Anda di halaman 1dari 11

KEGIATAN BELAJAR 1

Mekanisme Pencernaan
A. Anatomi Gastrointestinalis dan
kelenjarnya
B. Fisiologi digesi pada organ pencernaan

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)


1. Menguasai konsep, prinsip, dan prosedur bidang anatomi fisiologi manusia yang
terintegrasi dengan konsep dasar fisiologi sel, biokimia, dan struktur
perkembangan makhluk hidup.
2. Mampu merancang penyelidikan secara mandiri, kreatif dan inovatif dengan
menemukan, menganalisis, dan memecahkan permasalahan di bidang anatomi
fisiologi manusia secara komprehensif.
3. Mampu mengaplikasikan teknologi bidang anatomi fisiologi manusia untuk
menghasilkan data yang akurat dan akuntabel bagi keperluan prognosis,
diagnosis dan pemecahan masalah bidang anatomi dan fisiologi melalui
pendekatan berbasis riset.

Sub-Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (Sub-CPMK)


8.1. Menganalisis anatomi gastrointestinal dan kelenjarnya, hati, empedu, pankreas,
dan pencernaan makanan.

Indikator Kompetensi
1. Menganalisis gastrointestinal dan kelenjarnya, hati, empedu, pankreas.
2. Menganalisis proses digesi di mulut
3. Menganalisis proses digesi di lambung
4. Menganalisis proses motilitas dan pengosongan lambung
5. Menganalisis proses digesi di usus halus
6. Menganalisis proses motilitas usus halus dan kolon

Kegiatan Belajar 1
1
Indikator ketercapaian Aspek Keterampilan Literasi Sains dan Hasil Belajar Kognitif

Ketercapaian
Ketercapaian Aspek
Sintaks Problem Skala Ketercapaian
Keterampilan
Based Learning Keterampilan Level Kognitif
Literasi Sains
Literasi Sains
Connecting with the Role of science nominal Memahami (C2)
problem
Setting up the structure Role of science functional Memahami (C2)
Visiting and revisiting Scientific thinking and conceptual Menerapkan
the problem doing (C3)
Producing a product or Science and society multidimensional Menganalisis
performance (C4)
Evaluating Scientific thinking and multidimensional Mengevaluasi
performance and the doing, Mathematics in (C5)
problem science, science
motivation and biliefs

Petunjuk Belajar Menggunakan E-module kegiatan 1 (Pertemuan ke-1)

Pengalaman Belajar
Tahap Alokasi
Pembelajaran Online Waktu
Offline/Tatap muka Sinkron Asinkron
Kegiatan Mempersiapkan 1. Dosen mengunggah 10 menit
Pra- pembelajaran yang e- module pada
pendahuluan mencakup kegiatan sebagai halaman web sipejar
berikut: 2. Dosen memberikan
1. Dosen memberikan salam tugas baca dan
dan mahasiswa menjawab mengerjakan tugas
salam. LKM sintaks 1 dan 2
2. Mahasiswa PBL
mempersiapkan diri untuk
mengikuti pembelajaran Connecting with
atas arahan dosen. the problem
3. Ketua kelas memimpin 1. Mahasiswa menganalisis
do’a atas instruksi dari fenomena yang diberikan
dosen. dalam modul
4. Dosen melakukan presensi 2. Mahasiswa menemukan
kehadiran mahasiswa masalah dari fenomena
dengan membagikan yang diberikan
nametag. 3. Mahasiswa mengamati
video miniproject

