Berkewarganegaraan Indonesia;
b. Berijazah sarjana S-1;
c. Berbadan sehat; dan
d. Bersedia di tempatkan diseluruh wilayah negara kesatuan Republik
Indonesia.
c) Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan bagian-bagian pemerincian dalam
kalimat yang sudah menggunakan titik koma.
Misalnya :
Ibu membeli buku, pensil, dan tinta; baju, celana, dan kaus; pisang, apel, dan
jeruk.
Agenda rapat ini memiputi
a. Pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara;
b. Penyusunan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan program kerja; dan
c. Pendataan anggota, dokumentasi, dan asset organisasi.
4. Tanda titik dua (:)
a) Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap yang diikuti
pemerincian atau penjelasan.
Misalnya :

b) Tanda titik koma tidak dipakai jika perincian atau penjelasan itu merupakan
pelengkap yang mengikuti pernyataan.
c) Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
d) Tanda titik dua dipakai dalam naskah drama sesudah kata yang menunjukkan
pelaku dalam percakapan.
e) Tanda titik dua dipakai diantara jilid atau nomor dan halaman, surah dan ayat
dalam kitab suci, judul dan anak judul suatu keterangan, serta nama kota dan
penerbit dalam daftar pustaka.
5. Tanda hubung (-)
a) Tanda hubung dipakai untuk menandai bagian kata yang terpenggal oleh
pergantian baris.
b) Tanda hubung dipakai untuk menyambung unsur kata ulang.
c) Tanda hubung dipakai untuk menyambung tanggal, bulan dan tahun yang
dinyatakan dengan angka atau menyambung huruf dalam kata yang dieja satu-
satu.
d) Tanda hubung dipakai untuk memperjelas hubungan bagian kata atau ungkapan.
e) Tanda hubung dipakai untuk merangkai se- dengan kata berikutnya yang dimulai
dengan huruf kapital, ke- dengan angka (peringatan ke-2), angka dengan –an
(tahun 1950-an).
f) Tanda hubung dipakai untuk merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur
bahasa daerah atau bahasa asing.
g) Tanda hubung dipakai untuk menandai bentuk terikat yang menjadi objek
bahasan.
6. Tanda pisah ( _ )
a) Tanda pisah dipakai untuk membatasi penyisipan kata atau kalimat yang mem-
beri penjelasan di luar bangun kalimat.
b) Tanda pisah dapat dipakai juga untuk menegaskan adanya keterangan aposisi atau
keterangan yang lain.
c) Tanda pisah dipakai diantara dua bilangan, tanggal atau tempat yang berarti
‘sampai dengan’ atau sampai ke’.
7. Tanda Tanya (?)
a) Tanda Tanya dipakai pada akhir kalimat Tanya.
b) Tanda Tanya dipakai didalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat
yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
8. Tanda seru (!)
Tanda seru dipakai untuk mengakhiri ungkapan atau pernyataan yang merupakan
seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau
emosi yang kuat.
9. Tanda ellipsis (…)
a) Tanda ellipsis dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam satu kalimat atau kutipan
pada bagian yang dihilangkan.
b) Tanda ellipsis dipakai untuk menulis ujaran yang tidak selesai dalam dialog.
10. Tanda petik (“…”)
a) Tanda petik dipakai untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.
b) Tanda petik dipakai untuk mengapit judul sajak, lagu, film, sinetron, artikel,
naskah atau bab buku yang dipakai dalam kalimat.
c) Tanda petik dipakai untuk mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata
yang mempunyai arti khusus.
11. Tanda petik tunggal (‘…’)
a) Tanda petik tunggal dipakai untuk mengapit petikan yang terdapat dalam petikan
lain.
b) Tanda petik tunggal dipakai untuk mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan
kata atau ungkapan.
12. Tanda kurung (( ))
a) Tanda kurung dipakai untuk mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.
b) Tanda kurung dipakai untuk mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan
bagian utama kalimat.
c) Tanda kurung dipakai untuk mengapit huruf atau kata yang keberadaannya
didalam teks dapat dimunculkan atau dihilangkan.
d) Tanda kurung dipakai untuk mengapit huruf atau angka yang keberadaannya
digunakan sebagai penanda pemerincian.
13. Tanda kurung siku ([ ])
a) Tanda kurung siku dipakai untuk mengapit huruf, kata, atau kelompok kata
sebagai koreksi atau tambahan atas kesalahan atau kekurangan didalam naskah
asli yang ditulis orang lain.
b) Tanda kurung siku dipakai untuk mengapit keterangan dalam kalimat enjelas
yang terdapat dalam tanda kurung.
14. Tanda garis miring(/)
a) Tanda garis miring dipakai pada nomor surat, nomor pada alamat, dan penandaan
masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.
b) Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau serta setiap.
c) Tanda garis miring dipakai untuk mengapit huruf, kata, atau kelompok kata
sebagai koreksi atau pengurangan atas kesalahan atau kelebihan didalam naskah
asli yang ditulis orang lain.
15. Tanda penyingkat atau apostrof (‘)
Tanda penyingkat dipakai untuk menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian
angka tahun dalam konteks tertentu.
Misalnya :
Dia ‘kan kusurati. (kan=akan)
Mereka sudah dating, ‘kan? (‘kan = bukan)
Malam ‘lah tiba. (‘lah = telah)
5-2-13 (’13 = 2013)

2. Penulisan Unsur Serapan

Dalam perkembangannya, bahasa indonesia menyerap unsur dari berbagai bahasa, baik
dari bahasa daerah seperti bahasa Jawa, Sunda, Bali maupun dari bahasa asing seperti
sansekerta, Arab, Portugis, Belanda, Dhina dan Inggris. Berdasarkan taraf integrasinya, unsur
serapan dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi dua kelompok besar.

Pertama, unsur asing yang belum sepenuhnya terserap dalam bahasa Indonesia, seperti
force majeur, de facto, de jure, dan l’exploitation de l’homme par l’homme. Unsur-unsur itu
dipakai dalam konteks bahasa indonesia, tetapi cara pengucapan dan penulisannya masih
mengikuti cara asing.

Kedua, unsur asing yang penulisan dan pengucapannya disesuaikan dengan kaidah
bahasa indonesia. Dalam hal ini, penyerapan diusahakan agar ejaannya di ubah seperlunya
sehingga bentuk indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya.

Kaidah ejaan yang berlaku bagi unsur serapan itu adalah sebagai berikut.

1. a (Arab, bunyi pendek atau bunyi panjang) menjadi a (bukan o).


Misalnya

Mażhab ................................................... mazhab

Qadr ....................................................... kadar

Haqiqat .................................................. hakikat

a. Para ulama mazhab mempunyai pendapat berbeda tentang hukum orang yang meninggalkan
sholat karena malas.
b. Sudah sejak lama mereka menjadi sahabat, kira-kira 4 tahun yang lalu.
c. Kepergian umrohnya kali ini adalah yang kedua kalinya

2. ‘ain ( ‫ ع‬Arab) pada awal suku kata menjadi a, i, u


Misalnya

‘ilm ........................................................... ilmu

‘uzr ........................................................... uzur

Qaidah .................................................... kaidah

Contoh

a. Ilmu yang berguna selalu dilimpahkan, sungguh begitu besar jasanya


b. kalimat yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa indonesia yang benar disebut dengan kalimat
tidak baku’
c. Orang uzur itu masih dikagumi orang-orang karena kesaktian yang dimilikinya
3. ‘ain ( ‫ ع‬Arab) pada akhir suku kata menjadi k
Misalnya

Mu’jizat ...................................................... mukjizat

Ni’mat ........................................................ nikmat

Ruku’ .......................................................... rukuk

Contoh

a. Bangunnya dari koma adalah mukjizat yang diberikan oleh Tuhan.


b. Nikmat mana yang kau dustakan.
c. Rukuk adalah gerakan shalat ketika badan membungkuk dan mata menatap lurus ke tempat
sujud
4. aa (Belanda)
Misalnya

Paal.............................................................pal

Baal.............................................................bal

Octaaf.........................................................oktaf

Contoh

Suara perempuan muda itu mencapai delapan oktaf.

5. ae tetap ae jika tidak bervariasi dengan e


Misalnya

aerobe.........................................................aerob

Aerodinamics...............................................aerodinamika

Contoh
Aerob dalam proses dikenal dengan respirasi sel, menggunakan oksigen untu mengoksidasi
substrat.

Aerodinamika merupakan perubahan gerak suatu benda akibat hambatan udara.

6. ae, jika bervariasi dengan e, menjadi e


Misalnya

Haemoglobin.................................................hemoglobin

Haematite.......................................................hematit

Contoh

Sel darah merah mengandung hemoglobin

7. ai tetap ai
Misalnya

Trailer.............................................................trailer

Caisson............................................................kaison

Contoh

Sopir trailer itu mengendarai dalamn keadaan mengantuk, sehingga kendaraan oleng.

8. au tetap menjadi au
Misalnya

Audiogram......................................................audiogram

Autotroph........................................................autotrof

Tautomer..........................................................tautomer

Contoh

Audiogram dinyatakan dalam bentuk garis

Dongkrak hidraulik digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia.

Organisme autotrof merupakan organisme yang dapat memenuhi bahan organik yang
dibutuhkannya secara mandiri.

9. di depan a, u, o, dan konsonan menjadi k


Misalnya

Calomel..........................................................kalomel

Construction..................................................konstruksi

Cubic..............................................................kubik

Contoh

Konstruksi bangunan dibaut menjadi kokoh dan anti gempa


Mengukur volume air menggunakan satuan dasar kubik.

