Anda di halaman 1dari 37

NASKAH WEBSERIES “1727”

Oleh:

Rhadiyah Tsabita 1502174240

FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG

DESEMBER

2019
Judul Webseries : 1727

Jasa : PT. KAI (Kereta Api Indonesia)

Struktur cerita : Non fiksi

Genre : Drama

Tipe plot : The journey and return

Konflik : Person vs Self

Kamelia : Perempuan 22 tahun, pemeran utama,


protagonis, style quirky dan out of date,
karakter ceria, mahasiswi seni rupa yang
tidak lulus-lulus, agak egois, kurang
memperhatikan orang lain terutama
keluarga.

Vida : Perempuan 22 tahun, teman Kamelia,


protagonis, mahasiswa, pemeran pembantu.

River : Laki-laki 23 tahun, pemeran utama laki-


laki, protagonis, gaya kekinian dengan
baju street style, life style modern,
bekerja.

Laurie : Perempuan 22 tahun, seccond lead


actress, protagonis, feminim, peduli
sesama, simpatik terhadap orang lain,
bekerja.

Pak Ujang : Pemeran pembantu laki-laki, usia 65


tahun, seniman di kota Bandung

Sinopsis :“Mengisahkan perjalanan Kamelia dari


Jakarta ke Surabaya menggunakan
kereta api PT. KAI rute Gambir ke stasiun
Surabaya Kota yang memakan waktu 17 jam 27
menit. Di perjalanan kamelia bersebelahan
duduk dengan seorang laki-laki yang
memiliki karakter dan style yang berbeda
180 derajat dengannya. Sosok River
memiliki kepribadian yang dingin dan
memiliki gaya hidup modern. River memiliki
suatu urusan keluarga di Surabaya di mana
Ibunya menginginkan ia pulang karena suatu
hal. Karena perjalanan yang panjang banyak
hal yang terjadi diantara Kamelia dan
River. Tiba-tiba di dalam kereta mereka
berdua bertemu dengan Laurie perempuan
cantik dengan gaya feminim hadir diantara
mereka dengan berbagai kisahnya. Hal apa
yang terjadi setelah mereka bertiga sampai
di Surabaya”.
WEBSERIES

“1727”

EPISODE 1

JASA PT KAI

By

Rhadiyah Tsabita

1502174240
Sinopsis: :“Mengisahkan perjalanan Kamelia dari Jakarta ke
Surabaya menggunakan kereta api PT. KAI rute Gambir
ke stasiun Surabaya Kota yang memakan waktu 17 jam
27 menit. Di perjalanan kamelia bersebelahan duduk
dengan seorang laki-laki yang memiliki karakter dan
style yang berbeda 180 derajat dengannya. Sosok
River memiliki kepribadian yang dingin dan memiliki
gaya hidup modern. River memiliki suatu urusan
keluarga di Surabaya di mana Ibunya menginginkan ia
pulang karena suatu hal. Karena perjalanan yang
panjang banyak hal yang terjadi diantara Kamelia dan
River”.

SCENE 1 INT. KOST KAMELIA DAN VIDA DI PAGI HARI

Cast : Kamelia dan Vida

ESTABLISHED SHOT ke kamar kost Vida

Kamelia memasuki kamar Vida

KAMERA FOLLOW TO KAMELIA

Kamelia

Bonjournee Vida!

KAMERA ZOOM TO VIDA

Vida

Kamel! Kamu liat ga sih aku lagi terlelap gini

Kamelia

Lagian tidurnya malem banget sih telponan terus sama siapa


tuh? Haha

Vida
Berisik banget, mending kamu mandi deh pake pakaian yang agak
bener juga, barang udah siap? Jangan sampai ketinggalan deh

KAMERA LONG SHOT TO KAMELIA DAN VIDA

Kamelia

Barang udah, by the way standar bener kamu itu kayak apa sih,
kayaknya pakaian yang ku pakai udah bener. Kamu aja belum
menyadari keastetikanku!

KAMERA LONG SHOT TO VIDA DAN KAMELIA

Vida

Terserah kamu kameliANTIK! Jam 12 udah beres ga pake lama!Btw


kamu yakin naik kereta aja ke Surabayanya?

