Anda di halaman 1dari 14

NAMA : RISKI AMANDA

NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

PENGENALAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Enterprise Resource Planning (ERP) menurut O'Brien , J.A., & Marakas, G. M. (2010:272) adalah sistem
perusahaan yang meliputi semua fungsi yang terdapat di dalam perusahaan yang didorong oleh beberapa
modul software yang terintegrasi untuk mendukung proses bisnis internal perusahaan . Sebagai contoh,
software ERP untuk perusahaan manufaktur umumnya dimulai dari memproses data yang masuk ,
melacak status dari penjualan , inventory , pengiriman barang dan penagihan barang , serta
memperkirakan bahan baku dan kebutuhan sumber daya manusia , sehingga menurut O'Brien, J. A., &
Marakas, G. M. (2010:272) terdapat 5 komponen utama dari sistem ERP . Berikut adalah gambar dari 5
komponen tersebut :
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

1. Accounting and Finance

2. Human Resource

3. Sales Distribution Order Management

4. Production Planning

5. Integrated Logistic

ERP adalah Sistem yang mengintegrasikan manajemen internal dan eksternal atas informasi; yang
mencakup seluruh organisasi, atas informasi keuangan / akuntansi , manufaktur , penjualan dan layanan,
manajemen hubungan pelanggan, dan hal yang lain. Sistem ERP mengotomatisasi kegiatan ini melalui
aplikasi perangkat lunak terpadu. (Wikipedia, 2013)

Suatu metode bagi industri dalam mengupayakan proses bisnis yang lebih efisien dengan membagi
informasi di dalam dan antar bisnis proses dan menjalankan bisnis secara elektronik. (Lee, 2003)

KARAKTERISTIK ENTERPRISE RESOURCE PLANNING


Menurut Daniel E. O’Leary sistem ERP memiliki karakteristik sebagai berikut [WHI-2006]:

 Sistem ERP adalah suatu paket perangkat lunak yang didesain untuk lingkungan
pelangganpengguna server, apakah itu secara tradisional atau berbasis jaringan.
 Sistem ERP memadukan sebagian besar dari proses bisnis.
 Sistem ERP memproses sebagian besar dari transaksi perusahaan.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

 Sistem ERP menggunakan database perusahaan yang secara tipikal menyimpan setiap
data sekali saja.
 Sistem ERP memungkinkan mengakses data secara waktu nyata (real time).
 Dalam beberapa hal sistem ERP memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan
perencanaan.
 Sistem ERP menunjang sistem multi mata uang dan bahasa, yang sangat diperlukan oleh
perusahaan multinasional.
 Sistem ERP memungkinkan penyesuaian untuk kebutuhan khusus perusahaan tanpa
melakukan pemrograman kembali.

KELEBIHAN ERP

 Peramalan penjualan (sales forecasting), yang memungkinkan optimalisasi persediaan


 Kronologis setiap transaksi
 Pelacakan order, dari penerimaan sampai pemenuhan order
 Pelacakan pendapatan, dari faktur sampai ke penerimaan kas
 Pelacakan biaya, dari tagihan sampai ke proses pembayaran
 Perbandingan antara aktual pendapatan dan biaya, dibandingkan dengan anggaran
 Menghilangkan proses rekonsiliasi data antar divisi dalam perusahaan
 Memberikan data yang transparan dan dapat dipercaya
 Melindungi data dengan cara memberikan akses data yang terstruktur

KELEMAHAN ERP

 Kemungkinan terjadinya ketidakkonsistenan data sebagai akibat sistem tidak berjalan


sebagaimana yang diharapkan.
 Proses re-engineering/rekayasa bisnis proses agar dapat menyesuaikan dengan best practices di
sistem ERP dapat merusak daya saing dan atau mengalihkan fokus perusahaan dari
kegiatan/aktifitas penting yang lain.
 Penerapan sistem ERP akan membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem
yang kurang terintegrasi atau kurang komprehensif.
 Mengatasi resistensi terhadap informasi yang sensitif.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

 Diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk memastikan keberhasilan implementasi.


 Perlunya dukungan yang terus-menerus dari semua pihak di dalam perusahaan.
 Harmonisasi ERP dapat menjadi tugas yang menantang dan membutuhkan banyak waktu,
perencanaan dan biaya.

