Anda di halaman 1dari 25

TUGAS AKHIR GEOMORFOLOGI

Disusun Oleh :

DANIN CANDRAFATINIA
111.180.078
KELAS C

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”

YOGYAKARTA

2019
TUGAS 1
N Petunjuk G Hubungan Se Magmatogene
Lereng Bentuk Lahan Stratigrafi Struktur Geologi Proses
O eologi kitar tik
1 Mineral Log Leher vulkanik, bu Intrusi, Strike slip (epitermal), 1. Pengkayaan a Terbentukalter Feeder sill, dyk
am Primer - Kemiringan kit terisolir, hulu satuan tufa sesar mendatar berarah kibat adanya i asidanpengkek e, boss, lakolit
lereng <60%, sungai yang andesitik, satuan N 250° E. ntrusi lebih da eran yanginten h, lopolith, pac
dengan bermuara ke sungai batuan gunungapi Zona struktur tersebut ri satu kali. s (epitermal), olith.
ketinggian utama. dan batuan beku terjadi suatu zona 2. Proses Zonauratkuars
antara 190 – diorit/andesit bukaan sebagai geomorfologi a (vainlets) Sumber daya
625 m dpl. tempat/saluran larutan yang danzonauratku mineral
-Memiliki hidrotermal. dominan arsamenjaring/ logam : Emas
lereng sedang – Sumber : Sofyan Sumber : Sofyan adalah proses silangsiur Primer, Emas
terjal dengan Asep. Asep. geologimuda/ (stockwork) Aluvial, Bijih
kondisi sungai 2009.Inventarisasi 2009.Inventarisas Sumber : Sofyan Asep. proses ditemukanpada Besi,Pasir Besi
membentuk dan evaluasi i dan evaluasi 2009.Inventarisasi dan eksogen, beberapaluban – Titan, Bijih
huruf U dan V, mineral logam Di mineral logam Di evaluasi mineral logam sepertipelapu gtambangyang Mangan
kemiringan kabupaten bolaang kabupaten Di kabupaten bolaang kan, mempunyaiara
lereng mongondow dan bolaang mongondow dan longsoran, humum N 30-
umumnya kabupaten mongondow dan kabupaten minahasa erosi dan 60° E,
antara 45°-60°. minahasa selatan kabupaten selatan provinsi sedimentasi. kemiringan
provinsi sulawesi minahasa selatan sulawesi utara.Sub dit 70°- 90°. Sumber :
Sofyan Asep.
Sumber :
2009.Inventari
Sumber : Sofyan Sofyan Asep.
Sumber : sasi dan
Asep. 2009.Inventari
Sofyan Asep. evaluasi
2009.Inventarisas sasi dan
2009.Inventaris mineral logam
i dan evaluasi evaluasi
asi dan evaluasi Di kabupaten
mineral logam Di mineral logam
mineral logam provinsi sulawesi bolaang
utara.Sub dit kabupaten Di kabupaten
Di kabupaten utara.Sub dit mineral logam mongondow
mineral logam bolaang bolaang
bolaang mineral logam dan kabupaten
mongondow dan mongondow
mongondow minahasa
kabupaten dan kabupaten
dan kabupaten selatan
minahasa selatan minahasa
minahasa provinsi
provinsi sulawesi selatan
selatan provinsi sulawesi
utara.Sub dit provinsi
sulawesi utara.Sub dit
mineral logam sulawesi
utara.Sub dit mineral logam
utara.Sub dit
mineral logam
mineral logam

Sedimentasi karna Terdapat pada


Mineral Log
2 Datar, gentle Gosong Berbutir lepas - proses fluvial, ma sungai stadia t -
am Placer
rine dan angin ua (bermeande
r)
Feeder siil, dyk
Berbagai Ba Hubungannya
e, boss, lakolit
3 han GalianIn Curam Bukit sisa Intrusi Strike slip Pelapukan dengan proses
h, lopolith, pac
dustri pedogenesis
olith
4 Endapan Bat relief ditentukan Rawa, perbukitan li Berbutir halus, Antiklin, strike slip Pembatubaraan, Daerah rawa, -
ubara oleh perbedaan patan teksturnya kasar pada awal gelapronanya, t
titik tertinggi maka tidak pembentukannya eksturkasar
dengan titik terduga terjadi proses
terendah dan mengandung vulkanik lalu
kemiringan batubara karena kemudian proses
lereng materinya terlalu struktural setelah
resisten proses struktural
berakhir
kemudian ada
proses fluvial

