Anda di halaman 1dari 21

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU
HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU
HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

vvvv IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

vvvvv IHFOISEYFHUOESUF09EWU
HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

vvv IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

c IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU
HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

vvv IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU
HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

vvv IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU
HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

vvv IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,

IHFOISEYFHUOESUF09EWU

HASIL WORKSHOP DIKTI DI JOGYAKARTA

1. Statuta harus di
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ kan
dengan
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
Pengurus Yayasan dalam Bentuk
UGHDSOIFUHOIESUYFSDUFOPISUF09ESRUFODSIJFCPOSAJ
yang memuat Peraturan Yayasan tentang Statuta
2. Kenapa Peraturan, karena peraturan itu bersifat kebijakan umum,
sedangkan yang bersifat individual spt pengangkatan dibuat dalam
bentuk Surat Keputusan
3. Program Studi sudah tidak dikenal, tetapi kembali ke Jurusan
4. Senat hanya bidang akademik. Jika pertimbangan di bidang keuangan
dll, hanya mengkaji programnya, bukan uangnya
5. 8 standar itu minimum yang harus dipenuhi, dianjurkan lebih (seperti
kerjasama, penggunaan teknologi informasi dll)
6. Yang dimasukkan dalam statuta hanya pengurus, karena yang
berkaitan dengan PTS hanya pengurus, Pembina dan pengawas tidak
7. Perlu diatur siapa saja yang dapat membuat peraturan dan keputusan.
Misal untuk Keputusan bisa Pengurus yayasan, Rektor dan Dekan.
Untuk Peraturan, bisa pengurus yayasan, dan rektor saja,