Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN SMALL GROUP DISCUSSION 3 BLOK 1.

2 KASUS 2

Kelompok A7:

Devi Amara Maritza G0017051

Dian Utami P G0017053

Fajar Taufik N G0017065

Iqbal G0017105

Joan Pemila G0017109

Millenia Tasya M G0017133

Naufal Irsaly Zikri G0017163

Sephendra Lutfi G0017191

Sofia Latifah G0017199

Stefina Nathania G0017201

Wida Wahyu G0017217


BAB I

KASUS DAN PERTANYAAN

Pertanyaan :

1. Apa yang dimaksud sendi ?

2. Jelaskan klasifikasi sendi dan gambarannya ?

3. Jelaskan biokimiawi tulang !

4. Jelaskan bikimiawi sendi !


BAB II

JAWABAN PERTANYAAN

1. Sendi adalah
Suatu engsel yang membuat anggota tubuh dapat bergerak dengan baik, juga
merupakan suatu penghubung antara ruas tulang yang satu dengan ruas tulang lainnya,
sehingga kedua tulang tersebut dapat digerakka sesuai dengan jenis persendian yang
diperantarainya
Persambungan/ artikulasio : pertemuan antara dua atau lebih dari tulang rangka.
Artrologi: ilmu yang mempelajari persendian
2. Klasifikas sendi
1. Adanya tanda struktural spesifik
 Art. Fibrosa (synarthrosis)
Disatukan oleh JP fibrosa.
Sub kelas :
Gomphosis à hubungan antar tulang berupa tonjolan dan songket
Sutura à permukaan tulang yang berhubungan berkelok-kelok saling
bersesuaian
Syndesmosis à JP fibrosa banyak, sedikit gerakan.
 Art. cartilagena
Disatukan oleh tulang rawan.
Sub kelas :
Synchondrosis à hubungan antar tulang bersifat temporer, di mana tulang
rawan dapat menjadi tulang keras.
Symphilisàhubungan antar tulang disatukan oleh jaringan fibrocartilago.
 Art. Synovialis (diarthrosis)
karakteristiknya terdapat ruangan spesifik “ Cavitas Aticularis” yang
memungkinkan gerakan menjadi lebih bebas
Ada cairan synovial.
2.

3.
3. Biokimiawi tulang

 Sel
Osteoblast à menyintesis matriks organik ekstrasel
Osteocyte à “pensiunan” osteoblast yang terperangkap dalam dinding
tulang dan mengendap.
Osteoclast à menyerap tulang di sekitar dengan mengeluarkan asam yang
melarutkan kristal kalsium fospat (hydroxyapatite)

 Matriks
1. Organik (33%)
- kolagen tipe I
- proteoglikan
- glikosaminoglikan
- protein struktural ( osteoid)
2. Anorganik (67%)
- kristal amorf
kalsium fosfat à hydroxyapatite
- bikarbonat, Mg, K, Na

 Bone remodeling
Dalam keadaan normal tulang terus menerus mengalami remodeling, yaitu
resorption (pengeluaran atau resorpsi tulang) dan formation (pembentukan
atau pengendapan tulang) yang berlangsung bersamaan.
Tujuannya :
- Menjaga tulang agar tetap efektif dalam fungsi mekanismenya.
- Membantu mempertahankan kadar Ca plasma

 Bone resorption
Sel yang berperan dalam proses ini adalah osteoklas.
Faktor yang memacu pembentukan sel osteoklas :
o Hormon paratirod dan tiroksin (T4)
o Interleukin-1 dan interleukin-6 yang dikeluarkan oleh sitokin. Sitokin
dihasilkan oleh osteoblas.
faktor penghambat :
o interleukin-4 dan interleukin-18 yang dihasilkan oleh limfosit T

 Sinyal Kimiawi Yang Mengatur Perkembangan dan Aktivitas


Osteoklas
a. RANK ( receptor activator of nuclear factor k B ) à protein
reseptor di permukaan membran makrofag.
b. RANKL (receptor activator of nuclear factor k B ligan) à ligan
yang akan berikatan dengan RANK.
c. OPG (osteoprotegerin) à menekan perkembangan dan aktivitas
osteoklas.
 Bone formation
Proses ini didominasi oleh kerja sel osteoblast.
Faktor-faktor yang mempengaruhi :
- Mineral : Ca, P
- Vitamin :
A à sintesis kondroitin sulfat
K dan B12 à sintesis protein
C à sintesis kolagen
4. Biokimia Sendi

Berisi cairan synovial


Yang tersusun oleh
- Asam hyaluronic
- Lubricin
- Proteinase
- Colagen
- Sel Fagosit

Fungsi cairan synovial :

- Sebagai Pelumas sendi


- Sebagai cairan pasokan oksigen, nutrisi dan menghilangkan karbon dioksida.
- Sebagai bantalan pada tulang yang terhubung di sendi.

Cairan synovial yang Normal : cairan bening, berwarna jernih hingga kekuningan, dan kental
(viskositas tinggi akibat kandungan asam hialuronat)

Referensi