Kamelia

Yaiyalah udah beli juga tiketnya kemaren di loket.

Vida

Emang anak satu ini antik banget ya, dari pakaian, sampe mesen
kereta aja masih di loket haha

Kamelia

Ya sekalian lewat kan deket sama kampus tuh stasiun Gambirnya

Vida

percaya ga ya!

KAMERA MEDIUM SHOT TO VIDA

Kamelia

Ngeselin banget untung udah mau pergi nih aku

Vida

Haha, jangan lupa ya pas nanti pameran di Surabayanya kamu


harus pake pakian rapih! Biar ada yang beli lukisan kamu
nanti. Kredibel dikit kek looknya, jangan pake baju kodok itu
lagi ya warnanya aja udah kusam. Aku tau itu beli di pasar
baru pas tahun pertama kita kuliah kan. Girl ini udah last
year kita di sini, pakai baju yang bagusan dikit dan baru gitu

Kamelia

Gatau apa style orang beda-beda! Aku capek setiap kali


berantem pasti yang disalahin style aku. Kamu juga bisa stop
ga buat bibir kamu kayak kejepit pintu itu, merah banget..

Vida

Enak aja ini mah bibir kylie jenner tau!

Kamelia

gak peduli haha yuk ah jalan bawain dong lukisan aku, ini
berat bawa koper soalnya

FADE TO BLACK

SCENE 2 INT. STASIUN GAMBIR

Cast : Kamelia dan Vida

ESTABLISHED SHOT STASIUN GAMBIR

SFX (Suara pengumuman keberangkatan)

Penumpang lalu lalang

KAMERA LONG SHOT TO VIDA DAN KAMELIA

Vida

Lia, good luck ya! Aku tunggu kamu di kost, bawain aku lapis
legit jangan lupa. Tuh lukisan jangan sampai rusak juga,
selamat sampai tujuan yaa ms. Quirky!

Kamelia

Tenang, semua aman sama kereta gabakal dia bawa aku ke Paris
juga pasti dia bakal bawa aku ke surabaya terus pulang lagi ke
Jakarta haha oiya Ibu Aminah (lukisan) bakal aku jaga lah
sampai tujuan haha

Vida

Ngeselin, yaudah sana hati-hati ya!

SCENE 3 INT. KERETA API

Cast : Kamelia dan River

Penumpang memasuki kereta api dan duduk di tempat sesuai tiket

River sedang menelpon Ibunya yang berada di Surabaya

River

Iya Bu, ini River udah di kereta. Lumayan lah enak, kirain aku
gabakal seenak ini. Ya tidak menyesal lah ketingalan pesawat
kemarin malam.

(SFX gerusah gerusuh penumpang lain)

Tiba-tiba kamelia datang untuk duduk disebelah River

ZOOM IN TO KAMELIA

Kamelia

Permisi

River

Ya silahkan.

Udah dulu ya Bu aku berangkat dulu (sambil menutup telpon)

Kamelia

(duduk di kursi)One in a million ya, anak laki-laki yang


seusia kamu menelpon Ibu

ZOOM IN TO RIVER

River

(diam)
KAMERA MEDIUM SHOT TO KAMELIA DAN RIVER

Kamelia

Kenalin, aku kamelia. Kamelia Fitzgerald (sambil menjulurkan


tangan)

River

Ella Fitzsgerald maksudnya?

Kamelia

Haha bukan panggil aja Kamel tau Lia, nama Fitzgerald emang
nama asli. My father gave me. Dia suka banget sama Ella
Fitzgerald. Keren juga selera musik kamu! (tetap menjulurkan
tangan)

River

aku cuma pernah denger. River (menjaba tangan Kamelia)

Kamelia

Oh iya, bagus ya pendengaran kamu River, by the way ada acara


apa ke Surabaya?

River

acara keluarga

Kamelia

maaf ya aku nanya-nanya gini. Kita di sini bakal 17 jam 24


menit. Aku takut mati kebosanan.

River

(menghela nafas)

Kamelia

ternyata nama kamu sama sikap kamu sama ya

River
Maksudnya “River”?

