Anda di halaman 1dari 9

Bahan Bangunan Sebagai Elemen Konstruksi

Karakteristik Material Konstruksi Miring Bertumpu dan Menggantung

1. Konstruksi Miring Bertumpu

Konstruksi miring bertumpu merupakan konstruksi yang tidak tegak lurus dan memiliki
tumpuan. Contoh pengaplikasian kosntruksi miring bertumpu pada bangunan ialah konstruksi
rangka atap yang berfungsi sebagai penyokong penutup atap atau biasa disebut kuda-kuda yang
diletakkan pada dua tembok sebagai tumpuannya. Berikut beberapa material bahan bangunan
yang dapat digunakan untuk kuda-kuda :

a. Kayu

Kayu merupakan material yang berasal dari kekayaan alam yang masih sering
digunakan untuk bahan bangunan hingga sekarang (seperti pada Gambar 1.).

Gambar 1. Kuda-kuda dari Bahan Kayu


Sumber : http://daukhan-arsitek.com/galeri-foto-dan-gambar-
rumah/album/72157625084207779/photo/5101724374/struktur-rangka-atap-rangka-atap-kuda-
kuda-kayu-3.html

Sifatnya keras, tidak mudah rusak, tahan lama, tahan terhadap pembebanan, mudah
diproses, memiliki kekakuan yang alami dan berbagai sifatnya yang tidak dimiliki bahan
bangunan lain.
Untuk membuat kuda-kuda atap, kayu yang digunakan haruslah memenuhi standar
yang telah ditentukan, seperti salah satu contohnya ini (lihat pada Gambar 2.). Karena
apabila tidak memenuhi persyaratan, hasilnya akan tidak maksimal dan dapat
mengakibatkan bangunan cepat rusak.

Gambar 2. Syarat-syarat Umum Mutu Kayu


Sumber : https://books.google.co.id/books?
id=6dDrDcD2UVUC&pg=PA116&dq=konstruksi+miring&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjF8Zri1vTgAhXijO
YKHfjXAq0Q6AEIKTAA#v=onepage&q=konstruksi%20miring&f=false
Untuk dapat membuat kuda-kuda yang utuh, dibutuhkan lebih dari satu balok kayu
kemudian saling disambungkan (Seperti pada Gambar 3.).

Gambar 3. Batang-batang Konstruksi Kuda-kuda Kayu


Sumber :
http://ppg.spada.ristekdikti.go.id/pluginfile.php/28371/mod_resource/content/3/Materi%204.pdf

Keterangan :
a. Balok tarik
b. Balok kunci
c. Kaki kuda-kuda
d. Tiang gantung
e. Batang sokong
f. Balok gapit
g. Balok bubungan/nok
h. Balok gording
i. Balok tembok
Dari beberapa data diatas, dapat disimpulkan bahwa untuk membuat kuda-kuda,
sebagian besar elemen kayu yang digunakan ialah dalam bentuk balok kayu, bukan
lembaran kayu ataupun papan kayu yang memiliki dimensi yang tipis. Karena dengan
bentuk balok, maka kayu akan memiliki dimensi lebar yang lebih besar sehingga menjadi
lebih kuat dan mampu untuk menahan beban.

b. Baja ringan

Konstruksi dengan menggunakan baja ringan pada bangunan (lihat Gambar 4.) telah
banyak digunakan karena lebih effisien dengan biaya perawatan yang lebih murah serta
memiliki kelebihan lebih tahan lama, lebih awet sebab tidak dimakan rayap, tahan terhadap
api, mudah dirakit, dan tetap kokoh meskipun ringan.

Gambar 4. Rangka Atap Baja Ringan


Sumber : http://bajaringandijogja.com/blog/jasa-pemasangan-rangka-atap-baja-ringan-di-jogja/

Mirip seperti penggunaan bentuk balok pada kuda-kuda kayu, pada rangka kuda-
kuda baja ringan ini pun menerapkan prinsip yang sama. Yaitu dengan memanfaatkan
volume dan dimensi lebar yang dimiliki setiap komponen-komponen batang baja untuk
memberi kekuatan meskipun pada batang baja tidak dalam bentuk balok yang utuh
(lihat Gambar 5.).

Gambar 5. Batang Baja Ringan


Sumber : http://www.referensibisnis.com/2016/12/baja-ringan-murah-semarang.html

2. Konstruksi Miring Menggantung

Konstruksi miring menggantung ialah kosntruksi yang tidak memiliki tumpuan.


Penerapannya dalam bangunan, salah satunya ialah tangga gantung. Tangga merupakan sarana
untuk pergerakan manusia secara vertikal. Fungsi utamanya adalah untuk membantu
menfasilitasi kegiatan manusia di dua tempat yang terpisah oleh ketinggian lantai bangunan.
Tangga gantung sendiri dapat dibuat dengan beragam material, diantaranya :

a. Tangga Gantung Kayu

Sebagai salah satu hasil alam, kayu memang dapat dimanfaatkan untuk banyak hal.
Bahkan hampir seluruh elemen-elemen bangunan dapat terbuat dari kayu dengan
ketentuan-ketentuan yang berbeda menyesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya.