sumber : Ananda
P. 2011. Aplikasi
Penginderaan
Jauh Untuk
Identifikasi
Sebaran
Batubara
sumber : Ananda P.
Permukaan Di
2011. Aplikasi
Kabupaten
Penginderaan
Muara Enim,
Jauh Untuk
Sumatera
Identifikasi
Selatan.
Sebaran Batubara
Permukaan Di
Kabupaten Muara
Enim, Sumatera
Selatan.
Minyakdan Pematangan, gene Ditemukan see
5 Gentle Perbukitan lipatan Berbutir halus Antiklin, strike slip -
Gas Bumi rasi, migrasi, trap page
6 Panas Bumi kondisi Kawah, kerucutpar Intrusi, alterasi, Strike slip 1.Intrusi Adanyamanife Feeder siil, dyk
kelerengan asiter, kaldera, batuan dengan 2. alterasi stasiairpanas e, boss, lakolit
berkisar 0 – 45o gunung api tekstur kasar dan Sumber : Dharmawan 3. Proses seperti hot h, lopolith, pac
- Kemiringan batuan dengan Ilham. 2017. plapukan batuan springs, hot olith
tinggi 7-30o di tekstur yang halus Aplikasipenginderaanja yang berlangsung pools, mud
representasikan yang merupakan uhdalammengidentifika intensif volcanoes,
oleh zona Sumber : batuan sedimen/ sifaktor - 4. kondisi mud pools, hasil alterasi
proksimal Dharmawan Ilham. endapan Faktorpenyebabgeraka tektonik steaming hidrotermal
- Kemiringan 2017. nmassa yang tidak stabil grounds, yang dapat
rendah 0- 7o di Aplikasipengindera Sumber : :studikasusdaerahpana keberadaan altered dijumpai
representasikan anjauhdalammengi Dharmawan sbumiHululaisdansekit 5. struktur ground, dan antara lain
oleh zona distal dentifikasifaktor - Ilham. 2017. arnya. Yogyakarta : geologi, dan lain lain Zeolit,
Faktorpenyebabge Aplikasipenginde Seminar curah hujan (Wohletz dan Kristobalit,
rakanmassa raanjauhdalamm NasionalKebumian ke- tinggi. Heiken, 1992). Kuarsa, Kalsit,
:studikasusdaerahp engidentifikasifak 10 Pirit, Hematit,
anasbumiHululaisd tor - Sumber : kondisi Khlorit,
ansekitarnya. Faktorpenyebabg Dharmawan kerawanan Epidot, Albit,
Yogyakarta : erakanmassa Ilham. 2017. gempa yang Adularia, Illit,
Seminar :studikasusdaera Aplikasipenginde tinggi menjadi Sphene, dan
NasionalKebumian hpanasbumiHulul raanjauhdalamm faktor pemicu lain lain.
ke-10 aisdansekitarnya. engidentifikasifak gerakan massa
Sumber : Yogyakarta : tor - sumber :
DharmawanIlha Seminar Faktorpenyebabg Wohletz
m. 2017. NasionalKebumia erakanmassa dan Heiken,
Aplikasipengind n ke-10 :studikasusdaera Sumber : 1992; Lagat,
2009

DharmawanIlh Sumber :
am. 2017. DharmawanIlh
Aplikasipengin am. 2017.
eraanjauhdala
deraanjauhdal Aplikasipengin
mmengidentifik
ammengidentif deraanjauhdal
asifaktor -
ikasifaktor - ammengidentif
Faktorpenyebab hpanasbumiHulul
Faktorpenyeba ikasifaktor -
gerakanmassa : aisdansekitarnya.
bgerakanmass Faktorpenyeba
studikasusdaera Yogyakarta :
a bgerakanmass
hpanasbumiHul Seminar
:studikasusdae a
ulaisdansekitar NasionalKebumia
rahpanasbumi :studikasusdae
nya. Yogyakarta n ke-10
Hululaisdanse rahpanasbumi
: Seminar
kitarnya. Hululaisdanse
NasionalKebum
Yogyakarta : kitarnya.
ian ke-10
Seminar Yogyakarta :
NasionalKebu Seminar
mian ke-10 Nasional
Kebumian ke-
10
7 Air tanah Datar, gentle Lembah, cekungan Berbutir halus Sinklin, sesarturun Infiltrasi Mata air -
Bentuk teluk d
Gelombang
8 Datar, gentle Teluk Berbutir lepas - Longshore current an kecepatan a -
Laut
ngin

Tugas 2 Kaitan Antara Aspek Utama Geomorfologi dan Geologi

NO ASPEK2 UTAMA MINERAL ENDAPAN ENDAPAN MINYAK PANAS AIR TANAH BAHAN
GEOMORFOLOGI LOGAM PLACER BATUBARA DAN GAS BUMI GALIAN
PRIMER BUMI INDUSTRI
1 Pola pengaliran dasar 1a 1b 1c 1d 1e 1f
2 Pola pengaliran ubahan 2a 2b 2c 2d 2e 2f 2g
3 Penyimpangan aliran 3a 3b 3c 3d 3e 3e
4 Tekstur pengaliran 4a 4b 4c 4d 4e 4f 4g
5 Bentuk lembah & lereng 5a 5b 5c 5d 5e 5f

6 Tempat mengalirnya 6a 6b 6c 6d 6e 6f 6g
7 Tubuh sungai 7a 7b 7c 7d 7e 7f 7g
8 Morfografi
9 Morfometri
10 Morfo struktur pasif
11 Morfo struktur aktif
12 Morfo dinamis
14 Morfo asosiasi
1. Pola Pengaliran Dasar
a. Endapan Placer
Pola pengaliran yang membawa berbagai material pembentuk endapan akan m
empengaruhi endapan placer yang terbentuk. Setiap pola pengaliran akan membawa
material sedimen dengan ciri yang khusus sehingga dengan material yang dibawa bed
a ini maka jenis endapan placer yang terbentuk beda pula.
b. Endapan batubara
Pola pengaliran pada suatu tempat akan mempengaruhi proses sedimentasi yan
g terjadi misalnya pada pola aliran dengan aliran yang banyak cabang dan sedikit caba
ngnya pasti akan memiliki kecepatan dan persebaran material sedimen yang berbeda.
Kemudian endapan batubara ini keterdapatannya dikontrol oleh proses sedimentasi ya
ng ada sehingga disini pola pengaliran akan mempengaruhi proses penyebaran dari ba
tubara tersebut
c. Minyak dan Gas Bumi
Pada suatu pola pengaliran yang memiliki suatu aliran yang tenang maka akan
dapat membentuk batuan dengan ukuran butir yang halus seperti lanau dan lempung.
Yang mana batuan ini dapat berpotensi sebagai batuan induk bagi minyak dan gas bu
mi
d. Panas Bumi
Adanya potensial panas bumi mungkin dapat dilihat dari terdapatnya suatu sist
em pola pengaliran yang tidak memliki cabang dan aliran dari air tersebut tenang.
e. Air Tanah
Suatu persebaran air tanah pada suatu tempat tertentu akan mengikuti bentuk
morfologi dari tempat itu sendiri yang mana tempat ini belum mengalami deformasi
f. Bahan Galian Industri
Pada pola aliran dendritik memiliki ciri khas bahan galian berupa batumarmer
dan breksi vulkanik

