Anda di halaman 1dari 7

ANIMASI MODEL 3D PENGENALAN KOMPUTER DENGAN

MENGGUNAKAN TEKNIK RENDER


CEL-SHADING

TUGAS MAKALAH

diajukan oleh
Muhammad Irfan Rosyidi
17.11.1030

kepada
UNIVERSITAS
AMIKOM YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2019
ANIMASI MODEL 3D PENGENALAN KOMPUTER DENGAN
MENGGUNAKAN TEKNIK RENDER
CEL-SHADING
Muhammad Irfan Rosyidi 1), Sudarmawan, S.T., M.T. 2),
1)
Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta
2)
Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta

Jl Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta Indonesia 55283


Email : muhammad.1030@students.amikom.ac.id 1), sudarmawan@amikom.ac.id 2)

Abstract - Tujuan yang ingin didapat dari Makalah ini Keunggulan Animasi 3D adalah kemampuannya
adalah membuat Animasi Model 3D Pengenalan untuk menampilkan hasil rendering dan menyajikan
Komputer Dengan Menggunakan Tenik Render Cel- rancangan dalam bentuk 3 dimensi menyerupai keadaan
Shading. Hal ini dilatar belakangi oleh penulis yang sebenarnya (M & Smitdev, 2008). Kemampuan tersebut
ingin menyampaikan informasi kepada masyarakat berkembang sampai akhirnya dapat digunakan ke dalam
awam dalam mengelola dan menggunakan computer bentuk film animasi.
dengan baik dan benar.
Animasi model komputer merupakan cara yang
efektif untuk diterapkan sebagai sarana pengenalan bagi
Cel-shading adalah teknik render yang
masyarakat yang belum mengenal atau sama sekali tidak
menampilkan grafik 3D yang menyerupai gambar
pernah mengetahui apa itu komputer. Kondisi ini
tangan, seperti gambar komik dan kartun. Teknik ini
biasanya berada di desa-desa yang terpencil dan tak
juga sudah di terapkan dalam game 3D yang ternyata
terjamah teknologi. Cara ini digunakan untuk melakukan
menarik banyak perhatian peminat. Animasi ini di
pengenalan guna untuk melatih dan mengembangkan
rancang menggunakan skenario dan storyboard
skill computer masyarakat agar menghasilkan sumber
kemudian di implementasikan dalam software 3D
daya manusia yang baik dan berpengalaman dalam
MAYA AUTODESK dengan menggunakan teknik
bidang komputer.
render cel-shading. Setelah diterapkan maka di
dapatkan definisi keberhasilan dari teknik render cel Apabila melihat perkembangan teknologi sekarang
shading di bandingkan dengan teknik render global ini, pengenalan budaya dilakukan secara lisan terlihat
illumination seperti dari kecepatan dalam merender tidak terlalu efektif dan akurat. Teknik seperti ini
dan tingkat kecerahan warna pada video. menjadi kurang diminati oleh sebagian orang. Seperti
halnya anak-anak, Pengenalan budaya dengan bahasa
Keywords – model, animasi, game 3D, lisan belum bisa menarik perhatian mereka. Oleh karena
cel-shading, teknik render itu, dibutuhkan suatu cara agar perkembangan komputer
di desa yang kekurangan teknologi dapat merata.
1. Pendahuluan
Video pada makalah ini merupakan animasi 3D
Pada era zaman serba canggih ini, perkembangan pengenalan komputer menggunakan teknik render cel-
teknologi semakin pesat. Didukung oleh ilmu shading. cel-shading bertujuan untuk memberikan efek
pengetahuan yang selalu berkembang dan dipelajari spesial pada film. Cel-shading adalah tipe non-
sepanjang waktu. Perkembangan ini juga berdampak photorealistic rendering yang membuat desain seperti
positif pada jenis dan tipe komputer sekarang ini. gambar dari tangan. cel-shading biasa digunakan untuk
Perkembangan teknologi komputer ini juga mendorong meniru gaya gambar komik atau kartun.
berkembangnya sebuah informasi. Khususnya informasi
mengenai produksi perfilman. Setiap tahun 2. Landasan Teori
perkembangan industri perfilman semakin meningkat. 2.1 Cel-shading
Menghasilkan inovasi – inovasi baru yang terus Cel-shading (sering salah eja sebagai Cell shading)
memeriahkan industry perfilman yang senantiasa terus atau toon shading adalah jenis render nonphotorealistic
berubah ke arah yang lebih baik. Berkembangnya dirancang untuk membuat komputer grafik 3-D tampak
industri perfilman memunculkan inovasi film dalam datar dengan menggunakan kurang warna pada shading
bentuk animasi yang dibuat dengan teknologi computer. bukan dari gradient warna. cel-shading digunakan untuk
Seperti yang kita ketahui, ada banyak tipe Animasi meniru buku komik atau kartun.
seperti animasi cel/tradisional shading, stop motion,
animasi 2D dan Animasi 3D. pada saat ini animasi yang Hal mengenai cel-shading ini baru - baru muncul
sering digunakan adalah animasi 3D. dalam dunia graphic komputer pada abad 21 ini. Nama
cel berasal dari Celluloid, lembaran yang bening atau