Kamelia

iya sungai kalau lagi musim salju, dingin banget

River

haha aneh banget deh

(suara kereta api berjalan)

Kamelia

River maaf ya aku bawa banyak bawaan kayak gini. Yang ini
isinya lukisan. Aku ga akan bisa taruh ini di atas karena
takut ketimpa barang lain. Sabtu pagi mendatang itu adalah
hari pameranku.

River

kamu seniman?

Kamelia

Bukan, aku hanya mahasiswi jurusan seni rupa terapan

River

Boleh lihat lukisannya?

Kamelia

Kalau mau lihat datang ke pameranku!

River

(menghela nafas dan membuka laptop)

Kamelia

Kamu ada tugas?

River

Cuma ngecek email kantor


Kamelia

Keren udah kerja ya berarti

River

Iya nine to five di salah satu perusahaan finance technology


di Mega Kuningan

Kamelia

What, nine to five. Aku gabisa bayangin kalau aku jadi kamu
gimana.

River

Bayangin apa? Ga perlu dibayangin apa-apa

Kamelia

Kerja dari subuh ke malem. Pasti drained energy banget gak


siih.

River

Iya, tapi gajinya lumayan

Kamelia

Hmm.. (berpikir) bener juga sih. Ini menarik. Dulu, aku sempat
ditentang jadi seniman sama ibuku. Ibu udah lama single
parents. Aku adalah anak pertama, jadi aku harus bisa
membiayai keluarga kami. Ibu juga udah sakit-sakitan. Tadinya
mau ambil jurusan yang realistis. Tapi apa daya waktu snmptn
aku keterimanya di jurusan seni, beasiswa lagi. Jadi ya mau ga
mau diterima. Itu juga passion aku toh. Tapi sekarang mulai
mikir aku harus dapat uang. Mulai dari part time sampai ikut
pameran seperti ini, ya aku jalani.

River

Hidup ini realistis aja, ga selalu haris ngikutin passion.


Jalanin aja dulu prosesnya (sambil menutup laptop).
ZOOM IN TO KAMELIA

Kamelia

(melihat wajah River yang datar)by the way itu laptop keluaran
terbaru ya

River

Iya, kemarin baru beli.

Kamelia

Canggih ya kerja 9 to 5 bisa dapet laptop seperti itu. Aku tau


karena adik aku merengek terus minta laptop itu. Dia baru
masuk kuliah by the way. Kita gap 4 tahun sebenernya Cuma
akunya aja yang ga lulus-lulus. Udah lima tahun aku di
kuliahan.

River

Kenapa gitu?

Kamelia

Ya karena aku part time dan sering begadang bikin lukisan buat
pameran aku jadi jarang ngerjain tugs kuliah. Sebenernya ini
salah strategi dari akunya.

River

Hidup itu masalah prioritas, Kamel.

Kamelia

Kamu benar, thanks yah udah inget nama aku

River

(diam)

(suara perempuan yang menawarkan makanan di kereta)

Pelayan menaruh makanan di meja lipat River dan Kamelia


River

Terimakasih mbak

Kamelia

Makasih, btw kamu bisa baik juga ya haha

River

Karena aku pernah ngerasain jadi dia, capek kerja. Lebih parah
lagi dia 17 jam 24 menit di kereta. Belum lagi penumpang beda-
beda karakter. Dulu di bentak satu client pas meeting sampai
ga dihargai keberadaanku sebagai consultan aja udah sakit
banget rasanya. Gimana dia beratus-ratus client dalam satu
kali perjalanan.

Kamelia

Lagi-lagi kamu benar lagi River. Kayaknya aku harus sedikit


menghilangkan sisi idealisme aku yang berlebih. Ya bukan
masalah pelayan tadi. Cuma dalam kehidupan sehari-hari kadang
aku lupa menghargai orang-orang yang ada di hidup aku. Aku
egois dalam menjalankan passion aku. Gatau kalau ibu aku ga
makan sehari dan adik aku ga ada uang jajan.

River

(menghela nafas lagi dan smabil menyantap makanan)

Mending kamu makan dulu deh, omongan kamu udah mulai berat.
Kamu butuh energi.

Kamelia

(menatap River dengan serius) Hehe, hatrick. Kamu dapat payung


cantik. Omongan kamu benar lagi (sambil embuka makanan.

