Anda di halaman 1dari 14

Politeknik Negeri Sriwijaya

BAB II

TINJAUAN UMUM

2.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. PLN (Persero) di Indonesia


Sejarah ketenagalistrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke-19,
ketika beberapa perusahaan Belanda mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk
keperluan sendiri. Pengusaha tenaga listrik tersebut berkembang untuk
kepentingan umum, diawali dengan perusahaan swasta Belanda yaitu NV.NIGM
yang memperluas usahanya dari hanya dibidang gas kebidang tenaga listrik.
Selama Perang Dunia II berlangsung, perusahaan-perusahaan listrik tersebut
dikuasai oleh Jepang dan setelah kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus
1945, perusahaan-perusahaan listrik tersebut direbut oleh pemuda-pemuda
Indonesia pada bulan September 1945 dan diserahkan kepada Pemerintah
Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno
membentuk Jawatan Listrik dan Gas, dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik
hanya sebesar 157,5 MW saja.
Tanggal 1 Januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi
BPUPLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak
dibidang listrik, gas dan kokas. Tanggal 1 Januari 1965, BPU-PLN dibubarkan
dan dibentuk 2 perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang
mengelola tenaga listrik dan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengelola gas.

2.2 Sejarah Berdirinya PLN (Persero) UIWS2JB


Adapun sejarah berdirinya PT. PLN (Persero) UIWS2JB terdiri dari beberapa
periode:
A. Periode I (1924-1942)
Pada tahun 1924 telah berdiri Perusahaan Swasta Belanda yang
mengelolah kelistrikan dikota Palembang yaitu: Nederland Indisehe Gas
Electriciteits Maatschapij yang di singkat menjadi NV, NIGEM yang
memiliki mesin pembangkit yang mulai dioperasikan pada tahun 1927.

5
Politeknik Negeri Sriwijaya 6

Perusahaan ini mempunyai anak perusahaan di Tanjung Karang yang


berdiri pada tahun 1927 dan mulai dioperasikan 1929.
Mesin pembangkit tenaga listrik yang dimiliki adalah SLM WINTHER
TOUR 4 DN sebanyak 2 (dua) unit dengan gaya terpasang 180 KW
kemudian ditambah dengan mesin KIM WHITETOUR 6 DN daya
terpasang 400 KW yang mulai dioperasikan tahun 1939. Lahat tahun 1931,
Muara Enim tahun 1931, Baturaja dan Bengkulu tahun 1931, (berdasarkan
data-data tanah yang dimiliki perusahaan tersebut). Sebelum pecah perang
dunia II NV NIGEM berubah menjadi NV. Overzeeche Gas En
Electricitiest Maatszchapij yang disingkat NV OGEM. Daerah kerjanya
tidak berubah (pusat perusahaannya berada di Amsterdam Belanda).

B. Periode 11(1942-1945)
Pada masa pecahnya Perang Dunia II, dimana tentara jepang
banyak mendapat kemenangan dalam peperangan di Asia, termasuk
Indonesia dapat dikuasai Jepang. Dengan demikian perusahaan listrik kota
Palembang dikuasai pula oleh Jepang dan diberi nama Denky
Kyoky.Denky Kyoky tidak bertahan lama sebab Jepang menyerah ketika
kota Hiroshima dan Nagasaki dibom oleh Sekutu.
Selama dikuasai Jepang, kelistrikan didaerah Sumatera Bagian Selatan
tidak mengalami perkembangan kecuali Tanjung Karang dimana sentral
pembangkit listrik yang diledakkan Belanda dapat diperbaiki oleh Jepang.
Belanda kembali masuk ke Indonesia dan Perusahaan listrik Denky Kyoky
diserahkan kepada Belanda dengan nama NV OGEM.

C. Periode III (1945-1959)


Setelah Indonesia merdeka dan berdaulat penuh sejak tanggal 17
Agustus 1945, Belanda masih menguasai dan mengelolah listrik (NV
OGEM). Pada tanggal 27 Desember 1958 tentang nasionalisasi perusahaan
milik Belanda termasuk NV OGEM diambil alih oleh Republic Indonesia
yang dikelolah oleh P3LG (Pemerintah Indonesia dan Langsung Dibawah
Politeknik Negeri Sriwijaya 7

Pengawas Listrik dan Gas) Sumatera Selatan yang diatur dalam PP no. 16
Tahun 1959, kemudian (DPUT) berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Pekerjaan Umum dan Tenaga Nomor, Ment.16/4/10 tanggal 16 Juni 1959
yaitu dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara Djakarta (PLND).

