Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM

Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah


Workshop Batu Beton dan Finishing Bangunan
Yang dibina oleh
Bapak Nemesius Bambang Revantoro

Oleh :
Rizka Mufidatul Ismiyah 180521629012

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK SIPIL
2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya
saya dapat menyelesaikan Makalah ini dengan baik tanpa suatu halangan. Makalah
ini saya buat sebagai persyaratan untuk mengikuti matakuliah Laporan Mata
Kuliah Workshop Batu Beton dan Finishing Bangunan.

Dalam pembuatan tugas ini, saya mengucapkan banyak terima kasih


kepada Bapak Nemesius Bambang Revantoro selaku dosen pembimbing
matakuliah Workshop Batu Beton dan Finishing Bangunan semester ini. Kami
mengetahui bahwa tugas ini memiliki banyak kekurangan. Kerenanya saya
meminta kritik dan saran dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Malang, 20 Maret 2020

Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... ii


DAFTAR ISI..................................................................................................................... iii
PRAKTIKUM BALOK .................................................................................................... 5
BAB I .................................................................................................................................. 5
PENDAHULUAN ............................................................................................................. 5
1.1 Deskripsi Materi................................................................................................ 5
1.2 Tujuan ................................................................................................................ 5
1.3 Manfaat .............................................................................................................. 6
1.4 Gambar Kerja (Shopdrawing).......................................................................... 6
BAB II ................................................................................................................................ 7
PELAKSANAAN .............................................................................................................. 7
2.1 Persiapan ........................................................................................................... 7
2.2 Metode Pelaksanaan ......................................................................................... 8
BAB III............................................................................................................................. 10
PENUTUP ........................................................................................................................ 10
3.1 Deskripsi Hasil Praktikum ............................................................................. 10
3.2 Faktor Penunjang ........................................................................................... 10
3.3 Kendala ............................................................................................................ 10
3.4 Foto Hasil Praktikum ..................................................................................... 11
...................................................................................................................................... 11
PRAKTIKUM PELAT LANTAI .................................................................................. 12
BAB I ................................................................................................................................ 12
PENDAHULUAN ........................................................................................................... 12
1.1 Deskripsi Materi.............................................................................................. 12
1.2 Tujuan .............................................................................................................. 12
1.3 Manfaat ............................................................................................................ 12
1.4 Gambar Kerja (Shopdrawing)........................................................................ 13
BAB II .............................................................................................................................. 14
PELAKSANAAN ............................................................................................................ 14
2.1 Persiapan ......................................................................................................... 14
2.2 Metode Pelaksanaan ....................................................................................... 15
BAB III............................................................................................................................. 16

iii
PENUTUP ........................................................................................................................ 16
3.1 Deskripsi Hasil Praktikum ............................................................................. 16
3.2 Faktor Penunjang ........................................................................................... 16
3.3 Kendala ............................................................................................................ 16
3.4 Foto Hasil Praktikum ..................................................................................... 16

iv
PRAKTIKUM BALOK

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Deskripsi Materi


Balok merupakan salah satu bagian dari struktur sebuah bangunan yang
kaku. Elemen yang satu ini khusus dirancang supaya dapat menanggung serta
mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom penopang lainnya. Tidak
hanya sekadar itu ring pada balok juga memiliki fungsi sebagai pengikat kolom-
kolom. Hal ini dilakukan supaya jika terjadi pergerakan pada kolom-kolom di
sebuah bangunan, kolom-kolom masih bisa tetap bersatu serta mempertahanlan
bentuk dan posisinya seperti sedia kala.
Jenis-jenis balok dalam konstruksi:
a. Balok sederhana
b. Balok kantilever
c. Balok teritiasan
d. Balok dengan ujung tetap
e. Bentangan tersuspensi
f. Balok kontinu atau balok menerus

1.2 Tujuan
a. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara pembesian
balok pada pekerjaan suatu proyek dan mampu melaksanakan pekerjaan
tersebut.
b. Memberi petunjuk kepada mahasiswa bahan-bahan dan alat-alat yang
digunakan dan proses pembesian balok dan mampu menyiapkan bahan dan
alat tersebut dengan benar.
c. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara pembersihan
balok dan cara merangkainya.

5
1.3 Manfaat
a. Mahasiswa dapat melakukan pekerjaan pembesian balok dengan benar.
b. Mahasiswa dapat menggunakan alat dan bahan yang tersedia sesuai dengan
fungsi dan kegunaannya.
c. Mahasiswa dapat mengetahui cara pembersihan dan perawatan balok yang
baik.

1.4 Gambar Kerja (Shopdrawing)

6
BAB II

PELAKSANAAN

2.1 Persiapan
2.1.1 Lokasi
Sebelum memulai praktikum, perlu adanya persiapan lahan
atau lokasi praktikum. Pada praktikum kali ini, dilaksanakan pada
tanggal 25 Februari 2020 berlokasi di Laboratorium Batu Beton
gedung D9 Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas
Negeri Malang. Pertama, yang harus dilaksanakan adalah mengecek
lokasi praktikum, lokasi praktikum yang baik adalah lokasi yang
memudahkan dalam mengakses bahan dan alat-alat yang akan
digunakan. Kedua, membersihkan lokasi praktikum dari benda yang
dapat mengganggu jalannya praktikum.