Setting up the
structure Mahasiswa
mengidentifikasi dan
merumuskan masalah
Pengalaman Belajar
Tahap Alokasi
Pembelajaran Online Waktu
Offline/Tatap muka Sinkron Asinkron
Pendahuluan 1. Dosen mengatur tempat 70 menit
duduk mahasiswa untuk
melakukan pretest.
2. Dosen memberikan soal
pretest dan mahasiswa
mengerjakan pretest.
3. Dosen menyampaikan
tujuan pembelajaran,
prosedur pembelajaran
berupa sintaks PBL, dan
keterampilan yang akan
diukur.
4. Dosen menjelaskan
mengenai penggunaan
modul dan mahasiswa
mendengarkan.
Inti Visiting and revisiting 20 menit
the problem
Mahasiswa mengonstruk
pengetahuan bersama
kelompok untuk
mengumpulkan informasi
atau data ilmiah dari berbagai
literatur atau sumber yang
valid bersama kelompok
Producing a product 20 menit
or performance
1. Mahasiswa menuliskan
hasil diskusi berupa
jawaban dari pertanyaan
2. Mahasiswa mengaitkan
seluruh informasi yang
sudah dikumpulkan
sehingga mampu membuat
solusi
3. Mahasiswa dari suatu
kelompok
mempresentasikan hasil
diskusi
Pengalaman Belajar
Tahap Alokasi
Pembelajaran Online Waktu
Offline/Tatap muka Sinkron Asinkron
Evaluating performance 15 menit
and the problem
1. Mahasiswa menganalisis
jawaban dari kelompok
penyaji
2. Mahasiswa mengasosiasi
berbagai informasi untuk
membentuk kesimpulan
3. Mahasiswa bertanya
tentang hal yang masih
belum dipahami
Penutup 1. Mahasiswa memberi Dosen memberikan tugas 15 menit
kesimpulan secara umum rumah untuk menjawab tes
terkait materi yang formatif yang ada di e-
dipelajari module
2. Mahasiswa melakukan
refleksi diri dari kegiatan
pembelajaran
3. Mahasiswa merapikan
kelas
4. Perkuliahan ditutup
dengan salam

Proses pencernaan terbatas pada organ-organ pencernaan yaitu saluran pencernaan dan
kelenjar-kelenjarnya. Saluran pencernaan disebut juga canalis/ tractus alimentary/
gastrointestinal (GI) atau tractus gastrointestinal. Organ yang membentuk gastrointestinal
adalah mulut, faring, esofagus, lambung dan intestine. Kelenjar nya adalah kelenjar ludah,
pankreas, hati dan kantung empedu.Fungsi sistem gastrointestinalis sebagai pencerna dan
absorbsi bahan makanan yang merupakan proses yang teratur, dan melibatkan banyak enzim
pencernaan untuk melunakkan makanan, mendorongnya melalui gigi, serta mencampurnya
dengan empedu dari kantung empedu dan enzim pencernaan yang disekresi oleh kelenjar
saliva dan pankreas. Sejumlah mekanisme yang tergantung dari sifat intrinsik otot polos usus,
dan melibatkan kerja refleks visera atau kerja hormon gastrointestinalis. Hormon tersebut
merupakan humoral yang disekresi tunika mukosa kemudian diangkut dalam sirkulasi untuk
mempengaruhi fungsi lambung, usus, pankreas, dan tunika biliaris.
Pada kegiatan belajar 1, Anda akan mempelajari mekanisme pencernaan. Kegiatan
belajar 1 akan menuntun Anda untuk melakukan pembelajaran dengan model Problem Based
Learning (PBL). Anda akan diberikan fenomena yang berhubungan dengan mekanisme
pencernaan. Berdasarkan fenomena, anda diminta untuk identifikasi masalah, merumuskan
masalah, mengumpulkan informasi, mengkonstruk pengetahuan baru, menuliskan hasil
diskusi, memberikan solusi (promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif), dan membuat
kesimpulan. Ikutilah sintaks pembelajaran PBL pada lembar kerja mahasiswa (LKM) 1
berikut ini!
Connecting with the Problem

Simaklah Fenomena berikut ini!


