Anda di halaman 1dari 7

Nama : Riana Mahwati

NIM : 1613010022

Tugas E-Learning

URTIKARIA DAN ANGIOEDEMA

a. Definisi

Perbedaan urtikaria (Hives, nettle rash cnidosis , biduran, kaligata) dan angioderma

No Pembeda Urtikaria Angioderma


1 Reaksi di kulit Reaksi Reaksi
Vaskular urtikaria
2. Onset Cepat timbul Lama >24 jam
dan hilang <
24 jam
3. Lesi kulit lesi kulit Lesi kulit
berwarna urtikaria lebih
pucat dan dalam dari
kemerahan, dermis,
meninggi di submukosa
permukaan atau sub kutis
kulit,
sekitarnya
dapat
dikelilingi
halo

4. Keluhan subyektif Gatal, Gatal,


tersengat, dan tersengat, dan
tertusuk tertusuk, dan
sampai sesak
nafas
5. Keluhan organ lain - Saluran nafas
dan jantung

b. Klasifikasi urtikaraia
1. Akut apabila gejala < 6 minggu
2. Kronis apabila gejala > 6 minggu

c. Epidemiologi
1. Jenis kelamin wanita > laki-laki
2. Usia 0-9 tahun dan 30-40 tahun

d. Etiologi
Hampir 80% tidak diketahu penyebabnya. Diduga penyebab urtikaria diantaranya:
1. obat,
2. makanan,
3. gigitan/sengatan serangga,
4. fotosensitizer,
5. inhalan,
6. kontaktan,
7. truma fisik,
8. infeksi,
9. infestasi parasit,
10. psikis,
11. genetik, dan
12. penyakit sistemik

e. Patofisiologi

Vasodilatasi kapiler

Pelepasan mediator inflamasi


f. Manifestasi klinis

Ruam atau lesi kulit berupa biduran (urtika) yaitu kulit kemerahan dengan penonjolan atau
elevasi berbatas tegas dengan batas tepi yang pucat disertai dengan rasa gatal (pruritus)
sedang sampai berat, pedih, dan atau sensasi panas seperti terbakar.
Angioedema umumnya mengenai wajah atau bagian dari ekstremitas, dapat disertai nyeri
tetapi jarang pruritus, dan dapat berlangsung sampai beberapa hari. Sering dijumpai pada
bibir, pipi, dan daerah periorbita, lidah dan faring.

g. Pemeriksaan penunjang

Pemeriksaan Laboratorium
A. Pemeriksaan darah, urin feses rutin

B. Tes Alergi (Prick test)

C. Tes Eliminasi makanan

D. Photopatch test (o/k sinar UV)

E. Inj Mecholyl intradermal (u/ urtikaria kolinergik)

F. Tes fisik (ice cube test  alergi suhu)

Menunjukan wheal dengan


pelebaran dermis, vassa,
sedikit infiltrasi sel
perivascular oleh limfosit,
neutrophil, eosinophil
h. Diagnosis banding
1. Henoch-Schonlein Purpura
2. Pityriasis rosea
3. Erythema multiforme

I. Tatalaksana