Anda di halaman 1dari 2

TUGAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

NAMA : Andi kristiyanto

NIM : 1762138

KELAS : Akuntansi KS-1

4 tujuan pengendalian internal yang dijelaskan AICPA dan contoh konkrit atas tujuan tersebut :

1. Menjaga keamanan harta milik suatu organisasi.


Melindungi harta kekayaan organisasi dari kerugian yang disebabkan oleh kesalahan
yang disengaja maupun yang tidak disengaja dalam transaksi penanganan harta
organisasi.
Contoh :
Tahun 2015 karyawan perusahaan PT.Jaya Baru melante Surabaya terdeteksi adanya
penyelewengan yang dilakukan oleh karyawannya dengan tidak menyetorkan uang sewa
trailer pelanggan. Dua bulan sudah menggelapkan uang banyak 250juta membuat sebuah
alamat dan nomor telpon palsu pelanggan ke pengusaha. Kecurangan itu ketauan ketika
perusahaan menagih langsung ke para pelanggan dan ternyata pembayaran sudah
dilakukan dan penggelapan itu sebesar 800juta.
2. Memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi.
Data akuntansi yang diteliti yang andal sangat diperlukan oleh organisasi karena
mencerminkan keadaan organisasi yang sebenarnya dan mempengaruhi keputusan yang
akan diambil oleh menejemen.
Contoh :
Perusahaan selalu melakukan internal audit untuk kelangsungan perusahaannya dan daya
saing perusahaan. Tidak hanya diperiksa pada bidang keuangan saja. Tetapi sudah meluas
kebidang lainnya seperti audit manajemen, audit lingkungan hidup. Misalnya pada tahun
2000an kegiatan audit internal sudah mencakup konsultasi yang menambah dan
meningkatkan nilai organisasi.
3. Memajukan efesiensi dalam operasi.
Setiap kegiatan harus mempertimbangkan factor efisiensi, apabila ada kegiatan yang
kurang efisien maka manajemen harus mencari penyebab dari ketidak efisienan kegiatan
tersebut dengan menemukan penyebab ketidak efisienan maka akan di carikan jalan
keluar.
Contoh :
Kegiatan pengelolaan data yang kurang efisien, baik dari segi waktu pengerjaan, dari segi
biaya perusahaan dan dari segi pengelolaan data sendiri. Misalnya perusahaan yang
masih acuh dengan perkembangan teknologi komputerisasi 4.0 seperti pengolahan data
baik keuangan dan juga data perusahaan lainnya. Ini berarti masih ada kegiatan yang
kurang efisien dari perusahaan.
4. Membantu menjaga agar tidak ada yang menyimpang dari kebijakan yang di tetapkan.
Dalam setiap melakukan kegiatan harus selalu berpegang teguh pada kebijaksanaan-
kebijaksanaan yang telah dilakukan oleh manajemen.
Contoh :
Kegiatan pemasaran proweb Indonesia
Artinya semua kegiatan yang dilakukan PT.Proweb Indonesia dilakukan sesuai dengan
visi dan misi yang sudah ditetapkan. Seperti target pelanggan, kebutuhan dari target
tersebut merancang produk, distribusi produk, menjaga relasi dan lain sebagainya.