Anda di halaman 1dari 23

DIFFERENSIASI NUMERIK

Ir. I.B.G.Indramanik, ST., MT


DIFFERENSIASI NUMERIK

◼ Diferensial numerik digunakan untuk :


• Memperkirakan bentuk diferensial kontinyu
menjadi bentuk diskret
• Menyelesaikan persamaan diferensial, yang
diturunkan berdasarkan dari deret Taylor
Diferensial Turunan Pertama
◼ Deret Taylor
Δ𝑥 Δ𝑥 2 Δ𝑥 3 Δ𝑥 𝑛
𝑓 𝑥𝑖 + 1 = 𝑓 𝑥𝑖 + 𝑓′(𝑥𝑖) + 𝑓"(𝑥𝑖) + 𝑓′′′(𝑥𝑖) + …….+ f∞(𝑥𝑖) + Rn
1! 2! 3! 𝑛!

◼ Deret Taylor dua suku pertama dapat ditulis sbb :

𝑓 𝑥𝑖 + 1 = 𝑓 𝑥𝑖 + 𝑓′(𝑥𝑖)Δ𝑥 + Rn
◼ Atau

𝑓 𝑥𝑖+1 −𝑓 𝑥𝑖
𝑓 ′ 𝑥𝑖 = − Rn
Δ𝑥
Diferensial Turunan Pertama

◼ Metode Diferensial Maju Orde Satu


◼ Metode Diferensial Terpusat Orde Satu
◼ Metode Diferensial Mundur Orde Satu
Perkiraan Garis Singgung Suatu
Fungsi
y = f(x)
yi

A B

x
i-1 i i+1
x x
Metode Diferensial Maju Orde Satu

y = f(x)
yi

C
f(xi+1)
◼ Turunan dari f thd. x di
titik xi didekati oleh
kemiringan garis yang
f(xi)
B melalui titik B (xi,f(xi))
dan titik C (xi+1,f(xi+1))
x
i i+1
x=h
Metode Diferensial Maju Orde Satu

◼ Deret Taylor
Δ𝑥 Δ𝑥 2 Δ𝑥 3 Δ𝑥 𝑛
𝑓 𝑥𝑖 + 1 = 𝑓 𝑥𝑖 + 𝑓′(𝑥𝑖) + 𝑓"(𝑥𝑖) + 𝑓′′′(𝑥𝑖) + …….+ f∞(𝑥𝑖) + Rn
1! 2! 3! 𝑛!

◼ Deret Taylor dua suku pertama dapat ditulis sbb :


𝑓 𝑥𝑖 + 1 = 𝑓 𝑥𝑖 + 𝑓′(𝑥𝑖)Δ𝑥 + Rn

◼ Atau

𝑓 𝑥𝑖+1 −𝑓 𝑥𝑖
𝑓′ 𝑥𝑖 = − Rn
Δ𝑥
Metode Diferensial Mundur Orde Satu
y = f(x)
yi

◼ Apabila data yang


digunakan adalah
f(xi) di titik xi dan xi-1,
A B maka disebut
f(xi-1)
diferensial mundur
x
i-1 i
X =h
Metode Diferensial Mundur Orde Satu

◼ Deret Taylor dua suku pertama dapat ditulis sbb :


𝑓 𝑥𝑖 − 1 = 𝑓 𝑥𝑖 − 𝑓′(𝑥𝑖)Δ𝑥 + Rn

◼ Atau
𝑓 𝑥𝑖 −𝑓 𝑥𝑖 1
𝑓′ 𝑥𝑖 = − + Rn
Δ𝑥
Metode Diferensial Terpusat Orde Satu

y = f(x)
yi

C
f(xi+1)
◼ Apabila data yang
digunakan adalah
f(xi) di titik xi-1 dan xi+1,
A B maka disebut
f(xi-1) diferensial
x
terpusat
i-1 i i+1
X =h X =h
Metode Diferensial Terpusat Orde Satu
◼ Metode Selisih Terpusat merupakan metode pengambilan
perubahan dari dua titik sekitar dari titik yang diukur.

𝑓 𝑥𝑖+1 −𝑓 𝑥𝑖−1

𝑓 𝑥𝑖 = + Rn
2Δ𝑥

f (x + h ) − f (x − h )
f ' ( x) =
2h
Diferensial Turunan Kedua

Δ𝑥 Δ𝑥 2 Δ𝑥 3 Δ𝑥 𝑛
𝑓 𝑥𝑖 + 1 = 𝑓 𝑥𝑖 + 𝑓′(𝑥𝑖) + 𝑓"(𝑥𝑖) + 𝑓′′′(𝑥𝑖) + …….+ f∞(𝑥𝑖) + Rn
1! 2! 3! 𝑛!

Δ𝑥 Δ𝑥 2 Δ𝑥 3 Δ𝑥 𝑛
𝑓 𝑥𝑖 − 1 = 𝑓 𝑥𝑖 − 𝑓′(𝑥𝑖) + 𝑓"(𝑥𝑖) − 𝑓′′′(𝑥𝑖) + …….- f∞(𝑥𝑖) + Rn
1! 2! 3! 𝑛!

