Anda di halaman 1dari 26

LAPORAN PRAKTIKUM

BASIS DATA

DOSEN PEMBIMBING

DISUSUN OLEH

Bima Maulana Saputra A2.1800030


Danni Ramdhani Samsudin A2.1800034
Muhamad Abi Fahzsa A2.1800083
Nurul Wulan A2.1800099

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA


DAN KOMPUTER (STMIK)
SUMEDANG
2018

i
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. yang
telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan
laporan praktikum ini guna memenuhi tugas kelompok mata kuliah Basis Data.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini tidak terlepas dari
dukungan berbagai pihak yang dengan tulus memberikan doa, saran, dan kritik
sehingga laporan ini dapat terselesaikan tepat waktunya. Oleh karena itu, kami
ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
penulisan laporan ini.
Laporan praktikum ini kami akui masih jauh dari sempurna dikarenakan
terbatasnya pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki. Maka dari itu, kami
mengharapkan segala bentuk saran serta masukan bahkan kritik yang membangun
dari pembaca. Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat
memberikan manfaat bagi pembaca.

Sumedang, Januari 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 1
1.3 Tujuan Praktikum 2
1.4 Alat dan Bahan 2
BAB II LANDASAN TEORI 3
2.1 Basis Data 3
2.1.1 Definisi Basis Data 6
2.2 Pengenalan Microsoft Acces 9
2.2.1 Tingkatan Database 9
2.1.2 Fitur – Fitur Microsoft Acces 2010 11
2.2.3 Object Database 13
BAB III PEMBAHASAN HASIL PRAKTIKUM 17
3.1 Praktek Modul I 17
3.2 Praktek Modul II 18
3.3 Praktek Modul III
DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Basis data (database) adalah kumpulan data yang saling berhubungan
yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan
(redundansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Basis data
dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip. Basis data dan lemari arsip
memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama. Prinsip utamanya adalah pengaturan
data/arsip. Dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam
pengambilan kembali data/arsip.
Jika pengelolaan lemari arsip dilakukan langsung oleh manusia, berbeda
dengan basis data. Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh
pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah Perangkat Lunak (Sistem)
yang khusus. Perangkat lunak ini disebut DBMS (Database Management System)
yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah dan
diambil kembali. DBMS juga menerapkan mekanisme pengamanan data,
pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dan
sebagainya.
Perangkat lunak yang termasuk DBMS, diantaranya dBase, FoxBase,
Rbase, Oracle, MySQL, dan Microsoft Access. Diantara banyaknya perangkat
lunak DBMS, Microsoft Access termasuk DBMS yang penggunaannya cukup
sederhana. Microsoft Access cocok digunakan untuk pengenalan terhadap basis
data. Oleh karena itu, di dalam modul praktikum dipilih Microsoft Access sebagai
perangkat lunak untuk mengimplementasikan basis data.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa pengertian basis data?
2. Apa itu Microsoft Access?
3. Bagaimana implementasi basis data pada Microsoft Access?

4
1.3 Tujuan Praktikum
Berikut adalah pemaparan tujuan praktikum:
1. Mahasiswa mengetahui pengertian basis data
2. Mahasiswa mengenal dan mengoperasikan Microsoft Access
3. Mahasiswa dapat mengimplementasikan basis data mengggunakan
Microsoft Access

1.4 Alat dan Bahan


Berikut adalah pemaparan alat dan bahan:
1. Personal Computer atau Laptop
2. Sistem Operasi Windows (7, 8, 8.1, 10)
3. Microsoft Access 2010

5
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Basis Data (Database)


Basis Data (Database) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip.
Jika kita memiliki sebuah lemari arsip dan bertugas untuk mengelolanya, maka
kemungkinan besar kita akan melakukan hal-hal seperti: memberi map pada
kumpulan arsip yang akan disimpan, menentukan kelompok arsip, memberi
penomoran dengan pola tertentu yang nilainya unik pada setiap map, lalu
menempatkan arsip-arsip tersebut dengan urutan tertentu di dalam lemari. Paling
tidak, semua lemari arsip menerapkan aturan tertentu tentang bagaimana
keseluruhan arsip-arsip tadi disusun.
Upaya penyusunan ini memang baru kita lakukan jika kita merasa arsip-
arsip tersebut sudah cukup banyak. Kita berharap dengan menyusunnya, pada saat
kita mencari suatu arsip kita dapat melakukannya dengan mudah dan cepat. Dan
itulah pula yang menjadi alasan awal tentang perlunya Basis Data.