D. Periode IV (1965)
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum pada
tahun 1965 diadakan perubahan daerah kerja PLN Exploitasi II, yaitu
meliputi Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi, sedangkan Riau
diarahkan kepada PLN Eksploitasi XIV yang berkedudukan di Sumatera
Barat.Listrik di daerah jambi setelah dinasionalisasikan dikelola oleh
Kotapradja Jambi.

E. Periode V (1972)
Untuk lebih memantapkan operasional PLN maka tahun 1972
Pemerintah Republik Indonesia menertibkan Peraturan Pemerintahan
Nomor 18 Tahun 1972 yang menegaskan nama perusahaan listrik menjadi
Perusahaan Umum Listrik Negara (PLN) yang masih dibawah naungan
Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Sehubungan PP No. 18/1972
diadakan perubahan suasana kerja dimana PLN Eksploitasi II diubah
menjadi PLN Eksploitasi IV wilayah kerja yang sama.

F. Periode VI (1975-Juli 1994)


Nama PLN Eksploitasi VI inipun tidak bertahan lama dengan
diterbitkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan tenaga kerja
Nomor : 013/prt/1975 Tanggal 9 September yang mengubah PLN
Eksploitasi XI menjadi PLN wilayah IV dengan wilayah berkedudukan di
Palembang dan satuan kerjanya terdiri dari : PLN Cabang Palembang,
PLN Cabang Tanjung Karang, PLN Cabang Bengkulu, PLN Jambi, PLN
Cabang Pandan dan PLN Sektor Keramasan.
Kebutuhan listrik dimasyarakat terus meningkat, hal ini juga memacu PLN
untuk meningkatkan dirinya. Hal ini terbukti dan tambahnya satuan-satuan
Politeknik Negeri Sriwijaya 8

kerja PLN Wilayah IV yaitu : PLN Cabang Bangka, Sektor Bukit Asam,
Unit Pengaturan Beban Sistem Sumatera Selatan dan terakhir adalah PLN
Sektor Bandar Lampung.

G. Periode VII (1996-2000)


Berdasarkan surat keputusan Direksi PT. PLN Nomor :
179.K/10231/DIR 1996 tentang organisasi dan tap kerja PT. PLN
Pembangkit dan Penyaluran Sumatera Selatan, sebagai tindak dan surat
keputusan Direksi PT. PLN Nomor : 010.K.023/DIR/1995 tentang
organisasi dan tata kerja PT. PLN, maka perlu dibentuknya
pengorganisasian unit bisnis operasional. Untuk melaksanakan tugas
pokok kegiatan perencanaan perusahaan dan pengembangan sarana untuk
penyediaan listrik, pembangkit dan penyaluran Sumatera bagian Selatan
mempunyai fungsi sebagai sistem pelaksanaan kostruksi perusahaan,
pembekalan, penyediaan daya listrik, serta pengolahan sumber daya
manusia, keuangan dan administrasi. Berdasarkan surat keputusan Direksi
PT. PLN Nomor : 022.K.023/95. Maka PT. PLN Wilayah IV dibagi atas :
1. PT. PLN Wilayah IV Bukit Keramasan
2. PT. PLN Wilayah IV Unit Pengatur Beban
3. PT. PLN Wilayah IV Sektor Bukit Asam
4. PT. PLN Wilayah IV Sektor Bandar Lampung
Yang dibawahi PT. PLN Pembangkit dan Penyaluran Sumatera
bagian Selatan. Dengan adanya pengambil alih tersebut maka PT. PLN
Wilayah I Sumatera Selatan membawahi tujuh Cabang unit, yaitu:
1. PT. PLN Wilayah IV Cabang Palembang
2. PT. PLN Wilayah IV Cabang Tanjung Karang
3. PT. PLN Wilayah IV Cabang Jambi
4. PT. PLN Wilayah IV Cabang Bengkulu
5. PT. PLN Wilayah IV Cabang Lahat
6. PT. PLN Wilayah IV Cabang Tanjung Pandan
7. PT. PLN Wilayah IV Cabang Bangka.
Politeknik Negeri Sriwijaya 9

