Anda di halaman 1dari 3

Tugas Pengolahan Citra Digital 4505 – Kompresi

Pengolahan Citra Digital


Kompresi
Rahma Monica Diah Lestari, Gusvinanda Ellya Ruswati
Teknik Informatika , Universitas Dian Nuswantoro
E-mail: 111201710449@mhs.dinus.ac.id, 111201710462@mhs.dinus.ac.id

1. LATAR BELAKANG
Sejak memasuki era digital, mulailah ditemukan alat untuk menangkap sebuah citra atau
sering disebut dengan kamera. Ketika jaman semakin berkembang teknologi juga berkembang
dengan pesat, tidak hanya untuk menangkap citra tersebut tetapi juga bagaimana cara mengolah
citra tersebut.
Masalahnya terlalu besarnya citra tersebut sehingga membutuhkan penyimpanan yang
besar dan jika terlalu besar ukuran citra tersebut akan membutuhkan proses yang lama untuk
mengirimkan citra melalui sebuah jaringan.
Masalah tersebut bisa kita atasi dengan melakukan kompresi pada suatu citra. Kompresi
digital adalah upaya untuk melakukan kompres atau transformasi pada data atau simbol
penyusunan citra digital menjadi data atau simbol lain, tanpa menimbulkan perubahan yang
terlalu menonjol pada data tersebut. Tujuan kompresi citra yaitu mengurangi redundansi dari
data – data citra tersebut sehingga dapat ditransmisikan dengan efesien.

2. PENELITIAN TERKAIT
Dalam penyusunan tugas akhir pengolahan citra digital ini, penulis terinspirasi oleh
penelitian – penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Berikut penelitian – penelitian
tersebut:
Penelitian yang dilakukan oleh Raras Krasmala, Aris Budimansyah Purba, U. Tresna
Lenggana, 2017, “Kompresi Citra Dengan Menggabungkan Metode Discrete Transform Cosine
(DCT) dan Algoritma Huffman”[1]. Dengan menggabungkan metode DCT dan Algoritma
Huffman dapat mengkompresi dengan maksimal. DCT untuk mengubah sinyal ke dalam
frekuensi dasar dan Algoritma Huffman untuk membuat kompresi jenis lossy compression.
Penggabungan ini menghasilkan kompresi citra yang dapat mengurangi warna (pixel) namun
tidak begitu terlihat perbedaanya dengan citra aslinya, namun pengurangan bytes tidak terlalu
drastis.
Penelitian yang dilakukan oleh Ulfa Lu’luilmaknun, Nilza Humaira Salsabila, 2017,

1
Tugas Pengolahan Citra Digital 4505 – Kompresi

“Penggunaan Metode Run Length Encoding Untuk Kompresi Data”[2]. Metode LRE adalah
salah satu jenis lossless yang paling sederhana. Metode ini cocok untuk mengkompresi yang
berisi data yang berulang misalnya citra grafis sederhana. Metode ini efektif jika rasio
kompresinya adalah kurang dari 100% karena banyak memiliki perulangan pada pixel –
pixelnya.

Tabel 2 yang ada di bawah ini adalah tabel perbandingan penelitian terkait.
Tabel 2 Perbandingan penelitian terkait.
N
o Nama dan Tahun Judul Metode Parameter Hasil
1. Raras Krasmala, Kompresi Metode Mengkompres Aplikasi
Aris Budimansyah Citra Dengan Discrete i dengan Kompresi :
Purba, U. Tresna Menggabungk Transform maksimal Sedikit
Lenggana, 2017 an Metode Cosine mengurangi
Discrete (DCT) dan warna namun
Transform Algoritma tampak tidak
Cosine (DCT) Huffman terlihat
dan Algoritma perbedaannya,
Huffman hasil kompresi
tergantung
pemilihankualitas
kompresi yang
diinginkan.
2. Ulfa Penggunaan Metode Cocok untuk Tida efektif jika
Lu’luilmaknun, Metode Run Run mengkompresi digunakan untuk
Nilza Humaira Length Length yang berisi beberapa citra
Salsabila, 2017 Encoding Encoding data yang RGB namun
Untuk berulang efektif untuk
Kompresi mengkompresi
Data citra grayscale
yang memiliki
derajat keabuan
berurutan yang
sama.

2
Tugas Pengolahan Citra Digital 4505 – Kompresi