2.1.1 Definisi Basis Data


Basis data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata
yaitu data dan base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara
konseptual, database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang
saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis,
sehingga menghasilkan informasi. Selain itu, untuk mengelola dan memanggil
query basis data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan
dibutuhkan perangkat lunak yang disebut Sistem Manajemen Basis Data atau
juga disebut Database Management System (DBMS).
Penggabungan Database Management System (DBMS) dengan Basis
Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut Sistem Basis Data. Sistem
Basis Data adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record

6
dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau
merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah
organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang
diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

2.2 Pengenalan Microsoft Access


Microsoft Access merupakan program database yang cukup populer,
mudah digunakan, berorientasi visual dan berbasis Windows serta dapat
diintegrasikan dengan aplikasi lain terutama Visual Basic. Dengan Microsoft
Access, Anda dapat membuat dan memodifikasi tabel, formulir entri data, query,
laporan dan mengelola database dengan cara mudah dan cepat. Pada saat Anda
membuka maupun membuat database baru, maka akan tampak tampilan Microsoft
Access 2010 seperti berikut:

2.2.1 Tingkatan Database


Ada beberapa tingkatan Database yang perlu diketahui pada saat
nanti Anda bekerja di dalam program Access, antara lain :

7
a. File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan
data yang sejenis.
b. Record merupakan kumpulan dari beberapa field yang saling
berhubungan ter- simpan dalam bentuk baris pada tabel. Satu
tabel bisa terdiri dari beberapa record sekaligus.
c. Field merupakan temapat data atau informasi dalam kelompok
sejenis yang dimasukkan atau diinputkan pada bagian kolom
tabel.
d. Character merupakan bagian data terkecil yang berjenis huruf,
angka (numeric) atau karakter khusus yang membentuk sutau
item data/field.

Field

8
2.1.2 Fitur-Fitur Microsoft Access 2010
Pada Microsoft 2010, di mana terdapat fitur-fitur baru yang tidak
terdapat pada versi Microsoft Access sebelumnya, antara lain:
a. Calculated untuk jenis data (Data Type) pada Table Design.
Pada saat pembuatan tabel, Anda dapat memasukkan rumus (expression)
yang pada versi sebelumnya tidak dapat membuat atau menambahkan rumus
dan hanya bisa dilakukan pada Query, Control, Macro maupun Code VBA
misalkan field TOTAL = UNIT * HARGA

b. Navigation Control. Access 2010 memiliki fitur kontrol navigasi baru,


yang memungkinkan Anda dengan cepat menambahkan navigasi dasar
untuk aplikasi database, dan ini sangat membantu jika Anda membuat
database Web. Dengan menambahkan kontrol Navigasi ke halaman "Home"
dari aplikasi Anda, pengguna dapat dengan cepat beralih antara form dan
laporan dengan menggunakan antarmuka, intuitif tab, seperti yang
ditunjukkan pada gambar berikut:

9
c. Web Database. Access 2010 memiliki cara baru untuk menggunakan
aplikasi database ke server SharePoint sebagai database Web. Hal ini
memungkinkan Anda dan rekan kerja Anda untuk menggunakan database
dalam browser Web, atau dengan menggunakan Access 2010 untuk
membukanya dari situs SharePoint. Jika Anda merancang database untuk
web-kompatibel, dan memiliki akses ke server yang menjalankan
SharePoint Layanan Access, Anda dapat mengambil keuntungan dari
metode penyebaran baru.
d. Data Macros. Mirip dengan "pemicu" dalam Microsoft SQL Server, macro
Data memungkinkan Anda untuk melaksanakan tugas pemrograman setiap
kali data yang diubah dalam sebuah tabel. Anda dapat melampirkan macro
langsung ke event tertentu, seperti After Insert, After Update, atau Before
Change, atau Anda dapat membuat macro mandiri data yang disebut dari
Event.
e. Dan fitur-fitur lainnya.

2.2.3 Object Database Access


Terdapat beberapa objek database yang terdapat pada Microsoft Access
2010, antara lain :
a. Tables, adalah objek database yang digunakan sebagai sarana untuk
menyimpan data yang telah diolah.
b. Queries, adalah objek database yang berfungsi untuk menampilkan,
menyunting dan menyaring suatu data sesuai dengan kriteria yang
diinginkan serta dapat memasukkan suatu expresi.
c. Form, adalah objek database yang digunakan untuk memasukkan dan
mengedit data atau informasi yang ada dalam suatu database dengan
menggunakan bentuk tampilan formulir.
d. Report, adalah objek database yang digunakan untuk menampilkan data
atau informasi dalam bentuk laporan.

