Anda di halaman 1dari 9

Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

BAB IV
ANALISIS
4.1 Analisis Kualitatif
4.1.1 Air Bersih
Sumber air bersih yang ada di Kecamatan Padang Barat Kelurahan Olo yaitu air
bersih yang bersumber dari PDAM. dan hanya sedikit masyarakat yang memakai air sumur
gali. air bersih yang bersumber dari PDAM di salurkan melalui pipa – pipa ke tiap – tiap
rumah di Kecamatan Padang Barat, yang bersumber dari:

Tabel 4.1 kondisi Existing Air Bersih

Komponen Kondisi Existing Air Bersih


Sumber : Hasil Survey Primer 2014
Air Bersih Rumah Tangga, Toko, Pendidikan,
Gambar 4.1 PAM perkantoran,peribadatan, Kesehatan,
90%sudah terlayani PDAM

4.1.2 Drainase
Drainase di Kecamatan Padang Barat Kelurahan Olo ini terdapat banyak aliran-aliran
drainase, drainase tertutup yang terletak dijalan utama,dan draiunase terbuka yang terdapat
setiap blok - blok rumah, darainase tertutup kondisi nya cukup bagus, sedangkan drainase
terbuka yang terdapat pada setiap rumah, kondisi drainase yang kurang baik di tandai dengan
drainase yang di tumbuhi rumput dan terputus bahkan drainase dijadikan tempat sampah.
Seharusnya pemerintah harus megambil kebijakan dengan cara sosialisai tentang perawatan
drainase agar tidak menyebabkan drainase yang tidak layak, sedangkan drainase yang
tertimbun oleh matrial-material harus dilakukan pengerukan dan di normalisasikan kembali.
Tabel 4.2
Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

Kondisi Existing Drainase

Komponen Kondisi Existing Standar


Drainase Kondisi drainase tertutup pola jaringan drainase
cukup baik, sedangkan salah satunya pola
drainase terbuka tidak sesuai grid /mengikuti
bagus, banyak nya sampah, polajaringan jalan
dan rumput yang terdapat di
dalam drainase.
Sumver : Hasil Survey Primer 2014

Gambar 4.2 Drainase Terbuka dan Tertutup di Kelurahan Olo

4.1.3 Persampahan
Sistem pengelolaan persampahan di Kecamatan Padang barat adalah dengan cara
pengumpulan dan pembakaran di tempat, dan ada juga yang langsung mengantar tumpukan
sampah Rumah Tangga ke TPS, dari TPS baru sampah di jemput oleh petugas untuk di
lakunkan pembuang akhir TPA.
Sampah rumah tangga transfer menggunakan kantong pembuangan langsung ke TPS
dan diangkut oleh kontainer untuk di buang ke tempat akhir TPA.

Gambar 3.4 bagan pengelolaan sampah


Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

Elemen pengolahan persampahan


 Pengumpulan
Sistem pengumpulan sampahnya adalah dengan menggunakan kantong plastik
yang dibuangy oleh masyarakat dengan menggunakan sepeda motor, dan dibuang ke
TPS yang terletak di Jln. Pantai Padang, dan nantik nya di jemput oleh petugas
kebersihan yang menggunakan kontainer untuk di buang tempat pembuangan akhir TPA.
 Transfer
Sampah dari masing-masing rumah di oleh masing masyarakat dengan
menggunakan sepeda motor ke TPS yang berupa bak kontainer.
 Transport
Sampah yang ada di TPS akan diangkut dengan truk sampah untuk dibawa ke
TPA
 Pola pengangkutan
Pola pengangkutan yang digunakan adalah pola pengangkutan system transfer.
Sampah yang dibawa dari rumah-rumah dibawa oleh masyarakat ke TPS dan kemudian
dibawa ke TPA.

3.1.3 Limbah

Pembuangan limbah di Kecamatan Padang Barat kelurahan olo, berasal dari


permukiman, Toko, Peribadatan, dan lain-lain. Limbah rumah tangga tersebut di buang ke
drainase tersier menuju ke drainase sekunder.

