Anda di halaman 1dari 54

PERTANYAAN:

Apa yang dimaksud dengan strategi dan mengapa suatu perusahaan perlu menerapkan suatu
strategi dalam menjalankan bisnisnya?

JAWABAN:
Strategi merupakan sejumlah tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi yang diambil untuk
mendayagunakan kompetensi inti serta memperoleh keunggulan bersaing. Perusahaan perlu
menerapkan suatu strategi dalam menjalankan bisnisnya agar dapat mencapai daya saing
strategis dan memperoleh laba tinggi. Daya saing strategis jangka panjang dan profitabilitas
tinggi tersebut sangat tergantung pada kemampuan perusahaan untuk menerapkan startegi
guna mengembangkan dan mendayagunakan kompetensi inti yang baru lebih cepat dari yang
dapat dilakukan pesaingnya dalam menirukan keunggulan bersaing yang dihasilkan
kompetensi inti yang saat ini ada. Karena alasan itulah maka penting bagi sebuah perusahaan
untuk menerapkan suatu strategi bisnis.

Pertanyaan :
Sebut dan jelaskan jenis strategi di level korporat dan beri masing-masing contoh perusahaan
yang menggunakan strategi tersebut.

Jawab :
1. Single industry Firms, yaitu perusahaan akan berpartisipasi dalam bisnis tunggal, seperti
yang diterapkan oleh MCDonalds, Ayam Bakar Wong Solo, Ayam Ny. Suharti.
2. Related Diversified Industry, yaitu perusahaan berpartisipasi dalam bisnis yang beragam
tetapi masih saling terkait produk yang dihasilkan, misal, bisnis produk kesehatan, seperti
Procter & Gamble‟s, Unilever.
3. Un-Related Diversified Industry, yaitu perusahaan berpartisipasi dalam bisnis yang
beragam yang tidak saling terkait antar produk yang dihasilkan, misalkan, usaha bank,
asuransi, manufaktur, perdagangan, perkebunan, peternakan, hotel, dll.

Pertanyaan :
Apakah yang disebut dengan Strategi Kepemimpinan Biaya dan apa sajakah resikonya bagi
perusahaan?Jelaskan!

Jawab :
Strategi Kepemimpinan Biaya merupakan serangkaian tindakan integratif yang dirancang
untuk memproduksi atau mengirimkan barang atau jasa pada biaya yang peling rendah, relatif
terhadap para pesaing, dengan ciri-ciri yang dapat diterima oleh para pelanggan.
Strategi Kepimpinan Biaya memiliki resiko yakni peralatan manufaktur pemimpin biaya
dapat menjadi usang karena inovai teknologi para pesaingnya. Inovasi ini memungkinkan
para pesaingnya untuk memproduksi pada tingkat biaya yang lebih rendah daripada
pemimpin biaya. Resiko lainnya adalah terlalu banyak fokus pada pengurangan harga dapat
membuat perusahaan kurang memperhatikan kebutuhan pelanggan dan isu-isu yang berkaitan
dengan dimensi persaingan lainnya.

Pertanyaan:
Jelaskan kelima strategi tingkat bisnis dan masing-masing resikonya bagi perusahaan?
Jawaban:
Lima strategi tingkat bisnis:
1. Strategi keunggulan biaya
Pada umumnya perusahaan yang mencari keunggulan bersaing melalui strategi keunggulan
biaya menghasilkan dan menjual produk standar pada konsumen suatu industri. Profitabilitas
tinggi dapat diraih saat perusahaan terus menekan biaya sehingga lebih rendah daripada
pesaingnya.
Resiko:
a. Kerugian keunggulan bersaing terhadap teknologi yang lebih baru yang dibeli atau
dikembangkan pesaing.
b. Kegagalan untuk mendeteksi perubahan kebutuhan konsumen
c. Kemampuan pesaing untuk meniru keunggulan bersaing berupa unggulnya biaya melalui
tindakan strategis mereka.
2. Strategi pembedaan (diferensiasi)
Strategi pembedaan mengharuskan perusahaan menyediakan produk yang memiliki keunikan
ciri dan karakteristik bagi konsumennya. Karena keunikannya produk yang dibedakan dijual
dengan harga tinggi.
Resiko:
a. Keputusan kelompok konsumen bahwa perbedaan antara produk yang dibedakan dan
produk standar tidak senilai dengan harga tingginya produk yang dibedakan.
b. Ketidak mampuan produk yang dibedakan untuk menciptakan jenis nilai yang mau dibayar
oleh konsumen.
c. Kemampuan pesaing untuk menyediakn konsumen dengan produk yang memiliki fungsi
yang mirip dengan produk dibedakan, tetapi dengan biaya lebih rendah.
3. Strategi fokus
Perusahaan menggunakan strategi fokus untuk melayani kebutuhan khusus segmen yang
sempit dari suatu pasar. Strategi ini akan berhasil jika perusahaan memiliki kompetensi inti
yang dibutuhkan untuk memberikan nilai bagi suatu kelompok konsumen lebih dari nilai
yang diberikan oleh perusahaan yang melayani konsumen tertentu di seluruh industri.
Resiko:
a. Kemampuan pesaing dalam menggunakan kompetensi intinya untuk lebih terfokus dengan
cara melayani suatu segmen pasar yang yang didefinisikan dengan lebih sempit.
b. Keputusan dari pesaing tingkat industri untuk menggunakan sumber dayanya untuk
melayani kebutuhan konsumennya yang khusus yang telah dilayani oleh perusahaan yang
terfokus tersebut.
c. Penggunaan pembedaan dan kebutuhan di antara konsumen suatu pasar yang khusus
dengan pasar keseluruhan.
4. Strategi biaya rendah atau pembedaan terintegrasi
Perusahaan berusaha untuk melayani konsumen dengan produk dengan biaya relatif rendah
namun dengan karakteristik yang dibedakan. Strategi ini dapat menjadi alternatif dalam
perekonomian global saat ini, suatu perekonomian dimana semakin banyak perusahaan yang
dapat mengembangkan kompetensi inti yang dibutuhkan untuk dapat memproduksi produk
yang beragam namun dengan biaya yang relatif rendah.
Resiko:
Resiko utamanya adalah perusahaan menawarkan produk yang tidak memberikan suatu nilai
yang berarti baik baik dalam hal biaya rendah atau pembedaan.
SOAL
Sebutkan manfaat Sistem Manufaktur Fleksibel ? dan apa yang dimaksud Fleksibilitas dalam
Sistem Manufaktur Fleksibel?
JAWABAN
Manfaat Sistem Manufaktur Fleksibel :
• Mempermudah untuk menambah line produksi baru dan mengurangi kecelakaan kerja yang
biasa terjadi pada line produksi.
• Mempermudah penanganan jika terjadi perubahan jumlah produksi, baik terjadi
penambahan ataupun pengurangan kapasitas produksi.
• Perubahan desain dapat dilakukan dengan mudah dengan kontrol komputer.
• Meningkatkan efisiensi dalam penggunaan peralatan/mesin.
• Meningkatkan kualitas produk dan menjaga konsistensi kualitas produk.
• Mengurangi biaya ongkos pekerja (men power).
• Mengurangi luas lantai produksi (pada industri modern hal ini merupakan keuntungan yang
dapat diperhitungkan)
Flexibility dapat didefinisikan sebagai sekumpulan property dari sistem manufaktur yang
mendukung perubahan kapasitas dan kapabilitas produksi (Carter, 1986). Fleksibilitas dalam
sistem manufaktur sering digambarkan sebagai:
1. Kemampuan untuk beradaptasi sesuai perubahan engineering
2. Peningkatan jumlah bagian yang sama yang diproduksi dalam suatu sistem
3. Kemampuan mengakomodasi perubahan rute yang memungkinkan sebagian dari produk
diproduksi oleh mesin yang berbeda
4. Kemampuan untuk merubah setup sistem dengan cepat dari satu tipe produksi ke yang
lainnya.
Adapun macam-macam fleksibilitas pada SMF adalah:
1. Fleksibilitas Mesin (Machine Flexibility)
Fleksibilitas mesin berarti kemampuan sebuah mesin untuk melakukan bermacam–macam
operasi pada bermacam-macam part produk dengan tipe dan bentuk berbeda. Keuntungan
yang didapat dari mesin fleksibel dan pergantian tipe part yang diproses dengan cepat ini
adalah kebutuhan besar lokasi yang ekonomis dan waktu proses yang lebih rendah.
• Fleksibilitas Rute (Routing Flexibility)
Fleksibilitas Rute berarti part–part produk tersebut dapat diproduksi dengan beberapa rute
alternatif. Fleksibilitas rute secara utama digunakan untuk memanage perubahan internal
yang disebabkan oleh kerusakan alat, kegagalan pengontrol, dan hal-hal lain sejenis dan juga
dapat membantu peningkatan output.
2. Fleksibilitas Proses (Process Flexibility)
Fleksibilitas Proses atau yang dikenal juga dengan nama Mix Flexibility adalah kemampuan
untuk menyerap perubahan yang terjadi pada produk dengan melakukan operasi–operasi
sejenis atau memproduksi produk–produk sejenis atau mempermudah untuk menambah line
poduksi baru dan mengurangi kecelakaam kerja yang bias terjadi pada line produksi.
• Fleksibilitas Produk (Product Flexibility)
Fleksibilitas Produk atau yang dikenal dengan nama Mix-Change Flexibility adalah
kemampuan untuk melakukan perubahan menuju set–set produk baru yang harus diproduksi
secara cepat dan ekonomis, untuk merespon perubahan market dan engineering dan untuk
beroperasi pada basis pelayanan pesanan terbatas.
Fleksibilitas Produksi (Production Flexibility)
Fleksibilitas Produksi berarti kemampuan untuk memproduksi bermacam–macam produk
tanpa perlu adanya penambahan pada peralatan-peralatan berat/penting, walaupun
penambahan tool–tool baru atau sumber daya lain dapat dimungkinkan. Hal ini menyebabkan
dapat diproduksinya berbagai macam jenis produk dengan biaya dan waktu yang memadai.
• Fleksibilitas Ekspansi (Expantion Flexibility)
Fleksibilitas Ekspansi berarti kemampuan untuk merubah sistem manufaktur untuk
mengakomodasi perubahan produk–produk secara umum. Perbedaannya dengan definisi
Fleksibiltas Produksi adalah, pada Fleksibilitas Ekspansi perubahan produk diikuti pula
dengan penambahan peralatan beratnya. Tapi hal ini dapat dilakukan dengan mudah karena
perubahan dan penambahan itu dapat dikerjakan pada desain sistem manufaktur yang aslinya.

PERTANYAAN :
Jelaskan apa yang dimaksud dengan strategi diferensiasi dan apa saja resikonya bagi suatu
perusahaan ?
JAWABAN :
Strategi diferensiasi memusatkan diri pada investasi dan pengembangan ciri yang terus
menerus, dan bukan fokus pada biaya, yang membedakan barang dan jasanya dalam hal yang
dihargai oleh para pelanggan. Secara keseluruhan, suatu perusahaan yang menggunakan
strategi diferensiasi berusaha berbeda dari para pesaingnya dalam sebanyak mungkin dimensi
. Semakin sedikit kemiripan antara barang dan jasa perusahaan dengan para pesaingnya
semakin perusahaan itu dapat bertahan dari tindakan-tindakan pesaingnya. Secara umum
produk-produk diferensiasi yang dikenal adalah Lexus dari Toyota, lini-lini produk baju dari
Ralp Lauren dan Tommy Hilfiger, dan peralatan berat dan alat-alat pemindah barang dari
Caterpillar.
Resiko yang pertama dari strategi diferensiasi adalah bahwa pelanggan dapat memutuskan
bahwa perbedaan harga antara produk pembuat diferensiasi dan produkpemimpin biaya
terlalu besar. Resiko yang kedua dari strategi diferensiasi adalah bahwa cara-cara diferensiasi
perusahaan tidak lagi menyediakan nilai yang mau dibayar oleh pelanggannya. Resiko yang
ketiga dari strategi diferensiasi adalah bahwa pembelajaran akan menyempitkan persepsi
pelangan nilai diferensiasi bentuk perusahaan. Resiko yang keempat berkaitan dengan
pemalsuan. Barang-barang palsu produk-produk yang berusaha meniru bentuk-bentuk
diferensiasi itu dengan harga yang jauh lebih murah menjadi keprihatinan banyak perusahaan
yang menggunakan strategi diferensiasi.

Pertanyaan : jelaskan resiko persaingan dari strategi kepemimpinen biaya!

Jawab :
1.peralatan manufaktur pemimpin biaya dapat menjadi usang karena inovasi teknologi para
pesaingnya.hal ini mengakibatkan kemungkinan untuk pesaingnya memproduksi pada tingkat
biaya yang lebih rendah daripada pemimpin biaya.
2. Terlalu banyak fokus pada pengurangan harga juga dapat membuat perusahaan kurang
memperhatikan kebutuhan pelanggan atau isu2 yang berkaitan dengan dimensi pesaing
lainnya. Penekanan yang berkelanjutan pada pengurangan biaya cukup melegenda di Lloyd
TSB group,Inggris,PLC.
3. Yang terakhir resiko yang berkaitan dengan imitasi (penjiplakan). Dengan menggunakan
kompetensi inti yang dimilikinya sendiri. Terkadang para pesaing belajar bagaimana cara
meniru strategi pemimpin biaya dengan berhasil. Pemimpin biaya harus mencari jalan untuk
meningkatkan nilai barang dan jasa yang ditawarkannya kepada para pelanggan. Biasanya
nilai meningkat dengan menjual produk yg ada saat ini dengan harga yang labih
murah,bahkan pemimpin biaya harus tetap berhati-hati ketika mengurangi harga ke tingkat
yang lebih rendah,jika harga barang dan jasa berada di posisi rendah secara tidak
realistas,harapan pelanggan terhadap apa yang mereka lihat sebagai harga yang masuk akal
akan sulit diubah.
Pertanyaan:
Apa yang dimaksud segmentasi pasar?dan apa pentingnya untuk perusahaan?
Jawab:
Segmentasi pasar adalah proses dimana melaluinya orang-orang dengan kebutuhan yang
sama dikelompokkan ke dalam individu dan kelompok yang dapat diidentifikasi.
Segmentasi penting untuk perusahaan karena jika pasar sudah
disegmentasi/dikelompokkan,maka perusahaan akan dapat mengambil keputusan yang tepat
dimana dan untuk siapa produknya akan dijual.

Pertanyaan :
Bagi perusahaan yang menggunakan internet dalam mengelola bisnisnya memang memiliki
banyak keuntungan, tetapi banyak juga kerugiannya. Misalnya pesaing akan mendapat
informasi dengan mudah dan membahayakan strategi diferensiasi tingkat-bisnis. Bagaimana
strategi suatu perusahaan agar dapat terus memanfaatkan internet untuk mengoptimalkan laba
diatas rata-rata tetapi meminimalisasi rahasia atau informasi penting perusahaan mereka bagi
para pesaing?
Jawaban :
Segala sesuatu itu ada sisi positif dan negatifnya, begitu pula dengan internet. Akan tetapi
internet hanyalah sebuah alat penghubung, pembantu, dimana dirancang sedemikian rupa
sesuai kebutuhan penggunanya. Dalam hal ini, Sumber Daya Manusia sebagai salah satu
aktiva tidak berwujud tetap memiliki peran utama. Lagi-lagi strategi itu menjadi kuncinya.
Misalnya dengan menampilkan kurva penjualan atau produk-produk baru lewat akses
internet, tetapi untuk Customer Service atau Customer Care hanya boleh diketahui oleh pihak
internal. Atau mungkin dengan membuat program-program khusus untuk kepentingan
perusahaan. Perusahaan yang memusatkan perhatiannya pada kebutuhan yang berkelanjutan
untuk mengembangkan kompetensi-kompetensi yang baru akan mampu mengendalikan
persaingan baik di masa sekarang maupun di masa depan. Dalam era globalisasi dan
perubahan teknologi yang super cepat seperti saat ini, hanya perusahaan-perusahaan yang
memiliki kapasitas memperbaiki, melakukan inovasi, dan memperbaiki keunggulan
kompetitifnya sepanjang waktu untuk mendapatkan keberhasilan jangka panjang.

Pertanyaan :
Bagaimana perusahaan menentukan kompetensi inti yang digunakan untuk memenuhi
kebutuhan konsumen ? Berikan contohnya!

Jawaban :
Perusahaan menggunakan kompetensi inti secara individu atau kelompok. Kompetensi inti
digabungkan untuk menerapkan strategi pencipta nilai.
Contohnya perusahaan Canon, kompetensi inti dalam optik, imaging, dan prosesor mikro
merupakan dasar untuk keberhasilan strategis yang diraih perusahaan dalam serangkaian
produk, seperti mesin fotocopy, printer laser, kamera, dan image scanners. Sama pentingnya
dengan kompetensi inti, perusahaan tidak dapat menggunakan seenakanya kompetensi
tersebut untuk menghasilkan produk baru dan untuk menerapkan strategis tingkat bisnis.
pertanyaan : sebutkan dorongan diferensiasi pada strategi tingkat bisnis??
jawaban :
1. ciri produk yang khas
2.kinerja produk yang khas
3.pelayanan istimewa
4.teknologi baru
5.kualitas input
6.keahlian atau pengalaman istimewa
7.informasi yang terperinci

Questions:
1. What efforts should a company maintain to be successful in following cost-leadership
strategy?
2. Mention the strategies of cost-reduction

Answers:
1. Companies that wish to be successful by following a cost-leadership strategy must
maintain constant efforts aimed at lowering their costs (relative to competitors‟ costs) and
creating value for customers.
2. Cost-reduction strategies including:
^Building efficient-scale facilities
^Establishing tight control of production and overhead costs
^Minimising the costs of sales, product research and development, and service
^Investing in state-of-the-art manufacturing technologies

Pertanyaan:

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Strategi Fokus dan apa resikonya bagi perusahaan??

Jawaban:
Strategi Fokus adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi
atau mengirimkan barang-barang dan jasa yang melayani kebutuhan segmen persaingan
tertentu.Walaupun keluasan target jelas merupakan masalah tingkatan,esensi dari strategi
fokus adalah “eksploitasi perbedaan target yang sempit dari keseimbangan
industri”.Perusahaan dapat menciptakan nilai bagi pelanggan dalam segmen pasar yang unik
dan spesifik dengan menggunakan satu dari dua strategi yaitu:
~Strategi Kepemimpinan Biaya Fokus
Strategi yang diberikan untuk pelanggan agar mendapatkan desaign bagus,fungsi dan kualitas
yang bagus dengan harga murah.Karena pada beberapa praktiknya ini digunakan untuk
memjaga biaya tetap rendah.
~Strategi Differensiasi Fokus
Jumlah cara yang dapat digunakan untuk mendiferensiasi produk untuk melayani kebutuhan
unik dari segmen pasar tertentu yang tidak terbatas.

Resiko perusahaan menggunakan tipe strategi fokus sama dengan resiko umum yang
dihadapi oleh strategi kepemimpinan biaya maupun differensiasi.Akan tetapi,Strategi fokus
mempunyai tiga tambahan resiko:
~Seorang pesaing dapat melakukan fokus pada segmen kompetitif yang lebih sempit dan
mengaburkan fokus perusahaan yang melakukan strategi fokus.
~Sebuah perusahaan yang bersaing dengan basis industri yang luas dapat memutuskan bahwa
segmen pasar yang dilayani oleh strategi fokus perusahaan itu atraktif dan berharga untuk
disaingi.
~Kebutuhan pelanggan dalam segmen kompetitif yang sempit dapat serupa dengan pelanggan
pada umumnya.

Pertanyaan :

Jelaskan apa yang dimaksud dengan preemptive dan berikan contohnya !

Jawab :

Adalah langkah awal penerapan strategi untuk masuk pada area bisnis karena menghasilkan
aset dan skill yang dibentuk sebagai dasar SCA(Sustainable Competitive Advantage). Untuk
setiap langkah awal penerapan strategi harus dibuat keunggulan langkah pertamanya,
sehingga pesaing bisa dihalangi dalam peniruan produk atau untuk mengkonternya.

Contoh : Coca-cola dapat memperoleh SCA di Jepang dengan penguasaan saluran distribusi
keseluruh wilayah, sehingga Pepsi dan pesaing lainnya kesulitan memperoleh dasar pijakan
disana.
Di Indonesia, keunggulan Coca-cola adalah dengan jaringan pemasaran yang sekitar 300 ribu
outlet, sehingga memungkinkan jaringan distribusinya menjangkau sampai warung-warung
kecil di pedesaan. Disamping juga pabrik pembotolannya tersebar hampir diberbagai daerah.
Dengan demikian maka produk yang relatif berat (dalam kaleng dan botol) menjadi lebih
mudah didistribusikan.

