Anda di halaman 1dari 15

TUGAS MAKALAH EKOLOGI

“SUMBER DAYA ALAM“

DOSEN PEBIMBING:

DR. Dra. Syarifah Miftahul El Jannah, M.Biomed.

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 6

ANGGIE FEBRYANTI PERMANA (P21345119010)


AULIA OKTAVIANI (P21345119015)
DIFFANY SEKAR UMARI (P21345119019)
DANIA OCTAVIA HARISA (P21345119018)
GALANG PERMANA PUTRA WIJAYA (P21345119029)
HANI NURI SHABRINA (P21345119035)
M ARYA DWITAMA (P21345119046)

DIII KESEHATAN LINGKUNGAN

POLITEKKES KEMENKES JAKARTA II


Jl. Hang Jebat III No. 4 No. 8 RT.4 RW.8, Gunung, Kec. Kebayoran baru, Kota
Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

1
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kita haturkan kepada Allah SWT sebab karena
limpahan rahmat serta anugerah dari-Nya kami mampu untuk menyelesaikan
makalah kami dengan judul “Sumber Daya Alam” ini. Shalawat serta salam tidak
lupa selalu kita haturkan untuk junjungan nabi agung kita, yaitu Nabi Muhammad
SAW yang telah menyampaikan petunjukan Allah SWT untuk kita semua, yang
merupakan sebuah pentunjuk yang paling benar yakni Syariah agama Islam yang
sempurna dan merupakan satu-satunya karunia paling besar bagi seluruh alam
semesta.

Terimakasih penulis ucapkan untuk kedua orang tua atas dukungan dan
fasilitas yang mereka berikan pada penulis sehingga bisa menyelesaikan makalah
ini dengan baik.

Selanjutnya dengan rendah hati kami meminta kritik dan saran dari
pembaca untuk makalah ini supaya selanjutnya dapat kami revisi kembali. Karena
kami sangat menyadari, bahwa makalah yang telah kami buat ini masih memiliki
banyak kekurangan.
Kami ucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada setiap pihak
yang telah mendukung serta membantu kami selama proses penyelesaian makalah
ini hingga rampungnya makalah ini.
Demikianlah yang dapat kami haturkan, kami berharap supaya makalah
yang telah kami buat ini mampu memberikan manfaat kepada setiap pembacanya.

Jakarta, Februari 2020

Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................... 2

DAFTAR ISI ...................................................................................................... 3

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 4

1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 4

1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................... 5

1.3 Tujuan .......................................................................................................... 5

BAB II PEMBAHASAN ................................................................................... 6

2.1 Pengertian Sumber Daya Alam ..................................................................... 6

2.2 Pengertian Daya Dukung Sumber Daya Alam .............................................. 7

2.3 Komponen Lingkungan ................................................................................. 8

2.4 Analisa Komponen Lingkungan ................................................................... 11

BAB III PENUTUP ........................................................................................... 13

3.1 Kesimpulan .................................................................................................... 13

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 15

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sumber daya alam merupakan sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk


berbagai kepentingan dan memenuhi kebutuhan hidup manusia agar hidup
lebih sejahtera. Sumber daya alam terdapat di mana saja seperti di dalam
tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya, dimana sumber daya
alam ada yang dapat di perbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui.
Indonesia merupakan negara dengan keragaman sumber daya alam yang
melimpah dengan dilewati oleh garis khatulistiwa yang menjadikan wilayah
Indonesia memiliki iklim tropis, sehingga berdampak pada luasnya hutan
hujan tropis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, selain itu Negara
Indonesia memilik banyak gunung api yang masih aktif berdampak pada
kesuburan tanah, Indonesia juga dihimpit oleh dua samudera menambah
keragamannya sumber hayati yang tersedia. Melimpahnya sumber daya alam
yang tersedia belum banyak dimanfaatkan secara menyeluruh oleh berbagai
pihak. Dimana pembangunan yang semakin meningkat, dan diiringi dengan
bertambahnya jumlah penduduk yang berdampak pada peningkatan
kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya yang semakin meningkat.
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sumbernya,
persebarannya, tujuannya, cara pengolahan dan pemanfaatannya, sifat,
potensi, jenisnya, pembentukannya, nilai ekonomis atau nilai kegunaannya,
bentuknya. Control masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan
pelestarian fungsi lingkungan hidup merupakan hal yang penting. Masalah
penduduk sebenarnya sangat kompleks, banyak sekali aspek yang mencakup
aspek didalamnya, diantaranya aspek pangan, pemukiman, sandang,
pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan lingkungan hidup. Perlu
mendapat perhatian karena dapat berpotensi mempercepat terjadinya

4
kerusakan sumber daya alam. Oleh sebab itu sudah menjadi tanggung jawab
manusia untuk menjaga dan merawat lingkungan alam kita ini.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa itu sumber daya alam?