Bintang-bintang itu diklasifikasikan menurut jenisnya.

10. c di depan e, i, oe, dan y menjadi s


Misalnya

Central.........................................................sentral

Cent..............................................................sen

Circulation....................................................sirkulasi

Contoh

Sentral pemerintahan Indonesia terletak di Yogyakatra

Ventilasi dipasang untuk mengatur sirkulasi udara secara alami

Penderita mata tua dapat dibantu dengan lensa silinder

11. cc di depan o, u, dan konsonan menjadi k


Misalnya

Accomodation..............................................akomodasi

Acculturation................................................akulturasi

Acclimatization..............................................aklimatisasi

Contoh

Biaya akomodasi peserta pelatihan sudah disiapkan oleh panitia

Candi-candi yang ada sekarang adalah bukti akulturasi antara kebudayaan India dan Indonesia.

Akumulasi suara dilakukan oleh pihak yang bersangkutan.

12. cc di depan e dan i menjadi ks


Misalnya

Accent...........................................................aksen

Accessory......................................................aksesori

Vaccine...........................................................vaksin

Contoh

Banyak orang yang tertarik pada bisnis penjualan aksesori

Pemberian vaksin pada anak harus dilakukan untuk mencegah penyakit.

13. cch dan ch di depan a, o, dan konsonan menjadi k


Misalnya

Saccharin........................................................sakarin
Charisma.........................................................karisma

Cholera............................................................kolera

Contoh

Penjual terkadang berbuat curang dengan menambahkan sakarin pada minuman yang dijualnya
dengan alasan menghemat gula pasir

Dokter mengatakan bahwa kolera disebabkan oleh kuman

Mahasiswa jurusan teknik mesin sedang mencoba membuat kendaraan ramah lingkungan.

14. ch yang lafalnya s atau sy menjadi s


Misalnya

Echelon..........................................................eselon

Machine.........................................................mesin

Contoh

Sejak pagi ia hanya melamun tidak melakukan pekerjaannya, sebab mesin tenunnya rusak.

15. ch yang lafalnya c menjadi c


Misalnya

Charter............................................................carter

Chip.................................................................cip

Contoh

Ia mencarter sebuah mobil untuk menjemput keluarganya yang datang dari Bandung.

16. ck menjadi ksz


Misalnya

Check...............................................................cek

Ticket...............................................................tiket

Contoh

Pemesanan tiket tujuan Jakarta-Bali dapat dilakukan mulai hari senin

Barang bawaan harap dicek kembali sebelum meninggalkan ruangan.

17. ς (sanskerta) menjadi s


Misalnya

ςabda...............................................................sabda

ςastra...............................................................sastra

Contoh
Orang yang menggeluti bidang sastra disebut dengan sastrawan

Renungkan sabda Rasulullah tentang saling mengasihi sesama umatnya

18. ḍad (‫ ض‬Arab) menjadi d


Misalnya

‘afḍal.................................................................afdal

ḍa’if....................................................................daif

farḍ.....................................................................fardu

Contoh

Pelatihan penulisan cerpen dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Sastra.

Sesuatu yang wajib dilakukan disebut dengna fardu, contohnya salat yang wajib dilakukan oleh
umat muslim.

19. e tetap e
Misalnya

Effect .............................................................. efek

Description .................................................... deskripsi

Synthesis ........................................................ sintesis

Contoh

Siswa kelas tiga belajar mendeskripsikan benda yang di pajang guru di depan kelas

Salah satu efek dari adanya rumah kaca yaitu memperparah pemanasan global.

20. ea tetap ea
Misalnya

Idealist ........................................................... idealis

Habeas .......................................................... habeas

Contoh

Sifat idealis biasanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai cita-cita tinggi

21. ee (Belanda) menjadi e


Misalnya

Stratosfeer .................................................... stratosfer

Systeem ......................................................... system

Contoh

Stratosfer merupakan salah satu bagian lapisan atmosfer bumi.


Pemerintah mulai menggalakkan sistem pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan.

22. ei tetap ei
Misalnya

Eicosane ....................................................... eikosan

Eisetic .......................................................... eidetik

Einsteinium ................................................. einsteinium

Contoh

Eikosan berasal dari bahasa Jerman yaitu eicosane, yang artinya campuran hidrokarbon januh

23. eo tetap eo
Misalnya

Stereo ......................................................... stereo

Geometry ................................................... geometri

Zeolite ........................................................ zeolite

Contoh

“pelajaran matematika kali ini akan membahas tentang geometri, salah satunya adalah sudut”

Rekaman yang dilakukannya menggunakan stereo.

24. eu tetap eu
Misalnya

Neutron ...................................................... neutron

Eugenol ................................................... eugenol

Europium ................................................ europium

Contoh

Neutron memiliki sifat tidak bermuatan listrik

Eugenol dipakai sebagai bahan pembuatan wangi-wangian.

Europium mempunyai lambang Eu.

25. fa (‫ ف‬Arab) menjadi f


Misalnya

‘afdal ......................................................... afdal

‘arif ........................................................... arif

Faqir ......................................................... fakir

Contoh
Lelaki muda itu terkenal arif dan bijaksana.

Zakat juga wajib diberikan kepada fakir.

Salah satu penilaian yang digunakan dalam lomba hafalan doa pendek tersebut adalah fasih atau
tidaknya bacaan.

26. f tetap f
Misalnya

Fanatic ............................................... fanatic

Factor ................................................. faktor

Fossil .................................................. fosil

Contoh

Salah satu faktor keberhasilan adalah doa.

Fosil purba itu kini dipajang di museum.

27. gh menjadi g
Misalnya

Ghanta ................................................ genta

Sorghum ............................................. sorgum

Contoh

Genta itu akan dipasang di menara gereja sebagai penanda.

Sorgum atau gadum mengandung karbohidrat, bisa digunakan sebagai ganti dari nasi.

28. gain (‫غ‬Arab) menjadi g


Misalnya

Ga’ib .............................................. gaib

Magfirah ....................................... magfirah

Magrib .......................................... magrib

Contoh

Benda-benda yang tidak terlihat biasa disebut dengan benda gaib.

Ketika adzan magrib menggema, anak-anak bergegas pulang untuk melaksanakan ibadah.

29. gue menjadi ge


Misalnya

Igue ................................................ ige

Gigue .............................................. gige


30. (‫ ح‬Arab) menjadi h
Misalnya

Hakim ............................................. hakim

Islah ............................................... islah

Sihr ............................................... sihir

Contoh

Hakim memutuskan pencuri ayam itu dijatuhi hukuman satu tahun kurungan.

Warga mulai resah dengan isu sihir yang di buat oleh salah satu warga di desa mereka.

31. hamzah (‫ ء‬Arab) yang diikuti oleh vocal menjadi a, i, u


Misalnya

‘amr ............................................. amar

Mas’alah ...................................... masalah

‘islah ............................................ islah

Qa’idah ........................................ kaidah

Contoh

Anak perempuan itu tak henti-hentinya membuat masalah.

Di ufuk timur terlihat semburat jingga tipis, memenuhi kepala gunung di depannya.

32. hamzah (‫ ء‬Arab) di akhir suku kata, kecuali di akhir kata, mejadi k
Misalnya

Ta’wil .......................................... takwil

Ma’mum ..................................... makmum

Mu’min ...................................... mukmin

Contoh

Sebagai makmum, seorang istri harus patuh pada imamnya.

Sebagai orang mukmin, kita wajib menjauhi larangan Allah.

33. hamzah (‫ ء‬Arab) di akhir kata dihilangkan.


Misalnya

Imla’ ............................................ imla

Istinja’ ......................................... istinja/tinja

Munsyi’ ....................................... munsyi

Contoh
Sebelum salat, kita wajib mensucikan diri dengan cara wudu.

Istinja dilakukan setelah buang air kecil maupun buang air besar.

34. i (Arab, bunyi pendek atau bunyi panjang) menjadi i.


Misalnya

‘i’tiqad ............................................ iktikad

Muslim .......................................... muslim

Nasihah ........................................ nasihat

Contoh

Seorang muslim diwajibkan untuk menutup aurat.

Ibu memberikan nasihat kepada Doni agar berhati-hati ketika mengendarai sepeda di jalan raya.

35. i pada awal suku kata di depan vocal tetap i


Misalnya

Iambus ................................................... iambus

Ion ......................................................... ion

Iota ........................................................ iota

Contoh

Ibu menembus ubi dengan cara membenangkannya ke dalam abu yang hangat.

Kekurangan cairan juga menyebabkan kekurangan ion dalam tubuh.

36. ie (belanda) mejadi i jika hafalannya i


Misalnya

Politiek ............................................... politik

Riem ................................................. rim

Contoh

Partai politik di Indonesia semakin menjamur.

Lelaki itu membeli empat rim kertas HVS.

37. ie tetap ie jika hafalnya bukan i


Misalnya

Variety ........................................... varietas

Patient .......................................... patient

Hierarchy ...................................... hierarki

Contoh
Dalam satu kelompok terdapat beberapa varietas.

Pasien itu mendapat perlakuan kurang menyenangkan hanya karena tidak memiliki uang untuk
membayar tagihan rumah sakit.

38. jim (‫ ج‬Arab) menjadi j


Misalnya

Jariyah ........................................... jariah

Janazah .......................................... jenazah

‘ijazah ............................................ ijazah

Contoh

Jenazah akan dimakamkan malam nanti, sekitar pukul 20.00

Ijazah akan diberikan setelah siswa dinyatakan lulus dalam Ujian Nasional.

