Anda di halaman 1dari 10

PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG

KULIAH/DISKUSI
KAWASAN PESISIR KABUPATEN PASURUAN
DENGAN MENGGUNAKAN
POLA RUANGSELL SEDIMEN
Rencana Tata Ruang adalah hasil perencanaan wujud
struktural dan pola pemanfaatan ruang.

Yang dimaksud dengan wujud struktural pemanfaatan


r uang adalah susunan unsur-unsur pembentuk rona
lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan buatan yang
secara hirarkis dan struktural berhubungan satu dengan lainnya
membentuk tata ruang;
diantaranya meliputi hirarki pusat pelayanan seperti pusat kota,
pinggiran kota, hinterland; prasarana jalan seperti jalan arteri,
kolektor, lokal dan sebagainya; sungai utama, anak sungai

S e m e n t a r a p o l a p e m a n fa at a n r u a n g a d a l a h b e n t u k
pemanfaatan ruang yang menggambarkan ukuran fungsi, serta
karakter kegiatan manusia dan atau kegiatan alam; diantaranya
meliputi pola lokasi, sebaran permukiman, tempat kerja,
industri, dan pertanian, serta pola penggunaan tanah perdesaan
dan perkotaan.
Wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis
beserta segenap unsur terkait padanya yang batas dan
sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan atau
aspek fungsional.

Kawasan adalah wilayah dengan fungsi utama lindung atau


budidaya, yang dijelaskan sebagai berikut:

Kawasan lindung adalah kawasan yang ditetapkan


dengan fungsi utama melindungi kelestarian
lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam
dan sumber daya buatan.

Kawasan budidaya adalah kawasan yang ditetapkan


dengan fungsi utama untuk dibudidayakan atas dasar
kondisi dan potensi sumber daya alam, sumber daya
manusia, dan sumber daya buatan.
Distribusi Tata Ruang
• Distribusi Tata Ruang dari Obyek
• Distribusi Tata Ruang dari Kegiatan
• Distrubusi Tata Ruang dari Fungsi
KAWASAN KAWASAN PERLINDUNGAN  KAWASAN HUTAN LINDUNG
LINDUNG BAWAHAN  KAWASAN PENYANGGA
 KAWASAN BERGAMBUT
 KAWASAN RESAPAN AIR
KAWASAN PERLINDUNGAN  SEPADAN PANTAI
SETEMPAT  SEPADAN SUNGAI
 SEKITAR MATA AIR
 SEKITAR DANAU/WADUK
KAWASAN SUAKA ALAM DAN  KAWASAN SUAKA ALAM
CAGAR BUDAYA  PANTAI HUTAN
 KAWASAN SUAKA ALAM LAUT DAN
PERAIRAN LAINNYA
 TAMAN NASIONAL, HUTAN RAYA, DAN
TAMAN WISATA ALAM
 KAWASAN CAGAR BUDAYA DAN ILMU
PENGETAHUAN
KAWASAN RAWAN BENCANA  KAWASAN RAWAN BENCANA TANAH
LONGSOR
 KAWASAN RAWAN BENCANA
LETUSAN GUNUNGAPI
 KAWASAN RAWAN BENCANA BANJIR
 KAWASAN RAWAN BENCANA
PENCEMARAN/POLUSI
KAWASAN KAWASAN HUTAN PRODUKSI  HUTAN PRODUKSI TERBATAS
BUDIDAYA  HUTAN PRODUKSI TETAP
 HUTAN PRODUKSI KONVERSI
KAWASAN PERTANIAN  KAWASAN PERTANIAN TANAMAN
PANGAN LAHAN BASAH
 KAWASAN PERTANIAN TANAMAN
PANGAN LAHAN KERING
 KAWASAN PERTANIAN TANAMAN
TAHUNAN/PERKEBUNAN
 KAWASAN PETERNAKAN
 KAWASAN PERIKANAN
KAWASAN PERTAMBANGAN  KAWASAN PERTAMBANGAN
KAWASAN INDUSTRI  KAWASAN INDUSTRI MENENGAH DAN
BESAR
 KAWASAN INDUSTRI KECIL DAN
KERAJINAN
KAWASAN PERDAGANGAN  CENTRAL BUSINESS DISTRICT
 PASAR TRADISIONAL
KAWASAN PARIWISATA  KAWASAN PARIWISATA
KAWASAN PERMUKIMAN  KAWASAN PERMUKIMAN
 KAWASAN PELAYANAN
Contoh Peta Pola Ruang Kawasan Pantai Selatan Gunungkidul
PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG
KAWASAN PESISIR KABUPATEN PASURUAN
Sumber: SELL SEDIMEN
DENGAN MENGGUNAKAN
Su Rito Hardoyo Prof. Dr. MA
DPUP ESDM DIY, 2011