2. Apa itu daya dukung sumber daya alam?
3. Apa saja faktor yang mendukung sumber daya alam tersebut?
4. Sebutkan komponen yang ada pada lingkungan?
5. Bagaimana cara menganalisa komponen pada lingkungan tersebut?

1.3 Tujuan

1. Untuk menjelaskan pengertian dari sumber daya alam


2. Untuk menjelaskan pengertian dari daya dukung sumber daya alam
3. Untuk menjelaskan faktor yang mendukung sumber daya alam
4. Untuk mengetahui komponen apa saja yang ada pada lingkungan
5. Untuk mengidentifikasi dari analisa komponen lingkungan tersebut

5
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah semua bahan yang dapat ditemukan oleh
manusia dalam alam dan bisa dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya.
Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya adalah hal terpenting yang berupa
benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati).
Kedua jenis sumber daya alam tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan
hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga merupakan sumber daya bagi suatu
negara karena manusia dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi negaranya
dengan cara menjadi tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan
teknologi sehingga bisa meningkatkan perekonomian negara.
Berdasarkan sifatnya jenis-jenis sumber daya alam dibagi menjadi 2:
1. Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui
Adalah Sumber daya alam yang tidak akan pernah habis seperti hewan,
tumbuh-tumbuhan, udara, air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya.
2. Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui
Sumber daya alam jenis ini mempunyai jumlah yang terbatas. Hal ini
dikarenakan proses pembentukannya membutuhkan waktu yang sangat
lama, sehingga digunakan terus menerus akan habis, seperti bahan-bahan
galian atau barang tambang.
Berdasarkan jenisnya sumber daya alam dibagi menjadi 2:
1. Daya Alam Hayati (Biotik)
Sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup yaitu hewan dan
tumbuh-tumbuhan.
Sumber daya alam Hayati dibedakan menjadi 2, yaitu :
* Sumber daya alam yang berasal dari hewan atau binatang seperti telur,
daging, ikan, dan lain sebagainya.

6
* Sumber daya alam nabati adalah SDA yang berasal dari tumbuh-
tumbuhan dan merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai
makanan.
2. Sumber Daya Alam non hayati (abiotik)
Sumber daya alam ini berasal dari benda-benda mati. Seperti tanah, air,
udara, sinar matahari, dan hasil tambang.

2.2 Pengertian Daya Dukung Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah suatu kekayaan yang dimiliki


oleh suatu wilayah tertentu dimana kekayaan yang dimaksud
bisa berarti sumber daya alam berupa benda mati atau pun
sumber daya alam yang sifatnya benda hidup. SDA dapat
digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan-kebutuhan
manusia, namun dalam pemanfaatannya harus dilakukan dengan
cara-cara yang baik jangan sampai merusak ekosistem yang
berada disekitarnya. Dibawah ini penjelasan tentang daya
dukung lingkungan .

Daya dukung lingkungan

Kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan


semua makhluk hidup yang meliputi ketersediaan sumber daya
alam untuk memenuhi kebutuhan dasar dan tersedianya cukup
ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut
daya dukung lingkungan.Keberadaan sumber daya alam di bumi
tidak tersebar merata sehingga daya dukung lingkungan pada
setiap daerah akan berbeda-beda. Di bumi ini, penyebaran
sumber daya alam tidak merata letaknya. Ada bagianbagian
bumi yang sangat kaya akan mineral, ada pula yang tidak. Ada
yang baik untuk pertanian ada pula yang tidak.Oleh karena itu,

7
pemanfaatanya harus dijaga agar terus berkesinambungan dan
tindakan eksploitasi harus dihindari.Pemeliharaan dan
pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan dengan cara
yang rasional antara lain sebagai berikut:

1. Memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui


dengan hati-hati dan efisien, misalnya: air, tanah, dan
udara.
2. Menggunakan bahan pengganti, misalnya hasil metalurgi
(campuran).
3. Mengembangkan metode penambangan dan pemrosesan
yang lebih efisien serta dapat didaur ulang.
4. Melaksanakan etika lingkungan dengan menjaga
kelestarian alam.

Lingkungan secara alami memiliki kemampuan untuk


memulihkan keadaannya, Pemulihan keadaan ini merupakan
suatu prinsip bahwa sesungguhnya lingkungan itu senantiasa arif
menjaga keseimbangannya.
Sepanjang belum ada gangguan “paksa” maka apapun yang
terjadi, lingkungan itu sendiri tetap bereaksi secara seimbang”
Perlu ditetapkan daya dukung lingkungan untuk mengetahui
kemampuan lingkungan menetralisasi parameter pencemar
dalam rangka pemulihan kondisi lingkungan seperti semula.
Apabila bahan pencemar berakumulasi terus menerus dalam
suatu lingkungan, sehingga lingkungan tidak punya kemampuan
alami untuk menetralisasinya yang mengakibatkan perubahan
kualitas. Pokok permasalahannya adalah sejauh mana perubahan
ini diperkenankan.