39. kha (‫ ﺥ‬Arab) menjadi kh


Misalnya

Khusus ............................................ khusus

Makhluq ......................................... makhluk

Tarikh .............................................. tarikh

Contoh

Perlakuan khusus diterimanya karena ia salah satu murid terpandai di sekolah.

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna.

40. ng tetap ng
Misalnya

Contigent ....................................... kontingen

Conges .......................................... kongres

Linguistics ..................................... linguistik

Contoh

Kontingen dari Yogyakarta sudah tiba di gedung tempat perlombaan berlangsung.

Notulen kongres sedang membicarakan hasil

Mata kuliah linguistik dapat diambil mulai dari semester dua.

41. oe (oi Yunani) menjadi e


Misalnya

Foetus......................................................fetus
Oestrogen................................................estrogen

Oenology.................................................enology

Contoh

Fetus merupakan nama lain dari janin

Hormon estrogen hanya dimiliki oleh wanita dan hewan betina

42. oo (Belanda) menjadi o


Misalnya

Komfoor...................................................... kompor

Provoost..................................................... provos

Contoh

Rumah itu terbakar akibat ledakan kompor gas

Polisi yang menyalahgunakan senjatanya telah ditangkap oleh provos

43. oo (Inggris) menjadi u


Misalnya

Cartoon..................................................... kartun

Proof......................................................... pruf

Pool...........................................................pul

Contoh

Film kartun menjadi tontonan favorit anak-anak waktu linur

Pul dipasang pada sepatu sepakbola untuk memperbesar gaya gesek

44. oo (vokal ganda) tetap oo


Misalnya

Zoology...................................................... zoologi

Coordination............................................. koordinasi

Contoh

Koordinasi perlu dilakukan agartidak terjadi kesalahpahaman

Zoologi merupakan ilmu tentang binatang

45. ou menjadi u jika lafalnya u


Misalnya

Gouverneur.............................................. gubernur

Coupon..................................................... kupon
Contour..................................................... kontur

Contoh

Pemilihan gubernur dilakukan setiap lma tahun sekali

Kupon undian itu tidak sengaja tercuci dan tulisannya tidak terbaca lagi

Kalimat itu terdiri satu kontur

46. ph menjadi f
Misalnya

Phase.......................................................... fase

Physiology.................................................. fisiologi

Spectograph................................................ spektograf

Contoh

Metamorfosis sempurna hewan melalui fase pupa atau kepompong

Fisiologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang organ

47. ps tetap ps
Misalnya

Pseudo.......................................................... pseudo

Psychiatry...................................................... psikiatri

Psychic........................................................... psikis

Contoh

Psikiatri merupakan salah satu cabang ilmu kedoktoran yang mempelajari tentang gangguan jiwa

Psikis terganggu, sejak ia tidak terpilih menjadi anggota legislatif.

48. pt tetap pt
Misalnya

Pterosaur......................................................... pterosaur

Pteridology........................................................ pteridologi

Ptyalin................................................................ ptyalin

Contoh

Pterosaur adalah salah satu jenis burung purbakala

Enzim ptyalin terdapat di dalam ludah

49. q menjadi k
Misalnya
Aquarium............................................................. akuarium

Frequency............................................................ frekuensi

Equator................................................................ ekuator

Contoh

Akuarium besar itu dipasang didekat ruang tamu, di dalamnya diberi ikan yang berwarna-warni.

Kelelawar dapat mendengarkan suara yang berfrekuansi sangat kecil.

50. qaf (‫ ﻕ‬Arab) menjadi k


Misalnya

Aqiqah.................................................................... akikah

Maqam................................................................... makam

Mutlaq..................................................................... mutlak

Contoh

Akikah anak pertamanya akan dilakukan minggu ketiga bulan ini.

Makam itu kotor, sebab tidak ada yan merawatnya.

Keputusan itu mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

51. rh menjadi r
Misalnya

Rhapsody............................................................... rapsodi

Rhombus................................................................ rombus

Rhytm..................................................................... ritme

Contoh

Retorika bahasanya sangat bagus sehingga orang yang mendengar tergerak hatinya.

Ritme lagunya sangat indah dan menenangkan.