KOMPONEN UTAMA YANG ADA DALAM ERP

ERP biasanya terbagi atas modul utama Operasi dan modul pendukung Finansial, Akunting dan Sumber
Daya Manusia sebagai berikut:

1. MODUL OPERASI

Terdiri atas General Logistic, Sales and Distribution, MaterialsManagement, Logistic Execution, Quality
Management, Plant Maintenance, Customer Service, Production Planning and Control, Project System,
Environment Management

2. MODUL FINANSIAL DAN AKUNTING

Terdiri atas General Accounting, Financial Accounting, Controlling, Investment Management, Treasury,
Enterprise Controlling

3. MODUL SUMBER DAYA MANUSIA

Terdiri atas Personnel Management, Personnel Time Management, Payroll, Training and Event
Management, Organizational Management, Travel Management

Penjelasan secara rinci sebagai berikut :

A. FINANCIAL

1) FI – Financial Accounting

Ditujukan untuk menyediakan pengukuran berkelanjutan terhadap keuntungan perusahaan. Modul FI


juga mengukur kinerja keuangan perusahaan, berdasarkan pada data transaksi intenal maupun eksternal.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

Modul FI menyediakan dokumen keuangan yang mampu melacak (mengaudit) setiap angka yang terdapat
dalam suatu laporan keuangan hingga ke data transaksi awalnya.

2) CO-Controlling

Fungsi dari modul CO adalah untuk mendukung empat kegiatan operasional, seperti:

a. Pengendalian capital investment

b. Pengendalian aktivitas keuangan perusahaan, memonitor dan merencanakan pembayaran

c. Pengendalian pendanaan terhadap pembelian, pengadaan dan penggunaan dana di setiap area

d. Pengendalian biaya dan profit berdasarkan semua aktivitas perusahaan

3) IM – Investment Management

Fungsi dari modul IM ini saling melengkapi dengan fungsi yang dijalankan oleh modul TR, namun modul
IM lebih spesifik ditujukan untuk menganalisis kebijakan investasi jangka panjang dan fixed assets dari
perusahaan dan membantu manajemen dalam membuat keputusan.

4) EC – Enterprise Controlling

Tujuan dari modul EC adalah untuk memberikan akses bagi Enterprise Controller mengenai hal-hal berikut
:

 Kondisi keuangan perusahaan


 Hasil dari perencanaan dan pengendalian perusahaan
 Investasi
 Maintenance dari aset perusahaan
 Akuisisi dan pengembangan SDM perusahaan
 Kondisi pasar yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, seperti ukuran pasar, market
share,competitor performance
 Faktor-faktor struktural dari proses bisnis, seperti struktur produksi, struktur biaya, neraca dan
laporan rugi laba

5) TR – Treasury
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

Modul TR berfungsi untuk mengintegrasikan antara cash management dan cash forecasting dengan
aktivitas logistik dan transaksi keuangan.

B. DISTRIBUTION DAN MANUFACTURING

1) LE – Logistics Execution

Modul LE juga merupakan modul yang terintegrasi dengan modul yang lainnya, yaitu modul PP, EC, SD,
MM, PM dan QM. Pada intinya, modul ini fokus pada pengaturan logistik dari masa purchasing hingga
distribusi. Dari purchase requisition, good receipt hingga delivery.

2) SD – Sales Distribution

Desain dari modul SD ditekankan kepada penggunaan strategi penjualan yang sensitif terhadap
perubahan yang terjadi di pasar. Prioritas utama dari penggunaan modul ini adalah untuk membuat
struktur data yang mampu merekam, menganalisis, dan mengontrol aktivitas untuk memberikan
kepuasan kepada pelanggan dan menghasilkan profit yang layak dalam periode akuntansi yang akan
datang.

3) MM – Materials Management

Fungsi utama dari modul MM adalah untuk membantu manajemen dalam aktivitas sehari-hari dalam tipe
bisnis apapun yang memerlukan konsumsi material, termasuk energi dan servis.

4) PP – Production Planning

Modul PP ini berfungsi dalam merencanakan dan mengendalikan jalannya material sampai kepada proses
pengiriman produk.

5) PM – Plant Maintenance
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

Modul PM berfungsi untuk mendukung dan mengontrol pemeliharaan peralatan dan bangunan secara
efektif, mengatur data perawatan, dan mengintegrasikan data komponen peralatan dengan aktivitas
operasional yang sedang berjalan.

6) QM – Quality Management

Modul QM terintegrasi dengan modul PP-PI Production. Salah satu fungsi dari modul QM adalah untuk
menyediakan master data yang dibutuhkan berdasarkan rekomendasi dari ISO-9000 series.

