Anda di halaman 1dari 108

INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [0]

===========================
DRAF
INSTRUMEN AKREDITASI
SATUAN PENDIDIKAN 2020
JENJANG SD/MI
===========================
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [1]

A. KOMPONEN MUTU LULUSAN

1. Butir Inti (Karakter Siswa)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan Siswa menunjukkan sikap disiplin dalam berbagai situasi.
Sub Komponen:
Karakter Siswa Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Menunjukkan karakter Disiplin dalam Siswa telah Siswa telah Sekolah/Madrasah
disiplin dalam berbagai kehadiran dan memahami dan memahami kebijakan telah membuat
situasi, misalnya disiplin ketepatan waktu, melaksanakan dan program/kegiatan kebijakan dan
waktu, disiplin berpakaian berpakaian, belajar, dan kebijakan dan sekolah/madrasah program/kegiatan
dan kepatuhan terhadap menaati tata tertib program/kegiatan tentang disiplin dalam tentang disiplin dan
aturan sekolah/madrasah sekolah/madrasah sekolah/madrasah kehadiran dan telah disosialisasikan
sesuai kebijakan dan tentang disiplin dalam ketepatan waktu, kepada semua siswa
program/kegiatan yang kehadiran dan berpakaian, belajar, untuk dilaksanakan
telah ditetapkan telah ketepatan waktu, dan menaati tata atau telah melakukan
menjadi budaya dalam berpakaian, belajar, tertib yang telah kebijakan disiplin tanpa
kehidupan sehari-hari dan menaati tata ditetapkan dan telah kebijakan/program
siswa tertib yang telah melaksanakannya tertulis.
sekolah/madrasah di ditetapkan dan siswa dalam kehidupan
lingkungan sekolah dan Sekolah/Madrasah sehari-hari di
luar sekolah. juga tampak aktif ikut sekolah/madrasah.
serta menegakkan
disiplin.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
1. Disiplin merupakan perilaku taat dan patuh terhadap nilai-nilai (dalam bentuk disiplin waktu, berpakaian, dan
kepatuhan terhadap aturan) yang dipercaya merupakan indikator kewajiban siswa kepada sekolah/madrasah.
2. Tertib adalah mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh sekolah/madrasah
3. Teratur adalah telah mengikuti pola yang konsisten baik dari segi perilaku siswa maupun situasi dan kondisi lingkungan
sekolah/madrasah
Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen kebijakan dan program pembentukan sikap disiplin siswa
2. Melakukan observasi tentang sikap dan perilaku kedisiplinan siswa sesuai ketentuan yang berlaku di sekolah/madrasah
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, komite sekolah/madrasah, guru/guru pembimbing,
dan siswa

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kebijakan dan program pembentukan karakter disiplin siswa dan deskripsikan hasil telaah.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Tata tertib sekolah/madrasah
2 Rencana kerja sekolah/madrasah (RKS)
3 Jurnal harian guru piket
4 Catatan guru pembimbing/wali
kelas/guru BK
5 Poster afirmasi
6 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan kondisi siswa tentang penerapan disiplin waktu, disiplin berpakaian, dan kepatuhan terhadap aturan-aturan
yang berlaku di sekolah untuk melihat terjadinya karakter budaya disiplin.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Disiplin waktu (Kehadiran siswa di
sekolah dan kelas)
2 Kedisiplinan berpakaian
3 Kepatuhan terhadap aturan lain
4 Lainnya …..

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Perwakilan orang tua siswa/
Guru/guru pembimbing Siswa
Komite sekolah/madrasah
1 Bagaimana kepatuhan siswa
terhadap tata tertib S/M?
2 Bagaimana penerapan disiplin
belajar (waktu dan kehadiran
siswa di sekolah dan kelas)?
3 Bagaimana kedisiplinan
berpakaian siswa?
4 Dampak budaya kedisiplinan
5 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Observasi :

3. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [4]

2. Butir Inti (Karakter Siswa)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan Siswa menunjukkan perilaku religius dengan pengamalannya dalam aktivitas di sekolah/madrasah
Sub Komponen:
Karakter Siswa
Indikator: Capaian Kinerja
Menunjukkan Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
perilaku religius Siswa telah melaksanakan Siswa telah memahami Siswa telah Sekolah/madrasah
kebijakan dan kebijakan dan memahami kebijakan telah membuat
program/kegiatan program/kegiatan dan program/kegiatan kebijakan dan
sekolah/madrasah dengan sekolah/madrasah tentang sekolah/madrasah program/kegiatan
mengamalkan dan pengamalan perilaku tentang pengamalan tentang pengamalan
membudayakan perilaku beragama sesuai ajaran perilaku beragama perilaku beragama
beragama sesuai ajaran agama yang dianutnya yang sesuai ajaran agama sesuai ajaran agama
agama yang dianutnya telah menjadi keputusan yang dianutnya yang yang dianut siswa
dalam kehidupan sehari-hari sekolah/madrasah dan siswa telah menjadi atau telah melakukan
di sekolah/madrasah seperti telah melaksanakannya keputusan kebijakan tentang
beribadah sesuai ajaran dalam kehidupan sehari-hari sekolah/madrasah perilaku religius tanpa
agamanya, berperilaku jujur, di sekolah/madrasah seperti kebijakan/program
dan saling menghargai, melaksanakan ibadah sesuai tertulis.
sehingga tampak suasana ajaran agamanya,
kehidupan beragama di berperilaku jujur, dan saling
sekolah/madrasah menghargai

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
1. Karakter Religius adalah sikap dan perilaku yang taat/patuh dalam menjalankan ajaran agama yang dianutnya, bersikap
toleran terhadap ibadah orang lain serta menjalin kerukunan hidup antar pemeluk agama lain.
2. Membudaya adalah nilai-nilai karakter religius yang telah menjadi kebiasaan dalam sikap dan perilaku sehari-hari dalam segala
aspek secara berkelanjutan.
Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen kebijakan dan program keagamaan
2. Melakukan observasi tentang sikap dan perilaku religius siswa sesuai ketentuan yang berlaku di sekolah/madrasah
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, komite sekolah/madrasah, guru/guru pembimbing, dan
siswa

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kebijakan dan program pembiasaan karakter religius dan deskripsikan hasil.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Rencana kerja sekolah/madrasah
(RKS)
2 Catatan guru agama
3 Buku aktivitas kerohanian
siswa/laporan kegiatan
4 Poster afirmasi/foto-foto kegiatan
5 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan kondisi siswa tentang penerapan pembentukan karakter religius yang ditunjukkan melalui sikap dan perilaku
yang taat/patuh dalam menjalankan ajaran agama yang dianutnya, bersikap toleran terhadap ibadah orang lain serta menjalin
kerukunan hidup antar pemeluk agama lain.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Kegiatan ibadah siswa di tempat ibadah
sesuai dengan agama/keyakinan yang dianut
2 Kondisi fasilitas beribadah
3 Perilaku sikap toleran
4 Kerukunan hidup antar pemeluk agama lain
5 Lainnya …..
Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala/wakil kepala Guru Agama
Komite Sekolah Siswa
sekolah/madrasah
1 Pelaksanaan ibadah sesuai
agama/keyakinan siswa
2 Peringatan hari-hari besar
agama
3 Sikap toleran dan
kerukunan hidup antar
pemeluk agama lain
4 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


3. Butir Inti (Karakter Siswa)
Komponen : Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan Siswa menunjukkan sikap kerja keras, tangguh, dan tanggung jawab serta pengamalannya dalam
Sub Komponen: aktivitas sekolah.
Karakter Siswa
Indikator: Capaian Kinerja
Menunjukkan sikap kerja Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
keras, tangguh, dan Siswa telah Siswa telah memahami Siswa telah Sekolah/madrasah
tanggung jawab melaksanakan kebijakan dan memahami kebijakan telah membuat
kebijakan dan program/kegiatan dan program/kegiatan kebijakan dan
program/kegiatan sekolah/madrasah yang sekolah/madrasah program/kegiatan
sekolah/madrasah mendorong karakter yang mendorong yang mendorong
yang mendorong kerja keras, tangguh, karakter kerja keras, karakter kerja keras,
karakter kerja keras, dan tanggung jawab tangguh, dan tangguh, dan tanggung
tangguh, dan dan siswa telah tanggung jawab. jawab.
tanggung jawab dalam melaksanakannya dalam
kehidupan sehari-hari kehidupan sehari-hari di
di dalam dan di luar lingkungan
sekolah/madrasah. sekolah/madrasah.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:
Definisi
1. Sikap kerja keras dan tanggung jawab adalah perilaku sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan dan menyelesaikan
tugas serta tanggung jawabnya dengan baik pada diri sendiri, masyarakat, lingkungan dan Tuhan yang Maha Esa.
2. Sikap tangguh adalah sikap kuat pendirian, tidak mudah dikalahkan, tabah dan tahan (kukuh). Tangguh dapat juga diartikan
sebagai kemampuan individu dalam mengubah diri dari yang lemah menjadi pribadi yang kuat, percaya diri, dan totalitas
dalam bertindak.

Kata Kunci kerja keras, sikap tangguh, dan tanggung jawab:


1. Menyelesaikan tugas tepat waktu
2. Tekun
3. memiliki rasa kepedulian terhadap diri dan orang lain
4. Tidak mudah putus asa dalam menghadapi masalah
5. Peduli pada diri dan orang lain
6. Memberikan manfaat pada lingkungan sekitar
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [8]

7. Bertahan di tengah tekanan


8. Merelakan hal yang tidak penting
9. Tidak meragukan kemampuan diri sendiri
10.Menentukan tujuan yang ingin dicapai

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen kebijakan dan program pembentukan sikap kerja keras, sikap tangguh, dan tanggung jawab siswa.
2. Melakukan observasi tentang pembentukan sikap kerja keras, sikap tangguh, dan tanggung jawab siswa.
3. Melakukan wawancara dengan guru mata pelajaran/guru kelas, komite sekolah/madrasah dan/atau masyarakat sekitar,
dan siswa.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kebijakan dan program pembentukan karakter kerja keras, tangguh, dan tanggung jawab siswa.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Rencana kerja sekolah/madrasah (RKS)
2 Perangkat pembelajaran
2 Catatan guru kelas/mata pelajaran
3 Pajangan hasil kerja siswa
4 Poster afirmasi/foto-foto kegiatan
5 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan kondisi siswa tentang penerapan pembentukan karakter kerja keras, tangguh, dan tanggung jawab siswa.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Proses pembelajaran
2 Kegiatan ekstrakurikuler
3 Lainnya …..

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Guru kelas/mata
Komite Sekolah Orang tua siswa
pelajaran
1 Program-program yang
menunjukkan sikap kerja
keras, tangguh, dan tanggung
jawab siswa
2 Sikap kerja keras, tangguh, dan
tanggung jawab siswa di kelas
3 Sikap kerja keras, tangguh, dan
tanggung jawab siswa dalam
kegiatan ekstrakurikuler
4 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :

2. Observasi :

3. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


4. Butir Inti (Karakter Siswa)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan Siswa tidak melakukan perundungan dan mampu mencegah dan menghadapi praktik perundungan.
Sub Komponen:
Karakter Siswa
Capaian Kinerja:
Indikator:
Bebas dari perilaku Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
perundungan. Siswa telah melaksanakan Siswa telah memahami Siswa telah Sekolah/madrasah
kebijakan dan kebijakan dan memahami kebijakan telah membuat
program/kegiatan program/kegiatan dan program/kegiatan kebijakan dan
sekolah/madrasah yang sekolah/madrasah yang sekolah/madrasah program/kegiatan
mendorong perilaku bebas mendorong perilaku bebas yang mendorong yang mendorong
dari perundungan (seperti: dari perilaku perundungan perilaku bebas dari perilaku bebas dari
tidak mengolok- (seperti: tidak mengolok- perilaku perilaku
olok/mengganggu olok/mengganggu seseorang; perundungan. perundungan.
seseorang; tidak tidak menyampaikan
menyampaikan kebohongan atau
kebohongan atau menyebarkan gosip; tidak
menyebarkan gosip; tidak mengancam atau membuat
mengancam atau membuat seseorang merasa takut, dan
seseorang merasa takut, lain-lain) dan melaksanakan
dan lain-lain) dalam dalam kehidupan sehari-hari
kehidupan sehari-hari di di dalam lingkungan
dalam dan di luar sekolah/madrasah.
sekolah/madrasah.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi:
1. Apa itu perundungan/bullying? (Pengertian berikut disampaikan kepada siswa sasaran sebelum mengisi angket atau mengikuti
wawancara.
a. Bullying atau perundungan adalah ketika satu atau lebih hal-hal di bawah ini terjadi secara berulang-ulang kepada
seseorang yang merasa sulit untuk menghentikannya. Bullying adalah ketika seseorang atau kelompok baik secara
offline (luring) atau online (daring) (handphone atau internet):
1) Mengolok-olok/mengganggu seseorang sehingga membuatnya kesal dan tersakiti.
2) Menyampaikan kebohongan atau menyebarkan gosip tentang seseorang agar orang lain tidak lagi menyukai
orang tersebut.
3) Mengabaikan seseorang secara sengaja atau tidak membolehkannya ikut bergabung.
4) Memukul, menendang, atau mendorong seseorang.
5) Dengan sengaja merusak, menghancurkan, atau mencuri barang seseorang.
6) Mengancam atau membuat seseorang merasa takut jika disakiti.
b. Cyberbullying adalah bentuk bullying yang menggunakan handphone dan/atau internet yakni ketika seseorang.
1) Dikirimi email atau pesan yang menyebalkan atau mengancam melalui internet atau handphone.
2) Mendapatkan komentar atau gambar yang menjengkelkan atau menghina dirinya yang dikirimkan melalui sosial media.
3) Mendapati orang lain menyamar menjadi dirinya untuk menyakitinya.
4) BUKAN bullying jika:
 Mengganggu itu dilakukan dalam suasana bersahabat atau bercanda.
 Dua orang (pihak) yang sama kuatnya bertengkar atau berkelahi.
2. Membudaya adalah perilaku dan kebiasaan siswa untuk selalu bebas dari praktik perundungan dalam kehidupan sehari-hari
secara berkelanjutan.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen/bukti-bukti kebijakan dan program pencegahan perundungan dan penanganan perundungan di
sekolah/madrasah.
2. Siswa diminta mengisi angket untuk mengidentifikasi praktik perundungan yang terjadi di sekolah.
3. Melakukan wawancara dengan kepala/wakil kepala sekolah dan guru pembimbing (BK).

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kebijakan dan program pencegahan perundungan dan penanganan praktik perundungan di
sekolah/madrasah.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Dokumen program pencegahan
perundungan sekolah/madrasah dan bukti-
bukti penanganan bully/perundungan.
2 Catatan guru BK
3 Poster afirmasi, pajangan slogan, dan papan
bicara
4 Lainnya ….

