Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH MATA KULIAH

PENGANTAR BISNIS
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis yang di ampu
oleh :
Wira Bharata, S.AB., M.AB

Disusun Oleh :
Galih Athalik Ghazy (1915036103)
Rheza Difa Saputra (1915036109)
Guntur Arsi Aturdin (1915036146)
Ardi Muhdam Yufrian (1915036149)

JURUSAN SISTEM INFORMASI


FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2020
KATA PENGATAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselesainya tugas Pengantar
Bisnis dengan judul “Lingkungan Bisnis”. Makalah ini dibuat untuk menyelesaikan
tugas kami. Makalah ini disusun berdasarkan pengetahuan yang kami peroleh dari buku
maupun internet. Penyusun berusaha semaksimal mungkin agar penyajian makalah ini
dapat bermanfaat untuk memberi pengetahuan tentang pengertian, sistem dan
lingkungan bisnis.

          Di dalam makalah ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, segala kritik
dan saran yang bersifat perbaikan dari Dosen Program Studi maupun pembaca akan
kami terima dengan senang hati. Mudah – mudahan makalah ini dapat bermanfaat untuk
mengetahui garis besar tentang bisnis.

          Pada akhirnya, penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen yang telah
membimbing kami sehingga makalah ini bisa terselesaikan. Terima kasih juga untuk
teman – teman yang telah membantu meminjamkan buku dan bantuannya. Penulis
berharap dengan terselesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi semua orang.

          Sukses untuk kalian semua yang mau bekerja keras.

Samarinda, 11 Februari 2020

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGATAR....................................................................................................................i
DAFTAR ISI...............................................................................................................................ii
BAB 1..........................................................................................................................................1
PENDAHULUAN.......................................................................................................................1
1.1 Latar Belakang...................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah..............................................................................................................2
1.3 Tujuan Penelitian................................................................................................................2
BAB II.........................................................................................................................................3
PEMBAHASAN.........................................................................................................................3
2.1 Pengertian Lingkungan Bisnis............................................................................................3
2.2 Lingkungan Eksternal Bisnis..............................................................................................4
2.3 Sistem Ekonomi.................................................................................................................5
2.4 Tipe – Tipe Sistem Ekonomi..............................................................................................6
2.5 Ekonomi Sistem Pasar........................................................................................................8
BAB III......................................................................................................................................10
PENUTUP.................................................................................................................................10
3.1 Kesimpulan......................................................................................................................10
3.2 Saran................................................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................................11

ii
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bisnis adalah sebuah kegiatan yang pasti ada di lingkungan sekitar kita dan
dikenal oleh semua kalangan para pemuda dan orang-orang tua. Di zaman globalisasi
pada saat ini, masih banyak masyarakat indonesia khususnya para mahasiswa masih
belum memahami apa  manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Dan apabila kita
memahami apa bisnis tersebut, kita akan mendapatkan keuntungan yang kita inginkan
dalam aktivitas bisnis tersebut. Bangsa Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki
kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai mengatur itu semua, maka bangsa
kita akan jatuh ke dalam keterpurukan dalam hal perekonomian, kemiskinan dan
menjadikan negeri kita gagal atau miskin. Pasti sebagai rakyat indonesia kita mau jika
hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai mendapat tempat yang mantap, banyak
menyerap tenaga kerja, ikut melancarkan perekonomian Negara, dan mampu hidup
berdampingan dan menopang perusahaan besar.

Dilihat dari pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia saat ini, jumlah pengangguran   di
Indonesia menduduki angka fantastis. Namun, pemerintah belum bisa mengatasi masalah
tersebut secara menyeluruh. Dengan semakin bertambahnya teknologi di era-moderenisasi ini,
manusia dituntut dengan gaya hidup yang serba praktis dan mudah dalam menjalani kegiatan
sehari – hari. Dan hal praktis yang dapat kita temui melalui makanan atau sering disebut junk-
food, makanan cepat saji yang digemari masyarakat karena tidak perlu menunggu lama sebab
bagi masyarakat waktu sangatlah penting oleh sebab itu manusia menjadi lupa dalam
memahami makanan yang mereka makan termasuk dalam kategori makanan sehat atau tidak.

Maka dari itu, penulis ingin membahas makalah yang berjudul “Pengertian bisnis serta
Hubungan Bisnis dengan Teknologi”. Penulis berusaha menyusun makalah ini dengan
semenarik mungkin agar masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar lainnya dapat
menyukai dan menambah ilmu dengan membaca makalah ini. Sehingga, mahasiswa dapat
mengenal dan mengerti wawasan mengenai bisnis.