2
jelas yang di lukis untuk digunakan dalam animasi 2D. tidak hanya pada era millennium saja, namun sudah
Teknik ini memiliki ciri-ciri yaitu adanya outline/garis sejak lama animasi telah dikenal di penjuru dunia.
pinggir yang tebal dan pencahayaan yang
2.5 Penelitian Sebelumnya
sederhana/kurang realistis.
Sistem Cel-shading sudah banyak diterapkan pada
2.2 Proses Cel-shading
animasi dan game. Lebih banyak animasi yang
Proses cel-shading merupakan model 3D yang menggunakan komputer karna lebih mudah dibanding
khas/tipikal. Yang membedakan Cel-shading dari render animasi 2D tradisional.
lain adalah dalam model pencahayaan non-fotorealistik
nya. Nilai pencahayaan dihitung untuk setiap pixel dan Animasi tradisional dilakukan dengan
kemudian dikuantisasi untuk sejumlah kecil warna menggambarkan ribuan gambar atau frame. lalu
diskrit untuk menciptakan karakteristik datar tampilan di digambar dan di film kan.hal ini memakan waktu yang
mana bayangan dan highlights tampak lebih seperti blok sangat lama. Dengan komputer kita bisa membuat
warna dari pada dicampur dengan cara yang halus. animasi dengan mudah, Salah satunya dengan teknik cel-
shading. Contoh Video animasi yang menerapkan teknik
Hitam "tinta" Outline dapat dibuat dengan
cel-shading adalah
menggunakan berbagai metode. metode membuat garis
Bunny maloney.
hitam, sedikit lebih besar dari obyek itu sendiri.
Sehingga kesan Karakter akan terlihat seperti 2 Dimensi.
2.6 Perbandingan Dengan Penelitian Sebelumnya
2.3 Animasi 3D
Berikut perbandingan gaya atau metode pembuatan
Animasi 3D banyak dihubungkan dengan teknik yang dari sistem yang ada.
susah dan terlihat realistis dari segi gambarnya.
Meskipun 3D animasi lebih mengedepankan kedalaman
Table 2.1 Tabel perbandingan dengan penelitian
dimensi, namun pemilihan karakter juga harus kuat dan
sebelumnya
mendukung. Maka dari itu, dalam pengerjaan 3D
Kriteria Proyek Akhir 3 Bunny Moloney
animasi dibutuhkan banyak perangkat dan juga
Perbandingan
kemampuan yang sangat baik untuk menghasilkan karya
Texturing & UV mapping & UV mapping &
yang bagus. Dalam 3D animasi akan berbicara banyak
shading material Mental material Mental
tentang modeling, rigging, texturing, animating, lighting,
Render ray & global ray & Toon
rendering dan juga compositing.
illumination shading
2.4 Film Animasi Software yang Autodesk maya Xsi
digunakan 2019
Film animasi adalah salah satu media yang cukup
diminati banyak orang akhir-akhir ini. Pada buku
karangannya yang berjudul ANIMASI Perkembangan 2.7 Definisi Keberhasilan
dan Konsepnya, Arief Ruslan menjelaskan bahwa film
secara umum selalu memberikan visual dan juga cerita Teknik render cel-shading merupakan teknik render
yang mampu menggugah hati para penonton. Media yang berbeda dari teknik render yang lain. Jika animasi
dalam bentuk pemutaran film mampu memvisualisasikan 3D di render untuk terlihat realistis maka berbeda
cerita, baik secara emosional hingga ke pengetahuan. dengan Animasi 3D yang di render menggunakan teknik
Dia juga menambahkan bahwa, “Beberapa film, render cel-shading. Akan terlihat seperti animasi kartun.
layaknya full movie,short movie, atau dokumenter Definisi keberhasilan dari penelitian ini adalah jika
memberikan keasyikan tersendiri bagi penonton.” shading dari cel-shading di terapkan maka akan terlihat
Dengan keadaan saat ini, film animasi akan terus seperti gambar kartun dari model 3D. Dengan
berkembang dan dapat dinikmati masyarakat. Film menggunakan teknik keberhasilan rendering lebih ringan
animasi juga dapat ditayangkan dalam pelbagai media karna Pemakaian shading tidak terlalu detail dan juga
seperti, televisi, streaming, maupun bioskop (Ruslan, warna yang digunakan juga kurang.
2016: 26).
3. Teknik Pengumpulan Data
Tunjung Riyadi dalam tulisannya (Riyadi, JEJAK
WAKTU ANIMASI DUNIA, 2011: 28) yang berjudul
a. Studi Literatur
Jejak Waktu Animasi Dunia mengatakan bahwa, “Pada
saat ini animasi telah menjadi alat komunikasi yang luar
Studi Literatur digunakan untuk mendapatkan data
biasa kuat. Dalam porsi terbesarnya sebagai hiburan
yang dibahas terutama pokok bahasan yaitu tentang cel-
yang disukai anak-anak maupun dewasa, tak dapat
shading dan manfaat tana-man jarak. Melalui jurnal
dipungkiri bahwa dalam sejarahnya, animasi mampu
Asnawi dan Dzikri untuk cel-shading yang berjudul
hadir sebagai alat propaganda negara-negara maju di
Video Animasi 3D Pengenalan Rumah Adat dan Alat
dunia.” Hal ini membuktikan bahwa animasi dalam
Musik Kepri Dengan Menggunakan Teknik Render Cel-
media film memiliki dampak yang luar biasa karena