H. Periode VIII (2000-Sekarang)


Setelah menjadi PT. PLN Wilayah IV ubah nama menjadi PT. PLN
(Persero) UIW, namun unit bisnis ini tetap membawahi tujuh cabang unit
sebelumnya.
Pada tahun 2002, berdasarkan surat keputusan Direksi PT. PLN
(Persero) Nomor:089.K/010/DIR/2002 hal perubahan pengorganisasian
Unit Bisnis dilingkungan PT. PLN (Persero) bahwa, dengan telah
dibentuknya Unit Bisnis kelistrikan baru diwilayah kerja Propinsi Riau,
Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,
dan Kalimantan Timur maka perlu ditetapkan perubahan
perngorganisasian Unit Bisnis di lingkungan PT. PLN (Persero).
Pada keputusan ini, PT. PLN (Persero) Unit Bisnis Sumatera Selatan,
Jambi, dan Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung (UB-SJB21)
berubah nama menjadi PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan,
Jambi, dan Bengkulu (S2JB). Kemudian PT. PLN (Persero) Wilayah S2JB
ini meliputi empat cabang.

2.3 Visi, Misi, Motto dan Logo Perusahaan


2.3.1 Visi Perusahaan
Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang,
unggul, dan terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani.
2.3.2 Misi Perusahaan
1. Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait,
berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan,
dan pemegang saham.
2. Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan
kualitas kehidupan masyarakat
3. Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan
ekonomi
4. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.
Politeknik Negeri Sriwijaya 10

2.3.3 Motto Perusahaan


Electricity For a Better Life (Listrik Untuk Kehidupan yang Lebih
Baik.
2.3.4 Logo Perusahaan

2.3.5 Nilai-Nilai PT. PLN (Persero) UIW S2JB UP3 Palembang ULP
Sukarami.
Nilai-nilai perusahaan PT. PLN (Persero) yang dapat digunakan
sebagai prinsip dalam menjalankan roda organisasi antara lain:
a. Jujur
b. Integrasi
c. Peduli
d. Pembelajaran
e. Teladan

2.4. Struktur Organisasi dan Uraian Tugas


Seperti diketahui bahwa struktur organisasi merupakan salah satu sraana dlam
menjalankan pekerjaan secara efektif dan efisien. Sehingga untuk itu diperlukn
pembagian fungsu dan wewenang serta tanggung jawab yang jelas dari masing-
masing personil dan bagian. Dengan terkoordinirkan setiap personil dan bagian
dalam perusahaan maka akan tercapai tujuan dengan cepat dan mudah. PLN
Politeknik Negeri Sriwijaya 11

UIWS2JB Palembang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Tugas


dan taggung jawab masing-masing personil dan bagian yaitu :
 Manager Cabang
Bertugas merumuskan sasaran, mengkoordinasikan dan mengendalikan
kegiatan pelayanan pembangkitan, pendistribusian, dan pemasaran tenaga
listrik berikut pemabngunanna serta mengkoordinasikan sasaran dari
bagian komersial, keuangan serata SDM& ADM sesuai dengan kebijakan
atau kebijaksanaan PLN serta membawahi Ranting dan Rayon.
 Asisten Manager
- Asisten Manager Distribusi, membawahi :
 Ahli Teknik Muda Perencanaan DistribusiA
 Ahli Teknik Muda Konstruksi Distribusi
 Supervisor Operasi Distribusi
 Supervisor Pemeliharaan Distribusi
- Asisten Manager Pemasaran Distribusi, membawahi :
 Ahli Teknik Muda Riset Pasar
 Ahli Teknik Muda Kebutuhan Tenaga Listrik
- Asisten Manager Komersial , mambawahi :
 Ahli Teknik Muda Pelayanan Pelanggan
 Ahli Teknik Muda Cater
 Ahli Teknik Muda Penagihan
 Supervisor Cater
 Supervisor TU Langganan
 Supervisor Sistem Informasi
- Asisten Manager Keuangan, membawahi :
 Supervisor Pengendalian Anggaran dan Keuangan
 Supervisor Pengendalian Pendapatan
 Supervisor Akuntansi
- Asisten Manager SDM & ADM, membawahi :
 Ahli Teknik Muda Komunikasi
Politeknik Negeri Sriwijaya 12