2.1.2 Persiapan Alat dan Bahan


a) Alat
1. Catut
2. Kunci pembengkok
3. Pemotong besi
4. Siku
5. Meteran

b) Bahan
1. Besi beton polos ∅12
2. Besi beton polos ∅10
3. Kawat bendrat

2.1.3 Persiapan K3
A. Keselamatan Kerja
1. Pakailah jas lab agar pakaian tidak kotor
2. Pakailah sarung tangan bangunan agar tangan tidak terluka

7
3. Pakailah helm bangunan untuk melindungi kepala
4. Gunakan sepatu boot untuk melindungi kaki agar tidak
terkena batu
5. Teliti kembali gambar kerja sudah benar atau perlu revisi
6. Jagalah alat-alat dan perlengkapan lainnya secara teratur dan
rapi
7. Bekerjalah dengan teliti, hati-hati, dan konsentrasi pada
pekerjaan
8. Pergunakan alat sesuai dengan fungsinya dan hindari bekerja
sambil bergurau.

2.2 Metode Pelaksanaan


1. Siapkan besi dengan ∅12 mm
2. Potong besi ukuran ∅12 mm dengan menggunakan pemotong besi
dengan ukuran 426 cm sebanyak 4 buah untuk tulangan pokok
3. Selanjutnya bengkokkan besi dengan alat bantu tatakan yang telah
dibuat pada meja kerja dan bengkokkan menggunakan pembengkok besi
ukuran 12 mm.
4. Langkah awal bengkokkan besi panjang 426 cm dengan ukuran putaran
membentuk huruf u
5. Selanjutnya pada ujung yang satunya ulangi seperti langkah tadi, dengan
membengkokkan ukuran putaran membentuk huruf u.
6. Dan ulangi langkah pembengkokan pada ujung besi tulangan pada
keempat besi tulangan yang telah kita potong
7. Potong besi ukuran ∅10 sebanyak 2 buah sepanjang 436 cm untuk
bagian tulangan ekstra
8. Bengkokkan besi-besi tersebut pada ujungnya membentuk huruf u
9. Selanjutnya pada ujung yang satunya ulangi seperti langkah tadi, dengan
membengkokkan ukuran putaran membentu huruf u
10. Dan ulangi langkah pembengkokan pada ujung besi tulangan pada ke 2
besi tulangan yang telah dipotong

8
11. Selanjutnya rangkai tulangan pokok ∅12 membentuk persegi lalu
satukan dengan sengkang sebagai pengaku
12. Pasang sengkang ukuran 10 x 20 cm dengan jarak 20 cm menggunakan
bendrat
13. Masukkan tulangan ekstra ke dalam tulangan pokok lalu ikat dengan
menggunakan bendrat sesuai posisi yang telah ditentukan

9
BAB III

PENUTUP

3.1 Deskripsi Hasil Praktikum


Kesimpulan hasil praktikum membuat rangkaian besi tulangan
balok ini adalah, bahwa dalam proses pembuatan baik itu pemotongan,
pembengkokan, dan perakitan jarak antar besi satu dengan besi lainnya
harus benar-benar melalui perhitungan yang tepat, serta dalam proses
pengikatan menggunakan kawat baja (bendrat) harus benar-benar terikat
secara kuat. Karena apabila proses pengerjaan tidak dilakukan dengan tepat
maka hasil akhir dari pembuatan rangkaian besi akan terlihat bagian-bagian
yang tidak sempurna dan begel akan dapat bergeser dengan mudah.
Pergeseran dari bagian-bagian tulangan tentu akan berakibat pada mutu dan
kualitas balok yang dihasilkan.

3.2 Faktor Penunjang


Adapun faktor penunjang untuk kelancaran praktikum, antara lain:
a. Alat dan bahan yang cukup memadai
b. Pengarahan dari dosen yang jelas
c. Kerjasama antar anggota kelompok yang kompak, sehingga
memudahkan dalam kelancaran pelaksanaan praktikum

3.3 Kendala
Kendala yang terjadi pada saat praktikum, antara lain:
1) Tempat yang kurang memadai untuk pelaksanaan pembesian balok
2) Alat perlindungan diri yang kurang

10
3.4 Foto Hasil Praktikum

11
PRAKTIKUM PELAT LANTAI

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Deskripsi Materi


Pelat beton bertulang yaitu struktur tipis yang dibuat dari beton
bertulang dengan bidang yang arahnya horizontal, dan beban yang bekerja
tegak lurus pada struktur tersebut. ketebalan bidang pelat ini sangat kaku
dan arahnya horizontal, sehingga pada bangunan gedung, pelat ini berfungsi
sebagai diafragma/unsur pengaku horizontal yang sangat bermanfaat untuk
mendukung ketegaran balok portal. Sistem penulangan plat dibagi menjadi
dua, yakni sistem penulangan pelat dengan tulangan pokok satu arah dan
sistem penulangan pelat denga tulangan pokok dua arah.
Ada 3 jenis perletakan pelat pada balok:
a. Terletak bebas
b. Terjepit elastis
c. Terjepit penuh

1.2 Tujuan
a. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara
pembesian pelat lantai pada pekerjaan suatu proyek dan mampu
melaksanakan pekerjaan tersebut.
b. Memberi petunjuk kepada mahasiswa bahan-bahan dan alat-alat yang
digunakan dan proses pembesian pelat dan mampu menyiapkan bahan
dan alat tersebut dengan benar.
c. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara
pembersihan pelat dan cara merangkainya.