1
1.2 Rumusan Masalah

Masalah yang akan diangkat dalam makalah ini adalah mengenai hal – hal yang berkaitan
dengan bisnis, adapun masalahnya adalah sebagai berikut

A. Apa definisi lingkungan bisnis?


B. Apa itu lingkungan eksternal bisnis?
C. Apa yang dimaksud sistem ekonomi?
D. Apa saja tipe- tipe sistem ekonomi?
E. Apa pengertian Ekonomi sistem pasar?

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :

A. Dapat memahami Lingkungan Eksternal Bisnis


B. Dapat memahami Sistem Ekonomi
C. Dapat memahami Tipe-tipe Sistem Ekonomi
D. Dapat memahami Ekonomi Sistem Pasar

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Lingkungan Bisnis

Bisnis adalah  kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang
(organisasi) yang menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

 Lingkungan Bisnis adalah faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas bisnis


dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Lingkungan tidak akan berubah
dengan perlahan dan dapat diramalkan, tetapi mampu menghasilkan kejutan-kejutan
besar karena lingkungan pemasaran akan selalu berada pada perubahan yang terus
menerus sehingga dapat mempengaruhi perusahaan.

Para pemasar suatu barang harus memantau secara terus menerus keadaan
lingkungan yang terus berubah-ubah dari pencairan dan pemprosesan informasi tentang
perusahaan yang terjadi pada lingkungan perusahaan.

Oleh sebab itu Lingkungan bisnis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi
aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Faktor – factor yang
mempengaruhi tersebut tidak hanya dalam perusahaan (intern), namun juga dari luar
(ekstern).

Oleh karena itu, lingkungan bisnis diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu  :

1. Lingkungan Internal
Segala sesuatu di dalam orgnisasi / perusahaan yang akan mempengaruhi
organisasi / perusahaan tersebut.
2. Lingkungan Eksternal
Segala sesuatu di luar batas-batas organisasi/perusahaan yang mungkin
mempengaruhi organisasi/perusahaan.

3
2.2 Lingkungan Eksternal Bisnis

Lingkungan eksternal atau external environtment merupakan faktor di luar


perusahaan yang dapat memengaruhi sebuah aktivitas bisnis. Secara sederhana, faktor
dalam lingkungan eksternal terdiri dari:

 Threat of new Entries (ancaman produk serupa)


 Threat of Subtitute products (ancaman produk pengganti)
 Bargaining Power of Customers (daya tawar dari pelanggan)
 Bargaining Power of Suppliers (daya tawar dari suplier)
 Intensity of Competitive Rivalry (menjawab tantangan pesaing bisnis)

Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2, yaitu :

1. Lingkungan Mikro, dimana perusahaan dapat melakukan aksi – reaksi terhadap


faktor – faktor penentu Opportunity (peluang pasar) dan juga Threat (ancaman
dari luar).
1. Faktor – faktor yang mempengaruhi :
- Pemerintah
- Pemegang saham
- Kreditor
- Pesaing
- Publik
- Perantara
- Pemasok
- Konsumen

2. Lingkungan Makro, dimana perusahaan hanya dapat merespon lingkungan di


luar perusahaan.
2. Faktor – faktor yang mempengaruhi :
- Lingkungan ekonomi
- Lingkungan teknologi

4
- Lingkungan politik-hukum (pemerintahan)
- Lingkungan sosial kultur
- Lingkungan global
- Lingkungan bisnis
- Teknologi dan informasi

2.3 Sistem Ekonomi

Ada beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli dalam mendefinisikan
sistem ekonomi. Menurut Gilarso, sistem ekonomi merupakan seluruh tata cara untuk
mengoordinasikan perilaku masyarakat mencakup produsen, konsumen, pemerintah,
bank, dan lainnya dalam menjalankan kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi,
konsumsi, maupun investasi yang secara terintegrasi membentuk satu kesatuan utuh
yang teratur dan dinamis sehingga mampu menghindari kekacauan di bidang ekonomi.

Secara lebih sederhana, McEachern mendefinisikan sistem ekonomi sebagai


seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan tentang apa,
bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi. Sementara Gregory Grossman
& M. Manu memaknai sistem ekonomi sebagai sekumpulan komponen atau unsur yang
terdiri atas unit-unit dan lembaga-lembaga ekonomi yang bukan saja saling
berhubungan dan berinteraksi, melainkan juga saling menopang dan mempengaruhi.

