Anda di halaman 1dari 5

[Draw your reader in with an engaging

abstract. It is typically a short summary of


the document. When you’re ready to add
your content, just click here and start
typing.]

[Document
title]
[Document subtitle]

Ridwan Exe
Virtual LAN

1. Pengertian
VLAN atau Virtual LAN adalah sebuah model jaringan yang membagi beberapa
jaringan secara logikal kedalam beberapa jalur yang berbeda tapi tetap lewat
perangkat penghubung yang sama. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP
dan jaringan-jaringan kecil ( subnet ) berada dalam jaringan switched switched
yang sama. Agar komputer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap
komputer harus memiliki sebuah alamat IP dan subnet mask yang sesuai
dengan VLAN tersebut.

2. Fungsi
VLAN memberikan sebuah metode untuk membagi satu fisik network ke
banyak broadcast domain. Broadcast domain ini biasanya sama dengan batas
IP subnet, tiap subnet mempunyai satu VLAN. VLAN membolehkan banyak
virtual LAN berdampingan dalam sebuah fisik LAN ( switch ). Jadi, semisal ada
dua mesin yang terhubung dalam sebuah switch, keduanya tidak dapat
mengirim ethernet frame ke mesin lain meski dalam satu kabel yang sama.

3. Konsep VLAN
Penerapan teknik Virtual LAN erat kaitannya dengan peningkatan performa
jaringan, maupun kemudahan pengelolaan jaringan. Virtual LAN merupakan
salah satu teknik yang bisa diambil jika ingin menerapkan konsep switching di
dalam jaringan. Dalam beberapa kondisi penerapan switching akan
memberikan keuntungan yang lebih banyak dibanding jika Anda menggunakan
teknik routing.
Untuk mempermudah pemahaman Virtual LAN (VLAN) dan “sedikit” konsep
VLAN, maka penerapannya akan mengambil contoh skenario jaringan sebuah
kantor ISP yang terdiri dari beberapa karyawan. Beberapa karyawan tersebut
berasal dari 3 divisi yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, ada Divisi
Networking, Programmer dan HRD. Ketiga divisi tersebut tentu membutuhkan
akses jaringan (LAN maupun Internet), sehingga pengelola jaringan pada
kantor tersebut .
4. Contoh VLAN menggunakan CISCO

1
SWITCH
1. Pengertian
Switch adalah suatu jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk
menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer yang
lebih besar atau menghubungkan komputer-komputer yang memiliki
kebutuhan akan bandwidth yang cukup besar.

2. Fungsi
Beberapa fungsi switch yaitu sebagai manajemen lalu lintas yang terdapat
pada suatu jaringan komputer, switch bertugas bagaimana cara mengirimkan
paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat yang tepat, Switch juga
bertugas untuk mencari jalur yang paling baik dan optimal serta memastikan
pengiriman paket data yang efisien ketujuannya

2
SWITCH MANAGEABLE

1. Pengertian
Switch manageable adalah switch dengan harga tinggi yang dapat
dikonfigurasi karena memiliki sistem operasi didalamnya. Arti dari manageable
di sini adalah bahwa switch dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan
network kita agar lebih efesien dan maksimal, sehingga bisa diatur untuk
kebutuhan jaringan tertentu. Pioneer untuk Switch manageable adalah device
dengan merk 'Cisco'. selain Cisco, kebanyakan hanya sebuah Switch murah
yang tidak dapat dikonfigurasi (Unmanageable) dan sistem pakainya : tinggal
colok. Switch manageable dibuat untuk meningkatkan keamanan pada sebuah
jaringan lokal dan biasadipakai pada perusahaan-perusahaan elite. karena
cara kerjanya, switch manageable dapatjuga dikelompokkan menjadi device
yang bekerja pada layer 3 OSI Model Paket data semakin sedikit karena
kapasitas buffer memory yg bisa menampung paket menjadi lebih banyak
sehingga lalu lintas komunikasi data semakin lancar. Akibatnya switch semakin
cepat dalam melakukan processing paket data.

2. Fungsi
Fungsi Manageable Swicth menggabungkan beberapa segmen atau kelompok
LAN. Switch bekerja di layer 2 pada model referensi OSI. Device ini
memilikikemampuan lebih dibanding dengan repeater atau hub. Tidak hanya
menghubungkan antar jaringan LAN tetapi juga mampu mengatasi masalah
Collision yang di hadapi oleh device hub atau repeater. Serta mampu
membuat VLAN.

3. Kelebihan

 Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN.


 Pengaturan access user dengan access list.
 Membuat keamanan network lebih terjamin.
 Bisa melakukan pengaturan port yang ada.
 Mudah dalam monitoring trafick dan maintenence network karena
dapat diakses tanpa harus berada di dekat switch.
4. Kekurangan

3
 Pada switch Manage belum tentu bisa langsung digunakan (perlu dilihat
Konfiguasi yang ada didalamnya).
 Pada switch Manage belum tentu bisa langsung digunakan (perlu dilihat
Konfiguasi yang ada didalamnya).

SWITCH UNMANAGEABLE

1. Pengertian
Switch unmanageable adalah switch yang tidak di manage (tidak di
konfigurasi), maksudnya adalah switch tersebut pada saat kita membelinya
tinggal dinyalaiin dan colok semua kabel UTP ke switch tersebut. Switch
tersebut sudah berfungsi dengan baik.

2. Kelebihan
 Instan / Simple, Switch Unmanage simpel dan mudah digunakan
(langsung pakai) pada switch Manage belum tentu bisa langsung
digunakan (perlu dilihat Konfiguasi yang ada didalamnya).
 Harga Switch Unmanage umumnya lebih murah
 Switch Unmanagable langsung dipakai

3. Kekurangan

 Pada Switch unmanaged tidak dapat melakukan pengaturan prioritas lalu


lintas data dimana semua data memiliki prioritas yang sama, baik data
yang urgent ataupun tidak.
 Fitur redudancy pada switch unmanagable tidak bersifat otomatis.
 Switch unmanage yang dipasang pada jaringan tidak bisa dicek melalui
network atau jaringan.