Keunggulan bahan kayu sebagai material tangga ialah mudah dibentuk serta sarat akan
unsur estetika. Sedangkan kelemahannya ialah bahan kayu tidak terlalu kuat jika
dibandingkan dengan bahan baja atau beton.
Syarat yang harus dipenuhi bahan kayu untuk tangga ialah tidak boleh licin, harus kaku,
kokoh, tahan lama, dan stabil. Selain itu, dari beberapa contoh yang ada (lihat Gambar 6 &
7), untuk dapat dibuat menggantung, biasanya ketebalan balok kayu dibuat seramping
mungkin supaya tidak memberatkan dan dapat tergantung dengan sempurna. Untuk
tambahan perkuatan, pada bagian tengah tangga dapat ditambahkan dengan kawat logam
(lihat Gambar 6.).

Gambar 6. Tangga Gantung Kayu Menerus


Sumber : https://media.rooang.com/2016/03/desain-tangga-gantung-unik-tapi-bikin-deg-
degan/
Gambar 7. Tangga Gantung Kayu Jaring Kotak-kotak
Sumber : https://media.rooang.com/2016/03/desain-tangga-gantung-unik-tapi-bikin-deg-
degan/
b. Tangga Gantung Akrilik

Akrilik merupakan material plastik yang bentuknya menyerupai kaca. Akan tetapi,
akrilik memiliki keunggulan-keunggulan lebih dibandingkan dengan kaca, yaitu tahan
benturan, tidak mudah pecah, lentur, tahan lama, mudah dibentuk, tahan cuaca, tidak
mudah berubah warna, dapat didaur ulang, pemasangan mudah serta ramah lingkungan.

Dibalik kelebihannya yang memenuhi standar untuk membuat tangga, akrilik mudah
tergores sehingga dalam beberapa contoh penerapannya, tangga gantung akrilik dilapisi
oleh lapisan pelindung. Supaya menambah nilai estetika, dapat pula ditambahkan lampu led
pada setiap anak tangga akrilik (lihat pada Gambar 8, 9 dan 10).
Gambar 8. Tangga Gantung Akrilik Tampak Depan
Sumber : https://www.stairs-
siller.com/fileadmin/_processed_/csm_001cantilevered_acrylic_staircase_2f548d89f7.jpg

Gambar 9. Tangga Gantung Akrilik Tampak Depan (1)


Sumber : https://www.stairs-
siller.com/fileadmin/_processed_/csm_cantilevered_acrylic_staircase_4_6b53752276.jpg
Gambar 10. Tangga Gantung Akrilik Tampak Samping
Sumber : https://www.stairs-
siller.com/fileadmin/_processed_/csm_cantilevered_stairs_with_acrylic_and_LED_4_bae8bb4037.jpg

Referensi :

Yuanita, Anne. (2016, Maret 16). Desain Tangga Gantung, Unik Tapi Bikin Deg-degan. Dipetik Maret
9, 2019, dari https://media.rooang.com/2016/03/desain-tangga-gantung-unik-tapi-bikin-deg-degan/

Frick, Heinz & Purwanto, LMF. (1998). Konstruksi Arsitek 1 SISTEM BENTUK STRUKTUR BANGUNAN,
Dasar-dasar Konstruksi dalam Arsitektur (Volume 1). Yogyakarta : Kanisius. Dipetik Maret 11, 2019,
dari https://books.google.co.id/books?
hl=id&lr=&id=vQ3k9_z9mtMC&oi=fnd&pg=PR5&dq=konstruksi+miring&ots=VqAl8YmDsh&sig=CUN0
mc7dXcf0a1fN9Em9oLbz0qk&redir_esc=y#v=onepage&q=konstruksi%20miring&f=false

Frick, Heinz & Moediartianto. (2004). Konstruksi Arsitektur 6 ILMU KONSTRUKSI BANGUNAN KAYU,
Pengantar Konstruksi Bangunan (Volume 6). Yogyakarta : Kanisius. Dipetik Maret 11, 2019, dari
https://books.google.co.id/books?
hl=id&lr=&id=6dDrDcD2UVUC&oi=fnd&pg=PA1&dq=material+konstruksi+kuda-
kuda&ots=xz9WewqlYR&sig=os9OK3wE510ykL0w6Whn7SkKpbs&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Arifin, Zulfikri. (2018, Mei 5). Materi 4 Struktur Rangka Atap. Dipetik Maret 11, 2019, dari
http://ppg.spada.ristekdikti.go.id/pluginfile.php/28371/mod_resource/content/3/Materi%204.pdf
Mesa, Yunita. (2015, April 8). Tipe-tipe Kuda-kuda. Dipetik Maret 12, 2019, dari
http://nitamesa.blogspot.com/2015/04/kuda-kuda.html

Jeo, Ryo & Iden, Wildensyah. (2016, Desember 12). 0816587022 Harga Grosir Rangka Atap Baja
Ringan Murah Semarang Per Batang. Dipetik Maret 12, 2019, dari
http://www.referensibisnis.com/2016/12/baja-ringan-murah-semarang.html

Pribadi, Septana Bagus. (2012, September 9). Bangga dengan Tangga. Dipetik Maret 12, 2019, dari
https://septanabp.wordpress.com/tag/tangga-kayu/

Alfari, Shabrina. (n.d.). Mengenal lebih dalam Tentang Akrilik. Dipetik Maret 12, 2019, dari
https://www.arsitag.com/article/mengenal-akrilik

Cantilevered stair in Acrylic. (n.d.). Siller. https://www.stairs-siller.com/cantilevered-


stairs/cantilevered-stairs-in-acrylic/