Pertanyaan:
Dalam menjalankan bisnis, seorang manajer tentu menggunakan beberapa pertimbangan
untuk kegiatan analisisnya agar tujuan usahanya tercapai yaitu memperoleh laba optimal.
Sebutkan 3 hal yang biasanya dipertimbangkan manajer dalam kegiatan analisinya!

Jawaban:
Tiga hal yang biasanya dipertimbangkan manajer dalam analisisnya adalah
1. Siapa
2. Apa
3. Bagaimana

“Siapa” di sini meliputi penentuan konsumen yang akan dilayani. Mengapa hal ini menjadi
penting dalam analisis? agar perusahaan bisa fokus siapa sebenarnya yang akan menjadi
konsumen mereka. Apabila perusahaan mampu fokus dalam melayani konsumennya tentu
pelayanan yang diberikan pun akan lebih memuaskan dibandingkan dengan perusahaan yang
dia tidak memiliki spesifikasi/konsentrasi pelayanan karena mereka sendiri belum fokus
menentukan siapa yang akan menjadi konsumen utama mereka.

“Apa” yang dimaksud di sini adalah menentukan kebutuhan konsumen yang akan dipenuhi.
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa setelah perusahaan mampu menetukan siapa
konsumen mereka tentu akan lebih memudahkan mereka untuk menentukan kebutuhan apa
yang akan mereka layani untuk konsumen. Hal ini juga penting karena satu jenis konsumen
saja banyak yang mereka butuhkan, sebagai contoh: perusahaan sudah menentukan siapa
yang akan menjadi konsumen mereka yaitu anak-anak. Namun, untuk kategori anak-anak
saja ada banyak yang mereka butuhkan, misalnya pakaian, makanan, mainan. Untuk itulah
setelah menentukan bahwa konsumen mereka anak-anak,perusahaan harus menentukan
kebutuhan apa yang akan mereka penuhi.

Setelah menetukan siapa dan apa barulah perusahaan menetukan bagaimana perusahaan
mampu memenuhi kebutuhan konsumennya. Hal ini berkaitan dengan cara yang digunakan
oleh perusahaan termasuk strategi perusahaan. Bagaimana perusahaan mendayagunakan
kompetensi inti mereka untuk memenangkan pasar.

pertanyaan:
apakah pentingnya strategi tingkat bisnis bagi perusahaan?

jawaban:
strategi tingkat bisnis sendiri yaitu menekankan kepada tindakan yang harus diambil oleh
sebuah perusahaan untuk menyediakan nilai bagi konsumen dan mendapatkan keunggulan
bersaing melalui pendayagunaan kompetensi inti dalam pasar suatu produk tertentu.
jadi,strategi tingkat bisnis sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk mengetahui
bagaimana suatu organisasi/perusahaan akan bersaing sehingga dapat diperoleh keunggulan
bersaing atas pesaingnya yang didasarkan pada kompetensi inti.

Pertanyaan :

Apakah yang dimaksud dengan strategi diferensiasi?dan sebutkan contohnya!

Jawaban :

Strategi diferensiasi adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk


memproduksi barang atau jasa yang dianggap para pelanggan berbeda dalam hal – hal yang
penting bagi mereka.
strategi diferensiasi menuntut perusahaan untuk menjual produk-produk non standar kepada
para pelanggan yang memiliki kebutuhan unik.
sebagai contoh adalah Toyota dengan lini produk Lexus nya berusaha memuaskan kebutuhan
unik pelanggan nya untuk ciri-ciri diferensiasi tertentu (misalnya kualitas produk).

Pertanyaan:
Jelaskan dua keunggulan kompetitif yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam memilih
strategi tingkat bisnis!
Jawaban:
Dalam memilih suatu strategi tingkat bisnis, perusahaan harus mengevaluasi dua jenis
keunggulan kompetitif, yaitu:
a. Biaya yang lebih rendah daripada rival – yaitu keunggulan yang didaptkan dari
kemampuan perusahaan untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berbeda dari para rivalnya.
b. Kemampuan untuk melakukan diferensiasi dan menetapkan harga premium yang
melampaui biaya ekstra untuk melakukannya – yaitu keunggulan kompetitif yang
menunjukkan adanya kapasitas untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berbeda
Pertanyaan:
Pada keadaan seperti apa suatu perusahaan dapat menggunakan strategi diferensiasi? Dan
bagaimana penerapannya dalam suatu perusahaan?

Jawab:
Suatu perusahaan dapat menggunakan strategi diferensial apabila perusahaan itu berada pada
ruang lingkup dan segmen yang luas. Karena jika perusahaan tersebut berada pada ruang
lingkup dan segmen yang sempit tidak tepat menggunakan strategi diferensial, tepatnya
adalah menggunakan strategi fokus.
Sebagai contoh penerapannya adalah KFC restoran cepat saji yang ternama. Pada awalnya
KFC hanya menyediakan fried chicken dengan kekhasannya, namun seiring perkembangan
waktu KFC menggunakan strategi diferensiasi agar dia dapat terus bertahan di tengah
munculnya pesaing-pesaing baru. Strategi tersebut ditempuh dengan cara membuat inovasi
terhadap makanan yang dijual yakni dengan memperbanyak jenis dengan tetap memberikan
kekhasan dari KFC. Misal saja yang dulu hanya ayam goreng kini ada banyak macam
makanan berbahan ayam seperti chicken fillet, twister, burger. Selain itu juga mulai
dikembangkan makanan yang terbuat tidak dari ayam seperti fried fries, fish fillet dan juga
minuman yang beraneka ragam. Dari sisi pelayanan juga ada pembedaan dari restoran
lainnya yaitu dengan pelayanan yang cepat saji dan juga delivery service selain itu adanya
promosi paket harga murah pada hari atau jam tertentu. Itu semua dimaksudkan agar
pelanggannya semkin setia dan tidak berpindah ke restoran lainnya.

PERTANYAAN:
Memiliki posisi biaya yang rendah merupakan sebuah pertahanan yang bernilai dan
merupkan keunggulan biaya terhadap pesaing. Mengapa demikian? Namun strategi
keunggulan biaya ini juga beresiko, bagaimana resikonya?

JAWAB:
Karena dengan memiliki harga produk barang atau jasa yang rendah ini dari pada perusahaan
pesaing bearti suatu perusahaan tersebut sudah memiliki keungulan secara tidak langsung
dalam hal harga dan hal ini akan membuat segan perusahaan pesaing dalam hal harga produk,
dan misalpun perusahaan pesaing menantang balik dengan berdasarkan harga perusahaan ini
tidak usah khawatir laba akan tetap diperoleh. Juga sekarang tidak jarang juga banyak
konsumen yang lebih mementingkan harga diatas segala-galanya dalam memilih produk.
Ambil contoh: bisnis handphone dari pasaran cina yang abal-abal sekarang banyak lakunya
dari pada handphone-handphone kenamaan yang sudah lama beredar dipasaran masyarakat,
mengapa demikian?, banyak alasan konsumen yang mengatakan karena harganya sangat
murah dan dengan fitur-fiturnya dipandang lumayan serta sangat dijangkau sekali oleh
masyarakat menegah kebawah. Juga handphone pasaran dari Cina tersebut sekarang berlmba-
lomba dengan harga yang murah dan fitur yang lumayan bagus. Itulah mengapa handphone
tersebut sekarang banyak lakunya. Dan di toko-toko handphone juga sekarang handphone
produk Cina tersebut juga sangat menjamur daripada handphone kenamaan yang telah lama
beredar karena memang sekarang permintaan terhadap handphone Cina tersebut tinggi, juga
harga beli dari produsen HP nya murah, toh toko tersebut juga tidak munafik karena alassan
harga dan mencari laba.
Namun strategi dengan keunggulan biaya bukanlah tanpa resiko, karena perusahaan yang
unggul dalam hal biaya dapat menjadi usang melalui inovasi teknologi oleh pesaingnya.
Inovasi ini seperti tadi dapat berupa pesaing memungkinkan untuk memproduksi juga dengan
biaya yang lebih rendah daripada perusahaan yang tadi telah unggul dalam biayanya. Juga
kadang perusahaan tersebut berinovasi dalam hal teknologi yang mungkin tidak dapat ditiru
(imitasi) oleh perusahaan lain, dengan teknologi atau kecanggihan yang gak ada duanya ini
bisa jadi konsumen lebih memilih teknologi dari pada harga.

Pertanyaan :
Bagaimana suatu perusahaan mengevaluasi keunggulan kompetitifnya dalam memilih suatu
strategi tingkat bisnis?

Jawaban :
Suatu perusahaan dalam memilih strategi tingkat bisnis mengevaluasi keunggulan
kompetitifnya dengan dua jenis keunggulan kompetitif yaitu biaya lebih rendah dari para
rival atau kemampuan untuk melakukan diferensiasi dan menetapkan harga premium yang
melampaui biaya ekstra untuk melakukannya. Perusahaan yang dapat memilki biaya yang
lebih rendah dari saingannya didapatkan dari kemampuan perusahaan melakukan aktivitas –
aktivitas yang berbeda dari para rivalnya, sedangkan untuk perusahaan yang mampu
melakukan diferensiasi, ini menunjukkan adanya kapasitas suatu perusahaan untuk
melakukan aktivtas – aktivitas yang berbeda. Selain itu keunggulan kompetitif dicapai dalam
ruang lingkup yang terdiri dari beberapa dimensi, termasuk didalamnya kelompok –
kelompok segmen produk dan pelanggan yang dilayani dan susunan pasar geografis dimana
perusahaan tersebut bersaing. Serta suatu keunggulan kompetitif didapat ketika perusahaan
bersaing dengan segmen pelanggan yang banyak ketika perusahaan menerapkan strategi
kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi.

Pertanyaan :
Bagaimana cara perusahaan agar berhasil menerapkan strategi biaya rendah?

Jawaban :
Ada beberapa aspek yang lebih rinci untuk pelaksanaan yang sukses strategi ini seperti
keterampilan rekayasa proses, produk yang dirancang untuk kemudahan manufaktur, akses
berkelanjutan ke modal yang murah, pengawasan terarah pada tenaga kerja, biaya
pengendalian yang cukup, insentif berdasarkan target kuantitatif, biaya yang disimpan berada
pada tingkat seminimum mungkin. Perusahaan-perusahaan yang telah berhasil dalam strategi
ini biasanya memiliki kekuatan-kekuatan internal seperti: akses pada modal yang diperlukan
ntuk membuat investasi yang signifikan dalam aset-aset produksi, investasi ini menyebabkan
barrier to entry yang tidak dapat diatasi oleh banyak perusahaan, keterampilan dalam
merancang produk untuk proses manufaktur yang efisien, misalnya mempunyai sebuah
komponen hitung kecil yang digunakan untuk mempersingkat proses perakitan; keahlian
tingkat tinggi dalam proses manufaktur rekayasa; dan jalur distribusi yang efisien. Selain itu
perusahaan dalam meraih keuntungan biaya dapat dilakukan dengan cara meningkatkan
efisiensi proses, mendapatkan akses yang unik ke sumber material besar yang harganya
rendah, membuat outscoring dan integrasi vertikal yang optimal, atau menghindari beberapa
biaya sekaligus. Jika perusahaan yang berkompetisi tidak dapat menurunkan biaya-biaya
yang sama jumlahnya, maka perusahaan dapat mempertahankan keunggulan kompetitif
berdasarkan biaya kepemimpinan. Dapat disimpulkan bahwa strategi biaya rendah dapat
diraih dengan cara: Keputusan outsourcing dan vertical integration yang optimal,
meningkatkan efisiensi dalam setiap value chain, atau mendapatkan sumber input yang
murah.
PERTANYAAN :
Jelaskan perbedaan strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi dengan strategi-
strategi focus?

JAWABAN :
Dalam strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi keunggulan kompetitif dicari
dengan bersaing dalam banyak segmen pelanggan, ruang lingkupnya pun memiliki beberapa
dimensi, diantaranya kelompok-kelompok segmen produk dan pelanggan yang dilayani serta
susunan pasar yang geografis dimana perusahaan bersaing. Berbeda dengan strategi
kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi dalam strategi-strategi focus perusahaan akan
berusaha menggunakan kompetensi-kompetensi intinya untuk melayani kebutuhan segmen
industry tertentu : kelompok pembeli partikural (misalnya, remaja atau penduduk senior),
segmen atau lini yang berbeda (misal, produk-produk untuk pelukis professional), atau pasar
geografis yang berbeda (bagian timur atau barat Amerika Serikat), dalam hal ini ruang
lingkup atau segmen strategi-strategi focus lebih sempit. Meskipun berbeda namun semua
strategi tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

PERTANYAAN :

Produsen Jepang mampu bersaing secara efektif dalam pasar mobil mewah,padahl selama ini
pasar mobil mewah didominasi oleh mercedes-Benz,BMW dan sejumlah kecil perusahaan
lain.
Sebutkan beberapa alasan atas keberhasilan produsen Jepang ini!

JAWABAN:

Keberhasilan dari Produsen mobil Jepang ini karena beberapa alasan, alasan utamanya bahwa
mobil mewah Jepang terlihat memberikan citra yang berbeda dengan pesaingnya walau
dengan harga yang lebih murah (sampai dengan 40 persen). Sebagai tambahan untuk
memberikan nilai bagi konsumen yang aa, biaya yang lebih rendah memugkinkan konsumen
baru membeli mobil mewah tersebut.

pertanyaan :
Apakah kriteria kunci dalam strategi kepemimpinan biaya dan bagaimanakah cara untuk
penekanan biayanya?

jawab :
kriteria kunci :
1. produk yang terstandarisasi secara relatif
2. features yang dapat diterima oleh banyak pelanggan
3. harga kompetitif terendah

usaha untuk menekan biaya melalui :


- membangun skala fasilitas yang efisien
- kontrol ketat terhadap biaya produksi dan overhead
- minimalisasi biaya penjualan, R&D dan pelayanan
- state of the art manufacturing facilities
- monitoring biaya aktivitas yang disediakan oleh outside
- penyederhanaan proses
Pertanyaan : Salah satu jenis strategi tingkat bisnis adalah strategi fokus. Jelaskan apa yang
dimaksud dengan strategi fokus tersebut! Berikan contohnya!

Jawaban :

Strategi fokus adalah strategi yang digunakan perusahaan untuk melayani kebutuhan khusus
dari segmen yang sempit dari suatu pasar. Strategi ini akan berhasil jika perusahaan memiliki
kompetensi inti yang dibutuhkan untuk memberikan nilai bagi suatu kelompok konsumen
lebih dari nilai yang diberikan oleh perusahaan yang melayani konsumen tertentu di seluruh
industri. Nilai ini dapat diberikan baik melalui biaya yang rendah atau ciri-ciri yang
dibedakan dari suatu produk.
Contohnya, restoran fast food Rally menerapkan strategi biaya rendah terfokus. Rally
menggunakan format drive-trough ganda, restoran ini memiliki jumlah menu yang terbatas
dan tidak memiliki bangku di dalamnya untuk konsumen. Rally berkonsentrasi pada dasar
harga dan kecepatan pelayanan, restoran ini menjual dan menyerahkan kepada konsumen
dalam waktu 45 detik dengan harga yang terjangkau. Rally dapat mencapai tingkat
keunggulan bersaing dan laba tinggi melalui penerapan strategi biaya rendah.

Pertanyaan :

Berikan contoh Perusahaan yang menerapkan strategi keunggulan biaya dan bagaimana
perusahaan ini dapat bertahan diantara pesaing-pesaingnya??

Jawab :

Di tengah budaya global yang membutuhkan kemudahan berkomunikasi, Nexian masuk ke


pangsa pasar Indonesia dengan menawarkan Handphone dengan harga murah dan fitur yang
lengkap. Dengan Menerapkan strategi keunggulan biaya yang relatif rendah dibanding
handphone yang sudah beredar sebelumnya dan bekerja sama dengan perusahaan jasa
telekomunikasi seperti XL, Telkomsel dan Indosat, Nexian berhasil merajai pangsa pasar
masyarakat menengah ke bawah di Indonesia. Tapi tidak semudah itu mempertahankan
kejayaannya, karena semakin lama banyak pesaing handphone merk china yang masuk dan
menawarkan fitur yang lebih baik dan dengan harga yang relatif bersaing.
Nexian terus berinovasi dengan mengeluarkan produk-produk yang terkesan elegant dan
prestisius dengan harga yang miring. Nexian juga memperhatikan pelayanan dengan
memperluas kantor serive center. Dengan inovasi yang terus berlanjut dan pelayanan yang
terus ditingkatkan, Nexian akan tetap bisa bertahan walaupun pesaing-pesaing masuk dengan
berbagai ancaman.

Mengapa bila dibandingkan dengan pesaing lain, perusahaan yang menerapkan strategi
keunggulan biaya memiliki posisi menarik dibandingkan dengan produk pengganti?

Jawaban:

Karena apabila dihadapkan dengan kemungkinan produk pengganti, perusahaan ini lebih
fleksibel daripada pesaingnya. Strategi ini dirancang untuk menghasilkan produk dengan
harga yang paling rendah secara relatif, dibanding dengan pesaingnya, dengan kriteria produk
yang dapat diterima oleh pelagganya. Strategi ini merebut persaingan dengan fitur yang unik,
sehingga mempersulit masuknya produk baru dalam sebuah industri. Dengan menerapkan
strategi ini perusahaan akan berusaha menyediakan fitur yang ada pada produk pengganti.
Misalnya untuk mempertahankan konsumen, perusahaan dapat mengurangi harga. Dengan
harga lebih rendah pada kualitas yang dapat diterima, perusahaan unggul biaya meningkatkan
kemungkinan konsumen lebih menyukai produknya daripada produk pengganti.

Sebutkan dan jelaskan dua factor yang menetukan strategi investasi dalam strategi tingkat
bisnis!
Jawab : dua faktor yang memepengaruhi tersebut adalah posisi perusahaan dalam industri dan
siklus hidup industri dimana perusahaan bersaing, dimana :
(a) Posisi kompetitif
Posisi bersaing perusahaan dapat dilihat dari 2 hal yaitu market share dan sifat
distinctive competencies yang dimiliki.
- Makin besar pangsa pasar, makin kuat posisi bersaing, investasi semakin menjanjikan.
- Keunikan, kekuatan, dan banyaknya distinctive competencies yang dimiliki perusahaan
membuat posisi bersaingnya kuat dan investasinya lebih menjanjikan.
(b) Efek Life-cycle Industri
Setiap fase industri memiliki lingkungan industri yang berbeda dan peluang serta
ancaman yang berbeda. Persaingan paling kuat terjadi pada fase shakeout dimana persaingan
semakin ketat.
Perusahaan yang kuat butuh share-increasing strategi untuk menarik pelanggan dari
perusahaan lemah atau yang keluar. Bagi cost leader, butuh investasi untuk cost control. Bagi
diferensiator. investasi perlu untuk marketing dan after sales service.
Perusahaan yang lemah akan menganut market concentration strategy (spesialisasi di segmen
atau produk tertentu); perusahaan yang akan keluar menganut harvest alau liquidation
strategy dan yang paling kecil persaingan pada fase embrionik karena dalam fase ini
kebutuhan investasi tinggi karena diperlukan untuk membentuk keunggulan kompetitif
strategi investasi yang sesuai ialah share-building strategi. Sasaran utama ialah membangun
market share dan menciptakan keunggulan kompetitif yang unik dan stabil. Memerlukan
sumberdaya besar untuk membangun kompetensi R & D
dan marketing. Pada setiap fase industri memiliki implikasi investasi yang berbeda.

Harga merupakan suatu hal yang dipertimbangkan oleh konsumen dalam membeli suatu
produk tertentu. Mencapai keunggulan dalam harga merupakan tujuan dari adanya strategi
keunggulan biaya. Ada beberapa strategi penentuan harga yang dapat mempengaruhi
konsumen sehingga mau membeli produk perusahaan kita. Sebut dan jelaskan masing-masing
strategi tersebut!!
Jawaban :
1. Prestige pricing
Adalah menetapkan harga yang lebih tinggi dengan tujuan mempengaruhi konsumen dengan
anggapan harga tinggi berarti mempunyai kualitas yang jauh lebih baik dari produk lain yang
sejenis.