52. sin (‫ ﺱ‬Arab) menjadi


Misalnya :
asās .......................... asas
salām ....................... salam
silsilah ...................... silsilah
Contoh :
Ketika bertemu dengan teman atau tetangga wajib memberi salam.
Dalam silsilah keluarga, ayahku adalah anak ke lima dari enam bersaudara.
53. śa (‫ ﺙ‬Arab) menjadi s
Misalnya :
aśiri .......................... asiri
ḥadiś ......................... hadis
śulāśā ........................ selasa
contoh :
selasa depan, anak-anak akan berlibur ke Pantai Parangtritis.
Semua hartanya telah diserahkan kepada ahli waris.
54. ṣad (‫ ﺹ‬Arab) menjadi s
Misalnya :
āṣr ............................ Asar
muṣībah ................... musibah
ṣaḥḥ .......................... sah
contoh :
mereka mulai mengaji selepas Asar.
Musibah banjir datang tiap kali musim hujan.
55. syin (‫ ﺵ‬Arab) menjadi sy
Misalnya :
‘āsyiq ....................... Asyik
‘arsy ......................... Arasy
syarṭ ......................... syarat
contoh :
“permainan tadi sangat mengasyikkan. Sampai-sampai hampir saja aku lupa waktu.”
Salah satu syarat yang tertera pada pengumuman adalah perempuan berusia maksimal dua puluh
lima tahun.
56. sc di depan a,o,u, dan konsonan menjadi sk
Misalnya :
scandium .................. skandium
scotopia ................... skotopia
scutella ..................... skutela
Contoh :
Skandium mempunyai nomor atom 21.
Sklerosis yang dia derita semakin parah.
57. sc di depan e,i, dan y menjadi s
Misalnya :
scenography ............. senografi
scintillation .............. sintilasi
scyphistoma ............. sifistoma
58. sch di depan vokal menjadi sk
Misalnya :
schema ..................... skema
schizophrenia ........... skizofrenia
scholastic ................. skolastik
Contoh :
Skizofrenia merupakan gangguan psikologis dimana penderitanya akan mengalami delusi
diwaktu tertentu.
Dia menunjukkan skema yang telah dibuat kepada dosen pembimbingnya.
59. t di depan i menjadi s jika lafalnya s
Misalnya :
actie ......................... aksi
ratio ......................... rasio
patient ...................... pasien
Contoh :
Aksi teroris itu terekam oleh kamera CCTV.
Pasien demam berdarah yang baru saja masuk, segera ditangani di ruang UGD.
60. th menjadi t
Misalnya :
theocracy ................. teokrasi
orthography ............. ortografi
thrombosis ............... trombosis
Contoh :
Metode yang dilakukan dalam mengatasi anak hiperaktif sangat banyak, salah satunya dengan
pendekatan emosional.
Trombosis vena biasanya terjadi di otot paha atau betis.
61. u tetap u
Misalnya :
unit ........................... unit
nucleolus .................. nukleolus
structure ................... struktur
Contoh :
Pencuri itu mengambil satu unit kendaraan bermotor dan televisi.
Struktur kue bolu buatan ibu sangat lembut dan rasanya pun manis.
62. u (Arab, bunyi pendek atau bunyi panjang) menjadi u
Misalnya :
rukū’ ........................ Rukuk
syubḥāt ..................... syubhat
sujūd ........................ sujud
Contoh :
Ia bersujud memohon ampun atas segala kesalahannya.
Di ufuk barat, tempat senja menabur jingga, gadis itu termenung.
63. ua tetap ua
Misalnya :
aquarium ................. akuarium
dualisme ................... dualisme
squadron .................. skuadron
Contoh :
Akuarium kecil itu diisi seekor ikan koki.
Ada dualisme pimpinan dalam kepengaruhan organisasi itu.
Skuadron adalah satuan dalam angkatan udara yang terdiri dari 12 sampai 24 pesawat.
64. ue tetap ue
Misalnya :
consequent ............... konsekuen
duet .......................... duet
suede ........................ sued
Contoh :
Bupati setempat mencoba konsekuen dengan apa yang ia janjikan sebelumnya.
Duet penyanyi ternama Afgan dan Raisya menimbulkan asumsi publik yang positif.
65. ui tetap ui
Misalnya :
conduite ................... konduite
equinox .................... ekuinoks
equivalent ................ ekuivalen
Contoh :
Pendapatannya ekuivalen dengan uang yang sudah ia keluarkan.
66. uo tetap uo
Misalnya :
fluorescein ............... fluoresein
quorum ..................... kuorum
quota ........................ kuota
Contoh :
Kuota untuk penumpang bus jurusan Jakarta sudah penuh.
Jumlah kuorum dalam rapat kurang lebih harus separuh dari jumlah anggota.
67. uu menjadi u
Misalnya :
lectuur ...................... lektur
prematuur ................ prematur
vacuum ..................... vakum
Contoh :
Sastrawan yang telah lama vakum, kini meluncurkan buku barunya.
Walau terlahir prematur, bayi itu terlihat sehat.
68. v tetap v
Misalnya :
evacuation ............... evakuasi
television .................. televisi
vitamin ..................... vitamin
Contoh :
Evakuasi dilakukan untuk mengurangi jumlah korban agar tidak bertambah.
Adik menonton televisi hingga larut malam.
Sumber vitamin banyak terdapat pada buah-buahan.
69. wau ( ‫ و‬Arab) tetap w
Misalnya :
jadwal ...................... jadwal
taqwā ....................... takwa
wujūd ....................... wujud
Contoh :
Jadwal keberangkatan pesawat tertunda sampai cuaca membaik.
Sebagai seorang yang takwa kita harus mematuhi perintah dan menjauhi larangan Tuhan.
Wujud benda ada tiga macam, yaitu benda padat, cair dan gas.
70. wau ) ‫ و‬Arab, baik satu maupun dua konsonan) yang didahului u dihilangkan
Misalnya :
Nahwu ...................... nahu
nubuwwah ................ nubuat
quwwah .................... kuat
Contoh :
Jika badan sehat, maka akan terasa kuat.
71. aw (diftong Arab) menjadi au, termasuk yang diikuti konsonan
Misalnya :
awrāt ........................ aurat
hawl ......................... haul
mawlid ..................... maulid
Contoh :
Beberapa kumpulan komunitas sedang memperingati haul Chairil Anwar.
Di Masjid Agung Kauman sedang diadakan acara memperingati Maulid Nabi Muhammad saw.
Walau sakit, pak Joko tetap berjualan keliling kampung sambil mendorong gerobak sendiri.
72. x pada awal kata tetap x
Misalnya :
xanthate ................... xantat
xenon ....................... xenon
xylophone ................. xilofon
Contohnya :
Xenon termasuk gas mulia yang jarang dan relatif mahal.
Xilophon digunakan untuk mengatur tempo dalam permainan musik”
73. x pada posisi lain menjadi ks
Misalnya :
executive .................. eksekutif
express ..................... ekspres
latex ......................... lateks
Contoh :
Kereta eksekutif Argolawu berangkat pukul 17.00 dari Gambir.
Seorang sopir mengaku kehilangan taksinya kira-kira pukul 01.00 dini hari.
74. xc di depan e dan i menjadi ks
Misalnya :
exception .................. eksepsi
excess ....................... ekses
excision .................... eksisi
Contoh :
Adnan Buyung Nasution meminta waktu untuk menyusun eksepsi lantaran ada berita acara yang
belum diterimanya.
Dokter akan melakukan eksisi pada balita penderita tumor, siang nanti.
75. xc di depan a,o,u dan konsonan menjadi ksk
Misalnya :
excavation ................ ekskavasi
excursive .................. ekskursif
exclusive .................. eksklusif
Contoh :
Ekskavasi dilakukan pertama kali di Herculaneum pada tahun 1738.
Wartawan baru itu berkesempatan wawancara eksklusif dengan artis asal korea.
76. y tetap y jika lafalnya y
Misalnya :
yakitori ..................... yakitori
yen ........................... yen
yuan ......................... yuan
Contoh :
Restoran Jepang ini menyediakan yakitori sebagai menu utamanya.
Uniknya, jika makan di restoran ini kita harus membayar dengan mata uang yen, yang tidak lain
adalah mata uang negara Jepang.
77. y menjadi i jika lafalnya ai atau i
Misalnya :
dynamo .................... dinamo
propyl ....................... propil
psychology ............... psikologi
Contoh :
Dinamo merupakan contoh perubahan energi yaitu energi gerak menjadi listrik.
Psikologinya agak terganggu, sejak kematian ibunya beberapa bulan lalu.
78. ya ( ‫ ۑ‬Arab) di awal suku kata menjadi y
Misalnya :
‘ināyah ..................... inayah
Yaqīn ......................... yakin
ya’nī ......................... yakni
Contoh :
Saya yakin sepenuhnya, bahwa ia tidak bersalah.
Yang pergi umrah tahun ini ada dua orang, yakni Pak Agung dan Bu Dyah.
79. ya ( ‫ ۑ‬Arab) di depan i dihilangkan
Misalnya :
khiyānah ................... khianat
Qiyās......................... kias
Ziyārah .................... ziarah
Contoh :
Seorang yang bersifat khianat pasti tidak akan pernah mendapat kepercayaan.
Setiap hari Jumat, setelah salat Jumat, kami sekeluarga pergi ziarah ke makam ibu.
80. z tetap z
Misalnya :
zenith ....................... zenit
zodiac ....................... zodiak
zygote ....................... zigot
Contoh :
Zodiak setiap orang berbeda menurut tanggal dan bulan lahirnya.
Zigot akan berkembang dan akan menjadi individu.
81. zai ( ‫ ۮ‬Arab) tetap z
Misalnya :
Ijāzah ....................... ijazah
khazānah .................. khazanah
Zaman ...................... zaman
Contoh :
Lumba-lumba yang ditemukan kemarin, melengkapi khazanah jenis lumba-lumba.
Zaman sudah berubah, tidak ada lagi kata terkekang untuk demokrasi.
82. żal ( ‫ ۮ‬Arab) menjadi z
Misalnya :
ażān ......................... azan
iżn ............................ izin
żāt ............................ zat
Contoh :
Beberapa hari yang lalu, ia meminta izin untuk tidak berangkat karena ada keperluan mendadak.
Zat-zat yang terkandung dalam buah dan sayur sangat diperlukan bagi tubuh.
83. ẓa ( ‫ ظ‬Arab) menjadi z
Misalnya :