8
Tanaman tertentu menjadi rusak dengan adanya asap dari
suatu pabrik, tapi tidak untuk sebahagian tanaman lainnya.
Contoh : dengan buangan air pada suatu sungai mengakibatkan
peternakan ikan mas tidak baik pertumbuhannya, tapi cukup
baik untuk ikan lele dan ikan gabus.
Berarti daya dukung lingkungan untuk kondisi kehidupan ikan
emas berbeda dengan daya dukung lingkungan untuk kondisi
kehidupan ikan lelelgabus, Kenapa demikian, tidak lain karena
parameter yang terdapat dalam air tidak dapat dinetralisasi
lingkungan untuk kehidupan ikan emas.

2.3 Komponen Lingkungan

1. Lingkungan biologis
Komponen lingkungan yang pertama adalah lingkungan biologis yang
juga disebut dengan istilah lingkungan biotik. Lingkungan biologis merupakan
semua makhluk hidup yang berada di sekeliling manusia. Menurut ukuran
tubuhnya, makhluk hidup bisa dikelompokkan menjadi 2 yakni makroorganisme
& mikroorganisme. Makroorganisme terdiri dari hewan, tumbuhan dan manusia
itu sendiri.

Sedangkan mikroorganisme terdiri dari bakteri dan organisme pengurai


(detritivor). Selain itu, makhluk hidup bisa diklasifikasikan menjadi 3 menurut
fungsinya yakni produsen, konsumen dan dekomposer. Di bawah ini adalah
penjelasan singkatnya.

 Produsen, merupakan makhluk hidup yang bisa memproduksi atau


menghasilkan makanannya sendiri. Produsen disebut juga dengan organisme
autotrof. Makhluk hidup yang termasuk produsen adalah tumbuhan.
 Konsumen, yakni makhluk hidup yang tidak bisa menghasilkan
makanannya sendiri. Konsumen disebut juga dengan organisme heterotrof.
Konsumen bisa dijabarkan lagi menjadi konsumen I, konsumen II dan seterusnya.

9
Konsumen I memperoleh makanannya dari produsen. Sedangkan konsumen II
memperoleh makanannya (memakan) konsumen II.
 Dekomposer, yaitu makhluk hidup yang memiliki tugas menguraikan
jasad makhluk hidup lainnya yang telah mati. Jasad makhluk hidup yang mati
merupakan bahan organik yang kemudian diuraikan oleh dekomposer menjadi
bahan anoganik. Makhluk hidup yang termasuk dekomposer adalah bakteri
pengurai dan jamur.

2. Lingkungan fisik
Komponen lingkungan yang kedua adalah lingkungan fisik yang juga
disebut dengan istilah lingkungan abiotik. Lingkungan fisik merupakan semua
benda mati yang berada di sekeliling makhluk hidup. Komponen lingkungan yang
satu ini menjadi pelengkap bagi lingkungan biologis. Unsur dari lingkungan fisik
adalah matahari, air, udara, tanah, iklim dan lingkungan fisik lainnya. Berikut
adalah peran penting dari masing- masing unsur lingkungan fisik.

 Matahari – Unsur lingkungan fisik berupa cahaya matahari berperan


penting dalam proses fotosintesis tumbuhan. Cahaya matahari juga dibutuhkan
oleh makhluk hidup lain terutama manusia, sebagai sumber energi.
 Air – Semua makhluk hidup membutuhkan air untuk dapat bertahan hidup
Air adalah unsur terpenting dari lingkungan fisik bagi kelangsungan hidup
manusia dan makhluk lainnya. Jika tidak ada air, maka akan terjadi bencana
kekeringan. Begitu pula jika keberadaan air berlebihan makan akan menjadi banjir
air.
 Udara – Unsur lingkungan fisik berupa udara tidak kalah penting dengan
air. Setiap makhluk hidup pasti bernapas. Udara dibutuhkan dalam proses
respirasi (bernapas) tersebut. Lapisan Udara terdiri dari berbagai macam gas.
Manusia dan hewan membutuhkan udara dalam bentuk oksigen, sedangkan
tumbuhan memerlukan udara dalam bentuk karbondioksida untuk berfotosintesis.

10
 Tanah – Setiap makhluk hidup berpijak di atas tanah. Mikroorganisme
juga banyak yang tinggal di dalam tanah. Tanah juga dapat menumbuhkan
tanaman yang berguna sebagai bahan pangan bagi manusia dan hewan.

