Anda di halaman 1dari 5

Makalah

Analisis Strategi Bisnis


“Perusahaan Intel”

KELOMPOK 1

Alifia Putri Ramadani 175030200111041


Stefani Aurelia Amanda 175030201111027
Alifia Ayu wardhani 175030207111011
Hilda Dwi Aulia 175030207111050

JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS


FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2020
PENDAHULUAN

Intel Corporation (umumnya dikenal sebagai Intel dan bergaya intel) adalah perusahaan multinasional
Amerika dan perusahaan teknologi yang didirikan oleh Gordon E. Moore dan Robert N. Noyce yang
berkantor pusat di Santa Clara, California, di Silicon Valley. Ini adalah produsen chip semikonduktor
bernilai terbesar dan tertinggi di dunia berdasarkan pendapatan, dan merupakan penemu seri
mikroprosesor x86, prosesor yang ditemukan di sebagian besar komputer pribadi (PC). Intel peringkat
No. 46 dalam daftar Fortune 500 2018 dari perusahaan Amerika Serikat terbesar dengan total
pendapatan. Intel tergabung dalam Delaware. Intel memasok prosesor untuk produsen 2ystem komputer
seperti Apple, Lenovo, HP, dan Dell. Intel juga memproduksi chipset motherboard, pengontrol
antarmuka jaringan dan sirkuit terintegrasi, memori flash, chip grafis, prosesor tertanam dan perangkat
lain yang terkait dengan komunikasi dan komputasi.

Pada tahun 1968, Robert N. Noyce dan Gordon E. Moore meninggalkan Fairchild Semiconductor
International untuk membentuk perusahaan baru. Mereka membawa seorang insinyur kimia muda,
Andrew Grove, dan membentuk perusahaan baru Intel. Nama intel sendiri merupakan gabungan dari
Integrated Electronics. Perusahaan berhasil menghasilkan uang dengan memproduksi modul memori
komputer. Perusahaan memproduksi mikroprosesor pertama (juga disebut “chip”) pada tahun 1971.
Titik balik utama bagi perusahaan adalah keputusan IBM pada awal 1980-an untuk memilih prosesor
Intel untuk menjalankan jajaran komputer pribadi IBM yang baru. Saat ini, lebih dari 80% PC di dunia
berjalan pada prosesor mikro Intel.

Salah satu inovasi awal perusahaan adalah memusatkan pembuatannya di pabrik pembuat chip raksasa.
Ini memungkinkan Intel untuk membuat chip dengan biaya lebih rendah daripada pesaingnya yang
membuat chip cus-tom di pabrik-pabrik kecil. Para pendiri mendorong budaya perusahaan “tidak setuju
dan setuju” di mana para insinyur didorong untuk terus memikirkan cara-cara baru dalam melakukan
sesuatu dengan lebih cepat, lebih murah, dan lebih andal.
KONDISI PERUSAHAAN SAAT INI

EXTERNAL ENVIRONMENT (EFAS)

FAKTOR STRATEGIS
EKSTERNAL BOBOT RATING SKOR
PELUANG
1. Semakin
berkembangnya era 0.15 8 1,2
digitalisasi
2. Kebutuhan akan
teknologi informasi 0.20 8 1,6
yang semakin meluas
3. Pangsa pasar yang
0.15 7 1,05
potensial
ANCAMAN
1. Persaingan yang
sangat ketat dengan
0.20 1 0,20
perusahaan-perusahaan
sejenis
2. Munculnya Pesaing-
pesaing baru yang 0.15 1 0,15
telah berpengalama
3. Tuntutan dari pasar
0.15 2 0,30
yang terus berubah
TOTAL 1 4,5

INTERNAL ENVIRONMENT (IFAS)

FAKTOR STRATEGIS
INTERNAL BOBOT RATING SKOR
KEKUATAN
1. Unggul dalam
product development 0.10 9 0,9
manufacturing
2. Kemampuannya
selalu selangkah lebih 0.10 8 0,8
maju dari pesaingnya
3. Monopoli
0.10 7 0,7
Perusahaan.
4. Inovasi teknologi
yang menciptakan 0.05 7 0,35
produk berkualitas
5. Harga jual yang
0,10 7 0,7
relative rendah
6. Memiliki saluran
distribusi yang lebih
luas dibandingkan 0,05 6 0,3
dengan pesaing (5
saluran distribusi)
KELEMAHAN
1. Kurang memiliki
keahlian dalam
0.20 1 0.20
bidang diluar bisnis
intinya
2. Kurang dapat menilai
0.10 1 0.10
pasar
3. Keterbatasan
pengetahuan
mengenai produk 0.10 2 0.20
yang dibutuhkan
konsumen
4. Kurangnya kerjasama
dengan perusahaan
lainnya dalam 0.10 2 0.20
mengembangkan
produk.
TOTAL 1 4,45

SWOT ANALYSIS

EFAS\ IFAS Strengths (S) Weaknesses (W)


1. Unggul dalam product 1. Kurang memiliki keahlian
development dan dalam bidang diluar bisnis
manufacturing. intinya
2. Kemampuannya selalu 2. Kurang dapat menilai pasar
selangkah lebih maju dari 3. Keterbatasan pengetahuan
pesaingnya. mengenai produk yang
3. Monopoli Perusahaan. dibutuhkan konsumen
4. Inovasi teknologi yang 4. Kurangnya kerjasama dengan
menciptakan produk perusahaan lainnya dalam
berkualitas mengembangkan produk.
5. harga jual relatif rendah
6. Memiliki saluran distribusi
yang lebih luas dibandingkan
dengan pesaing (5 saluran
distribusi)

Opportunities (O) Strength Opportunities Weaknesses Opotunities.


1. Semakin berkembangnya era  Melakukan riset mengenai  Menciptakan produk produk
digitalisasi teknologi informasi yang yang sesuai dengan
2. kebutuhan akan teknologi sedang berkembang kebutuhan konsumen
informasi yang semakin  Mempromosikan Intel dan  Meningkatkan pengetahuan
meluas produk produknya pada para keayawan dengan
3. Pangsa pasar yang potensial konsumen dan distributor sistem pelatihan
Threats (T) Strength Threatment Weaknesesses Threatment
1. Tuntutan dari pasar yang  Menginvestasikan modal  Melakukan kerjasama
terus berubah  Mengembangkan produk dengan perusahaan lain
2. Munculnya Pesaingpesaing baru untuk membuat produk yang
baru yang telah  Memperluas segmen baru unggul
berpengalaman yang sesuai dengan needs  Membuat hak paten bagi
3. Persaingan yang sangat ketat and wants customer produk produknya
dengan perusahaan
perusahaan sejenis