Dari beberapa definisi tersebut, sistem ekonomi dapat dipahami sebagai


perangkat yang digunakan suatu negara untuk mengelola faktor ekonomi dan
mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya melalui unit-unit dan lembaga-lembaga
ekonomi guna menghindari kekacauan dalam bidang ekonomi.
Dalam suatu negara, adanya sistem ekonomi begitu penting karena berfungsi sebagai
pendorong untuk melakukan produksi. Selain itu, sistem ekonomi juga berfungsi
menciptakan suatu mekanisme agar proses distribusi barang dan jasa berjalan dengan
baik.

5
2.4 Tipe – Tipe Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan sistem yang digunakan oleh sebuah negara untuk
mengalokasikan sumber daya yang mereka miliki baik kepada organisasi atau individu
di negara tersebut. Adapun tipe-tipe sistem ekonomi yang ada di dunia, antara lain :

1. Sistem Ekonomi Tradisional, merupakan sebuah sistem perekonomian yang


berdasarkan pada tradisi, adat istiadat, tradisi masyarakat secara turun temurun yang
mana faktor ekonomiya sangat terbatas.

a. Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional :

 Belum mengenal proses transaksi dan uang, masih menggunakan sistem barter.
 Masih bertumpu pada sektor agraris.
 Tidak ada pembagian kerja.

b. Kelebihan sistem ekonomi tradisional

 Kegiatan produksi yang berlangsung bukan untuk mencari keuntungan,


melainkan untuk memenuhi kebutuhan.
 Seluruh anggota masyarakat masih mempunyai motivasi untuk menjadi
produsen.
 Jujur dalam kegiatan pertukaran.

c. Kekurangan sistem ekonomi tradisional

 Belum ada kerjasama yang efektif dalam masyarakat.


 Jumlah dan jenis barang yang dihasilkan tidak sepenuhnya dapat mencukupi
kebutuhan.
 Sulit dalam menentukan nilai barang yang dipertukarkan.

2. Sistem Ekonomi Sosialis, merupakan sistem perekonomian yang mana pemerintah


adalah pemilik kekuasaan dominan dalam mengatur kegiatan ekonomi.

6
a. Ciri-ciri sistem ekonomi sosialis :

 Pemerintah mempunyai kekuasan dominan dalam pengaturan kegiatan


perekonomian.
 Pemerintah menentukan harga-harga.
 Seluruh peralatan dan sumber daya produksi adalah milik negara.

b. Kelebihan sistem ekonomi sosialis.

 Seluruh kegiatan ekonomi menjadi tanggungjawab pemerintah.


 Mencegah adanya kesenjangan sosial dalam masyarakat.
 Seluruh kegiatan perekonomian lebih mudah diawasi dan dikendalikan.

c. Kekurangan sistem ekonomi sosialis.

 Seluruh inisiatif, kreativitas, dan potensi masyarakat tidak dapat berkembang.


 Individu tidak mempunyai kebebasan untuk memiliki usaha sendiri.
 Hak milik perorangan tidak diakui negara.

3. Sistem Ekonomi Liberal, merupakan bentuk sistem ekonomi yang mana memberikan
kebebasan seluas-luasnya untuk setiap orang pada kegiatan perekonomian dan tanpa
dicampuri oleh pemerintah.

a. Ciri-ciri sistem ekonomi liberal :

 Terjadinya persaingan yang bebas antar pelaku ekonomi,


 Harga barang di pasar ditentukan oleh penawaran dan permintaan.
 Semua orang bebas melakukan kegiatan perekonomian dan mempunyai ha katas
alat produksi.

b. Kelebihan sistem ekonomi liberal.

 Negara mengakui hak milik perorangan.

7
 Semua orang termotivasi dalam berkarya serta melaksanakan kegiatan ekonomi
guna kemakmuran pribadi.
 Adanya peningkatan kualitas dan efisiensi barang yang dihasilkan.

c. Kekurangan sistem ekonomi liberal.

 Tingginya kesenjangan sosial dalam masyarakat.


 Timbul persaingan yang tidak sehat di antara pelaku ekonomi.
 Terdapat pihak yang memonopoli sumber ekonomi.