Gambar 4.4

Drainase Sekunder di Kelurahan Olo


Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

Tabel 4.3 Kondisi Existing Limbah

Komponen Kondisi Existing Standar

Drainase Limbahnya yang dihasilkan Limbah nya berupa


adalah limbah dari MCK limbah cair, limbah padat

Sumber : Survey Primer 2014

3.1.4 Listrik dan Telekomunikasi


a. Listrik
Sistem pengaliran listrik di Kecamatan Padang Selatan ini adalah melalui gardu listrik
yang kemudian di alirkan ke masing – masing tiang listrik dan akhirnya sampai ke masing –
masing rumah. Penggunaan listrik yaitu antara 1300 watt. Untuk telekomunikasi masyarakat
di Kecamatan Padang Selatan di sana dominan menggunakan handphone

Tabel 4.5
Kondisi Existing Listrik

Komponen Kondisi Existing Standar


Listrik Untuk Rumah tanga, Masing- masing, menggunakan
perkantoran, listrik 1300 volt
pendidikan,
peribadatan sudah
menggunakan listrik
dengan daya
tengangan nya 1300
volt
Sumber : Hasil Survey Primer 2014

Gambar 4.6 Sistem Pengaliran Listrik


Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

Unit Rumah,
kantor dan
sekolah

4.2 ANALISIS KUANTATIF


4.2 ANALISIS KUANTATIF

4.2.1 Analisis Air Bersih

Sedangkan kebutuhan air bersih pada Kecamatan Padang Selatan ini adalah sebagai
berikut:

Kebutuhan terlayani : 0,9 x 4,841 = 43.569 jiwa


: 43.569 x 130 = 5.663.970 L/h

Kebutuhan non domestic :Komsumsi unit non domestic x Keb.terlayani


20%x5.663.970 L/h = 1.132.794 L/h

Kebutuhan seluruh kawasan : 5.663.970 + 1.132.794 = 6.796.764 L/h

Tingkat kebocoran : 30% x 6.796.764 = 2.039.029,2 L/h


Cadangan Kebakaran : 10% dari kebutuhan seluruh kota
: 10% x 6.796.764 L/h
: 3.398.382L/h

Total kebutuhan seluruh


Kel. Olo : 6.796.764 L/h+ 2.039.029,2 L/h
+ 3.398.382L/h
: 12.234.175.2 L/h
Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

Kebutuhan rata-rata setiap hari : 12.234.175.2 L/h : (24 jam x 60 menit x 60


detik)
: 12.234.175.2 : 86.400
: 141,59 L/dtk
: 0,14 m3/dtk

Kebutuhan air perhari maximal : 1,1 x 141.59 m3/dtk= 155.749 L/dtk

Kebutuhan air perjam maximal : 1,5 x 141.59 m3/dtk = 2.123.85 L/dtk

Jadi dapat disimpulkan bahwa pada Kelurahan Air Tawar Timur kebutuhan air
bersih rata-rata setiap hari yaitu sebanyak 141,59 L/dt, kebutuhan air bersih maksimal yaitu
sebanyak 2 L/dt serta kebutuhan air bersih pada jam maksimal yaitu sebanyak 2,12 L/dt.

4.2.2 Analisis Sampah


Setiap harinya manusia tidak terlepas dari menghasilkan berbagai macam sampah
baik organik maupun non organik, maka dari itu system persampahan di suatu
daerah/permukiman penduduk seharusnya memiliki system persampahan yang baik agar
tidak terjadi pencemaran. Dan pada kelurahan Olo Kecamatan Padang Barat dengan jumlah
penduduk sebanyak 43,569 jiwa maka tingkat pelayanan, volume timbulan sampah, dan
kebutuhan kontainer akan ditentukan berdasarkan hitungan dibawah ini :

penduduk terlayani = 90% x jumlah penduduk

= 90% x 4.841 jiwa

= 43.569 jiwa

a. % pelayanan = jumlah penduduk terlayani / jumlah penduduk total x 100%


= 43,569 jiwa / 4.841 jiwa x 100%
b. Timbulan sampah = jenis timbulan x jumlah penduduk terlayani
= 1 x 4.481
= 4.481 Ltr/org/hr
Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

c. Analisis volume timbulan sampah


= jumlah penduduk terlayani x standar volume timbulan
= 4.481 jiwa x 2,5
= 24.205 L/org/hr
= 24.205 m³/hr
Jadi volume timbulan sampah di kelurahan Olo Padang Barat yaitu 24,205 m3/hari
sehingga kebutuhan kontainer sebagai berikut:

d. Analisis kebutuhan kontainer

% tingkat pelayanan = 90% (0,9)