Petunjuk Pengisian Angket:


Asesor memilih secara acak beberapa perwakilan siswa per-tingkatan untuk mengisi angket. Pada saat mengisi angket, asesor
harus menjelaskan dan menjamin bahwa setiap item dipahami oleh siswa. Asesor meminta mereka untuk tidak menuliskan
identitas mereka pada lembar angket.
No Pertanyaan Pilih jawaban yang sesuai Deskripsi hasil angket
1 Pernahkah kamu di-bully atau merasa a. Ya
tidak nyaman karena perlakuan seseorang b. tidak
di sekolahmu?
2 Pernahkah kamu mem-bully atau a. Ya
mengganggu seseorang di sekolahmu? b. tidak
3 Pernahkah kamu dilatih atau diberitahu a. Ya
bagaimana cara menghindari b. tidak
bully/perundungan?
4 Kalau kamu menyaksikan temanmu a. Ya
mengalami tindakan bully/perundungan, b. tidak
apakah kamu berani menolongnya?
5 Kalau kamu di-bully, misalnya diejek, a. Tidak peduli d. melawannya
dilecehkan, dipaksa memberi uang, atau b. Menghindar e. lainnya …………
disakiti, apa yang kamu lakukan? c. melaporkannya

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala/wakil kepala Komite
Guru BK
sekolah/madrasah Sekolah/Madrasah
1 Apakah ada program pencegahan
bully/perundungan yang dibuat oleh sekolah
2 Kalau ada, sejauh mana penerapannya?
3 Jika terjadi praktik perundungan, apa
upaya Anda untuk mengatasinya?
4 Lainnya ….
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 13 ]

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :

2. Angket :

3. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


5. Butir Inti (Kompetensi Siswa)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan Siswa menunjukkan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan berkomunikasi, bekerja sama,
Sub Komponen: berpikir kritis, dan mencipta.
Kompetensi Siswa
Indikator : Capaian Kinerja
Memiliki kompetensi
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
abad ke-21 yang
meliputi kemampuan Kemampuan abad ke-21 Kemampuan abad ke- Kemampuan abad ke- Kemampuan abad ke-21
berkomunikasi, bekerja yang meliputi 21 yang meliputi 21 yang meliputi yang meliputi kemampuan
sama, berpikir kritis, kemampuan kemampuan kemampuan berkomunikasi, bekerja
dan mencipta. berkomunikasi, bekerja berkomunikasi, berkomunikasi, sama, berpikir kritis, dan
sama, berpikir kritis, bekerja sama, berpikir bekerja sama, berpikir mencipta ditunjukkan oleh
dan mencipta kritis, dan mencipta kritis, dan mencipta siswa tertentu saja dalam
ditunjukkan oleh siswa ditunjukkan oleh ditunjukkan oleh proses pembelajaran.
secara merata dalam siswa secara merata sebagian siswa dalam
proses pembelajaran dan dalam proses proses pembelajaran.
di luar kelas. pembelajaran.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:
Definisi (Disederhanakan)
1. Kemampuan berkomunikasi efektif adalah kemampuan seseorang dalam mentransfer sebuah informasi baik secara
lisan maupun tulisan, yang dapat diterima dengan baik atau sama oleh komunikan, sehingga tidak terjadi salah
persepsi. Agar informasi dapat diterima dengan baik:
a. Ucapan jelas dan idenya tidak ada makna ganda dan utuh.
b. Berbicara dengan tegas, tidak berbelit-belit
c. Memahami betul siapa yang diajak bicara, hadapkan wajah dan badan, pahami pikiran lawan bicara.
d. Informasi disampaikan dengan bahasa penerima informasi.
e. Informasi disampaikan dengan memperhatikan kemampuan dan kadar akal penerima informasi
f. Penyampaian informasi dimulai dengan yang umum/global, dan tujuannya baru detailnya.
g. Berikan contoh nyata,
h. Sampaikan informasi dengah lembut agar berkesan
i. Kendalikan kegaduhan kelas dan carilah umpan balik agar informasi mudah diterima (dengan bertanya atau menyuruh
mengulanginya.
2. Kemampuan bekerja sama adalah kemampuan siswa dalam bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan yang
telah direncanakan dan disepakati.
a. Bentuk kolaboratif:
Kerja sama kecil: 2-5 orang, mengerjakan PR, tugas, diskusi
Kerja sama antar kelas: pertandingan antar kelas
b. Komponen kemampuan berkolaborasi antara lain:
 saling membantu satu sama lain, kompak satu sama lain,
 tidak mengerjakan sendiri,
 dapat diajak bekerja sama,
 mengetahui peran masing-masing
 mampu berkomunikasi
 mampu memimpin dan dapat dipimpin
 memberi kesempatan
 tenggang rasa (tidak egois)
 berkomitmen
3. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan seseorang dalam menganalisis ide secara logis, reflektif, sistematis dan
produktif dalam rangka pengambilan keputusan.
4. Kemampuan mencipta/kreatifitas adalah kemampuan seseorang dalam menciptakan hal-hal baru atau cara-cara baru.
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 16 ]

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen/bukti-bukti yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan
berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, dan mencipta.
2. Melakukan observasi yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi abad ke-21.
3. Melakukan wawancara dengan guru dan siswa tentang kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan
kemampuan kompetensi abad ke-21.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait pengembangan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi siswa.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Dokumen program pengembangan kemampuan
kompetensi abad ke-21
2 Dokumen program kesiswaan
3 RPP guru
4 Catatan guru
5 Sertifikat, piala, piagam, dsb.
6 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan terhadap aktivitas berkomunikasi dan berinteraksi siswa di dalam/luar kelas.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Proses pembelajaran
2 Kegiatan ekstrakurikuler
3 Lainnya …..

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara
Guru kelas/mata pelajaran Siswa
1 Program pengembangan kemampuan abad ke-
21
2 Pengembangan kemampuan abad ke-21 dalam
proses pembelajaran
3 Kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong
pengembangan kemampuan abad ke-21
4 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen :
2. Observasi :
3. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


6. Butir Inti (Kompetensi Siswa)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Mutu Lulusan Siswa menunjukkan kemampuan mengekspresikan diri dan berkreasi dalam kegiatan pengembangan
Sub Komponen: minat dan bakat, seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Kerohanian, Olahraga, Seni dan
Kompetensi Siswa Budaya, Kelompok Ilmiah Remaja, dan lain sebagainya.
Indikator : Capaian Kinerja
Menunjukkan ekspresi
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
diri dan berkreasi dalam
kegiatan pengembangan Siswa berpartisipasi dan Siswa berpartisipasi dan Siswa berpartisipasi Siswa
minat dan bakat. berprestasi dalam berbagai berprestasi dalam dalam berbagai berpartisipasi
kegiatan pengembangan berbagai kegiatan kegiatan dalam kegiatan
minat dan bakat yang pengembangan minat dan pengembangan minat pengembangan
dibuktikan dengan bakat yang dibuktikan dan bakat. Kegiatan minat dan bakat
perolehan berbagai dengan perolehan berbagai pengembangan minat dengan
prestasi/penghargaan prestasi/penghargaan dan bakat jenis/bentuk
tingkat lokal, nasional tingkat lokal, nasional siswa belum kegiatan yang
maupun internasional. maupun internasional. menjadi kegiatan terbatas (hanya
Kegiatan pengembangan Kegiatan pengembangan terprogram dan belum untuk mata
minat dan bakat siswa minat dan bakat siswa difasilitasi oleh pelajaran
menjadi kegiatan menjadi kegiatan sekolah/madrasah. tertentu).
terprogram dan difasilitasi terprogram dan difasilitasi
oleh sekolah/madrasah. oleh sekolah/madrasah.
Selain itu orang tua siswa
dan masyarakat
memberikan dukungan
terhadap kegiatan
pengembangan minat dan
bakat.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:
Definisi:
1. Kegiatan terprogram sekolah adalah kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap sesuai kalender pendidikan/jadwal yang
telah ditetapkan dan melibatkan seluruh warga sekolah.
2. Kegiatan pengembangan minat dan bakat merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang dikembangkan oleh sekolah/madrasah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan siswa, mengembangkan nilai-nilai atau sikap dan menerapkan secara
lebih lanjut pengetahuan yang telah dipelajari siswa dalam mata pelajaran program inti dan pilihan. Walaupun sama-sama
dilaksanakan di luar jam pelajaran kelas, bila dibandingkan dengan kegiatan kokurikuler, kegiatan ekstrakurikuler lebih
menekankan pada kegiatan kelompok.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen/bukti-bukti yang berkaitan dengan program kegiatan pengembangan minat dan bakat, partisipasi dan
prestasi siswa.
2. Melakukan observasi yang berkaitan dengan kegiatan pengembangan minat dan bakat termasuk di dalamnya berbagai
fasilitas yang disediakan sekolah untuk mendukung kegiatan pengembangan minat dan bakat.
3. Meminta siswa mengisi angket untuk mengetahui tingkat partisipasi siswa terhadap kegiatan pengembangan minat dan bakat.
4. Melakukan wawancara dengan kepala/wakil kepala sekolah/madrasah bidang kesiswaan, guru pembina kegiatan minat dan
bakat, dan komite sekolah/masyarakat sekitar.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait pengembangan kemampuan siswa dalam mengapresiasi, mengekspresikan diri, dan berkreasi
dalam bidang pengembangan minat dan bakat.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Dokumen program pengembangan minat dan bakat siswa
dalam bidang pengembangan minat dan bakat
2 Pajangan kreasi seni budaya siswa
3 Sertifikat, piala, piagam, foto-foto kegiatan, dsb.
4 Poster afirmasi, slogan, dll.
5 Lainnya ….
Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan terhadap aktivitas dan fasilitas terkait ekspresi diri dan kreasi dalam pengembangan minat dan bakat.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Aktivitas pengembangan minat dan
bakat
2 Fasilitas ekstrakurikuler
3 Lainnya …..
Petunjuk Pengisian Angket
Minta beberapa perwakilan siswa per-tingkatan secara acak untuk mengisi angket. Pada saat mengisi angket, minta mereka
untuk tidak menuliskan identitas mereka.

No Pertanyaan Pilih jawaban yang sesuai Deskripsi hasil angket


1 Apakah kamu merasa terfasilitasi a. Ya
(dibantu/didukung) untuk b. tidak
mengekspresikan diri dan berkarya
dalam bidang yang kamu minati?
2 Apakah hasil karya seni, karya ilmiah, a. Ya
dsb yang kamu buat dipajang di tempat b. tidak
yang telah disediakan di sekolah?
3 Apakah kamu terlibat dalam kegiatan a. Ya
latihan, kreasi, pentas, dan/atau lomba b. tidak
minat dan bakat yang diadakan
sekolah?
4 Jika kegiatan latihan, kreasi, pentas, a. Ya
dan/atau lomba minat dan bakat b. Tidak
diadakan sekolahmu, apakah kamu
menikmatinya?
5 Apakah kamu diminta untuk menilai a. Ya
karya temanmu? b. Tidak

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala/Wakil Kepala Komite
Guru Bidang Studi Seni
Sekolah Sekolah/Masyarakat
1 Apakah sekolah Anda memiliki
program pengembangan minat
dan bakat siswa? Sejauh mana
program tersebut terlaksana?
2 Apakah Anda menyediakan
wadah bagi siswa untuk
mementaskan atau memajangkan
karya mereka?
3 Apakah ada penilaian terhadap
pajangan karya-karya siswa dan
apakah siswa dilibatkan dalam
penilaian tersebut?
4 Apakah sekolah Anda
memberikan penghargaan
terhadap karya-karya terbaik
siswa? Penghargaan seperti apa?
5 Apakah Anda sering memberikan
tugas kreasi atau pertunjukan
kepada siswa Anda?
6 Apakah kreasi-kreasi dipajangkan
atau dipentaskan di kelas?
7 Apakah Anda meminta siswa
untuk melakukan penilaian
terhadap kreasi temannya (peer
evaluation)?
8 Bagaimana bentuk penghargaan
Anda terhadap kreasi terbaik
siswa?
9 Bagaimana pandangan Anda
tentang kemampuan dan prestasi
minat dan bakat di sekolah ini?
10 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Angket:

4. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 23 ]

7. Butir Inti (Kompetensi Siswa)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan Sekolah/madrasah menunjukkan peningkatan prestasi bidang akademik.
Sub Komponen :
Capaian Kinerja
Kompetensi Siswa
Indikator : Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Menunjukkan Siswa memiliki rata- Siswa memiliki rata- Siswa memiliki rata- Siswa memiliki rata-rata
Peningkatan Prestasi rata nilai UN/USBN rata nilai UN/USBN rata nilai UN/USBN nilai UN/USBN dan Rapor
Akademik dan Rapor Siswa Kelas dan Rapor Siswa Kelas dan Rapor Siswa Kelas Siswa Kelas Akhir yang
Akhir yang Akhir yang Akhir yang fluktuatif tidak meningkat dalam 3
meningkat/secara meningkat dalam 3 (naik-turun) dalam 3 tahun terakhir. Sebagian
konsisten sangat tahun terakhir. tahun terakhir. besar lulusan
baik dalam 3 tahun Sebagian besar Sebagian besar sekolah/madrasah
terakhir dan lulusan lulusan diterima pada jenjang
berdampak pada sekolah/madrasah sekolah/madrasah pendidikan berikutnya
persepsi positif diterima pada jenjang diterima pada jenjang
masyarakat terhadap pendidikan berikutnya pendidikan berikutnya
sekolah/madrasah.
Sebagian besar
lulusan
sekolah/madrasah
diterima pada jenjang
pendidikan
berikutnya.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:
Definisi
1. UN atau ujian nasional adalah penilaian hasil belajar pada akhir masa belajar siswa yang dilaksanakan secara nasional.
2. USBN adalah penilaian hasil belajar pada akhir masa belajar siswa yang dilaksanakan oleh sekolah/madrasah namun
menggunakan berstandar nasional.
Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen/bukti-bukti yang berkaitan dengan prestasi bidang akademik, seperti Hasil UN, USBN, Rerata
Nilai Rapor. Apabila sekolah/madrasah telah mengikuti UNBK maka hasil UNBK yang dijadikan data penilaian.
2. Melakukan wawancara dengan kepala/wakil kepala sekolah/madrasah bidang kurikulum dan Tim penjaminan mutu
sekolah/madrasah.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait prestasi bidang akademik.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Hasil Ujian Nasional (UN) dalam 3 tahun terakhir
2 Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dalam 3
tahun terakhir
3 Rerata Nilai Rapor kelas akhir dalam 3 tahun terakhir
4 Data lulusan yang diterima di jenjang Pendidikan berikutnya
(SMP/SMA/PTN)

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan
No Aspek Wawancara Deskripsi Hasil Wawancara
Kepala/Wakil Kepala Sekolah Tim Penjaminan Mutu
1 Bagaimana peran sekolah dalam menjaga prestasi sekolah/
madrasah ?
2 Apa saja peran tim penjaminan mutu dalam membantu menjaga
prestasi sekolah/madrasah ?
3 Apa saja prestasi akademik sekolah/madrasah selain nilai UN
/USBN ?
4 Adakah kontribusi masyarakat dalam mendukung prestasi
akademik sekolah/madrasah ?
Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1.Telaah dokumen :
2.Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


8. BUTIR INTI (KOMPETENSI SISWA)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Lulusan
Sub-Komponen Siswa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam kegiatan pembelajaran, maupun
Kompetensi Siswa dalam berinteraksi dengan warga sekolah lainnya

Indikator: Kriteria Kinerja


Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Siswa menggunakan Siswa menggunakan Siswa menggunakan Siswa menggunakan Siswa menggunakan
Bahasa Indonesia bahasa Indonesia yang bahasa Indonesia yang bahasa Indonesia bahasa Indonesia yang
yang sesuai dengan sesuai dengan kaidah sesuai dengan kaidah yang sesuai dengan kurang sesuai dengan
ejaan yang baik dan bahasa Indonesia yang bahasa Indonesia yang kaidah bahasa kaidah bahasa Indonesia
benar baik dan benar, lisan baik dan benar lisan dan Indonesia yang baik yang baik dan benar.
dan tulisan, baik dalam tulisan baik dalam dan benar namun
kegiatan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, terbatas pada bahasa
maupun dalam maupun dalam lisan.
berinteraksi dengan berinteraksi dengan
warga sekolah yang lain warga sekolah yang lain.
yang berdampak pada
peningkatan kualitas
komunikasinya.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen

Definisi
Kaidah bahasa Indonesia adalah rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah untuk bahasa baku tertulis maupun
bahasa baku lisan.
Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sedangkan
bahasa yang baik belum tentu sesuai dengan PUEBI. Penggunaan bahasa yang baik disesuaikan dengan situasi dan keadaan
pada saat kita menggunakan bahasa tersebut
Kualitas komunikasi adalah tingkat baik buruknya komunikasi yang dilakukan seseorang dengan orang lain. Komunikasi bukan
hanya sekedar pertukaran informasi, yang melalui pembicaraan dinyatakan dengan perasaan hati, memperjelas pikiran menyampaikan
ide dan juga berhubungan dengan orang lain. Akan tetapi, dengan komunikasi seseorang dapat belajar mengenal satu sama lain,
melepaskan ketegangan serta menyampaikan pendapat

Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen terkait penggunaan bahasa Indonesia siswa dalam penulisan pada buku catatan siswa, tugas-
tugas siswa
2. Melakukan observasi terhadap penggunaan bahasa Indonesia siswa dalam interaksi dengan guru dan sesama siswa di dalam
dan di luar kelas
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa, guru,
dan siswa untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana sekolah.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait bahasa Indonesia yang digunakan siswa dalam buku catatan dan tugas-tugasnya

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Buku catatan siswa
2 Tugas-tugas siswa
3 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan terhadap bahasa Indonesia yang digunakan siswa dalam interaksi dengan guru dan sesama siswa serta
pajangan karyanya di dalam dan di luar kelas.