2. Odd pricing
Adalah strategi menetapkan harga ganjil atau sedikit di bawah harga seharusnya dengan
tujuan mempengaruhi psikologis pembeli sehingga ia mengira produk tersebut lebih murah.
Misalnya barang yang tadinya seharga Rp 100.000, diturunkan menjadi Rp 99.900

3. Multiple unit pricing


Adalah strategi penetapan harga untuk konsumen apabila ia membeli produk dengan jumlah
tertentu. Misalnya penjual menetapkan harga yang lebih murah apabila pembeli membeli
barang lebih dari 5 buah. Pembeli membayar Rp 1.500 untuk satu mie instan, tetapi ia dapat
membayar hanya dengan Rp 1.000 jika ia membeli lebih dari 5 buah
4. Price lining
Adalah strategi penetapan harga dengan menawarkan cakupan harga yang berbeda dari lini
yang berbeda, misalnya memberlakukan harga yang lebih mahal terhadap tiket nonton kelas
standar dengan kelas VIP
5. Leader pricing
Adalah menciptakan harga yang lebih rendah dari harga pada umumnya dengan tujuan untuk
meningkatkan omset penjualan

Pertanyaan:
Bagaimana perusahaan memilih dan mengidentifikasi peluang bisnis agar tercipta strategi
tingkat bisnis yang tepat ?

Jawaban:
Peluang dipilih melalui pengamatan atas lingkungan internal dan eksternal perusahaan.
Identifikasi dilakukan dengan menentukan kompetensi inti yang cocok untuk menerapkan
strategi pencipta nilai dalam pasar tertentu.
Strategi merupakan sejumalah tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi yang diambil
untuk mendayagunakan kompetensi inti serta memperoleh keunggulan bersaing.
Karena kompetensi inti merupakan sumber daya dan kemampuan yang telah ditentukan
sebagai sumber keunggulan bersaing bagi perusahaan terhadap pesaingnya.
jadi, strategi yang tepat dapat tercipta jika didasarkan pada kompetensi inti yang khusus dari
suatu perusahaan dan mengindikasikan bagaimana suatu organisasi bermaksud bersaing
dalam pasar produk tertentu serta memperoleh keunggulan bersaing atas pesaingnya, dan
strategi tingkat bisnis yang berhasil berdasarkan atas kebutuhan konsumen.
perusahaan akan secara bersamaan mempelajari tiga hal-siapa, apa, dan bagaimana yang
menyebabkan perusahaan menentukan kelompok konsumen mana yang akan dilayani,
kebutuhan yang dimiliki komsumen yang harus dipenuhi, dan kometensi inti yang dimiliki
yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dalam strategi differensiasi, untuk membangun citra positif agar terwujud differnsiasi dapat
dilakukan melalui beberapa cara. Salah sau cara tersebut, yaitu melalui melalui dimensi citra
persepsi.

Pertanyaan:
Bagaimana persepsi dapat memberikan citra positif pada produk suatu perusahaan sehingga
tercipta differensiasi? Dan apakah produk yang telah dipersepsikan positif akan selamanya
aman?

Jawaban:
Persepsi yang dibentuk di benak prospek amat lah menentukan keberhasilan suatu produk
perusahaan. Ada yang mengatakan bahwa persepsi lebih penting dari kenyataan. Dan segala
sesuatu yang ada di dunia ini sebetulnya hanyalah sekedar permainan persepsi saja. Seperti
penjelasan diatas, Persepsi positif maupun negatif yang terbentuk pada produk suatu
perusahaan dapat dibentuk melalui beberapa cara. Cara tersebut bergantung pada perusahaan
masing-masing. Cara-cara yang biasa dilakukan perusahaan untuk membentuk persepsi
positif produknya dapat melalui slogan atau positioning statement dan iklan. positioning
statement merupakan Sebuah pernyataan posisi memberikan arahan atau fokus untuk bisnis
atau organisasi. Ini adalah pernyataan tidak ada omong kosong tentang bagaimana
perusahaan Anda dirasakan di benak target pasar Anda. Mengembangkan pernyataan Anda
dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Contoh produk suatu perusahaan yang
menggunakan positioning statement dan iklan untuk membentuk persepsi positif pada
produknya yaitu PT Budi Sentosa dengan produknya larutan cap kaki tiga. Cap kaki tiga
secara konsisten sejak pertama kali dikeluarkan atau dipasarkan dikomunikasikan sebagai air
kemasan yang berisi larutan yang dapat mencegah dan menyembuhkan sariawan maupun
panas dalam. Akhirnya cap kaki tiga dipersepsikan oleh orang-orang sebagai larutan yang
bisa mencegah dan menyembuhkan panas dalam maupun sariawan. Bayangkan apa yang
terjadi apabila larutan dalam botol kecil yang tidak ubahnya seperti air putih biasa itu, jika
tidak dikomunikasikan sebagai larutan yang dapat mencegah dan menyembuhkan panas
dalam dan sariawan. Maka persepsi yang terbentuk pun tentu tidak seperti sekarang.
Walaupun banyak pesaing yang masuk tetap saja di dalam mind set orang-orang, larutan cap
kaki tiga merupakan larutan terbaik yang dapat mencegah dan mengobati sariawan maupun
panas dalam. Dengan positioning statement “larutan yang bisa mencegah dan menyembuhkan
sariawan” maka cap kaki tiga mampu menghadirkan differensiasi produk dengan air kemasan
lainnya.
Produk yang telah dipersepsikan positif tidak selamanya aman. Jika suatu produk telah
dipersepsikan positif oleh pasar sasarannya maka produk tersebut harus ditunjang dengan
kenyataan yang memang positif. Artinya, ketika produk suatu perusahaan hanya menang di
benak konsumen tapi kenyataannya tidaklah demikian maka pada akhirnya produk tersebut
akan kropos juga atau akan tersaingi oleh produk perusahaan lain. Akibatnya produk tersebut
tidak memiliki persepsi positif lagi di benak konsumennya. Selain hal tersebut, konsumen
sekarang sudah semakin kritis. Konsumen sudah tidak bisa lagi dihipnotis oleh iklan dan
positioning statement yang menarik saja. Oleh karena itu, perusahaan harus cerdik
membangun positioning statement dan menciptakan iklan yang sesuai dengan kualitas
produknya.

pertanyaan :
Dasar perumusan BLS ialah kebutuhan pelanggan (apa yang diinginkan), kelompok
pelanggan (siapa yang membutuhkan), dan distinctive competencies (kompetensi yang
menonjol) untuk merespons kebutuhan pelanggan..
salah satu element yang menentukan adalah segmentasi pasar.
apa itu segmentasi pasar dan bagaimana stateginya..????

jawaban :

Segmentasi Pasar yg muncul oleh adanya Kelompok Pelanggan. Segmentasi pasar


adalah pengelompokan pelanggan berdasar kebutuhan atau preferensi (keinginan). Ini
diadopsi dalam strategi penciptaan keunggulan kompetitif. Misalnya, GM
mengelompokkan pelanggan berdasar income dan membuat mobil sesuai dengan
income tersebut.
Pada dasarnya terdapat 3 strategi untuk segmentasi pasar
(a) Mengabaikan perbedaan kebutuhan pelanggan, semua pelanggan sama.
(b) Mengelompokkan pasar dan membuat produk untuk setiap kelompok.
(c) Memperhatikan kelompok pelanggan dan memilih satu kelompok sebagai target
Pertanyaan:
Apakah perusahaan yang melaksanakan strategi integrasi leadership cost/deferensiasi
memiliki posisi yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang melaksanakan satu strategi
level bisnis yang dominan? jelaskan pendapat anda disertai dengan contohnya!

Jawaban:
Iya, perusahaan yang melaksanakan strategi integrasi leadership cost/deferensiasi memiliki
posisi yang lebih baik, karena perusahaan mampu menghasilkan produk yang terdiferensiasi
dengan biaya yang relatif rendah. Hal tersebut dapat memungkinkan perusahaan dapat
memiliki akses pasar yang luas dan tingkat profitabilitas yang cukup tinggi.
Sebagai contoh adalah produk mie instan dengan berbagai diferensifikasinya yang diproduksi
PT. Indofood Sukses Makmur dapat dijual dengan harga yang rendah (harga eceran Rp1.400)
per bungkusnya. Untuk dapat membuat produk mie instan dengan harga jual yang rendah
tentu harus memiliki sistem produksi yang berbiaya rendah. Dengan strategi itu, perusahaan
ini menguasai pasar mie instan di Indonesia bahkan mampu melebarkan produksi dan
pemasarannya di luar negeri.

Pertanyaan:
Perusahaan atau organisasi yang kompetitif secara strategis adalah mereka yang
berkonsentrasi pada pelanggan dalam memilih dan menerapkan strategi-strategi tingkat
bisnisnya dalam rangka memuaskan pelanggan. Hal apa saja yang dapat dilakukan agar
pernyataan di atas dapat tercapai?

Jawab :
Hal yang dapat dilakukan:
1. Mencari cara untuk memecahkan masalah-masalah pelanggan dengan barang-barang atau
jasa yang perusahaan jual.
2. Tetap fokus pada kebutuhan untuk melakukan inovasi secara terus-menerus, bahkan jika
penawaran perusahaan terjual dengan sangat baik.
3. Mencatukan bagaimana caranya menggunakan kompetensi-kompetensi inti perusahaan
dengan cara-cara yang tidak dapat ditiru oleh para pesaing.
4. Merancang strategi-strategi yang memungkinkan perusahaan memuaskan kebutuhan
pelanggan saat ini, baik kebutuhan yang sudah diantisipasi maupun yang belum diantisipasi.
Sebagai pemicu proses di atas, kebutuhan pelanggan diharapkan dapat membantu perusahaan
untuk tetap menjadi pemimpin (leader) dalam mengembangkan teknologi-teknologi produk
yang inovatif dan berpusat pada pelanggan.
Pertanyaan :
Sekalipun tindakan segmentasi pasar memiliki sederetan keuntungan dan manfaat bagi suatu
perusahaan, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-
kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri.
Apa sajakah kelemahan dari segmentasi itu?

Jawaban :
1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam
segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan
diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama
produsen untuk produk dan segmen yang sama.

Pertanyaan :
Dalam aktivitasnya, suatu perusahaan pasti mempunyai strategi-strategi jitu untuk
mengembangkan usahanya. Strategi itu diperlukan oleh suatu perusahaan sebagai alat untuk
merefleksikan keyakinan perusahaan tentang dimana dan bagaimana ia mempunyai
keunggulan di atas lawan-lawannya. Dua dari sekian strategi yang dikenal, yang akan dibahas
di sini yaitu strategi kepemimpinan biaya dimana strategi ini dirancang agar dapat
memproduksi barang atau jasa dengan biaya yang sekecil-kecilnya. Sedangkan strategi
differensiasi adalah strategi yang dipakai oleh suatu perusahaan untuk berusaha berbeda dari
para pesaingnya dalam segala dimensi. Bagaimana jika kedua strategi tersebut mengalami
suatu proses kombinasi menjadi satu?
Jawaban :
Penggabungan akan pendekatan kedua strategi tersebut bukanlah menjadi suatu yang asing
dan baru dilaksanakan. Perusahaan yang mampu mengkombinasikan kedua strategi tersebut
secara sukses akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk berdaptasi secara cepat
terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Seperti perubahan akan lingkungan, belajar
keahlian dan teknologi baru menjadi lebih cepat, dan dapat memakai kompetensi-kompetensi
inti untuk seluruh unit bisnis dan lini produk secara efektif.
Hal tersebut didukung oleh sejumlah hasil riset yang telah dilakukan bahwa perusahaan yang
dapat berhasil dalam persaingan industri adalah perusahaan yang mampu secara efektif
megkombinasikan strategi biaya rendah dan melakukan diferensiasi. Selain itu, juga telah
diemukan buti lainnya, perusahaan dengan kinerja terbaik dalam industri elektronik Korea
merupakan hasil dari kombinasi kedua strategi tersebut. Jadi dapat dikatakan strategi
integratif membuat perusahaan mungkin untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan
menawarkan dua jenis nilai pad pelanggan yaitu beberapa bentuk diferensiasi (tapi lebih
sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan differensiasi produk) dan biaya yang relatif
rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya )
Pertanyaan :
Jelaskan mengapa konsumen mejadi perhatian utama yang harus diidentifikasikan?

Jawab :
Konsumen menjadi perhatian utama bagi organisasi, baik organisasi yang bergerak dalam
bidang manufaktur, jasa, maupun nonprofit karena dengan mengidentifikasi dan menentukan
apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen, maka organisasi tersebut mampu
memberikan pelayanan yang semestinya, yaitu degang menyesuaikan yang sebenarnya
konsumen butuhkan dan menggunakan kompetensi inti yang dimiliki untuk memenuhi
kebutuhan tersebut . Mengapa hal tersebut menjadi perhatian yang utama? Karena hal
tersebut menjadi bagian yang paling tersulit dan biasanya terabaiakin oleh organisasi yang
disebabkan karena perhatian mereka hanya terfokus pada laba, bagaimana bisa menjual
sebanyak mungin untuk memperoleh laba yang tinggi. Padahal ini adalah laba jangka pendek,
karena jika sebuah organisasi tidak dapat mengidentifikasi apa ya ng sebenarnya konsumen
inginkan, maka organisasi tersebut merupakan organisasi yang telah kehilangan peluang.
Dengan mengidentifikasi apa yang dibutuhka konsumen, organisasi dapat menentukan
keputusan akan memproduksi apa, agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga
mengahasilkan keuntungan. Dengan terpenuhinya kebutuhan konsumen, maka loyalita akan
terbangun dan organisasi sangat diuntungkan dengan kondisi tersebut, sehingga organisasi
mampu untuk bertahan dan mengalahkan pesaing.

Pertanyaan : Teknologi internet menjadi fenomena menakjubkan bagi perusahaan-perusahaan


di seluruh dunia sejak awal kemunculannya. Internet memberikan kemudahan untuk
berinteraksi dengan pelanggan dan memungkinkan jaringan pemasaran yang lebih luas,
efektif, dan efisien. Jika menilik keterkaitan antara internet dan pemasaran, mampukah
internet menjadi media promosi utama bagi semua perusahaan?

Jawab : Pendiri perusahaan Microsoft, Bill Gates, pernah menyebutkan bahwa sasaran pasar
paling potensial melalui internet adalah kaum remaja. Bill Gates menyebut kaum remaja
sebagai “gaya hidup web”. Pernyataan tersebut dapat kita jabarkan bahwa segmentasi pasar/
kelompok pasar yang paling dominan menggunakan internet untuk memenuhi kebutuhannya
adalah remaja. Sedangkan untuk kelompok usia dewasa dan pensiun, dapat dipastikan porsi
penggunaan internet lebih rendah. Bagi perusahaan yang sasaran utamanya adalah kaum
remaja, internet bisa jadi media andalan untuk mempromosikan produknya. Akan tetapi yang
menjadi masalah adalah; jika segmentasi pasar yang dituju perusahaan bukanlah kelompok
remaja. Sebagai contoh sebuah perusahaan menyediakan jasa dengan segmentasi pasar
kelompok lanjut usia, maka promosi melalui internet tidak menunjukkan hasil yang optimal.
Hal ini bisa disebabkan karena pengguna internet dari golongan lansia tidak sebanyak kaum
remaja. Sehingga strategi promosi perusahaan sebaiknya dilakukan melalui media lain seperti
koran dan televisi. Strategi ini dapat dikatakan lebih tepat antara media promosi dan
segmentasi pasar yang dituju.
PERTANYAAN :
Jelaskan strategi integratif kepemimpinan biaya dalam dunia usaha global ?

JAWAB :
Dalam dunia pasar global, kemampuan suatu perusahaan untuk menggabungkan pendekatan
kepemimpinan biaya dapat menentukan dalam mempertahankan keunggulan kompetitif,
dibandingkan perusahaan yang tergantung pada strategi generik yang dominan untuk
keberhasilannya, perusahaan yang mampu menggunakan strategi integratif kepemimpinan
biaya/differensiasi dengan sukses akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk beradaptasi
dengan cepat terhadap perubahan-perubahan lingkungan, belajar keahlian dan tekhnolgi baru
lebih cepat, dan secara efektif menggunakan kompetensi-kompetensi intinya diseluruh unit
bisnis dan lini produk.

PERTANYAAN :
Perusahaan-perusahaan harus fleksibel secara strategis agar berhasil dalam menggunakan
strategi integratif kepemimpinan biaya/diferensiasi. Terdapat 3 pendekatan terhadap kerja
organisasional yang dapat meningkatkan fleksibilitas strategis yang berkaitan dengan
penggunaan strategi tersebut. Sebut dan jelaskan ketiga pendekatan tersebut !

JAWABAN :
1. Sistem Manufaktur Fleksibel
Suatu Sistem Manufaktur Fleksibel (Flexible Manufacturing System-FMS) adalah proses
yang dikontrol oleh komputer untuk memproduksi berbagai produk dalam kuantitas yang
moderat, fleksibel dengan intervensi manual yang minimum. Tujuan dari FMS adalah untuk
menghilangkan pertukaran (trade off) biaya rendah-versus-perdagangan variasi produk yang
melekat dalam teknologi manufaktur tradisional. Fleksibilitas yang diberikan oleh FMS
memungkinkan suatu pabrik untuk berubah dengan cepat dan mudah dari pembuatan suatu
produk ke pembuatan produk lainnya. Jika digunakan dengan benar, FMS dapat membantu
perusahaan menjadi lebih fleksibel dalam menanggapi perubahan kebutuhan pelanggan,
sambil tetap mempertahankan keunggulan biaya rendah dan kualitas produk dengan
konsisten. Karena FMS mengurangi ukuran lot yang diperlukan untuk memanufaktur sebuah
produk dengan efisien, kapasitas perusahaan untuk melayani kebutuhan unik dari ruang
lingkup persaingan yang sempit meningkat. Penggunaan FMS yang efektif berkaitan dengan
kemampuan perusahaan untuk memahami batasan-batasan yang mungkin diciptakan oleh
sistem ini dan untuk merancang bauran mesin, sistem komputer, dan pekerja manusia, dengan
efektif. Sistem Eksekusi Manufaktur (Manufacturing Execution System-MES) adalah salah
satu jenis FMS, yang mampu membuat simulasi dan segala sesuatu yang terjadi di pabrik,
termasuk rute produksi dan arah proses. Dengan MES, perubahan dapat dilakukan dengan
cepat untuk memodifikasi proses manufaktur sebuah produksi.

2. Jaringan Informasi di antara Perusahaan-perusahaan


Jaringan informasi baru yang menghubungkan perusahaan manufaktur dengan para suplier,
distributor, dan para pelanggannya merupakan perkembangan teknologi lainnya yang
meningkatkan fleksibilitas strategis dan daya tanggap perusahaan. Banyak perusahaan telah
melakukan investasi dengan jumlah yang signifikan (dalam jumlah dolar dan orang) untuk
menginstalasi sistem perangkat lunak perencanaan sumber daya perusahaan (Enterprise
Resource Planning-ERP) yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan.
Peningkatan ini dihasilkan oleh penggunaan sistem ini melalui data keuangan dan operasional
yang bergerak dengan cepat antara satu departemen ke departemen lainnya. Selain itu, sistem
ini mendukung pertukaran data antara perusahaan dengan para suplier dan distributornya.
3. Sistem Manajemen Kualitas Total
Tujuan penting yang dicari melalui penggunaan sistem Manajemen Kualitas Total (Total
Quality Management-TQM) adalah peningkatan kualitas produk perusahaan dan tingkat
produktivitas dari seluruh organisasi. Peningkatan kualitas memusatkan perhatian pelanggan
pada perbaikan kinerja produk dan pada utilitas reabilitas bentuk-bentuknya. Hal ini
memungkinkan perusahaan untuk mencapai diferensiasi dan terutama harga-harga dan
pangsa pasar yang lebih tinggi. Penekanan pada kualitas teknik produksi akan menurunkan
biaya manufaktur dan jasa melalui penghematan dalam pengerjaan kembali, bahan-bahan
sisa, dan biaya garansi. Penghematan ini dapat menghasilkan keunggulan kompetitif bagi
perusahaan di atas pesaing-pesaingnya. Jadi, program TQM menyatukan aspek-aspek strategi
diferensiasi dan kepemimpinan biaya. Empat asumsi kunci yang mendasari TQM, yaitu
asumsi pertama adalah bahwa “biaya kualitas yang buruk jauh lebih besar dari biaya
pengembangan proses yang memproduksi produk dan jasa berkualitas tinggi”. Asumsi kedua
adalah bahwa “para pegawai secara alamiah peduli pada pekerjaannya dan akan berinisiatif
untuk memperbaikinya”. Asumsi ketiga adalah bahwa “sistem organisasi terdiri dari bagian-
bagian yang tingkat saling ketergantungannya sangat tinggi.” Memecahkan masalah
interdependensi memerlukan proses pengambilan keputusan yang integratif dengan
partisipasi dari semua wilayah-wilayah fungsional yang terpengaruhi. Asumsi keempat
adalah bahwa “tanggung jawab untuk sistem TQM yang efektif berada tepat pada pundak
manajer tingkat-atas.” Mereka harus terbuka dan sepenuhnya mendukung penggunaan sistem
TQM dan menerima tanggung jawab untuk rancangan organisasi yang memungkinkan para
pegawainya bekerja dengan efektif.

