Anda di halaman 1dari 3

Resume Jurnal

Judul jurnal : Journal of Agricultural Educatiom and Extension

Judul : Agricultural extension in Latin Amerika : current dynnamics of pluralistic


advisory systems in heterogeneous contexts

Volume : 22, No 5,389-397

Tahun : 2016

Penulis : Laurens Klerkx, Fernando Landini, and Horacio Santoyo-cortes

HASIL :

Setiap tahun negara berlomba-lomba menemukan ide atau gagasan segar guna
memakmurkan dan mencapai titik kesejahateraan rakyat umum. Bukan hanya pada bidang
kesehatan,politik, ekonomi saja inovasi muncul, melainkan juga pada bidang pertanian.
Inovasi yang muncul dari dunia pertanian tak luput dari peran adanya penyuluhanpertanian.
Adanya penyuluhan tentang pertanian memudahkan terjadinya proses tranformasi dari
pertanian tradisional ke pertanian yang berbasis teknologi dan sains. Pelaksanaan proses
punyuluhan terjadi di berbagai belahan dunia termasuk di Benua Amerika. Pertanian di USA
tergolong sebagai pertanian yang berkembang pesat dan hal itu tak luput dari peran
penyuluhan pertanian dari abad ke-19 hingga sekarang. Penyuluhan di Amerika digunakan
untuk mencapai tujuan negara seperti pemerataan pembangunan di desa, tranfer teknologi,
peningkatan keamanan pangan, dan menumbuhkan tanaman yang memilki adaptasi tinggi
terhadap perubahan iklim.

Pertanian di USA menerapkan metode berurutan yaitu pendidikan,penelitian, dan


penyuluhan. Sejarah penyuluhan di USA bermula pada masa perang dingin dimana
pemerintah memberikan lahan untuk dijadikan laboratorium pendidikan pertanian
Agricultural College pada tahun 1862 oleh Presiden Abraham Linchon. Kemudian tahun
1887 didirikan Agricultural experiment station yang bekerja sama dengan Agricultural
College untuk mengkaji permasalahan seputar pertanian. Sejauh ini permasalahan yang
dihadapi yaitu tenaga kerja, luas lahan, harga relevan, pemanfaatan kredit, perubahan sosial
budaya, dan perubahan ilmu pengetahuan serta teknologi. Pada tahun 1914 didirkan
Extension Service untuk menyebarkan informasi praktis beserta penerapannya. Hasil
penelitian dan pengkajian suatu ilmu pengetahuan disebarluaskan dengan melalui proses
kegiatan, serta peran dari penyuluhan disini yaitu bagaimana suatu ilmu dan teknologi
dikombinasikan dan disebarkan dengan maksud untuk diterapkan guna menangani suatu
permsalahan pertanian. Tahun 1950 hingga 1975-an, Amerika Latin mengadopsi sistem
penyuluh yang bekerja dalam sistem linier. Namun, dalam pelaksanaan sistem ini dinilai
tidak setara antara negara pusat dengan negara pinggiran dan terjadi suatu kesenjangan yang
mengarah pada diskriminasi.

Pada awal tahun 1973,Brasil Paulo mengusulkan suatu sistem dimana penyuluhan
pertanian itu berfokus pada pengembangan kesadaran hubungan sosial serta menyoroti
tentang pemanfaatan pengetahuan dan pengalaman petani yang masih relevan untuk
menginspirasi petani lain. pada tahun 1980-an, Amerika mengalami krisis penyuluhan
tradisional yang ditandai dengan penurunan pendanaan masyarakat, pembubaran lembaga
penyuluhan, dan anggota penyuluh yang bekerja untuk swasta. Pada tahun 1990-an, Amerika
merespon permasalahan kesenjangan dalam proses penyuluhan dan menyebabkan adanya
peningkatan angka pelaku penyuluhan. Tahun 2000 pemerintah Amerika menyoroti tentang
pentingnya adanya pelaku dan lembaga penyuluhan serta perusahaan agribisnis yang
memasok layanan penyuluh. Hal ini lah yang menyebabkan Amerika memiliki sistem
penyuluhan yang pluralistik dari beragam pelaku penyuluh dengan penanganan masalah yang
heterogen pula.

Sistem penyuluhan pluralistik memberikan pengetahuan tentang keragaman pemain


dalam proses penyuluhan pertanian di masalah masalah yang heterogen. karena tiap
permasalahan pertanian tidak hanya melulu tentang hama atau penyakit, serta penyelesaian
masalah pertanian tidak hanya dengan satu cara saja. Selain itu sistem pluralistik berfokus
pada organisasi produsen yang berperan penting dalam pemberian layanan kepada petani baik
secara langsung atau dengan akses layanan. Pendekatan penyuluhan harus dapat mengatasi
dan menjawab segala tuntutan heterogen dari berbagai pihak. Penyuluhan mungkin akan
berpengaruh besar terhadap perubahan pola pikir dari penuntut. Pertanian di Amerika sendiri
sudah menjadi salah satu contoh pertanian yang berhasil dengan dorongan adanya
penyuluhan pertanian. Petani Amerika memegang salah satu prinsip dimana belajar harus
dibarengi dengan melakukan sesuatu. Sesuatu disini diartikan sebagi ilmu yang telah diuji
kebenrannya diterapkan secara langsung agar dapat diambil manfaat dari praktik nyata
tersebut disamping dengan keberagaman baik latar belakang penyuluh maupun tentang
masalah yang plural.