No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi


1 Interaksi siswa dengan guru dan sesama
siswa di dalam kelas
2 Interaksi siswa dengan warga sekolah yang
lain
3 Tulisan siswa pada pajangan karyanya di
dalam dan di luar kelas
Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan bahasa Indonesia siswa dalam interaksinya dengan
guru, sesama siswa, warga sekolah lainnya dan orang tua.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala Guru Tenaga Komite Sekolah/
Sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 Bahasa Indonesia siswa dalam
berkomunikasi di dalam dan di luar kelas
2 Bahasa Indonesia siswa pada pajangan
karyanya di dalam dan di luar kelas
3 Lainnya: ...........

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :
2. Observasi :
3. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


9. Butir Inti (Kepuasan Pemangku Kepentingan)
Komponen Rumusan Pertanyaan/Pernyataan
Mutu Lulusan Stakeholder lulusan menyatakan tingkat kepuasan mereka terhadap mutu lulusan terkait
sikap, pengetahuan dan keterampilan lulusan sekolah/madrasah
Sub Komponen 3:
Kepuasan Pemangku
Kepentingan Capaian Kinerja
Indikator 8: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Stakeholder (pemangku Stakeholder Stakeholder Stakeholder Stakeholder
kepentingan) lulusan (pemangku (pemangku (pemangku (pemangku
memiliki kepuasan terhadap kepentingan) lulusan kepentingan) lulusan kepentingan) lulusan kepentingan) lulusan
mutu lulusan menyatakan sangat menyatakan sangat menyatakan puas menyatakan kurang
puas terhadap mutu puas terhadap mutu terhadap mutu puas terhadap mutu
lulusan terkait sikap, lulusan terkait sikap, lulusan terkait sikap, lulusan terkait sikap,
pengetahuan dan pengetahuan dan pengetahuan dan pengetahuan dan
keterampilan mutu keterampilan mutu keterampilan mutu keterampilan mutu
lulusan, yang ditindak lulusan lulusan lulusan
lanjuti sekolah/madrasah. sekolah/madrasah. sekolah/madrasah
sekolah/madrasah
dengan upaya
perbaikan dan
peningkatan kualitas
siswa dan lulusan.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen
Definisi:
-
Kepuasan pengguna lulusan adalah terpenuhinya atau tidak terpenuhinya kebutuhan, keinginan, dan harapan pengguna
lulusan sekolah/madrasah. Sekolah/madrasah melakukan sebuah studi penelusuran kepuasan pengguna lulusan (tracer
study) secara berkala dan data hasil studi tersebut yang dianalisis dan ditindaklanjuti untuk perbaikan dan pengembangan
mutu siswa/lulusan terkait sikap, pengetahuan dan keterampilan mereka.
- Stakeholder/pemangku kepentingan terdiri atas DUDI/lembaga pengguna lulusan, sekolah/perguruan
tinggi/lembaga pendidikan tempat belajar lulusan, masyarakat, dan orang tua.
Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen/bukti-bukti yang berkaitan dengan studi penelusuran mutu siswa/lulusan kepada Kepala Sekolah.
2. Melakukan wawancara dengan kepala/wakil kepala sekolah/madrasah dan pengguna lulusan.
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen terkait kepuasan pengguna lulusan terhadap mutu lulusan.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Dokumen studi penelusuran mutu
siswa/lulusan
2 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara dengan pemangku kepentingan (masyarakat, orang tua/kepsek atau pengajar pada jenjang
berikutnya/institusi tempat kerja) untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
No Aspek Wawancara Deskripsi hasil wawancara dengan Pengguna Lulusan
1 Bagaimana kepuasan Anda
terhadap sikap lulusan yang
menunjang kinerja lulusan?
2 Bagaimana kepuasan Anda
terhadap pengetahuan lulusan yang
menunjang kinerja lulusan?
3 Bagaimana kepuasan Anda
terhadap kompetensi lulusan yang
menunjang kinerja lulusan?
4 Lainnya ….
Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Wawancara:
Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….
B.KOMPONEN PROSES PEMBELAJARAN

10. Butir Inti (Kualitas Pembelajaran di Kelas)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Proses Pembelajaran
Sub Komponen: Proses pembelajaran berlangsung secara efektif dengan melibatkan seluruh siswa sehingga terjadi
Kualitas Pembelajaran di proses pembelajaran secara aktif serta mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi,
Kelas sesuai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun.

Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Melaksanakan Dalam proses Dalam proses Dalam proses Dalam pembelajaran
pembelajaran sesuai pembelajaran siswa pembelajaran siswa pembelajaran siswa guru menjelaskan dan
dengan RPP dan melakukan analisis, ditantang dengan diberi kesempatan siswa memperhatikan
melibatkan aktivitas siswa evaluasi dan atau berbagai pertanyaan berdiskusi dan atau namun ketika di akhir
untuk mengembangkan mencipta sebagai untuk menggunakan media pelajaran masih banyak
kemampuan berpikir tahapan proses mengembangkan untuk lebih siswa yang belum
tingkat tinggi. berpikir tingkat tinggi. kemampuan berpikir memahami materi paham.
tingkat tinggi. ajar.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
1. Proses pembelajaran diarahkan kepada proses belajar, artinya siswa yang belajar. Fungsi guru adalah mengupayakan siswa
belajar sehingga mencapai kompetensi yang dicantumkan dalam kompetensi dasar dan mengarah kepada berpikir tingkat
tinggi (jika menggunakan taksonomi Bloom, C4, C5 dan C6).
2. Proses pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Sesuai dengan prinsip kerucut Dale,
siswa akan mencapai pemahaman lebih baik jika mencoba-coba sendiri, berdiskusi dengan teman dan yang tertinggi jika
diberi kesempatan menjelaskan kepada orang lain.
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 32 ]

3. Kegiatan pendahuluan diawali dengan memotivasi siswa untuk mengikuti pelajaran dengan mengaitkan dengan kehidupan
riil dan familiar yang dekat dengan siswa serta mengungkapkan pengetahuan awal siswa yang berhubungan dengan materi
yang akan diajarkan.
4. Kegiatan inti merupakan langkah-langkah kegiatan yang dilakukan oleh siswa dan guru dalam mendapatkan pengalaman
belajar yang bermakna.
5. Kegiatan penutup berupa pengambilan kesimpulan hasil pembelajaran dan refleksi dari hasil pembelajaran yang telah
dilalui.
6. Idealnya proses pembelajaran mengikuti sintaks seperti dirancang dalam RPP. Namun guru harus dapat membuat siswa
termotivasi belajar dan menikmati proses pembelajaran. Oleh karena itu jika ternyata siswa tidak antusias belajar dan atau
siswa sulit memahami materi ajar, maka guru harus segera mengubah sintaks bahkan strategi pembelajaran. Kejadian
seperti itu dicatat dalam jurnal pembelajaran sebagai pertimbangan menyempurnakan RPP pada waktu selanjutnya.
7. Jurnal /catatan harian guru berisi catatan kegiatan yang ditulis secara rinci tentang pelaksanaan pembelajaran.
8. Dokumen supervisi kepala sekolah/madrasah berisi catatan hasil supervisi kepala sekolah/madrasah pada kegiatan
pembelajaran.
Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen pembelajaran.
2. Mengamati kegiatan pembelajaran dari tiga atau lebih kegiatan pembelajaran dengan mata pelajaran berbeda.
3. Melakukan wawancara dengan kepala sekolah/madrasah atau wakil kepala sekolah/madrasah bidang kurikulum, guru
mata pelajaran, dan siswa.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan dan program guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai RPP dan deskripsikan
hasil telaah yang mencakup: dokumen RPP, jurnal/catatan harian guru dan dokumen supervisi kepala sekolah/madrasah.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)
2 Jurnal /catatan harian guru mata
pelajaran
3 Dokumen supervisi kepala
sekolah/madrasah
Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan dalam pembelajaran tentang pelaksanaan pembelajaran sesuai RPP, aktivitas Guru dan siswa dalam
pembelajaran
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Apakah indikator, tujuan pembelajaran,
materi pembelajaran, penggunaan media,
model pembelajaran, metode, dan penilaian
sesuai dengan yang direncanakan dalam
RPP?
2 Bagaimana kelas dikelola, apakah
menggunakan pola ceramah, diskusi
kelompok, apakah siswa diberi
kesempatan presentasi, apakah siswa
diberi kesempatan mencoba alat peraga
dan
sebagainya?
3. Apakah siswa tampak antusias dalam
pembelajaran?
4. Apakah siswa memahami materi ajar sesuai
dengan KD yang dirancang dalam RPP?
5. Apakah siswa mencapai tingkatan Higher
Order Thinking Skill (HOTS)?
6. Lainnya..
Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala
Guru mata pelajaran Siswa
Sekolah/madrasah
1 Apakah guru membuat
jurnal/catatan harian kelas selama
proses pembelajaran?
2 Apakah pembelajaran diarahkan
untuk mencapai HOTS?
3 Apakah siswa tampak antusias dalam
belajar?
4 Apakah siswa diberi kesempatan
untuk menganalisis, mengevaluasi
dan mencipta dalam rangka
berdiskusi dan/atau
mempresentasikan pendapat kepada
siswa lain?
5 Apakah tugas-tugas siswa dikoreksi,
diberikan komentar dan penilaian?

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


11. Butir Inti (Kualitas Pembelajaran di Kelas)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Proses Pembelajaran
Penilaian proses maupun hasil belajar digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan dilaksanakan
Sub Komponen: secara sistemik.
Kualitas Pembelajaran di
Kelas.
Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Melaksanakan penilaian Guru melakukan Guru melakukan Guru melakukan Guru hanya
proses dan hasil belajar penilaian proses dan hasil penilaian proses dan penilaian proses dan melakukan penilaian
serta menggunakan belajar dan melakukan hasil belajar dan hasil belajar, tetapi hasil belajar.
hasilnya sebagai dasar tidak melakukan
tindak lanjut, serta melakukan tindak
perbaikan program tindak lanjut.
berikutnya. berdampak pada lanjut.
peningkatan prestasi
belajar siswa.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi:
a. Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta
didik. dalam rangka memperbaiki proses pembelajaran.
b. Penilaian hasil belajar oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, dan daya serap peserta didik.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen RPP, Instrumen penilaian pengetahuan, sikap, keterampilan
2. Melakukan observasi pelaksanaan penilaian proses dan penilaian hasil belajar.
3. Menelaah jurnal/catatan harian guru untuk mengetahui kapan penilaian hasil belajar dilakukan. Apakah penilaian proses
dilakukan dan dengan cara apa.
4. Melihat kelengkapan dokumen penilaian, antara lain soal dan angket yang digunakan, nilai atau skor yang diperoleh.
5. Menelaah dokumen lain yang memuat catatan penggunaan hasil penilaian dalam diskusi dengan guru lain, melihat
bukti bahwa hasil penilaian telah digunakan untuk merevisi RPP dan sebagainya.
6. Melakukan wawancara terhadap guru/guru pembimbing, dan siswa

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen RPP, Instrumen penilaian pengetahuan, sikap, ketrampilan hasil telaah yang mencakup: kelengkapan,
kejelasan, metode.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
2 Instrumen penilaian pengetahuan, sikap dan
keterampilan.
3 Nilai atau skor hasil penilaian.
4 Jurnal atau catatan harian guru tentang
kapan penilaian dilaksanakan.
5 Catatan tindak lanjut hasil evaluasi.

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan pelaksanaan penilaian proses dan penilaian hasil belajar.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Pengamatan pelaksanaan penilaian proses
sesuai indikator yang ingin dicapai.
2 Pengamatan pelaksanaan penilaian hasil
sesuai indikator yang dicapai hasil belajar.

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Guru kelas/ mata pelajaran
1 Apakah instrumen penilaian proses sesuai dengan
indikator yang hendak dicapai?
2 Apakah penilaian proses dilaksanakan secara
berkelanjutan sesuai indikator yang hendak dicapai?
3 Apakah hasil penilaian ditindaklanjuti
4 Apakah hasil penilaian digunakan untuk
penyempurnaan RPP dan pelaksanaan pembelajaran.

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen: _................................................
2. Observasi:
3. Wawancara: …………………..

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


12. Butir Inti (Kualitas Pembelajaran di Kelas)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Proses Pembelajaran
Program remedial dan/atau pengayaan diberikan kepada siswa yang memerlukan baik untuk remedial
Sub Komponen: maupun untuk pengayaan
Kualitas Pembelajaran
di Kelas Capaian Kinerja
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Indikator: Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Program remedial
Melaksanakan melaksanakan program melaksanakan melaksanakan program dan/atau pengayaan
pengayaan dan/atau remedial dan/atau program remedial remedial dan/atau hanya terbatas pada
remedial pada mata dan/atau pengayaan pengayaan dengan pemberian tes
pengayaan secara sistematis
pelajaran secara sistematis berbagai strategi. dan/atau PR.
dengan menggunakan dengan menggunakan
berbagai strategi dan berbagai strategi dan
berdampak terhadap berdampak terhadap
peningkatan hasil belajar dan peningkatan hasil
dan menyampaikannya belajar siswa.
kepada orang tua siswa.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi:
1. Pengayaan adalah sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui ketuntasan minimal
yang ditentukan dalam kurikulum satuan Pendidikan.
2. Remedial adalah pemberian bantuan bagi peserta didik yang mengalami kesulitan atau kelambatan dalam
pembelajaran sehingga belum mencapai ketuntasan minimal.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen hasil penilaian, program remedial, program pengayaan mata pelajaran.
2. Melakukan observasi pelaksanaan program pengayaan dan program remedial di kelas
3. Melakukan wawancara terhadap guru, dan siswa
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen program penilaian, program remedial, program pengayaan mata pelajaran hasil telaah yang mencakup:
kelengkapan, kejelasan, metode.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Dokumen hasil tes diagnostik atau tes lain
2 Program pelaksanaan Pengayaan
3 Program pelaksanaan remedial
4 Catatan bukti bahwa program remedial dan
pengayaan telah dilaksanakan.
5 Hasil penilaian pelaksanaan remedial dan
pengayaan.
6 Bukti-bukti lainnya.

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara terhadap guru, dan siswa untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Guru kelas mata pelajaran Siswa
1 Bagaimana cara melakukan remedial
2 Bagaimana cara melakukan pengayaan
3 Bagaimana keseriusan guru melaksanakan program
remedial dan pengayaan.
4 Bagaimana antusiasme siswa dalam mengikuti
program remidial dan atau pengayaan.
5 Apa manfaat yang dirasakan siswa setelah
mengikuti program pengayaan dan remedial
6 Bagaimana guru memanfaatkan hasil-hasil program
remidial dan atau pengayaan.