3
Shading dan buku Siswadi untuk data tentang tanaman pengerjaan yang dilakuakan pada tugas akhir ini tersusun
jarak pagar yang berjudul Budidaya Tanaman Ja-rak. seperti pada gambar 4.0.

b. Observasi

Observasi dilakukan untuk mendapat-kan data yang


berkaitan dengan objek yang diteliti dengan mengamati
secara langsung objek yang sedang diteliti. Observasi
dil-akukan dengan menonton film animasi 3D dan
melihat langsung tanaman jarak pagar.

Keyword

Setelah melakukan proses pengumpulan data


kemudian proses yang harus dil-akukan adalah analisis
data, data yang didapat melalui berbagai sumber
dikelompokkan menurut darimana data itu diperoleh.
Lalu dikaji dan diolah dengan cara mencari yang paling
mirip atau yang selalu tersebutkan saat proses
pengumpulan data dan disederhanakan menjadi sebuah
keyword. Keyword berfungsi sebagai pe-doman dalam
merancang dan selalu terkait dalam animasi.
Setelah menemukan keyword utama yai-tu Right yang
apabila diartikan di dalam ba-hasa Indonesia adalah
Tepat, maka dil-akukan analisis dan penjelasan secara Gambar 4.0
lengkap atas keyword yang didapat. Menurut kamus Bagan Metodologi
KBBI dalam bahasa Inggris Right merupakan kata sifat
(adjective) yang berarti menepatkan, memperhatikan, 4.1 Storyboard
membenarkan.
Storyboard adalah sketsa bagaimana mengatur
animasi dan isinya. Storyboard membantu pengembang
4. Metodologi Perancangan Karya
untuk mendefinisikan parameter animasi dengan
resource dan waktu yang tersedia, mengorganisasi
Dilihat dari jenis penelitian, maka penelitian dapat
animasi secara fokus, dan menentukan media apa yang
dibedakan menjadi 3 klasifikasi, yaitu penelitian
akan digunakan pada bagian setiap animasi.
aplikatif, penelitian maksud, dan penelitian berdasarkan
jenis informasi. Pada penelitian aplikatif, terdapat 2 jenis
penelitian, yaitu penelitian murni dan terapan. Dalam
dalam film Tugas Akhir ini yang di gunakan adalah
penelitian terapan. Penelitian terapan adalah penelitian
yang hasilnya dapat digunakan langsung untuk
menyelesaikan permasalahan yang di hadapi. Namun
sebagai dasar pemahaman dalam penyelesaian tugas
akhir ini dibutuhkan pula penelitian berdasarkan jenis
informasi dimana di dalamnya terdapat metode
penelitian kualitatif dan kuantitatif.

