Anda di halaman 1dari 1

Terimakasih Leader atas kesempatannya.

Jadi disini menurut WHO ada 6 hal yang harus


ditingkatkan untuk meningkatkan mutu pelayanan system rujukan, yaitu :
1. Safe
 Meningkatkan keselamatan melalui penerapan prinsip manajemen risiko
 Menghindari cedera pada pasien akibat pelayanan yang diberikan
2. Effective
 Meningkatkan efektivitas seperti melalui penyusunan guideline system
rujukan
3. Time
 Ketepatan waktu tenaga medis yang bertugas
4. Patient-Centered
 Memberikan pelayanan yang menghormati dan merespon keinginan pasien,
kebutuhan pasoen, nilai-nilai dan memastikan nilai-nilai tersebut dihormati
dalam proses pelayanan
5. Equitable
 Mutu pelayanan yang sama tanpa membedakan individu (gender, etnis) dan
juga lokasi geografis
6. Efficient
 Meningkatkan efisiensi baik dari segi tenaga kerja, pemakaian sarana dan
prasarana serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukannya rujukan
 Menghindari tindakan dan upaya yang tidak diperlukan

Baik terimakasih Leader atas kesempatannya.


• Indikator Dilakukannya Rujukan
1. Penyakit yang tidak termasuk dalam kompetensi dokter yang merujuk
2. keterbatasan fasilitas peralatan, sumber daya manusia, atau keterampilan
yang bersifat sementara atau permanen
3. perlu mendapatkan pelayanan medis dokter spesialis atau dokter
subspesialis
4. perlu pelayanan tambahan atau pelayanan yang berbeda dari yang ada
5. butuh rawat inap dan pengobatan lebih lanjut
6. perlu untuk mendapatkan pemeriksaan diagnostic dan terapeutik lebih
lanjut

Baik terimakasih leader atas kesempatannya. Izin menjawab.

Jadi, melanggar rujukan ada sanksi nya. Baik untuk peserta ataupun fasilitas kesehatan.
Peserta yang ingin mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan system rujukan dapat
dimasukkan dalam kategori pelayanan yang tidak sesuai dengan prosedur sehinggan tidak
dapat dibayarkan oleh BPJS Kesehatan dengan kata lain pasien tersebut harus membayar
sendiri.

Nah, bagi fasilitas kesehatan yang tidak menerapkan system rujukan maka BPJS kesehatan
akan melakukan Recredentialling (proses evaluasi ulang terhadap kerjasama yang meliputi
SDM, kelengkapan sarana & prasarana, serta lingkup dan komitmen pelayanan) terhadap
kinerja fasilitas kesehatan tersebut dan dapat berdampak pada kelanjutan kerjasama antara
pihak BPJS dengan fasilitas kesehatan tersebut.