2. Pola Pengaliran Ubahan


a. Mineral Logam Primer
Pada suatu aliran sungai yang mana jika terkena suatu struktur maka akan men
galami perubahan pola pengaliran. Dari struktur yang terbentuk ini dapat sebagai jalan
bagi larutan sisa magma untuk bergerak menuju permukaan, sehingga aliran sungai ya
ng terkena struktur tadi juga akan mengikuti pola struktur itu maka ada kemungkinan
akan terjadi kontak air permukaan dengan larutan sisa magma tersebut melalui struktu
r tersebut. Sebagai contoh di daerah Cisitu-Cikadu, Banten memiliki pola pengaliran d
endriitik, trellis, dan pararel dan di daerah tersebut banyak menagandung logam prime
r seperti emas
b. Endapan Placer
Pada suatu pola aliran dasar yang membawa material sedimen tertentu kemudi
an mengalami deformasi karena terkena struktur sehingga berubah pola pengalirannya
sehingga material yang dibawa penyebaran dan proses sedimentasi pasti akan berubah
sehingga endapan placer yang terbentuk juga akan berubah
c. Endapan Batubara
Pada suatu aliran sungai yang mengontrol penyebaran material sedimen yang a
da yang mana ini juga mengontrol penybaran dari batubara yang ada kemudian apabil
a aliran ini terkena struktur sepertoi sesar sehingga pola alirannya berubah maka enda
pan batubara yang ada juga dapat berubah bahkan karena adanya struktur ini mungkin
bagian dari endapan batubara ini dapat hilang
d. Minyak dan Gas Bumi
Pada suatu pola pengaliran yang dikendalikan oleh struktur atau suatu aliran y
ang mengalami deformasi karena struktur pasti akan memiliki bentuk mengikuti strukt
ur tersebut. Kemudian jika kita mengetahui bahwa daerah tersebut memiliki batuan in
duk yang menyimpan minyak maka saat kita melihat struktur yang terjadi di daerah te
rsebut dari bentuk pola lairan tadi maka ada kemungkinan bahwa minyak bumi terseb
ut sudah bermigrasi menuju reservoirnya
e. Panas Bumi
Potensi adanya panas bumi dapat dengan melihat jika suatu pola pengaliran ya
ng terbentuk dari struktur maka ada kemungkinan panas dari magma bawah permukaa
n bergerak munuju permukaan dan membuat di pola pengaliran tersebut panas
f. Air Tanah
Suatu persebaran air tanah dapat membentuk suatu pola pengaliran persebara a
pabila terkena suatu struktur sehingga pola persebaran alirannya akan mengikuti struk
turnya
g. Bahan Galian Industri
Adanya perubahan suatu pola pengaliran yang disebabkan oleh beberapa fakto
r misalnya struktur ini dapat menyebabkan material galian teredapkan di aliran terseb
ut bisa merupakan bawaan dari tempat lain. Contoh pola aliran rektagular bahan galia
nnya berupa batugamping, batu metasedimen dan breksi vulknanik padahal awalnya h
anya ada material batugamping dan btreksi vulkanik

3. Penyimpangan Aliran
a. Mineral logam primer
Pada suatu aliran sungai yang mana tiba-tiba terjadi pembelokan yang besar m
aka dapat diidentiufikasi terjadi karena struktur berupas sesar. Dari sesar ini yang man
a terjadi karena akivitas tektonik sehingga ada kemunhkinan larutan sisa magma berg
erak naik melalui celah sesar tersebut kemudain kontak dengan air permukaan dan ter
bentuk mineral logam dari proses hifrotermal
b. Endapan Placer
Pada suatu material yang dibawa oleh suatu aliran tiba-tiab aliran tersebut men
galami perubahan arah aliran ini menyebabkan suplai material ke suatu tempat yang s
eharusnya terganggu sehingga endapan placer di tempat tersebut akan berubah atau te
rganggu
c. Endapan batubara
Pada aliran sungai yang membawa material untuk pembentuka batubara tetapi
tiba-tiba aliran tersebut terganggu sehingga penyebaran material tersebut akan tergang
gu juga maka suplai materi untuk pembentukan batubara akan terganggu
d. Minyak dan gas bumi
Pada sungai yang mengalami perubahan aliran dapat diidentifikasi adanya sesa
r sehingga jika daerah tersebut diketahui mengandung batuan induk maka diperkiraka
n bahwa minyak dan gas bumi tersebut telah bermigrasi ke reservoir karena sesar ters
ebut
e. Air tanah
Pada suatu aliran air tanah yang mengalir pada suatu temapt yang kemudian ji
ka terkena sesar mengalami penyimpangan aliran maka hal ini akan berpengaruh terha
dap suplai air tanah pada daerah tadi
f. Bahan Galian Inndustri
Bahan Galian industry yang terdapat di sungai apabila sungai itu salah satu ba
giannya terkena struktur dan mengalami perubahan arah aliran maka ada kemungkina
n suplai materialnya akan berhenti pada bagian sungai yang setelah bagian sesar tadi