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen: …………………………………….
2. Wawancara: ……………………………………………….
Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 40 ]

13. Butir Inti (Iklim Belajar di Kelas)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Proses Pembelajaran
Suasana di kelas dinamis dan menyenangkan, siswa antusias dalam belajar.
Sub Komponen:
Iklim Belajar di Kelas
Capaian Kinerja
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Indikator
Siswa tampak antusias dalam Suasana kelas dinamis Suasana kelas Suasana kelas tertib Suasana kelas tertib,
belajar. dan menyenangkan dinamis dan dan ada interaksi tetapi interaksi kelas
ditandai dengan menyenangkan timbal balik antara hanya satu arah dari
penataan kelas yang ditandai dengan guru dan siswa. guru ke siswa.
menarik dan keaktifan penataan kelas yang
dan antusiasme siswa menarik dan
dalam belajar. Motivasi keaktifan dan
dan budaya belajar antusiasme siswa
terlihat dalam suasana dalam belajar.
pembelajaran di kelas.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
Iklim belajar adalah lingkungan dan suasana belajar yang diciptakan agar siswa dalam belajar merasa termotivasi untuk
berhasil, bergairah, aman, terbuka, dan menyenangkan karena perilaku guru yang adil dan menunjukkan penghargaan akan
perbedaan siswa.

Pembuktian Kinerja:
1. Mengamati aktivitas belajar siswa di dalam kelas, perpustakaan, dan laboratorium serta di berbagai pojok lingkungan
sekolah
2. Mengamati aktivitas siswa, di perpustakaan, di lab/workshop, sanggar seni, lapangan olah raga atau tempat lain di mana
siswa melakukan kebiasaan belajar di luar jam pelajaran.
3. Melakukan wawancara dengan kepala sekolah/wakil kepala sekolah dan guru
Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan dalam pembelajaran tentang budaya membaca di lingkungan sekolah
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Suasana ruang kelas, perpustakaan, serta laboran,
apakah tampak siswa yang membaca atau diskusi.
2 Suasana lab dan workshop, apakah ada kegiatan
diskusi siswa di luar jam pelajaran.
3 Suasana di mana siswa menyiapkan untuk karya
ilmiah dan sejenisnya.

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Observasi:…………………………………………….

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


14. Butir Inti (Iklim belajar di Kelas)
Komponen:
Rumusan Pertanyaan/Pernyataan:
Proses Pembelajaran
Sub Komponen: Guru melakukan pembiasaan literasi membaca dan menulis.
Iklim belajar di Kelas

Capaian Kinerja
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Indikator: Guru melakukan Guru melakukan Guru melakukan Guru tidak
Terjadinya budaya literasi pembiasaan literasi pembiasaan literasi pembiasaan literasi melakukan
membaca dan menulis. membaca dan menulis membaca dan menulis membaca dan menulis pembiasaan literasi
di kelas yang di kelas yang di kelas tetapi belum membaca dan
berdampak pada (1) berdampak pada berdampak pada menulis di kelas.
terbentuknya budaya kebiasaan membaca kebiasaan membaca
membaca dan menulis dan menulis di luar dan menulis di luar
di luar kelas (2) kelas kelas
menghasilkan karya-
karya literasi seperti
majalah dinding,
cerpen, dan karya
tulis lainnya.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
Budaya literasi membaca dan menulis adalah situasi di mana siswa memiliki kegemaran membaca dan menulis dan
menganggapnya sebagai suatu kebutuhan.

Pembuktian Kinerja:
1. Mengamati bukti-bukti dalam bentuk dokumen: Program sekolah terkait budaya membaca dan menulis.
2. Mengamati kegiatan membaca dan menulis siswa di kelas dan/atau di perpustakaan.
3. Melakukan wawancara dengan kepala sekolah/wakil kepala, guru, orang tua siswa, dan siswa.
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen terkait budaya literasi membaca dan menulis di kelas dan deskripsikan.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Program sekolah yang terkait dengan budaya
literasi membaca dan menulis.
2 Bahan bacaan yang tersedia di kelas
dan/atau perpustakaan.
3 Daftar peminjaman buku perpustakaan.

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan terkait dengan budaya membaca dan menulis di kelas dan lingkungan sekolah.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Aktivitas membaca dan menulis.
2 Pajangan karya-karya tulis siswa.

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala/wakil kepala Perwakilan
Guru Siswa
sekolah/madrasah orang tua siswa
1 Program kegiatan budaya literasi
membaca dan menulis di kelas
(strategi, jadwal, dan tindak lanjut)
2 Bahan bacaan
3 Pemanfaatan perpustakaan untuk
mendukung pembiasaan literasi
membaca dan menulis
4 Dampak program budaya literasi
membaca dan menulis
Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


15. Butir Inti (Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Penunjang Proses Pembelajaran)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Proses Pembelajaran
Sub Komponen: Sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah dimanfaatkan dengan optimal dalam proses
Pemanfaatan Sarana pembelajaran.
dan Prasarana Capaian Kinerja
Penunjang Proses
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Pembelajaran
Indikator: Proses pembelajaran Proses pembelajaran Proses pembelajaran Proses pembelajaran
Proses pembelajaran menggunakan media dan memanfaatkan sarana memanfaatkan tidak memanfaatkan
memanfaatkan sarana sumber belajar yang dan prasarana sebagai sarana dan sarana dan
dan prasarana sebagai dibuat oleh guru/siswa media dan sumber prasarana sebagai prasarana sebagai
media dan sumber dengan memanfaatkan belajar untuk semua media dan sumber media dan sumber
belajar. sarana dan prasarana tema/mapel atas belajar untuk semua belajar dalam proses
yang ada di sekolah inisiatif sendiri baik tema/mapel dalam pembelajaran
individu /kelompok di bentuk penugasan
kelas individu /kelompok
di kelas
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen
Definisi:
1. Sarana pendidikan adalah semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar, baik yang bergerak
maupun yang tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan dan berjalan dengan lancar, teratur, efektif dan
efisien.
2. Prasarana pendidikan adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti :
halaman, kebun, kolam, atau taman sekolah, dan sebagainya.
 Dapat mendukung kegiatan pembelajaran sesuai karakteristik setiap mata pelajaran yang ada.
 Memenuhi aturan keamanan
 Harus sesuai dengan karakteristik alamiah anak
 Harus didasarkan pada kebutuhan anak dan
 secara estetis harus menyenangkan.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen RPP untuk melihat sarana dan prasarana apa yang diperlukan, kemudian dicocokkan dengan
dokumen yang memuat sarana dan prasarana yang bisa digunakan oleh guru dan siswa
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 46 ]

2. Melakukan observasi pelaksanaan proses pembelajaran memanfaatkan sarana prasarana memenuhi aspek keamanan
dan keselamatan
3. Melakukan wawancara terhadap guru, dan siswa tentang bagaimana pemanfaatan sarana prasarana untuk
memaksimalkan proses dan hasil belajar

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen RPP, foto kegiatan pemanfaatan sarana prasarana yang mencakup:.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
terutama dalam hal penggunaan media dan
sumber belajar
2 dokumen tentang sarana dan prasarana yang
bisa digunakan dalam pembelajaran
3 tata tertib pemanfaatan sarana prasarana
memuat beberapa anjuran dan larangan ?

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan pelaksanaan proses pembelajaran pemanfaatan sarana prasarana sekolah dalam pembelajaran.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Pengamatan pelaksanaan kegiatan pembelajaran
berkaitan dengan pemanfaatan sarana dan prasarana
2 Pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan
pemanfaatan sarana prasarana dalam pembelajaran
3 …………….

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara tata tertib pemanfaatan sarana prasarana sekolah.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Guru kelas/ mata pelajaran Siswa
1 Mengapa sarana dan prasarana digunakan
sebagai bagian dari proses pembelajaran
2 Apa kontribusi/manfaat untuk guru dan siswa
dengan memanfaatkan sarana dan prasarana
dalam pembelajaran
3 apakah pelaksanaan kegiatan pemanfaatan
sarana prasarana memenuhi keamanan dan
keselamatan dalam pembelajaran

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen: ..............................................................
2. Wawancara : …………………………………………………..
3. Wawancara: : ................................................................
Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 48 ]

C.KOMPONEN MUTU GURU

16. Butir Inti (Kompetensi Guru)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Guru Guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang lengkap.
Sub-Komponen:
Kompetensi Guru Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Menyusun perencanaan RPP yang disusun guru sudah RPP yang disusun RPP yang disusun RPP yang
pembelajaran aktif, kreatif, memfasilitasi seluruh siswa guru sudah guru sudah disusun guru
dan inovatif dengan belajar aktif, kreatif dan inovatif memfasilitasi seluruh memfasilitasi tidak
melibatkan seluruh siswa, yang dapat dilihat dari aktivitas siswa belajar aktif, seluruh siswa memfasilitasi
serta mengoptimalkan KBM yang menempatkan siswa kreatif dan inovatif belajar Aktif, kreatif seluruh siswa
lingkungan dan sebagai subyek dalam kegiatan yang dapat dilihat dan inovatif yang belajar aktif,
memanfaatkan TIK pembelajaran dari aktivitas KBM dapat dilihat dari kreatif, dan
dengan merancang penyelidikan yang menempatkan aktivitas KBM yang inovatif
sederhana, , melakukan tugas siswa sebagai subyek menempatkan siswa
proyek tertentu berdasarkan ide- dalam kegiatan sebagai subyek
ide siswa sendiri dan pembelajaran dengan dalam kegiatan
mengoptimalkan lingkungan mengoptimalkan pembelajaran
sekitar pemanfaatan
serta memanfaatkan TIK baik lingkungan sebagai
untuk mencari informasi maupun sumber belajar
mendukung proses pembelajar.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi :
1. RPP yang lengkap yang memuat komponen Identitas sekolah dan identitas mapel, tujuan pembelajaran berdasarkan KD,
Indikator pencapaian Kompetensi, materi pembelajaran, strategi pembelajaran yang digunakan untuk mencapai KD yang
sesuai karakteristik peserta didik, media pembelajaran sebagai alat bantu proses pembelajaran (termasuk IT), sumber
belajar yang relevan seperti buku dan lingkungan sekitar,
2. tahapan pembelajaran(pendahuluan, inti dan penutup) serta penilaian hasil pembelajaran
3. Pembelajaran aktif antara lain dapat dilihat dari aktivitas KBM yang menempatkan siswa sebagai subyek dalam
kegiatan pembelajaran, misalnya 5M (mengamati, mempertanyakan, melakukan pengumpulan data/informasi,
menganalisis, dan mengomunikasikan hasil).
4. Pembelajaran kreatif dan inovatif yaitu pembelajaran yang memfasilitasi siswa menjadi kreatif dan inovatif, antara
lain dapat dilihat dari tugas yang harus diselesaikan siswa, misalnya merancang penyelidikan sederhana, melakukan
wawancara ke masyarakat, melakukan tugas proyek, atau menghasilkan produk tertentu berdasarkan ide-ide siswa
sendiri.
5. Pengoptimalan lingkungan sekitar, antara lain dapat dilihat dari media atau sumber belajar yang digunakan, misalnya
memanfaatkan kebun sekolah, memanfaatkan barang bekas atau bahan-bahan yang ada di sekitarnya, mewawancarai
warga sekitar rumah, mengunjungi bengkel atau home industry dekat sekolah, dan lain-lain.
6. Pemanfaatan TIK antara lain dapat dilihat dari aktivitas meminta siswa melakukan searching internet untuk menggali
informasi, menggunakan video untuk kegiatan pendahuluan atau penutup, menggunakan software aplikasi dalam
pengumpulan data, menggunakan power point dalam menguatkan materi, dan lain-lain.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen RPP (untuk beberapa orang guru)
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, dan beberapa orang Guru

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen RPP (untuk beberapa orang guru) dan deskripsikan hasil telaah yang mencakup: kelengkapan
komponen RPP, ketepatan indikator, ketepatan pemilihan strategi/metode pembelajaran, dukungan lingkungan, penggunaan
TIK untuk proses pembelajaran

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Kelengkapan dokumen RPP
2 Indikator
3 Strategi/metode pembelajaran
4 Tahapan pembelajaran
5 Pemanfaatan Lingkungan
6 Pemanfaatan TIK
7 Dokumen evaluasi dan refleksi
Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan penyusunan RPP.
Deskripsi Hasil Wawancara
No Aspek Wawancara Guru pemilik RPP
1 Bagaimana melakukan analisis KI, KD
dan cara merumuskan indikator
2 Apa alasan pemilihan strategi/metode
pembelajaran
3 Bagaimana cara pemanfaatan
lingkungan sebagai sumber belajar
4 Apa keunggulan dari penggunaan TIK

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen : ………………………………………………………….

2. Wawancara: : ………………………………………………..

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


17. Butir Inti (Pengembangan Profesi Guru)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Mutu Guru Guru melakukan evaluasi diri, refleksi dan perbaikan kinerja secara berkala untuk pengembangan
Subkomponen: kompetensi.
Pengembangan Profesi
Guru Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Melakukan evaluasi diri, Guru melalui berbagai kegiatan Guru melakukan Guru melakukan Guru tidak
refleksi dan perbaikan pengembangan kompetensi perbaikan kinerja refleksi dan melakukan
kinerja secara berkala seperti observasi kelas dan khususnya pembelajaran evaluasi diri untuk refleksi dan
pemberian kuesioner tentang dalam pengembangan perbaikan kinerja evaluasi diri.
pelaksanaan pembelajaran, kompetensi secara dengan membuat
rekaman audio atau video, berkelanjutan setelah catatan mengajar.
dan didiskusikan dan melakukan refleksi dan
diseminasikan ke teman evaluasi diri dengan
sejawat yang difasilitasi sekolah membuat jurnal dan
tentang hasil refleksi dan catatan harian.
evaluasi diri untuk perbaikan
kinerja secara berkelanjutan
yang terlihat pada perbaikan
manajemen kelas.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
Setiap guru mengembangkan profesionalismenya dengan melakukan evaluasi diri dan refleksi melalui bentuk/kegiatan antara
lain pengembangan kompetensi guru adalah usaha perbaikan kinerja dari guru untuk mencapai kompetensi maksimal yang
dapat dilakukan

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen tentang hasil evaluasi diri, dokumen refleksi yang akan/telah dilakukan dan dokumen perbaikan kinerja
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, dan beberapa guru
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 52 ]

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait hasil evaluasi diri, refleksi dan dokumen perbaikan kinerja
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Dokumen hasil evaluasi diri
2 Dokumen refleksi dan dokumen rencana tindak lanjut
3 Dokumen bukti perbaikan kinerja yang dilakukan oleh guru
4 Dokumen bukti diskusi dan diseminasi dengan teman
sejawat
5 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi terkait hasil evaluasi diri, refleksi dan dokumen perbaikan kinerja.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala/wakil Kepala Tim Pengembang
Guru
sekolah Sekolah
1 Bagaimana guru mengidentifikasi
proses pelaksanaan evaluasi diri?
2 Bagaimana guru mengidentifikasi
komponen dari kegiatan refleksi?
3 Bagaimana guru melakukan kegiatan
perbaikan kinerja yang telah
direncanakan.
4 Bagaimana pihak sekolah (Tim
Pengembang Sekolah) memfasilitasi
usaha perbaikan kinerja guru
5 Lainnya ….
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 53 ]

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :

2. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


18. Butir Inti (Pengembangan Profesi Guru)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Mutu Guru. Guru melakukan pengembangan profesi secara aktif untuk meningkatkan pengetahuan,
Sub-Komponen: keterampilan, dan wawasan
Pengembangan Profesi
Guru
Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Melakukan Guru melakukan Guru melakukan Guru melakukan Guru melakukan
pengembangan profesi pengembangan pengembangan profesi pengembangan profesi pengembangan profesi
secara aktif untuk profesi secara aktif secara aktif untuk secara aktif untuk secara pasif untuk
meningkatkan dengan menulis meningkatkan pengetahuan, meningkatkan meningkatkan
pengetahuan, jurnal atau karya keterampilan, dan wawasan pengetahuan, pengetahuan,
keterampilan, dan ilmiah atau melalui KKG/MGMP dan keterampilan, dan keterampilan, dan
wawasan baik melalui berpartisipasi dalam yang sejenis seperti media wawasan melalui wawasan melalui
kegiatan organisasi pertemuan ilmiah daring (online) atas inisiatif program pelatihan KKG/MGMP atau yang
profesi guru (KKG/MGMP (seminar, bedah sendiri dan hasilnya terintegrasi berbasis sejenis atas inisiatif
atau yang sejenis) atas buku, kajian-kajian, diterapkan dalam kegiatan kompetensi sendiri dan/atau
inisiatif sendiri atau dan sejenisnya). PBM dan menularkannya (workshop, penataran) difasilitasi oleh
difasilitasi oleh kepada teman sejawat di dan Simposium guru. sekolah/ madrasah.
sekolah/madrasah sekolah/madrasah masing-
masing.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi Pengembangan Profesi adalah


Segala kegiatan yang dilaksanakan seorang Guru yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan guru
baik atas inisiatif sendiri atau difasilitasi oleh sekolah/madrasah

Kriteria :
Pelaksanaan pengembangan profesi guru untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan baik atas inisiatif sendiri
dan/atau difasilitasi oleh sekolah/madrasah, antara lain:
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 55 ]

1. Kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan melalui tatap muka dan/atau online
2. Penugasan berarti guru mengikuti/melaksanakan kegiatan karena mendapat tugas dari sekolah atau pimpinan.
3. Inisiatif sendiri berarti guru mengikuti/melaksanakan kegiatan atas usaha sendiri dalam mencari informasi, membiayai
sendiri aktivitas yang dilakukan

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen kegiatan yang pernah dilakukan atau diikuti
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah dan guru

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen yang berkaitan dengan pengembangan profesi guru.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Karya tulis yang dipublikasikan
2 Karya tulis yang tidak dipublikasikan
3 Bukti keikutsertaan kegiatan pengembangan profesi
4 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan aktivitas yang pernah dan yang akan diikuti untuk
meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan.

