Anda di halaman 1dari 1

tegangan dari sumber ke autotrafo, disambungkan secara delta phase R ke titik U dan

Z, phase S ke titik V dan X, phase T ke titik W dan Y, tegangan dari ketiga phase
dikontrol oleh kontaktor sehingga terputus/tersambung secara bersamaan. output
autotrafo disambungkan secara delta, tegangan menuju ke HTT, dikontrol oleh
kontaktor yang terhubung rank. expose dan rank. timer. tegangan masuk ke HTT
tersambung secara delta. penempatan kV meter berada pada phase yang digunakan pada
rangkaian lain ( jika rangkaian lain menggunakan phase S maka kV meter terhubung
dengan phase S ). 2 output HTT masing-masing tersambung dengan sambungan star.
output masuk ke rangkaian rectifier. output 1 + ke anoda tabung, output 1 - dan
output 2 + ke mA meter, output 2 - ke anoda tabung. pemilihan filamen ada pada
input trafo filamen, tube selector digunakan untuk memilih tabung yang akan
digunakan, selector digunakan untuk memilih kontaktor tabung yang akan digunakan.

INTERLOCK
tabung 1
koil R1 mendapat tegangan sehingga kontak R1 berpindah ke NO yang mengakibatkan
koil R4 mendapat tegangan sehingga kontak R4 berpindah ke NO sehingga koil R2 dan
R3 tidak dapat diaktifkan karena tidak tersambung dengan nol, dan menekan button 2
dan 3 tidak akan berpengaruh pada rangkaian

tabung 2
koil R2 mendapat tegangan sehingga kontak R2 berpindah ke NO yang mengakibatkan
koil R5 mendapat tegangan sehingga kontak R5 berpindah ke NO sehingga koil R3 dan
R1 tidak dapat diaktifkan karena tidak tersambung dengan nol, dan menekan button 1
dan 3 tidak akan berpengaruh pada rangkaian

tabung 3
koil R3 mendapat tegangan sehingga kontak R3 berpindah ke NO yang mengakibatkan
koil R6 mendapat tegangan sehingga kontak R6 berpindah ke NO sehingga koil R1 dan
R2 tidak dapat diaktifkan karena tidak tersambung dengan nol, dan menekan button 1
dan 2 tidak akan berpengaruh pada rangkaian