4. Tekstur Pengaliran
a. Mineral Logam Primer
Mineral logam primer dapat ditemukan di daerah dengan tekstur pengaliran ya
ng kasar. Pengaliran kasar ini bisa terbentuk Karen adanya struktur yang menyebabka
n pola pengaliran diu daerahh tersebut tidak rata dan litologinya kasar serta morfologi
nya biasanya menjadi curam. Dari struktur ini dapat menyebabkan adanya material vu
lkkanik berupa larutan magma naik bisa kontak dengan air tersebut sehingga erjadi pr
oses hidrotermal dan terbentuk mineral logam seperti emas
b. Endapan Placer
Pada tekstur pengaliran kasar material yang dibawa berupa material yang resis
ten maka hal ini akan membentuk endapan placer dengan kandungan material yang re
sisten kemudin pada tekstur pengaliran halus material yang dibawa material yang mud
ah lapuk sehingga membentuk endapajn placer dengan material mudah lupak pula
c. Endapan Batubara
Endapan Batubara daapt terbentuk pada temapt dengan keadaan air yang tenan
g, dalam hal kaitannya dengan tekstur pengalian maka endapan batubara dapat terbetu
k pada tempat dengan tekstur aliran yang halus dan tenang
d. Minyak dan Gas bumi
Minyak dan gas bumi mungkin dapat diketahui dengan memperhatikan tekstur
aliran yang kasar. Pola aliran dengan tekstur yang kasar dan curam dapat menandakan
daerah tersebut terkena struktur sehingga daerah yang terkena struktur ini dapat digun
akan minyak dan gas bumi untuk bermigrasi
e. Panas bumi
Panas bumi biasanya ditandai dengan adanya mata air panas di permukaan yan
g mana keadaan air terbut tenang, sehingga dapat diketahui bahwa tanda panas bumi d
i permukaan terjadi pada tekstur pengaliran yang halus
f. Air tanah
Pada air tanah yang litologi penyusun di sekitarnya memiliki litologi yang resi
sten maka tektur pengaliran air tanah tersebuta kasar sedangkan pada air tanah dengan
litologi di sekitarnya mudah lapuk maka tektur pengalirannya halus
g. Bahan Galian Industri
Dalam kegiatan penggalian bahan industri dapat diketahui bahan tersebut mem
liki resistensi yang tinggi atau mudah lapuk yaitu dengan cara melihat tekstur pengalir
annya. Pada tekstur pengaliran kasar maka bahan galian di daerah tersebut memiliki r
esistensi yang tinggi sedangkan jika tekstur pengalirannya halus maka bahan galian te
rsebut muda lapuk

5. Bentuk Lembah dan Lereng


a. Mineral Logam Primer
Pada lembah dan lereng yang curam terutama yang terbentuk karena struktur b
isa saja adanya proses tekanan dan suhu yang tinggi serta ada larutan magma yang nai
k dan kkontak dengan air meteoric sehingga terbentuk mineral seperti emas
b. Endapan Placer
Pada setiap bentukan lahan pasti akan membawa jenis material sedimen yang
berbeda sehingga akan membentuk endapan placer yang berbeda pula dengan bentuk l
ahan yang lain
c. Endapan batubara
Endapan batubara daapt terbentuk pada suatu tempat yang memiliki keadaan a
ir yang tenang sehingga tempat yang tepat adalah pada keadaan lembah dengan kelere
ngan yang landai dan kegiatan oksidasi di sini rendah sehingga mendukung terbentuk
endapan batubara
d. Minyak dan Gas bumi
Minyak dan Gas bumi bisa saja terbentuk pada daerah lembah karena pada dae
rah lembah memiliki litologi yang ukuran butirnya sangat halus seperti lempung sehin
gga dapat berpotensi sebagai batuan induk terbentuknya minyak dan gas bumi
e. Air tanah
Pada suatu lembah dengan lereng yang curam bisa jadi terbentuk karena adany
a sesar, lalu dari sesar ini akan membentuk suatu rongga yang mana bisa digunakan se
bagai tempat bagi air tanah untuk keluar ke permukaan sebagai mata air
f. Bahan Galian Industri
Daerah lembah yang mana terjadi kegiatan reduksi mengakibatkan terbentukn
ya endapan berupa tanah gambut dan mungkin bisa ada batubara sehingga prospek unt
uk menari bahan galian

6. Tempat Mengalirnya
a. Mineral Logam Primer
Mineral logam primer bisa terdapat pada tempat mengalir alran yang dalam ya
ng terbentuk dari daerah yang curam dan sempit hal ini disebabkan karena bisa jadi te
mpat yang curam dan sempit itu terbetuk dari struktur sehingga mungkin dis itu terjad
i proses mineralisasi dari magma yang naik melalui celah dari sruktut tersebut yang m
embentuk mineral logam
b. Endapan Placer
Pembentukan endapan placer ini dapat tergantung dari temapt megalirnya alira
n karena berbeda tempat aliran maka seperti ukuran material yang terbawa pasti akan
berbeda sehingga endapan placer yang terbentuk nanti akan berbeda-beda
c. Endapan batubara
Endapan batubara dapat terbentuk di daerah dengan aliran yang tenang sehing
ga tempat mengalir yang mendukung pembentukan endapan batubara adalah temapt
mengalir yang dangkal dan lebar karena jika tempat mengalirnya curam dan sempit pa
sti alirannya akan deras sehingga material sedimen pembentuk batubara tidak akan ter
endapkan dengan baik
d. Minyak dan Gas bumi
Tempat mengalr yang sempit dan curam dapat menandakan terbentuknya kare
na sesar sehingga dari sesar tersebut jika daerah tersebut diketahui memiliki batuan in
duk bagi minyak dan gas bumi maka dapat diketahui mungkin minyak dan gas bumi t
ersebut telah bermigrasi ke reservoir karena sesar tersebut
e. Panas bumi
Pada suatu tempat mengalir yang dangkal dan tenang yang mana tiba-tiba terk
ena sesar yang tidak terlalu besar tapi tetap dapat mengakibatkan air tersebut masuk k
e dalam celah sesar tersebut dan dapat kontak dengan larutan sisa magma yang naik se
hingga menimbulkan adanya mata air panas yang menandakan adanya panas bumi.
f. Air tanah
Pada daerah dengan tempat mengalir yang sempit bisa jadi terbentuk karena st
ruktur sehingga dari stuktur tersebut dapat membentuk celah yang mengakibatkan air
tanah bergerka ke permukaan
g. Bahan Galian Industri
Pada tempat mengalir yang sempit yang mana jika terbentuk dari struktur, tem
pat ini bisa sebagai tempat terjadi proses hidrotermal karena adanya kontak air dari pe
rmukaan yang mengalir tersebut dengan larutan magma yang bergerak melaui celah m
aka dapat membentuk bahan galian industry seperti logam-logam

