Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN

ORIENTASI POSBINDU INSTITUSI


TANGGAL, 11 – 13 MARET 2020

Latar Belakang
Pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada beban ganda,
di satu pihak penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, bahkan
beberapa penyakit menular yang semula dapat dikendalikan telah muncul kembali. Di lain
pihak telah terjadi peningkatan kasus penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan
pembuluh darah, penyakit kanker, penyakit diabetes mellitus dan penyakit degeneratif serta
gangguan indera dan funsional. Kecenderungan ini dipacu oleh berubahnya gaya hidup
masyarakat, modernisasi , urbanisasi penduduk antar kawasan atau negara yang tidak
mengenal batas sehingga terjadi globalisasi hampir di semua aspek kehidupan baik sosial
budaya, ekonomi, politik, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 diketahui bahwa prevalensi DM
berdasarkan pemeriksaan darah meningkat menjadi 8,5%. Prevalensi faktor risiko PTM
merokok 28,8%, minum minuman beralkohol 3,3%, aktifitas fisik kurang 33,5%, obesitas
sentral 31% dan obesitas 21,8%.
Penyakit tidak menular merupakan titik akhir dari perjalanan faktor risiko yang
tidak terkendali yaitu faktor risiko perilaku (merokok, diet tidak seimbang, alkohol dan
kurang aktifitas fisik) yang akan menjadi faktor risiko perantara (hipertensi, hiperglikemia,
obesitas dan hiperlipidemia) yang nantinya akan menuju pada titik akhir.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
mengadakan kegiatan “ORIENTASI POSBINDU INSTITUSI” untuk memberikan
wawasan dan ketrampilan pada pelaksana kesehatan pemegang program PTM Dinkes
Kab/Kota, pemegang program PTM Puskesmas dan Institusi terkait kegiatan (OPD).
.

TUJUAN
Umum :
Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petugas Kab/Kota, Puskesmas,
dan OPD yang hadir dalam kegiatan untuk melakukan kegiatan Posbindu di
Institusi
Khusus :
1. Mampu melaksanakan kegiatan Posbindu Institusi di masing-masing institusi
2. Mampu membentuk Tim Posbindu Institusi sebagai sarana dalam memberikan
deteksi dini di masing-masing institusi.

PESERTA
Peserta sejumlah 60 orang terdiri dari 12 Kab/kota
Kriteria peserta
- PNS atau PTT
- Tidak buta warna
- Tidak dipindah tugaskan dalam waktu minimal 2 tahun
Asal Peserta
1. Kab.Pacitan
2. Kab. Jombang
3. Kab. Trenggalek
4. Kab. Tulungagung
5. Kab. Blitar
6. Kab. Kediri
7. Kab. Malang
8. Kab. Lumajang
9. Kab. Jember
10. Kab. Mojokerto
11. Kab. Bondowoso
12. Kota Surabaya
Masing-masing kab/kota terdiri dari 5 orang (yang terdiri dari 1 orang Pengelola
Program PTM, 1 orang Pengelola Program PTM Puskesmas dan 3 orang
perwakilan OPD)

NARASUMBER
- Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

METODE
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi

NO MATERI T P JUMLAH
MATERI
1. 1 Kebijakan PTM 2 2
2. Konsep Posbindu 2 2
3. Pengkajian Faktor Risiko PTM 2 2
4. Pengukuran Faktor Risiko PTM 2 2
5. Pemeriksaan Faktor Risiko PTM 2 2
6. Edukasi Faktor Risiko PTM 2 2
7. Rujukan dan Pencatatan Pelaporan 2 2

PELAKSANA
Seksi P2PTM & KESWA Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

WAKTU
Dilaksanakan pada Hari Rabu – Jumat Tanggal 11 – 13 Maret 2020

TEMPAT
Hotel Primebiz Jl. Gayung Kebonsari No. 30 Kec.Gayungan Surabaya

PENANGGUNG JAWAB
Kepala Seksi P2PTM & KESWA Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

SUMBER DANA
DIPA APBN No. SP DIPA-024.05.3.059008/2020, tanggal 12 November 2019 Program Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Tidak Menular