10
e. Macros, adalah rangkaian perintah yang dapat disimpan dan dijalankan
secara otomatis, misalnya membuka form, mencetak laporan di layar,
dan lain-lain.
f. Moduls, adalah program kecil atau procedur yang kegunaannya adalah
untuk perancangan modul aplikasi pengolahan database tingkat lanjut.

11
BAB III
PEMBAHASAN HASIL PRAKTIKUM

3.1 Praktek Modul 1


3.1.1 Membuat Database Pegawai
1. Klik icon pada sudut layar komputer kemudian buka Ms Access
2010 lalu pilih blank document.

2. Pada file name, beri nama Modul-1, lalu pilih create.

12
3. Klik kanan pada Tabel1, lalu pilih save, kemudian beri nama DATA
PEGAWAI.

4. Klik kanan kembali seperti pada langkah sebelumnya, lalu pilih Design
View. Lalu ketikan isinya (jangan lupa jadikan NIP sebagai Primary
Key) seperti gambar berikut:

13
5. Klik kanan pada Data Pegawai (seperti pada langkah sebelumnya), lalu
pilih Datasheet View. Lalu isi setiap tabel seperti gambar berikut:

3.1.2 Membuat Database Mahasiswa


1.2 Masih di file sebelumnya (Modul-1), buat tables baru. Pada tab Ms.
Access, klik tab Create lalu pilih Table Design.

14
1.2 Lalu isikan datanya seperti berikut (jadikan NIM primary key):

1.2 Klik kanan pada Table1, lalu klik save. Beri nama DATA
MAHASISWA.

15
1.2 Klik kanan pada Tab DATA MAHASISWA, lalu pilih Datasheet
View. Isikan datanya seperti berikut:

16
3.2 Praktek Modul 2
3.2.1 Membuat File Database
a. Jalankan program Microsoft Access
b. Buat file Database dengan nama file MODUL-2 pada folder Anda.

3.2.2 Membuat File Tabel


a. Aktifkan tab External Data
b. Pada group Import & Link, pilih dan klik Access, hingga muncul
tampilan berikut :

c. Klik tombol Browse, hingga muncul jendela File Open


d. Pindahkan letak direktorinya pada folder Anda, lalu pilih MODUL-1
e. Klik tombol Open, hingga kembali ke tampilan semula
f. Klik tombol OK

g. Klik tombol Select All untuk memilih semua file tabel


h. Klik tombol OK, hingga muncul tampilan berikut :

17
i. Aktifkan atau check list pada Save import steps
j. Klik tombol Save Import, maka pada jendela Navigation Pane, akan
muncul dua buah file tabel yaitu DATA MAHASISWA dan DATA
PEGAWAI

3.2.3 Modifikasi Tabel


a. Aktifkan atau buka file tabel DATA PEGAWAI
b. Dalam keadaan jendela Design View, lakukan perubahan berikut
pada struktur tabel, antara lain :
• Rubah pada kolom Field Nama yaitu GOL menjadi GOLONGAN
• Rubah pada kolom Data Type untuk field name STATUS yang
asalnya Text menjadi Yes/No
• Tambahkan field baru setelah field NAMA PEGAWAI yaitu
DEPARTEMEN dengan data type Lookup Wizard. Pilih opsi ke-2
yaitu “I will type in the value that I want”, klik tombol Next, lalu
diisikan datanya :

• Klik tombol Finish


• Klik tombol Datasheet View, kemudian silakan Anda isikan data
STATUS dan DEPARTEMEN
• Jika muncul konfirmasi, jawab Yes beberapa kali.

18
3.2.4 Memformat Data
Misal : Format tampilan data GAJI POKOK ke dalam satuan mata uang
Rupiah (Rp)
a. Klik tombol Design View
b. Pada jendela Field Properties, baris Format, pilih Currency
c. Tampilkan datanya dengan menekan tombol Datasheet View, maka
tampilan data GAJI POKOK telah diformat dengan Rp.

19
3.3 PRAKTEK MODUL 3
1. Buat file Database baru dengan nama MODUL-3 pada folder Anda
2. Buat 2 (dua) file Tabel, antara lain :
a. File kesatu : MOBIL

Lalu isikan datanya seperti berikut :

b. File kedua : JUAL

Lalu isikan datanya seperti berikut :

1. Buatlah file Query dengan nama file QUERY KENDARAAN


menggunakan Query Design, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

20
a. Aktifkan tab Create
b. Pada group Queries, klik Query Design, hingga muncul jendela Show
Table
c. Pilih kedua file tabel baik MOBIL maupun JUAL dengan menekan
tombol Add atau klik dua file tabelnya, lalu klik tombol Close.
d. Tempatkan field-field berikut pada jendela QBE, dengan cara klik dua
kali field - field yang terdapat di file MOBIL dan JUAL, sehingga
hasilnya seperti yang tampak di bawah ini :

e. Simpan terlebih dulu dengan nama file : QUERY KENDARAAN


lalu tampilkan dengan menekan tombol View atau Run.