Dewasa ini orang-orang lebih cenderung memilih makanan cepat saji
(fast food) dan junk food dibandingkan mengkonsumsi makanan buatan
sendiri. Kecanggihan zaman semakin memudahkan manusia untuk
memperoleh makanan apapun yang diinginkannya tanpa beraktivitas
dengan cara memesan online. Padahal Hasil penelitian membuktikan
bahwa fast food dan junk food dapat menyebabkan munculnya penyakit
diabetes tipe-2.
Tentu saja penyakit tersebut sangat ditakuti masyarakat. Penderita
diabetes cenderung mengkonsumsi air minum lebih banyak dan sering
megeluarkan urin. Mengapa hal ini dapat terjadi? Maka, Rahma melalukan
penelitian terhadap dua ekor tikus. Tikus 1 diberi pakan pelet susu pap
yang biasa, sedangkan tikus 2 diberi pakan High Fat Diet (HFD) yang
terdiri dari: HiGrow Pophkan (pakan tinggi protein), kuning telur bebek,
tepung terigu, minyak jelantah, beras jagung dan asam kolat. Tikus 2 juga
diberi larutan sukrosa 20%. Setelah perawatan selama 1 bulan, Rahma
mencatat perbedaan pada kedua tikus tersebut, yaitu pada tabel 1
berikut.
Tabel 1. Tabel gula darah, volume minum, volume urin, dan berat badan tikus.
Tikus 1 Tikus 2
Parameter Hari ke-1 Hari ke-30 Hari ke-1 Hari ke-30
Gula
79 90 82 221
darah(mg/dL)
Volume minum
15 17 15 45
(ml)
Volume urin
5 4,5 3,5 45
(ml)
Berat badan (g) 192 201 190 170
Catatan: Volume minum awal=50 ml

Ayo intip Rahma melakukan miniproject-nya dengan mengunjungi situs berikut!


1. Membuat pakan normal: https://drive.google.com/file/d/1h-
Nea5hHteoohvcpdtDxbjQupUEerr9M/view?usp=drivesdk
2. Membuat pakan HFD:
https://drive.google.com/file/d/1hHJOM0ngYZZD5hXM-
vaFRmjO7zVoGuJB/view?usp=drivesdk
3. Membongkar dan merakit kandang metabolik:
https://drive.google.com/file/d/1hKojy6DHzGxsucyoLQf0L2rXzjqNNSoh/view?usp=dr
ivesdk
4. Mengukur gula darah tikus:
https://drive.google.com/file/d/1hKojy6DHzGxsucyoLQf0L2rXzjqNNSoh/view?usp=dr
ivesdk
Identifikasilah masalah pada fenomena tersebut!

No Masalah yang ditemukan Informasi sekilas dari wacana


1. Orang lebih cenderung memilih Kecenderungan mengonsumsi
makanan cepat saji (fast food dan makanan cepat saji
junk food) daripada mengonsumsi
makanan buatan sendiri.

2. Kecanggihan zaman semakin Kecanggihan teknologi dalam


memudahkan manusia untuk pemesanan makanan
memperoleh makanan apapun yang
diinginkannya tanpa beraktivitas
dengan cara memesan online.
3. Hasil penelitian membuktikan bahwa Penyebab munculnya diabetes tipe-2
fast food dan junk food dapat
menyebabkan munculnya penyakit
diabetes tipe-2.
4. Penderita diabetes cenderung Ciri penderita diabetes
mengkonsumsi air minum lebih
banyak dan sering megeluarkan urin.

~Masalah adalah kesenjangan antara harapan


dan kenyataan~
Setting up the Structure

Rumuskanlah masalah yang sudah ditemukan dengan


mengemukakan beberapa pertanyaan yang mengarah pada hal
berikut!
1. Hubungkanlah pengaruh jenis makanan dengan resiko penyakit yang
ditimbulkan.
2. Hubungkanlah pengaruh jenis makanan terhadap dampak dari
mekanisme pencernaan (khususnya pada kelenjar dari sistem
pencernaan).
3. Hubungkanlah pengaruh gula darah terhadap konsumsi air minum,
volume urin yang dihasilkan, dan berat badan.
Pertanyaan:
1. Bagaimana pengaruh jenis makanan HFD terhadap resiko penyakit
Diabetes tipe-2?
2. Apakah jenis makanan HFD dapat mempengaruhi mekanisme
pencernaan khususnya pada kelenjar system pencernaan?
3. Apakah kadar gula darah pada seseorang yang banyak mengonsumsi
HFD berpengaruh terhadap perilaku mengonsumsi air minum, volume
urine yang dikeluarkan serta berat badan?