7. Tubuh Sungai
a. Mineral Logam Primer
Mineral logam primer bisa keterdapatannya di tubuh sungai yang terbentuk str
uktur berupa sesar. Sesar tersebut saat terbentuk terjadi tekanan dan gesekan yang kua
t sehingga batuan yang ada disekitarnya dapat melebut dan terbentuk mineral logam p
rimer seperti emas
b. Endapan Placer
Pada tubuh sungai yang terbentuk dari dua lereng terjal dan dalam sehingga m
emiliki ukuran sempit dibandingkan dengan tubuh sungai yang lebar dan dangkal mak
a kapasitas material yang dibawa pasti akan berbeda-beda maka akan membentuk end
apan placer ayng berbeda pula
c. Endapan Batubara
Endapan batubara dapat etrbentuk pada tempat yang tenang dan dangkal sehin
gga tubuh sungai yang tepat adalah yang dangkal dan lebar
d. Minyak dan Gas bumi
Minyak dan gas bumi biasanya terbentuk pada daerah dangkal dengan batuan i
nduk seperti lempung. Maka tubuh sungai yang teapat adalah yang memiliki keadaan
dangkal dan lebar
e. Panas bumi
Pada tubuh sungai yang terbentuk karena control struktur berupa sesar maka a
da kemungkinan larutan magma akan bergerak melalui sesar tersebut dan kontak deng
an air permukaan dari sungai tersebut sehingga terbentuk energi panas bumi ini ditand
ai dengan adanya mata air panas
f. Air tanah
Tubuh sungai yang memiliki litoligi batugamping biasanya di bbawah permuk
aan tanah memiliki air tanah yang banyak
g. Bahan Galian Industri
Pada tubuh sungai yang memiliki kapasitas yang lebar biasanya dapat memba
wa material galian dalam jumalh yang banyak seperti material pasir dari gunung mera
pi yang terbawa oleh alran sungai yang besar dan dangkal akan dapat ditambang besa
r-besaran.
TUGAS 3 GEOMORFOLOGI

Mineral Minyak Bahan


Petunjuk Geol Endapan Endapan Panas Air Ta
NO Logam dan gas Galian I
ogi Placer Batubara Bumi nah
Primer bumi ndustri
1 2 3 4 5 6
Posisi Geotekn
1
ik
7 8 9 10 11
2 Stratigrafi
12 13 14 15 16 17
3 Litologi
18 19 20 21 22
4 Struktural
23 24 25 26 27 28 29
5 Geomorfologi
30
6 Magmatogenik
31 32 33
7 Subsidense
34 35 36 37 38
8 Umur Geologi
39 40 41 42 43 44 45
9 Geokimia
46 47 48 49 50 51 52
10 Geofisika
53 54 55 56 57 58 59
11 Historis

Penjelasan :