ḥāfiẓ ......................... hafiz
ta’ẓīm ....................... takzim
ẓālim ........................ zalim
Contoh :
Hafiz termuda di dunia berumur lima setengah tahun.
Zalim merupakan perbuatan yang sangat di benci Allah swt dan termasuk dalam dosa besar.
Konsonan ganda diserap menjadi konsonan tunggal, kecuali kalau dapat membingungkan.
Misalnya :
accu .......................... aki
allāmah .................... alamah
commission .............. komisi
effect ........................ efek
ferrum ...................... ferum
Contoh :
Efek dari obat flu ini, menimbulkan rasa kantuk.
Sarwanbi mengaku sudah tamat SD empat tahun yang lalu.
Baiknya, seluruh umat beragama saling menghormati dan menghargai.
Catatan :
Perhatikan penyerapan berikut!
Misalnya :
‘Allah ....................... Allah
mass ......................... massa
massal ...................... massal
Contoh :
Allah memberikan apa yang dibutuhkan hambanya-Nya, bukan apa yang ia inginkan.
Pencuri yang tidak mau mengaku, membuat massa marah dan menghakiminya.
Tarian massal itu diadakan dalam rangka HUT RI yang ke 64.
Catatan :
Unsur serapan yang sudah lazim dieja sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia tidak perlu lagi
diubah.
Misalnya :
bengkel Faedah Khotbah
dongkrak Paham Piker
nalar Senin soal
Contoh :
Bengkel Pak Sulton sudah berdiri sejak dua puluh lima tahun yang lalu dan menjadi kepercayaan
para warga.
Dongkrak merupakan salah satu contoh pesawat sederhana jenis pengungkit.
Zaman sekarang, hampir setiap orang memiliki telepon genggam.
84. –aat (Belanda) menjadi –at
Misalnya :
advocaat .................. advocat
Contoh :
Bisa saja terjadi, advokat dalam fungsinya melakukan kesalahan.
85. –age menjadi –ase
Misalnya :
percentage ............... persentase
etalage ..................... etalase
Contoh :
“Tadi saya lihat kunci itu tergeletak di atas etalase depan.”
Persentase keberhasilan hampir mencapai 98%.
86. –ah (Arab) menjadi –ah atau –at
Misalnya :
aqīdah ...................... akidah
‘ijāzah ...................... ijazah
‘umrah ..................... umrah
‘ākhirah ................... akhirat
‘āyah ....................... ayat
Contoh :
Ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkannya dengan merdu dan tanpa salah.
Sunah adalah sesuatu yang tidak wajib dilakukan, namun ketika dilakukan akan mendapat
pahala.
Di Bali, terdapat lima rumah ibadah yang saling berjajar.
87. –al (Inggris), -eel dan –aal (Belanda) menjadi –al
Misalnya :
structural, structureel struktural
formal, formeel ........ formal
normal, normaal ...... normal
Contoh :
Permohonan itu harus dilakukan secara formal.
Bayi prematur itu lahir dengan normal dan tidak kurang suatu apapun.
88. –ant menjadi –an
Misalnya :
accountant ............... akuntan
consultant ................ konsultan
informant ................. informan
Contoh :
Biro konsultan sedang membuka lowongan pekerjaan sebagai admin.
Informan berita tersebut meminta agar namanya tidak disebut.
89. –archy (Inggris), -archie (Belanda) menjadi
Misalnya :
arki anarchy, anarchie anarki
monarchy, monarchie monarki
oligarchy, oligarchie oligarki
Contoh :
Aksi anarki yang dilakukan oleh segerombolan pemuda, menyebabkan dua orang terluka.
Jepang adalah salah satu negara yang masih menggunakan pemerintahan monarki.
90. –ary (Inggris), -air (Belanda) menjadi –er
Misalnya :
complementary, complementair komplementer
primary, primair ...... primer
secondary, secundair sekunder
Contoh :
Sandang, pangan, dan papan termasuk dalam kebutuhan primer.
Kebutuhan sekunder adalah pemenuhan kebutuhan setelah kebutuhan primer terpenuhi.
91. –(a)tion (Inggris), -(a)tie (Belanda) menjadi –asi, -si
Misalnya :
action, actie ............. aksi
publication, publicatie publikasi
Contoh :
Berita tersebut akan segera dipublikasikan di media.
Aksi pembegalan itu terjadi di jalan dekat kantor bupati.
92. –eel (Belanda) menjadi –el
Misalnya :
materieel .................. materiel
moreel ...................... morel
93. –ein tetap –ein
Misalnya :
casein ....................... kasein
protein ..................... protein
Contoh :
Kasein menawarkan beberapa manfaat yang menarik minat para atlet.
Protein dibutuhkan oleh tubuh sebagai zat pembangun.
94. –i, -iyyah (Akhiran Arab) menjadi –i atau –iah
Misalnya :
‘ālamī ....................... alami
‘insānī ...................... insani
‘āliyyah .................... aliah
Contoh :
Pemandangan terlihat masih sangat alami.
Insani bersifat atau menyangkut kemanusiaan.
95. –ic, -ics, dan –ique (Inggris), -iek, dan –ica (Belanda) menjadi –ik, ika
Misalnya :
logic, logica ............. logika
physics, physica ....... fisika
linguistics, linguistiek linguistik
Contoh :
Keterangan saksi tidak dapat dilogika.
Pelapukan batu terjadi secara fisika dan kimia.
Ilmu linguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa.
96. –ic (Inggris), -isch (adjektiva Belanda) menjadi –ik
Misalnya :
electronic, elektronisch elektronik
mechanic, mechanisch mekanik
ballistic, ballistisch .. balistik
Contoh :
Barang-barang elektronik itu menumpuk di gudang karena sudah lama tidak terpakai.
Bengkel Sumber Waras memerlukan beberapa mekanik handal untuk dipekerjakan.
97. –ical (Inggris), -isch (Belanda) menjadi –is
Misalnya :
economical, economisch ekonomis
practical, practisch .. praktis
logical, logisch ......... logis
Contoh :
Diharapkan dengan adanya sepeda motor listrik, kebutuhan menjadi lebih ekonomis.
Cara ini diharapkan lebih praktis dan dapat menghemat tenaga.
Berpikir dengan otak yang jernih, diharapkan akan mendapat pemikiran yang logis.
98. –ile (Inggris), -iel (Belanda) menjadi –il
Misalnya :
mobile, mobiel ......... mobil
percentile, percentiel persentil
projectile, projectiel proyektil
Contoh :
Mobil itu terjatug dari ketinggian 5 m.
Proyektif itu tepat mengenai sasaran.
99. –ism (Inggris), -isme (Belanda) menjadi –isme
Misalnya :
capitalism, capitalisme kapitalisme
communism, communisme komunisme
modernism, modernisme modernisme
Contoh :
Paham komunisme, sekarang ini dilarang hidup di Indonesia.
Istilah kapitalisme sering digunakan untuk menggambarkan sistem sosial masyarakat.
100. –ist menjadi –is
Misalnya :
egoist ....................... egois
hedonist ................... hedonis
publicist ................... publisis
Contoh :
Sifat egois yaitu sifat mementingkan diri sendiri yang harus ditinggalkan.
Gaya hidup hedonis terbentuk dari sifat dan karakter seseorang dalam memandang kehidupan
diukur dari banyak sedikitnya harta yang dimiliki.
101. –ive (Inggris), -ief (Belanda) menjadi -if
Misalnya :
communicative, communicatief komunikatif
demonstractive, demonstratief demonstratif
descriptive, descriptief deskriptif
102. –logue (Inggris) –loog (Belanda) menjadi –log
Misalnya :
analogue, analoog ... analog
epilogue, epiloog ..... epilog
prologue, proloog .... prolog
Contoh :
Laki-laki bertubuh besar itu sedang melakukan epilog di akhir pementasannya.
Prolog yang disampaikan oleh narator berisi tentang cerita yang akan dipentaskan.
103. –logy (Inggris), -logie (Belanda) menjadi –logi
Misalnya :
technology, technologie teknologi
physiology, physiologie fisiologi
analogy, analogie ..... analogi
Contoh :
Teknologi diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia.
Peserta lomba sedang mencari benda untuk dapat dianalogikan.
104. –oid (Inggris), oide (Belanda) menjadi –oid
Misalnya :
antropoid, anthropoide antropoid
hominoid, hominoide hominoid
105. –oir(e) menjadi –oar
Misalnya :
trotoir ...................... trotoar
repertoire ................. repertoar
Contoh :
Pembangunan trotoar diharapkan bisa lebih membantu pejalan kaki, terutama penderita
disabilitas.
Mereka sedang menyiapkan repertoar yang akan dinyanyikan dalam pentas opera besok malam.
106. –or (Inggris), -eur (Belanda) menjadi –ur, -ir
Misalnya :
director, directeur ... direktur
inspector, inspecteur inspektur
amateur..................... amatir
Contoh :
Direktur perusahaan PT Adi Makmur telah memutuskan akan adanya pengangkatan pegawai
baru.
Penyanyi amatir itu mampu membuat kagum semua juri dalam ajang pencarian bakat di salah
satu stasiun televisi swasta.
107. –or tetap –or
Misalnya :
dictator .................... diktator
corrector .................. korektor
distributor ................ distributor
Contoh :
Pemerintah daerah setempat dikenal sebagai seorang yang diktator.
Distributor barang segera mengirim barang dagangannya ke tempat tujuan.
108. –ty (Inggris), -teit (Belanda) menjadi –tas
Misalnya :
university, universiteit universitas
quality, kwaliteit ...... kualitas
quantity, kwantiteit .. kuantitas
Contoh :
Masuk universitas negeri adalah dambaan semua orang.
Dalam sebuah usaha, kualitas haruslah yang nomor satu.
109. –ure (Inggris), -uur (Belanda) menjadi –ur
Misalnya :
culture, cultuur ........ kultur
premature, prematuur prematur
structure, struktuur .. struktur
Contoh :
Bayi itu lahir prematur dengan berat 18 ons.
Setiap daerah memiliki kultur berbeda, yang dapat dijadikan ciri khas.
Struktur bangunan itu dibuat khas, berbeda dengan bangunan lain.
110. –wi, -wiyyah (Arab) menjadi –wi, -wiah
Misalnya :
Dunyāwī .................. Duniawi
Kimiyāwī .................. Kimiawi
lugawiyyah .............. Lugawiah
Contoh :
Hidup tak sekedar memikirkan kepuasan duniawi saja.
Banyak makanan yang dicampur dengan bahan kimiawi, semata-mata hanya untuk memperoleh
keuntungan yang besar.