7) PS – Project System

Modul PS dikonsentrasikan untuk mendukung kegiatan-kegiatan berikut ini:

Perencanaan terhadap waktu dan nilai

Perencanaan detail dengan menggunakan perencanaan cost element atau unit cost dan menetapkan
waktu kritis, pendeskripsian aktivitas dan penjadwalan

Koordinasi dari sumber daya melalui otomasi permintaan material, manajemen dan kapasitas material,
serta sumber daya manusia

Monitoring terhadap material, kapasitas dan dana selama proyek berjalan

Penutupan proyek dengan analisis hasil dan perbaikan

C. HUMAN RESOURCES

Berfungsi untuk:

1) Memudahkan melaksanakan manajemen yang efektif dan tepat waktu terhadap gaji, benefit dan
biaya yang berkaitan dengan SDM perusahaan

2) Melindungi data personalia dari pihak luar

3) Membangun sistem rekruitmen dan pembangunan SDM yang efisien melalui manajemen karir

HUBUNGAN ANTARA ERP DAN ARSITEKTUR E-BUSINESS !

Arstiketur 3-tier ERP :


NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

1. Presentation Layer

Presentation layer merupakan sarana bagi pengguna untuk menggunakan sistem ERP. Presentantaion
layer dapat berupa sebuah aplikasi (sistem berbasis desktop) atau sebuah web browser (sistem berbasis
web) yang memiliki graphical user interface (GUI). Pengguna dapat menggunakan fungsi-fungsi sistem
dari sini, seperti menambah dan menampilkan data.

2. Application layer

Lapisan ini berupa server yang memberikan layanan kepada pengguna. Server merupakan pusat business
rule, logika fungsi, yang bertanggung jawab menerima, mengirim dan mengolah data dari dan ke server
database.

3. Database layer

Berisi server database yang menyimpan semua data dari sistem ERP. Database layer bertanggung jawab
terhadap manajemen transaksi data.

Pada dasarnya arsitektur ERP di atas memiliki kemiripan dengan layer infrastruktur E-business yang
pernah dibahas sebelumnya. Presentation layer pada arsitektur ERP memiliki kemiripan dengan
appliacations layer pada linfrastuktur e-business. Lapisan ini adalah lapisan yang berhubungan dengan
user secara langsung. Sedangkan application layer memiliki kemiripan dengan system software layer yaitu
layer yang memberi layanan kepada pengguna agar sistem berjalan dengan baik. Sedangkan yang terakhir
yaitu database layer sangat mirip dengan storage / physical layer pada infrastruktur e-business.

MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI (TI) DALAM ERP

 Efisiensi biaya, waktu dan tenaga dalam penerapan Teknologi Informasi melalui pelaksanaan
sistem manajemen ERP juga dapat dibuktikan melalui :
 Single Entry, maksudnya dalam ERP, Anda hanya cukup satu kali memasukkan data untuk
mendapatkan beberapa laporan.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

 Melalui ERP status barang/order dapat dipantau setiap saat.


 Data base marketing Anda dapat dilihat dan diperbarui setiap saat.
 Dengan menggunakan teknologi komputer, Anda tidak lagi memerlukan banyak paperwork,
cukup menyimpan soft-copynya dan data /laporan dapat diprint/cetak kapan saja diperlukan.
 Pencarian data dapat lebih mudah dan cepat, karena semuanya telah didokumentasi dan
dikordinasi dengan baik oleh pusat data yang telah terbentuk dalam sistem ERP.
 Mengurangi Lead Time, maksudnya penyebaran informasi dilakukan secara serempak dan
bersamaan ke tiap departemen, sehingga proses di tiap departemen terkait dapat dilaksanakan
segera dan secepatnya tanpa harus saling menunggu sampainya informasi.

PENYEBAB KEGAGALAN IMPLEMENTASI ERP

Lemahnya kemampuan implementer untuk mengestimasi sumber daya dan waktu yang dibutuhkan untuk
melaksanakan task-task dalam proyek implementasi ERP.

Lemahnya koordinasi antar bagian (stream) dalam tim proyek. Biasanya intensitas dan tingkat stress yang
cukup tinggi pada setiap bagian tim proyek membuat koordinasi dengan tim lain menjadi
terabaikan/kurang diperhatikan. Semakin jauh permasalahan koordinasi ini tidak serius ditangani maka
akan semakin besar risiko yang ditimbulkan di akhirnya dan akan semakin besar pula effort yang
dibutuhkan untuk mensolusikannya.

Ketidak mampuan penyediaan SDM dan ekspertis yang dibutuhkan proyek pada waktu dibutuhkan.
Sebabnya bisa beragam, misalnya: implementer gagal dalam proses rekrutmen setelah memenangkan
proyek (sudah rahasia umum implementer kelas menengah pada umumnya tidak memiliki dedicated
consultant yang cukup banyak, sehingga jumlahnya akan berkembang dan berkempis sesuai dengan
proyek yang didapatkan), kemudian masalah administratif legal terkait pekerja ekspatriat, dan beberapa
sebab lainnya.