1. Posisi geoteknik adalah letak suatu tempat yang merupakan cekungan sedimentasi
yang keberadaannya dipengaruhi oleh gaya-gaya tektonik lempeng. Posisi geoteknik
dengan endapan placer mempunyai kaitan yang erat, kita ketahui bahwa posisi
geoteknik merupakan tempat berupa cekungan sedimentasi dan endapan placer sendiri
terbentuk karena proses sedimentasi yang memerlukan waktu yang panjang yang
dibentuk oleh kumpulan mineral berat melalui proses sedimentasi, secara alamiah
terpisah karena gravitasi dan dibantu pergerakan media cair, padat dan gas/udara.
2. Karena posisi geoteknik yang berupa cekungan sedimen, maka hubungan dengan
endapan batubara sangatlah dekat, batubara pun terendapkan di suatu cekungan
sedimen yang umumnya di lingkungan pengendapan transisi.
3. Posisi geoteknik sangat dipengaruhi oleh gaya-gaya tektonik lempeng, maka dari gaya
tersebut nantinya akan memunculkan beberapa struktur geologi, maka kaitannya
dengan minyak dan gas bumi adalah saat terjadi gaya tektonik lempeng yang
membuat struktur geologi berupa antiklin dan sesar maka bisa mengindikasikan
keberadaan minyak dan gas bumi.
4. Panas bumi yang kita ketahui adalah berupa geothermal dimana air yang masuk ke
bawah permukaan dan dipengaruhi oleh panasnya magma yang ada akan berubah
menjadi gas, maka kaitannya dengan posisi geoteknik adalah tempat dimana air
tersebut terkumpul di daerah cekungan karena posisi geoteknik dan panas bumi itu
juga bisa keluar dari struktur geologi dari posisi geoteknik yang dipengaruhi gaya
tektonik lempeng berupa kekar atau sesar.
5. Kaitan antara air tanah dengan posisi geoteknik adalah keberadaan air tanah yang ada
di suatu cekungan dari posisi geoteknik yang ada.
6. Hubungan bahan galian industri dengan posisi geoteknik adalah tempat dimana bahan
galian industry tersebut, yaitu di cekungan sedimen, maka karena adanya posisi
geoteknik maka bahan galian industri juga dapat terendapkan.
7. Stratigrafi adalah studi mengenai sejarah, komposisi dan umur relatif serta distribusi
perlapisan tanah dan interpretasi lapisan-lapisan batuan untuk menjelaskan sejarah
Bumi.
Dari stratigrafi kita bisa mengetahui komposisi tiap lapisan yang ada beserta
sejarahnya maka dengan itu kita bisa menginterpretasi keberadaan mineral logam
primer
8. Endapan placer terbentuk karena adanya proses sedimentasi maka dari proses tersebut
bisa terbentuk stratigrafi di tiap lapisan sedimen yang ada, sehingga dari stratigrafi
kita bisa tau kemungkinan endapan placer berada di lapisan yang mana
9. Hubungan stratigrafi dengan endapan batubara sangat lah dekat, karena dengan
dengan stratigrafi kita bisa mengetahui komposisi suatu lapisan dan mengetahui
litologi nya, sehingga kita bisa menginterpretasi keberadaan endapan batubara
10. Dari stratigrafi kita bisa tahu komposisi batuan tiap lapisan yang merupakan batuan
yang mampu sebagai reservoir dari minyak dan gas bumi. Sehingga kita bisa
menentukan keberadaan minyak dan gas bumi
11. Bahan galian industry terbentuk di suatu endapan sedimen, dan biasanya suatu
endapan sedimen tidak hanya terdiri dari satu lapisan saja, namun terdiri dari
beberapa yang nantinya bisa menjadi sebuah stratigrafi, jadi dari stratigrafi juga kita
bisa mengetahui keberadaan bahan galian yang kita cari sesuai dengan komposisi
batuannya.
12. Hubungan litologi dengan mineral logam primer sangatlah penting karena suatu
mineral biasanya saling berasosiasi dengan mineral lain, maka litologi sangat lah
berpengaruh, kita bisa mencari mineral logam primer yang kita inginkan dengan
mencari keberadaan mineral tersebut berada di litologi apa.
13. Endapan placer terbentuk oleh proses sedimen maka kaitannya dengan litologi sangat
dekat, dari proses sedimen tersebut litologi yang biasanya terbentuk endapan placer
adalah litologi berupa pasir atau kerikil.
14. Endapan batubara sangat dipengaruhi oleh litologi, litologi yang biasanya diendapkan
untuk membantu pembentukan batubara ialah batupasir.
15. Kaitannya dengan litologi, minyak dan gas bumi sangatlah diperhatikan, karena dalam
pencarian minyak dan gas bumi di perlukan litlogi yang bisa menjadi reservoir,
litologi tersebut ialah batupasir dan batugamping.
16. Litologi dengan air tanah mempunyai hubungan dimana seorang yang bekerja
mencari air tanah maka akan mencari litologi yang mampu meyimpan air tersebut.
17. Bahan galian industry dipengaruhi oleh litologi karena bahan galian berasal dari
rombakan batuan, maka litologi dari batuan yang terombak sangat mempengaruhi
variasi dar bahan galian industry tersebut.
18. Endapan placer juga diikuti oleh suatu struktur sedimen, karena pembentukan
endapan placer oleh sedimentasi dengan struktur sedimen yang memungkinkan adalah
perlapisan.
19. Endapan batubara terbentuk pada batuan sedimen yang dipengaruhi oleh struktur
geologi dimana ia di endapkan yaitu di struktur geologi berupa sinklin.
20. Minyak dan gas bumi sangatlah bergantung dengan struktur geologi yaitu antiklin dan
sesar, karena dengan adanya struktur itu dapat mengindikasikan keberadaan minyak
dan gas bumi, hal itu di sebabkan struktur tersebut berguna sebagai cebakan.
21. Panas bumi berupa geothermal juga dipengaruhi oleh struktur geologi berupa rekahan
baik berupa kekar ataupun sesar, karena dengan struktur itu air bisa masuk ke dalam
tanah dan menguap karena adanya panas dari aktivitas magma yang ada dan keluar
melalui struktur geologi tersebut.
22. Struktur yang mempengaruhi air tanah ialah struktur geologi berupa rekahan ( sesar
atau kekar ) karena melalui itu air tanah bisa masuk kedalam tanah dan tersimpan di
dalam.
23. Geomorfologi dari mineral logam primer adalah berupa perbukitan, karena daerah
perbukitan merupakan tempat yang menyimpang cadangan mineral yang besar yang
merupakan mineral primer
24. Pola pengaliran, bentuklahan dan proses-proses geomorfologi merupakan petunjuk
geomorfologi baik secara langsung maupun tidak langsung. Selanjutnya dapat
