Anda di halaman 1dari 3

SOP PENANGANAN KTD,

KTC, KPC, DAN KNC

No. Dok. :

No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman :1/2

PUSKESMAS Dwiyono Arif Afandi, SKM


BUNGKUKAN NIP.19691217 199002 1 002

1. Pengertian Prosedur ini mencakup semua kegiatan yang terkait dengan


identifikasi, dokumentasi dan pelaporan kasus kejadian nyaris cedera
(KNC), Kejadian Tidak Diinginkan (KTD), Kejadian Potensial Cedera
(KPC) dan kejadian Sentinel yang terjadi di Puskesmas Bungkukan.
2. Tujuan Pelayanan klinis yang bermutu sangat dipengaruhi oleh kemampuan
puskesmas dalam mengidentifikasi, mendokumentasikan, menganalisa
dan melaporkan permasalahan mutu pelayanan klinis seperti KTD,
KPC, KNC, untuk itu perlu dibuat suatu prosedur yang dapat
membakukan manajemen resiko.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Bungkukan Nomor 445/ /SK-
In/PKM-BKK/2019 Tanggal tentang Penanganan KTD, KTC,
KPC, dan KNC di Puskesmas Bungkukan
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 11 Tahun 2017
tentang Keselamatan Pasien
5. Prosedur 1. Alat
a. Formulir pelaporan
b. Alat tulis
2. Bahan
-
6. Langkah- 1. Petugas pemberi layanan klinis mendapatkan kasus KNC, KTD,
langkah KPC melakukan pertolongan dan penanganaan awal sesuai
kondisi.
2. Petugas pemberi layanan klinis yang mengetahui adanya
KNC,KTD,KPC melakukan pengamanan berupa isolasi bukti
laporan dan lingkungan , selanjutnya melaporkan kondisi tersebut
kepada tim PMKP dan petugas klinis yang berkompeten.
3. Petugas pemberi layanan klinis memberi tindakan medis dan
observasi sesuai kondisi.
4. Tim PMKP melakukan identifikasi dengan mengumpulkan
informasi dan bukti yang menyangkut input, proses dan output
terjadinya KTD, KNC, KPC.
5. Tim PMKPmenganalisa terhadap penyebab KTD,KNC,KPC yang
terjadi dengan gradasi risiko, ketika hasil gradasi resiko
menunjukkan warna hijau cukup diselesaikan oleh tim mutu, namun
ketika gradasi resiko warna merah atau kuning maka akan dibentuk
tim RCA (root case analysis).
6. Tim peningkatan mutu mencatat hasil identifikasi dan analisa
terjadinya KTD,KPC, KNC.

7. Tim peningkatan mutu melaporkan kepada Kepala puskesmas


8. Kepala puskesmas menerima dan mempelajari laporan yang
masuk.
9. Kepala puskesmas dan tim PMKP mengadakan analisa penyebab
dan tindak lanjut penanganan.
10. Sosialisasi rencana tindak lanjut dan pelaksanaanya pada mini
lokakarya puskesmas.
7. Bagan Alir
Resiko Medis

Pertolongan / penanganan awal

Pengamanan

Pelaporan

Tindakanmedis dan observasi

Mengumpulkaninformasi dan bukti

Di dokumentasikan

Analisa penyebab dan TL penanganan

Sosialisasi RTL danpelaksanaan

8. Hal-hal yang Tim PMKP melakukan analisa kasus meliputi identifikasi, analisa dan
perlu evaluasi kasus tersebut.
diperhatikan
9. Unit Terkait 1. Unit layanan Pemeriksaan Umum
2. Unit layanan Kesehatan Gigi dan Mulut
3. Unit layanan KIA / KB
4. Unit layanan Laboratorium
5. Unit layanan Farmasi
6. Unit layanan Ruang Tindakan
7. Unit layanan Kamar Bersalin
8. Pengelola sampah infeksius / petugas kebersihan
10. Dokumen Formulir pelaporan insiden keselamatan
Terkait
11. Rekaman Historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Perubahan diberlakukan