 Ahli Teknik Muda Hukum


 Supervisor SDM
 Supervisor Sekretariat
 Supervisor Perbekalan
- Asisten Manager Proteksi dan Pengukuran, membawahi :
 Ahli Teknik Muda Rele dan Proteksi
 Ahli Teknik Muda Tera
 Supervisor Prakitan alat pengukur dan pembatas (APP)
 Supervisor Automatic Meter Reading (AMR)
 Supervisor Pemakaian Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik
(P2TL)

Adapun pembagian tugas pokok asisten manager distribusi adalah mengkoordinir,


memberi petunjuk dan mengarahkan bawahan di lingkungan distribusi.
1. Ahli Teknik Muda Perencanaan Distribusi
Mempunyai tugas pokok mengatur penyusunan rencana kerja,
pemeliharaan dan pemantauan, memperbaharui data atau informasi
jaringan distribusi sehingga dapat menunjang target atau sasaran yang
telah ditetapkan
2. Ahli Teknik Muda Konstruksi Distribusi
Mempunyai tugas pokok untuk mengkoordinir, memberi petunjuk san
mengarahkan bawahannya dilingkungan konstruksi distribusi serta
melakukan perluasan konstruksi jaringan guna meningkatkan keandalan
sistem yang berkaitan dengan kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada
pelanggan.
3. Supervisor Operasi Distribusi
Mempunyai tugas pokok untuk mengatur dan mengarahkan pelaksanaan
manuver jaringan yang berkaitan dengan pemasangan gardu, modifikasi
dan perluasan jaringan agar keandalan pendistribusian tenaga listrik dapat
tetap terjaga
4. Supervisor Pemeliharaan Distribusi
Politeknik Negeri Sriwijaya 13

Mempunyai tugas okok untuk menyusun rencanaa kegiatan, membagi


tugas,membimbing bawahan, mengevaluasi hasil kerja bawahan serta
melakukan pemeliharaan dan perbaikan gangguang jaringan distribusi
guna meningkatkan kontinuitas dan keandalan jaringan.
5. Manager ULP
Bertanggung jawab dan mengawasi kinerja SPV dalam penyelanggaraan
fungsi masing-masing, seperti pelayanan kepada pelanggan, sistem
pelayanan,peningkatan pemasangan,pembacaan meter,kepemilikan dan
pengelolaan alat pengukur dan pembatas atau APP penagigan dan
administrasi serta keuangan untuk target kinerja perusahaan termasuk
penerimaan piutang dan kepuasan pelanggan.
Tugas Pokok :
1. Menetapkan rencana kerja dan anggaran
2. Menyusun konsep kebijakan teknis berdasarkan target perusahaan
dengan berpedoman pada ketentun PT.PLN pusat.
3. Memberi petunjuk kepada supervisor layanan pelanggan serta
supervisor administrasi dan Supervisor teknik.
4. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya sesuai kewajiban dan tanggung
jawab pokok.
6. Supervisor Administrasi
Bertanggung jawab atas penyusuna anggaran, pengelolaan keuangan dan
akuntansi, penyelanggaraan kesekretariatan dan rumah tangga kantor,
pengelolaan SDM dan penyelanggaraan kegiatan kehumasan.
Tugas pokok :
1. Menyusun rencana anggaran biaya dan pendapatan, dan laporan
keuangan
2. Mengelola dan mengembangkan SDM sesuai kompetisinya
3. Mengendalikan penggunaan sumber daya
4. Mengelola kesekretariatan, rumah tangga kantor, administrasi hukum
dan kehumasan.
Politeknik Negeri Sriwijaya 14