Penelitian terapan adalah penelitian yang hasilnya


dapat digunakan langsung untuk menyelesaikan
permasalahan yang di hadapi. Namun sebagai dasar
pemahaman dalam penyelesaian tugas akhir ini
dibutuhkan pula penelitian berdasarkan jenis informasi
dimana di dalamnya terdapat metode penelitian kualitatif Gambar 4.1
dan kuantitatif. Motode kualitatif digunakan sebagai Storyboard
dasar pemikiran untuk memecahkan masalah yang
bersumber pada literatur-literatur. Metode kuantitatif 4.2 Modelling 3D
dilakukan untuk menentukan alternatif terpilih
berdasarkan data kualitatif melalui survey. Urutan Proses pembuatan environment pada Animasi Model
3D Pengenalan Komputer Dengan Menggunakan Tenik

4
Render Cel-Shading ini di kerjakan dengan software 3D Unsur 1 2 3
Autodesk Maya 2019. Modeling adalah proses Kartun
pembuatan bentuk dari sebuah objek yang akan dibuat. Kecocokan 1 2 3
dengan
karakter
Kecepatan 3 2 1
dalam
merender
Total 6 8 10

b. Outline

Pada tahap pematerialan ini dibutuhkan pula pengaturan


outline yang mempertimbangakan unsur-unsur antara lain
charming sebagai keyword dari film, mendekati visual
kartun, kecocokan dengan karakter, serta kecepatan dalam
proses render, terlihat pada tabel 4.3.2 Dari 3 alternative
yang dibuat seperti pada gambar 4.3.2, maka didapatkan
hasil gambar b sebagai alternative
terpilih
Gambar 4.2
Computer 3D Model

4.3 Materialing

Untuk menghasilkan sebuah gambar 2D berbasis 3D


maka teknik yang pematerialan/coloring dapat disebut
dengan Cel-shading. Dalam software autodesk maya,
teknik Cel-shading dapat dicapai dengan menggunakan
Gambar 4.3.2
pilihan material paint. Dalam ink ‘n paint ini terdapat
Alternative outline
pengaturan warna, shading/gradasi pada warna dan tebal
tipis outline.
Tabel 4.3.2 Analisis Outline
a. Shading/Gradasi warna
Gambar a Gambar b Gambar c
Pada tahap pematerialan ini dibutuhkan pengaturan Unsur 2 3 1
shading/bayangan yang mempertimbangakan unsur- Charming
unsur antara lain charming sebagai keyword dari Unsur 3 2 1
animasi, mendekati visual kartun, kecocokan dengan Kartun
karakter, serta kecepatan dalam proses render, terlihat Kecocokan 1 3 2
pada tabel 4.3.1 Dari 3 alternative yang dibuat seperti dengan
pada gambar 4.3.1, maka didapatkan hasil gambar c karakter
sebagai alternative terpilih. Kecepatan 3 2 1
dalam
merender
Total 9 10 5

4.4 Compositing dan Rendering

4.4.1 Compositing

Gambar 4.3.1 Setelah data animasi telah melalui proses materialing


Alternative Shading/Gradasi warna dan data 3D environment telah selesai dibuat maka
langkah selanjutunya yang harus dilakukan adalah tahap
Tabel 4.3.1 Analisis Shading/Gradasi warna penggabungan (compositing) dengan menggunakan
software 3D. Konsep compositing dapat dilihat melalui
Gambar a Gambar b Gambar c gambar 4.4.1 sebagai berikut:
Unsur 1 2 3
Charming

5
4.4.3 Sound

a. Dubbing
Tahap ini adalah tahap pengisian suara narasi yang
akan di bacakan seorang narator untuk memberikan
penjelasan atau penggambaran secara kata-kata apa yang
terjadi.