1.
2
Visiting the Problem
& Revisiting the
1. Problem
Mengonsumsi makanan tinggi Akibat mengonsumsi makanan tinggi
lemak mampu menyebabkan lemak
Konstruklah pengetahuan baru dengan mengumpulkan
obesitas, hiperlipidimia dan
diabetes informasi!
2. Diabetes Mulailah
disebabkanbersama
adanyakelompokmu untuk
Penyebab mengumpulkan informasi atau data tentang
Diabetes
fenomena yang disajikan
gangguan pada system metabolisme berdasarkan rumusan masalah yang telah dibuat.
Manfaatkanlah
karbohidrat, lemak, serta buku
proteinpokok, internet, artikel, jurnal, untuk menemukan informasi
3. guna membantu menjawab rumusan masalah yang telah di buat. Tuliskan informasi
yang diperoleh dan hal yang perlu dipelajari pada tabel berikut ini!
4.
No Informasi yang diperoleh Hal yang perlu dipelajari
Producing a
Product or
Performance

Tulislah hasil diskusi dan berikan solusi!


Berdasarkan kajian literatur, tulislah hasil diskusi kelompok dalam bentuk
jawaban dari masalah yang telah dirumuskan!
a. Hasil Diskusi
1. Konsumsi makanan tinggi lemak dapat menyebabkan terjadinya sistem
metabolik seperti obesitas, hiperlipidimia dan diabetes. Hal ini
berkaitan dengan metabolisme dari absorbsi karbohidrat, lemak dan
protein pada sistem pencernaan.
2. Dampak setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak dalam mekanisme
pencernaan adalah timbulnya penyakit Diabetes. Ketika kita
mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat (termasuk gula dan pati)
maka akan dipecah menjadi dekstrosa setelah dicerna dan menjadi
glukosa saat diserap oleh usus kecil ke dalam sistem peredaran darah.
Selanjutnya pankreas mengeluarkan insulin yang membantu glukosa
masuk ke dalam sel untuk digunakan oleh tubuh. Namun, karena
hormon insulin tidak bekerja dengan baik mengakibatkan gangguan
metabolisme pengubahan glukosa menjadi energi serta tergangggunya
sintesis lemak. Hal ini selanjutnya menyebabkan hiperglikemia yaitu
peningkatan gula dalam darah (Diabetes Melitus).
3.
Berikanlah solusi terbaik terkait masalah yang ditemukan!
b. Solusi

No Promotif Preventif Solusi Kuratif Rehabilitatif


Melakukan olahraga Melakukan
yang cukup pemeriksaan ke dokter
jika telah merasakan
gejala penyakit

Tidak mengonsumsi
makanan tinggi lemak

Solusi promotif adalah suatu kegiatan kegiatan pelayanan


kesehatan yang bersifat promosi kesehatan.
Solusi Preventif adalah suatu kegiatan pencegahan
terhadap penyakit.
Solusi Kuratif adalah
kegiatankegiatan
pengobatanyang ditujukanuntuk
penyembuhan penyakit.
SolusiRehabilitatifadalahkegiatan untuk
mengembalikanbekaspenderitake dalam
masyarakat sehingga dapat berfungsi lagi sebagai anggota
masyarakat yang berguna untuk dirinya dan masyarakat semaksimal
mungkin sesuai dengan kemampuannya.
Evaluating Performance and
The Problem

Tulislah kesimpulan!
Berdasarkanhasildiskusidansolusidaripermasalahanyangtelah dirumuskan,
tulislah kesimpulan Anda pada isian berikut ini!
Kesimpulan