Established shoot ke pemandangan indah dari kaca kereta api.


(suara pengumuman kereta api tela sampai di stasiun Bandung
dan harus dilakukan pergantian kereta penumpang diharuskan
menunggu kereta pengganti)

River

(zoom in to River) pergantian kereta biasanya lama, mending


kita keluar dulu.

Kamelia

Ini di Bandung ya?

River

Iya kota asalku

Kamelia

Loh, terus surabaya apa dong?

River

Surabaya itu hanya tempat tinggal. Ayahku dipindahkan kerjanya


ke sana.

Kamelia

Kalau aku jadi dia aku akan tetap di Bandung. Kota yang
memiliki magis tingkat tinggi menurutku ya.

River

Ternyata, omongan kamu tadi selama di kereta benar ya..

Kamelia

(menatap penuh keseriusan)

KAMERA ZOOM IN TO KAMELIA

FADE TO BLACK
WEBSERIES

“1727”

EPISODE 2

JASA PT KAI

By

Rhadiyah Tsabita

1502174240
Sinopsis : “Beberapa jam di kereta api membuat Kamelia dan
River akrab. Tiba-tiba kereta mengalami kendala dan
mengahruskan mereka berhenti sejenak di Bandung. Di
Bandung Kamelia bertemu dengan Pak Ujang seorang
seniman. Banyak hal yang membuat Kamelia gundah,
apalagi saat bertemu dengan Laurie”.

SCENE 1 INT. STASIUN BANDUNG SIANG HARI

Cast : Kamelia dan River

ESTABLISHED SHOT stasiun Bandung dan lalu lalang orang keluar


masuk kereta

Kamelia

(zoom muka kamelia yang bingung karena perkataan River)River


kamu mau kemana?

KAMERA MEDIUM SHOT TO KAMELIA DAN VIDA

River

Hmm, sepertinya aku mau keluar sebentar lihat-lihat kota ini.


Aku rindu.

Kamelia

Kalau aku ikut boleh? Aku penasaran dengan kota ini.

River

(berjalan keluar stasiun)

Mereka berjalan ke daerah

FADE TO BLACK

SCENE 2 EXT. BRAGA

Cast : Kamelia, River, dan Pak Ujang

ESTABLISHED SHOT jalan Braga

KAMERA MEDIUM SHOT TO KAMELIA DAN RIVER


Kamelia

Kayak di eropa ya, aku serasa di Paris hehe.

River

Iya dong, ini kan hasil dari kolonialisme Eropa tapi buka
perancis.

Kamelia

I know, aku juga anak sosial kali haha

River

Kamu suka ngelukis kan.. di sini banyak yang berjualan karya


seninya. Kita ke sana ya ketem Pak Ujang.

Kamelia

Wah, boleh banget sih. Kamu kenal?

River

Dulu mantan aku suka banget ngelukis juga

Kamelia

Terus sekarang masih?

River

Aku gatau kan udah ga bareng lagi

Kamelia

Yah, kan bisa jadi partner aku tuh dia

Mereka berdua berjalan ke arah penjual seni lukis di pinggir


jalan di Braga

FADE TO BLACK

SCENE 3 EXT. PENJUAL LUKISAN

Cast : Kamelia, River, dan Pak Ujang


ESTABLISHED SHOT ke arah lukisan Pak Ujang

KAMERA MEDIUM SHOT TO KAMELIA, RIVER, DAN PAK UJANG

Kamelia

Kota seni selain jogja ini Bandung

River

Haha iya, kenalin ini Pak Ujang dia udah 40 tahun berkarya di
Braga.

Pak Ujang

Halo, neng. Pacar barunya den River ya?

Kamelia

Aduh bukan Pak, Cuma kenalan aja. Kenalin aku Lia

River

Bukan Pak si Bapak masih ska ngebodor ya haha

Pak Ujang

Abisnya yang di bawa ke sini pasti baru terus ceweknya haha

Kamelia

Haha oh ya Pak? Kata dia Cuma satu

Pak Ujang

Iya atuh ngebodor neng tau gak bodor itu bercanda. Emang River
mah Cuma satu mantannya haha neng Pira.