ditentukan model eksplorasi yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi geologi di
daerah penelitian. Proses-proses geomorfologi yang membentuk endapan pasir besi
terdiri atas proses pelapukan, erosi, transportasi, sedimentasi serta proses-proses yang
berkaitan dengan angin yaitu arah bertiupnya angin dan marin yaitu pasang-surut,
ombak serta arus air laut.
25. Endapan Batubara terbentuk pada cekungan yang tersebar di Indonesia, untuk
mempermudah eksplorasi cekungan tersebut diperlukan geomorfologi untuk
mempelajari bentuk lahan yang ada.
26. Dengan geomorfologi dapat mengeksplorasi Kawasan lipatan yang terbentuk sebagai
tempat terjebaknya minyak ataupun gas bumi dengan melihat bentuklahan, pola aliran
daerah tersebut.
27. Geomorfologi membantu dalam pengamatan bentang alam dan tingkat kemiringan
lereng, pola pengaliran sungai sehingga dapat menyimpulkan satuan litologi pada
daerah tersebut.
28. Karakteristik topografi dengan cadangan air tanah sangat berpengaruh, apabila
bertopografi datar maka cadangan air tanah melimpah. Sehingga geomorfologi dapat
membantu dengan interpretasi foto udara, didukung dengan citra satelit sehingga
tersusun peta satuan bentuk lahan.
29. Pencarian bahan galian dapat dilakukan dengan melihat morfologi daerah sekitar ,
pemahaman setting geologi yang ada serta litologi sehingga dapat mengindikasi
terdapatnya bahan galian pada daerah tersebut.
30. Suatu eksplorasi batubara sangat memperhatikan kriteria geologi yaitu
magmatogenik. Kriteria geologi adalah gejala geologi yang mengendalikan
keterdapatan setting tektonik geologi batubara. Pemahaman terhadap setting geologi
dapat melokalisai daerah yang mempunyai indikasi kuat terdapat sumberdaya
endapan batubara sehingga dapat membantu dalam penentuan, tahapan, metode, dan
teknik eksplorasi sumberdaya batubara.
31. Hubungan Subsidence dengan Panas Bumi
Peningkatan system panas bumi dapat memicu gempa bumi sebagai daerah hidrolik.
Proyek Basel, Swiss terjadi gempa lebih dari 10.000 kejadian. Ini mungkin
disebabkan karena lokasi geothermal tersebut terletak di daerah peresapan air yang
berfungsi mengairi daerah sekitar, sehingga kemungkinan yang terjadi pengurangan
debit air dan menyebabkan menurunnya kemampuan tanah dan subsidence.
32. Hubungan Subsidense dengan air tanah :
Subsidence sangat berhubungan dengan air tanah karena subsidence sendiri
merupakan penurunan permukaan tanah yang dapat disebabkan oleh ekploitasi air
tanah yang berlebihan yang melebihi kemampuan pengambilannya akan
mengakibatkan berkurangnya jumlah airtanah pada suatu lapisan akuifer.
Hilangnya airtanah ini menyebabkan terjadinya kekosongan pori – pori tanah
sehingga tekanan hidrostatis di bawah permukaan tanah berkurang sebesar hilangnya
airtanah tersebut. Selanjutnya akan terjadi pemampatan lapisan akuifer.
33. Hubungan Subsidence dengan Bahan Galian Industri
Apabila dilakukan penambangan galian industry seperti nikel maka akan menimbukan
dampak negative seperti penurunan permukaan bumi. Selain itu dalam pekerjaan
konstruksi Tanah dapat menjadi pondasi pendukung bangunan atau bahan konstruksi
dari bangunan itu sendiri seperti tanggul atau bendungan. Penambahan bangunan di
atas permukaan tanah dapat menyebabkan lapisan di bawahnya mengalami
pemampatan. Pemampatan tersebut disebabkan adanya deformasi partikel tanah,
relokasi partikel, keluarnya air atau udara dari dalam pori, dan sebab lainnya yang
sangat terkait dengan keadaan tanah yang bersangkutan.
34. Hubungan Umur Geologi dengan Mineral logam Primer
Mineral logam muncul pada batuan volkanik berumur Tersier dan mineral rombakan
pada batuan sedimen kwarter beberapa pada batuan metasedimen.
35. Hubungan Umur Geologi dengan Endapan Placer
Endapan Placer ditemukan di Bombana , Sulawesi Tenggara dengan kondisi
geomorfologi terdiri dari perbukitan yang tererosi dan dataran alluvial, litologi terdiri
dari satuan batuan sekis berumur Akhir Kapur – Paleosen, satuan batupasir berumur
Plistosen.
36. Hubungan Umur Geologi dengan Endapan Batu bara
Pembentukan batu bara memerlukan kondisi tertentu dan hanya terjadi pada era
tertentu sepanjang sejarah geologi. Zaman Karbon, kira-kira 340 juta tahun yang
lalu (jtl), adalah masa pembentukan batu bara yang paling produktif di mana hampir
seluruh deposit batu bara (black coal) yang ekonomis di belahan bumi bagian utara
terbentuk.
37. Hubungan Umur Geologi dengan Minyak dan Gas Bumi
Minyak Bumi diketahui terbentuk sekitar 30 juta tahun di pertengahan jaman
Cretaceous sebanyak lebih dari 50%. Cadangan minyak dunia yang diperkirakan lebih
tua lagi ditemukan pada jaman Cambrian atau diperkirakan umurnya sekitar 544 –
505 juta tahun yang lalu.
38. Hubungan Umur Geologi dengan bahan galian industry
Bahan galian industri. Kelompok sumber daya mineral ini antara lain pasir, batu kali,
batu gunung, tras, kaolin, belerang, sinabar dan lain-lain yang kesemuanya itu sangat
erat hubungannya dengan kegiatan gunung api pada masa lalu seperti pada bekas
gunung api purba yang dinamakan Gunung Sanggabuana dan Gunung Jatiluhur
(Bronto, 2003) yang masing-masing berumur 5,35 juta tahun yang lalu (Pertamina,
1988) dan 2 juta tahun yang lalu (Soeria-Atmadja drr., 1994).
39. Hubungan Geokimia dengan mineral logam primer
Eksplorasi geokimia sebagai metode untuk mencari mineral dengan disadarkan pada
pengukuran secara sistematik pada satu atau lebih aspek kimiawi material di alam.
Sebagai contoh mineralisasi logam mulia ditunjukkan dengan hadirnya butiran emas
pada konsentrat dulang dalam beberapa lokasi baik di daerah Sangir Batanghari
maupun, anomali logam dasar (Cu.Pb, Zn) dan logam mulia (Au,Ag) diketemukan di
beberapa lokasi baik di Sangir Batanghari maupun di Surian – Ulu Suliti
40. Hubungan Geokimia dengan endapan placer
Geokimia ini adalah digunakan untuk melakukan pengambilan conto sedimen sungai
aktif dan batuan termineralisasi untuk mengetahui penyebaran unsur–unsur kimia