1.3 Manfaat
a. Mahasiswa dapat mengetahui cara pembesian pelat lantai dengan baik
dan benar

12
b. Mahasiswa dapat menggunakan alat-alat praktikum dengan tepat sesuai
dengan kegunaan dan fungsinya
c. Mahasiswa dapat mengetahui cara perawatan dan pemeliharaan pelat

1.4 Gambar Kerja (Shopdrawing)

13
BAB II

PELAKSANAAN

2.1 Persiapan
2.1.1 Lokasi
Sebelum praktikum dimulai, harus terlebih dahulu dilakukan
persiapan lahan atau lokasi praktikum yang sesuai dengan kebutuhan
praktikum yang akan dilaksanakan. Pada praktikum kali ini,
dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2020, berlokasi di Laboratorium
Batu Beton, Gedung D9, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik,
Universitas Negeri Malang. Hal pertama yang harus dilakukan adalah
mengecek lokasi praktikum, sudah cukup memadai atau belum. Kedua,
dilakukan pembersihan lahan dan lokasi dari benda-benda yang dapat
menghambat jalannya praktikum.

2.1.2 Persiapan Alat dan Bahan


a) Alat
1. Catut
2. Kunci pembengkok
3. Pemotong besi
4. Siku
5. Meteran

b) Bahan
1. Besi beton polos ∅8
2. Kawat bendrat

2.1.3 Persiapan K3
1. Pakailah jas lab agar pakaian tidak kotor
2. Pakailah sarung tangan bangunan agar tangan tidak terluka
3. Pakailah helm bangunan untuk melindungi kepala

14
4. Gunakan sepatu boot untuk melindungi kaki agar tidak terkena
batu
5. Teliti kembali gambar kerja sudah benar atau perlu revisi
6. Jagalah alat-alat dan perlengkapan lainnya secara teratur dan
rapi
7. Bekerjalah dengan teliti, hati-hati, dan konsentrasi pada
pekerjaan
8. Pergunakan alat sesuai dengan fungsinya dan hindari bekerja
sambil bergurau.

2.2 Metode Pelaksanaan


1. Ambil besi dengan ukuran ∅8 mm sebanyak 1 lonjor
2. Ukur besi sepanjang 423 cm sebanyak 4 kali
3. Potong besi dengan panjang masing-masing 423 cm sebanyak 4 buah
4. Ambil 1 besi dengan panjang 423 cm lalu ukur menjadi beberapa bagian
panjang
5. Bengkokkan ujung besi dengan panjang 5 cm dengan menggunakan
alat pembengkok secara ke dalam membentuk huruf U
6. Kemudian bengkokan besi yang sama pada jarak 95,5 cm membentuk
sudut 45˚ hingga menghasilkan beda tinggi 8 cm.
7. Bengkokkan kembali menjadi lurus sepanjang sisa besi
8. Kemudian bengkokkan ujung besi dengan arah yang berlawanan
dengan ujung besi lainnya dengan membentuk huruf U
9. Lakukan pada semua besi dengan panjang 423 cm lainnya

15
BAB III

PENUTUP

3.1 Deskripsi Hasil Praktikum


Kesimpulan dari praktikum tersebut adalah, bahwa dalam proses
pemotongan, pengukuran, dan pembengkokan besi yang digunakan harus
sesuai dengan hasil perhitungan, hal ini bertujuan agar hasil akhir dari
praktikum tersebut didapatkan tulangan pelat lantai yang rapi. Adapun
dalam proses pengikatan dalam merangkai pelat lantai menggunakan kawat
besi (bendrat), harus diikat dengan erat dan tepat, supaya rangkaian tulangan
tersebut tidak kendor dan bergeser, yang mana nanti akan mengakibatkan
rangkaian tulangan menjadi tidak kokoh.

3.2 Faktor Penunjang


a. Alat dan bahan yang disediakan cukup memadai
b. Arahan dan penjelasan dari dosen pembimbing serta asisten dosen
cukup membantu jalannya praktikum
c. Kerjasama antar anggota kelompok cukup kompak sehingga praktikum
dapat berjalan dengan lancar

3.3 Kendala
a. Alat perlindungan diri yang kurang memadai
b. Lokasi atau tempat perangkaian tulangan kurang mencukupi

3.4 Foto Hasil Praktikum

16
17