Kamelia

Maklum Pak saya orang Bali gatau bahasa sunda hehe. Oh keren
ya setia haha

Pak Ujang

Oh ya, kamu liburan di sini?


Kamelia

Engga aku sebenarnya kuliah di Jakarta dan akan ada pameran di


Surabaya. Nah, kereta yang saya tumpangi lagi ada kendala,
terus aku ikut River yang nyatanya adalah tetangga sebelah
kursi hehe

Pak Ujang

Aduh si eneng terlalu percaya orang baru ya haha biasa jiwa


seni ya neng sangat open. Kita sehati neng

Kamelia

Iya Pak, lukisan Bapak keren-keren boleh nanti kita tukeran


contact person Pak, buat nanya-nanya teknik melukis yang dosen
saya tidak ajarkan haha

Pak Ujang

Boleh aja neng, tapi ingat semua lukisan pasti punya ciir khas
tersendiri

Kamelia

(kamelia tersenyum)

River

Udah ngobrolnya?

Kamelia

Siapa suruh diajak ke sini, kan aku jadi nyaman haha

Pak Ujang

Hati-hati ya kalian, 70 persen dari orang yang bertemu di


bangku transportasi umum biasanya berjodoh loh

KAMERA ZOOM IN TO KAMELIA

Kamelia

Bapak jangan abstrak-abstrak banget atuh kalau ngomong hehe


River

Pak, pamit ya ke Surabaya lagi. Kayaknya keretanya juga udah


mau bener da

KAMERA LONG SHOT TO KAMELIA, PAK UJANG, RIVER

Pak Ujang

Iya sok, jangan sampai tertinggal

Kamelia

Makasih banyak Pak Ujang waktunya walau ga lama hehe

Pak Ujang

Sok mangga hati-hati dan dipertimbangkan perkataan Bapak tadi


ya

Kamelia

(tersenyum)

SCENE 3 INT. STASIUN BANDUNG

Cast : Kamelia dan River

ESTABLISHED SHOT ke arah stasiun Bandung

KAMERA LONG SHOT TO KAMELIA DAN RIVER

Kamelia

River, aku mau ke toilet dulu dan ini udah mepet kereta kita
berangkat. kamu duluan aja, nanti waktu pengecekan bilang
samping kamu lagi di toilet.

River

Iya, aku pergi dulu

FADE TO BLACK

SCENE 4 INT. KERETA API


Cast : Kamelia, River, dan Laurie

ESTABLISHED SHOT ke dalam interior kereta api

SFX suara kereta berjalan

KAMERA LONG SHOT TO KAMELIA DAN RIVER

Kamelia

Hai, im back. Lega banget. Tinggal tidur dalam perjalanan.


Surabaya here we come!

River

Lukisan kamu mana?

Kamelia

Oh iya! Aku lupa tertinggal di dalam toilet bagaimana dong?


(muka kaget)

River

(segera pergi ke arah masinis)

Kamelia

(muka murung)

River

Ga bisa, keretanya gamungkin kembali ke tempat semula

Kamelia

Terus gimaa dong, aku ke Surabaya kan untuk pameran. Kalau


nggak ada lukisan itu aku ngapain lagi ke sana. Ga ada tujuan
juga.

River

Kamu tenang dulu (berlari ke arah masinis)

KAMERA ZOON IN TO KAMELIA

Kamelia
(menangis)

SFX suara langkah kaki

KAMERA FOLLOW TO RIVER

River

Keretanya ga bisa balik lagi ketempat tadi. Lebih baik di


statiun selanjutnya kamu berhenti dan beli tiket ke Bandung.

KAMERA MEDIUM SHOT TO KAMELIA DAN RIVER

Kamelia

Hal itu kayaknya wasting time banget, aku harus ketemu


penyelenggara untuk daftarin lukisan aku jam 7 Pagi besok.
Kita udah habisin waktu 5 jam di Bandung tadi approximately
kita bakal sampai di Surabaya tepat waktu, kalau lukisan itu
ada sama aku. Tapi semuanya berubah begitu saja.

