Anda di halaman 1dari 6

No.

Analisa Data Pathway Diagnosa


1. Ds: Inkonentensia urinarius fungsional (00020)
- Pasien mengatakan di Lansia berhubungan dengan keterbatasan neuromuskular
pagi hari tiba-tiba ditandai dengan berkemih sebelum mencapai toilet dan
celananya basah Perubahan struktur kandung kemih inkonentensia urin dini
(mengompol)
- Pasien mengatakan Perubahan otot urinary
sebelum sampai kamar
mandi pasien pipis Gangguan kontrol berkemih
dicelana sehingga
menyediakan pispot di Tekanan dalam kandung kemih meningkan
kamarnya
Do: Inkonentensia urinarius fungsional (00020)
- Jumlah urin 1000 ml
- Urin berwarna kuning
- Klien sering kencing
- Tidak ada perbesaran
kandung kemih
- Tidak ada nyeri tekan
2. Ds: Gangguan eliminasi urine (00016) berhubungan dengan
- Pasien mengatakan di pagi Lansia gangguan sensori motorik ditandai dengan
hari tiba-tiba celananya inkontinensia urine
basah (mengompol) Perubahan struktur kandung kemih
- Pasien mengatakan
sebelum sampai kamar Perubahan otot urinary
mandi pasien pipis dicelana
sehingga menyediakan Gangguan kontrol berkemih
pispot di kamarnya
- Pasien mempunyai riwayat Tekanan dalam kandung kemih meningkan
DM 1 tahun yang lalu
Do: Inkonentensia urinarius fungsional (00020)
- Jumlah urin 1000 ml
- Urin berwarna kuning Gangguan eliminasi urine (00016)
- Klien sering kencing
- Tidak ada perbesaran
kandung kemih
- Tidak ada nyeri tekan
- Hasil pemeriksaan gula
darah sewaktu 250 mg/dl

No. Diagnosa NOC NIC


1. Inkontinensia urinarius Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama Perawatan inkontinensia urin (0610)
fungsional (00020) 2X24 jam, diharapkan inkonentensia urunarius 1. Identifikasi faktor apa saja penyebab
berhubungan dengan fungsional dapat berkurang dengan kriteria hasil: inkontenensia pada pasien ( misalnya, urin
keterbatasan neuromuskular Kontenensia urin (0502) output, pola berkemih,fungsi kognitif, dan
ditandai dengan berkemih Kode Indikator SA ST obat-obatan)
sebelum mencapai toilet 05020 Mengenali keinginan 2. Jelaskan penyebab inkontinensia dan
2 4
1 untuk berkemih rasionalisasi setiap tindakan yang dilakukan
05020 Menjaga pola berkemih 3. Monitor eliminasi urin, meliputi frekuensi,
2 4
2 yang teratur
05020 Respon berkemih sudah konsistensi, bau, volume, dan warna urin
2 4
3 tepat waktu 4. Modifikasi pakaian dan lingkungan untuk
05020 Berkemih pada tempat mempermudah akses ke toilet
4 yang tepat 3 4
5. Batasi intake cairan 2-3 jam sebelum tidur
05020 Menuju toilet diantara
5 waktu ingin berkemih dan
3 4
benar-benar ingin segera
berkemih
Keterangan:
1: Tidak pernah menunjukkan
2: Jarang menunjukkan
3: Kadang-kadang menunjukkan
4: Sering menunjukkan
5: Secara konsisten menunjukkan
2. Gangguan eliminasi urine Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 Bantuan berkemih (0640)
(00016) berhubungan dengan 1. Pertimbangkan kemampuan dalam
hari, diharapkan gangguan eliminasi urine dapat
gangguan sensori motorik rangka mengenal keinginan untuk BAK
ditandai dengan inkontinensia teratasi dengan kriteria hasil: 2. Lakukan pencatatan megenai
urine spesifikasi kontinensia selama 3 hari
Eliminasi urin (0503)
untuk mendapatkan pola pengeluaran
Kode Indikator SA ST urin
3. Berikan waktu untuk meminta
05030 Pola eliminasi bantuanterkait aktivitas toileting
3 4
1 4. Ajarkan pasien untuk menahan urin
05031 Mengenali diantara sesi eliminasi
4 keinginan untuk 3 4 5. Dokumentasikan outcomes dari sesi
berkemih toileting dalam pencatatan.
05033 Inkontinensia
6 fugsional 3 4
Keterangan:
1: Sangat terganggu
2: Banyak terganggu
3: Cukup terganggu
4: Sedikit terganggu
5: Tidak terganggu

N DIAGNOSA IMPLEMENTASI EVALUASI


O
1 Inkontinensia 1. Mengidentifikasi faktor apa S : Pasien mengatakan sudah bisa menahan
urinarius
saja penyebab kencing sampai kamar mandi
fungsional inkontenensia pada pasien (
(00020) O:-
misalnya, urin output, pola
berhubungan
dengan berkemih,fungsi kognitif, A : membran Inkontinensia urinarius fungsional
keterbatasan dapat teratasi
dan obat-obatan)
neuromuskular Kode Indikator SA ST ST
ditandai dengan 2. Menjelaskan penyebab
berkemih 05020 Mengenali keinginan
inkontinensia dan 2 4 4
sebelum 1 untuk berkemih
mencapai toilet rasionalisasi setiap tindakan 05020 Menjaga pola
yang dilakukan 2 berkemih yang 2 4 4
teratur
3. Memonitor eliminasi urin, 05020 Respon berkemih
2 4 4
meliputi frekuensi, 3 sudah tepat waktu
konsistensi, bau, volume, 05020 Berkemih pada
4 tempat yang tepat 3 4 4
dan warna urin
05020 Menuju toilet
4. Memodifikasi pakaian dan 5 diantara waktu ingin
berkemih dan benar- 3 4 4
lingkungan untuk
benar ingin segera
mempermudah akses ke berkemih
toilet
5. Membatasi intake cairan 2- P : Intervensi dihentikan
3 jam sebelum tidur

2 Gangguan 1. Mempertimbangkan S : Pasien mengatakan sudah bisa menahan


eliminasi urine kemampuan dalam rangka kencing sampai kamar mandi
(00016) mengenal keinginan untuk
berhubungan BAK O:-
dengan gangguan 2. Melakukan pencatatan
sensori motorik megenai spesifikasi A:
ditandai dengan kontinensia selama 3 hari Gangguan eliminasi urine teratasi
inkontinensia untuk mendapatkan pola Kode Indikator SA ST SC
urine pengeluaran urin
3. Memberikan waktu untuk 050301 Pola eliminasi
3 4 4
meminta bantuanterkait
aktivitas toileting 050314 Mengenali
4. Mengajarkan pasien untuk keinginan untuk 3 4 4
menahan urin diantara sesi berkemih
eliminasi 050336 Inkontinensia
5. Mendokumentasikan fugsional 3 4 4
outcomes dari sesi
toileting dalam pencatatan.
P : Intervensi dihentikan