Lemahnya kontrol dari manajemen proyek dari perusahaan pemilik pekerjaan terhadap manajemen
proyek implementer. Lemahnya kontrol ini mencakup pada aspek waktu pelaksanaan task sesuai project
plan, kualtias hasil dari setiap task, dan yang kritikal juga adalah soal kesesuaian kualitas SDM yang
diterjunkan oleh implementer pada proyek dengan kualitas dan kuantitas yang dijanjikan atau
direncanakan.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

Kesenjangan kompetensi antara SDM dalam organisasi proyek perusahaan pemilik pekerjaan dengan SDM
dari implementer. Hal ini menyebabkan komunikasi diantara kedua pihak menjadi tidak berimbang, serta
ketidak sesuaian kualitas dan lingkup pekerjaan yang dihasilkan oleh implementer dengan yang
seharusnya dideliver.

ERP DAN E-BUSINESS

ERP dibentuk dengan tujuan dapat menciptakan sistem yang terintegrasi dan mencakup semua
bidang dalam suatu perusahaan. Kami mengambil contoh dari salah satu sumber yaitu mengenai
penerapan ERP dalam perusahaan agribisnis PT. Astra Agro Lestari. Pemanfaatan sistem informasi
berbasis komputer juga dapat dirasakan pada perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis. PT. Astra
Agro Lestari adalah perusahaan penghasil kelapa sawit yang memanfaatkan sistem terintegrasi berupa
ERP untuk menduku proses bisnis internalnya yang meliputi Finance, Distribution, dan Human Resource
Management. Bersama sistem aplikasi lainnya, ERP mampu meningkatkan kinerja PT. Astra Agro Lestari
Tbk. Manfaat yang paling dirasakan melalui penerapan ERP adalah alur informasi yang dapat diterima
secara real time. Namun dalam kenyataannya e-business dan ERP sedikit berbeda. ERP adalah bagian dari
e-business. ERP adalah bagian penting dari e-business. Keterkaitan antara e-business dapat dilihat antara
persamaan – persamaan yang ada antara arsitektur ERP dan infrastruktur e-business. Maka dari itu ERP
adalah salah satu contoh penerapan sebagian hal yang ada dalam cakupan e-business.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

DAFTAR REFRENSI :

Yunita, Beti. 2012. ERP Sebagai Bagian Penting Dari Sistem E-business, [online] Diakses dari
:<http://research.amikom.ac.id/index.php/STI/article/viewFile/9297/7633>[Diakses tanggal 31 Maret
2013]

AIMS Consultants.,     . Manfaat Penerapan ERP,  [online] Diakses dari :


< http://www.aimsconsultants.com/news/articles/14-manfaat-penerapan-erp> [Diakses tanggal 31 Maret
2013]

MT, CISA, CRISC, Umar Alhabsyi.,2012. Risiko Maut dalam Implementasi ERP, [online] Diakses dari :
< manajemen-ti.com/manajemen-risiko/258-risiko-maut-dalam-implementasi-erp.html > [Diakses tanggal
31 Maret 2013]

Pamungkas, Bayu Cahya.,2013. Enterprise Resource Planning (materi seminar ERP di FTI UKSW, Maret
2013)
Islamiyah, Shofawaty Nur.,        . Analisis dan Implementasi Modul Voucher Financial Management Pada
OPENERP,  [online] Diakses dari : < http://www.gunadarma.ac.id/library/articles/graduate/industrial-
technology/2009/Artikel_50405675.pdf>[Diakses tanggal 31 Maret 2013]

Wijayanti, Eka.,2008. Analisis Faktor – Faktor Keberhasilan ERP,  [online] Diakses dari : <
http://lontar.ui.ac.id/file?file=digital/130000-T%2024938-Analisis%20faktor-Literatur.pdf>[Diakses
tanggal 31 Maret 2013]
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

PERTANYAAN DAN JAWABAN

1. Sebutkan dan jelaskan apakah yang dimaksud dengan fungsi bisnis dan proses bisnis!

Jawaban :

Fungsi bisnis adalah kegiatan khusus yang ada pada daerah fungsional operasi, seperti marketing and
sales (M/S), Supply Chain Management (SCM), Accounting and Financial (A/F) dan Human Resource (HR).

Sedangkan proses bisnis adalah beberapa kegiatan yang mengambil beberapa masukan atau bahan baku
untuk menciptakan berupa output yang bernilai kepada pelanggan/konsumen.