Deskripsi hasil wawancara


No Aspek Wawancara Kepala/Wakil Kepala
Guru Komite Sekolah
Sekolah
1 Apa tujuan dari kegiatan yang pernah
dan yang akan diikuti
2 Bagaimana mendiseminasikan hasil
karya tulis?
3 Apa dampak dari diseminasi yang
dilakukan
4 Siapa yang punya inisiasi mengikuti
kegiatan untuk meningkatkan
pengetahuan, keterampilan dan
wawasan?
5 Bagaimana dukungan Komite Sekolah
untuk pengembangan kapasitas guru?
6 Upaya pribadi apa yang dilakukan guru
dalam pengembangan profesi?
6 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen: …………………………………………………………………………………………

2. Wawancara: ………………………………………………………………………………………..

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


19. Butir Inti (Inovasi dan Kreativitas Guru)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Mutu Guru
Subkomponen: Guru melaksanakan usaha-usaha inovatif dan kreatif dalam kegiatan belajar mengajar
Inovasi dan Kreativitas
Guru
Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Mengembangkan/memodi- Guru berinovasi dalam Guru Guru Guru tidak
fikasi mengembangkan kegiatan mengembangkan/ mengembangkan/ mengembangkan/
strategi/model/metode dan belajar mengajar dan memodifikasi strategi/ memodifikasi strategi/ memodifikasi
teknik pembelajaran aktif menyebarluaskan melalui model/ metode/ model/ metode/ strategi/ model/
dan mendidik kegiatan, seperti seminar, teknik pembelajaran teknik pembelajaran metode/ teknik
lomba, jurnal, workshop, aktif dan telah aktif pembelajaran aktif
atau media sosial. menerapkannya
dalam proses
pembelajaran.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi:
Kemampuan guru mengembangkan/memodifikasi strategi, model, metode, dan teknik pembelajaran aktif dan mendidik secara
inovatif dan kreatif diwujudkan dalam bentuk kegiatan:
1. Mengembangkan strategi, model, dan teknik pembelajaran yang aktif dan mendidik.
2. Memodifikasi strategi, model, dan teknik pembelajaran yang aktif dan mendidik.
3. Mengimplementasikan hasil pengembangan/modifikasi strategi, model, metode pembelajaran dalam pembelajaran.
4. Menilai efektivitas hasil pengembangan/modifikasi strategi, model, dan teknik pembelajaran.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen berkaitan dengan pengembangan/modifikasi strategi, model, metode, dan teknik pembelajaran aktif dan
mendidik
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, guru dan siswa
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen terkait hasil pengembangan/memodifikasi dan cara penerapan dan penyebarluasan
strategi/model/metode dan teknik pembelajaran aktif dan mendidik
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Hasil pengembangan/modifikasi strategi, model,
dan teknik pembelajaran.
2 Hasil evaluasi pengembangan/modifikasi strategi,
model, metode pembelajaran
3 Bukti hasil penyebarluasan hasil pengembangan
4 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara

Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi terkait hasil pengembangan/memodifikasi dan cara penerapan serta
penyebarluasan strategi/model/metode dan teknik pembelajaran.

Deskripsi hasil wawancara


No Aspek Wawancara Kepala/Wakil Kepala Guru
1 Bagaimana cara (tahapan)
pengembangan/modifikasi strategi,
model, dan teknik pembelajaran?
2 Bagaimana cara (tahapan) penilaian hasil
pengembangan/modifikasi strategi,
model pembelajaran?
3 Bagaimana cara penyebarluasan hasil
pengembangan?
4 Pendapat siswa tentang adanya
pengembangan/modifikasi strategi
/metode pembelajaran?
5 Lainnya ….
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 59 ]

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


20. Butir KEKHUSUSAN (Kompetensi Guru)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Mutu Guru Guru mengembangkan perangkat pembelajaran tematik
Sub-Komponen:
Kompetensi Guru Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Mengembangkan Perangkat Guru mengembangkan Guru Guru Guru
Pembelajaran Tematik secara konsisten mengembangkan mengembangkan mengembangkan
perangkat pembelajaran perangkat tematik perangkat tematik perangkat tematik
tematik yang yang menunjukkan yang menunjukkan namun tidak
menunjukkan adanya adanya kaitan yang adanya kaitan yang menunjukkan
kaitan yang jelas antara jelas antara tema, jelas antara tema, adanya kaitan antara
tema, kompetensi dasar kompetensi dasar dan kompetensi dasar tema, kompetensi
dan indikator dari setiap indikator dari setiap dan indikator dari dasar dan indikator
mata pelajaran yang mata pelajaran yang setiap mata dari setiap mata
didukung oleh strategi didukung oleh strategi pelajaran namun pelajaran
pembelajaran yang pembelajaran yang tidak didukung oleh
relevan, menggunakan relevan, penggunaan strategi
media yang tepat, media yang tepat dan pembelajaran yang
menggunakan penilaian penilaian autentik relevan penggunaan
autentik dan media yang tepat
memanfaatkan dan penilaian
lingkungan sebagai autentik
sumber belajar
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:
Definisi :

1. Pembelajaran Tematik
Pembelajaran Tematik adalah: pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran
tertentu untuk meningkatkan kinerja peserta didik.

Langkah pertama yang dilakukan adalah memilih tema dan mengembangkan sub tema.

Langkah kedua melakukan analisis SKL, KI, KD dan membuat Indikator menghasilkan produk berupa tabel analisis SKL, KI,
KD dan membuat Indikator.

Langkah ketiga membuat hubungan pemetaan antara KD dan indikator menghasilkan yang dapat berupa tabel
keterhubungan KD dan indikator.

Langkah keempat membuat jaringan KD. Pada tahap keempat ini selain mengembangkan jaringan KD juga
mengembangkan jaringan indikator yang akhirnya menghasilkan produk jaringan KD dan Indikator.

Langkah kelima yaitu menyusun silabus yang menghasilkan silabus, dan langkah terakhir menyusun RPP yang
menghasilkan RPP. Pada langkah penyusunan RPP terdapat tahap untuk mengembangkan materi, memilih strategi
pembelajaran yang relevan, penggunaan media yang tepat, penggunaan penilaian autentik dan penggunaan lingkungan
sebagai sumber belajar.

Pembuktian Kinerja:
3. Menelaah dokumen RPP (untuk beberapa orang guru)
4. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, dan beberapa orang Guru

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen RPP (untuk beberapa orang guru) dan deskripsikan hasil telaah yang mencakup: kelengkapan
komponen RPP, ketepatan indikator, ketepatan pemilihan strategi/metode pembelajaran untuk proses pembelajaran
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 62 ]

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Kelengkapan dokumen RPP
2 Jejaring KD dan Indikator masing-masing mata
pelajaran
3 Strategi/metode pembelajaran
4 Tahapan pembelajaran
5 Pemanfaatan Lingkungan sebagai sumber belajar
7 Dokumen evaluasi dan refleksi
8 lainnya ……

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan penyusunan RPP.
Deskripsi Hasil Wawancara
No Aspek Wawancara Kepala/Wakil Kepala Guru pemilik RPP Guru lain
sekolah
1 Bagaimana melakukan analisis KI,
membuat jejaring KD dan cara
merumuskan indikator untuk masing-
masing mata pelajaran
2 Apa alasan pemilihan strategi/metode
pembelajaran
3 Bagaimana cara pemanfaatan
lingkungan dan sumber belajar
lainnya
4 Bagaimana penilaian proses dan
penilaian hasil dilakukan
Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :

2. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


D. KOMPONEN MANAJEMEN SEKOLAH

21. Butir Inti (Pencapaian Visi dan Misi)


Komponen: Rumusan Pernyataan:
Manajemen sekolah/
madrasah Sekolah/madrasah mengembangkan, menjabarkan, menyosialisasikan, dan mengimplementasikan visi,
Sub-Komponen: misi, dan tujuan sekolah.
Pencapaian Visi dan
Misi Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Mengimplementasikan Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah
visi, misi dan tujuan menjabarkan indikator visi menjabarkan indikator tidak menjabarkan tidak menjadikan visi
dengan melibatkan sebagai acuan visi sebagai acuan indikator visi sebagai sekolah sebagai
seluruh komponen melaksanakan sosialisasi melaksanakan sosialisasi acuan melaksanakan keadaan atau kondisi
sekolah dan dan implementasi misi dan implementasi misi sosialisasi dan yang diharapkan
pemangku dan tujuan oleh dan tujuan oleh implementasi misi dan dicapai dalam waktu
kepentingan komponen sekolah dan komponen sekolah dan tujuan oleh komponen tertentu
pemangku kepentingan pemangku kepentingan. sekolah dan pemangku
dan melaksanakan kepentingan
evaluasi secara berkala
terhadap pelaksanaan visi
sekolah/madrasah.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
1. Visi adalah pernyataan kehendak yang ideal tentang sekolah yang ingin dicapai di masa depan. Visi hendaknya menantang
namun memungkinkan untuk dicapai
2. Indikator adalah ciri yang dapat diamati yang menunjukkan tercapainya visi tersebut
3. Misi adalah bidang penugasan yang dilakukan oleh sekolah untuk mencapai visi.
4. Tujuan adalah apa yang ingin dicapai untuk mewujudkan visi. Tujuan dinyatakan dalam bentuk yang mudah diukur
pencapaiannya.
5. Penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah adalah proses merumuskan visi, misi, dan tujuan sekolah dengan melibatkan
pemangku kepentingan sekolah khususnya guru dan tenaga kependidikan, siswa, pengurus komite sekolah/orang tua siswa.

[ 64 ]
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 65 ]

6. Sosialisasi adalah kegiatan menyebarluaskan informasi tentang visi, misi, dan tujuan sekolah kepada pemangku kepentingan
sekolah khususnya guru dan tenaga kependidikan, siswa, pengurus komite sekolah/orang tua siswa.
7. Evaluasi pencapaian adalah penilaian terhadap pencapaian visi, misi, dan tujuan atau perencanaan sekolah yang dilakukan
secara kuantitatif maupun kualitatif yang didokumentasikan dalam bentuk laporan tertulis.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen perencanaan sekolah, proses penyusunannya, media sosialisasi, dan evaluasi pencapaian visi,
misi, tujuan atau perencanaan.
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, komite sekolah/madrasah, guru, tenaga
kependidikan, dan siswa tentang proses penyusunan dan implementasi visi, misi, tujuan sekolah/madrasah

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait proses penyusunan dan implementasi visi, misi, tujuan, dan rencana sekolah
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Visi, misi, dan tujuan sekolah
2 Dokumen atau notulen proses penyusunan visi, misi, dan
tujuan sekolah (undangan rapat, foto kegiatan, absensi, dsb)
3 Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Kerja Tahunan (RKT),
Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).
4 Dokumen sosialisasi visi, misi, dan tujuan sekolah
5 Dokumen hasil evaluasi tahunan pencapaian visi, misi,
tujuan, dan rencana sekolah
6 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala Tenaga Komite Sekolah/
Guru Siswa
sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 Sejauhmana keterlibatan
Anda dalam proses
penyusunan visi, misi, dan
tujuan sekolah
2 Sejauhmana Anda
memahami visi, misi, dan
tujuan sekolah dan dari
mana Anda mengetahui hal
itu?
3 Sejauhmana visi, misi, dan
tujuan sekolah tersebut
menjadi pedoman Anda
dalam melaksanakan
kegiatan?
4 Apakah ada kegiatan
evaluasi tahunan terhadap
pencapaian visi, misi,
tujuan atau rencana
sekolah?
5 Lainnya: ............................

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 67 ]

22. Butir Inti (Kompetensi supervisi kepala sekolah/madrasah)


Komponen Pernyataan:
Manajemen sekolah Kepala sekolah/madrasah menunjukkan kompetensi supervisi akademik untuk membantu
guru memperbaiki kualitas pembelajaran.
Sub Komponen
Kompetensi supervisi kepala
Capaian Kinerja
sekolah/madrasah
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Indikator Kepala sekolah Kepala sekolah Kepala sekolah Kepala sekolah
Menunjukkan kompetensi merencanakan, merencanakan, merencanakan, merencanakan dan
supervisi dalam membantu melaksanakan, melaksanakan, melaksanakan, melaksanakan
guru memperbaiki kualitas mengevaluasi dan mengevaluasi dan mengevaluasi dan supervisi akademik
pembelajaran. melakukan tindak lanjut melakukan tindak melakukan tindak namun tidak
atas hasil supervisi lanjut atas hasil lanjut atas hasil melakukan tindak
akademik kepada guru supervisi akademik supervisi akademik lanjut
secara berkelanjutan kepada guru secara kepada guru namun
dan berdampak berkelanjutan belum dilaksanakan
signifikan terhadap secara rutin dan
peningkatan kinerja berkelanjutan
guru.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
 Supervisi akademik kepala sekolah adalah upaya pembinaan guru untuk membantu mereka dalam memecahkan masalah
pembelajaran yang dihadapi.
 Merencanakan supervisi akademik adalah kegiatan kepala sekolah dalam merumuskan tujuan, sasaran, kegiatan, dan jadwal
kegiatan supervisi.
 Melaksanakan supervisi akademik adalah kegiatan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi kepada guru dengan
menggunakan teknik-teknik individu (al. Kunjungan kelas) maupun teknik-teknik kelompok.
 Melaksanakan evaluasi berarti kegiatan kepala sekolah dalam memberikan penilaian kepada guru dalam rangka perbaikan
pembelajaran dengan memberikan masukan-masukan bagi guru yang bersangkutan.
 Tindak lanjut adalah kegiatan kepala sekolah dalam memastikan saran-saran perbaikan telah dilaksanakan oleh guru.
 Supervisi akademik secara berkelanjutan adalah kegiatan supervisi kepala sekolah yang dilaksanakan secara terjadwal dalam
setiap semester/tahun selama tiga tahun terakhir.
 Supervisi dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan sesuai kebutuhan guru adalah upaya kepala sekolah
melaksanakan supervisi sesuai masalah yang dihadapi guru dengan pendekatan supervisi yang berbeda-beda sesuai dengan
kebutuhan guru.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen yang menunjukkan bukti adanya perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut supervisi
akademik kepala sekolah.
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, guru, dan siswa tentang pelaksanaan supervisi
akademik.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, tindak lanjut supervisi, dan strategi dan teknik supervisi
yang sesuai dengan kebutuhan guru.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Program supervisi yang dibuat kepala
sekolah/madrasah.
2 Instrumen supervisi yang digunakan
3 Catatan pelaksanaan supervisi yang
mendeskripsikan tahap praobservasi, observasi,
dan refleksi.
4 Catatan evaluasi pelaksanaan supervisi sebagai
bahan pembinaan pendidik dan tenaga
kependidikan.
5 Rekomendasi tindak lanjut perbaikan yang
disarankan oleh kepala sekolah/madrasah
6 Pelaksanaan tindak lanjut pemantauan
pelaksanaan saran tindak lanjut.
7 Surat penugasan/SK penugasan
8 Lainnya ….
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 69 ]

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala Sekolah/Wakasek Guru
1 Sejauhmana kepala
sekolah/madrasah merencanakan
supervisi akademik (kapan, dengan
siapa)?
2 Bagaimana tahapan supervisi yang
dilaksanakan oleh kepala sekolah?
2 Bagaimana teknik-teknik supervisi
yang dilakukan kepala sekolah?
Sejauhmana teknik-teknik tersebut
sesuai dengan kebutuhan guru?
3 Sejauhmana rekomendasi evaluasi
supervisi kepala sekolah
ditindaklanjuti oleh guru.
4 Apakah guru merasakan manfaat
supervisi kepala sekolah? Apa
bukti yang bisa dijelaskan?
5 Lainnya: ...........

