Anda di halaman 1dari 12

KOMUNIKASI PREFESSIONAL

OLEH KELOMPOK :

1. I Dewa Eka Budiani (NIM: 194620024)

2. I Komang Agus Ardika (NIM: 194620026)

3. Kadek Wulan Cahyanti (NIM: 194620027)

4. Ni Kadek Widya Anggareni (NIM: 194620033)

5. Ni Luh Pramesti Pradnya Utami (NIM: 194620035)

6. Ni Made Ari Dewi Yanti (NIM: 194620036)

7. Novice Mangimbulude (NIM: 194620040)

8. Ovintha Ta Ludji (NIM: 194620041)

9. Ristul Airul Nuralim (NIM: 194620042)

10. Sayu Leoni Wulandari (NIM: 194620043)

STIKES WIRA MEDIKA BALI

PROGRAM STUDI D3 REKAM MEDIS ILMU KESEHATAN

2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis haturkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena

atas rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan tugas ilmiah ini tepat waktu

sesuai arahan dosen pengampu mata kuliahmanajemen rekam medis , karya ini di

beri judul “Komunikasi”

Karya tulis ini disusun dalam rangka memenuhi syarat kelulusan mata

kuliah manajemen rekam medis pada semester genap tahun akademik

2020/2021. Disini akan di kaji masalah yang berkaitan dengan komunikasi.

Pada mulanya cukup banyak hambatan yang dialami dalam penyususnan

karya tulis ini. Namun berkat adanya bantuan dari berbagai pihak, kesulitan dan

hambatan tersebut dapat diatasi dengan baik.

Meskipun penulis sudah mengumpulkan banyak referensi untuk menunjang

Penyususnan karya tulis ini, masih terdapat banyak kelemahan dan kekurangan.

Oleh karena itu, penulis harapkan kritik dan saran, serta masukan dari para

pembaca, demi tersusunnya karya yang lebih baik di kemudian hari. Akhirnya

penulis berharap, semoga karya ilmiah ini bermanfaat.

Denpasar, Maret 2020

i
Penulis

DAFTAR ISI

Contents
KATA PENGANTAR.......................................................................................................i
DAFTAR ISI.....................................................................................................................ii
BAB I................................................................................................................................1
PENDAHULUAN.............................................................................................................1
1.1 Latar Belakang.................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah............................................................................................2
1.3 Tujuan...............................................................................................................2
BAB II...............................................................................................................................3
PEMBAHASAN...............................................................................................................3
2.1 Pengertian Komunikasi Profesional...................................................................3
2.1 Unsur-unsur komunikasi professional............................................................4
BAB III.............................................................................................................................6
PENUTUP.........................................................................................................................6
KESIMPULAN..............................................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................7

ii
iii
BAB I

PENDAHULUAN
 

1.1 Latar Belakang

Dari semua pengetahuan dan ketrampilan yang kita miliki, pengetahuan dan

ketrampilan yang menyangkut komunikasi termasuk di antara yang paling penting

dan berguna, karena dapat menyampaikan segala keinginannya, baik fisik dari diri

sendiri, mengenal diri sendiri, tentang ini dan itu, mempertimbangkan keputusan-

keputusan yang akan diambil dan menyiapkan pesan-pesan yang akan kita

sampaikan kepada orang lain. Melalui komunikasi antar pribadi, kita berinteraksi

dengan orang lain, mengenalnya dan diri kita sendiri, serta mengungkapka diri

kita sendiri kepada orang lain.

Komunikasi adalah instrumen dasar dari interaksi manusia yang

memungkinkan seseorang untuk melakukan kontak dengan orang lain karena

komunikasi dilakukan oleh seseorang setiap hari baik disadari maupun tidak. Di

dunia kesehatan, terutama pada saat menghadapi klien, seorang perawat juga

harus mengadakan suatu komunikasi agar informasi yang ada dapat tersampaikan

dengan baik. Terutama informasi yang berkenaan dengan kebutuhan klien akan

asuhan keperawatan yang akan diberikan. Oleh karena itu, komunikasi adalah

faktor yang paling penting , yang digunakan untuk menetapkan hubungan antara

perawat dengan klien.

Namun, seringkali informasi yang seharusnya sampai kepada orang yang

membutuhkan, ternyata terputus di tengah jalan akibat tidak efektifnya suatu

komunikasi yang dilakukan. Pada komunikasi terapeutik antara perawat dengan

1
2

klien, hal tersebut dapat mungkin terjadi karena disebabkan oleh berbagai hal. Hal

–hal tersebut tidak hanya berasal dari klien saja, tetapi juga dapat disebabkan oleh

pola komunikasi yang salah yang dilakukan oleh perawat. Komunikasi yang tidak

efektif juga dapat disebabkan kegagalan pada proses komunikasi itu sendiri.