5. Melaksanakan transaksi dengan pihak ketiga sesuai dengan


kewenangannya.
6. Melaksanakan pengelolaan keuangan, baik pengeluaran dan
pemasukan serta pajak sesuai prosedur.
7. Analyst Kerja
Bertanggung jawab atas tersusunnya perencanaan lerja, system manajemen
kerja, perencanaan investasi, dan pengembangan aplikasi system informasi
untuk mendukung upaya pengusahaan tenaga listrik yang memiliki
efisiensi, mutu dan keandalan yang baik serta upaya pencapaian sasaran
dan ketersediaan kerangka acuan pelaksana kerja.
Tugas pokok:
1. Menyusun sistem manajemen kinerja unit-unit kerja.
2. Menyusun dan mengelola manajemen umum.
3. Menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.
4. Mengawasi barang-barang yang ada digudang perusahaan.
8. Supervisor Teknik
Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan penyusunan rencana dan
plaksanaan pekerjaan Pemeliharaan Operasi Dsitribusi dan Pengendalian
Konstruksi Distribusi yang meliputi survei, operasi jaringan distribusi,
perencanaan kebutuhan material dan pemasangan (trafo,JTR,SR & APP),
pengendalian konstruksi, pengelolaan data aset jaringan distribusi, sesuai
dengan ketenuan yang telah ditetapkan perusahaan.
Tugas Pokok :
1. Melaksanakan pemeliharaan jarungan distribusi tegangan menengah,
transformator serta jaringan tegangan rendah.
2. Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan kontrak kerja sama
pelayanan gangguan dan pemeliharaan serta kontrak kerja lainnya
3. Menyusun rencana kebutuhan material dan mengendalikan kebutuhan
material pemeliharaan dan material PDP
Politeknik Negeri Sriwijaya 15

4. Mengusulkan pemegang/penanggung jawab tang segel operasi


Distribusi, pelayanan gangguan, penertiban, pemutuan dan
penyambungan, pemeliharaan serta konstruksi.
9. Bagian Pelayanan Pelanggan
Bertanggung jawab atas penyelenggaraan pelayanan kepada pelanggan
melalui pengembangan inovasi sistem pelayanan, peningkatan pelayanan,
untuk meningkatkan pelayanan dalam rangka pencapaian target kinerja
perushaan dan kepuasan pelanggan.
Tugas pokok:
1. Menyusun pola operasional pelayanan pelanggan guna menjamin
kepuasan pelanggan dan memonitor pelaksanaannya.
2. Memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada pelanggan
3. Bertanggung jawab atas pembukuan pelanggan.
4. Melaksanakan proses administrasi tindak lanjut penyelesaian P2TL
5. Menyiapkan laporan pelayanan dan program pemasaran seperti sarling
dan pendirian stand.
6. Bertanggung jawab terhadap data Induk langganan (DIL)
7. Menyiapkan dokumen-dokumen pasang baru, migrasi dan permohonan
lain seperti perintah kerja, berita acata, SIP, Surat perjanjian jual beli
tenaga listrik pelanggan baik melalui call center 123 atau datang
langsung ke perusahan
8. Bertanggung jawab atas mutasi perubahan data langganan (PDL)
9. Mengupayakan peningkatan pemasaran dan memonitor usaha
peningkatan penjualan (TL) pendapatan.
10. Bagian Penagihan
Bertanggung jawab atas penyelanggeraan dan pengendealian kegiatan
penagihan, pelayanan pembayaran rekening serta penekanan piutang
pelanggan menuju tingkat nol (0) rupiah dan (0) lembar.
Tugas pokok :
1. Menyusun pola penagihan rekening yang memudahkan pelanggan dan
memonitor pelaksanaannya.
Politeknik Negeri Sriwijaya 16