River

Kamu sabar ya, mungkin ada hal yang lain yang kamu bisa
lakukan juga di Surabaya nanti

Kamelia

Satu hal yang aku sadar saat ini, egois bukan salah satu jalan
untuk hidup. Coba tadi aku kasih lukisan ini ke kamu. Ya sama
aja kayak hidup kan, kita relain kasih sesuatu buat seseorang.
Ya buat kebaikan kita juga sebenarnya. Coba aja aku bisa
relain keegoisan aku sedikit aja. Pasti aku udah lulus dan
kerja, ibu bisa makan layak, adik bisa beli gadget.

SFX suara langkah kaki

Long shot ke arah Laurie

KAMERA FOLLOW TO LAURIE

Laurie

Permisi, maaf tapi tadi kamu lupa barang ini


KAMERA MEDIUM SHOT TO LAURIE, RIVER, KAMELIA

Kamelia

Oh my god mbak! Ini barang yang paling berharga buta aku!


Terima kasih banyak ya!

Laurie

Iya, sama-sama panggil saja aku Laurie

Kamelia

Oh gosh! Terima kasih banyak Laurie you save my life. I owe


you!

River

Thank you Laurie, aku River

Laurie

Hi River, nice to meet you

Kamelia

Di depan kami masih kosong Laurie silahkan duduk

Laurie

Oh iya aku duduk di sini ya guys hehe

Kamelia

Ke Surabaya ada acara apa?

Laurie

Ada acara wedding teman aku

Kamelia

Wah sendirian aja nih? Hehe

Laurie

Iya, sebenarnya bukan teman sih, lebih ke ex-boyfriend


Kamelia

Kamu serius? Kamu masih sempet-sempetin datang ke sana.


Senidrian lagi? What a girl Laurie!

Laurie

Aku mau tahu seberapa kuat aku. Aku yakin perasaanku sudah
berubah terhadapnya

Kamelia

What a though girl

Laurie

(berkaca-kaca)

River

Kamu ga apa-apa Laurie?

Laurie

Aku Cuma sedih aja, bukan karena aku bekum move on. Aku hanya
sedih kenapaaku jadi the person who left behind

River

Kamu ga left behind. Dia aja belum tahu seberapa berharganya


kamu. Oh ya kalau kamu sedih, coba deh kamu makan coklat
(sambil memberi coklat)kata Ibuku makan coklat buat kita jadi
senang

Laurie

Terima kasih River, kamu bisa aja buat aku senang lagi

Kamelia

River kamu modus ya?

Laurie

Guys aku bahagia banget aku naik kereta ini. Aku jadi siap
menghadapai kenyataan nanti di Surabaya.
River

Its okat Laurie senang juga bertemu sama kamu

Laurie

Aku senang juga bertemu dengan kalian!

River

Aku salut sebenarnya dengan tekat kamu yang seperti itu,


menyampingkan keegoisan mu demi orang lain

Kamelia

(Voice Over) (semua orang sudah bisa menyampingkan ke-


egoisannya saatnya aku juga harus bisa)

River

Ngomong-ngomong, waht you for living?

Kamelia

(Voice Over) (River benar-benar pilih kasih! Lihat saja


perlakuannya kepadaku sangat dingin!)

Laurie

Aku bekerja di salah satu marketplace di Jakarta, sebenarnya


aku ingin sekali melanjutkan S2ku namun, apa daya. Ayahku
sendiri tidak bekerja karena sakit. Aku harus cepat-cepat
lulus dan bekerja untuknya.

Kamelia

Kamu hebat! Aku juga memiliki situasi yang kurang lebih sama
seperti mu namun, aku tidak mengorbankan kegoisanku demi orang
lain. Boro-boro kerja, aku pun belum lulus-lulus kuliah.
Sementara tanggungan banyak sekali.

River
Ya memang semua itu pilhan, hidup itu harus memilih. Pasti
harus ada yang dikorbankan.

Kamelia

(merenung)

Laurie

By the way, what do both of you do for living? Are you guys
dating?

Kamelia

Haha of course no! Aku sama River baru bertemu tadi pagi
karena kami bersebelahan tempat duduk. Aku masih mahasiswi
like i said before.

River

Aku bekerja di salah satu perusahaan bidang teknologi di


Jakarta.

Laurie

Cool guys, we have very different path ya hehe

River

Laurie, aku boleh tahu ga kenapa kalian putus.

