Anda di halaman 1dari 9

KEPEMIMPINAN

Nama :Hasbi Ash-Shiddieqy


Kelas :IX
Sekolah : SMP QIYADI AL-FATIH
Pengertian Kepemimpinan Secara Umum
Kepemimpinan adalah sebuah kemampuan atau kekuatan dalam diri seseorang
untuk mempengaruhi orang lain dalam hal bekerja, dimana tujuannya adalah
untuk mencapai target (goal) organisasi yang telah ditentukan.

Sedangkan pengertian pemimpin adalah seseorang yang diberi kepercayaan


sebagai ketua (kepala) dalam sistem di sebuah organisasi/ perusahaan.

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli


Beberapa ahli, baik ahli dari Indonesia maupun dari luar negeri, pernah
menjelaskan mengenai definisi kepemimpinan, diantaranya adalah:

1. Wahjosumidjo
Menurut Wahjosumidjo pengertian kepemimpinan adalah kemampuan yang ada
pada diri seorang leader yang berupa sifat-sifat tertentu, seperti:

 Kepribadian (personality)
 Kemampuan (ability)
 Kesanggupan (capability)
Kepemimpinan merupakan rangkaian aktivitas pemimpin yang tidak dapat
dipisahkan dengan kedudukan, gaya dan perilaku pemimpin tersebut, serta
interaksi antara pemimpin, pengikut dan situasi.

2. Sutarto
Menurut Sutarto arti kepemimpinan adalah rangkaian aktivitas penataan berupa
kemampuan seseorang dalam mempengaruhi perilaku orang lain dalam situasi
tertentu agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
3. S. P. Siagian
Menurut S. P. Siagian pengertian kepemimpinan adalah kemampuan dan
keterampilan seseorang ketika menjabat sebagai pimpinan dalam suatu organisasi
untuk mempengaruhi perilaku orang lain, khususnya bawahannya agar berpikir
dan bertindak sedemikian rupa sehingga dapat memberikan sumbangan nyata
dalam pencapaian tujuan organisasi.

4. Moejiono
Menurut moejiono pengertian kepemimpinan adalah kemampuan dalam
memberikan pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki beberapa
kualitas tertentu yang membuatnya berbeda dengan pengikutnya.

5. George R. Terry
Menurut George R. Terry pengertian Kepemimpinan adalah kegiatan
mempengaruhi orang lain untuk diarahkan mewujudkan tujuan organisasi.

6. Stoner
Menurut Stoner pengertian kepemimpinan adalah sebuah proses mengarahkan
dan usaha dalam mempengaruhi kegiatan yang berkaitan dengan anggota
kelompok atau organisasi.

7. Jacobs dan Jacques


Menurut Jacobs dan Jacques arti kepemimpinan adalah suatu proses memberi arti
terhadap usaha kolektif, sehingga ada kesediaan untuk melakukan usaha yang
diinginkan untuk mencapai tujuan.

8. Hemhiel dan Coons


Menurut Hemhiel dan Coons pengertian kepemimpinan adalah perilaku seseorang
individu dalam memimpin berbagai aktivitas sebuah organisasi atau kelompok
dalam mencapai tujuan bersama (shared goal).

9. Ralph M. Stogdill
Menurut Ralph M. Stogdill defenisi kepemimpinan adalah suatu proses
memberikan pengaruh terhadap berbagai kegiatan sekelompok orang yang
terorganisasi dalam usaha mereka menetapkan dan mencapai target.

10. Rauch dan Behling


Menurut Rauch dan Behling, arti kepemimpinan adalah proses mempengaruhi
berbagai aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah pencapaian
tujuan.

11. Wexley dan Yuki


Menurut Wexley dan Yuki pengertian kepemimpinan adalah kegiatan
mempengaruhi orang lain untuk lebih berupaya dalam mengarahkan tenaga dalam
tugasnya, atau mengubah perilaku mereka.

Tujuan Kepemimpinan Dalam Organisasi


Setelah memahami pengertian kepemimpinan, tentunya kita juga perlu
mengetahui apa tujuan kepemimpinan tersebut. Berikut penjelasannya:

1. Sarana untuk Mencapai Tujuan


Kepemimpinan adalah sarana penting untuk mencapai tujuan. Dengan
memperhatikan apakah tujuan tercapai atau tidak dan bagaimana cara mencapai
tujuan tersebut, maka kita bisa mengetahui jiwa kepemimpinan dari seseorang.
2. Memotivasi Orang Lain
Tujuan kepemimpinan yang lain adalah untuk membantu orang lain menjadi
termotivasi, mempertahankan serta meningkatkan motivasi di dalam diri mereka.
Dengan kata lain, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa memotivasi
pengikut/ bawahan untuk mencapai tujuang yang diinginkan.

Fungsi Kepemimpinan
Setelah memahami tujuan kepemimpinan, kita juga harus mengerti apa fungsi
kepemimpinan di dalam sebuah organisasi. Pemimpin memiliki fungsi yang sangat
penting dalam sebuah organisasi, baik untuk keberadaan dan juga kemajuan
organisasi tersebut.

Pada dasarnya, fungsi kepemimpinan memiliki 2 aspek yaitu:

1. Fungsi Administratif
Yang dimaksud dengan fungsi Administratif adalah pengadaan formula kebijakan
administrasi di dalam suatu organisasi dan menyediakan segala fasilitasnya.