DAFTAR PUSTAKA

1. Mahardika, A. 2016. Ejaan Yang Disempurnakan. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.
Tim Litbang Kebahasaan Genesis. Yogyakarta. Frasa Lingua. Indonesia
2. Sasmita Atmanegara. W. 2018. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Yogyakarta.
Episentrim Books. Indonesia
III. PRAKTIKUM
KUIS
1. Penulisan tanggal surat yang benar adalah…
a. Jakarta, 24-11-2017
b. Jakarta, 24 November 2017
c. Jakarta, 24-November 2017
d. Jakarta, 24 November 2017
2. Penulisan alamat surat yang benar adalah…
a. Yth. Kepala SMU BPI 3
Jalan Burangrang 8
BANDUNG
b. Yth. Sdr. Kepala SMU BPI 3
Jalan Burangrang 8
Bandung
c. Yth. Sdr Kepala SMU BPI 3
Jalan Burangrang 8
Bandung
d. Yth. Bapak Kepala SMU BPI 3
Jalan Burangrang 8,
Bandung.
3. Penulisan perihal surat yang benar adalah…
a. Perihal: permohonan Bantuan Tenaga Pengajar Bahasa Indonesia
b. Perihal: permohonan bantuan tenaga pengajar bahasa Indonesia
c. Perihal: permohonan bantuan tenaga pengajar bahasa Indonesia
d. Perihal: permohonan Bantuan Tenaga Pengajar Bahasa Indonesia
4. Penulisan salam pembuka yang benar adalah…
a. Dengan Hormat
b. Dengan hormat,
c. Dengan hormat
d. Dengan Hormat,
5. Penulisan nama gelar yang benar adalah…
a. Prof. Dr. Surya Sumantri SH
b. Prof. Dr. Surya Sumantri, SH.
c. Prof Dr. Surya Sumantri S.H.
d. Prof. Dr. Surya Sumantri, SH
6. Penulisan NIP yang benar adalah…
a. NIP: 090 004 105
b. NIP 090004105
c. NIP. 090004105
d. NIP. 090 004 105
7. Pernyataan yang benar adalah…
a. Dengan ini kami beritahukan kepada Saudara bahwa Ujian Dinas TK.II akan
diselenggarakan dari tanggal 24 s.d. 26 November 2004.
b. Dengan ini kami beritahukan kepada Saudara bahwa Ujian dinas TK.II akan
diselenggarakan dari tanggal 24 s.d. 26 November 2004.
c. Dengan ini kami beritahukan kepada saudara bahwa ujian dinas TK.II akan
diselenggarakan dari tanggal 24 s.d 26 November 2004.
d. Dengan ini kami beritahukan kepada saudara bahwa ujian Dinas TK.II akan
diselenggarakan dari tanggal 24 s.d 26 November 2004.
8. Ucapan terima kasih yang benar adalah…
a. Kami menghaturkan terima kasih atas kehadirannya.
b. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadirannya.
c. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadirannya Saudara.
d. Kami menghaturkan terima kasih atas kehadirannya.
9. Penutup surat resmi yang benar adalah…
a. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerjasamanya kami haturkan terima
kasih.
b. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerjasamanya kami haturkan
terimakasih.
c. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja Sama Saudara kami haturkan
terima kasih.
d. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih.
10. Makna imbuhan men-kan pada kalimat “Ayah membelikan saya sepatu baru. “sama dengan
makna imbuhan men-kan yang terdapat pada kalimat…
a. Dia mengambilkan ayah kacamata.
b. Tono memasukkan sepeda motornya ke garasi.
c. Saya menyerahkan surat-surat kepada kepala sekolah.
d. Nita meletakkan tasnya di meja.
11. Berdasarkan perkiraan kami, pengunjung konser itu pasti melimpah. Imbuhan per-an dalam
kata perkiraan mempunyai makna…
a. tempat/lokasi
b. hal perbuatan
c. hasil perbuatan
d. cara melakukan
12. kata berimbuhan pen-an yang bermakna proses dan hal (ambigu) terdapat pada kalimat…
a. penanaman pada nilai-nilai moral memerlukan waktu agak lama.
b. Pelabuhan kapal Gilimanuk-Ketapang sangat bersih dan indah.
c. Pendakian itu sangat licin dan terjal.
d. Pekerjaan tangan itu membutuhkan keterampilan dan kesabaran.
13. Kalimat yang memakai imbuhan serapan secara tepat adalah…
a. Ilmuan itu telah menentukan vaksin pencegah folio.
b. Dalam hal prinsipil, kita harus tegas dan jujur.
c. Sejarahwan harus jujur dalam melihat peristiwa bangsa.
d. Pada awak abad ke-14, islamisasi dikepulauan nusantara sudah dimulai.
14. Penulisan gabungan kata yang tepat terdapat dalam kalimat…
a. Pil anti malaria sangat dibutuhkan di daerah Irian Jaya.
b. Ayahnya bekerja nonstop untuk membiayai kehidupan keluarganya.
c. Jangan sembarangan minum anti biotika.
d. Pemerintah daerah baru saja rapat soal penanganan pasca gempa.
15. Berhari-hari lamanya dia berjalan mondar-mandir keluar-masuk kantor. Dilihatnya banyak
orang berdiri di depan loket. Ada yang sedang bercakap-cakap, tetapi tidak seorang pun yang
tertawa-tawa, Tanya-menanya, atau pandang-memandang. Kata ulang yang menyatakan
berbalasan dalam paragraph di atas adalah…
a. Berhari-hari, mondar-mandir, bercakap-cakap
b. Bercakap-cakap, Tanya menanya, pandang-memandang
c. Berhari-hari, bercakap-cakap, tertawa-tawa
d. Tertawa-tawa, Tanya-menanya, lihat-melihat
16. Kalimat yang menggunakan kata ulang yang tepat adalah…
a. Semua siswa-siswi kelas tiga SMU harus mengikuti ujian nasional.
b. Banyak anak-anak zaman sekarang kurang menghargai orang yang lebih tua.
c. Guru-guru merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
d. Banyak soal-soal Bahasa Indonesia yang tidak dapat dijawab siswa.
17. Huruf kapital yang digunakan secara benar terdapat pada...
a. Rancangan Undang-undang itu sedang dibahas.
b. Beberapa Sekolah Dasar di daerah terpencil kekurangan guru.
c. Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai Bahasa Negara dalam Undang-Undang Dasar kita.
d. Jika tidak segera diberantas, peredaran narkoba akan semakin merajalela.
18. Kata yang tidak cocok digunakan dalam komunikasi tulis resmi terdapat pada ....
a. Mengubah haluan
b. Mengukuhkan jabatan
c. Memantapkan jati diri
d. Menjajaki pendapat umum
19. Kata sarapan yang cocok digunakan dalam komunikasi tulis resmi terdapat pada...
a. Azas partal
b. Sikap emosionil
c. Aktifitas anak
d. Segi kognitif
20. Sudah saatnya ... peralatan militer kita segera dilakukan.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah ....
a. Perlengkapan
b. Kelengkapan
c. Pelengkapan
d. Pemerlengkap

TUGAS

Carilah kesalahan pada jurnal berikut kemudian perbaiki sesuai ketentuan Ejaan Yang
Disempurnakan !

PENGARUH VARIASI PH TERHADAP KADAR FLAVONOID PADA EKSTRAKSI PROPOLIS DAN


KARAKTERISTIKNYA SEBAGAI ANTIMIKROBA
Suci Nurfazri Rismawati, Ismiyati
Jurusan Teknik Kimia, FakultasTeknik, UniversitasMuhammadiyah Jakarta
sucinurfazri@gmail.com

ABSTRAK
Propolis telah dikenal dikalangan masyarakat sebagai obat, dan makanan kesehatan. Propolis
merupakan zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu stingless bee dan honey bee dari
berbagai tanaman yang memiliki khasiat seperti antimikroba antioksidan induksi apoptosis dan
anti kanker Propolis adalah substansi resin keras, maka diperlukan adanya proses ekstraksi
untuk mendapatkan propolis yang siap dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisa pengaruh variasi ph terhadap proses ekstraksi propolis dengan pelarut air dan
karakterisasinya sebagai zat antimikroba. Ekstraksi dilakukan dengan teknik maserasi, dengan
perbandingan bubuk propolis dan pelarut adalah 2:8, dengan variasi ph 2,4,6,8 dan 10.
Flavonoid diukur dengan metode kolorimetri kompleksasi aluminium – flavonoid. Aktivitas
antimikroba terhadap Staphylococcus aureus diukur dengan metode difusi disk dan
pembentukan zona hambatan. Dari deret standar didapatkan hasil regresi sebesar 0,9995 dan
kandungan flavonoid tertinggi didapatkan dengan menggunakan pelarut air ph 8 yaitu sebesar
62,6098 ppm. Aktifitas antibakteri dari propolis menunjukan hasil positif membentuk zona
hambat pada pelarut air ph 8 yaitu sekitar 2,0 mm. Didapatkan persamaan persamaan garis
linearnya yaitu y = 5,6029x - 4,2001 dengan nilai dengan R2 adalah 0,8289. Kadar flavonoid
optimum ditunjukkan pada ekstraksi pada ph 8

Kata kunci :aktivitas antimikroba, flavonoid, pH, propolis

PENDAHULUAN

Propolis adalah zat resin yang dihasilkan dari tunas, daun dan eksudat
pohon dan tanaman yang tercampur dengan serbuk sari, lilin dan enzim
kemudian disekresikan oleh lebah jenis lebah Trigona sp Propolis berwarna
hijau tua atau coklat tua dengan rasa yang pahit memiliki beberapa karakteristik
penting seperti efek antimikroba dan antioksidan, sifat anestesi dan lain-lain.
Karena karakteristik inilah, telah menarik perhatian masyarakat dalam beberapa
tahun terakhir sebagai zat penting yang dapat digunakan dalam bahan makanan,
minuman, kosmetik dan obat-obatan untuk meningkatkan kesehatan dan
mencegah penyakit. Propolis adalah substansi resin keras, maka diperlukan
adanya proses ekstraksi untuk mendapatkan propolis yang siap dikonsumsi

Ekstrak propolis mengandung senyawa golongan flavonoid, fenol,


triterpenoid, mono- dan siskuiterpen, tanin, dan alkaloid. Flavonoid merupakan
salah satu konstituen yang paling penting dapat mewakili sekitar 50%
kandungan dari propolis. Kandungan flavonoid tergantung

pada daerah mana propolis tersebut dikumpulkan, karena karakteristiknya


dipengaruhi oleh tanaman, faktor geografis dan cuaca. Senyawa flavonoid
merupakan senyawa yang larut dalam air, memiliki aktivitas antioksidan
sehingga, propolis bisa menjadi zat antibakteri, antivirus, dan antijamur.
Aktivitas antibakteri dari ekstrak propolis dapat menghambat pertumbuhan
bakteri stappylococcus Hasan dkk, 2013

Pengaruh ph selama ekstraksi propolis berpengaruh pada hasil kandungan


flavonoid nya. Terdapat tiga ukuran yang menunjukan kepolaran suatu pelarut
yaitu momen dipol, konstanta dielektrik dan kelarutannya dengan air. Molekul
dari pelarut dengan momen dipol yang besar dan konstanta dielektrik yang
tinggi termasuk polar. Menurut Mello dkk, (2006), air merupakan pelarut yang
paling polar dengan konstanta dielektrik sebesar 80, dengan adanya variasi ph
pada pelarut air yang digunakan maka polaritas air sedikit menurun sehingga
dapat mengekstrak tidak hanya senyawa polar dalam propolis tetapi juga
senyawa semi polarnya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek dari variasi ph
terhadap hasil ekstraksi propolis, dengan menggunakan pelarut air. Serta
menganalisa uji kandungan flavonoid dalam ekstrak propolis optimal. Selain
itu, dilakukan analisis untuk mengetahui karakteristik propolis sebagai anti
bakteri, terutama terhadap bakteri stappylococcus.
METODE