Pertanyaan :

Jelaskan cara untuk mengidentifikasi dan menentukan bagaimana memuaskan kebutuhan


pelanggan beserta contohnya !

Jawaban :

Perusahaan harus mampu memuaskan pelanggan untuk berhasil. Kebutuhan merujuk ke


manfaat dan berbentuk barang atau jasa yang ingin dibeli oleh pelanggan. Kebutuhan dasar
dari semua pelanggan adalah membeli produk yang bernilai. Dan tantangan untuk
mengidentifikasi dan menentukan cara untuk memuaskan kebutuhan pelanggan adalah
melalui produk-produknya. Produk-produk yang sekarang tersedia membantu usaha-usaha
perusahaan untuk lebih memahami para pelanggan dan suppliernya dan untuk mengatur
relasinya dengan mereka. Misalnya, melalui akuisisinya terhadap Smart Technologies,i2
Technologies menawarkan perangkat lunak ke perusahaan-perusahaan yang mendukung
manajemen relasi pelanggan yang didasarkan pada internet. Selain itu, produk yang
berbendera i2 mengatur informasi-informasi yang berkaitan dengan pelanggan dan supplier
perusahaan manufaktur. Keputusan GM baru-baru ini untuk menggunakan perangkat lunak
dan jasa i2, dilihat sebagai afirmasi yang signifikan bagi strategi perusahaan itu untuk
membantu mengembangkan pelatihan yang berpusat pada internet. Serta penting juga bagi
perusahaan untuk mengakui bahwa hanya melalui kepuasaan total akan kebutuhan mereka
maka pelanggan mengembangkan tipe kesetiaan kepada perusahaan.
Pertanyaan :
Apa yang menjadi perhatian perusahaan jika memilih strategi kepemimpinan biaya dalam
strategi tingkat bisnisnya?
Jawaban :
Jika Perusahaan memilih strategi kepemimpinan, maka memerlukan fokus dan konsistensi
terhadap pemicu – pemicu biaya yang lebih rendah, dan relatif terhadap biaya-biaya pesaing.
Selain itu, perusahaan harus berhati-hati untuk tidak sepenuhnya mengabaikan sumber daya
diferensiasi yang dihargai oleh pelanggan. Sumber daya tersebut seperti desain inovatif,
servis setelah penjualan dan kualitas produk. Hal itu dengan tujuan agar strategi yang
digunakan dapat berhasil.

Bagaimana cara menilai Strategic Business Unit (SBU) Perusahaan?

Sangatlah penting bagi seorang Pimpinan, untuk menilai dan mengevaluasi apakah unit bisnis
yang dibawah kendalinya benar-benar menguntungkan. Ada beberapa cara menilai sebuah
Strategic Business Unit (selanjutnya disingkat SBU). Salah satunya dan umum digunakan
adalah menghitung nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan bisa dihasilkan dari SBU
yang bersangkutan. Nilai sekarang dari arus kas tersebut merupakan nilai dari SBU.

Di bawah ini tahap-tahap perhitungan dengan model arus kas didiskonto (discounted cash
flow model), yang antara lain saya dapatkan dari bukunya pak Bramantyo, berjudul
“Restrukturisasi Perusahaan Berbasis Nilai. Strategi Menuju Keunggulan Bersaing” (2004:
83-105). Tahap penilaian SBU terdiri atas 10 tahap, yang secara garis besarnya sebagai
berikut:

a. Tahap 1: Tetapkan basis “FCFE” (Free Cash Flow for Equity)

FCFE adalah singkatan dari Free Cash Flow for Equity yang artinya, arus kas yang menjadi
hak pemegang saham, yang secara prinsip dapat ditarik oleh pemegang saham. Pada tahap ini
menghitung FCFE mulai tahun dasar, adalah saat dimana perusahaan akan menjual SBU
yang bersangkutan, atau saat dimana perusahaan akan membeli suatu perusahaan untuk
dijadikan SBU. Atau saat perusahaan ingin mengetahui nilai SBU, sekalipun perusahaan
tidak ada rencana melakukan transaksi jual beli SBU yang bersangkutan.

b. Tahap 2: Hitung FCFE yang disesuaikan.

FCFE perlu disesuaikan supaya mencerminkan FCFE yang benar-benar dihasilkan dari
operasi normal. Sekalipun didasarkan atas laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan
publik, nilai FCFE tetap perlu diperiksa ulang. Karena, nilai FCFE akuntansi, yaitu yang
sesuai angka dalam laporan keuangan, belum menunjukkan nilai FCFE ekonomis. Hal ini
disebabkan masih banyak ruang bagi perusahaan dan akuntan publik untuk mempercantik
laporan keuangan. Kasus-kasus perusahaan yang menyajikan laporan keuangan tidak valid,
tetapi memperoleh pendapat “wajar tanpa syarat” oleh akuntan publik sudah banyak
dipublikasikan di koran-koran.

c. Tahap 3: Pertimbangkan tindakan perusahaan yang mungkin

Perusahaan juga perlu mengidentifikasi tindakan yang mungkin dilakukan sebelum


memperjual belikan suatu SBU. Tindakan tersebut bisa jadi berdampak sangat signifikan
terhadap SBU yang bersangkutan, misalnya bila perusahaan melelang sebagian dari aset
perusahaan, tentu nilai perusahaan akan menurun.

d. Tahap 4: Tetapkan tingkat pertumbuhan

Setelah mendapatkan nilai FCFE pada tahun dasar, tahap berikutnya adalah menetapkan
tingkat pertumbuhan FCFE. Bila SBU atau perusahaan yang sedang dinilai berada pada
siklus pengenalan (masuk kuadran “tanda tanya”) atau pada siklus awal pertumbuhan (tahun
pertama berada pada kuadran “bintang”), perusahaan dapat menggunakan dua angka
pertumbuhan. Pertumbuhan FCFE pertama dihitung sejak SBU atau perusahaan akan
dihitung nilainya, atau saat basis FCFE, sampai lima tahun berikutnya. Setelah periode lima
tahun ini, FCFE SBU atau perusahaan sudah mencapai tingkat pertumbuhan yang normal.
Pertumbuhan FCFE kedua diterapkan untuk periode normal tersebut.

Ada juga yang menyatakan agar tingkat pertumbuhan dibuat lebih konservatif, agar hasilnya
tidak over valued, dengan membagi tingkat pertumbuhan ke dalam beberapa sub periode
(tidak hanya dua sub periode).

Cara lain menetapkan pertumbuhan adalah:

Pertumbuhan = Retention Ratio x ROE

Retention Ratio adalah rasio antara laba ditahan dengan laba bersih yang telah disesuaikan.
Sedangkan ROE (Return on Equity) adalah rasio antara laba bersih yang telah disesuaikan
dengan nilai ekuitas dalam neraca.

e. Tahap 5: Menetapkan tingkat diskonto

Tingkat diskonto atau Cost of Equity (CoE) dapat ditetapkan dengan beberapa cara, antara
lain:

Konsep CAPM. Capital Asset Pricing Model (atau CAPM) nerupakan salah satu cara populer
untuk menetapkan CoE. Cara menetapkan CoE menggunakan CAPM secara praktis dapat
menggunakan rumus sebagai berikut:

Ri = Rf + b(Rm-Rf), dengan

* Ri = CoE SBU atau perusahaan


* Rf = Tingkat pengembalian investasi bebas risiko
* b = beta dari SBU atau perusahaan
* Rm= tingkat pengembalian pasar

Konsep APM (Arbitrage Pricing Model)

Konsep ini ada yang menyebutnya sebagai Arbitrage Pricing Theory (APT) . Perbedaan
formula penghitungan CoE menggunakan APM dan CAPM adalah dalam hal faktor pasar.
Pada CAPM, hanya Rm, tingkat pengembalian pasar, yang digunakan sebagai faktor pasar.
Asumsinya, semua variavel sudah tercermin dalam Rm. Sedangkan pada konsep APM, ada
anggapan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi Rs selain Rm. Misalnya,
pertumbuhan produk nasional (gPNB), pertumbuhan harga minyak (Ro), laju inflasi (Rp),
pertumbuhan jumlah uang beredar (Rc) dan sebagainya.

Dengan demikian, semakin banyak menemukan faktor pasar yang relevan, semakin banyak
variabel yang digunakan untuk regresi atau pembuatan model. APM tidak memberikan
petunjuk faktor pasar apa saja yang perlu digunakan untuk menentukan Rs.f. Analis dituntut
untuk mampu bermain-main dengan statistik dan ekonometrik supaya dapat menghitung Rs.f
dengan baik.

Analis juga dituntut dapat menetapkan besarnya premium.

Rs = CoE = Rf + premium

Pengertian premium adalah tambahan biaya yang harus ditanggung dan ditawarkan ke
investor, supaya investor mau menginvestasikan uangnya ke SBU atau perusahaan yang
dianalisis. Adanya tambahan biaya karena investasi di SBU atau perusahaan, memiliki risiko
yang lebih besar dibanding dengan investasi di obligasi pemerintah dengan tingkat
pengembalian sebesar Rf. Semakin besar risiko, semakin besar pula premium yang perlu
diberikan.

Sebagai contoh, SBU untuk perusahaan pengembang, real estat, otomotif, tergolong SBU
berisiko tinggi. SBU untuk perusahaan jasa manajemen, dan industri kebutuhan dasar,
memiliki tingkat risiko yang lebih rendah.

f. Tahap 6: Tetapkan Terminal Value.

Istilah terminal value sering diasosiasikan sebagai salvage value (nilai sisa). Nilai sisa perlu
diprediksi untuk sebuah proyek yang ada masa berakhirnya. Misalkan proyek pembangkit
listrik dengan umur 25 tahun. Sebelum memutuskan investasi dan menetapkan nilai proyek
tersebut, analis perlu menghitung berapa nilai sisa dari proyek tersebut setelah 25 tahun yang
akan datang. Cara menghitung nilai sisa bisa menggunakan perkiraan nilai likuidasi. Oleh
karena itu, asumsi selama kurun waktu prediksi sangat diperlukan. Semakin baik asumsi
dibuat, akan semakin akurat pula perhitungannya.

Penggunaan terminal value berbeda dengan penggunaan nilai sisa. Terminal value digunakan
untuk perusahaan, yang tidak ada umur akhir atau jatuh temponya. Sesuai dengan prinsip
going concern dari akuntansi, sebuah perusahaan, atau SBU, diasumsikan akan hidup terus.
Oleh karena itu nilai sisa tak dapat dipergunakan, dan digunakan terminal value sebagai
ukuran.

Secara prinsip, terminal value merupakan nilai perusahaan pada suatu titik waktu di masa
depan. Penetapan kurun waktu untuk perhitungan terminal value tidak tergantung pada umur
buku atau umur ekonomis suatu aset, tetapi berdasar pola pertumbuhan FCFE, yang
merupakan hasil analisis pada tahap 4. Titik waktu penghitungan terminal value adalah saat
dimana pertumbuhan atau gt sudah mencapai tingkat pertumbuhan yang konstan.

Misalnya, setelah enam tahun pertumbuhan diasumsikan stabil, maka terminal value dihitung
pada akhir tahun ke enam. Demikian juga jika pertumbuhan FCFE diasumsikan stabil pada
akhir tahun ke 20, maka terminal value dihitung pada akhir tahun ke-20.
g. Tahap 7: Menghitung kelebihan kas

Penghitungan pada tahap 1 s/d tahap 6 di atas berdasarkan asumsi bahwa uang tunai (kas)
perusahaan berada pada tingkat normal. Kelebihan kas merupakan kekayaan terpisah dari
segala kekayaan yang telah dihitung dari tahap 1 sampai dengan tahap 6 di atas.

h. Tahap 8: Menghitung nilai perusahaan

Apabila tahap 1 sampai dengan tahap 7 telah dijalankan dengan baik, maka tahap 8 hanya
teknis perhitungan. Nilai perusahaan terdiri dari 3 (tiga) komponen. Komponen pertama,
present value dari FCFE selama kurun waktu mulai tahun dasar sampai tahun ke n, tahun
terakhir sebelum pertumbuhan FCFE konstan. Komponen kedua, present value dari Terminal
Value tahun ke n, yang telah dihitung pada tahap 6. Komponen ketiga, adalah kelebihan kas,
yang telah dihitung pada tahap 7.

Nilai perusahaan adalah:

Present Value dari FCFE tahun ke n, ditambah Present Value dari terminal value tahun ke-n
ditambah dengan kelebihan kas.

i. Tahap 9: Menghitung jangkauan nilai perusahaan.

Hasil penilaian tahap 1 sampai dengan 8 hanyalah satu nilai perusahaan. Nilai tersebut
merupakan nilai harapan atau ekspektasi, apabila segala asumsi yang digunakan benar-benar
terjadi tanpa adanya penyimpangan. Dalam kenyataan, penyimpangan sangat mungkin
terjadi.

Ketidakpastian variabel-variabel tersebut menyebabkan nilai perusahaan bisa bervariasi. Bila


variabel makro bergerak ke arah memburuk, nilai perusahaan akan menurn, begitu pula
sebaliknya. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan dalam berbagai kondisi. Cara yang
umum adalah melakukan analisis sensitivitas atau simulasi. Analis mengulangi tahap 1
sampai dengan tahap 8 dengan berbagai skenario, dengan mengubah variabel-variabel. Dalam
setiap skenario kejadian, bisa terjadi perubahan variabel makro sekaligus, dan setiap terjadi
perubahan skenario, analis melakukan analisis ulang dari tahap 1 sampai tahap 8. Dengan
melakukan analisis untuk berbagai kemungkinan kejadian, analis akan menemukan berbagai
kemungkinan nilai perusahaan.

Yang dimaksudkan dengan nilai jangkauan (range) disini adalah selisih antara tertinggi dan
terendah dari nilai perusahaan. Pada akhir tahap 9 akan diperoleh dua besaran angka, yaitu:

1. Ekspektasi nilai perusahaan. Nilai ini diperoleh dari hasil tahap 1 sampai dengan tahap 8.
2. Kemungkinan naik turunnya nilai perusahaan, disekitar nilai ekspektasi tersebut. Naik
turunnya nilai ekspektasi perusahaan, diperoleh dari tahap 9.

j. Tahap 10: Hitung Price/FCFE multiple.

Price/FCFE multiple merupakan rasio antara nilai perusahaan dibagi dengan nilai FCFE
tahun dasar. Apabila rasio untuk SBU atau perusahaan yang sedang dianalisis diketahui,
analis perlu menghitung rasio yang sama untuk perusahaan atau SBU sejenis. Tujuannya
untuk melihat gambaran tingkat penerimaan pasar. Apabila rasio untuk SBU yang dianalisis
tinggi, dikawatirkan perhitungan dari tahap 1 sampai dengan tahap 8 kurang akurat.
Sebaliknya, jika rasio SBU atau perusahaan yang dianalisis rendah, jangan-jangan anda akan
menjual SBU terlalu murah.

Dari tahap di atas, anda telah siap untuk menjual SBU atau perusahaan, yang tak sejalan
dengan strategi korporat. Bagaimana dengan praktek sehari-hari? Jika anda sebagai Pimpinan
perusahaan, anda harus mempunyai tim analisis yang kuat untuk membuat penilaian tersebut.
Apabila hal ini tak memungkinkan, anda bisa meminta bantuan konsultan independen, untuk
melakukan due dilligence (uji tuntas) guna menilai SBU atau perusahaan yang akan dijual,
atau yang hendak anda beli. Namun demikian, anda tetap perlu mempunyai tim internal yang
handal, sebagai counterpart dari konsultan tersebut, dan pada akhirnya anda mempunyai tim
sendiri bilamana proses due dilligence telah selesai.

Pertanyaan:
Mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratif dapat menghasilkan laba di
atas rata-rata??

Jawaban:
Karena manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga
premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya yang
rendah. Jadi, strategi integratif memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan
keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan yaitu beberapa
bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi
produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya).

Pertanyaan :

Bagaimana cara perusahaan dalam melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan agar mereka
puas terhadap pelayanan dan produk perusahaan?

Jawab:

- Dengan menerapkan keunggulan produk. Produk yang dihasilkan harus benar-benar


kompetitif. Apabila perusahaan mengincar konsumen kelas menengah keatas, produk harus
benar memiliki nilai kompetitif dan berkualitas tinggi. Apabila perusahaan mengincar
konsumen dari kelas menengah ke bawah, perusahaan harus benar-benar menekan harga
dengan kualitas yang standar.
- Dengan melakukan penerapan keunggulan operasional. Apabila penerapan operasional yang
benar-benar ditekan semaksimal mungkin, maka ongkos produksi juga akan semakin keil,
dengan demikian harga produk yang dihasilkan juga lebih rendah.
- Dengan memaksimalkan pelayanan pada pelanggan. Dengan hubungan yang berlangsung
baik dengan pelanggan, maka secara tidak langsung perusahaan juga dapat mengetahui
kekurangan serta kelebihan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Pertanyaan:
Mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratif dapat menghasilkan laba di
atas rata-rata??

Jawab:
Karena manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga
premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya yang
rendah. Jadi, strategi integratif memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan
keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan yaitu beberapa
bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi
produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya).

SOAL:
Strategi kepemimpinan biaya memungkinkan perusahaan menghasilkan laba di atas rata-rata
yang juga disebabkan oleh adanya faktor-faktor kompetitif yang kuat. Salah satunya adalah
kekuatan tawar menawar supplier. Jelaskan!

JAWABAN:
Pemimpin biaya beroperasi dengan margin yang lebih besar daripada para pesaingnya.
Margin laba yang lebih tinggi dari para pesaing memungkin pemimpin biaya untuk menyerap
kenaikan harga supplier. Ketika suatu industri mengalam kenaikan biaya persediaan yang
substansial, pemimpin biaya mungkin satu-satunya perusahaan yang mampu membayar lebih
tinggi itu dan terus menghasilkan laba di atas rata-rata. Pemimpin biaya yang kuat dapat
mendesak para supplier untuk menahan harga dan mengurangi margin mereka dalam proses
tersebut.

Pertanyaan:
Jelaskan apa yang dimaksud dengan Strategi diferensiasi dan berikan contohnya!

Jawaban:
-Strategi diferensiasi adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk
memproduksi barang atau jasa yang dianggap para pelanggan berbeda dalam hal-hal yang
penting bagi mereka. Strategi diferensiasi menuntut perusahaan untuk menjual produk-
produk non-standar kepada para pelanggan yang memiliki kebutuhan unik.

Contohnya: Dengan lini produk Lexus-nya, Toyota berusaha memuaskan kebutuhan unik
para pelanggannya untuk ciri-ciri diferensiasi tertentu misalnya, kualitas produk sambil
mengirimkan mobil non-standar perusahaan ke mereka dengan tingkat biaya yang dapat
diterima.

Pertanyaan :
Tujuan sebuah perusahaan adalah untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, sehingga
perusahaan tersebut dapat memperoleh laba. Upaya apa yang dilakukan perusahaan untuk hal
tersebut?

Jawaban :
Salah satu kunci kenapa perusahaan harus mampu memuaskan kebutuhan pelanggannya
melalui produk yang diproduksinya adalah bahwa dalam analisis akhir, laba yang dihasilkan
dari relasi dengan pelanggan yang imbasnya dapat menhidupi kegiatan perusahaan tersebut.
Agar strategi yang di jalankan oleh perusahaan berjalan dengan baik, maka perusahaan
melakukan berbagai cara atau strategi, yaitu segmentasi pasar, yang merupakan suatu proses
dimana melalui orang- orang dengan kebutuhan yang sama dikelompokan ke dalam individu
dan kelompok yang dapat diidentifikasi. Segmentasi pasar merupakan proses dua langkah
dalam menamakan pasar produk yang luas dan mensegmentasikan mereka untuk
memilihpasar sasaran dan mengembangkan bauran pasaran yang cocok. Ketika hal itu sudah
dilakukan dengan baik, maka tugas perusahaan menjadi mudah dalam pemilihan produk-
produk apa saja yang akan dibutuhkan oleh individu atau kelompok pelanggan sehingga
perusahaan akan mendapatkan lapa yang optimal.

Jelaskan alasan mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratife dapat
menghasilkan laba di atas rata-rata? Berikan contohnya!

Jawaban:
Alasan mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratife tersebut dapat
menghasilkan laba di atas rata-rata adalah bahwa manfaat strategi ini bersifat aditif
(tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga premium, pada saat yang bersamaan,
kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya rendah. Jadi, strategi integrative
memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan
menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan : beberapa jenis diferensiasi (tapi lebih sedikit
dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi produk) dan biaya relative rendah (tapi
tidak serendah produk dari npemimpin biaya).