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


23. Butir Inti (Kepemimpinan kepala sekolah/madrasah)
Komponen: Rumusan Pertanyaan
Manajemen sekolah/ Kepala sekolah/madrasah mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam usaha pengembangan
madrasah sekolah dan melaksanakan secara konsisten, partisipatif, kolaboratif, transformatif dan efektif.
Sub-Komponen:
Kepemimpinan kepala
sekolah/madrasah
Indikator Capaian Kinerja
Mempraktikkan Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
kepemimpinan yang .
kreatif, inovatif, Kepala Kepala Kepala Kepala
sekolah/madrasah
partisipatif, kolaboratif, sekolah/madrasah sekolah/madrasah sekolah/madrasah
mengembangkan ide-ide
transformatif dan efektif. mengembangkan ide- mengembangkan ide- mengembangkan ide-ide
kreatif dan inovatif yang ide kreatif dan inovatif ide kreatif dan inovatif kreatif dan inovatif yang
dituangkan dalam yang dituangkan dalam yang dituangkan dituangkan dalam
RKS/RKAS yang dalam RKS/RKAS yang dalam dalam RKS/RKAS yang RKS/RKAS yang dalam
penyusunannya penyusunannya dalam penyusunannya penyusunannya tidak
melibatkan warga melibatkan warga melibatkan warga melibatkan warga
sekolah dan stakeholder sekolah dan sekolah dan sekolah dan stakeholder
lainnya serta stakeholder lainnya stakeholder lainnya, lainnya.
diimplementasikan serta namun tidak
secara konsisten dan diimplementasikan diimplementasikan
efektif, akuntabel, dan secara konsisten dan secara konsisten dan
transparan. efektif. efektif.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
1. Ide-ide kreatif dan inovatif adalah kemampuan kepala sekolah/madrasah dalam menciptakan hal-hal baru atau cara-cara
baru yang berbeda dari yang sudah ada sebelumnya dengan cara memanfaatkan berbagai sumber daya baik di dalam
maupun di luar sekolah untuk memecahkan masalah sekolah.
2. Kepemimpinan partisipatif adalah usaha kepala sekolah dalam melibatkan warga sekolah dalam kegiatan dan
pengambilan keputusan di sekolah.
3. Kepemimpinan kolaboratif adalah kepala sekolah/madrasah mempengaruhi orang-orang yang bermitra agar bekerja sama
untuk mencapai tujuan kemitraan secara saling membutuhkan, memperkuat, menguntungkan, dan mengefektifkan
4. Kepemimpinan transformatif adalah kepala sekolah mampu mengatasi keterbatasan atau kekurangan dengan
mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki sekolah baik internal maupun eksternal bagi pengembangan
sekolah.
5. Integritas adalah ciri kepribadian yang menunjukkan kejujuran, kepercayaan, dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah
6. Berdampak nyata pada pengembangan sekolah adalah sejauhmana ide kreatif menghasilkan pendekatan atau metode baru
yang meningkatkan kualitas pembelajaran siswa maupun manajemen sekolah seperti kerja sama pemagangan, dukungan
orang tua dan komite sekolah dalam pengadaan sarana/prasarana, metode pekerjaan baru sebagai kepala sekolah, dan
sebagainya.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen berupa (1) Rencana Pengembangan Sekolah, rencana kerja tahunan/RKAT/proposal/TOR, atau
dokumen lain yang menunjukkan perencanaan, (2) dokumen yang menunjukkan adanya ide-ide kreatif dan inovatif kepala
sekolah/madrasah, (3) notulen rapat penyusunan program, koordinasi program, sosialisasi program, evaluasi program atau
rapat lainnya, (4) laporan kegiatan tahunan, semesteran atau laporan untuk kegiatan tertentu, (5) dokumen/bukti yang
menunjukkan bahwa program atau laporan program dipublikasikan kepada umum atau pihak-pihak terkait, misalnya di
unggah di website atau media sosial.
2. Mengamati bukti-bukti kegiatan yang mengandung ide-ide kreatif dan inovatif kepala sekolah/madrasah yang menunjukkan
bahwa program yang dikembangkan oleh sekolah berdampak terhadap peningkatan mutu/prestasi sekolah, Misalnya ada
peningkatan nilai, pencapaian prestasi siswa atau guru pada bidang akademik dan non akademik
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, komite sekolah/madrasah, guru,
tenaga kependidikan, dan siswa tentang ide-ide kreatif dan inovatif kepala sekolah.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan sekolah/madrasah yang mengandung ide-ide kreatif dan inovatif.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Rencana pengembangan sekolah atau sejenisnya
yang menunjukkan kemampuan sekolah
memanfaatkan potensi dan merebut peluang
yang ada
2 Rencana kerja sekolah/madrasah (RKS)
3 Rencana kegiatan dan anggaran tahunan (RAKT)
4 Dokumen/ MOU kerja sama pihak sekolah
dengan lembaga di luar sekolah
5 Proposal/TOR
6 Notulen rapat dan kegiatan yang menunjukkan
kegiatan kreatif dan inovatif sekolah (foto, berita
acara, notulen, dsb).
7 Bukti lain tentang usaha-usaha kreatif yang
dilakukan kepala sekolah
8 Publikasi program di web/medsos
9 Bantuan lembaga luar kepada sekolah yang
berdampak penting bagi pengembangan sekolah
10 Lainnya….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan kegiatan sekolah yang mengandung ide-ide kreatif sekolah yang diinisiasi oleh kepala sekolah.

No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi


1
2 Pencapaian prestasi siswa bidang non akademik
3 Pencapaian prestasi guru
4 Pencapaian prestasi sekolah secara
kelembagaan
5 Program kurikuler dan ekstra kurikuler
6
7 Dukungan pihak luar terhadap kegiatan sekolah
8 Kegiatan kreatif dan inovatif lainnya
9 Lainnya …..

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala Guru Tenaga Komite Sekolah/
Siswa
Sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 Apakah ada program atau
kegiatan sekolah Anda
yang termasuk baru
2 Kegiatan apa saja di
sekolah yang mengandung
ide kreatif dan inovatif?
3 Apakah sekolah
melaksanakan kerja sama
dengan pihak lain untuk
pembelajaran siswa?
4 Sejauhmana kepala
sekolah Anda
memanfaatkan potensi di
dalam dan di luar sekolah
untuk mengatasi masalah
sekolah?
5 Bagaimana keterlibatan
saudara dalam
perencanaan program-
program sekolah.
6 Bagaimana peran atau
keterlibatan saudara
dalam pelaksanaan
program sekolah
7 Apakah program-program
sekolah dilaporkan dan
dipublikasikan
8 Sejauh mana perilaku
kepala sekolah dalam hal
kejujuran, kepercayaan,
dan tanggung jawab dalam
mengemban jabatan
kepala sekolah?
9 Apa saja yang dilakukan
oleh kepala sekolah dalam
mendorong partisipasi
warga sekolah dalam
kegiatan sekolah?
10 Usaha-usaha kerja sama
apa yang dilakukan kepala
sekolah dengan pihak
luar?
11 Usaha-usaha kreatif apa
yang dilakukan kepala
sekolah dalam mengatasi
masalah pengembangan
sekolah?
12 Apakah ada peningkatan
mutu atau pencapaian
prestasi sekolah
(siswa/guru) sebagai
dampak dari program kerja
sekolah

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


24. Butir Inti (Budaya Sekolah/Madrasah)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Manajemen Sekolah/madrasah menciptakan komunikasi dan interaksi antara siswa, guru, dan warga sekolah, orang tua,
Sekolah/Madrasah dan warga masyarakat yang menunjukkan hubungan yang harmonis di antara mereka.
Sub Komponen:
Capaian Kinerja:
Budaya Sekolah/Madrasah
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Indikator: Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah
Menciptakan komunikasi menunjukkan komunikasi dan menunjukkan komunikasi menunjukkan belum menunjukkan
dan interaksi antara guru, interaksi antara siswa, guru dan interaksi antara komunikasi dan komunikasi dan
siswa, dan warga sekolah, dan warga sekolah, orang tua siswa, guru dan warga interaksi antara siswa, interaksi antara
orang tua, dan masyarakat dan masyarakat sekitar sekolah, orang tua dan guru dan warga sekolah, siswa, guru dan
yang harmonis secara harmonis masyarakat sekitar secara dan orang tua secara warga sekolah, dan
dan berdampak pada harmonis harmonis orang tua secara
terciptanya budaya kerja sama harmonis
tim yang kuat
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
 Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari satu orang ke orang lain secara lisan dan tulisan
 Interaksi adalah hubungan timbal balik antara seseorang atau kelompok dengan orang atau kelompok lain
baik melalui media maupun tatap muka.
 Harmonis adalah hubungan yang dicirikan oleh kerukunan, kebersamaan, dan kesatupaduan.
 Berdampak pada terciptanya budaya kerja sama tim yang kuat yaitu tumbuhnya semangat kerja sama tim di antara
personil sekolah melalui berbagai kegiatan interaktif antara siswa, guru, dan warga masyarakat

Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen kegiatan di sekolah yang menunjukkan hubungan harmonis dan interaktif di antara warga
sekolah dan dengan warga masyarakat
2. Melakukan observasi kegiatan bersama antara warga sekolah yang menunjukkan kerja sama tim.
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa, guru,
dan siswa tentang komunikasi dan interaksi siswa, guru, dan warga masyarakat.
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan yang menunjukkan interaksi dan komunikasi yang harmonis antara siswa, guru, orang
tua dan warga masyarakat

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Rencana dan program sekolah atau yang
sejenisnya
2 Notulen kegiatan baik dalam bentuk catatan
maupun foto dan bukti lainnya yang
menunjukkan jalinan komunikasi dan
interaksi baik tatap muka maupun melalui
media sosial dengan berbagai pihak
3 Dokumen kerja sama antara siswa atau guru
dengan warga masyarakat termasuk orang tua
siswa (al. SK kepanitiaan)
4 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan kegiatan sekolah yang berkaitan dengan komunikasi dan interaksi antara siswa, guru, orang tua, dan
warga masyarakat.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Kegiatan di lingkungan sekolah yang
menunjukkan komunikasi dan hubungan
harmonis antara siswa dan guru
2 Kegiatan di lingkungan sekolah atau di luar
sekolah yang menunjukkan komunikasi dan
hubungan harmonis antara guru dan orang
tua
3 Kegiatan di lingkungan sekolah yang
menunjukkan komunikasi dan hubungan
harmonis antara guru dan tenaga
kependidikan
4 Kegiatan di lingkungan sekolah yang
menunjukkan komunikasi dan hubungan
harmonis antara kepala sekolah, guru dan
pengurus komite sekolah
5 Lainnya .......

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi tentang aspek-aspek berikut dan deskripsikan.

Deskripsi hasil wawancara


No Aspek Wawancara Kepala Guru Tenaga Komite Sekolah/
Siswa
Sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 interaksi dan komunikasi
yang terjadi di kalangan
warga sekolah
2 Dampak komunikasi dan
interaksi antara siswa,
guru, dan warga sekolah
terhadap budaya tim kerja
yang kuat di sekolah
3 faktor-faktor yang
mendukung terciptanya tim
kerja yang kuat di sekolah
4 Lainnya: ...........

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 78 ]

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


25. Butir Inti (Budaya Sekolah/Madrasah)
Komponen: Rumusan Pertanyaan/Pernyataan:
Manajemen Sekolah/madrasah melakukan pembiasaan hidup bersih, indah, aman dan tertib untuk
Sekolah/Madrasah menciptakan lingkungan sekolah/madrasah dan sekitar yang kondusif.
Sub Komponen:
Budaya Capaian Kinerja:
Sekolah/Madrasah
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Menunjukkan budaya Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah
bersih, indah, aman dan menerapkan secara menerapkan secara menerapkan budaya belum menerapkan
tertib konsisten budaya konsisten budaya bersih, indah, aman budaya bersih, indah,
bersih, indah, aman bersih, indah, aman dan tertib bagi seluruh aman dan tertib bagi
dan tertib bagi seluruh dan tertib bagi seluruh warga sekolah untuk seluruh warga
warga sekolah untuk warga sekolah untuk menciptakan sekolah.
menciptakan menciptakan lingkungan sekolah
lingkungan sekolah lingkungan sekolah madrasah yang
madrasah yang madrasah yang kondusif
kondusif dan kondusif
berdampak pada
persepsi positif
masyarakat terhadap
sekolah/ madrasah
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
 Budaya bersih adalah nilai-nilai dan kebiasaan hidup bersih di kalangan warga sekolah
 Budaya indah adalah nilai-nilai dan kebiasaan memelihara lingkungan sekolah
 Budaya aman dan tertib nilai-nilai dan kebiasaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekolah
 Berdampak pada berkembangnya budaya bersih, indah, aman dan tertib di kalangan warga sekolah berarti
munculnya komitmen yang kuat di kalangan warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, indah, aman
dan tertib.
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 80 ]

Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen terkait kebijakan, program, kegiatan, dan praktik pembiasaan warga sekolah
dalam penanaman budaya bersih, indah, aman dan tertib.
2. Melakukan observasi untuk mengetahui praktik budaya bersih, indah, aman, dan tertib
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa,
guru, dan siswa untuk mengetahui praktik budaya bersih, indah, aman, dan tertib dan dampaknya bagi
sekolah/madrasah.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan yang menunjukkan pembiasaan hidup bersih, indah, aman dan tertib

No. Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Kebijakan dan program kerja sekolah yang
berkaitan dengan budaya bersih, indah,
aman, dan tertib
2 Notulen kegiatan baik dalam bentuk
catatan maupun foto dan bukti lainnya
yang menunjukkan adanya pembiasaan
warga sekolah dalam penanaman budaya
bersih, indah, aman dan tertib.
3 Dokumen terkait dengan prestasi sekolah
dalam lomba-lomba di bidang lingkungan
hidup
4 Keberadaan slogan dan pesan-pesan
afirmasi
5 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan kegiatan sekolah yang berkaitan dengan pembiasaan hidup bersih, indah, aman dan tertib
No. Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Kondisi kebersihan dan keindahan
sekolah
2 Kondisi keamanan dan ketertiban sekolah
3 Kegiatan yang dilaksanakan di sekolah
berkaitan dengan budaya bersih dan indah
4 Kegiatan yang dilaksanakan di sekolah
berkaitan dengan budaya aman dan tertib
5 Lainnya .......

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.