Vt = 24.205 m3/hari

Jumlah kontainer = % tingkat pelayanan x VT

6 m3/ unit

= 0,9 x 24.205 m3 / hari

6 m3 / unit
= 1,45 = 2 unit

Jadi kebutuhan container pada Kelurahan Olo Kecamatan Padang Barat dengan
jumlah penduduk 4,841 jiwa yaitu sebanyak 2 unit kontainer.

4.2.3 Analisis Drainase

Sistem drainase yaitu suatu jaringan yang berfungsi untuk menampung air limbah
rumah tangga dan untuk menyalurkan genangan-genangan yang ditimbulkan oleh limpasan
air hujan untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir (saluran air hujan), dan untuk pengaliran
tersebut maka dipengaruhi oleh besarnya kapasitas pengaliran air hujan diatas permukaan
tanah ke saluran hujan. Dan di Kelurahan air Tawar Timur Kecamatan Padang Utara ini
kapasitas pengalirannya adalah sebagai berikut :
Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

Q = F.C.I.A
F = 1/360 = 0,0028
C = Jumlah rumah = 896,2
Luas wilayah (Ha) 89
= 10,06 rumah/Ha ( kepadatan rendah)
= jadi koefisien pengaliran pada kelurahan Air Tawar Timur adalah 0,25
I = 0,534 mm/jam
= 15x 10-8 m/detik
A = 89 Ha

Q = 0,0028 x 0,25 x 15x 10-8 m/detik x 89x104 m2


= 0,9345x10-4 m3/detik
= 93,45x10-6 m3/detik
Jadi, untuk kapasitas pengaliran pada Kelurahan Air Tawar Timur yaitu 93,45 x 10-6 m3/detik.

4.2.4 Analisis Limbah

Untuk mengehitung kuantitas air limbah yang terdapat di kelurahan olo kecamatan
padang barat dapat di lakukan dengan perhitungan yang di lakukan sebagai berikut :

Total Kebutuhan Air Bersih di Kelurahan Olo Kecamatan Padang Barat

12.234.175.2 x 80% = 9.787.340 L/h

Jadi dapat disimpulkan kuantitas pengaliran air bersih di kelurahan olo adalah
sebanyak 9.787.340 L/h

4.3 POTENSI DAN MASALAH

Berikut ini adalah tabel potensi dan masalah yang terdapat pada Kelurahan Air Tawar
Timur:
Tabel 4.2
Potennsi dan Masalah Pada Kelurahan Air Tawar Timur

N
Aspek Potensi Masalah
o
Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat

1. Air bersih Sumber air bersih pada kelurahan Olo - Air PDAM bagus tidak pernah mati
yaitu bersumber dari PDAM dan sumur - Apabila terjadi hujan maka air bersih dari
PDAM akan keruh
- Air sumur yang ada keruh
2. Persampahan Tidak tersedianya bak penampungan - Masih terdapat sebaran sampah di
sampah disetiap rumah penduduk beberapa titik, seperti di saluran drainase,
tepi jalan dan sepanjang Drainase
sekunder
- TPS yang kurang memadai
- Pengankutan sampah dari rumah
masyarakat ke TPS tidak dilakukan
dengan menggunakan jasa angkut
3. Drainase Terdapatnya saluran-saluran drainase - Adanya penumpukan sampah pada
disetiap bangunan draenase
- Terdapat beberapa titik di daerah tertentu
yang memiliki draenase yang rusak
- Draenase yang tertimbun oleh tanah
- Lebar dan ketinggian draenase tidak
sesuai dnegan ketentuan yang ada
4. Listrik Untuk pelayanan listrik warga sudah Untuk listrik tidak terdapat masalah pada
terlayani dengan baik. Kelurahan Olo ini

Sumber: Hasil aalisis, 2014