Contoh:
Kosmo.com adalah sebuah usaha baru. Ia berusaha untuk mencapai daya saing strategis
dengan menggunakan strategi integrative kepemimpinan biaya/diferensiasi. Melalui situs
webnya, Kosmo.com ini mengirimkan “junk food” dan video kepada para pelanggannya.
Oreos,popcorn,twizzlers,minuman soda dll adalah contoh item yang dapat dipesan pelanggan
dan dapat dikirim kerumah mereka hanya dalam satu jam. Pengiriman gratis adalah salah satu
bentuk diferensiasi utama perusahaan tersebut. Item makanan dihargai dengan tingkat harga
yang sama dengan took-toko bahan pangan lokal. Bentuk diferensiasi Kosmo.com meliputi
bentuk belanja online yang nyaman dengan pengiriman ke rumah. Bentuk diferensiasi ini
menghasilkan tanggapn yang positif. Sesuai dengan strategi tingkat bisnis lainnya,
Kosmo.com menjual produk-produknya dengan harga yang dapat dibandingkan dengan
harga-harga di took tradisional. Jadi, strategi perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan
dalam hal biaya diferensiasi dan biaya pengiriman.

pertanyaan :
apa saja resiko yang berhubungan dengan strategi pembedaan?
jawaban :
1. keputusan kelompok konsumen bahwa perbedaan antara produk standar tidak senilai
dengan harga tingginya produk yang dibedakan.
2. ketidak mampuan produk yang dibedakan untuk menciptakan jenis nilai yang mau dibayar
oleh konsumen,
3. kemampuan pesaing untuk menyediakan konsumen dengan produk yang memiliki fungsi
yang mirip dengan produk dibedakan,tetapi dengan biaya lebih rendah.
pertanyaan:
Kebutuhan konsumen harus ditentukan begitu kelompok konsumen perusahaan telah dipilih,
mengapa?

Jawaban:
Meningkatnya segmentasi pasar dalam perekonomian global, perusahaan semakin mahir
dalam mengidentifikasi perbedaan yang persis antara kebutuhan dan preferensi konsumen.
Dilengkapi dengan pengertian ini perusahaan mampu untuk mensegmentasikan konsumen
menjadi kelompok relevan yang bersaing.
Kelompok relevan yang bersaing adalah kelompok dengan kebutuhan atau preferensi unik.
Masing-masing kelompok mempunyai kepercayaan, aspirasi, selera, dan kebutuhan yang
berlainan. Dengan demikian adalah peluang bersaing yang signifikan untuk perusahaan-
perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan khusus dari kelompok pelanggan yang
berbeda. Itulah mengapa kelompok konsumen harus dipilih dahulu baru menentukan
kebutuhan konsumen.

Pertanyaan:
Mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratif dapat menghasilkan laba di
atas rata-rata?

Jawab:
Karena manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga
premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya yang
rendah. Jadi, strategi integratif memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan
keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan yaitu beberapa
bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi
produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya).

Pertanyaan:
Apa yang menjadi dasar segmentasi pasar?

Jawaban:
Yang menjadi dasar dalam membagi pasar menjadi segmen-segmen tertentu yang akan
dilayani, adalah hampir setiap ciri manusia dan organisasi yang dapat diidentifikasi, sesuai
dengan karakteristik yang melekat padanya. Dengan kata lain adalah variasi kebutuhan
pelanggan yang berbeda-beda namun pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi beberapa
segmen.

Pertanyaan:
Bagaimana seharusnya organisasi saat ini, agar dapat bersaing secara strategis?

Jawaban:
Globalisasi menuntut organisasi atau perusahaan untuk terus melakukan dinamisasi. Hal
tersebut berlaku juga untuk menentukan strategi bisnisnya, karena setiap strategi beberapa
puluh tahun yang lalu mungkin sudah tidak relevan untuk digunakan saat ini. Perusahaan kini
harus berfikir terus mengenai siapa konsumen mereka dan bagaimana menggunakan
kompetensi inti mereka sedemikian rupa sehingga tidak dapat ditiru pesaing. Usaha untuk
mengetahui siapa konsumen perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Siapa: menentukan konsumen yang dilayani
Konsumen dapat dapat dibagi menjadi kelompok – kelompok berdasarkan perbedaan
kebutuhan mereka.
2. Apa: menentukan kebutuhan konsumen untuk dipenuhi
Perusahaan yang terus menerus memberikan nilai yang semakin bertambah kepada konsumen
sering kali mencapai daya saing strategis dan laba tinggi.
3. Bagaimana: menentukan kompetensi inti untuk digunakan guna memenuhi kebutuhan
konsumen.

Pertanyaan:
Bagaimana seharusnya organisasi saat ini, agar dapat bersaing secara strategis?
Jawaban:
Globalisasi menuntut organisasi atau perusahaan untuk terus melakukan dinamisasi. Hal
tersebut berlaku juga untuk menentukan strategi bisnisnya, karena setiap strategi beberapa
puluh tahun yang lalu mungkin sudah tidak relevan untuk digunakan saat ini. Perusahaan kini
harus berfikir terus mengenai siapa konsumen mereka dan bagaimana menggunakan
kompetensi inti mereka sedemikian rupa sehingga tidak dapat ditiru pesaing. Usaha untuk
mengetahui siapa konsumen perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Siapa: menentukan konsumen yang dilayani
Konsumen dapat dapat dibagi menjadi kelompok – kelompok berdasarkan perbedaan
kebutuhan mereka.
2. Apa: menentukan kebutuhan konsumen untuk dipenuhi
Perusahaan yang terus menerus memberikan nilai yang semakin bertambah kepada konsumen
sering kali mencapai daya saing strategis dan laba tinggi.
3. Bagaimana: menentukan kompetensi inti untuk digunakan guna memenuhi kebutuhan
konsumen.

Pertanyaan :
Bagaimanakah tindakan strategis perusahaan dalam memperoleh loyalitas konsumen dalam
rangka pemenuhan kebutuhan konsumen agar perusahaan dapat bertahan dan mencapai daya
saing ?

Jawab :
- penyediaan produk yang tepat dan fokus terhadap produk/ identitas produk.
- kemampuan mendengarkan dengan seksama pada konsumen untuk mengantisipasi
kebutuhan di masa yang akan datang
- menghubungkan kompetensi dengan kebutuhan konsumen,agar didapat produk yang
maksimal yang sesuai kebutuhan konsumen.
- mengelola citra perseptual,dimana perusahaan harus menciptakan citra persepsi terhadap
produknya.
- memberikan produk dengan fungsi yang dapat diterima dan harga yang bersaing terendah
Kategori Strategi Bisnis
- Arus konstan keluaran baru
Didasarkan pada inovasi dini atau fase pengenalan dalam siklus hidup.
- Bersaing sepanjang siklus hidup dengan pemenang
Eksploitasi teknologi, strategi ini serupa dengan strategi inovasi, tetapi perusahaan tetap
dengan produk yang bersangkutan sepanjang siklus hidupnya.
- Melayani kekompleksan
Pelayanan teknologi, strategi ini menawarkan pelayanan untuk system yang kompleks dan
sering menurut pesanan yang dihasilkan dalam volume rendah atau per unit
- Pembuatan berdasarkan pesanan untuk suatu harga
Strategi ini akan menyesuaikan tawaran mereka berdasarkan spesifikasi pelanggan.
- Variasi modular dengan harga murah
Strategi ini menawarkan variasi yang terbatas dengan harga yang relatif rendah dengan
merakit modul-modul standar yang berlainan yang diproduksi missal menjadi kombinasi
yang ditetapkan oleh pelanggan.
- Harga untuk keluaran matang
Merupakan strategi margin unit rendah, volume tinggi untuk produk pada tahap matang (tak
berubah) dalam siklus hidup.

Apa yang disebut segmentasi pasar? Berikan contohnya!

Jawaban :

Segmentasi Pasar merupakan proses dalam menamakan pasar produk yang luas dan
mensegmentasikan mereka untuk memilih pasar sasaran dan mengembangkan bauran
pemasaran yang cocok.

Contoh : Suatu perusahaan yang memproduksi sampo mensegmentasikan para pelanggannya


dalam kategori pria, wanita, dan anak-anak. Sehingga perusahaan dapat menentukan untuk
kategori yang mana produknya ditujukan. Misal: untuk sampo yang lebih mengutamakan
wangi buah-buahan lebih tepat ditujukan untuk anak-anak. Apabila perusahaan tersebut ingin
memperluas pasar dengan memenuhi kebutuhan pria dan wanita sebagai sasaran
pelanggannya, maka perusahaan tersebut harus membedakan kandungan sampo tersebut
sesuai kategori pelanggan.

Apa yang disebut dengan segmentasi pasar? Berikan contohnya!

Jawaban :

Segmentasi pasar merupakan proses dalam menamakan pasar produk yang luas dan
mensegmentasikan mereka untuk memilih pasar sasaran dan mengembangkan bauran
pemasaran yang cocok.

Contoh :

Suatu perusahaan yang memproduksi sampo mensegmentasikan pelanggan dalam kategori


anak-anak, pria, dan wanita. Sehingga produk sampo yang lebih mengutamakan wangi buah-
buahan dan kemasan dengan warna-warni dan gambar kartun lebih tepat ditujukan untuk
kategori anak-anak. Apabila perusahaan tersebut ingin memperluas pasar dengan memenuhi
kebutuhan sampo pria dan wanita dewasa, maka perusahaan tersebut harus membedakan
kandungan sampo dan jenis kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dari kategori-kategori
tersebut.
Pertanyaan:
Apa yang menjadi dasar pembagian segmen-segmen dalam segmentasi pasar?

Jawaban:
Dasar pembentukan segmentasi itu sendiri, adalah variasi kebutuhan pelanggan,yang bisa
dikelompokkan menjadi beberapa kelompok besar. Variasi ini mencerminkan karakteristik-
karakteristik khas yang melekat pada tiap kelompok,bersifat spesifik dan dapat diidentifikasi.
Contoh: kelompok usia,kelompok masyarakat desa/kota,dll.

Pertanyaan:
Apa yang menjadi dasar pembagian segmentasi pasar?

Jawaban:
Yang menjadi dasar penentuan pembagian segmentasi pasar adalah hampir semua ciri
manusia dan organisasi yang dapat diidentifikasi dan memiliki karakteristik yang melekat
padanya. Atau dengan kata lain, yang menjadi dasar pembagian segmen-segmen pasar adalah
variasi kebutuhan pelanggan, yang sebenarnya dapat dikelompokkan menjadi beberapa
kelompok besar. Dengan segmentasi ini, perusahaan lebih mudah menentukan strategi yang
akan diambil untuk masing-masing segmen tersebut, karena tujuan yang akan dicapai sudah
lebih spesifik.

Pertanyaan:
Research In Motion (RIM) adalah sebuah perusahaan yang berhasil melaksanakan startegi
pembedaan (differentiation strategy). Ceritakan bagaimana RIM bisa melihat peluang untuk
melaksanakan strategi pembedaan di tengah begitu padatnya persaingan bisnis alat
telekomunikasi!

Jawaban:
Strategi pembedaan adalah suatu strategi yang dilakukan oleh perusahaan dengan
menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai sesuatu yang unik. Karena
keunikannya dalam menawarkan nilai bagi konsumen ini, mereka bersedia membayar dengan
harga premium.
Contoh perusahaan yang melakukan strategi pembedaan ini adalah Research In Motion
(RIM) perusahaan induk produk Blackberry asal Kanada. Produk RIM masuk ke dalam pasar
pada saat yang tepat. Yaitu saat pasar alat telekomunikasi sedang jenuh cukup lama. Pasar
alat telekomunikasi saat itu dikuasai oleh handphone yang menawarkan nilai berupa
keunggulan telepon portable & Short Message Service(SMS). Dengan pintar, produk RIM
berupa Blackberry masuk ke dalam pasar menawarkan sebuah keunikan dan keunggulan
yang tidak dimiliki oleh produk alat telekomunikasi sebelumnya yaitu sebuah produk
smartphone.

Produk yang menjadi andalan utama dan membuat BlackBerry digemari di pasar adalah
surat-e gegas (push e-mail). Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e
baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam BlackBerry
secara otomatis.

Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai keunggulan dari BlackBerry, yaitu push e-
mail. Dengan push e-mail semua e-mail masuk dapat diteruskan langsung ke ponsel. E-mail
juga sudah mengalami proses kompresi dan scan di server BlackBerry sehingga aman dari
virus. Lampiran file berupa dokumen Microsoft Office dan PDF dapat dibuka dengan mudah.
Sebuah e-mail berukuran 1 MB, jika diterima melalui push e-mail dapat menjadi 10 kb
dengan isi yang tetap. Pengguna tidak perlu mengakses Internet terlebih dulu dan membuka
satu persatu surat-e yang masuk, atau pemeriksaan surat-e baru. Hal ini dimungkinkan karena
pengguna akan terhubung secara terus-menerus dengan dunia maya melalui jaringan telepon
seluler yang tersedia. Alat penyimpanan juga memungkinkan para pengguna untuk
mengakses data yang sampai ketika berada di luar layanan jangkauan nirkabel. Begitu
pengguna terhubung lagi, BlackBerry Enterprise Server akan menyampaikan data terbaru
yang masuk.

Kelebihan lainnya adalah kemampuan BlackBerry yang dapat menampung e-mail hingga
puluhan ribu tanpa ada risiko hang, asalkan masih ada memori tersisa.

BlackBerry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger, namun
dilakukan melalui jaringan BlackBerry dengan memasukan nomor identitas.

Semua layanan BlackBerry ini dikenal sangat aman baik e-mail, chatting, maupun browsing.
Untuk browsing Internet, data-data dari website sudah dikompresi sehingga lebih cepat
dibuka.

Fasilitas lain yang menjadi andalan BlackBerry adalah pesan instan. Yahoo Messenger,
Google Talk dan Skype kini telah menjadi rekanan dengan BlackBerry. Teknologi terkini
memang memungkinkan kita untuk “mengobrol” (chatting) di Internet melalui telepon
genggam dan Personal Digital Assistant (PDA). Tetapi yang berbeda pada BlackBerry adalah
proses instalasi lengkap yang bisa dilakukan nya melalui jaringan nirkabel.

PERTANYAAN
Penampilan perusahaan dan manager dalam membuat strategi selalu berbeda. Bagi pemilik
dan pengelola perusahaan kecil, dalam membuat strategi dikembangkan secara informal,
tidak ada peraturan-peraturan yang tertulis dan ditetapkan. Yang ada hanya suatu
penyelesaian dan pengertian-pengertian yang diberikan oleh pengelola/pemilik perusahaan
secara langsung pada pegawai- pegawainya. Berbeda dengan bentuk perusahaan besar yang
usahanya luas,bagaimanapun juga didalam menetapkan berbagai macam strategi, melibatkan
partisipasi manajemen, berbagai macam masukan-masukan dan pertemuan- pertemuan yang
mendukung oleh hal tersebut. Sepanjang adanya berbagai macam variasi dalam proses
perumusan strategi yang bermacam bentuknya, maka seorang pemimpin perusahaan dan
pemimpin organisasi harus berpartisipasi didalam penganalisaan karya strategi dan pemilihan
strategi. Jelaskan pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan dalam pembuatan strategi
bisnis?

Jawab:
1. Pendekatan Strategi Induk
Disini fungsi manajer personalia sebagai kepala strategi dan menggunakan berbagai macam
pengaruh yang kuat pada analisis yang dijalankan, alternatif- alternatif strategi yang akan
dipakai dan mendetail. Ini bukan bermaksud bahwa manajer personalia akan melakukan
kegiatan-kegiatan tersebut di atas dengan sendirinya, tetapi yang dimaksud di sini adalah
manajer personalia sebagaarsitek (pembuat ide) strategi dan mempunyai beberapa
perencanaan pada bagian-bagian umum strategi. Tindakan manajer sebagai komando strategis
mempunyai pengaruh yang besar didalam pemilihan strategi.
2. Pendekatan Pelimpahan Kekuasaan
Di sini manajer melimpahkan kekuasaan dalam pembu-atan strategi pada orang lain.
Mungkin kepada staf perencanaan strategi atau staf bawahan yang
dapat dipercayainya, kemudian para staf yang dipercayai-nya akan menjalankan semua
perintah jika diperlu-kan manajer akan memberikan beberapa petunjuk baik dengan disukai
atau tidak para staf, hal tersebut merupakan keputusan manajer. Tetapi sesungguhnya
manajer mempunyai tugas yang besar pada pemberian rekombinasi bagi para bawahannya.
Hal yang khusus mungkin kita tidak banyak melihat hal-hal yang banyak mendesak pada
beberapa hal yang telah ditetapkan pada ketentuan perencanaan strategi bawahan. Juga pada
pengertian umumnya tentu kita harus menghasilkan sedikit perbedaan jika keadaan berubah.
Cara pembuatan strategi ini mempunyai keuntungan pada manajer yang dipilih
dengan gagasan-gagasan yang strategis, sedangkan kelemahannya adalah manajer dapat
mengakhiri pembuatan strategi formal yang kelihatannya begitu jelas, tetapi hal tersebut
bukan kemampuan strategi sesungguhnya yang diharapkan.
3. Pendekatan Saling Bekerja Sama
Ini merupakan pendekatan menengah, dimana seorang manajer membantu para bawahannya
dari berbagai macam kesalahan suatu konsensus strategi dan melalui hal-hal terbaik guna
mencapai kesuksesan. Tak
hanya memberikan manajer-manajer bawahan kekuasaan yang jelas guna mempertinggi suatu
komitmen tetapi juga memberikan peranan-peranan pada strategi keseluruhan.
4. Pendekatan Pemenang
Pada pendekatan ini manajer tidak tertarik pada unsur-unsur yang mendetail yang terdapat
pada strategi atau pada bagian-bagian yang lain yang mengemukakan, tetapii
manajer menyampaikan ide-idenya pada staf bawahannya untuk dikembangkan dan membuat
keputusan yang terbaik pada strategi. Strategi tersebut akan bergerak ke atas manajer
eksekutif sehingga penilai mengevaluasi usulan-usulan yang strategis. Pada pendekatan ini
lebih sesuai pada perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai jenis usaha yang beraneka
ragam dimana memungkinkan bagi CEO sebagai pemegang kekuasaan pada semua strategi
dan masalah-masalah operasional didalam menghadapi masing-masing divisi-divisi usaha.

PERTANYAAN
Penampilan perusahaan dan manager dalam membuat strategi selalu berbeda. Bagi pemilik
dan pengelola perusahaan kecil, dalam membuat strategi dikembangkan secara informal,
tidak ada peraturan-peraturan yang tertulis dan ditetapkan. Yang ada hanya suatu
penyelesaian dan pengertian-pengertian yang diberikan oleh pengelola/pemilik perusahaan
secara langsung pada pegawai- pegawainya. Berbeda dengan bentuk perusahaan besar yang
usahanya luas,bagaimanapun juga didalam menetapkan berbagai macam strategi, melibatkan
partisipasi manajemen, berbagai macam masukan-masukan dan pertemuan- pertemuan yang
mendukung oleh hal tersebut. Sepanjang adanya berbagai macam variasi dalam proses
perumusan strategi yang bermacam bentuknya, maka seorang pemimpin perusahaan dan
pemimpin organisasi harus berpartisipasi didalam penganalisaan karya strategi dan pemilihan
strategi. Jelaskan pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan dalam pembuatan strategi
bisnis?

