Anda di halaman 1dari 1

Magnolia adalah salah satu marga tumbuhan berbunga yang dikenal luas karena bunganya yang

indah atau menyebarkan aroma yang harum. Anggotanya cukup besar, dan saat ini tengah
mengalami revisi. Petunjuk-petunjuk molekuler memperlihatkan bahwa marga-marga seperti
Talauma, Dugandiodendron, Manglietia, Michelia, Elmerrillia, Kmeria, Parakmeria, Pachylarnax, dan
beberapa marga spesies tunggal layak dimasukkan ke dalam Magnolia s.l. (s.l. = sensu lato: 'dalam
arti luas'; sebagai lawan dari s.s. = sensu stricto: 'dalam arti sempit'). Marga Magnolia s.s. mencakup
sekitar 120 jenis saja. Nama marga ini diambil dari botaniwan Prancis, Pierre Magnol.

Marga Magnolia menunjukkan ciri-ciri evolusi primitif. Perhiasan bunganya tidak tersusun dalam
lingkaran berlapis, seperti kebanyakan bunga, tetapi tersusun secara spiral. Fosil-fosilnya berumur
sampai 20 juta tahun, sehingga diketahui bahwa Magnolia berevolusi lebih awal daripada lebah.
Bunganya tidak dirancang untuk diserbuki oleh lebah tetapi kumbang.

Persebaran jenis-jenis Magnolia tidak kontinu. Pusat keanekaragaman utamanya adalah di Asia
Tenggara dan Asia Timur. Pusat persebaran sekunder adalah di benua Amerika. Beberapa jenis
Magnolia dikenal sebagai tumbuhan penghias kebun dan pelengkap upacara tradisional Nusantara,
seperti cempaka dan kantil.