Anda di halaman 1dari 3

NAMA : NURUL LATIFATIL HIDAYATI KELAS : 3D NIM : P1337430217072

A. Naskah Publikasi

Judul : PENINGKATAN KUALITAS CITRA DAN INFORMASI


ANATOMI CT SCAN PANKREAS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS
MENGGUNAKAN FUSI ITRA, STUDI MENGGUNAKAN VARIASI
TEGANG AN TABUNG 80 KV, 120 KV DAN 140 KV

Penulis : Ari Susanto


Tahun penerbit : 2019
B. Kerangka Teori

Diabetes

Pancreas

USG CT MRI
CT Scan dengan CT Scan tanpa
kontras kontras

Citra tegangan tabung CT Scan


80 kV 120 kV Abdomen

Citra tegangan tabung Fusi Citra


120 kV 140 kV
Faktor Geometri
Citra tegangan tabung
Ukuran Kualitas Citra :
140 kV 80 kV
- Contrast
Rekonstruksi Algoritma - Resolution

FOV
Informasi
kV
Anatomi
Faktor
m
Slice

Keterangan : = Tidak diteliti


= Diteliti
C. Kerangka Konsep

Variable Bebas Variable Terikat

Kualitas Citra
Fusi Citra :
1. Tegangan Tabung 80 kV dan 120 kV
2. Tegangan Tabung 120 kV dan 140 kV Informasi Anatomi
3. Tegangan Tabung 140 kV dan 80 kV

Variable Confounding

1. Scan Mode 5. Pitch


2. Slice Thickness 6. Window Width
3. FOV 7. Window Level
4. Rekonstruksi Algoritma 8. Inchrement

D. Hipotesa
1. Hipotesa Mayor
Fusi citra mampu meningkatan kualitas citra dan informasi anatomi CT Scan
pancreas pada pasien diabetes mellitus.
2. Hipotesa Minor
a. Terdapat perbedaan signal to Noise Ratio (SNR) antara citra CT Scan
pancreas pasien diabetes mellitus sebelum dan setelah dilakukan fusi citra.
b. Terdapat perbedaan Contrast to Noise Ratio (CNR) antara citra CT Scan
pancreas pasien diabetes mellitus sebelum dan setelah dilakukan fusi citra.
c. Terdapat perbedaan informasi anatomi antara citra CT Scan pancreas pasien
diabetes mellitus sebelum dan setelah dilakukan fusi citra.
d. Terdapat citra CT Scan pancreas yang paling optimal pada pasien diabetes
mellitus sebelum dan setelah fusi citra.
E. Desain Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan
penelitian pretest posttest without control group design. Rancangan penelitian ini
bertujuan membuktikan adanya perubahan sebelum dan setelah perlakuan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui adanya perubahan sebelum dan sesudah perlakuan.
Rancangan penilitian ini ditunjukkan pada gambar 3.2.
O2

S O1 X O3

O4

Keterangan :
S = Sampel
O1 = Pengukuran citra tegangan standar sebelum fusi citra
X = Fusi citra
O2 = Pengukuran citra 80 kV dan 120 kV setelah fusi citra
O3 = Pengukuran citra 120 kV dan 140 kV setelah fusi citra
O4 = Pengukuran citra 140 kV dan 80 kV setelah fusi citra

F. Variabel Penelitian
1. Variable bebas
Variable bebas pada penelitian ini adalah fusi citra 80 kV, 140 kV, 120 kV.
2. Variable terikat
Variable terikat pada penelitian ini adalah signal to Noise Ratio (SNR), Contrast
to Noise Ratio (CNR) dan informasi anatomi.
3. Variable confounding
Variable confounding pada penelitian ini adalah slice thickness, FOV dan
Rekonstruksi Algoritma, scan mode, slice thickness, FOV, Pitch, Window width,
window level, inchrement. Variable di atas dikontrol dengan cara mengatur
parameter di control setting monitor CT Scan dengan nilai yang sama.