Jawab:
1. Pendekatan Strategi Induk
Disini fungsi manajer personalia sebagai kepala strategi dan menggunakan berbagai macam
pengaruh yang kuat pada analisis yang dijalankan, alternatif- alternatif strategi yang akan
dipakai dan mendetail. Ini bukan bermaksud bahwa manajer personalia akan melakukan
kegiatan-kegiatan tersebut di atas dengan sendirinya, tetapi yang dimaksud di sini adalah
manajer personalia sebagaarsitek (pembuat ide) strategi dan mempunyai beberapa
perencanaan pada bagian-bagian umum strategi. Tindakan manajer sebagai komando strategis
mempunyai pengaruh yang besar didalam pemilihan strategi.
2. Pendekatan Pelimpahan Kekuasaan
Di sini manajer melimpahkan kekuasaan dalam pembu-atan strategi pada orang lain.
Mungkin kepada staf perencanaan strategi atau staf bawahan yang
dapat dipercayainya, kemudian para staf yang dipercayai-nya akan menjalankan semua
perintah jika diperlu-kan manajer akan memberikan beberapa petunjuk baik dengan disukai
atau tidak para staf, hal tersebut merupakan keputusan manajer. Tetapi sesungguhnya
manajer mempunyai tugas yang besar pada pemberian rekombinasi bagi para bawahannya.
Hal yang khusus mungkin kita tidak banyak melihat hal-hal yang banyak mendesak pada
beberapa hal yang telah ditetapkan pada ketentuan perencanaan strategi bawahan. Juga pada
pengertian umumnya tentu kita harus menghasilkan sedikit perbedaan jika keadaan berubah.
Cara pembuatan strategi ini mempunyai keuntungan pada manajer yang dipilih
dengan gagasan-gagasan yang strategis, sedangkan kelemahannya adalah manajer dapat
mengakhiri pembuatan strategi formal yang kelihatannya begitu jelas, tetapi hal tersebut
bukan kemampuan strategi sesungguhnya yang diharapkan.
3. Pendekatan Saling Bekerja Sama
Ini merupakan pendekatan menengah, dimana seorang manajer membantu para bawahannya
dari berbagai macam kesalahan suatu konsensus strategi dan melalui hal-hal terbaik guna
mencapai kesuksesan. Tak
hanya memberikan manajer-manajer bawahan kekuasaan yang jelas guna mempertinggi suatu
komitmen tetapi juga memberikan peranan-peranan pada strategi keseluruhan.
4. Pendekatan Pemenang
Pada pendekatan ini manajer tidak tertarik pada unsur-unsur yang mendetail yang terdapat
pada strategi atau pada bagian-bagian yang lain yang mengemukakan, tetapii
manajer menyampaikan ide-idenya pada staf bawahannya untuk dikembangkan dan membuat
keputusan yang terbaik pada strategi. Strategi tersebut akan bergerak ke atas manajer
eksekutif sehingga penilai mengevaluasi usulan-usulan yang strategis. Pada pendekatan ini
lebih sesuai pada perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai jenis usaha yang beraneka
ragam dimana memungkinkan bagi CEO sebagai pemegang kekuasaan pada semua strategi
dan masalah-masalah operasional didalam menghadapi masing-masing divisi-divisi usaha.

Pertanyaan :
Apa yang menjadi perhatian perusahaan jika memilih strategi kepemimpinan biaya dalam
strategi tingkat bisnisnya?

Jawaban :
Jika Perusahaan memilih strategi kepemimpinan, maka memerlukan fokus dan konsistensi
terhadap pemicu-pemicu biaya yang lebih rendah, dan relatif terhadap biaya-biaya pesaing.
Selain itu, perusahaan harus berhati-hati untuk tidak sepenuhnya mengabaikan sumber daya
diferensiasi yang dihargai oleh pelanggan. Sumber daya tersebut seperti desain inovatif,
servis setelah penjualan dan kualitas produk. Hal itu dengan tujuan agar strategi yang
digunakan dapat berhasil
Pertanyaan :
Menurut anda bagaimana cara perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya, agar
bisa tetap eksist dalam dunia bisnisnya

Jawaban :
Untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat suatu perusahaan harus
mengidentifikasi keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
ada tiga jenis keunggulan kompetitif yang sering kita dengar, yaitu :
1. Cost of leader ship, ini merupakan cara perusahaan untuk menarik konsumen dengan
menekan harga penjualan produk sehingga konsumen diharapkan akan lebih memilih produk
yang ditawarkan oleh perusahaan itu daripada perusahaan lain yang sejenis
2. Diferensiasi , ini merupakan cara yang dilakukan produsen dengan menawarkan sesuatu
yang berbeda dari produk yang dia tawarkan, sehingga konsumen akan lebih tertarik untuk
membelinya.
3. Focus , ini merupakan cara perusahaan dalam mencari pangsa pasarnya, pangsa pasar yang
mana yang ingin dicapai oleh perusahaan, apakah remaja atau orang tua, sehingga perusahaan
dapat menentukan produk apa yang akan dia buat.

Ketiga strategi tesebut tidak bisa diterapkan sekaligus pada sebuah perusahaan, karena
idealnya hanya satu strategi yang bisa diterapkan oleh sebuah perusahaan jika perusahaan
tersebut ingin mencapai keunggulan kompetitifnya.

Pertanyaan :
Menurut anda bagaimana cara perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya, agar
bisa tetap eksist dalam dunia bisnisnya

Jawaban :
Untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat suatu perusahaan harus
mengidentifikasi keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
ada tiga jenis keunggulan kompetitif yang sering kita dengar, yaitu :
1. Cost of leader ship, ini merupakan cara perusahaan untuk menarik konsumen dengan
menekan harga penjualan produk sehingga konsumen diharapkan akan lebih memilih produk
yang ditawarkan oleh perusahaan itu daripada perusahaan lain yang sejenis
2. Diferensiasi , ini merupakan cara yang dilakukan produsen dengan menawarkan sesuatu
yang berbeda dari produk yang dia tawarkan, sehingga konsumen akan lebih tertarik untuk
membelinya.
3. Focus , ini merupakan cara perusahaan dalam mencari pangsa pasarnya, pangsa pasar yang
mana yang ingin dicapai oleh perusahaan, apakah remaja atau orang tua, sehingga perusahaan
dapat menentukan produk apa yang akan dia buat.

Ketiga strategi tesebut tidak bisa diterapkan sekaligus pada sebuah perusahaan, karena
idealnya hanya satu strategi yang bisa diterapkan oleh sebuah perusahaan jika perusahaan
tersebut ingin mencapai keunggulan kompetitifnya. karena apabila perusahaan menerapkan
ketiganya maka biaya produksi yang dikeluarkan akan semakin besar, sehingga perusahaan
tidak efektif dan efisien dalam melakukan proses produksi
Berdasarkan website resmi PT Indofood (Indofood.com), Indofood akan meluncurkan produk
baru yaitu Mi Keriting. Menurut Saudara,strategi apakah yang harus digunakan dalam produk
tersebut..?

JAWABAN:
Meskipun Indofood menguasai pangsa pasar mi instan,tetapi mereka juga perlu sebuah
strategi, apalagi setelah munculnya pesaing baru yang sempat merepotkan Indofood.

Saya rekomendasikan untuk fokus pada strategi keunggulan biaya,karena sepengatahuan


saya, produk tersebut pernah ada di pasar,namun tidak begitu populer karena,yang saya duga,
disebabkan harganya yang mahal. Dari segi finansial, masyarakat dulu sebenarnya mampu
membeli produk itu namun karena harganya yang 2,5x lipat lebih mahal dari produk yang
biasa membuat konsumen tidak tertarik membelinya,padahal antara kualitas dan harganya
dulu,yang saya coba sendiri,sebenarnya sepadan…

Penerapan strategi keunggulan biaya yang berhasil mengharuskan fokuskonsisten pada usaha
menekan biaya,secara relatif terhadap biaya pesaing. Saya anjurkan untuk memangkas jalur
distribusi produk sehingga biaya distribusi menjadi lebih kecil. Selain itu, biaya overhead
perlu ditinjau ulang agar dapat mengefisienkan biaya overhead.Minimalisasi biaya riset dan
pengembangan juga penting agar riset tetap bisa dilakukan walau dengan biaya
rendah,meskipun untuk yang satu ini mungkin agak sulit untuk diterapkan…

Dalam menerapkan strategi keunggulan biaya, Indofood perlu berhati-hati agar penghematan
biaya tidak berdampak buruk bagi kualitas produk. Sebab, bila itu terjadi, maka itu
merupakan kesempatan emasbagi pesaing untuk masuk menghancurkan Indofood…

Indofood juga harus selalu memantau kondisi pesaing sebab “perang harga” dalam suatu
bisnis sudah menjadi suatu hal yang biasa. Walaupun kita unggul dari segi biaya yang rendah,
bukan berarti pesaing akan mundur. Dalam hal ini,siapa yang berani menetapkan harga lebih
murah,dia yang berkuasa…

Indofood yang merupakan penguasa pangsa pasar mi instan dan sudah lama dikenal oleh
konsumen,memiliki suatu kekuatan yang dapat memaksa pemasok mempertahankan
produknya. Indofood, dalam hal ini, bisa menetapkan harga jual pada konsumen dan
memaksa pemasok untuk menjual sesuai dengan harga yang sudah ditentukan, yang tentu
saja murah. Pemasok mungkin kesal karena penetapan harga oleh Indofood memberikan
mereka laba yang kecil, namun tidak berani untuk menolak karena larisnya produk Indofood.
Pesaing yang mengetahui hal ini, mau tidak mau, harus menurunkan harga jual yang lebih
rendah,meskipun dampaknya akan memberikan laba yang sangat kecil atau mungkin rugi.
Hal yang sama juga akan dialami oleh pesaing baru sehingga mereka tidak akan berani
macam-macam.
pertanyaan:
Bagaimana suatu perusahaan mampu membuat strategi bisnisnya dengan baik?
jawaban:
Untuk mencapai daya saing strategis jangka panjang perusahaan harus mampu menganalisis
lingkungan eksternalnya terlebih dahulu agar mengetahui pesaingnya, mengidentifikasi
peluang dalam lingkungan tersebut. Kemudian yang juga penting bagi perusahaan yaitu
menganalisis konsumen. Tiga hal yang perlu dipertimbangkan dalam analisis ini yaitu siapa,
apa, dan bagaimana. Setelah itu perusahaan menentukan mana diantara sumber daya internal
dan kemampuan yang dimiliki merupakan kompetensi intinya. Dan yang paling utama adalah
memilih strategi yang cocok untuk diterapkan. Dengan demikian perusahaan dapat
memperoleh profitabilitas yang tingi.

pertanyaan:
Bagaimana suatu perusahaan mampu membuat strategi bisnisnya dengan baik?

jawaban:
Untuk mencapai daya saing strategis jangka panjang perusahaan harus mampu menganalisis
lingkungan eksternalnya terlebih dahulu agar mengetahui pesaingnya, mengidentifikasi
peluang dalam lingkungan tersebut. Kemudian yang juga penting bagi perusahaan yaitu
menganalisis konsumen. Tiga hal yang perlu dipertimbangkan dalam analisis ini yaitu siapa,
apa, dan bagaimana. Setelah itu perusahaan menentukan mana diantara sumber daya internal
dan kemampuan yang dimiliki merupakan kompetensi intinya. Dan yang paling utama adalah
memilih strategi yang cocok untuk diterapkan. Dengan demikian perusahaan dapat
memperoleh profitabilitas yang tingi.

pertanyaan :

apa sajakah risiko dari startegi kepemimpinan biaya?

jawaban :
1. peralatan manufaktur pemimpin biaya dapat menajdi usang karena inovasi teknologi para
pesaingnya, inovasi tersebut memungkinkan para pesaingnya untuk memproduksi pada
tingkat biaya yang lebih rendah daripada pemimpin biaya
2. terlalu banyak fokus pada pengurangan harga dapat membuat perusahaan kurang
memperhatikan kebutuhan pelanggan atau isu-isu yang berkaitan dengan dimensi pesaing
lainnya. perusahaan yang menjalankan strategi kepemimpinan biaya kadang gagal dalam
mendeteksi perubahan kebutuhan pelanggan yang signifikan atau usaha-usaha para pesaing
untuk mendiferensiasi apa yang terjadi secara tradisional tidak bebeda dengan produk-produk
commoditylike.
3. kepemimpinan biaya biasanya identik dengan penjiplakan (imitasi). dengan menggunaka
kompetensi inti yang dimilikinya kadang-kadang para pesaing belajar meniru strategi
kepimpinan biaya dengan berhasil.seorang pemimpin biaya harus berhati-hati ketika
mengurangi harga sampai ke tingkat lebih rendah.
Pertanyaan :
Sebutkan dasar untuk segmentasi pelanggan !

Jawaban :
1. Pasar industri
- Segmen guna akhir
(identified by SIC code)
- Segmen produk
(berdasar perbedaan teknologi atau ekonomi produksi
- Segmen geografis
(ditetapkan berdasar batas antar negara atau perbedaan regional dalam region)
- Segmen faktor pembelian yang seragam
(lintas produk/pasar dan segmen geografis)
- Segmen ukuran pelanggan

2. Pasar Konsumen
- Faktor demografis
(usia , penghasilan , jenis kelamin)
- Faktor sosioekonomi
(kelas sosial, tahapan dalam siklus kehidupan keluarga)
- Faktor geografis
(budaya, perbedaan wilayah atau negara)
- Faktor psikologis
(gaya hidup , kepribadian)
- Pola konsumsi
(berat, moderat, dan pengguna ringan)
- Faktor persepsi
(segmentasi manfaat, pemetaan persepsi)
- Pola loyalitas merk

pertanyaan :
jelaskan strategi-strategi yang harus dihindari?

jawaban:
1. mengikuti pemimpin : meniru strategi pesaing pemimpin tampaknya ide bagus, tetapi hal
itu mengabaikan kekuatan dan kelemahan tertentu perusahaan dan kemungkinan pemimpin
salah.

2. pukul yang lain dan lari : apabila perusahaan berhasil karena ia menjadi pionir sebuah
produk yang bener-bener sukses, maka perusahaan tersebut memiliki kecendurungan untuk
mencari produk superior lain yang memastikan terjadinya pertumbuhan dan kemakmuran.

3. bertempur : memasuki suatu pertempuran bersemangat dengan perusahaan lain untuk suatu
peningkatan pada pangsa pasar mungkin memang menaikkan pendapatan penjualan, tetapi
biaya-biaya iklan, promosi, r&d dan pemanufakturan yang tinggi justru lebih dari apa yang
diperoleh.

4. lakukan apa saja : ketika dihadang dengan beberapa peluang menarik, manajemen
cenderung mengambil semuanya. pada awalnya, perusahaan mungkin saja memiliki sumber
daya yang cukup untuk mengembangkan setiap ide ke setiap proyek, tetapi kebutuhan akan
sumber daya yang besar bagi setiap proyek dengan segera akan menghabiskan uang, waktu
dan tenaga yang ada.

5. kehilangan tangan : perusahaan dapat saja telah menanam investasi yang begitu banyak
pada suatu strategi tertentu, yang manajemen puncak justru tidak bersedia bahwa strategi
tersebut tidak berhasil

Pertanyaan :
Apakah mungkin bagi sebuah perusahaan tradisional untuk terlalu tergantung pada internet?
Jelaskan?

Jawaban :
Ya, pada era globalisasi saat ini, perusahaan harus bisa menetukan strategi yang akan dipakai
dalam meningkatkan penjualannya. Dalam hal ini, internet memungkinkan para penjual
(perusahaan) tradisional untuk mengindentifikasi para pelanggan dan untuk mengumpulkan
sejumlah informasi mengenai pola pembelian mereka yang belum pernah diketahui
sebelumnya.
Strategi dengan basis internet ini dapat menempatkan perusahaan tradisional pada kerugian
biaya yang signifikan sehingga mendorong tercapainya daya saing strategis dan juga dapat
menghasilkan laba di atas rata-rata.

apa yang dimaksud dengan starategi pembedaan (differentiation strategy) ???? berikan contoh
perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut !!!!!

jawaban ;
starategi pembedaan (differentiation strategy) adalah suatu perusahaan dimana perusahaan
tersebut menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal
penting bagi mereka.
contoh;
ambil saja contoh yaitu operator telekomunikasi di indonesia, telkomsel dan indosat. dimana
mereka saling berlomba merebut hati para pengguna telepon seluler dengan produk dan
promo-promo yang unik dan menarik tentunya. semisal telkomsel dengan produk
unggulannya kartu AS dan simpati, keduanya menawarkan promo yang menarik seperti
simpati dengan promo jagoan nelpon dimana pelanggan akan langsung mendapatkan gratis
300 menit nelpon ke sesama operator dan 300 sms gratis untuk semua operator sampai pukul
17.00 setelah nelpon hingga Rp 4000 serta ada juga talk mania yang berbiaya Rp 2000
setelah itu garatis nelpon sampai pukul 17.00. untuk kartu AS sendiri menawarkan promo
Jagoan Serbuuu yang menyediakan 2 paket, yakni Paket SMS Jagoan Serbuuu berupa gratis
1.000 SMS ke semua operator dan Paket Nelpon Jagoan Serbuuu yang memberikan gratis
nelpon ke sesama pengguna Telkomsel selama 100 menit. pelanggan Kartu As dapat
membeli paket murah seharga Rp 1.000 paling lambat pukul 17.00, cukup dengan menekan
*100#.
sedangkan untuk produk indosat yaitu IM3 menawarkan berbagai macam promo yang tak
kalah unik dan menarik, yaitu bagi pelanggan IM3 sekarang bisa mendapatkan 10 sms gratis
jika anda mengirim 10 sms biasa dalam satu hari yang sama. Promo ini disebut juga Indosat
M3 Raja SMS 10 4 10 alias sepuluh buat sepuluh. selain itu untuk telpon sendiri IM3 ada
promo yaitu IM3 mengenakan biaya Rp 40 untuk setiap panggilan telepon dan pesan singkat
(SMS).
How many Strategic Analysis in Business Unit Strategy?. Then explain abot those analysis!.

Answer:

This is all about the analysing the strength of businesses‟ position and understanding the
important external factors that may influence that position. The process of Strategic Analysis
can be assisted by a number of tools, including:

PEST Analysis – a technique for understanding the “environment” in which a business


operates
Scenario Planning – a technique that builds various plausible views of possible futures for a
business.

Five Forces Analysis – a technique for identifying the forces which affect the level of
competition in an industry
Market Segmentation – a technique which seeks to identify similarities and differences
between groups of customers or users.

Directional Policy Matrix – a technique which summarises the competitive strength of a


businesses operations in specific markets.

Competitor Analysis – a wide range of techniques and analysis that seeks to summarise a
businesses‟ overall competitive position.

Critical Success Factor Analysis – a technique to identify those areas in which a business
must outperform the competition in order to succeed.

SWOT Analysis – a useful summary technique for summarising the key issues arising from
an assessment of a businesses “internal” position and “external” environmental influences.

apa yang dimaksud dengan starategi pembedaan (differentiation strategy) ???? berikan contoh
perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut !!!!!

jawaban ;
starategi pembedaan (differentiation strategy) adalah suatu perusahaan dimana perusahaan
tersebut menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal
penting bagi mereka.
contoh;
ambil saja contoh yaitu operator telekomunikasi di indonesia, telkomsel dan indosat. dimana
mereka saling berlomba merebut hati para pengguna telepon seluler dengan produk dan
promo-promo yang unik dan menarik tentunya. semisal telkomsel dengan produk
unggulannya kartu AS dan simpati, keduanya menawarkan promo yang menarik seperti
simpati dengan promo jagoan nelpon dimana pelanggan akan langsung mendapatkan gratis
300 menit nelpon ke sesama operator dan 300 sms gratis untuk semua operator sampai pukul
17.00 setelah nelpon hingga Rp 4000 serta ada juga talk mania yang berbiaya Rp 2000
setelah itu garatis nelpon sampai pukul 17.00. untuk kartu AS sendiri menawarkan promo
Jagoan Serbuuu yang menyediakan 2 paket, yakni Paket SMS Jagoan Serbuuu berupa gratis
1.000 SMS ke semua operator dan Paket Nelpon Jagoan Serbuuu yang memberikan gratis
nelpon ke sesama pengguna Telkomsel selama 100 menit. pelanggan Kartu As dapat
membeli paket murah seharga Rp 1.000 paling lambat pukul 17.00, cukup dengan menekan
*100#.

apa yang dimaksud dengan starategi pembedaan (differentiation strategy) ???? berikan contoh
perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut !!!!!

jawaban ;
starategi pembedaan (differentiation strategy) adalah suatu perusahaan dimana perusahaan
tersebut menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal
penting bagi mereka.
contoh;
ambil saja contoh yaitu operator telekomunikasi di indonesia, telkomsel dan indosat. dimana
mereka saling berlomba merebut hati para pengguna telepon seluler dengan produk dan
promo-promo yang unik dan menarik tentunya. semisal telkomsel dengan produk
unggulannya kartu AS dan simpati, keduanya menawarkan promo yang menarik seperti
simpati dengan promo jagoan nelpon dimana pelanggan akan langsung mendapatkan gratis
300 menit nelpon ke sesama operator dan 300 sms gratis untuk semua operator sampai pukul
17.00 setelah nelpon hingga Rp 4000 serta ada juga talk mania yang berbiaya Rp 2000
setelah itu garatis nelpon sampai pukul 17.00. untuk kartu AS sendiri menawarkan promo
Jagoan Serbu, dimana promo ini menawarkan 2 paket menarik, yaitu jagoan serbu sms,
pelanggan akan mendapatkan gratis sms 1000 ke semua operator dan jagoan serbu nelpon,
pelanggan akan mendapatkan gratis nelpon selama 100 menit ke sesama pelanggan
telkomsel. Pendaftaran ini hanya berbiaya Rp 1000 dengan cukup menekan *100#, paling
lambat pukul 17.00.
sedangkan untuk produk indosat yaitu IM3 menawarkan berbagai macam promo yang tak
kalah unik dan menarik, yaitu bagi pelanggan IM3 sekarang akan mendapatkan 10 sms gratis
setelah melakukan 10 sms berbiaya, promo ini juga disebut 10 4 10 atau sepuluh buat
sepuluh. selain itu untuk telpon sendiri IM3 mengeluarkan promo, Rp 40/menit.