Metode yang digunakan adalah metode ekstraksi maserasi. Digunakan


metode maserasi karena propolis memiliki sifat termostabil dengan titik didih
60oC- 65oC sehingga metode maserasi tepat digunakan untuk mengekstrak
propolis karena tidak menggunakan suhu tinggi, dan peralatan yang digunakan
pun cukup sederhana. Pelarut yang digunakan adalah air, dibantu HCl dan
NAOH untuk mengatur ph. Perbandingan bubuk propolis dan pelarut adalah
2:8. Kemudian dimasukan ke dalam waterbath pada suhu 45°C selama 10
menit dan disimpan selama 5 hari pada kondisi gelap dan setiap harinya
dilakukan pengocokan. Pada hari ke 5 sampel di centrifuge selama 20 menit
pada kecepatan 8800 rpm , kemudian di filtrasi dan disimpan pada suhu 4°C
selama semalam kemudian filtrate difiltrasi kembali untuk mengurangi
kandungan lilin dalam ekstrak. Pelarut air dengan variasi ph diatur dengan
menambahkan larutan HCl 1N untuk menurunkan pH dan NAOH 1 N untuk
menaikan ph sehingga ph selama ekstraksi stabil.
Sedangkan metode analisa kadar flavonoid menggunakan alat
spektrofotometer UV VIS pada panjang gelombang 434,2 nm, dan
menggunakan pereaksi AlCl3. Langkah pertama yang dilakukan adalah
membuat deret standar menggunakan standar quercetin untuk mendapatkan
nilai slope b dan intersep a nya. Kemudian melakukan pengujian flavonoid
pada sampel sebanyak 3 kali pengujian, agar didapatkan nilai abs dari masing-
masing sampel, setelah itu dapat dihitung kadar total flavonoid dalam sampel
f dengan menggunakan rumus sebagai berikut
f=

Keterangan
Abs = Absorbansi sampel
F = Kadar total flavonoid sampel (µg/mL)
a = Intersep dari kurva standar
b = Slope dari kurva standar

Untuk pengujian aktivitas daya antimikroba digunakan Metode cakram


kertas yaitu meletakkan cakram kertas yang telah direndam dalam larutan uji
di atas media padat yang telah diinokulasi dengan bakteri. Setelah diinkubasi,
pertumbuhan bakteri diamati untuk melihat ada tidaknya daerah hambatan
disekeliling cakram.
Diagram AlirPenelitian

Gambar 1. Diagram Alir Proses Ekstraksi Propolis

HASIL DAN PEMBAHASAN

Ekstrak propolis diperoleh dari hasil ekstraksi sarang lebah Trigona sp menggunakan
metode maserasi dengan variasi ph 2, ph 4, ph 6, ph 8, ph 10. Uji visual dengan cara mengamati
hasil ekstrak yang di hasilkan. Pada ekstrak propolis pH 2 dan pH 4 memiliki warna yang sama
yaitu coklat muda, sedangkan ekstrak propolis pH 6, pH 8, dan pH 10 memiliki warna coklat
yang lebih pekat. Hasil pengukuran absorbansi sampel dengan metode AlCl3 dan
menggunakan alat Spektofotometri UV Visible, disajikan pada Tabel 1
Tabel 1. Data absorbansi sampel
Hasil pengukuran absorbansi deret standar quercetine dengan metode AlCl3 dan
menggunakan alat Spektofotometri UV-Visible disajikan pada Tabel 2 dan Gambar 2

Tabel 2. Deret standar quersetine

Gambar 2.Kurva deret standar quersetine

Dari kurva deret standar quersetine tersebut maka dapat dihitung nilai slope b dan

intersep a nya. Nilai slope b yang didapatkan sebesar 0,007 dan intersep a nya sebesar

0,0086 serta R2 sebesar 0,9992 . Maka setelah dihitung menggunakan rumus perhitungan

kadar flavonoid didapatkan hasil sebagai berikut


Tabel 3. Kadar flavonoid pada masing- masing kondisi ph
Dari data tabel diatas dapat dicari regresi linear dari pengaruh variasi ph terhadap
kadar flavonoid dengan memplotkan nilai ph pada sumbu x dan memplotkan kadar
flavonoid pada sumbu y, yang disajikan pada Gambar 3.

Gambar 3.Hubungan variasi ph dan kadar Flavonoid

Dari kurva pengaruh variasi ph terhadap kadar Flavonoid tersebut maka dapat dilihat
persamaan garis linearnya yaitu y = 5,6029x - 4,2001 dengan nilai slope b yang didapatkan
sebesar 5,6029 dan intersep a nya sebesar - 4,2001. Dan regresinya (R2) 0,8289. Dari kurva
diatas juga menunjukan hasil positif karena dengan bertambahnya nilai ph maka nilai kadar
flavonoid semakin meningkat terkecuali pada kondisi ph 10.
Hasil penelitian ini dapat diketahui ekstrak propolis yang memiliki warna yang paling gelap
adalah adalah pada ph 10 , namun setelah dilakukan analisa kadar flavonoid ternyata ekstrak
propolis yang memiliki kadar paling tinggi justru pada ph 8, meskipun perbedaan kadar
flavonoid pada ph 8 dan ph 10 tidak terlalu berbeda, Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan
konstanta dielektrik pada variasi ph air yang digunakan untuk ekstraksi propolis. Semakin
tinggi ph air maka semakin menurun polaritasnya, hal tersebut dapat diketahui dari konstanta
dielektriknya. Hasil kadar flavonoid pada
ekstrak ph 10 menunjukan penurunan bila dibandingkan dengan ekstrak ph 8, Hal tersebut dikarenakan
penurunan polaritas air cukup signifikan pada ph 10 sehingga menyebabkan ada senyawa polar dalam propolis
yang tidak bisa terekstrak dan menyebabkan kadar flavonoid menurun. Data yang terjadi menunjukan bahwa
senyawa terbanyak dalam propolis dapat terekstrak dengan baik dengan pelarut yang memiliki konstanta
dielektrik atau kepolaran yang sesuai. Pengukuran kadar flavonoid total menggunakan metode
spektrofotometri sesuai yang dilakukan oleh Mihai 2010. Prinsip dari metode ini adalah terbentuknya
kompleks AlCl3 dengan flavonoid yang menghasilkan reaksi warna. Pereaksi AlCl3 hanya dapat digunakan
untuk mendeteksi flavonoid dengan gugus orto dihidroksi dan hidroksi karbonil atau yang hanya memiliki
gugus orto dihidroksi saja.

Dilakukan uji anova untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kadar flavonoid dalam ekstrak propolis dengan
variasi ph. Dasar pengambilan keputusan dalam analisa adalah jika nilai probabilitas signifikasi lebih dari 0,05
maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kadar flavonoid yang terkandung dalam ekstrak
propolis dan juga daya hambat terhadap mikroba dengan ekstraksi menggunakan berbagai pelarut dan variasi
ph. Sedangkan jika nilai probabilitas signifikasi kurang 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan terhadap
kadar flavonoid yang terkandung dalam ekstrak propolis. Uji anova atau analisis varian terhadap lima kondisi
sampel berbeda ph, serta dilakukan 3 replikasi didapatkan hasil :

Tabel 4. Hasil perhitungan Anova

Tabel 5. Hasil perhitungan Anova varian

Dapat dilihat pada tabel anova varian di bagian P value menunjukan hasil 9,75E-06 atau bila ditulis
dalam angka desimal nilainya sebesar 9,75x 10 -6 , hasil ini menunjukan adanya perbedaan yang signifikan
terhadap kadar flavonoid yang terkandung dalam ekstrak propolis pada tiap-tiap ph karena nilai probabilitas
kurang dari 0,05.
Pada pengamatan hasil uji efektivitas antimikroba terhadap bakteri Stapylococcus aureus, tampak zona
hambatan pertumbuhan yang jernih sekitar difusi disk ekstrak propolis ph 8. Sedangkan pada ekstrak propolis
ph 2, ph 4, ph 6, dan ph 10 tidak terlihat zona hambat yang terbentuk ( lihat Gambar 4 ).

Gambar 4.Hasil uji antimikroba ph 2, ph 4,ph 6 dan ph10

Gambar 5. Perbesaran hasil uji antimikroba ph 8

Data perhitungan luas zona hambat dapat dilihat pada tabel 6, pada ekstrak propolis ph 8 terbentuk
zona hambat sekitar 2,00 mm, ini menunjukan bahwa ekstraksi propolis menggunakan pelarut air ph 8 efektif
sebagai antimikroba, khususnya untuk mikroba Stapylococus aureus.
Tabel 6 hasil uji aktifitas antimikroba propolis

Namun bila kita lebih teliti melihat hasil uji antimikroba pada gambar diatas ada perbedaan antara kontrol
positif dan sampel uji , dimana pada kontrol positif, disk yang ada di dalam media juga ditumbuhi bakteri
sedangkan pada sampel uji bakteri hanya tumbuh di sekitar disk , ini menunjukan pada sampel uji yang lain
pun ada daya antimikroba namun hanya sedikit sehingga tidak menghasilkan daya hambat.
Uji aktivitas antimikroba dilakukan dengan menggunakan difusi dicsk karena filtrat yang dihasilkan berupa
cairan sehingga cara yang tepat dan mudah digunakan adalah cara difusi, hasil yang diperoleh dari penelitian
uji aktifitas antimikroba yaitu pada ekstraksi propolis ph 8 terbentuk zona hambat seluas 2.00 mm ini
menandakan bahwa propolis memiliki daya antimikroba khususnya terhadap bakteri stappylococcus aureus.
Namun bila kita lebih teliti melihat hasil uji antimikroba pada gambar diatas ada perbedaan antara kontrol
positif dan sampel uji , dimana pada kontrol positif,disk yang ada di dalam media juga ditumbuhi bakteri
sedangkan pada sampel uji,bakteri hanya tumbuh di sekitar disk , ini menunjukan pada sampel uji yang lain
pun ada daya antimikroba namun hanya sedikit sehingga tidak menghasilkan daya hambat.