2. Fungsi sebagai Top Manajemen


Fungsi sebagai Top Manajemen adalah fungsi pemimpin dalam proses aktivitas
pembuatan Planning, Organizing, Staffing, Directing, Commanding, dan Controlling.

3. Fungsi Kepemimpinan Menurut Hadari Nawawi


Beberapa fungsi kepemimpinan menurut Hadari Nawawi adalah:

1. Fungsi Instruktif
Pemimpin berperan sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah),
bagaimana (cara melakukan), bilamana (waktu pelaksanaan), dan di mana (tempat
mengerjakan) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Dengan kata lain,
fungsi orang yang dipimpin hanyalah untuk melaksanakan perintah pemimpin.

2. Fungsi Konsultatif

Pemimpin menggunakan fungsi konsultatif sebagai cara berkomunikasi dua arah


dalam upaya menetapkan sebuah keputusan yang membutuhkan pertimbangan
dan konsultasi dari orang yang dipimpinnya.

3. Fungsi Partisipasi

Pemimpin bisa melibatkan anggotanya dalam proses pengambilan keptusan


maupun dalam melaksanakannya.

4. Fungsi Delegasi

Pemimpin dapat melimpahkan wewenangnya kepada orang lain, misalnya


membuat dan menetapkan keputusan. Fungsi delegasi adalah bentuk kepercayaan
seorang pemimpin kepada seseorang yang diberikan pelimpahan wewenang untuk
bertanggung jawab.

5. Fungsi Pengendalian

Pemimpin bisa melakukan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan,


terhadapa kegiatan para anggotanya.

Contoh Kepemimpinan Dalam Organisasi

1. Menginspirasi dan Memotivasi


Pemimpin yang hebat menciptakan proyeksi masa depan. Ia akan memberikan
gambaran masa depan yang jelas dan menarik juga memotivasi orang lain agar
mampu meraihnya.
Nah, jika Anda sedang memegang jabatan sebagai manejer, memotivasi dan
mendorong rekan tim menjadi tugas utama Anda suapaya tujuan perusahaan
tercapai. Ini juga termasuk bisnis yang baru berkembang.

2. Memiliki Integritas dan Kejujuran Tinggi


Pengertian kepemimpinan juga mencakup integritas dan kejujuran yang tinggi.
Lakukan apa yang pernah Anda katakan dan mereka akan melakukan hal yang
sama. Dalam beberapa kasus, bawahan atau tim akan menanyakan beberapa
pertanyaan krusial.Penting sekali untuk menjawabnya dengan jujur. Meskipun
mereka pada akhirnya tidak menyukai jawaban Anda, namun mereka pasti bisa
menerima dan melaluinya dengan baik asal Anda tetap bekerja bersama mereka.

3. Pelajari dan Selesaikan Masalahnya


Seorang pemimpin direkrut, dilatih, dan dipilih untuk menyelesaikan masalah dan
mencari peluang pasar. Tidak hanya kecerdasan yang dibutuhkan, tapi juga
kemampuan menganalisa yang baik dan skill lain yang tidak dimiliki oleh rekanan
lainnya.

4. Bekerja Agar Hasilnya Tercapai


Beberapa orang biasanya hanya menonon di belakang dan melihat prosesnya.
Namun seorang leader yang baik akan terjun bersama timnya agar tujuan
organisasi tercapai dengan baik. Seorang leader memiliki ketekunan, patuh dan
dorongan yang tinggi agar targetnya tercapai di waktu yang tepat.

5. Komunikasi yang Bagus


Ada banyak cara berkomunikasi seorang leader dengan timya. Ada yang
menggunakan skype, telepon, meeting, email, blog dan media lainnya. Nah, dalam
hal ini menjadi tidak penting sering-sering bertemu tapi tugas tidak segera
dijalankan.
Hal yang paling penting bagi pemimpin adalah tugas selesai dengan baik dan
targetnya tercapai. Apa pun media komunikasinya. Tidak lupa ia memberikan detail
job yang jelas dan terus berkomunikasi dengan tim agar pekerjaan berjalan di jalan
yang benar.

6. Memiliki Hubungan Erat


Pengertian kepemimpinan juga harus mengikutsertan hubungan yang erat antar
anggota. Ia percaya pada bawahan dan begitu sebaliknya. Seorang pemimpin
memikul tanggung jawab yang besar atas pekerjaan timnya. Itu artinya hubungan
yang baik di lingkaran mereka harus tercipta dengan baik.

7. Bersikap Profesional
Seorang pemimpin juga harus memiliki keahlian yang khusus. Tentu saja untuk
membimbing timnya.

8. Memberikan Strategi
Pemimpin tentu saja memiliki visi jangka panjang. Ia tahu bagaimana menghindari
kesalahan fatal yang berakibat pada perkembangan bisnis. Mereka kadang dituntut
menjadi orang yang taktis dalam menghadapi persaingan pasar.

9. Bersifat Membangun
Pengertian kepemimpinan menurut temuan Jack Zenger dan Joseph Folkman ini
juga mengikutkan aspek pembangunan. Maksudnya, pemimpin yang baik
hendaknya terus belajar mengembangkan skill teknis dan profesionalitasnya.
Mereka mencari karyawan yang paling menjanjikan dan memberikan training yang
baik sehingga bisa menjadi generasi penerus perusahaan.

10. Melakukan Inovasi


Dalam bidang bisnis, inovasi bukan lagi barang baru. Bahkan secara langsung pasar
menggeret pelaku bisnis dan perusahaan untuk terus berinovasi agar bisa
bertahan di tengah kompetisi yang ketat.