Q: Berikan contoh perusahaan yang dapat menggunakan strategi fokus dan berikan
alasannya!

A: Adalah sebuah perusahaan ISP (Internet Service Provider) dapat menggunakan strategi
fokus. Di sini perusahaan ISP akan lebih memfokuskan pemasaran ke segmen pasar tertentu
seperti perusahaan, industri, atau institut pendidikan yang menengah ke atas yang
membutuhkan jasa internet yang jauh lebih baik dibandingkan yang ada (Telkom, Indosat,
XL). Mengapa? Karena pasar tersebut masih sangat luas untuk dikembangkan disebabkan :
butuh skill karyawan yang tinggi baik dalam hal hardware maupun software networking,
kebutuhan atas jaringan yang stabil dan cepat. Di sini perusahaan ISP tidak hanya
menawarkan sambungan internet namun juga aplikasi-aplikasi lainnya seperti CCTV,
fingerprint protection, e-mail/sistem informasi antar karyawan. Jadi disimpulkan bahwa
perusahaan ISP dapat menggunakan startegi fokus yang bersegmentasi pada industri,
perusahaan, atau institut pendidikan menengah ke atas. Dalam hal ini juga perlu dilakukan
strategi pembedaan seperti customer service 24 jam yang sigap melayani dan monitoring
network serta pengadaan sambungan backup. Kadangkala masalah yang terjadi di layanan
internet adalah anjloknya bandwith sehingga memperlambat koneksi. Sudah seharusnya
perusahaan yang ada menanggapi masalah tersebut sehingga menjadi pembeda.
Pertanyaan :
Secara umum, kinerja perusahaan anak Bank BNI mengalami penurunan pada saat krisis
melanda Indonesia, namun menunjukkan perbaikan setelah krisis. Kinerja perusahaan anak
masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makro yang kurang kondusif. Oleh karena itu Unit
Pengelolaan Perusahaan Anak perlu merumuskan kembali strategi dalam mengelola
perusahaan anak agar dapat tetap memberikan kontribusi laba yang optimal bagi Bank BNI.
Strategi apa yang di ambil perusahaan anak Bank BNI?

Jawaban :
Berdasarkan hasil kesimpulan, selanjutnya dalam rangka meningkatkan kinerja Unit
Pengelolaan Perusahaan Anak, maka dapat disarankan sebagai berikut: (1) Menata investasi
dengan pola: (a) Mengembangkan perusahaan anak pada bisnis keuangan yang secara legal
tidak dapat dimasuki Bank BNI, (b) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak yang
bisnisnya sama dengan bank BNI, (c) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak minoritas
kecuali perusahaan anak yang mendukung bisnis Bank BNI dan penyertaan minoritas dengan
suara khusus, (d) Mendirikan perusahaan anak baru yang bergerak di bidang jasa keuangan
non Bank, (2) Meningkatkan sinergi usaha, baik antara Bank BNI dengan perusahaan, antar
perusahaan anak dan sinergi usaha dengan pihak luar. (3) Mengembangkan produk dan skala
usaha perusahaan anak melalui peningkatan investasi, sehingga return on investment yang
akan diterima akan lebih besar dari biaya investasi yang dikeluarkan, (4) Meningkatkan
kompetensi Sumber Daya Manusia Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dengan melalui
pendidikan khusus di bidang sekuritas, asuransi dan profesi lainnya serta mengikuti seminar –
seminar yang terkait dengan bisnis usaha perusahaan anak, (5) Menyusun sistem pelaporan
keuangan perusahaan anak yang terhubung dengan sistem pelaporan Bank BNI, sehingga
proses pelaporan dan pelaksanaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dapat lebih efisien, (6)
Mengimplementasikan Buku Pedoman Perusahaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak secara
keseluruhan serta mengoptimalkan fungsi Komisaris perusahaan anak sebagai bagian dari
early warning system, (7) Melengkapi struktur organisasi dengan unit kontrol internal sebagai
unit independen yang memonitor pelaksanaan fungsi Unit Pengelolaan Perusahaan Anak
sebagai pengelola perusahaan anak Bank BNI.

Pertanyaan :
Secara umum, kinerja perusahaan anak Bank BNI mengalami penurunan pada saat krisis
melanda Indonesia, namun menunjukkan perbaikan setelah krisis. Kinerja perusahaan anak
masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makro yang kurang kondusif. Oleh karena itu Unit
Pengelolaan Perusahaan Anak perlu merumuskan kembali strategi dalam mengelola
perusahaan anak agar dapat tetap memberikan kontribusi laba yang optimal bagi Bank BNI.
Strategi apa yang di ambil perusahaan anak Bank BNI?

Jawaban :
Berdasarkan hasil kesimpulan, selanjutnya dalam rangka meningkatkan kinerja Unit
Pengelolaan Perusahaan Anak, maka dapat disarankan sebagai berikut: (1) Menata investasi
dengan pola: (a) Mengembangkan perusahaan anak pada bisnis keuangan yang secara legal
tidak dapat dimasuki Bank BNI, (b) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak yang
bisnisnya sama dengan bank BNI, (c) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak minoritas
kecuali perusahaan anak yang mendukung bisnis Bank BNI dan penyertaan minoritas dengan
suara khusus, (d) Mendirikan perusahaan anak baru yang bergerak di bidang jasa keuangan
non Bank, (2) Meningkatkan sinergi usaha, baik antara Bank BNI dengan perusahaan, antar
perusahaan anak dan sinergi usaha dengan pihak luar. (3) Mengembangkan produk dan skala
usaha perusahaan anak melalui peningkatan investasi, sehingga return on investment yang
akan diterima akan lebih besar dari biaya investasi yang dikeluarkan, (4) Meningkatkan
kompetensi Sumber Daya Manusia Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dengan melalui
pendidikan khusus di bidang sekuritas, asuransi dan profesi lainnya serta mengikuti seminar –
seminar yang terkait dengan bisnis usaha perusahaan anak, (5) Menyusun sistem pelaporan
keuangan perusahaan anak yang terhubung dengan sistem pelaporan Bank BNI, sehingga
proses pelaporan dan pelaksanaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dapat lebih efisien, (6)
Mengimplementasikan Buku Pedoman Perusahaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak secara
keseluruhan serta mengoptimalkan fungsi Komisaris perusahaan anak sebagai bagian dari
early warning system, (7) Melengkapi struktur organisasi dengan unit kontrol internal sebagai
unit independen yang memonitor pelaksanaan fungsi Unit Pengelolaan Perusahaan Anak
sebagai pengelola perusahaan anak Bank BNI.

Pertanyaan :
Secara umum, kinerja perusahaan anak Bank BNI mengalami penurunan pada saat krisis
melanda Indonesia, namun menunjukkan perbaikan setelah krisis. Kinerja perusahaan anak
masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makro yang kurang kondusif. Oleh karena itu Unit
Pengelolaan Perusahaan Anak perlu merumuskan kembali strategi dalam mengelola
perusahaan anak agar dapat tetap memberikan kontribusi laba yang optimal bagi Bank BNI.
Strategi apa yang di ambil perusahaan anak Bank BNI?

Jawaban :
Berdasarkan hasil kesimpulan, selanjutnya dalam rangka meningkatkan kinerja Unit
Pengelolaan Perusahaan Anak, maka dapat disarankan sebagai berikut: (1) Menata investasi
dengan pola: (a) Mengembangkan perusahaan anak pada bisnis keuangan yang secara legal
tidak dapat dimasuki Bank BNI, (b) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak yang
bisnisnya sama dengan bank BNI, (c) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak minoritas
kecuali perusahaan anak yang mendukung bisnis Bank BNI dan penyertaan minoritas dengan
suara khusus, (d) Mendirikan perusahaan anak baru yang bergerak di bidang jasa keuangan
non Bank, (2) Meningkatkan sinergi usaha, baik antara Bank BNI dengan perusahaan, antar
perusahaan anak dan sinergi usaha dengan pihak luar. (3) Mengembangkan produk dan skala
usaha perusahaan anak melalui peningkatan investasi, sehingga return on investment yang
akan diterima akan lebih besar dari biaya investasi yang dikeluarkan, (4) Meningkatkan
kompetensi Sumber Daya Manusia Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dengan melalui
pendidikan khusus di bidang sekuritas, asuransi dan profesi lainnya serta mengikuti seminar –
seminar yang terkait dengan bisnis usaha perusahaan anak, (5) Menyusun sistem pelaporan
keuangan perusahaan anak yang terhubung dengan sistem pelaporan Bank BNI, sehingga
proses pelaporan dan pelaksanaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dapat lebih efisien, (6)
Mengimplementasikan Buku Pedoman Perusahaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak secara
keseluruhan serta mengoptimalkan fungsi Komisaris perusahaan anak sebagai bagian dari
early warning system, (7) Melengkapi struktur organisasi dengan unit kontrol internal sebagai
unit independen yang memonitor pelaksanaan fungsi Unit Pengelolaan Perusahaan Anak
sebagai pengelola perusahaan anak Bank BNI.
Pertanyaan:
Pada jenis strategi tingkat bisnis terdapat strategi keunggulan biaya, sebutkan 5 produk yang
secara nyata ada dipasaran yang memenuhi strategi ini?!

Jawaban:
5 produk tersebut:
1. HP Esia
2. Laptop Acer
3. Hp keluaran China
4. Mobil nano asal india
5. Berbagai produk kw asal China

Soal
McDodol adalah sebuah perusahaan USA yang bergerak di bidang restoran cepat saji dengan
produk utama olahan ayam. McDodol menguasai 35% pangsa pasar industry junk food di
seluruh dunia. Outlet-outlet di luar negeri menyumbang 57% pendapatan perusahaan. Outlet-
outlet tersebut sebagian besar berada di Asia timur, tenggara, serta Amerika Latin. Menu
fried chicken dan burger merupakan menu yang paling sering dikonsumsi konsumen,
terutama untuk konsumen di Asia. Departemen litbang berperan sangat baik dalam
meningkatkan pangsa pasar McDodol. Pesaing utama McDodol adalah Kentungki Fried
Chicken (KFC) yang menguasai 45% industry global dengan kekuatan pada menu fried
chicken.
Indonesia adalah negara yang menerapkan regulasi pajak yang longgar untuk perusahaan
asing. Konsumsi masyarakat akan ayam cepat saji mencapai 9% dari pendapatan industry
secara keseluruhan. KFC telah mempunyai 13 outlet di Purwokerto, sedangkan McDodol
baru memiliki 3 outlet. Pertumbuhan industry sebesar 48% dari tahun sebelumnya.
Rumuskan strategi yang relevan untuk Mcdodol berdasarkan tipe-tipe strategi yang anda
ketahui?

Jawaban
Strategi yang dapat diambil oleh McDodol pertama adalah dengan melakukan pengembangan
pasar. Pertumbuhan industry yang relative tinggi dan regulasi yang murah merupakan
peluang yang sangat baik untuk melakukan pengembangan pasar. McDodol dapat menambah
jumlah outletnya di Purwokerto untuk menyaingi dominasi KFC, yang ditunjang dengan
kemungkinan kejenuhan konsumen akan menu KFC yang telah mendominasi pasar dalam
kurun waktu yang cukup lama. Persepsi konsumen yang positif terhadap brand McDodol
sebagai outlet cepat saji yang lezat, juga menjadi potensi lebih untuk merebut konsumen KFC
di Purwoketo yang mulai jenuh. McDodol tidak perlu membuka outlet dengan jumlah yang
melebihi outlet KFC karena hanya akan mengakibatkan pemborosan sumber daya. Outlet
baru hanya ditambah dengan jumlah yang efisien dengan tujuan mempermudah akses
pemasaran ke konsumen potensial.
Kedua, kemampuan litbang yang baik serta brand minded yang baik di benak konsumen
dapat menjadi modal yang baik bagi McDodol untuk melakukan pengembangan produk guna
meraih kepemimpinan harga. Tren konsumen asia yang mulai meyukai menu-menu eropa
seperti sandwich dapat dimanfaatkan oleh McDodol dengan mengkreasi menu-menu
sandwich gourmet yang tidak hanya berbahan baku daging ayam, namun juga terdapat
pilihan lain seperti beef, yang berkesan eksklusif namun dapat diperoleh dengan harga yang
relative terjangkau, sekaligus menghindari persaingan menu fried chicken yang cenderung
sudah sangat akrab dengan KFC. Inovasi produk juga dapat dilakukan dengan menyediakan
menu-menu pilihan lain seperti hidangan penutup yaitu es krim yang dipadu dengan buah-
buahan dan coklat serta ice cone yang sejauh ini masih belum dimiliki oleh KFC.

Pertanyaan:
apa yang dimaksud dengan sementasi pasar dan berikan contohnya?!
Jawaban:
Segmentasi pasar merupakan proses membagi-bagi pasar kedalam kelompok-kelompok
pasar, dimana dalam satu kelompok memiliki kebutuhan yagn relatif sama. Sehingga disini
proses pembagian pasar ini atas dasar kesamaan kebutuhan.
Gunanya, agar perusahaan mampu mendesign marketing mix yang „pas‟ sesuai dengan
kebutuhan individu yang ada dalam segmen yang dipilih. Segmen pasar berisi individu,
kelompok, atau organisasi yang memiliki satu atau lebih kesamaan karakter– yang berarti
memiliki tingkat kesamaan kebutuhan.
Contohnya adalah susu, dapat dibagi menjadi untuk dewasa dan anak-anak bahkan akhir-
akhir ini banyak sekali segmentasi pada produk susu kalengan.

Pertanyaan:
apakah yang dimaksud dengan segmentasi pasar dan berikan contohnya?!
Jawaban:
Segmentasi pasar merupakan proses membagi-bagi pasar kedalam kelompok-kelompok
pasar, dimana dalam satu kelompok memiliki kebutuhan yagn relatif sama. Sehingga disini
proses pembagian pasar ini atas dasar kesamaan kebutuhan.
Gunanya, agar perusahaan mampu mendesign marketing mix yang „pas‟ sesuai dengan
kebutuhan individu yang ada dalam segmen yang dipilih. Segmen pasar berisi individu,
kelompok, atau organisasi yang memiliki satu atau lebih kesamaan karakter– yang berarti
memiliki tingkat kesamaan kebutuhan.
Contohnya pada produk susu kalengan, banyak sekali segmentasi produk nya yaitu untuk
anak-anak, remaja, dewasa, orang tua bahkan untuk ibu hamil.

Pertanyaan :
Bagaimana trik atau cara yang harus dilakukan oleh perusahaan yang menerapkan strategi
keunggulan biaya agar mereka tetap mendapatkan laba yang tinggi?
Jawaban :
Disini perusahaan harus menekan biaya mereka melalui investasi dalam fasilitas berskala
efisien, pengendalian ketat atas biaya dan overhead, serta minimalisasi biaya dalam berbagai
bidang, termasuk pelayanan, tenaga penjualan serta penelitian dan pengembangan. Namun
perusahaan juga harus berhati-hati untuk tidak mengabaikan sumber pembedaan (misalnya :
desain inovatif, pelayanan purna jual, kualitas produk, dan lainnya) yang dinilai konsumen.
Pertanyaan :

Jelaskan alasan mengapa strategi diferensiasi merupakan salah satu strategi yang ampuh
dalam pemasaran :

Jawaban :

-Diferensiasi akan memperpanjang siklus hidup produk

Suatu produk pasti akan mengalami siklus decline atau penurunan. Jadi, pada prinsipnya
sebelum terjadi penurunan di dalam pemasaran produk atau jasa kita, perlu dilakukan
diferensiasi supaya penjualan di dalam pemasaran kita meningkat kembali.

-Diferensiasi akan membuat produk atau jasa kita lebih diingat oleh konsumen

Diferensiasi akan membuat produk atau jasa kita lebih melekat di benak konsumen. Sebagai
informasi, perbedaan yang ada pada produk maupun jasa kita, akan membuat konsumen lebih
mudah untuk mengingat produk atau jasa yang kita pasarkan karena adanya point of interest
yang kita miliki, yaitu keunikan yang tidak dimiliki oleh produk atau jasa yang lain.

Bagi para marketing, keuntungan yang akan diperoleh adalah mereka menjadi lebih percaya
diri dalam memasarkan produknya. Dikatakan lebih percaya diri karena dengan adanya
keunikan tersebut, para marketing akan dapat menjelaskan produk atau jasa mereka dengan
lebih mudah dan hal tersebut juga akan lebih menarik bagi konsumen.

Pada dasarnya, segala sesuatu yang unik dan tidak dimiliki oleh produk maupun jasa lain
akan merupakan suatu hal yang selalu memancing rasa ingin tahu konsumen. Berbekal rasa
ingin tahu tersebut, konsumen akan tertarik untuk mengetahui produk atau jasa tersebut
dengan lebih dalam dan biasanya, pada akhirnya konsumen akan tertarik untuk mencoba
mengkonsumsi produk atau jasa tersebut.

-Diferensiasi akan membuat produk atau jasa kita terlihat lebih baik dibandingkan dengan
produk atau jasa yang lain

Dengan adanya keunikan yang kita miliki, maka produk kita akan terlihat lebih baik
dibandingkan produk lain, karena keunikan tersebut adalah nilai tambah dari produk atau jasa
yang kita pasarkan.

Suatu produk atau jasa yang memiliki bentuk dan keunggulan yang relatif sama dengan
produk atau jasa lain biasanya akan terlihat biasa saja di mata konsumen, karena pada
prinsipnya, konsumen sering merasa jenuh dengan penawaran produk atau jasa yang
keunggulannya relatif sama dengan yang lain.

Dengan adanya keunikan atau perbedaan yang menarik dari produk atau jasa kita, maka hal
tersebut akan membuat konsumen memiliki persepsi bahwa produk atau jasa yang kita
hasilkan lebih baik dibandingkan dengan yang lain. Dengan persepsi tersebut, maka pada
konsumen juga akan lebih tertarik untuk mencoba menggunakan produk atau jasa yang
dihasilkan oleh perusahaan kita dibandingkan produk atau jasa yang lain.
-Diferensiasi akan membuat nilai jual dari produk atau jasa yang kita pasarkan menjadi lebih
tinggi

Keunikan produk atau jasa yang dimiliki bisa merupakan asset yang berharga bagi kita.
Dengan keunikan produk atau jasa tersebut, kita dapat menjual produk atau jasa kita dengan
harga yang lebih tinggi. Dikatakan bahwa kita dapat menjual produk kita dengan harga yang
lebih tinggi karena dengan keunikan yang kita miliki, kita dapat dengan percaya diri
mengatakan kepada konsumen bahwa hal yang dimiliki oleh kita tidak dimiliki oleh produk
atau jasa yang lain.

Jadi, dengan kata lain, kita bisa mempromosikan bahwa harga yang kita pasarkan merupakan
suatu hal yang wajar karena konsumen bisa menikmati keunikan yang tidak dimiliki oleh
produk atau jasa yang lain.