Deskripsi hasil wawancara


No. Aspek Wawancara Kepala Guru Tenaga Komite Sekolah/
Siswa
Sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 Sejauh mana dampak
kegiatan hidup bersih,
indah, aman dan tertib
terhadap berkembangnya
budaya bersih, indah,
aman dan tertib di
kalangan warga sekolah
2 Sejauhmana partisipasi
warga sekolah dalam
kegiatan hidup bersih,
indah, aman dan tertib di
sekolah.
3 Bagaimana persepsi
masyarakat terhadap
budaya bersih, indah,
aman dan tertib di
sekolah?
4 Lainnya: ...........
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 82 ]

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


26. Butir Inti (Pelibatan Masyarakat)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Manajemen sekolah Sekolah/madrasah melibatkan orang tua siswa, masyarakat dari berbagai kalangan dalam perencanaan
/madrasah dan pelaksanaan program-program sekolah.
Sub-Komponen:
Pelibatan Capaian Kinerja
Masyarakat
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah
melibatkan melaksanakan program melaksanakan program melibatkan komite belum melibatkan
masyarakat dari pengembangan pengembangan sekolah/madrasah komite
berbagai kalangan sekolah/madrasah dengan sekolah/madrasah dengan dan orang tua siswa sekolah/madrasah,
dalam pelaksanaan melibatkan komite sekolah, melibatkan komite dalam pelaksanaan orang tua, masyarakat
program orang tua siswa, sekolah, orang tua siswa, program sekitar, dan stakeholder
sekolah/madrasah masyarakat sekitar dan masyarakat sekitar dan pengembangan terkait dalam
stakeholder terkait dan stakeholder terkait. sekolah/madrasah. pengembangan program
berdampak pada persepsi sekolah/madrasah.
positif masyarakat
terhadap sekolah.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:
Definisi
Pelibatan masyarakat adalah upaya sekolah untuk mengikutsertakan masyarakat dari berbagai elemen secara individu maupun
kelompok (orang tua siswa/komite sekolah/dunia usaha/lembaga pemerintah/organisasi masyarakat) dalam mendukung
pelaksanaan program-program yang ada di sekolah. Dukungan bisa dalam bentuk gagasan, dana, sarana, kegiatan dll.

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen berupa (1) MoU/kontrak kerja sama/berita acara/surat permohonan atau surat keterangan, yang
menunjukkan adanya kerja sama atau keterlibatan dari pihak lain dalam program sekolah, (2) notulen rapat/kunjungan
yang menunjukkan adanya pertemuan terkait dengan kegiatan kerja sama, (3) laporan kegiatan/berita acara/foto atau
bentuk lain yang menunjukkan bukti keterlibatan pihak lain dalam program sekolah.
2. Mengamati bukti-bukti yang menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat (pihak lain) memberi dampak terhadap
peningkatan mutu/prestasi sekolah, Misalnya ada peningkatan nilai, prestasi siswa dalam bidang akademik dan non
akademik, mutu kinerja guru, jumlah dan mutu sarana, dll.
3. Wawancara/FGD dengan komite sekolah, pengguna, dunia usaha, alumni dll.
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan sekolah/madrasah yang mengandung ide-ide kreatif dan inovatif.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Kebijakan dan program kerja sekolah yang
berkaitan dengan pelibatan masyarakat
2 Bukti pelaksanaan kegiatan yang
melibatkan masyarakat seperti undangan,
daftar hadir, dokumentasi
3 lainnya ……..

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala Guru Tenaga Komite Sekolah/
Siswa
Sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 Sejauhmana keterlibatan
komite sekolah/madrasah,
orang tua, masyarakat
sekitar, dan stakeholder
terkait dalam pelaksanaan
program pengembangan
sekolah/madrasah?
2 Bagaimana persepsi
masyarakat tentang
pelibatan mereka?
3 lainnya …..
Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen :

2. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


27. Butir Inti (Pengelolaan Kurikulum)

Komponen: Rumusan Pertanyaan/Pernyataan:


Manajemen Sekolah/madrasah mengembangkan, mengimplementasikan dan mengevaluasi pelaksanaan
Sekolah/Madrasah kurikulum secara sistematik/prosedural dan efektif

Sub Komponen:
Pengelolaan Kurikulum
Capaian Kinerja
Indikator: Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah
mengembangkan, mengembangkan mengembangkan mengembangkan memiliki dokumen
mengimplementasikan dan Kurikulum Tingkat Kurikulum Tingkat Kurikulum Tingkat Kurikulum Tingkat
mengevaluasi pelaksanaan Satuan Pendidikan (KTSP) Satuan Pendidikan Satuan Pendidikan Satuan Pendidikan
kurikulum secara dengan melibatkan para (KTSP) dengan (KTSP) secara (KTSP), tetapi tidak
sistematik/prosedural dan pemangku kepentingan, melibatkan para sistematik/prosedural dikembangkan
efektif serta pemangku tetapi belum melalui tahapan
mengimplementasikan kepentingan dan melibatkan para pengembangan yang
dan mengevaluasi secara mengimplementasikan pemangku sistematik/
sistematik/prosedural, serta mengevaluasi kepentingan. prosedural
berkesinambungan yang secara sistematik
berdampak pada /prosedural
peningkatan prestasi
sekolah
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
Pengelolaan kurikulum adalah upaya sekolah dalam mengembangkan, mengimplementasikan dan mengevaluasi pelaksanaan
kurikulum tingkat satuan pendidikan di sekolahnya secara sistematik dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai pemangku
kepentingan (guru, siswa, orang tua, pengawas, dinas pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat atau pihak lain yang
terkait).

Pembuktian Kinerja:
1. Menelaah dokumen berupa (1) dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan, silabus, RPP, kalender akademik, program
tahunan, program semester, dll. (2) notulen rapat/workshop pengembangan kurikulum, (3) laporan kegiatan, dll.
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 87 ]

2. Mengamati bukti-bukti yang menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum memiliki dampak terhadap peningkatan
mutu/prestasi sekolah, Misalnya ada peningkatan prestasi siswa pada bidang akademik dan non akademik, peningkatan
kinerja guru, peningkatan mutu budaya sekolah, dll.
3. Wawancara/FGD dengan guru, komite sekolah, dinas pendidikan, pengguna, dunia usaha, dll.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen sebagai bukti adanya pengembangan kurikulum di sekolah. Deskripsikan hasil telaah yang mencakup
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Dokumen kurikulum secara utuh
2 Silabus
3 RPP
4 Program tahunan
5 Program semesteran
6 Kalender akademik
7 Dokumen pengembangan kurikulum seperti
notulen rapat, SK Tim, absensi kegiatan, dsb.
7 Lainnya …

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.

Deskripsi hasil wawancara


No Aspek Wawancara Guru Unsur dinas Pengguna (sekolah,
Komite sekolah
pendidikan dunia usaha dll)
1 Keterlibatan dalam
pengembangan kurikulum
2 Keterlibatan dalam
implementasi kurikulum
3 Keterlibatan dalam
pengawasan dan evaluasi
kurikulum
4 Dampak pengelolaan
kurikulum terhadap
peningkatan prestasi dan
budaya akademik di sekolah
5 Lainnya ….

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen:

2. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 89 ]

28. Butir Inti (Pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan)


Komponen: Rumusan Pernyataan
Manajemen sekolah / Sekolah/madrasah menerapkan sistem pengelolaan guru dan tenaga kependidikan secara efektif,
madrasah efisien dan akuntabel melalui kegiatan, penugasan, pengembangan SDM, penilaian kinerja,
Sub-Komponen: kompensasi, dan penghargaan/hukuman.
Pengelolaan Guru dan
Tenaga Kependidikan

Indikator:
Menerapkan pengelolaan Capaian Kinerja
guru dan tenaga
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
kependidikan secara efektif,
efisien dan akuntabel Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/Madrasah
menerapkan secara menerapkan secara menerapkan sistem belum menerapkan
konsisten sistem konsisten sistem pengelolaan sumber sistem pengelolaan
pengelolaan sumber daya pengelolaan sumber daya manusia yang sumber daya
manusia yang daya manusia yang komprehensif, efektif manusia yang
komprehensif, efektif dan komprehensif, efektif dan efisien melalui komprehensif,
efisien melalui kegiatan dan efisien melalui kegiatan penugasan, efektif dan efisien
penugasan, kegiatan penugasan, pengembangan melalui kegiatan
pengembangan kapasitas, pengembangan kapasitas, penilaian penugasan,
penilaian kinerja yang kapasitas, penilaian kinerja pengembangan
akuntabel dan berdampak kinerja kapasitas, penilaian
terhadap persepsi positif kinerja
stakeholder

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
1. Penugasan adalah; (1) pembagian tugas mengajar guru dan tenaga kependidikan, dan (2) deskripsi kerja dari guru
dan tenaga kependidikan.
2. Pengembangan guru dan tenaga kependidikan adalah upaya sekolah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap
khususnya bagi tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensinya baik melalui berbagai media peningkatan
kompetensi khususnya pendidikan dan pelatihan dan seminar atau workshop.
3. Penilaian kinerja adalah kegiatan: (1) penyusunan instrumen penilaian kinerja guru dan tenaga kependidikan,
(2) pelaksanaan penilaian kinerja, dan (3) pemberian tindak lanjut terhadap hasil penilaian kinerja.
4. Kompensasi adalah pemberian remunerasi atau penggajian secara berjenjang sesuai dengan masa kerja dan prestasi baik
untuk tenaga tetap maupun bagi tenaga tidak tetap.
5. Konsisten berarti: (1) dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan setidaknya dilihat dalam tiga tahun terakhir, dan
(2) dilakukan pada semua aspek: seleksi, penugasan, pengembangan SDM, penilaian kinerja, dan kompensasi.
6. Akuntabel berarti: (1) dilaksanakan sesuai dengan rencana pengembangan sekolah, (2) transparan dan terbuka,
(3) memuaskan para pemangku kepentingan.

Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen terkait kebijakan, program, kegiatan pengelolaan sumber daya manusia di sekolah
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa, guru,
dan siswa untuk mengetahui pengelolaan sumber daya manusia di sekolah.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan yang menunjukkan pengelolaan sumber daya manusia

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan
2 Pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan
3 Deskripsi kerja guru dan tenaga kependidikan
4 Deskripsi kerja guru dan tenaga kependidikan
5 Pelatihan, kursus, seminar, workshop, dsb yang diikuti oleh
tenaga kependidikan
6 Instrumen penilaian kinerja
7 Hasil penilaian kinerja
8 Pemberian tindak lanjut penilaian kinerja
9 Sistem atau kebijakan penggajian di sekolah
10 Daftar gaji guru dan tenaga kependidikan
11 Standar Operasi dan Prosedur Pengelolaan SDM di sekolah
12 Lainnya ….
Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
Komite
No Aspek Wawancara Kepala Tenaga
Guru Sekolah/
Sekolah/Wakasek kependidikan
orang tua siswa
1 Sejauhmana kegiatan pengelolaan SDM
sesuai dengan rencana sekolah
2 Sejauh mana kegiatan penugasan,
pengembangan SDM, penilaian kinerja, dan
kompensasi yang diberikan oleh sekolah
memuaskan para pemangku kepentingan
yang diwakili oleh enam orang tersebut.
3
4 Lainnya: ...........

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Observasi:

3. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


29. BUTIR INTI (PENGELOLAAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Manajemen sekolah / Sekolah/madrasah menyediakan layanan pendidikan agama berdasarkan agama yang dianut
madrasah siswa.
Sub-Komponen:
Pengelolaan Guru dan
Tenaga Kependidikan

Indikator: Capaian Kinerja


Sekolah/madrasah
memfasilitasi pendidikan Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
agama berdasarkan agama Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah
yang dianut siswa. memfasilitasi siswa untuk memfasilitasi siswa memfasilitasi siswa memfasilitasi siswa
mendapatkan layanan untuk mendapatkan untuk mendapatkan untuk
pendidikan agama dan layanan pendidikan layanan pendidikan mendapatkan
praktik keagamaan agama dan praktik agama dan praktik layanan pendidikan
berdasarkan agama yang keagamaan keagamaan agama berdasarkan
dianutnya. berdasarkan agama berdasarkan agama agama yang
Sekolah/madrasah yang dianutnya. yang dianutnya. dianutnya.
menugaskan guru atau Sekolah/madrasah
pembimbing agama menugaskan guru
melakukan pembinaan atau pembimbing
keagamaan baik di luar agama melakukan
kelas maupun di luar pembinaan
sekolah. keagamaan di luar
kelas.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
1. Layanan pendidikan agama meliputi pembelajaran agama di kelas yang dibawakan oleh guru atau pembimbing
yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan agama yang dianut siswa.
2. Praktik keagamaan adalah kegiatan yang membimbing siswa dalam melakukan praktik ibadah sesuai agama yang dianut
siswa.
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 93 ]

Pembuktian Kinerja:
3. Melakukan telaah dokumen terkait pelaksanaan mata pelajaran agama di sekolah.
4. Melakukan pengamatan terkait layanan pendidikan agama.
5. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, guru agama, dan siswa untuk
mengetahui keterlaksanaan layanan pendidikan agama dan praktik keagamaan.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan yang menunjukkan pengelolaan sumber daya manusia

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Pembagian tugas guru
2 Uraian tugas guru
12 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan terkait dengan pelaksanaan pendidikan agama dan praktik keagamaan.
No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi
1 Kegiatan guru agama
2 Fasilitas yang mendukung layanan
pendidikan agama dan praktik
keagamaan
4 Lainnya …..

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala
Guru Agama Siswa
Sekolah/Wakasek
1 Proses pembelajaran Mata Pelajaran Agama
2 Praktik dan pembinaan Keagamaan di
sekolah dan di luar sekolah
3 Pengembangan profesi guru agama
4 Lainnya: ...........
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 94 ]

Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

4. Observasi:

5. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


30. Butir Inti (Pengelolaan Sarana dan Prasarana)
Komponen:
Manajemen Sekolah/ Rumusan Pernyataan
Madrasah Sekolah/madrasah melaksanakan pengelolaan sarana dan prasarana dengan baik untuk mendukung
Sub-Komponen: proses pembelajaran yang berkualitas.
Pengelolaan Sarana dan
Prasarana
Indikator:
Terkelolanya sarana dan Capaian Kinerja
prasarana dengan baik.
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Sekolah/madrasah telah Sekolah/madrasah telah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah
menerapkan SOP dan menerapkan SOP dan tata belum menerapkan tidak memiliki SOP
tata tertib penggunaan tertib penggunaan dan SOP dan tata tertib dan tata tertib
dan pemeliharaan yang pemeliharaan yang telah penggunaan dan penggunaan dan
telah dibuat dibuat sekolah/madrasah pemeliharaan yang pemeliharaan dalam
sekolah/madrasah dalam dalam pengelolaan sarana telah dibuat pengelolaan sarana
pengelolaan sarana dan dan prasarana. sekolah/madrasah dan prasarana
prasarana. Seluruh warga dalam pengelolaan
sekolah berkomitmen sarana dan prasarana.
mematuhi SOP dan tata
tertib tersebut.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
1. Sarana adalah perlengkapan dan pendukung pembelajaran yang dapat dipindah-pindahkan (perabot, media pembelajaran,
buku, meja, kursi, alat peraga, media pembelajaran, peralatan teknologi informasi dan komunikasi, dan perlengkapan
pendidikan lainnya)
2. Prasarana adalah fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi satuan pendidikan (lahan, bangunan,
ruang, instalasi daya dan jasa)
3. SOP adalah dokumen yang memuat prosedur yang dilakukan secara kronologis untuk tujuan pengelolaan sarana
dan prasarana sekolah/madrasah.
4. Tata tertib adalah aturan penggunaan dan pemeliharaan dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah/madrasah
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 96 ]

Pembuktian Kinerja:
Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen terkait kebijakan dan program pengadaan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan
prasarana sekolah
2. Melakukan observasi terhadap kondisi dan pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah
3. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa, guru,
dan siswa untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana sekolah.

Petunjuk Telaah Dokumen


Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan pengelolaan sarana prasarana sesuai kebutuhan.