4. Sistem Ekonomi Campuran, merupakan penggabungan antara sistem ekonomi


sosialis dan sistem ekonomi liberal. Pada sistem ekonomi campuran, masyarakat
diberikan kebebasan untuk melakukan kegiaan perekonomian, tetapi pemerintahan
memiliki peran dalam mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan kegiatan
perekonomian.

a. Ciri-ciri sistem ekonomi campuran :

 Kegiatan perekonomian dilakukan oleh pihak swasta, karena adanya


kesempatan.
 Pemerintah turut campur dalam seluruh kegiatan perekonomian.

b. Kelebihan sistem ekonomi campuran.

 Pergerakan harga barang dapat dikendalikan dan diawasi.


 Terdapat pemisahan yang jelas pada sektor ekonomi pemerintah dan pihak
swasta.
 Pemerintah mengakui dan melindungi hak kepemilikan perorangan.

c. Kekurangan sistem ekonomi campuran.

 Adanya potensi terjadinya monopoli yang merugikan rakyat, apabila pihak


swasta mendominasi.
 Adanya potensi terjadinya etatisme, apabila peran pemerintah mendominasi.

8
2.5 Ekonomi Sistem Pasar

Sistem ekonomi pasar ialah suatu sistem ekonomi yang menyerahkan seluruh
kegiatan ekonomi seperti produksi, distribusi, dan konsumsi sepenuhnya kepada
mekanisme pasar. Sistem ini dipelopori oleh Adam Smith yang dalam bukunya yang
berjudul “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.”

Sistem ekonomi pasar terasa berlaku adalah suatu sistem ekonomi di mana harga
barang dan jasa ditentukan oleh pasar terbuka, di mana hukum penawaran dan
permintaan dapat berlaku dengan bebas (tidak ada intervensi). Konsekuensi dari hal ini
adalah kebebasan individu dalam membuat keputusan ekonomi (liberal), kemudian
individu dapat memiliki hak milik atas faktor produksi dan beroperasi untuk keuntungan
dirinya (kapitalis).

 Adapun ciri-ciri sistem ekonomi pasar sebagai berikut.

1. Setiap individu bisa memiliki barang termasuk barang modal secara bebas
karena adanya pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi

2. Setiap individu bisa memakai barang dan jasa yang dimilikinya secara bebas.
3. Aktivitas ekonomi dilakukan untuk memperoleh laba sebesar-besarnya.

4. Seluruh kegiatan ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (swasta) dan


dipengaruhi oleh mekanisme pasar (permintaan dan penawaran).

5. Pemerintah tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam kegiatan


ekonomi.

9
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Lingkungan bisnis adalah keseluruhan hal-hal atau keadaan ekstern badan usaha
atau industri yang mempengaruhi kegiatan organisasi atau kekuatan atau institusi diluar
organisasi bisnis yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis. Oleh sebab itu Lingkungan
bisnis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas bisnis dalam suatu lembaga
organisasi atau perusahaan. Faktor – factor yang mempengaruhi tersebut tidak hanya
dalam perusahaan (intern), namun juga dari luar (ekstern). Jadi Lingkungan Bisnis
merupakan hal penting dalam bisnis karena banyak faktor dan hal - hal yang harus
dipelajari dan dapat digunakan dalam kehidupan berbisnis.

3.2 Saran
Semakin berkembangnya bisnis membuat mempelajari bisnis adalah hal yang
baik dan benar bagi kita untuk mengetahuinya. Dalam mempelajari bisnis
dibutuhkan kerja keras dan usaha dalam mempelajarinya, karena bisnis sering
dianggap gampang padahal tidak mudah unutk mempelajarinya. Sehingga
pembahasan dari makalah ini dapat membantu dalam memahami bisnis dengan lebih
baik secara teori dan dapat dikembangkan lagi kedepannya. Oleh sebab itu,
pembelajaran tentang bisnis patut di lakukan kedepannya dan dapat lebih baik lagi.
Penulis juga dalam hal ini sangat terbuka atas saran dan kritikan dalam penulisan
laporan ini. Banyaknya kekurangan dalam pembuatan laporan ini menjadi
penyebabnya. Oleh sebab itu , penulis menerima saran, kritik dan masukkan dalam
hal ini.

10
DAFTAR PUSTAKA

Griffin, Ray & Ebert.2007. Bisnis, Edisi 8. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Madura, Jeff. 2007. Introduction to Business. Jakarta: Penerbit Salemba.

Basri. 2005. Bisnis Pengantar, Edisi pertama. Yogyakarta : BPFE

11