Laurie

Pacarku dijodohkan oleh orang tuanya. Dia harus merelakan aku


demi keluarganya.

Kamelia

What a man! Ga bisa kayak gitu dong ninggalin kamu gitu aja

River

Sabar lah Kamelia. Kita kan gatau sudut pandang dari Laurie
dan mantan pacarnya.

Laurie
She gave up on me because of his parents, hehe

River

Oh, gosh what a life

Kamelia

Hmm, memang hidup itu pilihan, benar kata River

Laurie

Oh well, mending kita makan aja yuk ke kantin!

River

Kereta ini keren memang ada kantinnya, lets go!

Kamelia

(kamelia melihat ke arah mereka berdua yang kelihatan akrab)

Long shot ke arah River dan Laurie

WEBSERIES

“1727”

EPISODE 3

JASA PT KAI

By

Rhadiyah Tsabita

1502174240
Sinopsis: :“ Perjalanan Kamelia dari Jakarta ke Surabaya
menggunakan kereta api PT. KAI rute Gambir ke stasiun
Surabaya Kota yang memakan waktu 17 jam 27 menit bersama
seorang laki-laki yang memiliki karakter dan style yang
berbeda 180 derajat dengannya yaitu sosok River yang
memiliki kepribadian yang dingin dan memiliki gaya hidup
modern, mengubah cara pandang Kamelia tentang dunia.
Ditambah kedatangan Laurie perempuan cantik dengan gaya
feminim hadir diantara mereka yang juga banyak memberikan
andil kepada perubahan sifat dan perilaku Kamelia. Hal
apa yang terjadi setelah mereka bertiga sampai di
Surabaya”.

SCENE 1 INT. KANTIN KERETA API

Cast : Kamelia, River, dan Laurie


ESTABLISHED SHOT ke dalam interior kantin di kereta api

SFX suara kereta berjalan

Laurie

Guys, kalian mau makan atau apa?

River

Anything madam!

Kamelia

Coffee please!

Laurie

Anaknya kafein banget ya haha

Kamelia

Teman sejati dikala nugas haha

River

Anak kuliahan ya begini haha

Laurie

Anyway dulu waktu aku kuliah aku tuh step by step person tau

River

Beda banget sama anak kafein haha

Kamelia

Iya tau aku deadliner

Laurie

Tapi emang orang beda-beda sih cara menyelesaikan tugasnya

River

Iya, kalau aku dicicil juga sih sama kayak kamu Laurie

Kamelia
Kenapa kalian selalu serasi!

River

We’re in the same zone Laurie

Kamelia

(melihat ke arah Laurie dan River)

Kalian let go of your selfishness untuk orang yang kalian


sayang, bekerja tidak deadline, apa lagi seterusnya? Aku
merasa kurang sekali

Laurie

Its just a matter of time, semua orang akan dewasa pada


waktunya. Kamu harus mulai menentukan mau kapan kamu akan
berproses. Ga ada waktu buat berpikir sih. It starts from now
on.

River

Yes it is Laurie you’re so smart

FADE TO BLACK

SCENE 2 INT. KERETA API

Cast : Kamelia, River, dan Laurie

ESTABLISHED SHOT ke dalam interior kereta api

SFX suara kereta berjalan

MEDIUM SHOT ke arah Laurie

Laurie

Kamelia, River orang yang keren ya

Kamelia
Tampangnya memang keren (sambil memandangi muka River yang
sedang tertidur)

Laurie

Bukan itu maskudku dari segi pemikiran dia keren sekali. Dari
tadi aku kagum dengan kepribadiannya yang cool namun perhatian

Kamelia

Oh itu, ya aku tahu kalian cocok

Laurie

Kamu ga suka River ya?

Kamelia

Bukan begitu, aku Cuma bingung dengan kepribadianku yang


sangat jauh dari kata baik kalau dibandingkan dengan kalian.

Laurie

Its just a matter of time bukan?

Kamelia

Iya deh haha aku sangat beruntung ya dapat kawan diperjalanan


yang menyadarkanku banyak hal

Laurie

Itu semua bukan kebetulan, itu takdir

Kamelia

Kamu suka River?