Turunan kedua dari suatu fungsi dapat diperoleh dengan menjumlahkan


kedua persamaan diatas

𝑓 𝑥𝑖+1 −2𝑓 𝑥𝑖 +𝑓 𝑥𝑖−1


𝑓" 𝑥𝑖 = − Rn
Δ𝑥2
Differensiasi Tingkat Tinggi
◼ Differensiasi tingkat tinggi merupakan proses
pendifferensialan secara terus-menerus, hingga
tingkatan yang ditentukan.
◼ Differensial tingkat 2 f "(x) = f '  f ' (x)

◼ Differensial tingkat 3 f ( 3)
(x ) = f '  f " (x )
◼ Differensial tingkat n f (n ) ( x ) = f 1 f  n −1
(x )
dn f d  d n −1 f 
n
=  n −1 
dx dx  dx 
Differensiasi Tingkat Tinggi
◼ Diferensial Maju Orde Dua

f ' ( x + h ) − f ' ( x)
f " (x ) =
h
f ( x + 2h) − f ( x + h) f ( x + h) − f ( x )

f " (x ) = h h
h
f ( x + 2h) − 2 f ( x + h) + f ( x )
f " (x ) =
h2
Differensiasi Tingkat Tinggi
◼ Diferensial Terpusat Orde Dua

f ' ( x + h ) − f ' ( x − h)
f " (x ) =
2h
f ( x + 2h) − f ( x ) f ( x ) − f ( x − 2h)

f " (x ) = 2h 2h
2h
f ( x + 2h) − 2 f ( x ) + f ( x − 2h)
f " (x ) =
4h 2
Contoh
Soal :
◼ Diketahui suatu fungsi
◼ f(x) = 0,25x + 0,5x + 0,25x + 0,5.
3 2

◼ Perkirakan turunan pertama (kemiringan kurva) dan


turunan kedua dari persamaan tersebut di titik x =
0,5 dengan menggunakan langkah ruang Δx = 0,5
◼ Diketahui :
◼ Fungsi f(x) = 0,25x + 0,5x + 0,25x + 0,5.
3 2

◼ Langkah ruang Δx = 0,5

◼ Diminta :
◼ Perkirakan turunan pertama (kemiringan kurva) dan

turunan kedua dari persamaan tersebut di titik x = 0,5


Contoh
◼ Jawab :
Secara analisis, turunan pertama dari fungsi di atas
adalah :
f(x) = 0,25x3 + 0,5x2 + 0,25x + 0,5.
f’(x) = 0,75x2 + x + 0,25

f’(x=0,5) = 0,75(0,5)2 + 0,5 + 0,25


f’(x=0,5) = 0,9375

f’’(x) = 1,5x + 1
f’’(x=0,5) = 1,5(0,5) + 1
f’’(x=0,5) = 1,75
Contoh
◼ Jawab :
Nilai fungsi pada titik xi-1 dan xi+1, dengan Δx = 0,5
adalah sbb:
f(x) = 0,25x3 + 0,5x2 + 0,25x + 0,5.

◼ Xi-1 = 0 -----→ f(xi-1) = 0,5


▪ Xi =0,5 -----→ f(xi) = 0,78125
▪ Xi+1 =1,0 -----→ f(xi+1) = 1,5
Contoh
◼ Jawab :
Perkiraan Turunan Pertama dengan
Diferensial Maju
𝑓 𝑥𝑖 + 1 − 𝑓(𝑥𝑖)
𝑓′ 𝑥𝑖 =
y = f(x) Δ𝑥
yi
1,5 − 0,78125
C
𝑓′ 0,5 =
f(xi+1) 0,5
𝑓′ 0,5 = 1,4375
f(xi)
B
Kesalahan terhadap nilai
x
eksak
i i+1 0,9375 −1,4375
ΔX=0,5 ε𝑒 = x 100%
0,9375
ε𝑒 = 53,3%
Contoh
◼ Jawab :
Perkiraan Turunan Pertama dengan
Diferensial Mundur
𝑓 𝑥𝑖 − 𝑓(𝑥𝑖 − 1)
𝑓′ 𝑥𝑖 =
y = f(x) Δ𝑥
yi
0,78125 − 0, 5
𝑓′ 0,5 =
0,5
𝑓′ 0,5 = 0,5625
f(xi)
f(xi-1)
A B
Kesalahan terhadap nilai
x
eksak
i-1 i 0,9375 −0,5625
ΔX=0,5 ε𝑒 = x 100%
0,9375
ε𝑒 = 40%
Contoh
◼ Jawab :
Perkiraan Turunan Pertama dengan
Diferensial Terpusat
𝑓 𝑥𝑖 + 1 − 𝑓(𝑥𝑖 − 1)
𝑓′ 𝑥𝑖 =
y = f(x) 2Δ𝑥
yi
1,5 − 0,5
C
𝑓′ 0,5 =
f(xi+1) 2 𝑥 0,5
𝑓′ 0,5 = 1,0
f(xi)
f(xi-1)
A B
Kesalahan terhadap nilai
x
eksak
i-1 i i+1 0,9375 −1,0
ΔX=0,5 ε𝑒 = x 100%
0,9375
ε𝑒 = −6,7%
Contoh
◼ Jawab :
Perkiraan Turunan Kedua

f(x) = 0,25x3 + 0,5x2 + 0,25x + 0,5.


f’(x) = 0,75x2 + x + 0,25
f”(x) = 1,5x + 1
f”(0,5) = 1,5(0,5) + 1
f”(0,5) = 1,75
Kesalahan terhadap nilai eksak

1,75 −1,75 ε𝑒 = 0,0%


ε𝑒 = x 100%
0,9375
TERIMA KASIH