Kegagalan itu dapat terjadi pada saat pengiriman pesan, penerimaan pesan, serta

pada kejelasan pesan itu sendiri

1.2 Rumusan Masalah

1.2.1 Apa yang dimaksud dengan komunikasi profesional?

1.2.2 Apa saja unsur-unsur dari komunikasi profesional?

1.3 Tujuan

1.3.1 Untuk mengetahui yang dimaksud komunikasi professional

1.3.2 Untuk mengetahui unsur-unsur komunikasi professional

 
3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Komunikasi Profesional

Kata komunikasi sendiri adalah berasal dari bahasa latin yaitu Communicare

yang artinya adalah "berbagi" atau "menjadi milik bersama",dari makna tersebut

bisa diartikan komunikasi adalah tindakan satu orang atau lebih yang mengacu

pada tindakan mengirim pesan & menerima pes an yang terdistorsi oleh gangguan

(noise) terjadi dalam suatu konteks tertentu,mempunyai pengaruh tertentu &

mempunyai kesempatan umpan balik,komunikasi menupakan ilmu pengetahuan

& seni. Ketrampilan berkomunikasi seperti berbicara & menulis.

Jadi dapat disimpulkan komunikasi profesional adalah ilmu yang mempelajari

proses penyampaian informasi yang berupa pesan atau idea dari satu pihak kepada

pihak agar terjadi saling mempengaruhi antara keduanya yang terjadi dalam

konteks menguasai ketrampilan berkomunikasi seperti berbicara & menulis yang

dapat digunakan untuk menganalisa fenomena sosial & unsur yang terpenting

adalah adanya pertukaran informasi.

Bentuk dasar komunikasi secara umum dibagi dua yaitu komunikasi verbal &

non verbal,komunikasi verbal dilakukan secara lisan maupun tulisan yang dapat

dimengerti kedua belah pihak & terorganisir dengan baik,komunikasi verbal

mencakup aspek-aspek seperti perbedaan kata,kecepatan berbicara,singkat &

jelas,waktu yang tepat & tinggi rendahnya suara. Komunikasi sebenarnya tidak

hanya terbatas pada hubungan antar pribadi saja, tetapi juga dilakukan dalam

organisasi sehingga terjadi keselarasan kepentingan & keputusan dalam organisasi

4
5

tersebut & dapat mengoptimalkan sumber daya tersebut untuk mencapai tujuan

dari organisasi tersebut.

2.1 Unsur-unsur komunikasi professional

2.2.1 Keramahan

Keramahan Keramahan seorang perawat dalam melangsungkan komunikasi

kepada pasien meripakan langkah pertama guna memberikan kesan yang

bermakna dalam hal perencanaan perawatan yang hendak dilaksanakan.

2.2.2 Penggunaan Nama

Penggunaan nama 18 Dalam komunikasi terapeutik, penggunaan nama

merupakan bagian dari unsur yang cukup fundamental dimana pengenalan diri

akan berfungsi meretas keraguan yang kerap bisa hadir dipikiran pasien. Saat

perawat memanggil nama asli pasien, saat tersebut seorang perawat telah

memberikan penghargaan yangcukup bermakna bagi pasien, yang tentunya

semakin memberikan ruang guna melangsungkan komunikasi secara lebih efektif.

2.2.3 Kepercayaan

Dapat dipercaya Dapat berkomunikasi. Tentunya, hal ini harus diperhatikan

oleh seorang dipercaya merupakan bagian dari kelancaran perawat dalam

melangsungkan komunikasi terapeutik. Penting bagi seorang perawat untuk

senantiasa menunjukan kehangatan, konsistensi, kejujuran, kompetensi, dan rasa

hormat terhadap lawan bicara atau pasien saat melangsungkan komunikasi

terapeutik.

2.2.4 Otonomi dan Tanggung Jawab


6

Otonomi dan tanggung jawab Hal yang dimaksud dari otonomi dan tanggung

jawab adalah keberanian yang harus dimiliki oleh seorang perawat dalam

membuat pilihan atau menentukan keputusan sekaligus

mempertangungjawabkannya.

2.2.5 Asetif

Asertif (tegas) Komunikasi asertif dapat memberikan ruang bagi seseorang

guna mengekspresikan perasaan dan pikirannya tampa harus menghakimi,

menuduh, maupun menyakiti orang lain. Di dunia keperawatan, sikap asertif juga

berfungsi guna meningkatkan rasa percaya diri seseorang sekaligus menunjukan

rasa.

 
BAB III

KESIMPULAN

          Komunikasi professional adalah ilmu yang memperlajari proses

penyampaian informasi yang berupa pesan atau idea dari satu pihak kepada pihak

lain agar terjadi saling memperngaruhi antara keduanya yang terjadi dalam

konteks menguasai ketrampilan berkomunikasi seperti berbicara dan menulis yang

dapat digunakan untuk menganalisa fenomena sosial dan unsur yang terpenting

adalah adanya pertukaran informasi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi adalah manusia, pesan dan

lingkungan. Dimana faktor di dalam manusia yang mempengaruhi komunikasi

ialah tingkat pengetahuan, perkembangan, sosialkultural, jenis kelamin, peran

tanggung jawab, atensi, hubungan, persepsi, sikap. Sedangkan faktor di dalam

pesan meliputi isi pesan dan penyampaian, dan di dalam konteks lingkungan hal

yang mempengaruhi komunikasi meliputi stimulus eksternal, nilai dan

budaya/adat, jarak dan teritori.

7
8

DAFTAR PUSTAKA
 

Jhon Fiske, Pengantar Ilmu Komunikasi, Hapsari Dwiningtyas


(Jakarta:Rajawali Pers,2012)
Onong Uchjana Effendy, Dinamika Komunikasi
(Bandung:RemajaRosdaKarya,2008)
https://www.academia.edu/10668903/BAB_II_KOMUNIKASI_PROSES_
KEPERAWATAN