Soal:
Bagaimana perusahaan yang telah menerapkan sistem TQM untuk meningkatkan nilai produk
dan produktivitas beserta contohnya?
Jawaban:
Kualitas yang dikembangkan menitiberatkan perhatian konsumen pada peningkatan kinerja,
kegunaan dan reliabilitas produk. Hal ini memungkinkan perusahaan mencapai pembedaan
dan harga yang lebih tinggi serta pangsa pasar. Penekanan pada kualitas atas teknik produksi
akan menekan biaya manufakatur dan pelayanan melalui penghematan dalam pengulangan
kerja (rework), produk yang tidak dapat digunakan (scrap) dan biaya garansi. Ini merupakan
keunggulan biaya. Dengan demikian, program TQM mengintegrasikan aspek-aspek
pembedaan dan keunggulan biaya.
Schlitz Brewing Co, menemukan biaya akibat tidak menjaga kualitas. Di awal tahin 1970an,
schlitz merupakan produsen bir kedua terbesar setelah Anheuser-Busch. Kemudian
perusahaan ini memulai program yang memfokuskan penekanan biaya. Misalnya perusahaan
mengurangi kualitas bahan tambahan (ingredients) dengan berpindah ke sirup jagung dan hop
pellet serta mengurangi siklus pembuatan bir hingga 50%. Dalam jangka pendek, perubahan
ini meningkatkan kinerja finansial perusahaan sebagaimana diukur dengan pengembalian
terhadap aktiva. Setelah itu konsumen menyadari buruknya produk tersebut dan schlitz
kehilangan pangasa pasarnya. Di tahun 1980 penjualannya turun 40 persen dan harga
sahamnya turun dari $69 menjadi $5. akhirnya perusahaan ini di jual.
Sebagaimana strategi tingkat bisnis lainnya, ada resiko yang berhubungan dengan
penggunaan strategi biaya rendah/perbedaan terintegrasi.
Pertanyaan :
Bagaimana penerapan strategic intent dan strategic mission terhadap strategi hibrid
(kombinasi keunggulan biaya dengan strategi pembedaan) yang berguna untuk menciptakan
nilai bagi konsumen?
Jawaban :
Pada setiap perumusan strategi yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi perusahaan,
adanya strategic intent dan strategic mission akan sangat diutamakan. Hal tersebut tidak lepas
dari tujuan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas melalui persaingan antar
perusahaan dalam mendapatkan konsumen dalam lingkungan persaingan global.
Dalam peningkatan konsumen, perusahaan juga mempertimbangkan jenis, pola, tingkah atau
perilaku dan kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, pada setiap sub pelaksanaannya perlu
dilibatkan kekuatan intent and mission perusahaan.
Lingkuangan global sangatlah tidak lepas dari persaingan, dan bagaimana perusahaan dapat
bertahan karena adanya konsumen. Siapa, apa dan bagaimana konsumen tentu saja sangat
berpengaruh terhadap kondisi ini. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

Terdapat perbedaan kelompok konsumen yang mengakibatkan perusahaan sulit untuk


mengindentifikasi segmentasi pasar. Namun dalam kondisi perekonomian global ini,
perusahaan semakin mahir dalam mengindentifikasi perbedaan antara kebutuhan dan
preferensi konsumen. Hal tersebut tentu saja tidak lepas dari usaha perusahaan dalam
menerapkan strategi intent dan mission yang ditunjukkan oleh keinginan perusahaan
pengklasifikasi kelompok relevan bersaing yang memilki kebutuan dan preferensi unik,
karena dengan adanya pengklasifikasian tersebut perusahaaan akan semakin mudah
menciptakan produk sesuai tujuan perusahaan, misi perusahaan dan kebutuhan konsumen
sesuai tingkat preferensi masing-masing.

Perusahaan terus-menerus memberikan nilai yang semakin bertambah kepada konsumen


seringkali mencapai daya saing dan laba tinggi. Untuk memungkinkan penyediaan nilai
ekstra, perusahaan harus memperhatikan keinginan konsumen Hal tersebut dapat dilakukan
dengan penerapan strategic intent dan mission yang menyiratkan kemampuan dan kebutuhan
produk yang diperlukan konsumen untuk masa sekarang dan yang akan datang. Sehingga,
sangat tidak dimungkinkan kesulitan dan kerugian yang akan muncul karena walaupun
kebutuhan konsumen tercapai tapi itulah yang menjadi misi dan tujuan perusahaan.

Perusahaan sangat perlu menetukan kompetensi inti untuk digunakan dalam memenuhi
kebutuhan konsumen. Hal tersebut sangat jelas bahwa strategic intent dan mission sangat
deperlukan untuk pengoptimalan kompetemsi inti tersebut agar perusahaan dapa menciptakan
competitive advantages.

Soal :
Upaya apakah yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan global untuk meningkatkan daya
saing strategi & memperoleh laba perusahaan di atas rata-rata? Berikan contohnya!

Jawaban :
Perusahaan harus mampu menganalisis lingkungan eksternal,mengidentifikasi peluang-
peluang yang terdapat di dalam lingkungan bisnis, menetukan Sumber daya dan kapabilitas
internal yang menajadi kompetensi inti,dan mampu memilih strategi tingkat-bisnis yang tepat
serta tindakan-tindakannya dalam mengimplementasikan strategi yang dipilh.
Contoh :
Pada Perusahaan-perusahaan manufaktur PC Taiwan, mereka berusaha mempertahankan
posisis pangsa pasarnya yang menempati urutan ketiga di pasaran dunia setelah Ameriaka
Serikat dan jepang. segmen harga rendah dari PC ditargetkan oleh banyak perusahaan
manufaktur PC Taiwan sebagai suatu strategi tingkat-bisnis, dimana perusahaan tersebut
mengeksploitasi keunggulan kompetitif dari struktur biaya yang rendah, mereka mensupplier
bahan baku murah dari Cina untuk memperoleh biaya produk yang murah sehingga
perusahaan-perusahaan Taiwan berani menawarkan produk dengan harga yang murah dan
bersaing, hal ini mampu meningkatkan penjualan di pasaran dunia dan sebagai upaya untuk
tetap memepertahankan posisi pangsa pasar dunia. Strategi mengembangkan keunggulan
kompetitif yang dimiliki perusahaan, dilakukan oleh perusahaan Taiwan untuk bersaing di
pasaran global pada abad 21 ini.

Pertanyaan:
Jelaskan model strategi korporasi!

Jawaban:
Model strategi korporasi yang dipakai adalah portofolio bisnis, sbb:
1. Strategi Portofolio
Strategi portofolio adalah tipe strategi tingkat perusahaan yang berhubungan dengan bauran
antara unit-unit bisnis dan lini-lini produk yang sesuai satu sama lain dalam cara-cara yang
masuk akal sehingga memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.
2. Matriks BCG
Matriks BCG (Boston Consulting Group) mengorganisir bisnis-bisnis dalam dua dimensi
yaitu pertumbuhan bisnis dan pangsa pasar.
- Tingkat kebutuhan bisnis berkaitan dengan seberapa cepat industri mengalami peningkatan.
- Pangsa pasar mendefinisikan apakah sebuah unit bisnis memiliki pangsa yang lebih kecil
atau lebih besar dibandingkan dengan pesaingnya.

sebutkan salah satu strategi keunggulan biaya yang dilakukan beserta tindakan riil oleh
perusahaan yang ada di dunia !

Strategi :
1). Kedekatan pelanggan dan pemasok
2) persaingan dengan biaya yang rendah melalui sistem pelayanan yang cepat dan efisien
3) Peningkatan fasilitas pemesanan yang merupakan nilai tambah bagi konsumen

Menggunakan sistem informasi untuk mengembangkan hubungan kuat dan kesetiaan


pelanggan dan pemasok.
Amazon.com adalah toko daring yang menjual buku, film, permainan, DVD, CD musik,
perangkat lunak komputer, dan barang-barang lainnya. Amazon.com merupakan toko online
terbesar untuk saat ini. Didirikan pada Mei 1994 di Manhattan oleh Jeff Bezos, seorang
pekerja di D.E. Shaw.
Berikut contoh fasilitas yang ada di situs Amazon.com :

- Review dan informasi rating dari buku yang bersangkutan


- Hanya perlu melakukan satu kali klik di mouse untuk membeli buku
- Search engine untuk memudahkan pencarian buku
Lalu yang menarik lagi dari Amazon.com adalah menawarkan buku dengan harga yang jauh
lebih murah bahkan sampai 50% dari harga pasar. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan
mereka berdiri sendiri dalam arti mereka tidak perlu lagi menyewa showroom ya… seperti
halnya toko-toko buku konvensional. Hal ini merupakan keunggulan kompetitif yang dimiliki
oleh amazon.

Tetapi, mereka juga melakukan efisiensi besar dengan mengurangi stok buku. Jadi mayoritas
kebanyakan buku yang ada di situs mereka tidak ready-stock. Tapi jangan khawatir karena
system mereka memungkinkan mereka memesan buku-buku tersebut dengan cepat, sehingga
costumer tidak terlalu lama untuk menunggu. Yang membedakan situs ini dengan toko2
konvensional lainnya adalah mereka (amazon.com) sengaja mengurangi jumlah uang diam
yang tertanam di stock buku.

Jelaskan mengenai strategi kepemimpinan biaya dan jelaskan pula mengapa strategi
kepemimpinan biaya perlu diterapkan dalam perusahaan !

Jawab:

Strategi kepemimpinan biaya merupakan serangkaian tindakan integratif yang dirancang


untuk memproduksi atau mengirimkan barang-barang atau jasa pada biaya yang paling
rendah, relatif terhadap pesaing, dengan ciri-ciri yang dapat diterima oleh pelanggan. Strategi
kepemimpinan biaya ini sangat penting diterapkan karena apabila sebuah perusahaan
menetapkan biaya yang tinggi pada produk-produknya walaupun dengan kualitas yang tinggi
pula, sedangkan para pelanggan tidak dapat mencapai biaya tersebut maka perusahaan akan
gagal. Apabila perusahaan menetapkan biaya rendah pada produk-produknya tetapi dengan
tingkat kualitas yang rendah pula atau kualitas tersebut tidak dapat diterima oleh
pelanggannya, maka perusahaan pun akan gagal. Oleh sebab itu sebuah perusahaan harus
dapat menerapkan strategi kepemimpinan biaya dengan tingkat biaya rendah dibandingkan
dengan para pesaingnya dan juga memiliki kualitas yang dapat diterima oleh para pelanggan,
tanpa mengabaikan cara-cara diferensiasi yang bernilai bagi pelanggan.

Soal:
Apa yang anda ketahui tentang strategi kepemimpinan biaya? Jelaskan dan berikan
contohnya!

Jawaban:
Strategi kepemimpinan biaya adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk
memproduksi atau mengirimkan barang-barang atau jasa pada biaya yang paling rendah,
relatif terhadap para pesaing, dengan ciri-ciri yang dapat diterima oleh pelanggan.
Perusahaan yang berkomitmen menggunakan strategi ini sering kali mendorong biaya mereka
menjadi lebih rendah memalui investasi dalam fasilitas skala-efisien, biaya ketat, kontrol
overhead dan minimalisasi biaya di bidang-bidang seperti jasa, petugas penjualan, riset dan
pengembangan.
contoh:
Consolidate Stores Inc., mereka ingin mendapatkan laba diatas rata-rata dengan
menggunakan strategi kepemimpinan biaya. Mereka menjual merek-merek terkenal dengan
harga di bawah diskon. Para personil pembelian Consolidate berjalan ke seluruh negara
mencari barang berlebih dan membeli sisa dibawah harga grosir. Perusahaan Consolidate
juga tahu bahwa walaupun menjual produk-produknya dengan harga murah, mereka tetap
memenuhi produk yang berkualitas yang dapat diterima pelanggan. Mereka juga membuka
gerai-gerai dan membeli MacFrugal, peritel terbesar kedua di AS untuk memenuhi dan
melengkapi operasi barang dagangan obral Consolidate.

Bilamana suatu perusahaan menerapkan strategi kepemimpinan biaya, tetapi mengapa justru
banyak perusahaan mengalami kebangkrutan?

Jawab:
Kita dapat menelisik dari awalnya, sebagian besar perusahaan mungkin kurang tepat dalam
menerapkan strategi kepemimpinan biaya. Yang mereka lakukan adalah sekadar mengurangi
biaya serta hanya menjual produk-produknya dengan biaya rendah tapi tanpa kualitas yang
dapat diterima oleh para pelanggannya.
Seharusnya yang dilakukan adalah tetap menekan biaya serendah mungkin serta secara
simultan memenuhi jasa dan produk baru yang diminta para pelanggan. Atau dapat juga
melalui investasi dalam fasilitas skala-efisien, biaya ketat, dan kontrol overhead. Perusahaan
juga tidak sepenuhnya mengabaikan sumber daya diferensial yang dihargai oleh pelanggan.
Karena diperlukan sumber daya dan kapabilitas untuk dapat berhasil dalam penerapan
strategi ini.

Pertanyaan :
Banyak bisnis yang tidak mampu bertahan hingga jangka panjang. Biasanya ini terjadi karena
hanya berpikir untuk menjalankan bisnis sehari-hari, tanpa memperhatikan rencana untuk
masa depan. Jika kita ingin meraih sukses bisnis jangka panjang, kita membutuhkan sebuah
strategi bisnis yang jitu. Dengan melihat visi jangka panjang, maka kita pun terdorong untuk
menjalankan bisnis setiap hari dengan semangat dan arahan yang jelas. Jelaskan langkah-
langkah apa saja yang harus dilakukan dalam menyusun strategi bisnis!

Jawaban:

1. Memahami posisi bisnis Anda sekarang

Lakukan pengamatan bisnis secara internal maupun eksternal, yang terjadi hingga hari ini,
seperti kinerja keuangan, kepuasan pelanggan, staf penjualan, tren pemasaran dan penjualan,
konversi, produktivitas dan lain sebagainya.

Lihatlah pada kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terkait dengan bisnis Anda.
Pahami dengan baik strategi bisnis menjual yang unik dan ideal untuk pelanggan.

Pahami juga lingkungan bisnis, pesaing dan pasar yang Anda bidik. Apakah pangsa pasar
Anda, bagaimana Anda mengharapkan pertumbuhan pasar, dan perubahan apa yang terjadi di
pasar.

Perhatikan juga tren politik, ekonomi, sosial dan teknologi yang bisa berdampak pada bisnis
Anda. Penting bagi Anda untuk bersikap realistis, kritis dan obyektif dalam melakukan
analisis ini.

2. Tujuan bisnis jangka panjang

Tentukan visi jangka panjang untuk bisnis Anda dan identifikasi apa yang ingin dicapai
dalam waktu 5 hingga 10 tahun atau periode yang Anda pilih. Anda mungkin ingin
meningkatkan penjualan dan keuntungan sebesar x%, untuk menciptakan nilai dalam bisnis
Anda, sehingga Anda dapat menjual untuk jumlah tertentu atau mungkin ingin menjaga
bisnis Anda pada kondisi sekarang.

Jika Anda menginginkan pertumbuhan, mungkin strategi bisnis Anda meningkatkan pangsa
pasar, memperluas jangkauan produk, investasi di bidang teknologi, mendapatkan investasi,
mengubah struktur bisnis. Melihat kemana arah tujuan bisnis adalah sebuah kesempatan
untuk menantang status quo dari bisnis Anda, melangkah di luar kebiasaan dan berpikir
kreatif.

3. Cara menuju kesana

Strategi bisnis selanjutnya, identifikasi bagaimana Anda akan meraihnya. Perhatikan pada
setiap bidang bisnis Anda, tentukan perubahan apa yang perlu dilakukan untuk mencapai visi
jangka panjang. Tentukan cara terbaik dalam melaksanakan perubahan. Buat rencana aksi apa
yang harus Anda lakukan dan kapan. Terakhir, mulai terapkan rencana aksi Anda.

4. Review strategi Anda secara berkala

Tinjau strategi jangka panjang secara rutin untuk memastikan apakah rencana itu masih
relevan atau tidak. Memiliki pemikiran yang baik melalui strategi bisnis jangka panjang akan
memberikan Anda dan bisnis Anda berjalan lebih fokus dan terarah. Ini akan membantu
Anda secara signifikan dengan perencanaan bisnis, manajemen waktu dan menjalankan bisnis
Anda dari hari ke hari.

Pertanyaan:

Memilih atau membangun strategi yang tepat bagi perusahaan pada suatu periode waktu
menjadi
kata kunci yang harus dilakukan oleh manajer. Apa sajakah yang harus diperhatikan oleh
seorang manajer dalam memilih konsepsi strategi itu?

Jawaban:

Beberapa pertanyaan dapat digunakan untuk membantu manajer dalam memilih konsepsi
strategi:
Diantara berbagai produk dan jasa yang ditawarkan, mana yang paling khusus (distinctive),
mana yang memberikan keuntungan paling tinggi; siapa di antara pelanggan yang paling
puas; pelanggan atau distributor atau event mana yang memberikan keuntungan tertinggi; dan
aktivitas apa di dalam rantai nilai (value chain) perusahaan yang paling berbeda dan paling
efektif. Selain pertanyaan panduan tersebut di atas, masih ada hal lain yang perlu menjadi
pertimbangan. Pilihan strategi pertumbuhan cenderung mendorong manajer menjadi
kompromis dan inkonsisten. Jika ini berlangsung terus, keunggulan yang dimiliki dapat
terkikis, timbul kebingungan di tingkat pelaksana dan memperlemah motivasi organisasi.
Dalam kondisi seperti ini, kepemimpinan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Diantara
tarik – menarik berbagai kepentingan untuk memilih strategi yang tepat, diperlukan
kerangka pemikiran yang dapat memberikan arahan bagi pembangunan strategi perusahaan.
Strategi perusahaan disesuaikan dengan ukuran dan karakter perusahaan. Perusahaan yang
telah
melakukan diversifikasi bisnis, pada umumnya memiliki dua tingkatan strategi: strategi unit
bisnis (competitive strategy) yang menitik-beratkan pada upaya membangun keunggulan di
setiap bidang usaha yang digeluti, dan strategi korporasi yang menentukan berbagai bisnis
yang
akan diusahakan termasuk pengelolaan keseluruhan portofolio bisnis perusahaan tersebut.
Satu
hal yang perlu dicermati, kompetisi terjadi pada level unit bisnis, perusahaan induk tidak
terlibat
langsung dalam persaingan. Strategi korporasi berpeluang sukses jika memberi perhatian
utama
pada pemeliharaan keunggulan tiap – tiap unit bisnis. Diversifikasi akan menambah biaya
dan
hambatan bagi unit bisnis yang sudah ada. Hambatan dan biaya tersembunyi (hidden costs)
yang
dibebankan kepada unit bisnis, secara terencana harus dapat dikurangi. Pemegang saham
memiliki kesiapan untuk melakukan diversifikasi sendiri dengan memilih portofolio bisnis
yang
resiko dan return-nya sesuai dengan preferensi mereka. Hal ini menandakan strategi korporasi
tidak dapat sukses kecuali ia dapat memberikan tambahan nilai bagi shareholders, dan
industri di
mana unit bisnis baru yang dibentuk memiliki struktur yang mendukung dihasilkannya return
yang lebih tinggi dari biaya modal.

Pertanyaan:
Memilih atau membangun strategi yang tepat bagi perusahaan pada suatu periode waktu
menjadi kata kunci yang harus dilakukan oleh manajer. Apa sajakah yang harus diperhatikan
oleh seorang manajer dalam memilih konsepsi strategi itu?
Jawaban:
Beberapa pertanyaan dapat digunakan untuk membantu manajer dalam memilih konsepsi
strategi:
Diantara berbagai produk dan jasa yang ditawarkan, mana yang paling khusus (distinctive),
mana yang memberikan keuntungan paling tinggi; siapa di antara pelanggan yang paling
puas; pelanggan atau distributor atau event mana yang memberikan keuntungan tertinggi; dan
aktivitas apa di dalam rantai nilai (value chain) perusahaan yang paling berbeda dan paling
efektif. Selain pertanyaan panduan tersebut di atas, masih ada hal lain yang perlu menjadi
pertimbangan. Pilihan strategi pertumbuhan cenderung mendorong manajer menjadi
kompromis dan inkonsisten. Jika ini berlangsung terus, keunggulan yang dimiliki dapat
terkikis, timbul kebingungan di tingkat pelaksana dan memperlemah motivasi organisasi.
Dalam kondisi seperti ini, kepemimpinan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Diantara
tarik – menarik berbagai kepentingan untuk memilih strategi yang tepat, diperlukan kerangka
pemikiran yang dapat memberikan arahan bagi pembangunan strategi perusahaan. Strategi
perusahaan disesuaikan dengan ukuran dan karakter perusahaan. Perusahaan yang telah
melakukan diversifikasi bisnis, pada umumnya memiliki dua tingkatan strategi: strategi unit
bisnis (competitive strategy) yang menitik-beratkan pada upaya membangun keunggulan di
setiap bidang usaha yang digeluti, dan strategi korporasi yang menentukan berbagai bisnis
yang akan diusahakan termasuk pengelolaan keseluruhan portofolio bisnis perusahaan
tersebut. Satu
hal yang perlu dicermati, kompetisi terjadi pada level unit bisnis, perusahaan induk tidak
terlibat langsung dalam persaingan. Strategi korporasi berpeluang sukses jika memberi
perhatian utama pada pemeliharaan keunggulan tiap – tiap unit bisnis. Diversifikasi akan
menambah biaya dan hambatan bagi unit bisnis yang sudah ada. Hambatan dan biaya
tersembunyi (hidden costs) yang dibebankan kepada unit bisnis, secara terencana harus dapat
dikurangi. Pemegang saham memiliki kesiapan untuk melakukan diversifikasi sendiri dengan
memilih portofolio bisnis yang resiko dan return-nya sesuai dengan preferensi mereka. Hal
ini menandakan strategi korporasi tidak dapat sukses kecuali ia dapat memberikan tambahan
nilai bagi shareholders, dan industri di mana unit bisnis baru yang dibentuk memiliki struktur
yang mendukung dihasilkannya return yang lebih tinggi dari biaya modal.