logam dari conto yang diambil dan zona-zona anomali unsur logam .
41. Hubungan Geokimia dengan Endapan Batu Bara
Batubara merupakan campuran yang sangat kompleks dari zat kimia organic yang
mengandung karbon, oksigen, dan hydrogen dalam rantai karbon serta sedikit
nitrogen dan sulfur.
42. Hubungan Geokimia dengan Minyak dan gas bumi
Minyak dan gas bumi memiliki komposisi kimia berupa carbon, dan hydrogen.
Komposisi kima ini dihasilkan dari proses pembusukan material organic.
43. Hubungan Geokimia dengan Panas Bumi
Analisis geokimia adalah analisis kimia yang bertujuan untuk mengelompokkan basis
umum antara perbandingan dan klasifikasi dari cairan panas bumi serta untuk
memperoleh data kimia fluida dan unsure-unsur lain yang terkandung dalam
manifestasi sehingga dapat mengetahui suhu dan karakteristik reservoir . Dalam fluida
panas bumi yang dekat dengan magma, fluida panas tersebut mengandung uap air, gas
CO2, SO2, H2S dan HCl. Gas gas yang bersifat asam tersebut terserap kedalam
sirkulasi air panas dalam tanah dan membentuk fluida panas bumi yang sangat reaktif
akibat keasaman fluida tersebut
44. Hubungan Geokimia dengan Air Tanah
Sifat kimia airtanah antara lain adalah kesadahan/kekerasan (total hardness), jumlah
padatan terlarut (total dissolved solid), daya hantar listrik (electric conductance),
keasaman dan kandungan ion. Sifat kimia airtanah yang akan dibahas lebih rinci
dalam pembahasan ini adalah kandungan ion.
45. Hubungan Geokimia dengan Bahan Galian Industri
Geokimia ini adalah digunakan untuk melakukan pengambilan conto sedimen sungai
aktif dan batuan termineralisasi untuk mengetahui penyebaran unsur–unsur kimia
logam dari conto yang diambil dan zona-zona anomali unsur logam .
46. Hubungan Geofisika dengan mineral logam primer
Eksplorasi ialah yang digunakan geofisika untuk mencari , menentukan lokasi, ukuran
dari mineral logam primer.
47. Hubungan Geofisika dengan endapan placer
Proses pemisahan emas dari mineral lain yang telah berhasil dilakukan adalah
menggunakan metode ekstraksi pelarut menggunakan ekstraktan metilxantin
(H3MeX).
48. Hubungan Geofisika dengan Endapan Batu Bara
Logging geofisik untuk eksplorasi batubara dirancang tidak hanya untuk mendapatkan
informasi geologi tetapi untuk memperoleh data lain seperti kedalaman,ketebalan
ataupun kualitas suatu lapisan.
49. Hubungan Geofisika dengan Minyak dan gas bumi
Metode Logging geofisik berkembang dalam eksplorasi minyak bumi untuk
menganalisis kondisi geologi dan reservoir minyak
50. Hubungan Geofisika dengan Panas Bumi
Metode geofisika yang didasarkan pada konsep penjalaran gelombang pada medium
di dalam bumi yaitu metode seismic untuk mencari sumber panas bumi.
51. Hubungan Geofisika dengan Air Tanah
Metode geolistrik dapat digunakan untuk menduga jenis batuan dalam rangka mencari
sumber air tanah baru.
52. Hubungan Geofisika dengan Bahan Galian Industri
Melakukan eksplorasi guna mencari bahan galian industry yang sangat berguna dan
dibutuhkan manusia.
53. Hubungan Historis dengan mineral logam primer
Proses pembentukan endapan mineral dapat diklasifikasikan menjadi dua macam,
yaitu proses internal atau endogen dan proses eksternal atau eksogen. Endapan
mineral yang berasal dari kegiatan magma atau dipengaruhi oleh faktor endogen
disebut dengan endapan mineral primer. Sedangkan endapan endapan mineral yang
dipengaruhi faktor eksogen seperti proses weathering, inorganic sedimentasion, dan
organic sedimentation disebut dengan endapan sekunder, membentuk endapan plaser,
residual, supergene enrichment, evaporasi/presipitasi, mineral-energi (minyak dan gas
bumi dan batubara dan gambut)
54. Hubungan Historis dengan endapan placer
Endapan mineral yangberasal dari kegiatan magma atau dipengaruhi oleh faktor
endogen disebut dengan endapanmineral primer. Sedangkan endapan endapan
mineral yang dipengaruhi faktor eksogen sepertiproses weathering, inorganic
sedimentasion, dan organic sedimentation disebut dengan e n d a p a n
sekunder, membentuk endapan plaser, residual, supergene
e n r i c h m e n t , evaporasi/presipitasi
55. Hubungan Historis dengan Endapan Batu Bara
Batu bara mineral organic yang terbentuk dari sisa tumbuhan purba yang mengendap
di dalam tanah selama jutaan tahun. Endapan tersebut mengalami perubahan bentuk/
komposisi sebagai akibat dari adanya proses fisika dan kimia yang berlangsung
selama waktu pengendapannya.
56. Hubungan Historis dengan Minyak dan gas bumi
Minyak pertama kali ditemukan di Venezuela tahun 1914 di Mene Grande. Tahun
1920, Venezuela menjadi produsen minyak kedua di Amerika Latin dan kemudian
menjadi nomor dua di dunia sampai 1961. Pada awalnya, produsen utamanya adalah
Royal Dutch, Shell, Gulf dan Pan America. Kemudian Pan America dibeli oleh
Standard Oil of Indiana lalu oleh Standard Oil of New Jersey.
57. Hubungan Historis dengan Panas Bumi
Energi panas bumi (geothermal) dipicu oleh aktivitas tektonik di dalam perut bumi.
Inti bumi memiliki magma yang temperaturnya mencapai 5.400 derajat celcius.
Magma ini membuat lapisan bumi di sebelah atasnya mengalami peningkatan
temperatur. Ketika lapisan ini bersentuhan dengan air maka akan menjadi uap panas
bertekanan tinggi. Inilah energi potensial yang kemudian dikenal sebagai energi panas
bumi atau geothermal energy.
58. Hubungan Historis dengan Air Tanah
Lapisan dalam bumi yang mudah dilewati atau membawa air disebut
dengan akuifer atau pembawa air. Air tanah mengisi lapisan tanah karena adanya
proses infiltrasi dan perkolasi. Infiltrasi adalah gerakan resapan air ke dalam tanah
melalui pori-pori tanah dan Perkolasi adalah gerakan air yang meresap kedalam tanah
melalui celah bebatuan hingga menjadi jenuh.
59. Hubungan Historis dengan Bahan Galian Industri
Bahan galian dapat terbentuk Bersama dengan batuan sekitarnya adapun bahan galian
terjadi akibat dari diferensiasi magma . magma akan naik ke permukaan bumi dan
temperaturnya turun lalu terbentuk endapan bijih.