b. Adding sound effect


Tahap ini adalah tahapan pengisian sound effect yang
bertujuan untuk memberikan kesan mendalam melalui
penataan audio.

c. Background music
Pengisian backsound dan background musik pada
Animasi Model 3D Pengenalan Komputer ini bertujuan
unuk menambahkan kesan melalui penataan audio
berdasarkan mood yang akan diciptakan.
Gambar 4.4.1
Composition Model dan Environment 4.4.4 Final Rendering

Pada tahap ini dilakukan tahap rendering terakhir


4.4.2 Rendering yaitu menggabungkan semua elemen video dalam satu
kesatuan menjadi satu file dalam bentuk movie.
Pada tahap ini proses render dilakukan untuk
menghasilkan output berupa still image dan movie. Still
image dan movie ini adalah data mentah yang masih 5. Kesimpulan
dibutuhkan proses editing lebih lanjut. Oleh karna itu
pada saat rendering ini background-nya menggunakan Dari hasil implementasi dan pengujian didapatkan
satu warna, yang tidak terdapat pada obyek lain, dalam kesimpulan yaitu:
Animasi Model 3D Pengenalan Komputer Dengan
Menggunakan Tenik Render Cel-Shading ini warna yang 1) Teknik render cel-shading membuat karakter 3D
digunakan adalah warna biru muda. Dapat dilihat pada terlihat seperti karakter 2D dikarenakan tekstur material
gambar 4.4.2 sebagai berikut: yang digunakan solid dan effect outline yang
menyelimuti objek terlihat seperti gambar 2D
2) Dengan menggunakan teknik cel-shading, waktu
render dapat dipangkas dikarenakan teknik ini
memperkecil warna tekstur yang kompleks menjadi
warna yang solid.

Gambar 4.4.2
Output Rendering

6
Daftar Pustaka
[1] J.I. Asnawi, A. Dzikri, “Video Animasi 3D
Pengenalan Rumah Adat Dan Alat Musik Kepri
Dengan Menggunakan Teknik Render Cel-
Shading”, Jurnal SIMETRIS, vol. 7 , no 2,
November 2016.

[2] E.C. Wahyudi, H. Budiardjo, N. Andrianto,


“Pembuatan Film Pendek Animasi 3D Dengan
Render Cel-Shading Tentang Tanaman Jarak Pagar
Sebagai Tanaman Obat”, Jurnal Art, vol. 9 , no 2,
2019.

[3] H.M. Helmi, H. Budiardjo, Y.T. Laksono,


“Pembuatan Film Animasi 3D Dengan Teknik 3D
Anaglyph Tentang Perjuangan Penari Remo
(Gagrak Anyar)”, Jurnal Art, vol. 9 , no 2, 2019.

[4] M.I. Setiawan, A. Trisnadoli, E.S. Nugroho,


“Penerapan Teknik UV Mapping dan Texture
Painting Dalam Pembuatan Film Animasi 3D
Bujang Buta”, Jurnal Teknik, vol. 40 , no 1, pp.26-
30, 2019.

[5] A.E.D.P. Nugraha, A.F. Sofyan, “Pembuatan


Trailer Animasi “Arsa : Chasing The Better
World” Berbasis 3D Dengan Teknik Hybrid”,
INFOS Journal, vol. 1, no. 3, 2019.

[6] M.E. Awulle, S.R. Sentinuwo, A.S.M. Lumenta


“Pembuatan Film Animasi 3D Menggunakan
Metode Dynamic Simulation (Studi Kasus :
Alramona| n’Taumatta n’Talroda)”, E-Journal
Teknik Elektro dan Komputer, vol. 5, no. 4, Juli –
September 2016.

Biodata Penulis
Muhammad Irfan Rosyidi, mahasiswa Universitas
Amikom Yogyakarta Jurusan Teknik Informatika
angkatan tahun 2017.
Sudarmawan, memperoleh gelar Sarjana Teknik (S.T.)
Jurusan Teknik Elektro UGM Yogyakarta, lulus tahun
1998, Magister Teknik (M.T.), Jurusan Teknik Teknik
Elektro UGM Yogyakarta, lulus tahun 2006. Saat ini
menjadi Dosen di Universitas AMIKOM Yogyakarta,
pada Program Studi S1-Teknik Informatika.