4. Tampilkan data-data berikut ini berdasarkan Criteria, antara lain :


a. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang nama
mobilnya adalah AVANZA (jika berhasil, simpan File, Save
Object As : QUERY-1)

b. Tampilkan semua data untuk field HARGA yang harga mobilnya


di atas sama dengan Rp. 170,000,000 (jika berhasil, simpan File,
Save Object As : QUERY-2)

c. Tampilkan semua data untuk field UNIT yang unit mobilnya antara
5 sampai dengan 10 (jika berhasil, simpan File, Save Object As :
QUERY-3)

21
Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Between
berikut :

d. Tampilkan semua data untuk field KODE yang kode mobilnya A-


001-TY atau X- 004-DH (jika berhasil, simpan File, Save Object
As : QUERY-4)

Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Or berikut :

e. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ atau


HARGA di bawah Rp. 150,000,000 (jika berhasil, simpan File,
Save Object As : QUERY-5)

f.

Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ dan


HARGA di bawah Rp. 150,000,000 (jika berhasil, simpan File
Save Object As : QUERY-6)

22
g. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf
pertamanya A atau hurufnya terakhirnya Z. (jika berhasil, simpan
File, Save Object As : QUERY7)

h. Tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf


ketiganya N. (jika berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY-
8)

i. Tampilkan semua data untuk field Tanggal Faktur untuk


Tanggal Faktur sebelum tanggal 15 Januari 2012 (jika berhasil,
simpan File, Save Object As : QUERY-9)

3.4 PRAKTEK MODUL 4


1. Buat file Database baru dengan nama MODUL-4 pada folder Anda. 2.
2. Kemudian import kedua file tabel yaitu MOBIL dan JUAL serta satu buah
file query yaitu QUERY KENDARAAN yang terdapat pada MODUL-3
(Petunjuk, lihat Bab-2 pada Praktek Modul-2 Mengimport File Tabel).

23
3. Buka atau aktifkan file QUERY KENDARAAN, lalu klik tombol Design
View

a. Tambahkan field TOTAL HARGA di kolom terakhir (kolom 8)


dengan ketentuan TOTAL HARGA adalah HARGA dikalikan
UNIT Tulis rumus tersebut pada baris Field : TOTAL :
[HARGA]*[UNIT]

Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :

b. Tambahkan field BONUS di kolom terakhir (kolom 9) dengan


ketentuan :
 Jika UNIT>=15, maka BONUS = HONDA VARIO
 Jika UNIT<15, maka BONUS = SEPEDA GUNUNG
Tulis rumus tersebut pada baris Field :
BONUS : IIF([UNIT]>=15,”Honda Vario”,”Sepeda Gunung”)
Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :

c. Tambahkan field DISCOUNT di kolom terakhir (kolom 10)


dengan ketentuan sebagai berikut :
 Jika Total Harga >=2.500.000.000 (di atas = 2.5 M), maka
Discount = 20% dari Total Harga

24
 Jika Total Harga >= 2.000.000.000 (di atas = 2 M), maka
Discount = 15% dari Total Harga
 Jika Total Harga >= 1.500.000.000 (di atas 1.5 M), maka
Discount = 10% dari Total Harga
 Jika Total Harga >= 1.000.000.000 (di atas 1 M), maka
Discount = 5% dari Total Harga
 Jika Total Harga < 1.000.000.000 (di bawah 1 M), maka
Discount = 0
Tulis rumus tersebut pada baris Field :
DISCOUNTIf([TOTAL
HARGA]>=2500000000,0.2,If([TOTAL
HARGA]>=2000000000,0.15,If([TOTAL
HARGA]>=1500000000,0.1,If([TOTAL
HARGA]>=1000000000,0.05,0))))*[TOTAL HARGA]
d. Tambahkan field HARGA BERSIH di kolom terakhir (kolom 11)
dengan ketentuan sebagai berikut : HARGA BERSIH yaitu
TOTAL HARGA dikurangi DISCOUNT
Tulis rumus tersebut pada baris Field : HARGA BERSIH :
[TOTAL HARGA]-[DISCOUNT]
Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :

e. Jika telah berhasil, simpan File, Save Object As : QUERY


KENDARAAN-1)

DAFTAR PUSTAKA

25
26