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 SOP Pengelolaan sarana dan prasarana
2 Program kerja sekolah (RKJM, RKT, RKAS).
3 Kartu Inventaris Barang (KIB) A, B, C, D, E, F.
4 Kartu Inventaris Ruangan (KIR).
5
6 Buku pengeluaran barang.
7 Dokumen pemeliharaan barang
8 Penugasan staf kebersihan/keindahan,
7 Lainnya ….

Petunjuk Observasi
Lakukan pengamatan terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah serta pemanfaatannya secara optimal dalam mendukung
kegiatan sekolah

No Aspek Observasi Deskripsi hasil observasi


1 Keadaan sarpras sekolah
2 Pemanfaatan sarpras sekolah secara optimal
3 Program pemeliharaan sarpras sekolah
4 Lainnya…
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 97 ]

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
Kepala Guru Tenaga
No Aspek Wawancara Komite Sekolah/
Sekolah/Wakasek kependidika Siswa
n orang tua siswa
1 Sejauh mana SOP dan tata
tertib pengelolaan sarpras
dilaksanakan?
2 Bagaimana program dan
kegiatan pemeliharaan
sarpras
3 Bagaimana pemanfaatan
sarpras di sekolah
4 Bagaimana dukungan
internal dan eksternal
sekolah (masyarakat)
dalam pemeliharaan
sarpras?
5 Lainnya
Kesimpulan Penilaian:

Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :
2. Observasi :
3. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


31. Butir Inti (Pengelolaan Pembiayaan)
Komponen: Rumusan Pernyataan:
Manajemen sekolah /
madrasah Sekolah/madrasah mendapatkan sumber-sumber pembiayaan dan bantuan selain dana
Sub-Komponen: BOS/BOSDA untuk mendukung kegiatan sekolah.
Pengelolaan Pembiayaan

Indikator: Capaian Kinerja


Sekolah/madrasah
menggali sumber Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
pembiayaan dari pihak lain Selain dana Selain dana Selain dana Sekolah/madrasah
yang mendukung kegiatan BOS/BOSDA, BOS/BOSDA, BOS/BOSDA, tidak berupaya mencari
sekolah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah sumbangan dan
berhasil mendapatkan berhasil mendapatkan telah berupaya bantuan selain dana
sumbangan dan sumbangan dan mencari sumbangan BOS/BOSDA.
bantuan, baik berupa bantuan, baik berupa dan bantuan, baik
uang, natura, ataupun uang, natura, ataupun berupa uang, natura,
fasilitas lain dari pihak fasilitas lain dari ataupun fasilitas lain
lain dan dikelola secara pihak lain. dari pihak lain,
transparan dan namun masih terbatas
akuntabel. yang didapatkan.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:


Definisi
1. Sumber pembiayaan adalah semua pendapatan sekolah yang diperoleh dalam periode satu tahun.
2. Sumbangan dan bantuan dari pihak lain dapat berupa dana, natura, dan kenikmatan.
3. Sumbangan natura adalah sumbangan dalam bentuk barang.
4. Fasilitas lain dapat berupa pelayanan kesehatan gratis di sekolah, pinjaman kendaraan untuk mendukung kegiatan sekolah,
tiket nonton gratis, dsb., yang tidak melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku.

Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen terkait rencana sekolah, sumber-sumber keuangan sekolah, pembukuan, dan dokumen lainnya
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa, guru, dan
siswa untuk mengetahui sumber-sumber pembiayaan dan bantuan di sekolah.
Petunjuk Telaah Dokumen:
Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan yang terkait dengan sumber-sumber pembiayaan dan bantuan selain dana BOS/BOSDA.
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Rencana kerja sekolah dan rencana anggaran sekolah
2 Kebijakan pembiayaan sekolah
4 Bukti penerimaan sumbangan dan bantuan
5 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara:
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
Kepala
No Aspek Wawancara Tenaga Komite Sekolah/
Sekolah/Wakase Guru
kependidikan orang tua siswa
k
1 Sumber-sumber sumbangan dan bantuan
di sekolah/madrasah
2 Pengelolaan dan penggunaan sumbangan
dan bantuan
3 Transparansi dan akuntabilitas
penggunaan sumbangan dan bantuan
4 Lainnya: ...........

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:

1. Telaah dokumen:

2. Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


32. Butir Inti (Pengelolaan Pembiayaan)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Manajemen sekolah /
madrasah Sekolah/madrasah menerapkan pelaporan keuangan secara transparan dan akuntabel
Sub-Komponen:
Pengelolaan Pembiayaan

Indikator:
Sekolah/madrasah Capaian Kinerja
menerapkan pelaporan
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
keuangan
Laporan keuangan Laporan keuangan Laporan keuangan Laporan keuangan
diaudit secara internal disusun dan disusun dan disusun sesuai
atau eksternal dan disampaikan ke pihak disampaikan ke pihak ketentuan peraturan
hasilnya disampaikan yang berkepentingan pemberi dana dan dan disampaikan ke
ke pihak-pihak baik di dalam maupun kalangan internal pihak pemberi dana
berkepentingan di luar sekolah sekolah

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen:

Definisi
1. Laporan keuangan adalah pertanggungjawaban pemasukan dan pengeluaran dana sekolah selama satu tahun anggaran.
2. Audit internal adalah pemeriksaan kebenaran dan kesesuaian belanja dengan ketentuan peraturan yang berlaku yang
dilakukan oleh tim yang diangkat oleh kepala sekolah.
3. Audit eksternal adalah pemeriksaan kebenaran dan kesesuaian belanja yang dilakukan oleh kantor akuntan publik atau
auditor eksternal lainnya.
4. Transparan berarti laporan keuangan terbuka bagi pihak yang berkepentingan
5. Akuntabel berarti menggunakan sistem pelaporan keuangan yang benar dan hasilnya disampaikan ke warga

Pembuktian Kinerja:
1. Melakukan telaah dokumen laporan keuangan sekolah
2. Melakukan wawancara terhadap kepala/wakil kepala sekolah/madrasah, pengurus komite sekolah/orang tua siswa, guru,
dan siswa untuk mengetahui akuntabilitas laporan keuangan sekolah.
Petunjuk Telaah Dokumen
Lakukan telaah dokumen terkait kegiatan yang menunjukkan pengelolaan sumber daya manusia

No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah


1 Rencana kerja sekolah
2 Laporan keuangan sekolah
3 Dokumen hasil audit oleh auditor internal
atau eksternal
4 Dokumen penyampaian hasil audit ke pihak-
pihak yang berkepentingan
5 Lainnya ….

Petunjuk/Pedoman Wawancara
Lakukan wawancara untuk mendapatkan informasi dan deskripsikan.
Deskripsi hasil wawancara
No Aspek Wawancara Kepala Guru Tenaga Komite Sekolah/
Sekolah/Wakasek kependidikan orang tua siswa
1 Proses penyusunan laporan keuangan
2 Pihak yang melakukan audit laporan
keuangan
3 Sejauh mana pihak-pihak berkepentingan
mengetahui laporan keuangan sekolah
4 Lainnya: ...........

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :
2. Wawancara :
Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….
33. Butir Inti (Pengelolaan Kesiswaan)
Komponen Rumusan Pernyataan:
Manajemen sekolah / Sekolah/madrasah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kesiswaan untuk mengembangkan minat dan
madrasah bakat siswa.
Sub-Komponen
Pengelolaan Kesiswaan
Indikator: Capaian Kinerja
Melakukan Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
pembinaan kesiswaan Sekolah /madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah
menyelenggarakan kegiatan menyelenggarakan menyelenggarakan menyelenggarakan
ekstrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan kegiatan
mengikutsertakan siswa dan mengikutsertakan ekstrakurikuler dan ekstrakurikuler,
dalam berbagai kompetisi siswa dalam berbagai mengikutsertakan tetapi tidak
serta mendapatkan kompetisi serta siswa dalam berbagai diikutsertakan
dukungan dari sekolah, mendapatkan dukungan kompetisi serta dalam berbagai
orang tua dan masyarakat dari sekolah yang mendapatkan kompetisi
yang menghasilkan berbagai menghasilkan berbagai dukungan dari
prestasi. prestasi sekolah.

Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen

Definisi
Pembinaan kesiswaan secara holistik adalah pembinaan kesiswaan yang mencakup tidak hanya kegiatan akademik, namun juga
pembinaan dalam area sosial emosional, fisik, dan spiritual.

Pembuktian kinerja dapat dilakukan dengan:


1. Wawancara dengan beberapa elemen sekolah, yaitu:
Pertanyaan yang dapat diajukan kepada kepala sekolah/wakil kepala sekolah/guru yang bertanggung jawab dengan program
kesiswaan di antaranya:

No Aspek Wawancara Kepala sekolah/Wakil Kasek Guru (kesiswaan)


Kesiswaan
1 Bagaimana kegiatan pembinaan kesiswaan di
jalankan di sekolah Anda?
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 103 ]

2 Aspek apa saja yang menjadi fokus dalam kegiatan


pengembangan kesiswaan di sekolah Anda
3 Menurut Anda, bagaimana respons siswa terhadap
kegiatan pengembangan kesiswaan yang dijalankan
di sekolah?
4 Menurut Anda, bagaimana kegiatan pengembangan
kesiswaan ini berkontribusi terhadap
pengembangan karakter siswa dan dinamika
hubungan antar siswa di sekolah Anda?
5 Apakah sekolah Anda mengembangkan kemitraan
untuk membantu pelaksanaan kegiatan
pengembangan kesiswaan di sekolah Anda?
6 Jika ada yang ingin Anda tingkatkan, aspek apa dari
pengembangan kesiswaan ini yang ingin Anda
tingkatkan?

Pertanyaan yang dapat diajukan kepada siswa di antaranya:

No Aspek Wawancara Siswa


1 Selain kegiatan akademik di kelas, apakah ada
kegiatan sekolah lainnya yang kamu terlibat di
dalamnya? Apa saja kegiatan tersebut?
2 Apakah kamu bebas mengikuti kegiatan-kegiatan
tersebut? Bagaimana prosedur mengikutinya
3 Bagaimana perasaanmu terhadap berbagai kegiatan
non akademik tersebut? Jelaskan alasan Anda!
4 Bagaimana kegiatan kesiswaan di sekolahmu
membantu terciptanya hubungan antar siswa yang
positif
5 Apakah kegiatan kesiswaan yang disediakan
sekolahmu membantumu menjadi siswa yang
seimbang?
6 Karakter diri apa saja yang menurutmu telah
berkembang selama mengikuti berbagai kegiatan
kesiswaan tersebut?
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 104 ]

Pertanyaan yang dapat diajukan kepada orang tua di antaranya:


No Aspek Wawancara Orang tua Siswa
1 Apa saja kegiatan kesiswaan yang diikuti oleh
putra/putri Anda?
2 Mengapa Anda tertarik mengikutsertakan mereka
dalam kegiatan tersebut?
3 Apakah kegiatan yang diikuti putra/i Anda tersebut
membantu mengembangkan karakter mereka?

2. Pemeriksaan Dokumen.
Dokumen yang bisa diperiksa di antaranya adalah:
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Foto-foto kegiatan siswa
2 Informasi yang dipublikasikan terkait dengan
kegiatan siswa
3 Data siswa yang mengikuti kegiatan kesiswaan.

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
Telaah dokumen:
Wawancara:

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….


34. Butir Inti (Pengelolaan Kesiswaan)
Komponen: Rumusan Pernyataan
Manajemen sekolah/
madrasah Sekolah/madrasah memberikan layanan bimbingan dan konseling siswa dalam bidang pribadi, sosial,
Sub-Komponen akademik, pendidikan lanjut dan karier untuk mendukung pencapaian dan pengembangan prestasi.
Pengelolaan
Kesiswaan
Indikator: Capaian Kinerja
Level 4 Level 3 Level 2 Level 1
Melakukan pelayanan Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Sekolah/madrasah Layanan/bimbingan dan
Bimbingan dan memberikan layanan berusaha memberikan berusaha memberikan konseling dalam bidang
Konseling bimbingan dan konseling layanan bimbingan dan layanan bimbingan pribadi, sosial,
dalam bidang pribadi, konseling dalam bidang dan konseling namun akademik, pendidikan
sosial, akademik, pribadi, sosial, belum meliputi semua lanjut dan karier siswa
pendidikan lanjut dan akademik, pendidikan aspek (bidang pribadi, belum menjadi komitmen
karier untuk mendukung lanjut dan/atau karier sosial, akademik, sekolah serta tidak
pencapaian dan yang diselenggarakan pendidikan lanjut dan didukung oleh sumber
pengembangan prestasi secara berkelanjutan karier).Dukungan daya yang baik.
secara berkelanjutan dengan dukungan SDM sumber daya belum
dengan dukungan SDM terbatas sesuai dengan
yang berkualitas. kebutuhan.
Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen

Definisi
Layanan bimbingan dan konseling merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan kepada siswa secara terus menerus
agar tercapai kemandirian dalam pemahaman diri, sehingga siswa sanggup mengarahkan dirinya sesuaidengan tuntutan dan
keadaan lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Dengan adanya bimbingan dan konseling diharapkan dapat memberikan
solusi bagi peserta didik di sekolah, agar peserta didik menjadi lebih baik dari segi prilakunya. dalam upaya membantu siswa
agar mencapai perkembangan yang optimal, sesuai dengan potensinya
INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 [ 106 ]

Pembuktian kinerja dapat dilakukan dengan:

1. Wawancara dengan beberapa elemen sekolah, yaitu:


Pertanyaan yang dapat diajukan kepada kepala sekolah di antaranya:
No Aspek Wawancara kepala sekolah
1 Bagaimana keberadaan layanan bimbingan dan
konseling dalam struktur organisasi sekolah Anda?
2 Siapa yang bertanggung jawab terhadap layanan
bimbingan dan konseling?
3 Mohon jelaskan apa saja program layanan bimbingan
dan konseling yang diberikan oleh sekolah Anda?
4 Jelaskanlah bagaimana program bimbingan dan
konseling di sekolah membantu perkembangan siswa!

Pertanyaan yang dapat diajukan kepada guru kelas di antaranya:


No Aspek Wawancara Guru Kelas
1 Menurut Anda, bagaimana peran guru bimbingan dan
konseling di sekolah Anda terhadap pengembangan
siswa Anda?
2 Bagaimana Anda bekerja sama dengan guru BK di
sekolah?
3 Sejauh pengamatan Anda, sudah efektifkah program
layanan bimbingan dan konseling di sekolah Anda.
Area apa dari program layanan BK di sekolah Anda
yang masih dapat ditingkatkan efektivitasnya?

Pertanyaan yang dapat diajukan kepada siswa di antaranya:


No Aspek Wawancara Siswa
1 Adakah program bimbingan dan konseling di
sekolahmu? Jika ada, bentuk layanan apa saja yang
tersedia?
2 Apakah kamu pernah mengikuti kegiatan bimbingan
konseling di sekolah?
3 Apakah layanan yang diberikan oleh guru BK-mu,
membantumu untuk menunjukkan pencapaian yang
lebih baik?

Pertanyaan yang dapat diajukan kepada orang tua siswa di antaranya:


No Aspek Wawancara Orang tua Siswa
1 Apakah putra/i Bapak/Ibu pernah mendapatkan
layanan dari unit bimbingan dan konseling?
2 Bagaimana efektivitas layanan bimbingan konseling
yang diberikan?
3 Area apa dari program layanan BK di sekolah Anda
yang masih dapat ditingkatkan efektivitasnya?

2. Pemeriksaan Dokumen
Dokumen yang akan perlu diperiksa adalah administrasi guru BK meliputi
No Nama Dokumen Deskripsi hasil telaah
1 Program BK (harian, mingguan, bulanan, semester,
tahunan)
2 Format layanan yang sudah diisi, dan
3 Rencana pelaksanaan layanan.

Kesimpulan Penilaian:
Berdasarkan pertimbangan:
1. Telaah dokumen :
2. Wawancara :

Maka, indikator ini untuk sekolah/madrasah berada pada level : ………….