3. Lingkungan Sosial
Komponen lingkungan yang ketiga yakni lingkungan sosial. Lingkungan
sosial ini merupakan suatu lingkungan yang mana menjadi tempat bagi manusia
untuk bersosialisasi. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan manusia dapat berwujud
aktivitas antar sesama manusia maupun aktivitas yang berhubungan dengan alam.
Terdapat dua jenis aktivitas manusia yang berhubungan dengan alam, yakni
asosiatif dan disosiatif. Aktivitas asosiatif yakni aktivitas yang menghasilkan
hubungan yang baik  antara manusia dan alam. Misalnya aktivitas menanam
pohon di hutan yang gundul. Aktivitas tersebut berdampak pada hijaunya hutan
dan terlindunginya sumber mata air yang dibutuhkan manusia. Sementara itu,
aktivitas disosiatif adalah aktivitas yang menghasilkan hubungan buruk dengan
alam atau saling merugikan. Contohnya, membuang sampah di sungai dapat
mencemari ekosistem sungai dan lama kelamaan menimbulkan bencana banjir
yang merugikan manusia.

1.4 Analisa Komponen Lingkungan


1. Aspek Fisik
a. Industri kimia seperti alkohol dalam proses pembuatannya
membutuhkan air sangat besar, mengeakibatkan pula
besarnya limbah cair yang dikeluarkan kelingkungan sekitarnya.
b. air sisa pencucian peralatan, limbah padat berupa onggokan hasil
perasan,endapan Ca SO4, gas berupa uap alkohol. kategori limbah
industri ini adalah limbah bahan beracun berbahayan (B3) yang
mencemari air dan udara.
c. kegiatan lain sektor ini yang mencemari lingkungan adalah industri
yang menggunakan bahan baku dari barang galian seperti batako putih,
genteng, batu kapur, gamping dan kerajinan batu bata. 

11
Pencemaran timbul sebagai akibat dari penggalian yang dilakukan
terus - menerus sehingga meninggalkan kubah-
kubah yang sudah tidak mengandung hara sehingga apabila tidak
dikreklamasi tidak dapat ditanami untuk ladang pertanian.

2. Aspek Biologis
air limbahnya bersi&at mencemari karena didalamnya terkandung
mikroorganisme, senyawa organik dan anorganik baik terlarut maupun
tersuspensi serta senyawa tambahan yang terbentuk selama proses
fermentasi berlangsung.

3. Aspek Kesehatan
Gangguan terhadap kesehatan yang dapat ditimbulkan e&ek
bahan kimia
toksik :
a. Keracunan yang akut, yakni keracunan akibat masuknya dosis tertentu
kedalam tubuh melalui mulut, kulit, perna&asan dan akibatnya dapat
dilihat dengan segera, misalnya keracunan H2S, Co dalan dosis
tinggi. Dapat menimbulkan lemas dan kematian. Keracunan fenal
dapat menimbulkan sakit perut dan sebagainya.
b. Keracunan kronis, sebagai akibat masuknya zat - zat toksis kedalam
tubuh dalam dosis yang kecil tetapi terus menerus dan berakumulasi
dalam tubuh, sehingga efeknya baru terasa dalam jangka panjang
misalnya keracunan timbal, arsen, raksa, asbes dan sebagainya.

Industri fermentasi seperti alkohol disamping bias membahayakan


pekerja apabila menghirup zat dalam udara selama bekerja apabila tidak
sesuai dengan Threshol Limit Valued (TLV) gas atau uap beracun dari
industri juga dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar.

12
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang
dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada
umumnya. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik
seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme saja, tetapi juga
komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air,
dan tanah.
Sumber daya alam banyak macamnya, diantaranya sumber Daya
tumbuhan, sumber daya hewan dan sumber daya barang tambang.
Tumbuhan yang banyak dimanfaatkan oleh manusia adalah tumbuhan hasil
hutan serta hasil pertanian dan perkebunan. Sumber daya barang tambang

13
dikelompokkan menjadi barang tambang mineral dan barang tambang
bukan mineral.
Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi
sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam tak dapat
diperbaharui. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui merupakan
kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak
dieksploitasi berlebihan. Seperti Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar
matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh sumber daya alam
terbaharukan. Meskipun jumlahnya sangat berlimpah di alam,
penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus
berkelanjutan. Sumber daya alam tak dapat diperbaharui adalah Sumber
daya alam yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat
daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-
menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang
lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang
untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi
dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan
yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan
perairan.

14
DAFTAR PUSTAKA
https://namakuvee.wordpress.com/2011/11/07/daya-dukung-lingkungan-terhadap-
sumber-daya-alam/

https://www.google.com/amp/s/ilmugeografi.com/biogeografi/komponen-
lingkungan/amp

https://www.scribd.com/document/357004552/Analisis-Komponen-Lingkungan-Yang-
Diduga-Terkena-Dampak-Serta-Rencan-Strategi-Penaganannya-Pada-i

https://moondoggiesmusic.com/sumber-daya-alam/

15