Anda di halaman 1dari 6

TUGAS STATISTIKA II

LAPORAN PRAKTIKUM UJI REGRESI GANDA

Nama : Ni Ketut Martina Sri Murti Yeni


NIM : 18061002

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI


INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA BALI
2019
1. Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

konsentrasi kecemasan prestasi belajar

N 33 33 26

Normal Parametersa,,b Mean 79.85 75.24 73.62

Std. Deviation 3.510 3.093 3.579

Most Extreme Differences Absolute .129 .160 .111

Positive .129 .160 .111

Negative -.101 -.086 -.099

Kolmogorov-Smirnov Z .738 .918 .566

Asymp. Sig. (2-tailed) .647 .369 .906

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa nilai signifikansi dari uji
kolmogorof-smirnov pada variable konsentrasi sebesar 0,647, variabel
kecemasan sebesar 0,369, dan prestasi belajar sebesar 0,906. Data
dikategorikan normal apabila signifikasi (α) > 0,05. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwa ketiga data tersebut bersifat normal

2. Uji Linieritas
ANOVA Table

Sum of Mean
Squares df Square F Sig.

prestasi belajar * Between (Combined) 171.237 1 15.567 1.463 .248


kecemasan Groups 1

Linearity 102.403 1 102.403 9.627 .008

Deviation from 68.834 1 6.883 .647 .753


Linearity 0

Within Groups 148.917 1 10.637


4

Total 320.154 2
5

Data disebut linier apabila nilai signifikansi (α) > dari 0,05. Dari data di atas dapat dilihat nilai
signifikansi dari uji linieritas yang telah dilakukan sebesar 0,753 ( lebih besar dari α ). Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa data bersifat linier.

ANOVA Table

Sum of Mean
Squares df Square F Sig.

prestasi belajar * Between (Combined) 92.321 1 9.232 .608 .785


konsentrasi Groups 0

Linearity 40.851 1 40.851 2.690 .122

Deviation from 51.470 9 5.719 .377 .929


Linearity

Within Groups 227.833 1 15.189


5

Total 320.154 2
5

Data disebut linier apabila nilai signifikansi (α) > dari 0,05. Dari data di atas dapat dilihat nilai
signifikansi dari uji linieritas yang telah dilakukan sebesar 0,929 ( lebih besar dari α ). Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa data bersifat linier.
3. Uji Multikolinieritas

Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients Collinearity Statistics

Model B Std. Error Beta t Sig. Tolerance VIF

1 (Constant) 23.688 15.865 1.493 .149

konsentrasi .088 .195 .090 .451 .656 .735 1.360

kecemasan .567 .218 .519 2.600 .016 .735 1.360

a. Dependent Variable: prestasi belajar

Berdasarkan tabel diatas nilai tolerance kecemasan sebesar 0,735, konsentrasi 0,735, karena
semua nilai tolerance lebih besar dari 0,10 maka tidak terjadi multikolinearitas. Selanjutnya nilai
VIF kecemasan sebesar 1.360, konsentrasi sebesar 1,360, karena semua nilai VIF kurang dari
10,00 maka tidak terjadi multikolinearitas. Maka dapat disimpulkan bahwa data terbebas dari
multikolinier.

Semua syarat untuk melakukan uji regresi linear sudah terpenuhi. Karena semua syarat sudah
terpenuhi maka uji regresi ganda dapat dilakukan.

4. Uji Regresi Ganda

Model Summary

Adjusted R Std. Error of the


Model R R Square Square Estimate

1 .571a .326 .267 3.063

a. Predictors: (Constant), kecemasan, konsentrasi

Besar kolerasi kecemasan dan konsentrasai dengan prestasi belajar sebesar 0.571. Besar
sumbangan konsentrasi, dan kecemasan terhadap prestasi belajar adalah 32,6% sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh variable lain.
ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 104.313 2 52.156 5.558 .011a

Residual 215.841 23 9.384

Total 320.154 25

a. Predictors: (Constant), kecemasan, konsentrasi

b. Dependent Variable: prestasi belajar

Tabel di atas menunjukkan hasil uji kolerasi antara variabel konsentrasi dan kecemasan dengan
prestasi belajar mahasiswa farmasi.

Hipotesis :

H0 : Tidak ada hubungan antara konsentrasi dan kecemasan dengan prestasi belajar
mahasiswa farmasi
Ha : Ada hubungan antara konsentrasi dan konsentrasi dengan prestasi belajar mahasiswa
farmasi.

Apabila nilai signifikansi (α) < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Pada tabel di atas,
dapat dilihat nilai signifikansi ( 0,000 ) < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi
ada hubungan antara konsentrasidan motivasi dengan prestasi belajar mahasiswa farmasi.
Kemudian besar kolerasi kecemasan dan konsentrasai dengan prestasi belajar sebesar
0,571. Besar sumbangan konsentrasi, dan kecemasan terhadap prestasi belajar adalah
32,6 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variable lain.

Simpulan:

Berdasarkan uji yang telah dilakukan, dapat ditarik suatu kesimpulan bawa adanya
hubungan antara konsentrasi dan kecemasan dengan prestasi belajar mahasiswa farmasi.