Anda di halaman 1dari 2

SURVEILLENCE DAN RESPON KESIAPSIAGAAN VIRUS CORONA

(COVID 19)DENGAN KONDISI PASIEN COMPOSMENTIS (CM)


No. Dokumen
No.Revisi Halaman
..../PELAYANAN/SPO/RSNH/III/2020
1 1/ 1

Ditetapkan
Tanggal Terbit: DIREKTUR
SPO
13/03/2020
Dr. ESTIANA KHOIRUNNISA

Pengertian : Tata cara dalam surveillance dan respon kesiapsiagaan menghadapi Corona
Virus (COVID-19) di RS Nur Hidayah.
Tujuan : Tertanganinya pasien ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien
Dalam Pengawasan) sesuai dengan prosedur
Kebijakan : Pelaksanaan investigasi outbreak harus mencakup proses identifikasi outbreak,
investigasi kasus, investigasi kausa, manajemen klinis infeksi saluran nafas, ,
langkah pencegahan dan pengendalian infeksi, study analitik, komunikasi risiko
dan keterlibatan masyarakat dalam kesiapsiagaan dan respon, serta evaluasi
dan pelaporan (PDNH No 5 pasal 13 ayat 2 tahun 2019)
Prosedur : 1. Pasien datang
2. Petugas IGD mendapatkan informasi pasien Curiga COVID -16 melalui
telfon dari CS/Admisi
3. Petugas IGD menggunakan alat pelindung diri lengkap meliputi (gaun,
goggle, sarung tangan, masker N95, boot)
4. Triase oleh perawat IGD di depan IGD (R. Isolasi)
5. Catat hasil triase dalam form triase
6. Dokter melakukan Asesmen Medis Covid-19
7. Lakukan pemeriksaan dan pelayanan medis sesuai PPK COVID-19
(nomor 11/Yanmed.dokter/PPK/RSNH/III/2020)
8. - Pasien mengeluh demam ≥380C atau riwayat demam.
- Mengeluh salah satu dari :
Batuk
Pilek
Radang tenggorokan
Sesak nafas
- Memiliki salah satu Faktor Risiko :
A. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di Negara yang melaporkan
transmisi lokal dalam kurun waktu 14 hari terakhir (Terlampir)
B. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di
Indonesia dalam kurun waktu 14 hari terakhir (DI Yogyakarta, Bali,
Sulawesi Utara atau Manado, Kalimantan Barat (Pontianak), Jawa
Tengah (Solo), Banten (Kab Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang
Selatan), Jawa Barat (Kab. Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta,
Bandung), DKI Jakarta
C. Riwayat Kontak dengan kasus konfirmasi/Probable COVID - 19
9. Dokumentasikan hasil pemeriksaan di lembar asesmen gadar
10. Jika pasien ODP :
- Tatalaksana sesuai kondisi pasien
- Notifikasi kasus dalam waktu 1x24 jam ke DinKesKabupaten
Bantul
- Melakukan komunikasi risiko baik kepada pasien, keluarga dan
pengunjunglainnya
- Edukasi pasien untuk isolasi diri di rumah. Bila gejala mengalami
perburukan segera keRumah Sakit
- Pelacakan/identifikasikontak
Jika pasien PDP :
- Tatalaksana sesuai kondisi
1
- Koordinasi dengan Rumah Sakit rujukan
- Rujuk pasien ke Rumah Sakit Rujukan dengan memperhatikan
prinsip PPI
- Notifikasi 1x24 jam ke DinKesKabupaten Bantul
- Mengidentifikasi kontak erat yang berasal dari pengunjung
maupun petugas kesehatan
- Berkoordinasi dengan puskesmas/ dinkes setempat terkait
pemantauan kontak erat
11. Mencatat dan melaporkan hasil pemantauan kontak secara rutin dan
berjenjang menggunakan formulir Pemantauan
12. Melakukan komunikasi risiko baik kepada pasien, keluarga dan
pengunjunglainnya
13. Jika tidak dapat rujukan maka perawatan di lakukan di ruang NIFAS
(Isolasi)
Unit Terkait : Pelayanan, penunjang, non medis.