Anda di halaman 1dari 5

Nama : Aliya Citra Damayanti

NPM : 19754001

Progam Studi : Agribisnis Pangan

1. Pasar Monopsoni

 Pasar monopsoni memiliki kekhasan yakni satu pembeli yang menguasai dan banyak
penjual dalam pasar tersebut, sehingga penjual sangat bergantung pada satu pembeli
tersebut dengan beberapa alasan antara lain kondisi dan situasi pasar yang memang
tidak ada pembeli yang antusias, tempat terpencil yang sulit dijangkau, biaya oprasional
yang tinggi dan lainnya. Jadi dengan terpaksa semua penjual menjual hasil produksinya
pada pihak tersebut, pembeli yang menguasai pasar.

Ciri – Ciri Pasar Monopsoni :

 Hanya terdapat satu pembeli


 Harga sesuai dengan keinginan pembeli
 Produk yang diperjual belikan barang mentah
 Pendapatan tidak merata
 Sering terjadi perselisihan

Kelebihan Pasar Monopsoni :


 Kualitas dan mutu barang atau hasil produksi terjamin
 Kreatifitas dan inovasi para penjual akan terasah
 Penentuan harga lebih mudah harga
 Penjual lebih mudah menemukan konsumen atau pembeli
 Alur penjualan lebih mudah diatur

Kekurangan Pasar Monopsoni :


 Pembeli sering melakukan perbuatan yang semena-mena
 Aspirasi penjual tidak pernah didengar
 Masalah ekonomi hanya ditanggung penjual

Contoh Pasar Monopsoni

 Produsen yang memproduksi produk dengan bahan baku kopi kemudian


mereka membeli biji kopi di berbagai perkebunan.
 Pengusaha ternak susu sapi hanya dapat menjual susu sapinya kepada satu penjual
karena didaerahnya hanya terdapat satu penjual.

1. Pasar Oligopsoni

Pasar Oligopsoni adalah suatu bentuk pasar yang di dalamnya terdapat dua atau lebih
pembeli (umumnya pelaku usaha) yang menguasai pasar dalam hal penerimaan
pasokan, atau berperan sebagai pembeli tunggal atas barang/ jasa di dalam suatu pasar
komoditas.

Ciri – Ciri Pasar Oligopsoni :


 Terdapat Beberapa Pembeli
 Umumnya Pembeli Adalah Distributor
 Produknya Adalah Bahan Mentah
 Harga Produk Cenderung Stabil
 Jenis Barang Sedikit
 Pendapatan Merata

Kelebihan Pasar Oligopsoni :

 Di pasar ini, hak-hak produsen terlindungi dengan baik meskipun pembeli berperan
sebagai penguasa. Hal tersebut bisa terpenuhi karena di dalam pasar ini adala
beberapa pembeli, sehingga ketika penjual merasa dirugikan maka ia dapat
berpindah ke pembeli lain.
 Masih berhubungan dengan poin #1, di pasar ini pembeli tidak bisa bertindak
semaunya. Meskipun dapat menentukan harga, pembeli harus menyesuaikan harga
dengan barang yang dibeli agar produsen mau menjual kepadanya.
 Walaupun pasar ini masih belum terorganisir dengan baik, namun pasar ini
umumnya mengedepankan keadilan, menghindari kecurangan, dan tidak
menyalahgunakan kebebasan.

Kekurangan Pasar Oligopsoni :

 Kualitas produk pada pasar ini kurang terjaga dengan baik karena
penjualan cenderung mudah. Produsen kurang memperhatikan kualitas
karena di dalam pasar ini terdapat beberapa pembeli besar dan mudah
menjual produknya sehingga kualitas kurang terjaga.
 Di pasar ini juga cukup rentan terjadi manipulasi dimana beberapa
pembeli melakukan kerjasama memanipulasi keadaan yang dapat
merugian produsen. Biasanya manipulasi ini terjadi karena pembeli ingin
mendapatkan harga yang lebih murah.
 Kemudahan dalam hal jual-beli di pasar ini menimbulkan kekurangan
tersendiri, yaitu kurangnya kreatifitas. Produsen hanya fokus pada
produksi tanpa merasa perlu melakukan inovasi dan kreatifitas terhadap
produk dan bisnis mereka.

Contoh Pasar Oligopsoni :

Contoh dari pasar oligopsoni misalnya pasar wortel di sebuah desa. Di sini petani wortel
ini dapat menjual wortel mereka kepada beberapa pedagang di desanya untuk bisa
dijual kembali ke kota.

2. Pasar Oligopli

Pengertian Pasar Oligopoli adalah suatu pasar dimana di dalamnya terdapat beberapa


produsen/ penjual yang menguasai pasar dengan banyak konsumen atau pembeli.
Ciri – Ciri Pasar Oligopoli :

 Umumnya ada lebih dari dua produsen (tapi kurang dari sepuluh) yang
menguasai pasar ini.
 Jenis produk yang dijual di pasar ini sifatnya homogen dan dapat saling
menggantikan. Misalnya, sabun mandi dengan berbagai pilihan bentuk,
warna, dan aroma.
 Kebijakan produsen utama yang menguasai pasar biasanya akan
berpengaruh terhadap kebijakan produsen lainnya.
 Harga barang di pasar ini cenderung sama atau ada perbedaan kecil.
 Produsen atau penjual baru sangat sulit untuk memasuki pasar ini karena
biasanya produsen lama akan bermain harga untuk lebih menarik
konsumen.
 Dibutuhkan strategi promosi/ iklan serta inovasi secara terus menerus
agar bisa bertahan di pasar ini.

Kelebihan Pasar Oligopoli

 Konsumen dapat memilih produk sesuai dengan keinginannya karena pasar ini
menyediakan banyak pilihan.
 Ketatnya persaingan antar produsen memberikan keuntungan tersendiri bagi
konsumen, yaitu kesadaran produsen tentang pentingnya produk berkualitas dengan
harga terjangkau.
 Umumnya produsen di pasar Oligopoli selalu melakukan inovasi terhadap produk
dan pelayanannya sehingga dengan sendirinya produk akan terus berkembang.

Kekurangan Pasar Oligopoli :

 Produsen baru akan kesulitan untuk masuk ke pasar ini karena persaingannya sangat
ketat.
 Sering terjadi perang harga antar produsen untuk memikat lebih banyak konsumen.
 Memerlukan modal besar untuk melakukan promosi/ iklan secara terus menerus agar
dikenal/ diingat oleh konsumen, dan produknya dapat dibedakan dengan produk dari
produsen lain.
Contoh Pasar Oligopoli :

Contoh pasar oligopoli dapat ditemukan pada perusahaan mobil dan motor,
industri baja, perusahaan semen, alumunium dan produk lain yang mempunyai
distandardisasi.

ht https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pasar-
monopsoni.htmltps://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pasar-oligopsoni.html

https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pasar-oligopoli.html