2. Bertanggung jawab atas pelayanan pembayaran rekening bulan bejalan


maupun tunggakan, piutang ragu-ragu usulan oenghapusan, koreksi
rekening, restitui, dll
3. Melakukan evaluasi kegiatan penagihan untuk menemukan metode
yang efektif dan efisien.
4. Membuat laporan kegiatan penagihan secara berkala
5. Menyiapkan proses administrasi atas sanksi piutang pelanggan
6. Menyelenggarakan, mengendalikan proses pembuatan, pendistribusian
rekening dn pemahasan atau pembinaan payment point.
11. Bagian Distribusi
Bertanggung jawab atas tersusunnya strategi, standarisasi dan penerapan
system pengelolaan jaringan distribusi serta penerapan manajemen
lingkungan dan keselamatan ketenagalistrikan untuk mendukung upaya
pengusaha tenaga listrik yang memiliki efisiensi, mutu dan kendala yang
baik serta upaya pencapaian sasaran dan ketersediaan kerangka acuan
pelaksanaan kerja.
Tugas pokok :
1. Bertanggung jawab atas data pengukuran tegangan dan beban
2. Bertanggung jawab atas survei jaringan untuk perluasan
3. Pengendalian operasi jaringan dan piket
4. Melaksanakan dan mengendalikan P2TL
5. Menyiapkan SOP untuk pengoperasian jaringan dan gardu distribusi
6. Mengendalikan pelaksanaan konstruksi dan pemeliharaan jaringan dan
gardu distribusi
7. Bertanggung jawab atas pelaksanaan survei data teknik untuk
penyambungan baru dan perubahan daya
12. Bagian Alat Pengukur Pembatas
Bertanggung jawab atas terlaksananya perencanaan penyambungan baru,
mutusan sementara dan bongkar rampung sesuai target kinerja
pengusahaan dan kepuasan pelanggan serta mengganti kwh yang rusak.
Tugas pokok :
Politeknik Negeri Sriwijaya 17

1. Merencanakan perubahaan daya, pemutusan sementara, dan bongkar


rampung.
2. Bertanggung jawab atas pemeliharaan alat ukur dan MCB.
3. Merencanakan kebutuhan material untuk penyambungan baru
4. Mengganti kwh yang rusak.
13. Bagian Penertiban Pemakaian tenaga Listrik (P2TL)
Bertanggung jawab atas pelaksanaan penertiban ar=tas kecurangan atau
pencurian listrik maupun penyambungan listrik ilegal (P2TL), menentukan
target perasi P2TL dan mengkoordinir MDI dan kwh penyulang.

2.5 Ruang Lingkup Usaha


PT PLN (Persero) UIW S2JB UP3 palembang merupakan perusahaan yang
bergerak dibidang penjualasan jasa tenaga listrik. Dalam ruang lingkup usaha ini
dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
1. Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3)
Mengelola dan melaksanakan kegiatan penjualan tenaga listrik, pelayanan
pelanggan pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit dan jarungan
distribusi teanaga listrik di wilayah kerjanya secara efisien sesuai tata
kelola yang baik berdasarkan kebijakan kantor induk untuk menghasilkan
pendapatan perusahaan yang didukung pelayanan , mutu dan keandalan
pasokan yang memenuhi kebutuhan pelanggan, serta melakukan
pembinaan, dan pemberdayaan unit asuhan dibawahnya.
2. Unit Layanan Pelanggan (ULP)
Mengelola dan melaksanakan kegiatan penjualan tenaga listrik. Pelayanan
pelanggan, pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit dan jaringan
distribusi tenaga listrik di wilayah kerjanya secara efisien sesuai tata kelola
yang baik berdasarkankebijakan kantor induk untuk menghasilkan
pendapatan perusahaan yang didukung pelayanan, serta melakukan
pembinaan dan pemberdayaan unit asuhan dibawahnya.
Politeknik Negeri Sriwijaya 18

Struktur Organisasi PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Rayon Sukarami

MANAGER
FIQI ALAWIYAH
8610605Z

Spv. TEKNIK Spv. TE Spv. PA Spv. K3


RICKY JUTO NUGROHO KOSMI FITRI NING ISA SATRIA FIRMANSYAH
8112149Z 8408008B 8004015B 7704005B

STAFF STAFF STAFF


SURATMIN SUPARMAN PUNGKY ANDHIKA
6393083B 6393159B 9115139ZY

STAFF STAFF STAFF


REZA ANDRIANTO M.
M. HIDAYAT ISNAINI
HIDAYAT ISNAINI FATMAWATI
8511455Z 6389080B
7404007B

STAFF STAFF STAFF


AGUS SAFRUDIN FIRANDA YULITA JUNITA DWI PUTRI
7294105B 9817102SEY 8809070B

STAFF STAFF STAFF


STAFF
RAKHMAT PANJI PUTERA LOLIKA DIA AMORA FEBRINA BACAN
9617083SEY 9418584ZY 8909048B

STAFF
RANI TRI UTAMI
NINGSI
9716053BY

STAFF
INTAN CHAIRUNNISA
93174032ZY