SIMPULAN DAN SARAN

Adapun kesimpulan dari hasil penelitian yaitu:


Variasi ph berpengaruh pada ekstraksi propolis. ph optimal untuk ekstraksi propolis menggunakan air
terjadi pada ph 8. Hal tersebut dikarenakan penurunan polaritas air cukup signifikan. Pada ph10 sehingga
menyebabkan ada senyawa polar dalam propolis yang tidak bisa terekstrak dan menyebabkan kadar flavonoid
menurun
Ekstrak propolis yang dihasilkan menunjukan daya antimikroba. Aktifitas antimikroba propolis terhadap
bakteri stappylococcus aureus dapat terlihat pada ekstrak menggunakan air ph 8 dengan luas zona hambat
sebesar 2,00 mm .

DAFTAR PUSTAKA

Hasan, Akhmad E.Z. Mangunwidjaja, Djumali, 2013, Optimasi Ekstraksi Propolis Menggunakan Cara
Maserasi Dengan Pelarut Etanol 70% Dan Pemanasan Gelombang Mikro Serta Karakterisasinya
Sebagai Bahan Antikanker Payudara, Jurnal Teknologi Industri Pertanian.
Kusuma, Sri A.F. 2009, Staphylococcus aureus, Universitas Padjadjaran Fakultas Farmasi.

Mello, Beatriz C.B.S. Kakuda, Paula M. 2006, Influence of ph variation during propolis extraction
with the use of water as solvent. Dept. of Food Engineering, Faculty of Food Engineering,
University of Campinas, Brazil.

Mihai, Cristina Manuela, Mărghita, Liviu Al. 2010, Estimation of Flavonoid Content in Propolis by
Two Different Colorimetric Methods, Scientific Papers: Animal Science and Biotechnologies.

Mukhriani, 2011, Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, Dan Identifikasi Senyawa Aktif. Program Studi
Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar.

Paviani, Losiane C. Fiorito,Giulia, 2013, Different Solvents For Extraction Of Brazilian Green
Propolis Composition And Extraction Yield Of Phenolic Compounds.

Pujirahayu, Niken, Ritonga, 2014, Properties And Flavonoids Content In Propolis Of Some Extraction
Method Of Raw Propolis, International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences.

Waji, Resi Agestia, Sugrani, Andis , 2009. Flavonoid (Quercetine), Program S2 Kimia Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Hasanuddin.

TAHAPAN PEMBELAJARAN
1. Berdoa
2. Dosen memberikan soal kuis. Waktu 15 menit
3. Dosen memberi penjelasan kepada mahasiswa tentang kuis yang diberikan. Waktu 30
menit
4. Dosen membagi mahasiwa menjadi 3 kelompok dan memberi penjelasan kepada
mahasiswa tentang tugas ke 2 dan tips menyelesaikannya. Waktu 30 menit
5. Mahasiswa mengerjakan tugas yang diberikan. Waktu 30 menit
6. Mahasiswa melakukan presentasi oral: Setiap kelompok diberikan waktu 10 menit,
termasuk diskusi. Waktu 30 menit.
7. Dosen memberi penjelasan kepada mahasiswa tentang kuis ke 2 yang diberikan. Waktu
150 menit.
LEMBAR PENILAIAN DISKUSI

Nama Mahasiswa :
Nim :
Blok :
Mata kuliah :
KRITERIA KURANG MEMUASKAN SANGAT NILAI
MEMUASKAN 60-85 MEMUASKAN
< 60 > 85
AKTIVITAS MAHASISWA DALAM BEKERJA
1. Persiapan prior knowledge tidak prior knowledge prior knowledge
ada sama sekali ada tapi belum ada sudah betul
Hasil belajar mandiri betul, perlu dan tidak perlu
tidak ada klarifikasi klarifikasi lebih
Hasil belajar lanjur
mandiri ada, jelas Hasil belajar
tapi belum mandiri sempurna
sempurna merupakan konsep
sebab akibat
2. Kelengkapan Tidak melaksanakan Melaksanakan Melaksanakan
dalam tugas dengan baik tugas dengan baik tugas dengan baik
pengumpulan (pengumpulan jurnal (pengumpulan dan sempurna
tugas tidak sesuai kriteria) jurnal, relavan dan (pengumulan
valid) jurnal, relavan,
valid dan terbaru)
3. Tugas dalam Analisa sebab Analisa sebab Analisa sebab
menyusun akibat/criteria akibat/criteria akibat/criteria
hipotesa reasoning/penalaran reasoning/penaaran reasoning/penaaran
tidak betul betul sebagian betul semua
4. Partisipasi aktif Blocking/minimal/atau Ikut aktif dalam Selalu aktif dalam
dalam kelompok tidak aktif dalam sebagian diskusi dan seluruh proses
diskusi baik penyampaian diskusi dan baik
dan penyampaian dan
betulsubstansinya betul substansinya
5. Pelaporan kembali Respon/tanggapan Respon/tanggapan Respon/tanggapan
salah, laporan hasil salah, laporan hasil salah, laporan hasil
belajar mandiri salah belajar mandiri belajar mandiri
betul sebagian betul semua
AKTIVITAS MAHASISWA DALAM KEOMPOK
6. Kerjasama Kerjasama tidak Kerjasama bagus, Kerjasama amat
dalam tim bagus, tidak memperthatikan, bagus, selalu
memperthatikan, tidak saling merespon memperthatikan,
saling merespon atau atau menanggapi saling merespon
menanggapi atau menanggapi
7. Kemampuan Tidak mendengarkan, Mendengarkan Selalu
mendengarkan berbicara sendiri/sub pendapat orang lain mendengarkan,
orang lain diskusi dan respon memperhaikan
pendapat rang lain
dan selalu
respon/menanggpi
8. Kemampuan Tidak mempunyai Kemampuan dalam Kemampuan dalam
dalam kemampuan memimpin diskusi memimpin diskusi
memimpin memimpin diskusi cukup (dalam hal bagus (dalam hal
diskusi (dalam hal pemerataan, pemerataan,
pemerataan, menegur menegur bila ada menegur bila ada
bila ada yang yang mengganggu, yang mengganggu,
mengganggu, mengarahkan pada mengarahkan pada
mengarahkan pada tujuan belajar) tujuan belajar)
tujuan belajar)
9. Kemampuan Tidak mampu Merangkum hasil Merangkum hasil
merangkum merangkum diskusi
diskusi (tujuan diskusi (tujuan
diskusi (tujuan belajar) dan
belajar) dan belajar) dan
membuat skema hasil
membuat skema membuat skema
diskusi sudah betul tapi sudah betul dan
belum sitematis sitematis
AKTIVITAS MAHASISWA SECARA INDIVIDU
10. Respon Respon negatif Respon positif Respon positif
terhadap terhadap feedback, terhadap feedback, terhadap feedback,
feedback tidak ada peningkatan ada peningkatan ada peningkatan
pada pertemuan pada pertemuan bermakna pada
berikutnya berikutnya pertemuan
berikutnya
11. Memberikan Tidak memberi Memberi masukan Memberi masukan
feedback masukan pada pada pada
teman/pimpinan teman/pimpinan teman/pimpinan
diskusi/tutor diskusi/tutor diskusi/tutor
(sebagian) (semua)
12. Kemampuan dalam Tidak menyadari kekurangan, Menyadari Menyadari
menyadari kekurangan tidak berusaha dan tidak ada kekurangan, mau kekurangan,
diri dan melakukan perubahan perbaikan berusaha dan ada berusaha keras dan
perbaikan perubahan ada perubahan
perbaikan perbaikan yang
bermakna
13. Komitmen terhadap Tidak menepati janji pada Menepati janji pada Menepati janji pada
hasil belajar hasil belajar tidak ada hasil belajar nampak hasil belajar nampak
perubahan perbaikan ada perubahan ada perubahan
perbaikan perbaikan bermakna
14. Ketepatan waktu Terlambat lebih dari 10 menit Terlambat Tepat waktu
kurangdari atau
sama dengan 10
menit
LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI

KRITERIA KURANG MEMUASKAN SANGAT NILAI


MEMUASKAN 60-85 MEMUASKAN
< 60 > 85
1. Sistematika Materi presentasi Materi presentasi Materi presentasi
presentasi disajikan secara disajikan secara runtut disajikan secara
kurang runtut dan tetapi kurang runtut dan sistematis
tidak sistematis sistematis
2. Penggunaan Bahasa yang Bahasa yang Bahasa yang
bahasa digunakan agak digunakan cukup digunakan sangat
sulit dipahami mudah dipahami mudah dipahami
3. Penguasaan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
materi penguasaan materi penguasaan materi penguasaan materi
yang kurang bagus yang cukup bagus yang sangat bagus
4. Kemampuan Kurang mampu Mampu Mampu
mempertahank mempertahankan mempertahankan dan mempertahankan dan
an dan dan menanggapi menanggapi menanggapi
menanggapi pertanyaan atau pertanyaan/sanggahan pertanyaan/sanggahan
pertanyaan sanggahan dengan dengan cukup baik dengan arif dan
atau sanggahan baik bijaksana
5. Kerjasama Hanya beberapa Semua anggota Semua anggota
anggota kelompok kelompok telah kelompok telah
yang aktif mendapatkan melaksanakan
peran/tugas masing- peran/tugas masing-
masing masing
6. Waktu Kurang bisa Cukup bisa Dapat
memaksimalkan memaksimalkan memaksimalkan
waktu antara waktu antara waktu antara
presentasi dan presentasi dan tanya presentasi dan tanya
tanya jawab jawab jawab