Laurie

Tapi menurutku kalian cocok

Kamelia

Kan aku tanya kamu, kenapa ke aku haha

Laurie
Aku hanya bercanda, jangan sensi dong hehe

By the way, kamu jangan bingung sama kepribadian kamu. Kita


itu ibarat kereta. Kadang kita berhenti di stasiun yang kita
aja ga tau namanya. Istirahat sebentar, kalau kereta berhenti
sebelum kita melaju untuk sampai tujuan. Jangan menyerah,
ingat siapa yang menunggu kita di stasiun terakhir.

Kamelia

Laurie, you’re so kind. Aku banyak belajar dari kamu. Mulai


dari hari ini aku akan serius menyelesaikan kuliahku. Aku akan
mencari pekerjaan untuk menghidupi keluargaku. Aku akan, hmm
mungkin menggantungkan mimpiku sebagai seniman?

Laurie

Mengapa?

Kamelia

Kondisi sekarang tidak memungkinkan kalau aku harus menjadi


seniman

Laurie

Aku tahu ini berat, tapi kamu bisa melakukan dua hal itu
bersamaan

Kamelia

Hehe teri makasih ya masukannya, kamu ga tidur?

Laurie

Aku lebih suka melihat pemandangan

Kamelia

Baiklah, lihat tuh River nyenyak banget tidurnya haha

Laurie
Iya what a fallen angel, aku baru tahu ada laki-laki sopan dan
baik seperti dia

Kamelia

Anyone who who get him is lucky ya?

Laurie

Haha

Kamelia

I want to be someone’s lucky charm juga. I must change to be a


better person like him

Laurie

Yes you are, pokonya semangat untuk berubah. Ingat teori


kereta yang tadi aku bilang ya! Haha

Kamelia

Always Laurie thank you once again

FADE TO BLACK

SCENE 3 INT. KERETA API

Cast : Kamelia, River, dan Laurie

ESTABLISHED SHOT ke dalam interior kereta api

SFX suara kereta berjalan

MEDIUM SHOT ke arah Kamelia

Kamelia

(voice over) entah ini suratan tuhan atau doa ibu yang
terkabul agar aku sadar bahwa hidup itu adalah sebuah pilihan.
Aku tidak boleh egois dalam menjalani hidup, karena orang-
orang disekelilingku sudah berkorban banyak untuk aku. Aku
harus mengorbankankan sisi egoisku. Mulai saat ini aku harus
serius belajar agar cepat lulus, bekerja juga untuk memenuhi
kebutuhan keluarga.

KAMERA LONG SHOT TO KAMELIA DAN RIVER

River

(bangun tidur) kamu kenapa Kamelia?

Kamelia

Engga, hanya saja teringat sama Ibu. Udah lama banget gak
pulang ke Bali

River

Gak usah sedih yah

Kamelia

Tumben baik haha

River

Haha, kan memang baik. Kalau kamu kangen Ibu datang aja
kerumahku yuk. Bisa mengobati kangen masakan rumah juga

Kamelia

Haha, gausah River. Nanti ibu kamu heran kalau aku ke sana.
Kita kan baru kenal di kereta

River

Mungkin benar kata Pak Ujang?

Kamelia

Maskud kamu?

River

Lagi-lagi tidak mendengarkan orang kalau berbicara ya Kamelia?

Kamelia

Bukan begitu, aku lupa


River

Haha enggak yaudah sebentar lagi sampai mendingan kita beres-


beres barang. Lukisan kamu jangan sampai ketinggalan lagi ya

Kamelia

Iya River, hmm masalah ajakan kamu tadi beneran tuh?

River

Iya ayo kalau kamu mau

Kamelia

Haha okay

SFX Kereta telah sampai

Kamelia

(berpikir)(Voice Over) memang hidup kadang unik ya, kita


dipertemukan kepada orang-orang jahat yang membuat kita sebal.
Namun, ada pula orang baik yang menyadarkan kita bahwa di
dunia ini kita tidak sendiri. Orang lain perlu juga tambahan
orang baik lain. Aku akan menjadi amunisi orang baik tambahan.
Agar Kamelia-kamelia lain sadar akan pentingnya sesama
(tersenyum)

Semua penumpang bergegas membereskan barangnya dan keluar dari


kereta

(MUSIC)

FADE TO BLACK

THE END