2. Sebutkan dan jelaskan 4 area fungsi bisnis dasar yang terdapat dalam sebuah bisnis? Sebutkan
minimal 2 fungsi yang dijalankan dari tiap area fungsi bisnis tersebut!

Jawaban :

Empat area fungsi bisnis dasar yang terdapat pada sebuah bisnis adalah marketing and sales (M/S), Supply
Chain Management (SCM), Accounting and Financial (A/F) dan Human Resource (HR). Berikut penjelasan
area fungsi tersebut :

Marketing and Sales (M/S) berfungsi untuk melakukan pemasaran dan penjualan produk seperti
mempromosikan produk kepada pelanggan, membantu membuat perkiraan penjualan, mengambil dan
menerima pesanan pelanggan serta dapat menentukan harga.

Supply Chain Management (SCM) yaitu fungsi dalam memanajemen rantai pasokan atau bahan baku
untuk melakukan produksi biasanya SCM ini berhubungan dengan Supplier, serta untuk melakukan
perencanaan produksi membutuhkan perkiraan penjualaln dari Marketing and Sales. Contoh dari yang
dijalankan yaitu membeli bahan baku dan proses manufaktur.

Accounting and Financial (A/F) adalah fungsi pada bagian Akutansi dan Keuangan pada bisnis seperti
merekam data transaksi (termasuk penjualan), pembelian bahan baku, gaji karyawan, penerimaan kas
dari pelanggan.
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

Human Resource (HR) adalah fungsi yang digunakan untuk mengatur sumber daya manusia yang
diperlukan oleh perusahaan/organisasi, seperti melakukan rekrut, melatih, menilai dan memberi
kompensasi kepada karyawan.

3. Tiap area fungsi bisnis tentunya akan menjalankan proses bisnis yang didukung oleh Sistem
Informasi. Sebutkan dan Jelaskan apa saja dukungan atau tugas yang dijalankan oleh sistem informasi
tersebut!

Jawab :

Dukungan atau tugas yang dijalankan oleh Sistem Informasi pada sertiap fungsi bisnis adalah sebagai
berikut:

Marketing and Sales, pada fungsi ini kebutuhan informasi dari semua bidang fungsi bisnis lainnya
termasuk konsumen, kepada pelanggan secara pribadi melalui telepon, e-mail, fax, web dan lain-lain.Agar
dapat menentukan harga produk pada MS ini juga membutuhkan informasi dari AF data SCM. MS juga
perlu berinteraksi dengan HR agar dapat melakukan rekkrut sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Supply Chain Management disini memebutuhkan informasi dari berbagai area fungsi seperti rencana
produksi tentang penjualan produk yang aktual dan dapat diproyeksikan dari MS. Pada SCM dapat
menyediakan data yang dibutuhkan oleh AF untuk menentukan berapa banyak sumber daya yang
digunakan.

Accounting and Financial, juga membutuhkan informasi dari semua bidang fungsi bisnis lainnya yang
berhubungan dengan keuangan seperti dari MS yang menyediakan data penjualan, SCM memberikan
data inventarisasi dan produksi, sedangkan HR memberikan data gaji karyawan.

Human Resource membutuhkan informasi dari semua area fungsi bisnis kecuali pelanggan, HR disini
berkaitan dengan perekrut karyawan, pelatihan dan lainnya. Pada fungsi memberikan data tersebut
kepada area fungsi bisnis lainnya.

4. Pada area fungsi pemasaran dan penjualan, sebutkan data-data apa saja yang menjadi masukan (min
3 poin) dan keluaran ( min 3 poin) dari area fungsi tersebut!

Jawab :
NAMA : RISKI AMANDA
NIM : 11170930000032
RINGKASAN PEMBELAJARAN KELAS
MATA KULIAH
: 6-B SISTEM INFORMASI
: SISTEM ENTERPRISE

Pada pemarsaran dan penjualan data yang dibutuhkan adalah Data Konsumen, Data pengiriman barang,
data harga produk per unit. MS juga menghasilkan data yang digunakan untuk proses bisnis di area fungsi
lainnya seperti strategi penjualan, harga produk yang tepat dan data ketenagakerjaan yang dibutuhkan

5. Jelaskan bagaimana cara sistem ERP dapat membantu dalam peng-integrasi-an operasional
perusahaan!

Jawab :

Dengan menggunakan sistem ERP yang sudah terintegrasi dari setiap proses bisnis operasional akan
membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih capat. Karena ERP merupakan software yang
mengintegrasikan semua departemen dan fungsi suatu perusahaan ke dalam satu sistem komputer yang
dapat melayani semua kebutuhan perusahaan, baik dari departemen penjualan, HRD, produksi atau
keuangan.